WhatsApp Image 2025-07-04 at 15.39.35

Peserta Manajemen Talenta Batch 1 FEBI UIN Raden Mas Said Kuasai Editing Video Profesional dengan Canva, CapCut, dan AI

Surakarta, 02 Juli 2025 — Dalam era digital yang menuntut kecepatan dan kreativitas, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus bergerak adaptif. Salah satu langkah strategisnya adalah menyelenggarakan pelatihan khusus bagi peserta Manajemen Talenta Batch 1, dengan fokus pada penguasaan editing video profesional menggunakan aplikasi Canva, CapCut, serta optimalisasi teknologi kecerdasan buatan (AI).

Kegiatan ini bertujuan membekali dosen dan tenaga kependidikan dengan keterampilan konten kreatif yang relevan dengan kebutuhan kelembagaan, terutama dalam bidang promosi digital, dokumentasi kegiatan, dan penyampaian pesan kampus secara visual. Para peserta dibimbing oleh praktisi yang berpengalaman di bidang multimedia dan digital content creation.

Dalam sesi pelatihan, peserta mempelajari teknik dasar dan lanjutan dalam mengolah video, termasuk membuat opening dan closing yang menarik, menyusun storyboard, serta mengedit footage dokumentasi kegiatan kampus. Canva dimanfaatkan untuk membuat video pendek berbasis desain visual interaktif, sementara CapCut digunakan untuk menyunting video berdurasi lebih panjang dan menambahkan efek sinematik. Peserta juga dikenalkan dengan tools berbasis AI seperti auto-subtitle, noise remover, dan AI voice-over, yang sangat membantu dalam efisiensi produksi konten.

Selain penguasaan teknis, peserta juga diajak berdiskusi tentang pentingnya strategi konten yang komunikatif, ramah audiens, dan tetap mengandung nilai-nilai keislaman serta akademik.

Kegiatan berlangsung interaktif, dengan presentasi hasil karya peserta yang langsung mendapat umpan balik. Para peserta merasa lebih percaya diri untuk memproduksi konten kampus yang inspiratif dan informatif.

Dengan pelatihan ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta semakin menunjukkan komitmennya membentuk SDM yang kreatif, inovatif, dan siap bersaing di era digital. Keterampilan ini diharapkan menjadi nilai tambah dalam transformasi kelembagaan menuju kampus yang unggul dan adaptif.

Siapkan SDM Era Digital, FEBI Tumbuhkan Talenta Unggul Bersama LPK Benar

Siapkan SDM Transformasi Era Digital, FEBI Tumbuhkan Talenta Unggul Bersama LPK Benar

Surakarta, 1 Juli 2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan adaptif. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah penyelenggaraan Pelatihan Peningkatan Manajemen Talenta Tahun 2025, yang digelar di Solo’s Bistro, Surakarta.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen serta staf Humas dan Media FEBI. Mereka merupakan elemen penting dalam mendukung strategi kelembagaan dan pembangunan citra institusi. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan pemahaman dan keterampilan terkait pengelolaan talenta di era transformasi digital.

Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan FEBI menegaskan bahwa manajemen SDM saat ini tidak bisa dilakukan dengan pendekatan konvensional. Perubahan yang cepat, terutama akibat perkembangan teknologi, menuntut institusi untuk memiliki SDM yang mampu beradaptasi, kreatif, dan proaktif.

“Kita tidak hanya butuh orang yang bisa bekerja, tapi juga mampu bertumbuh. Karena itu, pengembangan talenta adalah prioritas,” tegasnya.

Materi pelatihan meliputi pemetaan potensi individu, strategi komunikasi kolaboratif, pengelolaan kinerja, serta pentingnya branding personal dalam dunia kerja. Selain sesi penyampaian materi, peserta juga diajak untuk berdiskusi aktif, berbagi pengalaman, dan merancang rencana pengembangan talenta di unit masing-masing.

