IMG-20250412-WA0133

Tiga Dosen FEBI Terlibat Aktif dalam Raker Pengurus MES Surakarta, Dibuka oleh Wakil Wali Kota

Surakarta, 12 April 2025 — Bertempat di Plaza BPRS BDA, Rapat Kerja Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta periode 2024–2029 resmi digelar. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina PD MES Surakarta, didampingi oleh Ketua Umum MES Surakarta, Ibrahim Fatwa Wijaya, Ph.D.

Raker ini menjadi momentum penting bagi MES Surakarta untuk menyusun arah dan strategi program kerja selama lima tahun ke depan. keterlibatan kalangan akademisi, khususnya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta, tercatat dalam struktur kepengurusan baru periode 2024-2029. Tiga dosen FEBI terpilih dan turut berkontribusi aktif sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing.

Asep Maulana Rohimat, M.S.I. (Korprodi Manajemen Bisnis Syariah) yang membidangi Komunikasi, Literasi, dan Transformasi Digital, hadir membawa semangat penguatan literasi ekonomi syariah di era digital. bidang ini akan berfokus pada pengembangan strategi komunikasi publik, branding, peningkatan edukasi masyarakat melalui konten digital, penerbitan e-book, serta pemanfaatan media sosial dan teknologi informasi dalam menyosialisasikan nilai-nilai ekonomi syariah.

Sementara itu, M. Rifqi Khairul Umam, M.M. (Korprodi Ekonomi Syariah) dipercaya untuk mengelola bidang Organisasi. Dalam perannya, bidang ini akan mengonsolidasikan struktur internal MES Surakarta, memperkuat jejaring kelembagaan, serta menjalin kemitraan strategis dengan berbagai institusi pendidikan, lembaga keuangan syariah, dan komunitas ekonomi lainnya.

Kontribusi lain datang dari Frank Aligarkh, M.Si., (Dosen Prodi Akuntansi Syariah) yang diamanahkan dalam bidang Usaha. Bidang ini akan mendorong lahirnya unit-unit usaha syariah baru di tengah masyarakat, memberikan pendampingan keuangan bagi pelaku UMKM, serta merancang program inkubasi bisnis berbasis syariah yang dapat menguatkan fondasi ekonomi umat secara lebih luas.

Selain ketiga dosen tersebut, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., selaku Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, juga tercatat sebagai salah satu Dewan Pembina PD MES Surakarta. Keterlibatan beliau memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi dalam mempercepat pengembangan ekosistem ekonomi syariah di wilayah Solo Raya.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Wulandari, menegaskan pentingnya kolaborasi antara MES dan pemerintah daerah, terutama dalam mendukung program prioritas Pemkot Surakarta, yakni Asta Cita. Program ini menitikberatkan pada penguatan sektor ekonomi dan pemberdayaan UMKM, yang dinilai sangat sejalan dengan visi MES.

Senada dengan hal tersebut, Ketua MES Surakarta Ibrahim Fatwa Wijaya menekankan bahwa kepengurusan baru MES Surakarta didominasi oleh generasi muda yang memiliki semangat dan talenta di bidang ekonomi syariah. Mereka berasal dari latar belakang yang beragam, mulai dari pengusaha, praktisi industri halal, akademisi, hingga pegiat keuangan syariah. Hal ini menjadi modal penting dalam menjadikan MES Surakarta sebagai motor penggerak transformasi ekonomi syariah yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Dengan suasana penuh semangat kolaboratif, Raker ini diharapkan mampu melahirkan rumusan program kerja yang strategis dan berdampak nyata bagi kemajuan ekonomi syariah di Kota Surakarta dan sekitarnya.

Foto: BDA/MES Surakarta

Gambar WhatsApp 2025-02-14 pukul 08.55.33_ba0845a3

Sidiq Dwi Prasetyo, Mahasiswa MBS FEBI Pimpin 250 Kampus di Presidium FoSSEI Nasional berikan sambutan di Mataram NTB

Mataram, NTB (10/2/2025) – Sidiq Dwi Prasetyo, Presidium Nasional Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI), memberikan sambutan dalam Rapat Kerja Regional (RAKEREG) FoSSEI Sunda Kecil yang berlangsung di STIE AMM Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Acara ini berlangsung 10-11 Februari 2025 serta dihadiri oleh perwakilan dari 40 kampus yang berasal dari regional Sunda Kecil, mencakup wilayah Bali, NTB, dan NTT.

Mengusung tema “Revitalisasi Program Kerja yang Inovatif dan Efektif Guna Menciptakan Ekonom Robbani Berkompeten”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan efektivitas program kerja FoSSEI di tingkat regional. Dengan semangat kolaborasi, para peserta membahas berbagai strategi guna mendorong perkembangan ekonomi Islam di Indonesia.

Sidiq Dwi Prasetyo, yang merupakan mahasiswa berprestasi dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, terpilih sebagai Presiden FoSSEI Nasional untuk masa jabatan 2025. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan inspiratif mengenai peran FoSSEI dalam pengembangan ekonomi syariah.

