Klaten, 14/8/2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta bersama Pondok Pesantren Kyai Ageng Selo Klaten menyelenggarakan Workshop Pengembangan Branding dan Marketing Pupuk Organik Cair (POC) sebagai langkah strategis membangun unit usaha mandiri berbasis ramah lingkungan.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Kuswanto, S.P., serta didukung oleh Tim PKM yang terdiri dari Dr. Ika Yoga, M.M. (Ketua), Fajar Santoso, S.E., M.M., dan Mufti Arief Arfiansyah, M.Ak.. Workshop ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sarasehan yang digelar pada 8 September 2025 sebagai bagian dari upaya pengembangan pupuk organik cair dari aspek branding dan marketing produk.
Dalam sambutan tim monitoring PKM berbasis SDGs FEBI, Asep Maulana Rohimat, M.S.I menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi rangkaian penting pengabdian masyarakat dengan target menghasilkan produk pupuk organik cair siap edar. Sementara itu, KH. Heri Sarwoko selaku pengasuh Pondok Pesantren Kyai Ageng Selo menegaskan bahwa pengembangan produk pupuk organik cair merupakan wujud kontribusi pesantren bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pertanian berkelanjutan.
Pupuk Organik Cair dan Strategi Marketing 4P
Dalam paparannya, Kuswanto menjelaskan bahwa pupuk organik cair berasal dari fermentasi bahan-bahan organik seperti sisa tanaman, kotoran hewan, dan limbah rumah tangga. Pupuk ini terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki kualitas panen, serta menjaga ekosistem pertanian tetap lestari.
Lebih lanjut, Kuswanto menekankan pentingnya strategi Marketing Mix 4P dalam pengembangan produk, yaitu: Product – menjaga kualitas pupuk sesuai standar, Place – memperluas saluran distribusi, Price – menentukan harga yang sesuai dengan nilai produk, Promotion – memperkuat promosi dan branding agar lebih dikenal masyarakat. Selain itu, workshop juga menyoroti pentingnya standarisasi kemasan, peninjauan kandungan pupuk organik cair, serta penentuan brand yang menarik dan sesuai pasar.
Uji Laboratorium dan Penguatan Branding
Sebagai tindak lanjut, Tim PkM akan mendampingi Ponpes Kyai Ageng Selo dalam pengujian sampel pupuk organik cair di Laboratorium Tanah. Hasil uji kandungan nantinya akan dicantumkan pada kemasan sebelum diajukan izin edar ke Dinas Pertanian Kabupaten Klaten. Selain pengujian, Tim PkM juga berkomitmen membantu dalam proses pembuatan branding serta strategi pemasaran produk pupuk organik cair, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Melalui workshop ini, diharapkan pupuk organik cair produksi Pondok Pesantren Kyai Ageng Selo Klaten semakin dikenal masyarakat, memiliki branding yang kuat, serta menjadi salah satu produk unggulan pertanian organik di Klaten dan sekitarnya


