LIBATKAN CIVITAS AKADEMIKA, FEBI Gelar Rapat Penyusunan Program Kerja 2024

FEBI NEWS | Pada Rabu (8/02/2023) FEBI UIN RM Said Surakarta menggelar kegiatan penyusunan program kerja untuk tahun 2024. Pembukaan kegiatan dilaksanakan secara seremonial di Aula FEBI dengan dihadiri oleh Wakil Rektor I UIN RM Said Surakarta, Prof. Dr. Imam Makruf, S. Ag., M.Pd. Seusai pembukaan peserta disebar menjadi 3 komisi sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Diantaranya, Bidang Akademik dan Kelembagaan dengan dipimpin oleh Wakil Dekan I, Dr. Awan Kostrad Diharto, S.E., M. Ag.; Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan dengan dipimpin oleh Dr.Hj. Woro Retnaningsih, M.Pd.; dan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama yang dipimpin oleh Septin Puji Astuti, S.Si., MT., Ph.D.

Sebelumnya, Dekan FEBI UIN RM Said, Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, menyatakan bahwa program kedepan di FEBI UIN RM Said akan berfokus pada tiga aspek, yaitu Recognition, Quality, dan Relevancy.

Aspek recognition meliputi sertifikasi, akreditasi, dan prestasi. Untuk sertifikasi, baik dosen, mahasiswa, maupun tenaga kependidikan akan diberikan dukungan untuk memperolah sertifikasi profesi dan keahlian dibawah BNSP. Selain itu kegiatan FEBI juga akan diakomodir untuk memiliki prospek lanjutan pada prodi terkait akreditasi Lamemba.

Selanjutnya,  Aspek quality meliputi pendidikan dan layanan, dimana FEBI UIN RM Said akan berusaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan yang diberikan. Tahun ini, FEBI UIN RM Said juga telah mengadakan smart board dan TV untuk media pembelajaran di kelas sebagai bentuk penungkatan kualitas pengajaran.

Kegiatan penyusunan program kerja ini memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan pencapaian FEBI di tahun 2024. Dan tentunya peran tim penyusun yang terdiri dari jajaran pimpinan prodi, Staf tenaga kependidikan dan unit-unit pendukung seperti unit Gugus Kendali Mutu, Unit laboratorium, Rumah Jurnal, Pesmadin, serta perwakilan dari dosen dan mahasiswa sangat penting pada kegiatan ini.

Para Kyaipreneur Bekali Calon Wisudawan FEBI Dengan Ilmu Bisnis Berlandaskan Alquran

FEBI NEWS | Menjelang prosesi wisuda UIN Raden Mas Said Surakarta angkatan 52, FEBI membekali para calon wisudawan dan wisudawatinya dengan ilmu bisnis berlandaskan Al Quran. Tidak tanggung-tanggung, sejumlah 168 orang mahasiswa calon wisudawan ditatar langsung oleh 2 orang Kyaipreneur yang terbukti sukses dengan ilmu bisnis berlandaskan Al Quran.

Beliau berdua adalah Al Ustadz Luqman Hakim, Lc., seorang Direktur OPOR Ahsan Herbal Chicken serta pengurus Klinik Syariah Bengkel Rohani; dan Al Ustadz Yayan Suryana,S.Ag., Owner dan CEO Herbal Chicken sekaligus Wakil Pimpinan Pondok Pesantren Alihya Subang. Keduanya dipandu oleh Agung Wahyudi, S.E., M.E sebagai moderator acara.

Kegiatan yang bertajuk Career Development Program ini digelar Aula Graha UIN Raden Mas Said pada Senin (6/03/2023). Turut hadir pada kegiatan ini Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) FEBI Muhammad Thoin, M.E. Beliau hadir dalam rangka pelepasan para calon Wisudawan dan Wisudawati FEBI dan berpesan agar mereka selalu menebar manfaat dengan ilmunya dimanapun dan kapanpun.