Suasana pelatihan dibuat santai namun tetap produktif. Pemilihan Solo’s Bistro sebagai lokasi pelatihan memberikan nuansa segar yang mendukung proses pembelajaran. Dengan suasana informal, para peserta lebih terbuka dalam bertukar gagasan dan membangun jejaring internal.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan efek jangka panjang terhadap budaya kerja di lingkungan FEBI. SDM yang kuat bukan hanya mendukung pencapaian target kelembagaan, tetapi juga menjadi pilar penting dalam menghadapi tantangan global.

Melalui pelatihan ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan posisinya sebagai fakultas yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembangunan karakter, kompetensi, dan kapasitas manusia secara menyeluruh.

FEBI UIN Raden Mas Said dan LPK Benar Teken MoA: Sinergi Wujudkan SDM Unggul di Era Digital

FEBI UIN Raden Mas Said dan LPK Benar Teken MoA: Sinergi Wujudkan SDM Unggul di Era Digital

Surakarta, 1 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Hal ini ditunjukkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Benar yang diselenggarakan di Solo’s Bistro, Surakarta.

Penandatanganan MoA ini dihadiri oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., beserta jajaran wakil dekan, dosen, serta staf Humas dan Media FEBI. Acara ini menjadi momen penting dalam rangka memperkuat kolaborasi eksternal sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas manajemen talenta di lingkungan FEBI.

Dalam sambutannya, Prof. Rahmawan menyampaikan bahwa era transformasi digital telah membawa tantangan baru dalam dunia pendidikan tinggi. Untuk itu, diperlukan strategi pengelolaan SDM yang tidak hanya efisien tetapi juga transformatif.

“Kita butuh SDM yang siap menghadapi perubahan cepat. Talenta yang terasah, kompeten, dan mampu berinovasi adalah kunci keberhasilan kelembagaan ke depan,” tegasnya.

Melalui kerja sama ini, FEBI dan LPK Benar sepakat untuk mengembangkan berbagai program pelatihan yang relevan. Fokusnya mencakup penguatan soft skills, kepemimpinan kolaboratif, komunikasi strategis, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan akademik dan layanan publik.

Selain penandatanganan, acara ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi strategi pengembangan SDM jangka menengah. Para peserta antusias berbagi pandangan terkait tantangan dan potensi dalam penguatan kapasitas tim mereka masing-masing. Suasana informal di Solo’s Bistro turut mendorong keterbukaan dalam pertukaran ide.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dari sinergi berkelanjutan. Dengan MoA ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menunjukkan keseriusannya dalam membangun ekosistem SDM yang tidak hanya tangguh, tetapi juga selaras dengan kebutuhan zaman dan tuntutan dunia kerja modern.

FEBI UIN Surakarta Sinergikan Kolaboratif Lewat Benchmarking FEBI UIN Sunan Kudus

FEBI UIN Surakarta Sinergikan Kolaboratif Lewat Benchmarking FEBI UIN Sunan Kudus

epara, 26 Juni 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan benchmarking kelembagaan ke FEBI UIN Sunan Kudus. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan mutu kelembagaan, khususnya di bidang penerimaan mahasiswa baru yang unggul dan berdaya saing.

Acara yang berlangsung di Jepara ini dihadiri oleh Dekan FEBI UIN Raden Mas Said, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., bersama jajaran pimpinan fakultas. Hadir pula ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, serta tim akademik dan kemahasiswaan.

Rombongan disambut hangat oleh pimpinan FEBI UIN Sunan Kudus. Mereka telah lebih dulu mengembangkan pendekatan penerimaan mahasiswa berbasis data serta promosi yang menonjolkan keunggulan masing-masing program studi.

Dalam forum diskusi, kedua belah pihak membahas berbagai tantangan dan peluang dalam sistem seleksi mahasiswa. Fokus utama diskusi adalah bagaimana menghadapi persaingan antarperguruan tinggi yang kini semakin ketat. FEBI UIN Sunan Kudus membagikan praktik baik seperti pemanfaatan media digital, kerja sama dengan sekolah mitra, dan pemetaan minat calon mahasiswa secara sistematis.

