IKA FEBI SELENGGARAKAN MINI JOB FAIR DALAM RANGKA UPAYA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SERAP LULUSAN

Pelaksanaan kegiatan mini job fair Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, 23-24 September 2017 bertempat di Gedung Graha IAIN Surakarta. Acara ini berisi pameran lowongan pekerjaan yang akan ditampilkan dalam berbagai stan oleh berbagai perusahaan. Acara juga berisi talkshow interaktif oleh perusahaan yang berpartisipasi.

IKA FEBI SERAHKAN HEWAN KURBAN PADA KAUM DHUAFA

Bertepatan dengan Hari Raya idul adha 1438 H Ikatan Alumni (IKA FEBI) turut memperingatinya melalui penyerahan hewan qurban yang merupakan wujud partisipasi dan kepedulian sosial IKA FEBI terhadap kaum dhuafa. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan rasa persaudaraan serta rasa kepedulian sosial . Penyerahan hewan kurban ini dilakukan di Desa Terban Rt.02/01, kecamatan pabelan, kabupaten Semarang. Semoga ditahun berikutnya program semacam ini dapat tetap berjalan sehingga dapat bermanfaat dan membantu masyarakat luas yang sangat membutuhkan

KSPM Maju Sebagai Panelis Diskusi FGGD di UNSAFF UNNES

Semarang – Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) berkesempatan untuk menjadi salah satu panelis diskusi dalam Firm and Great General Discussion (FGGD) dengan tema Financial Planning for Financial Freedom yang diselenggarakan oleh UNNES Stock Exchange Study Forum (UNSAFF) pada Sabtu, 6 Mei 2017, atas undangan UNSAFF.

FGGD UNSAFF adalah yang pertama diadakan oleh UNSAFF, yang juga dimanfaatkan sebagai ajang untuk mempertemukan KSPM se-Jawa Tengah dalam sebuah forum diskusi. Acara tersebut merupakan bentuk dari peran aktif UNSSAFF dalam mendukung kemajuan Pasar Modal di Indonesia melalui suatu forum diskusi. Pada tahun 2016, UNSAFF telah menyelenggarakan acara serupa, meskipun hanya dalam lingkup Kota Semarang.

Panelis diskusi dalam acara FGGD UNSAFF meliputi perwakilan Galeri Investasi Terbang, UNIKA, Phintraco Sekuritas, UNWAHAS, UMS, UIN Walisongo, IAIN Surakarta, Vallbury Sekuritas, UNISBANK, UDINUS, POLINES, UKSW, Mirrae Sekuritas, Kresna, UNIKAL, UNNES, dan UNS.

Dalam kesempatan tersebut, KSPM IAIN Surakarta mengirimkan dua orang wakilnya sebagai panelis dalam diskusi tersebut, yaitu Muhammad Alan Nur dan Muhammad Razzak Parlindungan. Sebelum forum dimulai, para panelis dan peserta diajak untuk mengenal terlebih dahulu mengenai perencanaan keuangan yang disampaikan oleh Manulife dengan mengenalkan produk reksadana kepada para hadirin. Setelah itu, barulah forum dimulai dengan mengangkat tema diskusi yaitu “IHSG di Level 6000 di Akhir Tahun”. Dalam forum tersebut, KSPM mendapatkan mosi kontra yang menyatakan bahwa IHSG di akhir tahun nanti tidak mencapai ke level 6000 dengan fokus analisis dari segi Kebijakan dan Politik.

Dari segi kebijakan dan politik luar negeri, KSPM menyoroti terpilihnya Presiden Donald Trump yang dianggap oleh publik global sedang melakukan proteksionisme terhadap Amerika Serikat, rencana kenaikan suku bunga The Fed sebanyak tiga kali di tahun 2017, gejolak negara-negara Uni Eropa atas “Brexit”, dan belum jelasnya OPEC dan non OPEC dalam melalukan produksi minyak. Adapun dari dalam negeri, Tax Amnesty yang belum menjadi harapan dari segi wajib pajak, kemudian hutang Indonesia yang terus membesar, dan taktik Bank Indonesia dalam mempersipakan Indonesia menghadapi rencana kenaikan suku bunga The Fed.