Dekan FEBI, Dr. M Rahmawan Arifin, M.Si dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya karena pada tanggal 11 Maret 2023 besok, FEBI akan menetaskan 168 orang alumninya.

“Jaga nama baik kampus, nama baik orang tua, nama baik diri sendiri. Itu hal penting yang perlu temen-temen jaga.”

“Hidup hanya 1 kali jangan menua tanpa arti. Selamat berjuang, kami bangga kalian semua berhasil menyelesaikan studi dengan baik, selamat mengarungi kehidupan yang nyata.” Ungkapnya.

Pembicara pertama, Al Ustadz Luqman Hakim, Lc. menyampaikan kiat pertama sebagai seorang entrepreneurship muslim adalah dengan membangun Mindset Eksprosial serta Persepsi dan Goal yang spesifik.

“Kita harus bermental petarung dan pembelajar, siap gagal dan siap belajar dari kegagalan. Pebisnis yang sukses lebih banyak mengalami kegagalan. Dan jangan menyalahkan sesuatu yang tidak bisa kontrol seperti musibah dan lain sebagainya.” Jelasnya.

Al Ustadz Yayan Suryana, S.Ag melanjutkan bahwa ada empat bisnis nilai dasar pebisnis yang tertuang didalam AL Quran yaitu Jujur, Cerdas, Amanah, Negosiasi.

Pada Surat  As Shaf ayat 11-12 juga disebutkan bahwa tijarah atau berbisnis merupakan salah satu bentuk mujahadah fi sabilillah. Bahkan Nabi sendiri mencontoh sendiri bagaimana menjadi seorang enterpreneur. Dan agama Islam hadir di Indonesia juga dibawa oleh para pedagang dari Arab dan Gujarat. Dengan demikian betapa pentingnya peran seorang pedagang.

“Kita harus bisa mengenal Sahabat Nabi, Abdurrahman bin Auf. Beliau mempunyai kecerdasan berdagang yang luar biasa, dan bisa pandai bernegosiasi saat berbisnis, dan skill itu kita perlu memahami orang lain, dan mampu menyampaikan maksud dengan baik.

Enterprenuer sejati pasti bisa menangkap peluang, sehingga menjanjikan untuk bisa menambah bidang usaha.” Imbuhnya.

Pada kesempatan selanjutanya, para peserta yang sangat antusias berkesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait entrepreneurship.

Benchmarking FEBI IAIN Parepare: Siap Jalin Kerjasama Dengan FEBI UIN Surakarta

FEBI NEWS | FEBI UIN Surakarta menerima kunjungan studi banding dari FEBI IAIN Parepare pada Rabu (2/03/2023). Kunjungan tersebut dalam rangka benchmarking terkait dengan peningkatan akreditasi dan layanan akademik.

Rombongan yang dipimpin oleh Dekan FEBI IAIN Parepare diterima secara langsung oleh Dekan FEBI UIN Surakarta, Dr. Rahmawan Arifin, M.Si beserta jajaran pimipinan lainnya di Aula Utama FEBI UIN Surakarta.

Dekan FEBI IAIN Parepare, Dr. Muzdalifah Muhammadun, M.Ag, menyampaikan bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk mempersiapkan fakultasnya dalam menghadapi akreditasi dan peningkatan layanan akademik.

“Kita mempuyai 7 program studi, tetapi baru Prodi Perbankan Syariah yang terakreditasi unggul, karena umur yang lainnya masih terbilang muda. Sehingga kita merasa perlu untuk melakukan kunjungan ini.” imbuhnya.

Beliau juga menginginkan adanya sharing session mengenai maksimalisasi anggaran dengan program-program unggulan FEBI. Begitupula dengan proses penjaminan mutu fakultas sebagai persiapan akreditas serta sistematika Gugus Kendali Mutu dalam menjalankan perannya.

