Sukses Buat Asesor LAMEMBA Terkesan dan Kagum saat Asesmen Lapangan Akuntansi Syariah dan Ekonomi Syariah

Asesmen Lapangan Akuntansi Syariah dan Ekonomi Syariah telah dimulai

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Hal ini terlihat dalam pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) untuk dua program studi yang digelar secara bersamaan pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Dua asesor dari LAMEMBA hadir dalam kesempatan tersebut. Mereka adalah Dr. Tri Lestari, SE., M.Sc. Ak., Ph.D. dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten dan Dr. Aas Nurasyiah, M.Si. dari Universitas Pendidikan Indonesia Bandung.

FEBI Sukses Buat Asesor LAMEMBA hadir, Keduanya mengaku bersyukur sejak pertama kali memasuki lingkungan FEBI. Menurut mereka, ada banyak hal menarik yang bisa dilihat sekaligus dipelajari dari FEBI UIN Raden Mas Said. Mulai dari kelengkapan sarana dan prasarana, karya-karya mahasiswa yang menghiasi dinding fakultas, hingga suasana ruang yang tenang dan sejuk di setiap sudutnya.

Dibaca juga : Dr. Zakky Fahma Auliya, M.M. Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Fenomena TikTok Shop di Disertasi

Senada dengan itu, Dr. Aas Nurasyiah menyampaikan rasa kagumnya terhadap suasana akademik yang kental dan lingkungan yang mendukung pembelajaran. Ia menambahkan bahwa keberadaannya sebagai asesor di FEBI kali ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan akan terus dikenang. Bahwa FEBI Sukses Buat Asesor LAMEMBA terkesan.

Pelaksanaan asesmen ini menjadi bagian dari langkah strategis FEBI dalam menjaga standar mutu akademik dan akreditasi. Kehadiran dua asesor yang memberikan apresiasi tinggi menambah semangat seluruh sivitas akademika.

Dengan lingkungan yang inspiratif, manajemen yang solid, serta visi yang kuat dalam pengembangan ekonomi dan bisnis Islam, FEBI terus meneguhkan posisinya sebagai fakultas unggulan yang layak menjadi panutan.

pembukan-asesmen-lamemba-febi-uin-surakarta

Pembukaan Asesmen Lapangan: Rektor UIN Surakarta Tekankan Pentingnya Scientific Vision

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan. Hal ini terlihat dari pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) untuk dua program studi secara bersamaan yang digelar pada Rabu, 6 Agustus 2025.

Asesmen ini menghadirkan asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA), yaitu Dr. Tri Lestari, SE., M.Sc. Ak., Ph.D. dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten dan Dr. Aas Nurasyiah, M.Si. (Univ. Pendidikan Indonesia Bandung)

Dalam sambutannya, Dr. Tri Lestari menyatakan bahwa asesmen kali ini menjadi momen penting. Ini adalah kali pertamanya ia melakukan asesmen terhadap dua prodi sekaligus dalam satu kunjungan. Menurutnya, metode ini akan menjadi model baru yang mengarah pada sistem cluster asesmen berkelanjutan.

Dibaca juga : FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dan Yangzhou Polytechnic College Tindaklanjuti MoU dengan Rencana Program Double Degree

Rektor UIN Surakarta juga menekankan pentingnya setiap program studi memiliki Scientific Vision. Visi ini menjadi pembeda dan kekuatan akademik yang membedakan satu prodi dari yang lain. Tanpa visi ilmiah yang kuat, sebuah prodi berisiko kehilangan arah dalam pengembangan keilmuan (Tekankan Pentingnya Scientific Vision).

Dalam refleksi yang menyentuh, ia menafsirkan Surat Al-‘Ashr dan mengaitkannya dengan pentingnya prodi untuk terus bergerak maju. “Jangan sampai kita menjadi golongan yang merugi,” tegasnya Rektor UIN Surakarta. Menurutnya, akreditasi bukan hanya soal penilaian administratif, tapi juga momentum evaluasi dan pembaruan nilai-nilai akademik.

FEBI memanfaatkan momen ini sebagai ajang tahadduts bin-ni’mah, yaitu menyampaikan rasa syukur atas capaian yang telah diraih. Berbagai inovasi disampaikan kepada asesor, mulai dari penguatan kurikulum, peningkatan kualitas dosen, kerja sama dengan mitra industri, hingga pembaruan sistem digitalisasi akademik.