Diskusi hangat ini berlangsung meriah, dan masing-masing pihak beragumen dengan menggunakan data yang diperoleh. Dalam acara ini, tidak hanya kelompok studi pasar modal se-Jawa Tengah yang diundang, tetapi juga beberapa analis sekuritas dihadirkan untuk menghidupkan suasana agar diskusi menjadi menarik dan peserta antusias.

Selain sebagai ajang berdiskusi untuk menyampaikan analisis dan pendapat, KSPM juga memanfaatkan kesempatan ini untuk saling mengenal dan menguatkan persaudaraan diantara kelompok studi pasar modal se-Jawa Tengah. KSPM dalam acara FGGD UNNES ini merupakan salah satu tamu undangan, wakil dari Kota Surakarta, selain kelompok studi pasar modal dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Sebelas Maret. (alan)

Kunjungan Studi HMJ Perbankan Syariah ke OJK Surakarta

Surakarta –  HMJ Perbankan Syariah mengadakan kunjungan studi ke Otoritas Jasa Keuangan Surakarta dengan tema Outlook Perbankan Syariah 2017 di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 27 April 2017, dalam rangka realisasi program kerja dari dua unit pada HMJ Perbankan Syariah, yaitu Unit Kemahasiswaan dan Unit Keorganisasian. Disamping untuk realisasi program kerja, tujuan dilaksanakan OC to OJK ini juga untuk mengetahui tentang kiprah perbankan syariah pada perekonomian Indonesia, melalui sumber yang terpercaya dan terbaru. Dengan tema yang menarik ini, kegiatan OC to OJK ini dibuka untuk umum, dengan peserta yang bukan hanya berasal dari IAIN Surakarta saja, tapi juga dari perguruan tinggi lain, seperti STIE AAS dan UMS.

Kegiatan diskusi berlangsung di kantor OJK Surakarta yang berlokasi di Jl. Veteran No.299, Tipes, Serengan, Kota Surakarta. Diskusi dipimpin oleh Friska Magdalena (Staf Sub Bagian Pengawasan Edukasi Perlindungan Konsumen) selaku moderator, dan Nofa Hermawati (Kepala Sub Bagian Perizinan, Informasi, dan Dokumentasi) selaku pembicara.

Dalam diskusi ini, disampaikan bahwa dalam perkembangan keuangan syariah secara global berdasarkan aset yang dimiliki, Indonesia berada di posisi ke-9 dengan jumlah aset 65,5 miliar (menurut IFSB Financial Stability Report 2016). Untuk Indonesia sendiri, Nanggroe Aceh Darussalam adalah provinsi dengan market share perbankan syariah tertinggi di Indonesia, yaitu sebesar 50,21%. Hal ini dikarenakan berubahnya BPD Aceh menjadi Bank Aceh Syariah pada September 2016, sehingga mendorong pertumbuhan aset perbankan syariah di Aceh yang relatif tinggi, yaitu sebesar 326,61%.

Secara lebih rinci, perkembangan perbankan syariah mencakup BUS, UUS, dan BPRS mengalami peningkatan yang positif, jika dilihat dari peningkatan signifikan dari aset, pembiayaan, dan DPK dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Jumlah rekening juga meningkat secara signifikan walaupun jumlah kantor menurun. Dari segi permodalan juga cukup baik dengan peningkatan rasio CAR sebesar 1,04% menjadi 16,99%, dan likuiditas BUS yang tergolong tinggi juga. Dilihat dari segi profitabilitas dan efisiensi, perbankan syariah juga semakin membaik, meski masih tergolong rendah.