Sementara itu, Dekan FEBI UIN Raden Mas Said, Dr. Rahmawan Arifin, M.Si menyambut dengan baik kunjungan pimpinan FEBI IAIN Parepare bersama rombongan ke fakultas yang dipimpinnya. Ia berharap kunjungan ini membawa dampak positif terhadap pengembangan dan kemajuan bagi kedua lembaga pendidikan ini.

Pada sambutannya beliau memperkenalkan inovasi dan program-program unggulan FEBI UIN Surakarta disemua bidang.

“Kita befikir bagaimana menyiapkan mahasiswa yang siap dalam menghadapi dunia kerja terutama dalam bidang ekonomi dan bisnis. Serta menghadirkan rasa nyaman dan bahagia untuk datang dan belajar ke kampus.” Jelas Dekan FEBI mengenai alasan fakultasnya selalu berinovasi dalam peningkatan akademik dan kelembagaan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan tour de campus FEBI IAIN Parepae dengan didampingi jajaran pimpinan FEBI UIN Surakarta. Rombongan berkeliling dibeberapa unit laboratorium praktikum dan dilanjutkan dengan diskusi bersama.

Deklarasi FEBI Sebagai Kampus Literasi Keuangan Pertama Di Indonesia

FEBI NEWS | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta resmi didaulat sebagai Kampus Literasi Keuangan pertama di Indonesia. Hal ini ditandai dengan penandatanganan komitmen dan dukungan oleh Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FIJK) Solo Raya, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, Asosiasi Asuransi Umum, Pegadaian, Pasar Modal Indonenasia, Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Program kolaborasi antara FEBI UIN Surakarta dengan FIJK dibawah naungan OJK ini merupakan bentuk komitmen FEBI sebagai lembaga pendidikan perguruan tinggi yang bertanggungjawab terhadap literasi keuangan pada lingkup mahasiswa.

Acara diawali dengan prakata dari Dekan FEBI UIN RM Said Surakarta, Dr. Rahmawan Arifin, M.Si. Beliau mengucapkan rasa syukur yang mendalam dan berterimakasih kepada semua pihak yang berkomitmen dan mendukung FEBI sebagai salah satu lembaga pendidikan yang peduli akan literasi keuangan.

“Kolaborasi ini memiliki relevansi keilmuan yang sejalan dengan FEBI sebagai Creative Business School. Kedepannya kita juga akan menggelar roadshow edukasi dan literasi keuangan dibeberapa lembaga seperti pesantren Hebitren”. Ungkapnya.

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Heri Santosa, S.E mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung program kolaborasi ini. OJK siap berkomitmen untuk mendukung FEBI dalam memberikan literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat.

“Inklusi dan literasi keungan yang baik akan berkolerasi dengan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan. Sehingga mempunyai andil besar dalam mensejatahterakan ummat.” Jelasnya.

M. Wira Adibrata, Kepala BEI Solo sekaligus salah satu anggota FKIJK dan inisiator Kampus Keuangan FEBI menyampaikan bahwa pihaknya memiliki tanggunjawab dalam meliterasikan inklusi keuangan kepada masyarakart luas. Sehingga memilih FEBI sebagai salah satu Fakultas dengan peminatan tertinggi di Indonesia dengan mahasiswa yang berjumlah ribuan sebagai sentra pengembang dan peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Sebagai salah satu tindak lanjut, FIJK dan OJK serta pihak lainnya akan bekerja sama dengan FEBI UIN Surakarta pada beberapa aspek. Diantaranya pendidikan dan pengajaran, dengan menghadirkan teknisi keuangan untuk menjadi dosen tamu di kampus FEBI. Program Magang dan MBKM FEBI sebagai salah satu aspek pengabdian kepada masyarakat. Dan pada aspek penelitian, dengan mahasiswa atau dosen FEBI bisa secara langsung dapat mengakses masalah keuangan sebagai bahan riset mereka.

“Kita berencana mengerahkan mobil Sarana Informasi Mobil Literasi dan Edukasi Keuangan (SIMOLEK) Edutainment untuk menyelenggarakan Kegiatan Edukasi Keuangan Bagi Masyarakat yang  FEBI selenggarakan”. Imbuh Heri Santosa mewakili OJK.

