BARU 3

Terapkan Green Metric, FEBI UIN Surakarta Tuai Apresiasi Dr. Faisal Ali Hasyim

Program Green Campus sebagai Bentuk Penguatan Lingkungan

FEBI News – Komitmen terhadap lingkungan terus ditunjukkan oleh UIN Raden Mas Said Surakarta. Upaya tersebut diwujudkan melalui program Green Campus di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Program ini dijalankan melalui pengelolaan kompos dari limbah organik di lingkungan fakultas. Dengan demikian, kampus tidak hanya berfokus pada akademik.

Sebaliknya, perhatian juga diberikan pada keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, langkah ini menjadi bagian penting dari penguatan budaya ramah lingkungan.

Program kompos tersebut merupakan bagian dari implementasi konsep Green Metric kampus. Kegiatan ini juga mendorong kesadaran ekologis civitas akademika.

Selain itu, mahasiswa dan tenaga kependidikan turut dilibatkan dalam pengelolaan lingkungan. Dengan demikian, kesadaran kolektif dapat terus dibangun.

Program ini juga menunjukkan bahwa penguatan tata kelola kampus dapat berjalan seiring dengan kepedulian lingkungan. Oleh sebab itu, FEBI berupaya menghadirkan ruang akademik yang berkelanjutan.

Apresiasi dalam Kunjungan Penguatan Tata Kelola Kampus

Program tersebut mendapat perhatian khusus dalam kunjungan pejabat pusat. Pada 09 April 2026, kampus menerima kunjungan dari Dr. Faisal Ali Hasyim.

Beliau merupakan Staf Ahli Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia di Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda penguatan tata kelola perguruan tinggi keagamaan. Oleh karena itu, berbagai fasilitas kampus turut ditinjau secara langsung.

Lingkungan FEBI dinilai tertata dengan baik dan mendukung aktivitas akademik. Bahkan, pengelolaan ruang dinilai menunjukkan penguatan manajemen kampus.

Dalam kesempatan tersebut, kekaguman disampaikan secara langsung oleh narasumber.

“Saya sangat terkesan dengan tata kelola ruang dan lingkungan di FEBI,” ujar Dr. Faisal Ali Hasyim.

Menurutnya, pengelolaan fasilitas yang baik akan mendukung kualitas pendidikan. Selain itu, lingkungan yang bersih mencerminkan budaya kerja institusi.

Penguatan Budaya Kampus Berkelanjutan

Program kompos menjadi langkah kecil dengan dampak besar. Namun demikian, langkah tersebut memiliki nilai strategis bagi penguatan kampus berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat karakter mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya belajar ekonomi, tetapi juga belajar tanggung jawab lingkungan.

Dengan demikian, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pengetahuan. Sebaliknya, pendidikan juga diarahkan pada kesadaran sosial dan ekologis.

Program ini juga memperlihatkan bagaimana inovasi sederhana dapat memberi dampak nyata. Oleh karena itu, penguatan budaya lingkungan terus didorong.

FEBI di UIN Raden Mas Said Surakarta berkomitmen menghadirkan kampus hijau dan berkelanjutan.

Langkah tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi civitas akademika. Pada akhirnya, penguatan nilai keberlanjutan akan menjadi bagian penting budaya kampus.

Tags: No tags

Comments are closed.