MES-mas-Boim

KETUA MES ADAKAN GOES TO CAMPUS TANAMKAN MINDSET MILIARDER HALAL

Sukoharjo, 19 Mei 2025 – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta kembali tanamkan mindset miliarder halal yang inspiratif bertajuk MES Goes to Campus. Kali ini, kegiatan diselenggarakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Acara ini membawa semangat baru bagi mahasiswa untuk siap menjadi bagian dari generasi muda yang akan mendorong tumbuhnya industri halal berskala global.

Kegiatan ini tidak hanya berisi pemaparan materi, tetapi juga menjadi sarana penguatan semangat kewirausahaan berbasis syariah. Ibrahim Fatwa Wijaya, Ph.D., selaku Ketua MES Surakarta, hadir sebagai pembicara utama. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mahasiswa memiliki mindset pengusaha global. Menurutnya, mahasiswa ekonomi tidak boleh hanya berpikir secara lokal. Sebaliknya, mereka harus mulai merancang produk dan layanan yang berpotensi menembus pasar ekspor internasional.

Dibaca juga : Mahasiswa FEBI jadi Pelopor Industri Zakat dan Halal Lifestyle

Selain itu, Ibrahim juga mengingatkan bahwa peluang di sektor industri halal sangat luas. Namun, peluang tersebut hanya bisa dimanfaatkan oleh mereka yang siap secara mental dan strategi. Oleh karena itu, mahasiswa harus terus mengasah kreativitas, inovasi, dan keberanian dalam memulai usaha.

Sementara itu, para mahasiswa FEBI menyambut acara ini dengan antusias. Mereka berasal dari berbagai program studi, seperti Manajemen Bisnis Syariah, Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Akuntansi Syariah, dan Manajemen Zakat dan Wakaf. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga aktif dalam sesi diskusi.

Melalui berbagai pertanyaan, para mahasiswa menunjukkan ketertarikan mereka terhadap isu halal lifestyle dan peluang bisnis syariah. Mereka juga berdiskusi mengenai tantangan dan strategi untuk menjadi pelaku industri halal yang unggul.

Secara keseluruhan, acara ini menjadi contoh nyata sinergi antara dunia kampus dan komunitas ekonomi syariah. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten, tetapi juga pelaku ekonomi syariah yang mampu bersaing di tingkat global.

Halal Lifestyle and Zakat

Mahasiswa FEBI jadi Pelopor Industri Zakat dan Halal Lifestyle

ukoharjo, 19 Mei 2025 – Suasana hangat terasa di Academic Plaza FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta pagi itu. Ratusan mahasiswa hadir dalam acara “MES Goes to Campus” yang mengusung tema “Empowering Young Generation: Halal Lifestyle and Zakat Awareness”. Kegiatan Industri Zakat dan Halal Lifestyle menghadirkan tokoh-tokoh penting dari Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta dan menjadi momentum membangun kesadaran ekonomi syariah sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, selaku Dewan Pakar MES Surakarta, menyampaikan pesan yang kuat. Ia mengajak mahasiswa untuk mulai menerapkan gaya hidup halal dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ia menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran akan peran zakat sebagai instrumen sosial dan pemberdayaan umat.

Dibaca juga : Rektor UIN Raden Mas Said dan Dekan FEBI Hadiri Pelantikan MES Surakarta di Loji Gandrung

Sementara itu, Ketua MES Surakarta, Dr. Ibrahim Fatwa Wijaya, turut menyampaikan pandangannya. Ia mengatakan bahwa mahasiswa harus berani bermimpi besar. Menurutnya, mereka tidak hanya dituntut untuk berpikir lokal, tetapi juga harus siap bersaing di pasar global. Oleh karena itu, mindset sebagai pengusaha halal perlu dibangun sejak di bangku kuliah.

Tak hanya itu, FEBI UIN Raden Mas Said juga menegaskan komitmennya sebagai pusat edukasi ekonomi syariah. Prof. Rahmawan, yang juga menjabat sebagai Dekan FEBI, menyatakan bahwa kampus siap bersinergi dengan MES dan berbagai pihak. Tujuannya adalah untuk melahirkan generasi muda yang cakap, inovatif, dan religius.

Melalui program ini, MES Goes to Campus tidak hanya memberikan wawasan baru. Ia juga menumbuhkan semangat dan keyakinan mahasiswa untuk menjadi pelaku perubahan dalam dunia ekonomi halal. Dengan menggabungkan ilmu, nilai, dan aksi nyata, kegiatan ini menjadi contoh sinergi antara kampus dan masyarakat dalam membangun masa depan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

WhatsApp Image 2025-05-09 at 18.57.52(1)

Benchmarking HMPS PBS Study International Jalin Kolaborasi Intelektual Global

Sukoharjo, 9 Mei 2025 — Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah (HMPS PBS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, Jalin Kolaborasi Intelektual Global. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Benchmarking Study International 2025, yang diselenggarakan secara daring via Google Meet.