Asesmen lapangan ini menandai langkah strategis FEBI dalam mewujudkan visi sebagai fakultas yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Dengan Tekankan Pentingnya Scientific Vision, FEBI optimis akan terus menjadi pelopor dalam pendidikan ekonomi dan bisnis Islam di Indonesia.

Dr. Zakky Fahma Auliya Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Fenomena TikTok Shop di Disertasi

Dr. Zakky Fahma Auliya, M.M. Resmi Sandang Gelar Doktor, Angkat Fenomena TikTok Shop di Disertasi

Yogyakarta – Sebuah capaian membanggakan diraih oleh Ketua Jurusan Ekonomi dan Keuangan Syariah (EKS) FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Dr. Zakky Fahma Auliya, S.E., M.M. Resmi Sandang Gelar Doktor setelah menyelesaikan Ujian Terbuka Promosi Doktor di Universitas Islam Indonesia (UII), Kamis, 31 Juli 2025.

Dalam disertasinya, Dr. Zakky mengangkat tema yang sangat relevan. Judulnya adalah “Dinamika Sosial dan Psikologis dalam Keputusan Pembelian: Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen pada Platform TikTok Shop di Indonesia.”

Penelitian ini membahas faktor sosial dan psikologis yang memengaruhi keputusan pembelian di TikTok Shop. Ia menemukan bahwa komunitas digital dan kepercayaan terhadap influencer berperan besar dalam mendorong konsumen melakukan transaksi. Selain itu, impulsivitas dan kenyamanan platform juga turut memengaruhi perilaku belanja.

Dibaca juga : FEBI MOA dengan BAZNAS dan LAZ Solo

Ujian terbuka berlangsung lancar dan mendapat apresiasi dari para penguji. Hasil penelitian Dr. Zakky dinilai memberikan kontribusi besar dalam pengembangan ilmu ekonomi digital.

FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menyambut gembira pencapaian ini. Keberhasilan Dr. Zakky menjadi bukti bahwa dosen-dosen FEBI terus berupaya meningkatkan kualitas akademik dan riset. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus berinovasi dan menjawab tantangan zaman.

Selamat kepada Dr. Zakky Fahma Auliya atas pencapaian luar biasa ini Resmi Sandang Gelar Doktor. Semoga ilmu dan pengabdiannya memberi manfaat yang luas bagi dunia akademik dan masyarakat.

FEBI MOA dengan BAZNAS dan LAZ Solo

FEBI MOA dengan BAZNAS dan LAZ Solo

Surakarta, 30 Juli 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan beberapa Lembaga Amil Zakat (LAZ) dari Solo.

Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu (30/7/2025) di Ruang Rapat FEBI. Tujuan utamanya adalah membangun kerja sama strategis untuk mendukung regenerasi mahasiswa Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf.

Penandatanganan MOA dihadiri oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., pimpinan program studi, serta perwakilan dari BAZNAS dan LAZ. Dalam sambutannya, Prof. Rahmawan menyampaikan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga zakat.

Dibaca juga : Mazawa FEBI UIN Surakarta Ikuti Webinar BWI: Bahas Kunci Sukses Wakaf Produktif

“Kerja sama ini bukan hanya implementasi tridarma perguruan tinggi. Tapi juga langkah nyata menyiapkan SDM amil yang profesional dan berintegritas,” tegas beliau.

Melalui kerja sama ini, mahasiswa akan mendapat akses ke program magang, pelatihan amil muda, dan peluang riset kolaboratif. Lembaga zakat juga diharapkan dapat memberikan masukan dalam pengembangan kurikulum agar lebih relevan dengan kebutuhan lapangan.

Selain itu, FEBI MOA dengan BAZNAS dan LAZ Solo ini membuka jalan untuk berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat dan wakaf. FEBI berkomitmen menyiapkan lulusan yang siap pakai dan mampu menjawab tantangan dunia zakat dan wakaf yang terus berkembang.

Urban Farming FEBI UIN Surakarta

Urban Farming Bukan Sekadar Gaya Hidup, Tapi Solusi Ekonomi Masa Kini

Surakarta, Kamis, 24 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menyelenggarakan kegiatan edukatif bertema “Praktik Nyata Urban Farming dan Ketahanan Ekonomi Pangan”. Kegiatan Urban Farming sebagai Solusi Ekonomi Masa Kini berlangsung di lingkungan kampus FEBI dengan suasana yang penuh antusiasme.