Dibaca juga : Bangun Komitmen Raih Akreditasi Unggul Lewat Benchmarking Strategis Bersama FEBI UIN Sunan Kudus

Dekan FEBI UIN Raden Mas Said menegaskan bahwa benchmarking ini bukan untuk menyalin sistem. Sebaliknya, FEBI ingin menggali inspirasi untuk membangun strategi yang sesuai dengan karakter dan potensi lokal.

“Penerimaan mahasiswa bukan sekadar angka. Ini adalah langkah awal membentuk generasi akademik yang unggul,” ujar Prof. Rahmawan.

Kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi terhadap sistem promosi dan seleksi mahasiswa baru di FEBI. Hasil kunjungan akan dikaji lebih lanjut dan dirancang menjadi kebijakan serta program konkret.

Melalui sinergi dan kolaborasi ini, FEBI UIN Raden Mas Said berharap kualitas layanan akademik dan kemahasiswaan akan semakin meningkat. Tujuan akhirnya adalah menjawab tantangan pendidikan tinggi Islam yang dinamis dan kompetitif.

Bangun Komitmen Raih Akreditasi Unggul Lewat Benchmarking Strategis Bersama FEBI UIN Sunan Kudus

Bangun Komitmen Raih Akreditasi Unggul Lewat Benchmarking Strategis Bersama FEBI UIN Sunan Kudus

Jepara, 26 Juni 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melakukan kunjungan benchmarking ke FEBI UIN Sunan Kudus. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat strategi pencapaian akreditasi unggul untuk lima program studi dan Bangun Komitmen Raih Akreditasi Unggul. Program studi tersebut meliputi Manajemen Bisnis Syariah, Akuntansi Syariah, Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, dan Manajemen Zakat dan Wakaf.

Rombongan FEBI UIN Raden Mas Said dipimpin langsung oleh Dekan, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si.. Ia didampingi para wakil dekan, ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, serta tim akademik dan akreditasi. Sementara itu, FEBI UIN Sunan Kudus menyambut hangat dan membuka ruang dialog terbuka dan konstruktif.

Dibaca juga : MDP Batch 2 Gelar Aksi Bersih dan Susur Pantai Bandengan Jepara

Kedua belah pihak berdiskusi tentang berbagai praktik terbaik. Topik yang dibahas mencakup manajemen dokumen borang, inovasi pembelajaran, dan keterlibatan aktif civitas akademika. Mereka juga menyoroti pentingnya sinergi tridharma perguruan tinggi dalam mendukung mutu program studi.

Prof. Rahmawan menyampaikan bahwa akreditasi bukan hanya urusan administratif. Ia adalah tanggung jawab moral dan akademik kepada umat dan bangsa.

“Untuk meraih akreditasi unggul, kita butuh kerja keras, keikhlasan, serta doa. Lebih dari sekadar dokumen, ini soal integritas dan dedikasi,” ujarnya.

FEBI UIN Sunan Kudus turut membagikan pengalaman mereka dalam menghadapi asesmen lapangan. Mereka menekankan pentingnya atmosfer akademik yang positif dan pelibatan stakeholder eksternal. Forum ini juga membahas strategi digitalisasi data akreditasi serta keberlanjutan program pasca-penilaian.

Benchmarking ini tidak hanya menjadi ajang belajar, tetapi juga mempererat sinergi antar-FEBI di lingkungan PTKIN. FEBI UIN Raden Mas Said berharap, hasil kunjungan ini dapat diterapkan secara nyata sebagai bagian dari ikhtiar bersama menuju akreditasi unggul.

FEBI berkomitmen menjadikan proses akreditasi sebagai ruang refleksi, pembenahan, dan penguatan jati diri. Dengan semangat kolaboratif, langkah menuju kualitas pendidikan tinggi yang unggul, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam semakin terbuka lebar.

