Seluruh ASN Dosen dan Staf FEBI IAIN Surakarta ikuti Pembinaan Pegawai bersama Inspektur Investigasi Irjen Kemenag RI

[smartslider3 slider=95]

FEBI News| Di hari Jum’at (15/11/2019) yang penuh berkah, seluruh Dosen ASN dan Staf FEBI IAIN Surakarta mengikuti acara pembinaan pegawai yang diselenggarakan oleh biro Kepegawaian IAIN Surakarta. Sebagai pembicara utama adalah Dr. H. Rojikin, S.H., M.Si., QIA selaku Inspektur Investigasi Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI. Materi utama yang disampaikan adalah terkait permasalahan strategis disiplin PNS ASN yaitu: 1. Problem Finger Print, 2. Hate Speech, 3. Radikalisme, 4. Terorisme, 5. Netralitas. Seluruh ASN Dosen dan staf IAIN Surakarta diharapkan bisa memahami dan menjauhi semua permasalahan tersebut.

Di sesi pembukaan Rektor IAIN Surakarta Prof. Mudofir, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa acara ini untuk menyegarkan kembali pemahaman posisi kewajiban & hak ASN sebagai abdi negara untuk meningkatkan mutu dan tata kelola dan Sumber Daya Manusia berbasis lima budaya kerja Kementerian Agama, yaitu Profesionalisme, Integritas, Inovasi, Tanggungjawab, dan Keteladanan. Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. (AMR)

Foto: Krist

Seminar Nasional Ekonomi Indonesia “Become Young Leader With Skills In Entrepreneur and Knowledge of Indonesian Economics In Disrubtion Era”

[smartslider3 slider=83]

Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta telah berhasil mengundang Dr. Rizal Ramli sebagai pembicara dalam Seminar Nasional Ekonomi Indonesia dengan tema “Become Young Leader With Skills In Entrepreneur And Knowledge of Indonesian Economics In Disrubtion Era”. acara dilaksanakan pada 07 November 2019 di Graha IAIN Surakarta.
Acara dimulai dengan Grand Opening mulai dari penyambutan peserta oleh pembawa acara yaitu Amin Nur Rohman dan Satria Dwi Nugroho. Selanjutnya acara  dibuka secara resmi oleh Septin Puji Astuti, S.Si., M.T., Ph.d selaku Wakil Dekan III bagian kemahasiswaan FEBI IAIN Surakarta, dilanjutkan penampilan tari dari 5 orang personil dari UKM Sentra Tari. Grand opening acara tersebut berlangsung dengan hikmat dan meriah.

Pemateri menyampaikan kiat Kunci sukses untuk anak muda mahasiswa zaman now dengan konsep “4G”, yang bermakna “God Feeling” (meningkatkan kepekaan terhadap tuhannya), “Gesit Otak” (Cerdas), namun cerdas saja tidak cukup, oleh karena itu diperlukan “Gesit Tangan” (cakap dalam berbagai bidang) dimana gesit tangan jauh lebih penting, kemudian dilengkapi dengan “Gesit Gaul” (memperbanyak relasi).
Acara berakhir menjelang siang dan ditutup dengan do’a dan sesi foto.

Ajeng Astrid DK (Kastrat DEMA FEBI)
Foto: DEMA FEBI

Dosen FEBI IAIN Surakarta ikuti World Zakat Forum 2019

[smartslider3 slider=82]