Kegiatan dibuka dengan sesi Pusat Edukasi. Narasumber utama, Bapak Agus Mudjiyono, menyampaikan materi tentang cara menanam hingga merawat tanaman hidroponik. Beliau adalah praktisi hidroponik yang telah berpengalaman dalam pembinaan komunitas urban farming di berbagai daerah.

Turut hadir Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., yang memberikan sambutan dan mendampingi peserta selama sesi berlangsung. Dalam arahannya, Prof. Rahmawan menekankan pentingnya pembelajaran langsung yang aplikatif. Urban farming, menurutnya, adalah solusi nyata menghadapi krisis pangan dan ekonomi.

Dibaca juga : FEBI Gelar Pusat Edukasi Urban Farming dan Ketahanan Ekonomi Pangan

Sesi utama berisi praktik langsung. Peserta mempelajari tahapan menanam dengan sistem hidroponik. Mereka belajar menyiapkan media tanam, memilih bibit, merakit instalasi, serta merawat tanaman secara berkala.

Civitas akademika FEBI terlihat sangat antusias. Mereka tidak hanya memperhatikan, tetapi juga langsung mencoba secara berkelompok. Instalasi hidroponik sederhana disiapkan di area kampus sebagai media praktik.

“Ini pengalaman baru bagi saya. Saya jadi paham bahwa hidroponik bisa dilakukan di rumah, bahkan bisa jadi usaha sampingan,” ujar salah satu peserta.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FEBI untuk memperkuat literasi ekonomi hijau. Peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga keterampilan yang bisa langsung diterapkan di masyarakat.

Melalui urban farming, FEBI ingin mendorong peserta agar lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Hidroponik bukan sekadar tren, tetapi peluang untuk masa depan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Urban Farming Bukan Sekadar Gaya Hidup, Tapi Solusi Ekonomi Masa Kini

Urban Farming FEBI UIN Surakarta

FEBI Gelar Pusat Edukasi Urban Farming dan Ketahanan Ekonomi Pangan

Surakarta, Selasa 22 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan edukatif bertema “Urban Farming dan Ketahanan Ekonomi Pangan”. Acara berlangsung pada Selasa, 22 Juli 2025, di Aula FEBI. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperkuat literasi ekonomi hijau di kalangan civitas akademika FEBI.

Acara dibuka oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. Beliau menyampaikan pentingnya inovasi dalam pertanian modern. Menurutnya, Urban Farming dan Ketahanan Ekonomi Pangan adalah langkah konkret mulai dari cara kerja ekosistem, pentingnya sumber pangan lokal, hingga bagaimana menjaga lingkungan agar tetap lestari (green metric).

Kegiatan diawali dengan sesi Pusat Edukasi. Narasumber utama yang bernama Agus Mudjiyono, seorang praktisi spesialist hydroponik menyampaikan materi berjudul “Mengapa Harus Menanam Hidroponik?”. Materi ini menyoroti pentingnya hidroponik sebagai metode tanam efisien dan berkelanjutan. Tanpa memerlukan tanah luas, hidroponik bisa dilakukan di rumah atau area terbatas.

Dibaca juga : Langitkan Doa dan Menggapai Asa Lewat Muqoddaman dan Doa Bersama Jelang Asesmen lapangan AKS dan ES

Selain sisi teknis, peserta juga diberikan wawasan tentang potensi bisnis hidroponik. Metode ini dinilai mampu menjadi peluang usaha yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi tinggi. Peserta didorong untuk mulai mencoba dan menjadikannya sebagai bisnis mandiri.

Diskusi berjalan interaktif. Peserta terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab. Banyak dari mereka tertarik untuk mengembangkan proyek hidroponik sederhana sebagai langkah awal.

Melalui kegiatan ini, FEBI Urban Farming dan Ketahanan Ekonomi Pangan menunjukkan komitmen dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan pertanian urban. Edukasi seperti ini diharapkan dapat mendorong peserta untuk berpikir inovatif dan solutif, tidak hanya di bidang ekonomi syariah, tetapi juga dalam pembangunan masyarakat berkelanjutan.