Gaungkan Green Metric di Pulau Panjang sebagai Langkah Menuju Kampus Berkelanjutan

Bentuk Komitmen Green Metric di Pulau Panjang Menuju Kampus Berkelanjutan

Pulau Panjang, Jepara – 25 Juni 2025. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus menunjukkan komitmennya terhadap Langkah Menuju Kampus Berkelanjutan. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan Paparan Green Metric yang digelar di alam terbuka Pulau Panjang, Jepara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Workshop Management Development Program (MDP) Batch 2: Green Matrix. Seluruh pimpinan fakultas hadir, termasuk Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Koordinator Program Studi, dosen, serta tenaga kependidikan.

Paparan difokuskan pada enam indikator utama penilaian kampus berkelanjutan. Di antaranya adalah pengelolaan energi, sampah, air, dan ruang hijau. Selain itu, juga dibahas transportasi ramah lingkungan serta integrasi pendidikan dan riset berkelanjutan.

Dibaca juga : MDP Batch 2 Gelar Aksi Bersih dan Susur Pantai Bandengan Jepara

Dalam suasana hening Pulau Panjang, peserta diajak merenungkan arah masa depan kampus. Diskusi berlangsung aktif dan penuh semangat kolaboratif.

Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menegaskan bahwa Green Metric bukan hanya tentang nilai, tetapi juga budaya.

“Ini bukan hanya laporan atau skor internasional. Ini adalah cermin dari tanggung jawab kita sebagai institusi Islam yang peduli pada lingkungan dan masa depan,” ujarnya.

FEBI telah memulai berbagai langkah konkret. Contohnya adalah penggunaan dokumen digital, pengurangan plastik sekali pakai, dan penanaman pohon edukatif di area kampus.

Selain sebagai media evaluasi, paparan ini juga menjadi refleksi kolektif. Tujuannya adalah menyatukan komitmen bersama agar setiap aktivitas akademik tetap berpihak pada keberlanjutan.

Kegiatan ini membuktikan bahwa kesadaran hijau bisa tumbuh dari ruang akademik. Pulau Panjang menjadi saksi bahwa FEBI siap menuju kampus yang ramah lingkungan dan selaras dengan nilai-nilai spiritual Islam. Langkah Menuju Kampus Berkelanjutan

Green Matrix Batch 2 Gelar Aksi Bersih di Pantai Bandengan

MDP Batch 2 Gelar Aksi Bersih dan Susur Pantai Bandengan Jepara

Jepara, 25 Juni 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menunjukkan komitmen lingkungan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Workshop Management Development Program (MDP) Batch 2: Green Matrix dengan Gelar Aksi Bersih dan Susur Pantai.

Aksi ini diikuti oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., bersama para wakil dekan, ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, dosen, dan tenaga kependidikan. Mereka bergotong royong membersihkan area pantai dari sampah plastik dan limbah lainnya.

Sebelum memulai kegiatan, peserta mendapat edukasi singkat tentang pentingnya gaya hidup ramah lingkungan. Materi disampaikan oleh komunitas lokal yang bergerak di bidang konservasi pesisir. Pesan utamanya adalah bahwa kebersihan pantai menjadi tanggung jawab bersama.

Prof. Rahmawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kepemimpinan yang nyata.

“Pemimpin masa depan harus peduli pada lingkungan. Aksi bersih pantai ini adalah bagian dari Green Matrix yang kami jalankan secara konsisten,” ujarnya.

Selain membersihkan sampah, peserta juga menyusuri garis pantai sambil mengidentifikasi titik-titik rawan pencemaran. Aktivitas ini menumbuhkan empati sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem laut.

Dibaca juga : Grand Opening Ceremony MDP Batch 2 Tampilkan Energi Green Matrix untuk Masa Depan FEBI

Kegiatan ini bukan hanya bersifat simbolik. Ia menjadi bukti bahwa teori keberlanjutan dapat diwujudkan dalam tindakan langsung. Nilai-nilai Islam seperti menjaga kebersihan, cinta alam, dan gotong royong menjadi dasar pelaksanaannya.