FEBI News| Konferensi Internasional World Zakat Forum (WZF) 2019 digelar di Bandung, Jawa Barat pada Selasa (5/11) hingga Kamis (7/11). Sebanyak 300 tokoh organisasi pengelola zakat dari 28 negara di dunia hadir guna membahas mengenai pengoptimalan peran teknologi digital dalam pengelolaan zakat. Dosen FEBI IAIN Surakarta yang menjadi peserta dalam kegiatan bertaraf internasional ini adalah Indah Piliyanti, S.Ag, M.Si.
Dari ajang pertemuan para pegiat zakat dunia ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan zakat secara global untuk tercapainya tujuan kesejahteraan dunia. karenanya Tema world zakat forum tahun ini adalah merespon perkembangan teknologi informasi, dengan dukungan digital technology menjadi solusi untuk peningkatan pengelolaan zakat. dari sini fundrising akan semakin memudahkan muzzaki untuk membayar zakat dengan berbagai platform digital, dari sisi manajerial dan pendayagunaan dapat meningkatkan akuntabilitas lembaga dan memudahkan pemantauan program-program yang dilaksanakan. perguruan tinggi dapat berperan dalam konteks peningkatan literasi zakat dikalangan mahasiswa serta dapat menjalankan fungsi unit pengumpul zakat di lingkungan kampus.
World zakat forum merupakan annual meeting dr pengelola zakat di berbagai negara guna membahas berbagai perkembangan pengelolaan zakat. World Zakat Forum tahun 2020 akan dilaksanakan di Selangor Malaysia dan 2021 akan selenggarakan di London Inggris. (IP)

#WorldZakatForum

Rapat Koordinasi Prodi AKS

[smartslider3 slider=79]

 

Bertempat di ruang baca FEBI Program Studi Akuntansi Syariah melaksanakan rapat koordinasi dengan seluruh dosen-dosen AKS yang membahas sistem pengajaran, pengabdian, dan penelitian. Agenda rapat dilaksankan pada 04 Oktober 2019. Pengajaran berkaitan dengan matakuliah yang harus diampu berdasarkan bidang keahlian masing-masing dosen, sehingga diperlukannya rapat koordinasi sebelum perkuliahan dimulai. Kemudian kurikulum PPL dan mata kuliah praktikum, yang harus lebih diperhatikan lagi, agar mahasiswa tidak mengalami kesulitaan dalam mencari lokasi PPL. Terkhusus mencari lokasi PPL yang dapat menunjang Skill mahasiswa, seperti halnya di KAP (Kantor Akuntan Publik) dan KJA (Kantor Jasa Akuntasi), sehingga rencana tindak lanjutnya bisa menghasilkan MoU dengan instansi terkait.
Dapat melibatkan mahasiswa aktif dalam penelitian atau penulisan jurnal, agar mahasiswa mendapatkan pengalaman dan menjadi poin tambah bagi prestasi akademik mahasiswa. Disertai dengan memunculkan judul pengabdian masyarakat yang sesuai berdasarkan konsentrasi prodi. Dilanjutkan membahas persiapkan kelengkapan dokumen-dokumen untuk keperluan visitasi akreditasi AKS yang diagendakan tahun ini, mengingat bahwa AKS mendapatkan PR besar yaitu mendapatkan nilai akreditasi A. (Aji)

ASPHa FEST by HMJ Akutansi Syariah

[smartslider3 slider=77]

 

HMJ Akuntansi Syariah menyelenggarakan Aspha Fest pada Jumat, 1 November 2019 di Graha IAIN Surakarta. Aspha Fest merupakan salah satu acara dari serangkaian acara HMJ Akuntansi Syariah yaitu Akuntansi Syariah Punya Hajat 2.0 (ASHPa 2.0). Acara berlangsung dari pukul 19.30 – 22.30 WIB, acara ini dipandu oleh MC dari Duo Mantri Cendol yang seru dan kece, dan acara ini semakin bertambah seru ketika acara dibuka dengan penampilan dari Teater Sirat yang membawakan lagu-lagu hits dan candaan yang membuat penonton semakin menikmati acaranya. Kemudian disusul dengan penampilan dari Sarmi Rawk yang juga tak kalah menghebohkan. Acara selanjutkan sambutan dari Ketua Umum HMJ Akuntansi Syariah dan tidak lupa memperkenalkan orang-orang yang berkontribusi dalam acara Aspha Fest ini (baca: pengurus HMJ AKS dan Volunteer). Setelah itu acara dilanjutkan dengan menampilankan Pisah Ranjang sebagai penampilan terakhir di acara Aspha Fest ini. Penonton tampak antusias dan menikmati acara ini. Aspha Fest ini ditonton oleh ratusan mahasiswa maupun luar mahasiswa IAIN Surakarta. Bertepatan dengan hari jumat malam sehingga banyak mahasiswa yang antusias menonton acara ini untuk menghilangkan kepenatan saat belajar di kampus, seperti tagline dari acara ini yaitu Aspha Fest, Refresh Your Mind. (shiddiq)