WhatsApp Image 2025-07-25 at 15.46.57

Langitkan Doa dan Menggapai Asa Lewat Muqoddaman dan Doa Bersama Jelang Asesmen lapangan AKS dan ES

Sukoharjo, 25 Juli 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Muqoddaman beserta doa bersama di Aula Gedung F, kegiatan Muqoddaman dan Doa Bersama guna mensukseskan acara AL kedepan. Kegiatan Muqoddaman dan Doa Bersama merupakan bentuk ikhtiar menjelang Asesmen Lapangan Program Studi Akuntansi Syariah dan Ekonomi Syariah.

Doa bersama diikuti oleh pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Suasana berlangsung khidmat dan penuh harap. Seluruh peserta memanjatkan doa agar proses asesmen berjalan lancar dan mendapatkan hasil terbaik.

Dalam suasana penuh kekhusyukan, sivitas akademika FEBI berkumpul untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan memanjatkan doa bersama agar seluruh proses asesmen berjalan dengan lancar, diberikan kemudahan, serta menghasilkan capaian terbaik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai momentum membangun semangat kebersamaan dan keyakinan bahwa ikhtiar batiniah merupakan bagian penting dalam meraih mutu pendidikan yang unggul. FEBI berkomitmen untuk terus melangkah maju, menyatukan kekuatan lahir dan batin dalam upaya menjaga integritas akademik dan peningkatan kualitas prodi.

Dibaca juga : SPI UIN Raden Mas Said Monitoring dan Dampingi Review Kegiatan FEBI

Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, menyampaikan bahwa asesmen lapangan bukan hanya soal administrasi. Ia menegaskan, asesmen menjadi momen penting untuk menilai kualitas dan capaian prodi khususnya Akuntansi Syariah dan Ekonomi Syariah.

“Kami berikhtiar secara maksimal dan memohon doa. Semoga diberi kemudahan, kelancaran, serta hasil yang berkah,” ujar beliau.

Kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan seluruh sivitas akademika FEBI. Doa menjadi penguat spiritual dalam menyambut proses penilaian eksternal.

Dengan kesiapan dan dukungan semua pihak, FEBI UIN Raden Mas Said optimis menghadapi asesmen. Prodi Akuntansi Syariah dan Ekonomi Syariah diharapkan dapat meraih hasil terbaik demi peningkatan mutu dan reputasi akademik.

WhatsApp Image 2025-07-23 at 15.40.23

SPI UIN Raden Mas Said Monitoring dan Dampingi Review Kegiatan FEBI

Sukoharjo, Rabu, 23 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menerima kunjungan dari Satuan Pengawas Internal (SPI). Kegiatan ini bertujuan untuk Monitoring dan Dampingi Review Kegiatan FEBI laporan kegiatan Triwulan II Tahun Anggaran 2025.

Monitoring berlangsung di ruang pertemuan FEBI. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan II, Tim Keuangan FEBI, dan perwakilan dari SPI UIN Raden Mas Said Surakarta guna Monitoring dan Dampingi Review Kegiatan FEBI.

SPI melakukan review atas kegiatan yang telah dilaksanakan selama Triwulan II. Mereka juga memastikan bahwa setiap kegiatan sudah dilengkapi laporan pertanggungjawaban yang akurat dan lengkap. Selain itu, SPI turut mendampingi tim keuangan dalam menyusun dan mempersiapkan dokumen pendukung serta laporan RKAKL.

Dibaca juga : Public Lecture FEBI Tekankan Urgensi Inkubator Bisnis Guna Wujudkan Entrepreneurial University

Dekan beserta Wakil Dekan II FEBI menyambut baik kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa pendampingan dari SPI sangat membantu fakultas dalam meningkatkan ketertiban dan ketepatan pelaporan. “Ini merupakan bagian penting dari upaya kami menjaga akuntabilitas dan transparansi di setiap kegiatan,” ujarnya.

SPI memberikan arahan teknis terkait penyusunan laporan dan kelengkapan dokumen. Mereka juga menekankan pentingnya kesesuaian laporan dengan standar audit internal dan prosedur yang berlaku.

Kegiatan ini bertujuan membangun sinergi antara unit fakultas dan SPI. Tujuannya adalah memperkuat tata kelola keuangan yang baik, akuntabel, dan tepat waktu.

