Penulis: Rizky
FEBI News| Sukoharjo- (25/9/2024), Jurusan Ekonomi dan Keuangan Syariah menggelar audiensi daring antara Bank Muamalat Institute dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Agenda utama audiensi ini adalah pembahasan kerjasama program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam industri perbankan syariah.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa seleksi awal bagi mahasiswa peserta program MBKM akan dilaksanakan oleh Bank Muamalat pada awal Februari 2025. Bank Muamalat juga akan menyesuaikan mata kuliah yang dikonversi dengan program pembelajaran yang telah ada di dalam program Muamalat Indonesia Kompeten (MIKO). Pelaksanaan program MBKM direncanakan berlangsung dari Februari hingga Juni 2025, dengan syarat utama bagi mahasiswa peserta adalah memiliki IPK yang baik, aktif dalam kegiatan akademik, berpenampilan profesional, serta memiliki passion di bidang perbankan syariah.
Setiap kampus di Solo akan mendapat kuota 3-5 mahasiswa, dengan total kuota 20 mahasiswa untuk seluruh kampus di wilayah Solo. Mahasiswa FEBI akan ditempatkan di 7 Kantor Cabang (KC) Muamalat se-Soloraya. Program ini akan berlangsung selama 5 bulan, dengan 1 bulan pertama untuk proses seleksi, konversi mata kuliah, serta input nilai ke sistem akademik (SIAKAD). Sementara itu, perkuliahan non-MBKM akan dijadwalkan pada hari Sabtu untuk memastikan kelancaran program.
Hingga pertengahan tahun 2024, jumlah mahasiswa yang telah mengikuti program MBKM di seluruh Kantor Cabang Muamalat di Indonesia mencapai 407 mahasiswa. Sebagai tindak lanjut, akan dilakukan penandatanganan MoU serta proses seleksi awal dari pihak internal kampus. Sekitar 10 mahasiswa akan diajukan untuk program MIKO.
Audiensi ini dihadiri oleh Ketua Jurusan Ekonomi Syariah (Zakky Fahma Auliya, MM), Sekretaris Jurusan Ekonomi Syariah (Rizky Nur Ayuningtyas Putri, ME), Koordinator Program Studi Perbankan Syariah (Rahmawati Khoiriyah, ME), serta perwakilan dari Bank Muamalat, yaitu Fitri Setiawati, Zirly Ainaya, dan Habib dari Muamalat Institute Jakarta, serta Bapak Wanto dari Bank Muamalat Kantor Cabang Solo.
(Rizky)


Add a Comment
You must be logged in to post a comment