Warek Bidang Akademik Tutup Workshop, Apresiasi Dokumen Kurikulum Berbasis Akreditasi Lamemba

FEBI NEWS | Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd menutup rangkaian kegiatan Workshop Kurikulum FEBI pada Kamis (23/02/2023) di Hotel Grand Zuri, Yogyakarta.

Pada sambutannya, WR 1 memberikan apresiasi atas selesainya dokumen kurikulum FEBI yang berbasis akreditasi Lamemba. Selain itu beliau juga manyampaikan bahwa pengembangan kurikulum tidak harus menunggu Workshop. Apabila ada kekurangan dari kurikulum ini beliau berharap bisa segera dibahas dan disempurnakan pada jam kosong perkuliahan di kantor fakultas.

“Pada saat workshop, kurikulum harusnya sudah mencapai tahap finalisasi, penyusunan draft kurikulum dilaksanakan jauh sebelum acara”. Sambung Prof. Imam Makruf.

“Saya juga berharap agar draft kurikulum yang sudah selesai ini, segera difinalisasi dengan tempo sesingkat-singkatnya.” Jelasnya.

Ia juga berpesan agar workshop kurikulum harus memuat evaluasi dari yang kurikulum lama, agar diketahui alasan-alasan mengapa perlu dilakukannya revisi kurikulum.

“Tidak hanya kurikulum,  RPS juga sangat perlu direview. Idealnya setiap tahun kita mereview RPS, karena RPS harus selalu adaptif dengan perkembangan zaman”. Lanjutnya.

Komponen penting didalam penyusunan RPS adalah Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), dengan rujukan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Prodi. Selanjutnya dalam penyusunan mata kuliah prodi harus memenuhi unsur Modernity, Religiosity, Profesionalism dan Integrity.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Workshop, H. Khairul Imam, S.H.I, M.S.I secara simbolis menyerahkan dokumen kurikulum kepada Dekan FEBI UIN RM Said Surakarta, Dr. M. Rahmawan Arifin, SE, M.Si.   

“Atas nama pimpinan, saya mungucapkan rasa syukur yang mendalam karena kita mampu menyelesaikan penyusunan Kurikulum FEBI berbasis akreditasi Lamemba. Dan kita, FEBI menjadi yang pertama dari semua fakultas sejak transformasi IAIN Surakarta menjadi UIN Raden Mas Said Surakarta”. Ungkap Dekan FEBI seusai penyerahan dokumen.

Untuk Kali Pertama, FEBI Dirikan TUK Sertifikasi Profesi Pertama Di UIN RM Said Surakarta

FEBI NEWS | FEBI UIN RM Said Surakarta resmi menjalin kesepakatan dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Piranha Smart Center Malang untuk mendirikan Tempat Uji Kompetensi (TUK) Sertifikasi Profesi. Kesepakatan ditandai dengan penandatangangan Memorendum of Agreement (MoA) antara kedua belah pihak di Hotel Grand Zuri, Yogyakarta, pada Kamis (23/02/2023).

Kesepakatan ini menjadikan FEBI sebagai fakultas pertama di UIN RM Said Surakarta yang memiliki TUK Sertifikasi Profesi. Dengan adanya TUK, maka mahasiswa FEBI bisa mengikuti Ujian Sertifikasi Profesi tanpa harus datang ke LSP yang dituju.

Untuk saat ini, kerjasama yang dijalin FEBI dengan LSP Piranha Smart Center masih ditujukan kepada Prodi Akuntansi Syariah (AKS). Serta memiliki output berupa sertifikasi profesi teknisi Akuntan Pratama dan Brever Pajak. Nantinya, TUK FEBI akan menggelar uji kompetensi setiap setahun sekali.