Kegiatan resmi dibuka dengan sambutan dari Ketua Umum HMPS PBS, M. Fauzan Ali Muzaki. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum ini. Selain itu, ia juga berharap kerja sama dengan AEA dapat memberi dampak positif bagi pengembangan akademik mahasiswa.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Nurfara Shakila Binti Norazman, President AEA 2025. Ia memperkenalkan struktur organisasinya serta memaparkan visi AEA dalam memperkuat kolaborasi antar mahasiswa ekonomi di Asia Tenggara.

Pihak fakultas juga hadir dan memberikan dukungan. Bapak Zakky Fahma Auliya, M.M., selaku Ketua Jurusan Ekonomi dan Keuangan Syariah, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini sangat sejalan dengan visi internasionalisasi program studi.

Dibaca juga : Escition 2025 sebagai Ajang Adu Wawasan Investasi Syariah

Sebagai tambahan, acara ini juga dihadiri oleh Muhammad Zuhri, M.Ec., Advisor AEA dan Master of Economics dari UniKL. Ia mengapresiasi inisiatif HMPS PBS dan mendorong adanya penyusunan proposal kerja sama formal sebagai tindak lanjut.

Selanjutnya, HMPS PBS memperkenalkan profil organisasi mereka. Mulai dari visi-misi, struktur kepengurusan, hingga program kerja selama satu periode. Hal yang sama dilakukan oleh AEA, yang menjelaskan pencapaian dan aktivitas mereka selama tiga tahun terakhir.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis untuk membangun koneksi akademik internasional. Sementara itu, mahasiswa memperoleh wawasan baru terkait dinamika pendidikan dan pengembangan karier di lingkup global.

Akhirnya, kedua belah pihak sepakat untuk menjajaki kerja sama formal dalam waktu dekat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa UIN Raden Mas Said maupun Universiti Kuala Lumpur.


Arena Adu Strategi Investasi Syariah

Escition 2025 sebagai Ajang Adu Wawasan Investasi Syariah

Surakarta, 9 Mei 2025 — Escition 2025 sebagai Arena Adu Wawasan, bahwa KSPM FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar perlombaan bertajuk Escition 2025. Nama ini merupakan singkatan dari Engulfing Sharia Competition, sebuah ajang yang menggabungkan edukasi dan kompetisi dalam bidang investasi berbasis syariah.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 09 Mei 2025. Lokasi acara berlangsung di lingkungan kampus FEBI, dengan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan.

Tujuan utama dari perlombaan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap dunia pasar modal syariah. Selain itu, Escition juga menjadi wadah pengembangan soft skills seperti analisis data, komunikasi, dan pengambilan keputusan.

Rangkaian lomba mencakup simulasi investasi, studi kasus, hingga presentasi strategi keuangan syariah. Setiap tim peserta diuji dalam aspek teknis dan pemahaman prinsip ekonomi Islam.

Sebagai tambahan, tim juri terdiri dari akademisi dan praktisi pasar modal syariah. Mereka memberikan penilaian secara objektif berdasarkan aspek keakuratan, inovasi, dan keberlanjutan ide.

Dibaca juga : Strategi Transformatif Laboratorium FEBI Menuju Pusat Inovasi Bisnis

Kemudian, sesi tanya jawab antara peserta dan juri berlangsung interaktif. Banyak ide baru muncul, menunjukkan semangat mahasiswa untuk berkontribusi dalam ekonomi syariah yang lebih inklusif.

Akhirnya, acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Para peserta berharap kegiatan seperti ini terus diadakan sebagai bentuk sinergi antara teori dan praktik.

Laboratorium FEBI Susun Strategi Arah Baru Menuju Pusat Inovasi Bisnis

Strategi Transformatif Laboratorium FEBI Menuju Pusat Inovasi Bisnis

Surakarta, 8 Mei 2025 — Kegiatan strategi arah baru menuju pusat binsis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan rapat koordinasi penting pada Kamis, 08 Mei 2025. Acara berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pendapi Mangkunegaran, Aula Gedung FEBI, Lantai 1.

Rapat ini mengangkat tema “Peningkatan Mutu dan Kinerja Laboratorium FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta”. Tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap kebutuhan penguatan laboratorium sebagai bagian vital dalam mendukung proses belajar mengajar.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen pengelola laboratorium, serta tenaga kependidikan. Mereka berdiskusi secara mendalam mengenai strategi peningkatan fasilitas dan layanan laboratorium.

Selain itu, koordinasi ini juga menyoroti pentingnya sinergi antar unit dalam pengelolaan laboratorium. Upaya ini bertujuan agar laboratorium tidak hanya menjadi ruang praktik, tetapi juga pusat inovasi dan riset mahasiswa.

