Rektor UIN Surakarta memberikan arahan pada kegiatan sinkronisasi kegiatan fakultas bersama Stakeholder FEBI UIN Surakarta

Rektor UIN Surakarta Buka Sinkronisasi Program FEBI Bersama Stakeholder

Salatiga, 3 September 2025Rektor UIN Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, M.Ag., resmi membuka kegiatan sinkronisasi program FEBI UIN Surakarta bersama stakeholder yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Salatiga pada 3–4 September 2025.

Arahan Rektor UIN Surakarta

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa sinkronisasi program bukan sekadar agenda rutin. Menurutnya, forum ini penting untuk menyatukan langkah fakultas dengan visi besar universitas. “FEBI harus menjadi motor penggerak. Program akademik, riset, dan pengabdian masyarakat harus relevan dengan kebutuhan bangsa,” tegas Prof. Toto.

Selain itu, beliau mendorong kolaborasi erat dengan stakeholder seperti pasar modal, perbankan syariah, dan dunia industri. Dengan adanya kerja sama, FEBI diharapkan mampu melahirkan inovasi yang mendukung perkembangan ekonomi Islam.

Peran Strategis FEBI UIN Surakarta

Rektor menambahkan, sinkronisasi program FEBI juga penting untuk memperkuat peran fakultas dalam ekosistem UIN Surakarta. Menurutnya, kualitas lulusan harus diutamakan. “Mahasiswa FEBI harus unggul, santun, dan mahir berdigital. Itu hanya bisa dicapai melalui perencanaan yang matang serta sinergi antar pihak,” ujarnya.

Agenda Sinkronisasi Program FEBI

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan review perjanjian kinerja tahun 2025 serta tindak lanjut perbaikan anggaran 2026. Proses ini dipimpin Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si.. Selanjutnya, sidang komisi bidang bersama Wakil Dekan menghasilkan sejumlah rekomendasi yang kemudian diputuskan dalam sidang pleno.

Komitmen Kolaborasi ke Depan

Melalui arahan Rektor, FEBI menegaskan komitmen untuk memperkuat sinkronisasi program dengan stakeholder. Dengan strategi kolaboratif, FEBI bertekad melahirkan lulusan yang relevan dengan tantangan zaman sekaligus berkontribusi pada pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Tags: No tags

Comments are closed.