Sekretaris Jurusan Manajemen dan Akuntansi Syariah, Anim Rahmayati, S.E.I, M.Si, mengungkapkan bahwa kegiatan praktikum yang diadakan FEBI nantinya akan terintegrasi dengan sertifikasi profesi sebagai penunjang pelatihan. Dan akan menjadi syarat bagi mahasiswa AKS yang tertarik mengikuti sertifikasi profesi di TUK FEBI.

Pendirian TUK juga merupakan langkah awal pembentukan LSP Mandiri dilingkungan FEBI. Dan dengan pembentukan LSP di Kampus FEBI, mahasiswa FEBI tidak perlu mencari LSP diluar kampus untuk mendapatkan sertifikasi profesi. Bahkan mahasiswa akan mendapatkan subsidi untuk mengikuti ujian kompetensi sertifikasi profesi di LSP FEBI dengan output sertifikasi BNSP.

Diharapkan dengan pendirian TUK di kampus FEBI, mahasiswa FEBI lebih memiliki keunggulan dan mampu berdaya saing di dunia kerja dan bisnis. Serta dapat menunjang pendirian LSP Mandiri demi mewujudkan FEBI UIN RM Said Surakarta sebagai kampus yang berdaya saing global.

Workshop Kurikulum FEBI, Hadirkan Para Guru Besar, Mahasiswa, Alumni dan Praktisi

FEBI NEWS | Workshop Pengembangan Kurikulum FEBI UIN Surakarta menghadirkan Guru Besar Ekonomi Pembangunan, Prof. Jaka Sriyana, S.E., M.Si., Ph.D untuk memberikan arahan dan masukan bagi kurikulum FEBI yang baru. Tidak hanya itu, pada kesempatan tersebut juga hadir mahasiswa aktif FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, praktisi, serta beberapa alumni FEBI UIN Surakarta juga dihadirkan untuk memberikan testimoni dari kurikulum FEBI yang telah lalu.

Selanjutnya, Workshop mengundang Kepala Bursa Efek Indonesia Solo, M. Wira Adibrata. Beliau adalah seorang praktisi Ekonomi dan diundang untuk menyampaikan masukan dan pandangannya mengenai integrasi kurikulum FEBI dengan praktikum. Kemudian hadir juga Direktur CV Azza Widya karya dan Direktur PT Cita Cinta Karya, Edi Karyono, M.I.Kom. Beliau menyampaikan masukan tentang praktikum FEBI dan siap berkolaborasi dalam program MBKM.

Pada sesi selanjutnya, semua dosen dari masing-masing prodi berkumpul untuk menyusun rancangan kurikulum FEBI. Termasuk penyusunan rancangan kurikulum untuk prodi baru FEBI, Ekonomi Syariah. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menghasilkan output kurikulum FEBI yang berorientasi dengan daya saing global.

Kolaborasi Dengan FEB UGM, FEBI Gelar Workshop Berbasis MBKM

FEBI NEWS | Dalam rangka evaluasi kurikulum setiap empat tahunan, FEBI UIN Surakarta mengadakan kegiatan workshop pengembangan kurikulum 2023 berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Workshop dilaksanakan selama 3 hari dari Selasa (21/02/2023) hingga Kamis (23/02/2023) bertempat di Hotel Grand Zuri, Yogyakarta. Total ada 60 orang dosen FEBI yang terlibat dalam workshop kurikulum.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan kurikulum FEBI yang komprehensif dan adaptif dengan perkembangan zaman. Kurikulum dirancang untuk setiap program studi yang ada di FEBI, diantaranya Akuntansi Syariah, Perbankan Syariah, dan Manajemen Bisnis Syariah. Juga untuk program studi baru, Ekonomi Syariah, yang akan dibuka pada Tahun Ajaran mendatang.

Workshop dibuka oleh Dekan FEBI UIN Surakarta, Dr. Rahmawan Arifin, M.Si. Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa kurikulum harus berorientasi pada daya saing global. Untuk itu beliau mencanangkan Kurikulum intregatif Ibadurrahman, yaitu kurikulum FEBI yang terintegrasi dengan praktikum, MBKM, dan sertifikasi profesi. Sehingga nantinya para alumni FEBI sudah memiliki kompetensi yang mumpuni dan siap bersaing di dunia bisnis dan kerja.