Kemudian, beberapa poin strategis disampaikan dalam rapat. Di antaranya adalah evaluasi kinerja laboratorium saat ini, kebutuhan pengadaan alat baru, serta rencana pelatihan teknis bagi laboran dan mahasiswa.

Dibaca juga : Global Sharia Banking Workshop 2025 Temukan Solusi dan Eksplorasi Manajemen Risiko di Era Krisis

Sebagai tambahan, Strategi arah baru pusat binsis ini juga membahas kolaborasi antar program studi dalam memanfaatkan laboratorium secara terpadu. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil praktikum.

Sementara itu, masukan untuk peserta rapat trategi arah baru menuju pusat binsis memperkaya pembahasan. Mereka menyampaikan berbagai kendala teknis yang dihadapi selama ini, sekaligus memberikan saran untuk perbaikan ke depan.

Akhirnya, rapat ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut. Pimpinan FEBI menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan mutu laboratorium sebagai sarana pendukung pembelajaran berbasis praktik dan penelitian.

Temukan Solusi dan Eksplorasi Manajemen Risiko

Global Sharia Banking Workshop 2025 Temukan Solusi dan Eksplorasi Manajemen Risiko di Era Krisis

Sukoharjo, 8 Mei 2025 — Temukan Solusi dan Eksplorasi Manajemen Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah (HMPS PBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan Global Sharia Banking Workshop 2025.

Acara ini menjadi penutup rangkaian kegiatan Islamic Banking Competition (IBC) 2025. Selain itu, workshop ini juga menjadi ajang edukasi strategis bagi mahasiswa perbankan syariah.

Tema yang diangkat, yaitu “Crisis as Catalyst: Innovating Risk Management in Sharia Financial Systems”, relevan dengan tantangan ekonomi saat ini. Tema tersebut mengajak peserta memahami krisis bukan hanya sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang inovasi.

Workshop diselenggarakan di Aula FEBI, Gedung A, Lantai 1. Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta dari berbagai angkatan. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan sejak pembukaan hingga sesi diskusi.

Selanjutnya, para pemateri membahas berbagai pendekatan manajemen risiko berbasis prinsip syariah. Topik yang diangkat mencakup krisis keuangan global, prinsip kehati-hatian dalam pembiayaan, serta strategi mitigasi risiko dalam lembaga keuangan Islam.

Dibaca juga : Tawarkan Ajang Visioner FRESH 2025 Unjuk Gigi Inovasi Ekonomi Halal Digital

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Banyak peserta mengajukan pertanyaan kritis terkait praktik perbankan syariah dalam menghadapi tekanan ekonomi dunia.

Sebagai tambahan, acara ini juga membuka ruang dialog antara mahasiswa dan praktisi. Ini memberi wawasan langsung dari dunia profesional.

Dengan terselenggaranya workshop ini, HMPS PBS berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori. Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu merespons dinamika keuangan dengan solusi yang inovatif dan berbasis nilai-nilai Islam.

Sebagai penutup, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber. Workshop ini diharapkan menjadi awal dari diskusi-diskusi lanjutan tentang manajemen risiko syariah yang lebih dalam dan aplikatif.

KSPM Glear Rasa Syukur dan Kebersamaan

KSPM Tunjukkan Rasa Syukur dan Kebersamaan Warnai Peringatan Milad Ke-10

Sukoharjo, 7 Mei 2025 — KSPM gelar rasa syukur dan kebersamaan puncak milad ke-10 dengan penuh suka cita dan rasa syukur. Acara berlangsung di Aula FEBI dan dihadiri oleh para dosen, alumni, serta mahasiswa aktif.

KSPM gelar rasa syukur dan kebersamaan puncak milad ke-10 sebagai simbol syukur atas satu dekade perjalanan, acara dibuka dengan pemotongan tumpeng oleh para tamu undangan dari Bursa Efek Indonesia dan sebagainya. Kemudian, hadirin bersama-sama memanjatkan doa untuk kelangsungan dan kemajuan organisasi.

Selain itu, KSPM juga menampilkan dokumentasi perjalanan selama 10 tahun terakhir. Tayangan ini menjadi pengingat sekaligus inspirasi bagi generasi baru untuk terus melanjutkan semangat literasi pasar modal syariah.

Tak hanya itu, persembahan seni dari mahasiswa turut memeriahkan suasana. Dengan antusiasme tinggi, peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga penguatan solidaritas antaranggota KSPM.

Dibaca juga : Satu Dekade KSPM Hadirkan Seminar Nasional Bahas Investasi Syariah Berkelanjutan

Di momen refleksi, pengurus KSPM menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi agen edukasi keuangan syariah yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Mereka bertekad terus mendorong literasi pasar modal yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Sejak berdiri pada tahun 2015, KSPM telah berkontribusi dalam memperluas pemahaman mahasiswa terhadap investasi syariah. Kegiatan milad kali ini juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang tersebut.