Melalui aksi ini, FEBI berharap dapat membentuk karakter pemimpin yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis. Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan laut.

Grand Opening Ceremony MDP Tampilkan Energi Green Matrix untuk Masa Depan FEBI

Grand Opening Ceremony MDP Batch 2 Tampilkan Energi Green Matrix untuk Masa Depan FEBI

Jepara, 24 Juni 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Grand Opening Ceremony untuk Workshop Grand Opening Ceremony MDP Batch 2. Workshop ini mengangkat tema “Green Matrix” yang berfokus pada penguatan kepemimpinan, keberlanjutan, dan nilai-nilai spiritualitas Islam.

Acara dibuka oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., bersama para wakil dekan, ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, dosen, dan tenaga kependidikan. Kegiatan berlangsung di Hotel Palm Beach Jepara dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Prof. Rahmawan menegaskan pentingnya transformasi manajemen kelembagaan berbasis nilai Islam dan ekologi.

“Green Matrix bukan hanya slogan, tetapi arah baru dalam membangun budaya organisasi yang lebih sehat, sadar lingkungan, dan adaptif,” ujarnya.

Workshop Grand Opening Ceremony MDP Batch 2 ini menghadirkan berbagai sesi penguatan kelembagaan. Di antaranya, diskusi mengenai visi misi, inovasi kurikulum, dan penerapan prinsip keberlanjutan di lingkungan kampus. Peserta diajak untuk merumuskan strategi kepemimpinan yang lebih inklusif dan kolaboratif.

Dibaca juga : UNISNU Jepara Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Kunjungan Sentra Patung Mulyoharjo

Acara pembukaan juga menjadi ajang silaturahmi antarpejabat struktural dan staf. Suasana informal yang tercipta mendukung diskusi dan refleksi yang lebih terbuka. Materi disampaikan dengan pendekatan partisipatif agar seluruh peserta terlibat aktif.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi motivasi kepemimpinan, diskusi visi misi fakultas, serta pemaparan tentang praktik manajemen berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Peserta diajak berdialog, berbagi pengalaman, dan menyusun strategi implementatif untuk menjawab tantangan zaman.

Selain sesi ruangan, workshop juga mencakup kegiatan lapangan. Peserta akan mengikuti edukasi lingkungan dan aksi bersih pantai bersama komunitas lokal. Hal ini menjadi wujud nyata bahwa kepemimpinan berkelanjutan perlu dimulai dari tindakan sederhana dan konsisten.

Workshop MDP Batch 2 ini merupakan kelanjutan dari upaya FEBI untuk terus berinovasi dalam tata kelola pendidikan tinggi. Harapannya, kegiatan ini dapat menghasilkan pemimpin fakultas yang profesional, berkarakter, dan peduli terhadap isu-isu global.

Kunjungan di Sentra Patung Mulyoharjo Binaan UNISNU

UNISNU Jepara Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Kunjungan Sentra Patung Mulyoharjo

Jepara, 24 Juni 2025 – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara mengadakan kunjungan kelembagaan ke Sentra Patung Mulyoharjo, salah satu mitra binaan unggulan. Sentra ini dikenal karena keberhasilannya dalam mengolah limbah kayu menjadi karya seni yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi.

Kawasan ini telah lama dikenal sebagai pusat industri ukir. Namun, para pengrajin di sentra ini memiliki pendekatan berbeda. Mereka memanfaatkan limbah kayu dari sisa produksi meubel dan penggergajian sebagai bahan utama. Dari tangan-tangan terampil itu, lahirlah patung, relief, hingga furnitur etnik yang bernilai jual tinggi.

