labuan bajo go digital

Pelatihan UMKM Menjadi Fokus PKM Dosen FEBI Bersama Kemenag Manggarai Barat

Labuan Bajo, 11 November 2025 — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Kabupaten Manggarai Barat. Program ini merupakan bagian dari Litapdimas (Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian kepada Masyarakat) UIN Raden Mas Said Surakarta yang bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat. Salah satu agenda utamanya adalah Pelatihan UMKM bagi pelaku usaha wisata di Labuan Bajo.

Pelatihan UMKM sebagai Penguatan Digital Ekonomi Lokal

Pelatihan UMKM ini diselenggarakan untuk memperkuat kemampuan digital pelaku usaha wisata yang tengah berkembang pesat di Labuan Bajo. Kegiatan berlangsung interaktif dan diikuti pemilik usaha kuliner, operator tur, pengelola homestay, hingga pedagang suvenir. Para peserta belajar mengenali tantangan digital dan memanfaatkan teknologi untuk penguatan usaha.

Pada sesi awal, peserta diarahkan memahami pentingnya pengelolaan Google Business Profile, teknik penulisan deskripsi layanan, serta strategi branding digital. Pelatihan UMKM ini juga menekankan praktik sederhana melalui fotografi produk dan konten visual. Banyak peserta langsung mempraktikkan teknik tersebut untuk memperbarui halaman bisnis mereka.

Koordinator Program Studi S1 Bisnis Digital, Puspa Novita Sari, menjelaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan kebutuhan riil UMKM. Ia mengatakan, “Pelatihan ini menjadi langkah awal pendampingan digital. Kami ingin UMKM mampu mengoptimalkan teknologi agar usaha mereka lebih adaptif dan kompetitif.”

Selain itu, kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari perwakilan Kemenag Manggarai Barat. Mereka menilai bahwa peningkatan kapasitas digital sangat dibutuhkan pelaku wisata. “Pelatihan seperti ini memberi dampak langsung. UMKM Labuan Bajo perlu dukungan konkret agar mampu bersaing di era wisata digital,” ujar perwakilan Kemenag.

Sinergi Berkelanjutan untuk Wisata Labuan Bajo

Dalam diskusi lanjutan, muncul rekomendasi pengembangan website pariwisata halal terintegrasi sebagai pusat informasi dan promosi UMKM. Usulan tersebut diterima dengan baik dan direncanakan sebagai tindak lanjut dari program PKM berikutnya.

Sebagai penutup, peserta mengikuti sesi tanya jawab sekaligus pendampingan teknis. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi untuk program lanjutan, termasuk peluang magang mahasiswa FEBI dalam digitalisasi UMKM dan layanan publik.

Melalui kegiatan ini, dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kapasitas masyarakat, memperkuat ekosistem wisata, dan mendorong transformasi digital berbasis kolaborasi.

FGD Wisata Halal Labuan Bajo

FGD Wisata Halal Perkuat Strategi Digitalisasi UMKM Pariwisata Labuan Bajo

Labuan Bajo, 11 November 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan FGD Wisata Halal bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat. Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat strategi digitalisasi UMKM wisata di Labuan Bajo. Pertemuan berlangsung pada Selasa (11/11) di Kantor Kemenag Manggarai Barat.

Diskusi berjalan aktif dan membahas berbagai strategi penguatan ekosistem digital. Selain itu, peserta juga diajak memahami perilaku wisatawan modern yang semakin digital dan membutuhkan layanan cepat serta informatif. Melalui FGD Wisata Halal ini, FEBI menekankan bahwa transformasi digital tidak dapat ditunda oleh pelaku usaha wisata.

Dalam paparannya, tim FEBI menyoroti pentingnya literasi digital sebagai pondasi utama. “UMKM harus hadir secara digital. Google Business, media sosial, dan konten visual sangat menentukan minat wisatawan,” ujar Puspa Novita Sari dari FEBI UIN Surakarta. Penjelasan tersebut disambut baik oleh peserta yang mengikuti kegiatan ini secara antusias.

Selanjutnya, diskusi berkembang pada peluang wisata halal di Labuan Bajo. Pertumbuhan wisatawan Muslim dinilai membuka ruang layanan halal-friendly yang lebih profesional. Oleh karena itu, penguatan branding melalui kanal digital dinilai semakin penting. Dengan demikian, UMKM dapat memberikan informasi layanan secara lebih jelas dan menarik.

Sinergi untuk Bangun Ekosistem Digital dan Layanan Halal

Salah satu rekomendasi utama dari FGD Wisata Halal adalah pengembangan website pariwisata halal terintegrasi. Platform ini akan memuat direktori UMKM, peta tempat ibadah, informasi kuliner halal, serta paket wisata ramah Muslim. Selain itu, kalender kegiatan budaya dan keagamaan juga akan disiapkan untuk melengkapi kebutuhan wisatawan.