“Kurikulum intregatif ibadurrahman menjadi design dan spirit personifiasi alumni FEBI yang ideal” imbuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gajah Mada, Dr.Rusdi Akbar, M.Sc., Ph.D., Ak., CA. Kehadiran beliau dalam rangka penandatanganan Memorandun of Agreement (MoA) antara FEBI UIN RM Said Surakarta dan FEB UGM. Nantinya kedua fakultas akan bekerjasama dan berkolaborasi dalam pengembangan kurikulum MBKM serta praktiknya secara langsung di lapangan.

Selanjutnya, acara inti workshop pengembangan kurikulum menghadirkan Prof. Jaka Sriyana, S.E., M.Si., Ph.D, seorang Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi Pembangunan sekaligus Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi Program Doktor Universitas Islam Indonesia (UII). Beliau memaparkan materi mengenai langkah- langkah pengembangan kurikulum sebagai syarat unggul akreditasi Lamemba.

Workshop Praktikum Zahir : Kenalkan Zahir Accounting Kepada Para Calon Akuntan Muda Indonesia

FEBI NEWS | Unit laboratorium FEBI UIN Surakarta menggelar Workshop penguatan kompetensi mentor dan asisten praktikum zahir pada Senin (20/02/2023) bertempat di Aula Graha UIN Surakarta. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh seluruh mahasiswa Semester 2 Prodi Akuntansi Syariah secara offline dan online melalui platform Youtube FEBI TV.

Kegiatan Workshop dibuka oleh Koordinator Prodi Akuntansi Syariah, ibu Fitri Laela Wijayati, SE, M.Si.Ak. Beliau berharap dengan digelarnya workshop dan praktikum zahir ini mahasiswa dapat mengintregasikan teori akuntansi di Kelas dengan praktikum secara langsung ilmunya melalui aplikasi Zahir. Beliau juga mengingatkan bahwa

“Praktikum ini adalah bekal softskill akuntansi dan salah menjadi satu syarat pendaftaran ujian akhir.” lanjutnya.

Terakhir beliau berharap kepada pihak Zahir untuk menerbitkan sertifikat bagi mahasiswa FEBI yang mempunyai kompetensi dalam mengoperasikan aplikasi Zahir.

Pada Kegiatan ini, Unit Praktikum FEBI mengundang narasumber dari pihak PT Zahir International, M. Hendro Yunanto. Beliau Menyampaikan profil PT Zahir International beserta sejarah berdirinya. Beliau juga menambahkan bahwa hadirnya Zahir bukanlah untuk menggantikan manusia namun sebagai alat bantu laporan keuangan.

Zahir merupakan salah satu software akuntansi online terbaik yang telah mengadopsi teknologi modern cloud computing berbasis web. Saat ini sudah banyak perusahaan yang menggunakan aplikasi zahir seperti Bukalapak, WIKA, Transvision dan lain sebagainya. Dan telah bekerjasama dengan banyak universitas di Indonesia sebagai modul pembelajaran aplikasi laporan keuangan seperti UGM, Universitas Indonesia, UIN Jakarta dan lain-lainnya.

Keunggulan Zahir, aplikasi laporan keuangan yang kompetibel untuk perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Mulai dari manufaktur, distributor, jasa, dagang dan lain sebagainya. Serta cocok dioperasikan mulai dari UMKM hingga perusahaan besar multinasional.

Untuk itu, kualifikasi mahasiswa yang cakap dalam mengoperasikan aplikasi zahir yang kini sudah masuk di versi 6 sangatlah dibutuhkan sebagai modal softskill di dunia akuntansi. Butuh kemauan dan kesungguhan yang cukup besar untuk dapat bersaing menjadi akuntan handal dan berkompeten.