Surakarta, 20 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Literasi Halal UMKM. Acara ini berlangsung di Outdoor Hall Gedung SBSN UIN Surakarta pada Sabtu (20/9). Kegiatan dipimpin oleh dosen FEBI, Kisti Nur Aliyah dan Suryati, sebagai bagian dari pengabdian masyarakat.
Acara ini menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekitar kampus. Mereka dinilai memiliki potensi besar dalam mengembangkan produk halal yang mampu bersaing di pasar.
Kolaborasi FEBI dan BPJPH untuk Sertifikasi Halal
Kegiatan ini berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Narasumber utama, Haq Muhammad Hamka Habibi, memaparkan prosedur sertifikasi halal. Ia menjelaskan dokumen yang diperlukan serta manfaat sertifikasi bagi daya saing produk.
“Produk halal bukan hanya kebutuhan umat Muslim, tetapi juga standar global yang meningkatkan nilai usaha,” ungkap Haq Muhammad. Dengan penjelasan praktis, peserta mudah memahami langkah-langkah pengajuan sertifikasi.
Antusiasme Peserta dan Dampak Nyata
Selain itu, peserta yang sebagian besar pelaku UMKM kuliner sangat antusias. Mereka menilai kegiatan ini membuka wawasan baru tentang pentingnya legalitas halal. Dengan begitu, usaha mereka lebih siap menembus pasar nasional bahkan internasional.
Menurut Kisti Nur Aliyah, kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendorong kemandirian. “Kami ingin UMKM tidak hanya tahu regulasi, tetapi juga berani mengurus sertifikasi halal sendiri,” tegasnya.
Kontribusi FEBI melalui Literasi Halal UMKM
Dengan program Literasi Halal UMKM, FEBI UIN Surakarta membuktikan komitmennya mendukung program pemerintah. Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.
Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan memberi manfaat berkelanjutan. Literasi halal tidak hanya memperkuat daya saing UMKM, tetapi juga menjadi kontribusi nyata FEBI untuk masyarakat berbasis nilai Islam dan berdaya saing global.