Ikut Serta dalam Pengembangan Industri Halal di era 4.0 FEBI IAIN Surakarta gelar Seminar Nasional

[smartslider3 slider=76]

FEBI News| Ketertarikan masyarakat terhadap keuangan syariah mendorong permintaan atas instrumen keuagan sesuai syariah. Hal ini tidak terlepas dari industri halal yang sedang diagungkan oleh seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Untuk mendukung dan menambah wawasan mahasiswa, pelaku keuangan syariah dan masyarakat umum terkait keuangan syariah dan industri halal, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah mengadakan Seminar Nasional yang bertema “Peran Perbankan Syariah Terhadap Pengembangan Industri Halal di Era 4.0”. Acara ini dilaksanakan pada Senin, 04 November 2019 di Graha IAIN Surakarta.
Seminar Nasional ini merupakan acara pembukaan dari serangkaian Islamic Banking Festival 4.0 yang merupakan kegiatan tahunan rutin HMJ Perbankan Syariah FEBI IAIN Surakarta. Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Rektor dan Dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta ini menghadirkan 3 pembicara antara lain yaitu Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, dan BNI Syariah Kantor Cabang Surakarta.
Acara yang dihadiri oleh 250 orang ini dimulai pukul 08.00 WIB. Kepala Divisi Inovasi Produk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Ibu Yosita Nur Wirdayani yang merupakan salah satu pembicara dalam Seminar Nasional memperkenalkan KNKS dan menyampaikan kondisi industri halal di Indonesia serta peran perbankan syariah salam pengembangan. Materi pendukung lainnya disampaikan juga oleh Bapak Bambang Pramono selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo dan Bapak Muhamad Usman selaku Kepala BNI Syariah Kantor Cabang Surakarta.
Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti setiap sesi kegiatan Seminar Nasional ini. Acara Seminar Nasional ditutup pada pukul 12.30 WIB. kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara IAIN Surakarta yang diwakili oleh Rektor Prof. Dr. Mudofir dan pihak BNI Syariah kantor cabang Surakarta yang diwakili Muhammad Usman. (Panitia)

Foto: Kris

Silaturahmi KSPM UNS ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta

[smartslider3 slider=73]

 

IAIN Surakarta, pada hari Jumat (01/11/2019) menerima kunjungan dari KSPM FH UNS dalam rangka Kunjungan Kerja 2019. Acara Kunjungan Kerja ini dihadiri oleh pengurus KSPM IAIN Surakarta dan KSPM FH UNS yang diadakan di ruang baca FEBI IAIN Surakarta.
Kunjungan kerja ini dimulai pukul 16.30 WIB. Acara ini dipandu oleh MC yang masing-masing berasal dari pengurus KSPM IAIN Surakarta dan KSPM FH UNS. Acara dibuka dengan membacakan basmalah secara bersama-sama, dilanjutkan dengan sambutan oleh masing-masing ketua KSPM. Setelah sambutan, acara selanjutnya yaitu pemaparan program kerja. Pemaparan program kerja yang pertama disampaikan oleh ketua umum KSPM IAIN Surakarta, Bestian Wahyu. Kemudian pemaparan program kerja selanjutnya disampaikan oleh perwakilan dari KSPM FH UNS, Asrida Safira. Setelah masing KSPM memaparkan program kerjanya, dilanjutkan dengan FGD (Focus Group Discussion) yang dilakukan oleh seluruh pengurus yang hadir agar lebih mengenal dan mengetahui dengan jelas program kerja masing-masing KSPM. FGD selesai pada pukul 18.00 WIB dan dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan oleh KSPM IAIN Surakarta kepada KSPM FH UNS, kemudian foto bersama dan yang terakhir adalah penutup.
Kunjungan kerja yang dilaksanakan ini diharapkan mampu memacu kinerja masing-masing pengurus KSPM dalam menciptakan program kerja yang berkualitas. Selain itu, acara ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi dan kerjasama antara KSPM IAIN Surakarta dan KSPM FH UNS.