Kegiatan ini berjalan dengan sukses dan lancar, serta mencapai target yang diingingkan oleh panitia. Kegiatan semacam ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan lebih mengenai OJK dan peranannya dalam pengaturan dan pengawasan keuangan syariah di Indonesia bagi para peserta. (liya)

mou program studi akuntansi syariah dan iai komisariat surakarta

22 April 2017 Program Studi Akuntansi Syariah mengikuti pelantikan dan menandatangani MoU dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Komisariat Surakarta yang menggelar seminar audit forensic dan pelantikan pengurus IAI Surakarta. Prodi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta diwakili oleh Ibu Kaprodi Marita Kusuma Wardani, S.E., M.Si., Ak.,CA dan Ketua IAI Komisariat Surakarta Bapak Prof. Djoko Suharjanto, M.Com.(Hons).,Ph.D menandatangani perjanjian diantaranya untuk kerjasam bidang Pendidikan pengajaran, Keprofesian, Penelitian dan Pengabdian Kepada masyarakat. Dengan Kerjasama ini diharapkan IAI Komisariat Surakarta bisa membantu pengembangan bidang ilmu akuntansi khusunya akuntansi Syariah pada Prodi akuntansi Syariah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta

KSPM Ikuti Kompetisi StockLab Nasional

Surakarta – Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) mengirimkan 14 perwakilannya dalam kompetisi StockLab yang diselenggarakan oleh Kantor Otoritas Jasa Keuangan (KOJK) Surakarta di Kantor OJK Surakarta, pada hari Kamis, 20 April 2017. Dalam keikutsertaannya, KSPM IAIN Surakarta tidak hanya mengirimkan 14 perwakilannya sebagai peserta, namun ikut berpartisipasi dengan mengirimkan 5 perwakilannya sebagai wasit dalam kompetisi tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Surakarta, Bapak Laksono Dwi Onggo, menyambut positif kegiatan kompetisi game pasar modal StockLab. Melalui game StockLab, diharapkan masyarakat dapat mengenal dan mengetahui pasar modal sejak dini melalui sarana permainan. Selain itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Surakarta berharap bahwa permaianan StockLab dapat ikut berkontribusi dalam mengajak masyarakat untuk berinvetasi di pasar modal.

Kompetisi StockLab regional Surakarta diikuti oleh 129 peserta yang seluruhnya merupakan mahasiswa dari perguruan tinggi yang ada di wilayah Karesidenan Surakarta yang memiliki Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia dengan jumlah 11 Galeri Investasi. Empat tahap sesi permaianan harus dilalui oleh peserta, meliputi babak penyisihan, babak head to head, babak 10 besar, dan babak final.

Risma Siti Hanifah, mahasiswa jurusan Perbankan Syariah, yang merupakan salah satu perwakilan dari KSPM IAIN Surakarta sukses lolos hingga babak 10 besar. Namun langkahnya tidak berlanjut hingga tahap final karena kalah di babak 10 besar. Namun prestasi yang ditorehkan Risma patut diacungi jempol, karena mampu menduduki juara ke-9 dari 129 peserta, dan mendapatkan hadiah sebesar 500 ribu rupiah dalam bentuk tabungan investasi saham.

Selain berhasil menghantarkan perwakilannya mampu masuk ke babak 10 besar sebagai peserta, 5 anggota KSPM yang lain, yaitu Muhammad Alan Nur, Adam Putra Dewanto, Ricky Setiawan, Agil Muhamad Hasan, dan Ririn Indriyani Suseno yang juga merupakan mahasiswa jurusan Perbankan Syariah juga berkesempatan mendapatkan sertifikat wasit nasional kompetisi StockLab (certified by OJK) karena telah membantu jalannya perlombaan kompetisi nasional tersebut.

Kepala Divisi Research and Development KSPM, Adam Putra Dewanto, seusai acara menyatakan bahwa dengan diadakannya acara kompetisi nasional game simulasi saham StockLab, diharapkan masyarakat pada umumnya dan mahasiswa IAIN Surakarta pada khususnya dapat lebih mengenal pasar modal. Selain itu, KSPM IAIN Surakarta siap membantu OJK dan Bursa Efek Indonesia untuk mensosialisasikan game StockLab. Saat ini, 5 perangkat game StockLab telah tersedia di Galeri Investasi IAIN Surakarta. (alan)

Peran Bank Wakaf dalam Mengelola Potensi Wakaf di Indonesia

Sukoharjo – HMJ Perbankan Syariah mengadakan kajian rutin dengan tema Peran Bank Wakaf dalam Mengelola Potensi Wakaf di Indonesia. Kegiatan kajian rutin ini dilaksanakan dalam rangka realisasi program kerja staf Kemahasiswaan HMJ Perbankan Syariah yang diadakan pada Kamis, 30 Maret 2017. Tujuan diadakannya kajian rutin ini adalah untuk mengetahui isu-isu terbaru tentang kegiatan ekonomi di Indonesia melalui sumber yang terpercaya.

