SURAKARTA – Mutu pendidikan tinggi terus ditingkatkan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta melalui transformasi kurikulum terintegrasi. Komitmen kuat tersebut diwujudkan secara nyata melalui forum penyusunan strategi implementasi kurikulum OBE demi mewujudkan ekosistem Kampus Berdampak. Langkah strategis ini ditempuh dengan melibatkan enam program studi secara kolaboratif untuk merumuskan profil kelulusan yang adaptif terhadap dinamika global. Melalui langkah akseleratif ini, kualitas akademik mahasiswa akan terarah secara optimal demi kemaslahatan masyarakat.
Urgensi Penerapan Kurikulum OBE secara Integratif
Oleh karena itu, penyusunan rancangan akademis baru ini diprioritaskan untuk menggeser paradigma pendidikan dari yang bersifat teoretis murni ke arah hasil yang konkret. Implementasi sistem ini dinilai menjadi instrumen strategis utama yang dapat menjawab tantangan riil di dunia industri modern saat ini. Peninjauan menyeluruh terhadap Capaian Pembelajaran Lulusan kini tengah dikebut agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja. Target besar tersebut menuntut keterlibatan semua pihak demi mendukung ekosistem pendidikan yang responsif dan berdaya saing tinggi.”
Kolaborasi Enam Program Studi FEBI
Selain itu, proses perancangan kurikulum baru ini dikoordinasikan secara penuh bersama seluruh pimpinan program studi, dosen, praktisi, dan pemangku kepentingan eksternal. Sinergi ini diperlukan guna menyusun Capaian Pembelajaran Mata Kuliah secara objektif dan akuntabel di tingkat fakultas. Enam program studi unggulan dilibatkan langsung untuk merumuskan pemetaan mata kuliah berbasis kompetensi global. Melalui sinergisitas yang kokoh, mutu lulusan akan didorong untuk menguasai ekonomi digital dan keuangan syariah secara komprehensif.
Dalam kesempatan tersebut, formulasi terbaik ditekankan oleh Prof. Dr. Budiyono Saputro, S.Pd., M.Pd. selaku pakar kurikulum nasional yang hadir sebagai narasumber utama. Beliau menegaskan, “Implementasi kurikulum OBE harus dimulai dari perumusan profil lulusan yang jelas, terukur, serta mampu menghasilkan manfaat nyata bagi kemajuan masyarakat luas.” Dengan demikian, sistem asesmen berstandar nasional dipersiapkan untuk mengukur ketercapaian kompetensi secara terstruktur.
Dampak Luas bagi Mutu Lulusan
Pada akhirnya, budaya peningkatan mutu akademik secara berkelanjutan akan terbentuk melalui kerja keras kolektif seluruh elemen civitas akademika di kampus. Evaluasi berkala dijalankan guna menghasilkan lulusan yang tidak hanya profesional, tetapi juga responsif terhadap perubahan zaman. Harapan besar ini digantungkan pada kurikulum adaptif yang mampu menjawab kebutuhan pasar kerja yang kian dinamis. Dengan dukungan publik, generasi unggul yang siap menjadi agen perubahan sosial akan dilahirkan oleh FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.