Public Lecture Inkubator Bisnis

Public Lecture FEBI Tekankan Urgensi Inkubator Bisnis Guna Wujudkan Entrepreneurial University

Sukoharjo — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Public Lecture bertema “Pengembangan Ekosistem Inovasi dan Kewirausahaan” dan menggaris bawahi tentang Tekankan Urgensi Inkubator Bisnis. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 22 Juli 2025 di Ruang Hall Meeting Mangkunegaran.

Hadir sebagai narasumber utama, Catur Sugiarto, S.E., M.SM., M.Rech., Ph.D., CDMP, Ketua Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI). Ia dikenal sebagai pakar pengembangan inovasi dan pendamping startup di berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset.

Dalam penyampaian materinya, Catur menekankan pentingnya menanamkan entrepreneurial mindset sejak sekarang. Ia menyatakan bahwa inovasi dan kewirausahaan bukan hanya tentang membuka bisnis, tetapi juga tentang menyelesaikan masalah dengan solusi bernilai serta tekankan urgensi inkubator bisnis.

“Perguruan tinggi harus menjadi ruang aman untuk gagal, bereksperimen, dan tumbuh. Ekosistem kampus harus mendorong kolaborasi lintas disiplin,” jelasnya.

Dibaca juga : FEBI UIN Surakarta Dorong Pemberdayaan Petani Wonosobo Melalui Filantropi Islam

Catur juga menyebutkan bahwa inkubator bisnis berperan besar dalam mendampingi peserta memulai usaha. Ia mendorong kampus untuk aktif menjalin kerja sama dengan mitra industri dan pelaku bisnis digital.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Banyak peserta bertanya tentang strategi memulai usaha dengan modal terbatas, pengembangan produk inovatif, serta potensi bisnis syariah berbasis teknologi.

Wakil Dekan I FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, menyampaikan bahwa public lecture ini merupakan bagian dari komitmen FEBI membangun budaya akademik yang inovatif. “Kampus tidak cukup hanya mencetak sarjana. Kita harus melahirkan pelaku perubahan yang berani berinovasi,” ucapnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan fungsi Laboratorium Kewirausahaan Mahasiswa dilingkungan FEBI. Diharapkan FEBI dapat lebih aktif dalam menggali potensi dan mengembangkan ide-ide bisnis.

Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata untuk narasumber. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan sesi ramah tamah.

WhatsApp Image 2025-07-17 at 16.06.48

FEBI UIN dan UB Realisasikan Pertukaran Mahasiswa Berbasis Mutu dan Integritas Akademik

Sukoharjo, 17 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menerima kunjungan dari Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya. Pertemuan berlangsung pada Kamis, 17 Juli 2025, bertempat di Ruang Rapat Pimpinan FEBI.

Kunjungan ini menjadi bagian dari inisiasi kerja sama yang konkret. Salah satu hasil pentingnya adalah kesepakatan Implementation Arrangement untuk program pertukaran mahasiswa. Program ini bertujuan membuka peluang belajar lintas kampus bagi mahasiswa dari kedua belah pihak dan Realisasikan Pertukaran Mahasiswa.

Delegasi Universitas Brawijaya dipimpin oleh Dr.rer.pol. Ferry Prasetyia, S.E., M.App.Ec. Ia hadir bersama dosen dan staf dari Departemen Ilmu Ekonomi FEB UB. Kedatangan mereka disambut pimpinan fakultas, ketua program studi, serta tim kerja sama FEBI UIN Raden Mas Said.

Dibaca juga : Jalin Kerja Sama FEBI dan UB Ciptakan Inisiatif Konkret Tri Dharma

Program pertukaran mahasiswa akan memperluas wawasan akademik dan memperkaya pengalaman belajar. Mahasiswa yang mengikuti program ini dapat merasakan atmosfer belajar di lingkungan kampus berbeda serta realisasikan pertukaran mahasiswa. Selain itu, mereka juga dapat membangun jejaring akademik yang lebih luas.

Langkah ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Kolaborasi ini juga memperkuat komitmen FEBI UIN Surakarta dan UB untuk mencetak lulusan unggul dan berdaya saing tinggi.

Informasi teknis dan mekanisme pertukaran mahasiswa akan diumumkan lebih lanjut melalui kanal resmi FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.