Kegiatan kajian ini berlangsung di Ruang Baca Fakultas, dengan pembicara Indah Piliyanti, S.Ag., M.Si. Dalam kegiatan ini dijelaskan bahwa Pemerintah terus gencar untuk mengembangkan potensi industri keuangan syariah di Indonesia. Salah satu potensi tersebut terdapat pada rencana Pemerintah yang ingin membentuk bank wakaf di Indonesia. Terhadap rencana ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) siap menindaklanjutinya. Presiden Joko Widodo mengatakan, potensi wakaf, baik benda tidak bergerak maupun benda bergerak, termasuk wakaf uang, begitu besar untuk dikembangkan di Indonesia. Pemanfaatan potensi wakaf uang melalui lembaga keuangan syariah, dinilai Presiden, dapat turut menopang redistribusi aset, maupun perluasan akses permodalan, khususnya bagi usaha mikro, kecil dan menengah. Pemerataan kegiatan ekonomi itu diyakini Pemerintah dapat menguatkan keterampilan dan perubahan budaya untuk mengatasi kemiskinan dan kesenjangan sosial. Menurut Jokowi, selama ini pengelolaan uang wakaf melalui Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKSPWU) yang ditunjuk oleh Menteri Agama belum sepenuhnya maksimal. Dengan menguatnya peran dari lembaga itu nantinya, Jokowi berharap, pertumbuhan ekonomi nasional dapat lebih merata, sehingga kesenjangan sosial mengecil, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. (adam)

rapat pengkajian visi misi prodi AKS

Jumat, 20 Januari 2017 Acara rapat pengkajian visi misi prodi AKS dimulai pada pukul 09.00 yang diawali dengan pembukaan oleh ketua tim penyusun visi dan misi program studi Akuntansi Syariah. Acara ini diikuti oleh pihak internal dan eksternal. Pihak internalnya adalahseluruh tim penyusunan visi dan misi program studi Akuntansi Syariah, perwakilan dosen Akuntansi Syariah, perwakilan tenaga kependidikan, dan perwakilan mahasiswa. Sedangkan pihak eksternal dihadiri oleh perwakilan alumni, perwakilan pengguna alumni, perwakilan dari KAP, dan perwakilan dari lembaga keuangan syariah. Selanjutnya arahan dari Dekan FEBI selaku penanggung jawab penyusunan visi dan misi progran studi Akuntansi Syariah. Memasuki acara inti pembahasan visi dan misi program studi Akuntansi Syariah pada pukul 09.20 dimulai dengan menyajikan draft visi dan misi yang telah disusun dari hasil rapat sebelumnya dan mendapatkan masukkan dari berbagai pihak.

PRODI AKUNTANSI SYARIAH MELAKUKAN Rapat penyusunan draft visi misi prodi

Jumat, 13 Januari 2017 Rapat penyusunan draft visi misi prodi AKS dimulai pada pukul 09.00 yang diawali dengan pembukaan oleh ketua tim penyusun visi dan misi program studi Akuntansi Syariah. Acara ini diikuti oleh seluruh tim penyusunan visi dan misi program studi Akuntansi Syariah, perwakilan dosen Akuntansi Syariah, perwakilan tenaga kependidikan, dan perwakilan mahasiswa. Selanjutnya arahan dari Dekan FEBI selaku penanggung jawab penyusunan visi dan misi progran studi Akuntansi Syariah. Acara inti pembahasan draft visi dan misi program studi Akuntansi Syariah pada pukul 09.20 dimulai dengan melihat visi dan misi yang telah ada untuk selanjutnya penyusunan draft visi dan misi yang disesuaikan dengan visi dan misi institut serta masukan dari berbagai pihak.