KSPM gelar rasa syukur dan kebersamaan sebagai penutup ditutup dengan ramah tamah dan sesi dokumentasi bersama. Puncak milad ke-10 ini menjadi bukti bahwa KSPM FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus berkembang sebagai komunitas yang solid dan berdampak positif bagi kampus dan masyarakat.

Seminar Nasional Bahas Investasi Syariah Berkelanjutan

Satu Dekade KSPM Hadirkan Seminar Nasional Bahas Investasi Syariah Berkelanjutan

Sukoharjo, 7 Mei 2025 — Seminar Nasional Bahas Investasi Syariah Berkelanjutan dalam rangka Milad ke-10, KSPM FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Seminar Nasional Pasar Modal Syariah yang bertema “Sharia Compliant Investment: A New Paradigm for Sustainable Finance”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu, 7 Mei 2025, bertempat di Graha UIN Raden Mas Said Surakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya investasi syariah yang berkelanjutan. Tidak hanya itu, acara ini juga dirancang sebagai ruang edukasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, agar lebih memahami pasar modal berbasis prinsip syariah.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua Jurusan Manajemen dan Akuntansi Syariah, Ibu Rina Hastusi, Ph.D. Selanjutnya, seminar menghadirkan tiga narasumber kompeten, yakni Bapak Candra Halim Ash Siddiq dari OJK Solo, Bapak M. Wira Adibrata dari Bursa Efek Indonesia KP Jawa Tengah 2, serta akademisi Prof. H. Datien Eriska Utami, M.Si.

Baca juga : Kompetisi Stocklab KSPM FEBI Surakarta Meriahkan Milad Ke-10

Berhubung itu sesi materi, suasana berlangsung interaktif. Para pembicara membahas peluang dan tantangan dalam investasi syariah, termasuk tren pasar modal yang semakin inklusif dan ramah keberlanjutan. Diskusi ini memperkuat pemahaman peserta bahwa investasi syariah dapat menjadi solusi keuangan yang etis sekaligus profesional.

Selanjutnya, acara seminar ini juga membuka layanan pembukaan rekening efek syariah bekerja sama dengan Indo Premier Sekuritas. Fasilitas ini menjadi wujud nyata literasi keuangan syariah bagi peserta yang ingin menjadi investor sejak dini.

Demikian ditutup dengan sesi tanya jawab yang menunjukkan antusiasme tinggi peserta terhadap tema yang dibahas. Melalui kegiatan ini, KSPM FEBI tidak hanya merayakan satu dekade kiprah, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai agen literasi pasar modal syariah di Solo Raya dan sekitarnya.

HMPS MAZAWA UIN Raden Mas Said Gelar Workshop Wakaf Saham

Workshop Wakaf Saham Perkuat Literasi MAZAWA

Sukoharjo, 29 April 2025 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (HMPS MAZAWA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar workshop wakaf saham bertema “Mengoptimalkan Wakaf Saham untuk Pembangunan Ekonomi dan Sosial”. Kegiatan ini berlangsung di Aula SBSN Lantai 1 dan dihadiri puluhan peserta dari berbagai latar belakang mahasiswa.

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mahasiswa mengenai wakaf saham sebagai instrumen inovatif dalam pembangunan ekonomi berbasis syariah. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman strategis tentang peran wakaf saham dalam mendorong keadilan sosial melalui pengelolaan aset yang produktif.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan FEBI yang menekankan bahwa literasi wakaf saham penting sebagai bekal mahasiswa dalam berkontribusi pada ekonomi umat. Workshop ini menghadirkan narasumber utama, Ibu Betty Eilya Rokhmah, SE., M.Sc., selaku Kaprodi MAZAWA.

Baca juga : Gaungkan Pesan Damai di Era Digital, Dialog Publik Moderasi Beragama Diserbu Mahasiswa

Dalam pemaparannya, Ibu Betty menyampaikan pentingnya memilih emiten syariah yang kuat secara fundamental untuk memastikan keberlangsungan wakaf saham. Ia juga menekankan transparansi, inovasi digital, serta peran tokoh masyarakat dalam memperluas edukasi seputar wakaf saham kepada generasi muda.

Sebagai informasi, wakaf saham merupakan bentuk filantropi produktif yang dikelola secara profesional dan terintegrasi dengan indeks saham syariah (ISSI). Dengan pendekatan ini, pengelolaan wakaf menjadi lebih modern dan berdampak luas pada sektor sosial.

Sesi tanya jawab di penghujung acara menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi terhadap peluang dan tantangan implementasi wakaf saham. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber dan moderator, serta foto bersama seluruh peserta.