Rektor PKM Gunung Kunci

Rektor UIN: PKM Dosen FEBI Buktikan Kolaborasi Pentahelix di Pasar Tempo Doeloe Gunung Kunci

Sukoharjo –(19 Oktober 2025) Ribuan warga tumpah ruah di kawasan Gunung Kunci Kartasura saat gelaran Pasar Tempo Doeloe yang menghadirkan nuansa budaya masa lampau berpadu dengan semangat ekonomi kreatif. Kegiatan ini menjadi wujud nyata Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) yang digagas oleh tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta. Namun secara teknis kegiatan ini dilaksanakan oleh masyarakat sekitar Gunung Kunci yaitu RW 08 dan 09 Keluran Kartasura, dengan Ketua Panitia Pengelolaan Pasar Sumarno.

Acara yang dibuka langsung oleh Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta bersama Camat Kartasura ini menjadi bukti kuat sinergi antara kampus, pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan media — mencerminkan kolaborasi Pentahelix dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berkelanjutan.

Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta Prof. Dr. H. Toto Suharto, M.Ag. menyampaikan apresiasinya terhadap tim PKM FEBI yang berhasil menjadikan kegiatan budaya sebagai sarana pemberdayaan ekonomi yang nantinya dilanjutkan oleh masyarakat sekitar sebagai pengelola pasar. “Inilah bukti nyata kolaborasi pentahelix yang dihidupkan oleh FEBI. Kampus hadir di tengah masyarakat, menggandeng pemerintah, pelaku usaha, Media dan komunitas untuk menghadirkan perubahan positif berbasis nilai-nilai Ekonomi Islam dan SDGs,” ujar Rektor.

Tim PKM Dari Dosen Lintas Program Studi

PKM ini dipimpin oleh Wahyu Pramesti, M.Si sebagai Ketua Tim PKM Tempo Doeloe Gunung Kunci, dengan dukungan Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si selaku Pembina dan Dekan FEBI, Asep Maulana Rohimat, M.S.I., CIMM sebagai Koordinator PKM SDG’s FEBI sekaligus Korprodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS), serta dua anggota aktif Adhelia Desi Prawestri, S.Pd., M.Akun. dan M. Rofiq Junaidi, M.Hum.

Menurut Prof. Rahmawan Arifin, kegiatan ini menjadi bukti bahwa PKM dapat bertransformasi dari sekadar kegiatan akademik menjadi gerakan sosial dan ekonomi yang nyata. “Pasar Tempo Doeloe adalah contoh implementasi SDGs dalam konteks lokal, khususnya pada aspek pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya. Ini PKM yang berdampak dan berkelanjutan,” jelasnya.

Kemeriahan Pasar Tempo Doeloe Gunung Kunci menjadi momentum penting bagi masyarakat Kartasura. Selain menghadirkan nostalgia masa lalu, kegiatan ini juga membuka peluang baru bagi UMKM lokal dan pelaku ekonomi kreatif untuk tumbuh dalam ekosistem yang inklusif dan berbasis nilai-nilai ekonomi Islam.

Tags: No tags

Comments are closed.