Perwakilan Kemenag Manggarai Barat menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. “Inisiatif ini sangat strategis. Sinergi antara kampus dan pemerintah daerah akan memperkuat layanan wisata dan membantu UMKM meningkatkan kualitas,” ungkapnya. Bentuk dukungan ini menjadi langkah awal kolaborasi lanjutan.

Kemudian, peserta FGD juga memberikan masukan terkait kebutuhan pendampingan berkelanjutan. Sebagian besar UMKM membutuhkan bimbingan teknis dalam manajemen konten digital dan penyusunan profil usaha. Oleh karena itu, pendampingan menjadi salah satu rekomendasi penting dalam forum ini.

Komitmen Lanjutan untuk Penguatan Digitalisasi Wisata

Forum ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil FGD. Program pendampingan UMKM akan direncanakan dalam tahap berikutnya. Selain itu, kegiatan literasi digital berkelanjutan juga akan disusun untuk memperluas dampak kegiatan.

FEBI juga membuka peluang magang mahasiswa untuk mendukung program digitalisasi layanan publik di Manggarai Barat. Mahasiswa diharapkan dapat membantu proses branding dan pengelolaan media digital UMKM. Dengan langkah ini, manfaat kerja sama dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Melalui penyelenggaraan FGD Wisata Halal, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekosistem pariwisata halal yang modern, inklusif, dan berbasis teknologi. Inisiatif ini diharapkan menciptakan model kerja sama yang berkelanjutan bagi pengembangan pariwisata nasional.

Website Wisata Halal Laboan Bajo

Website Wisata Halal Dorong Transformasi Digital Pariwisata Labuan Bajo

Labuan Bajo, 11 November 2025Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta resmi meluncurkan Website Wisata Halal terintegrasi berbasis e-commerce. Dengan alamat webite www.discoverlabuanbajo.com. Platform ini dirancang untuk mendukung UMKM wisata Labuan Bajo dalam memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan transaksi digital. Langkah ini menjadi bagian penting dari rangkaian program pengabdian masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat.

Website Wisata Halal dikembangkan oleh dosen dan mahasiswa dari Prodi S1 Bisnis Digital serta Prodi S1 Manajemen Bisnis Syariah. Platform ini disusun untuk menjawab kebutuhan digital para pelaku usaha wisata. Selain itu, sistem e-commerce sederhana dipilih agar mudah dioperasikan oleh pengguna dari berbagai latar belakang.

Melalui website ini, pengunjung dapat memilih layanan wisata dengan fitur add to cart. Setelah itu, transaksi dilanjutkan melalui WhatsApp Checkout. Proses ini memungkinkan pembeli terhubung langsung dengan pelaku usaha tanpa perantara. Dengan demikian, relasi transaksi tetap personal dan sesuai karakter pelayanan di daerah wisata.

Inovasi Digital Didukung Penuh Pemangku Kepentingan

Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi S1 Bisnis Digital menjelaskan manfaat platform tersebut. “Website ini menjadi wujud nyata kontribusi akademik FEBI dalam memberdayakan UMKM wisata. Fitur yang kami rancang dibuat sederhana agar sesuai kebutuhan pengguna,” ujarnya. Pernyataan itu memperkuat tujuan pengembangan digital yang relevan dengan kondisi lapangan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Manggarai Barat memberikan apresiasi terhadap inovasi ini. “Platform ini sangat relevan dan dibutuhkan. Website Wisata Halal tidak hanya memperkuat promosi, tetapi juga meningkatkan daya saing UMKM lokal,” ungkapnya. Dukungan tersebut memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah.

Selanjutnya, para pelaku wisata mengikuti sesi pendampingan. Mereka belajar mengunggah produk, menulis deskripsi layanan, menampilkan harga, dan mengatur tampilan etalase usaha. Proses ini dipandu secara bertahap agar peserta dapat memahami penggunaan website dengan mudah.

Pengembangan Website Wisata Halal Akan Terus Berlanjut

Program ini lahir sebagai tindak lanjut dari FGD tentang strategi digitalisasi UMKM wisata. Dengan demikian, peluncuran website tidak berdiri sendiri. Setelah kegiatan ini, beberapa program lanjutan sudah direncanakan untuk memperkuat transformasi digital sektor wisata.

Ke depan, Website Wisata Halal akan dikembangkan menjadi marketplace berbasis multi-UMKM. Fitur pembayaran digital dan dashboard mandiri juga disiapkan untuk tahap berikutnya. Dengan langkah itu, platform ini mampu mendukung model bisnis wisata yang lebih profesional.

Melalui inovasi ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berharap ekosistem wisata halal di Labuan Bajo semakin kuat. Informasi wisata akan lebih mudah diakses. Layanan juga akan lebih terpercaya. Selain itu, wisatawan dapat menikmati pengalaman perjalanan yang selaras dengan prinsip kehalalan dan kenyamanan.