“Sebagai pimpinan FoSSEI Nasional yang mewadahi lebih dari 250 kampus di Indonesia, kami berkomitmen untuk mendeskripsikan diri dan mengambil peran dalam perkembangan ekonomi syariah di Indonesia,” ungkapnya.

RAKEREG ini menjadi momentum penting bagi para kader FoSSEI di regional Sunda Kecil untuk memperkuat jejaring, mengembangkan ide-ide inovatif, serta merancang langkah strategis guna mewujudkan visi ekonomi Islam yang lebih progresif dan berdaya saing tinggi. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan FoSSEI dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam membangun ekonomi syariah yang berkelanjutan di Indonesia.

mbkms

Kolaborasi FEBI & Jasa Raharja Putera! Mahasiswa Kini Punya Peluang Karier di Industri

Surakarta, 6 Februari 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengukuhkan sinergi akademik dengan PT Jasa Raharja Putera Surakarta melalui penandatanganan kesepakatan perjanjian kerjasama, yang dilaksanakan pada 6 februari 2025. Kerjasama ini meliputi bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan 3 FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi ini. “Kerjasama ini diharapkan mampu mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dan industri,” ujarnya.

Acara ini juga diwarnai dengan prosesi simbolis penyerahan mahasiswa yang mengikuti program On The Job Training: MBKM Kolaboratif Perguruan Tinggi dengan Industri Perbankan dan Keuangan. Mahasiswa ini akan menjalani pelatihan langsung di PT Jasa Raharja Putera Surakarta, sebagai bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan 3 FEBI, Sekretaris Jurusan Ekonomi dan Keuangan Syariah, Koordinator Program Studi Perbankan Syariah, Marketing Manager PT Jasa Raharja Putera Surakarta, serta mahasiswa peserta MBKM.

Marketing Manager PT Jasa Raharja Putera Surakarta menambahkan, “Kami siap mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa melalui pelatihan berbasis praktik langsung di dunia industri. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mencetak SDM unggul yang siap bersaing di era global.”

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan praktis terkait industri perbankan dan keuangan syariah, tetapi juga kesempatan untuk mengasah kemampuan secara langsung di lapangan.

Kerjasama ini menandai komitmen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta untuk terus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri, dalam rangka mendukung pembentukan SDM berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Gambar WhatsApp 2025-02-04 pukul 11.54.52_5032afa8

Gelar Rapat Koordinasi, Dekan FEBI : Ormawa Adalah Katalisator Kemajuan Mahasiswa

Sukoharjo, 4 Februari 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan Rapat Koordinasi Program Kerja Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di Aula Mangkunegaran. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas serta perwakilan dari seluruh Ormawa dan LSO, termasuk ketua, sekretaris, dan bendahara masing-masing.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, menekankan bahwa forum ini menjadi ajang penting dalam membangun komunikasi dan menyelaraskan pemahaman terkait program kerja mahasiswa. Beliau juga menegaskan peran strategis Ormawa sebagai katalisator gerakan mahasiswa dalam mencapai kemajuan fakultas. “Menghidupkan mimpi itu penting. Ormawa adalah elemen utama yang akan membawa mahasiswa menuju perubahan,” ujarnya.

Beberapa program prioritas yang diutarakan dalam rapat ini meliputi internasionalisasi, moderasi beragama, dan sertifikasi kompetensi. Selain itu, Dekan FEBI juga memaparkan target kinerja 2025, yang selanjutnya dikolaborasikan dengan program kerja utama Ormawa melalui sesi presentasi oleh para ketua dan koordinator.

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan program-program Ormawa FEBI dapat berjalan selaras dengan visi fakultas serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa dan masyarakat.

Gambar WhatsApp 2025-01-30 pukul 13.59.13_e1d36386

FEBI UIN Raden Mas Said Matangkan Program Inkubasi Bisnis Mahasiswa

Surkoharjo, 30 Januari 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Review Konsep Program Inkubasi Bisnis Mahasiswa di Pendapi Mangkunegaran. Acara ini bertujuan untuk memperkuat sistem pendampingan bisnis bagi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kewirausahaan dengan konsep yang matang dan berbasis ekonomi syariah.

Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, yang memimpin jalannya diskusi, menekankan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam mencetak wirausahawan muda berbasis syariah. “Mahasiswa harus diberikan ekosistem bisnis yang mendukung, mulai dari mentoring, pembinaan, hingga akses pendanaan. Dengan begitu, mereka bisa belajar langsung dari praktik nyata, bukan hanya teori di kelas,” ujarnya.

Diskusi ini membahas berbagai aspek penting, seperti strategi pendampingan, skema pembiayaan, serta model bisnis berkelanjutan. Para dosen pengampu mata kuliah Studi Kelayakan Bisnis dan Kewirausahaan Islam, bersama konsultan bisnis, turut memberikan masukan agar program inkubasi ini lebih efektif dalam membangun mindset kewirausahaan mahasiswa.

Dengan adanya review ini, FEBI UIN Raden Mas Said semakin optimis dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inovatif dan berbasis syariah. Program Inkubasi Bisnis Mahasiswa ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide bisnis mereka dengan bimbingan para ahli, sehingga dapat melahirkan wirausahawan muda yang kompetitif dan berdaya saing tinggi.