Sentra Patung Mulyoharjo terletak di kawasan Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Jepara, yang sejak dahulu dikenal sebagai pusat industri ukir. Berbeda dengan sentra ukir konvensional, para pengrajin di Mulyoharjo fokus pada penggunaan limbah kayu—baik potongan kecil, serpihan, maupun kayu bongkaran—yang disulap menjadi patung, relief, miniatur, dan mebel artistik. Produk-produk ini tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga bernilai ekonomi tinggi dan diekspor ke mancanegara.

Dibaca juga : Green Matrix Jadi Titik Temu Kolaboratif LPPM UNISNU Jepara dan FEBI UIN Raden Mas Said

Kegiatan kunjungan melibatkan tim LPPM UNISNU Jepara, dosen, mahasiswa, dan beberapa mitra kolaborasi. Mereka berdialog langsung dengan para pengrajin. Topik yang dibahas mencakup proses produksi, manajemen limbah, serta tantangan menjaga keberlanjutan lingkungan. Konsep ekonomi sirkular menjadi dasar pendekatan yang mereka terapkan.

Ketua LPPM UNISNU menyampaikan apresiasi atas model usaha yang dikembangkan oleh sentra ini.

“Apa yang dilakukan di Mulyoharjo adalah wujud kearifan lokal yang berpadu dengan prinsip ekologi modern,” ujarnya.

Tak hanya dari sisi ekonomi, produk yang dihasilkan juga menyimpan nilai budaya. Beberapa di antaranya mengangkat tema sejarah dan spiritualitas lokal. Motif ukiran tradisional Jepara masih dipertahankan, namun dikemas dalam bentuk yang lebih modern.

Melalui kunjungan ini, UNISNU mempertegas komitmennya dalam membangun kemitraan berbasis pengabdian masyarakat. Sentra Patung Mulyoharjo menjadi contoh nyata bagaimana limbah dapat diubah menjadi sumber daya yang bernilai dan berkelanjutan.

UNISNU bersama FEBI UIN Raden mas said surakarta

Green Matrix Jadi Titik Temu Kolaboratif LPPM UNISNU Jepara dan FEBI UIN Raden Mas Said

Jepara, 24 Juni 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Implementation Agreement (IA). Penandatanganan ini berlangsung dalam rangkaian kegiatan Workshop Management Development Program (MDP) Batch 2 bertema Green Matrix, yang diselenggarakan di Hotel Palm Beach Jepara.

Kerja sama ini bertujuan memperkuat Titik Temu Kolaboratif LPPM UNISNU dalam riset dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membentuk tata kelola kelembagaan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh pimpinan dari kedua institusi, disaksikan oleh peserta workshop dan para dosen.

Dibaca juga : Membumikan Konsep Green Matrix Kolaborasi FEBI UIN RMS dan NUSABERSIH Kota Jepara

Ketua LPPM UNISNU Jepara menyampaikan bahwa Titik Temu Kolaboratif LPPM UNISNU ini membuka peluang strategis dalam bidang riset terapan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas perguruan tinggi berbasis nilai-nilai Islam dan kepedulian lingkungan. Sementara itu, Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyatakan bahwa kolaborasi ini akan memperkaya praktik kepemimpinan berwawasan ekologis di lingkungan kampus.

Workshop Green Matrix sendiri dirancang sebagai ruang refleksi dan pengembangan kepemimpinan akademik. Peserta mendapatkan wawasan tentang integrasi nilai spiritual, etika lingkungan, dan prinsip manajemen berkelanjutan. Forum ini diikuti oleh dosen, peneliti, dan tenaga kependidikan dari kedua institusi.

Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada dokumen kerja sama. Sebaliknya, kedua belah pihak berkomitmen untuk merealisasikan program-program konkret. Fokus utamanya mencakup penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan publikasi ilmiah, dan pemberdayaan masyarakat berbasis riset.

Melalui sinergi ini, Titik Temu Kolaboratif LPPM UNISNU ingin mendorong terciptanya model kampus Islami yang unggul, adaptif, dan ramah lingkungan. Kegiatan ini menjadi fondasi penting menuju kemitraan akademik yang produktif dan berkelanjutan.