Rapat Tinjauan Manajemen Institut 2019

[smartslider3 slider=71]

FEBI News| Kamis 31 Oktober 2019, Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Selenggarakan kegiatan rapat tinjauan Manajemen Institut bersama Prof. M. Ali Ramdhani dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Pada tahun 2019 ini, ada 24 prodi yang melakukan audit mutu internal. Termasuk 3 prodi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, yaitu prodi PBS, AKS dan MBS.

Kegiatan rapat Tinjauan Manajemen Institut ini dihadiri oleh Rektor Prof. Dr. Mudofir,  Ketua LPM dan para pemegang kebijakan bidang Akademik di Fakultas serta seluruh ketua prodi. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan hasil temuan audit sebagai langkah memetakan kesiapan semua unsur manajemen IAIN Surakarta dalam implementasi siatem penjaminan mutu internal (SPMI) dan antisipasi pelaksanaan SPME, yaitu Akreditasi BAN-PT dan Badan Akreditasi lainnya.

Perwakilan FEBI yang menghadiri kegiatan ini diantaranya adalah Wakil Dekan 1, kaprodi PBS, AKS dan MBS.

Beberapa rekomendasi penting hasil Audit Mutu Internal tahun 2019 adalah sebagai berikut:

1. Penetapan program kerja unit kerja berbasis 9 kriteria

2. Penguatan kerjasama, aspek keberlangsungan dan kebermanfaatan.. terutama kerjasama luar negeri.

3. Peningkatan publikasi ilmiah dosen melalui peraturan rektor tentang publikasi dosen, mahasiswa dan rekognisi dosen

4. Harus ada renstra UPPS hingga prodi

5. Integrasi hasil riset dan pengabdian melalui mata kuliah

6. Perbaikan sistem dokumentasi dan publikasi kegiatan fakultas/prodi

7. APS 9 kriteria mewajibkan UPPS (fakultas) membuat borang akreditasi prodi dan aktif monitor proses AMI dan tindak lanjutnya. (Khi)

Membahas Isu Pemberdayaan Perempuan berbasis Social Entrepreneurship Mahasiswa FEBI Lolos International Conference di IAIN Kudus

[smartslider3 slider=72]

 

 

 

 

Rabu, 30 Oktober 2019 terselenggara acara International Conference On Islam and Gender dengan tema “Designing and Conducting International Collaborative Gender Research” oleh Pusat Studi Gender dan Anak LPPM IAIN Kudus. Acara dimulai dengan rangkaian opening ceremony dan berlanjut dengan sesi materi oleh keynote speaker dar Guru Besar antrpologi Universitas Gajah Mada yakni Prof. Irwan Abdullah. Dalam penyampaiannya Prof. Irwan memberikan gambaran terkait bagamiana melakukan penelitian yang baik, benar dan realistis untuk dilakukan dengan analogi-analogi pendekatan antropologi yang mudah dipahami. Peserta yang hadir dalam acara tersebut berasal dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia mulai dari IAIN Batusangkar, Universitas Ibrahimy Situbondo, UIN Sunan Kalijaga, IAIN Surakarta, Universitas Muhammadiyah Kudus dan lain-lain yang telah lolos seleksi proposal penelitian.

Acara tersebut sebenarnya wadah bagi mahasiswa pascasarjana dan para dosen yang memiliki fokus rencana untuk melakukan penelitian pada bidang Gender.  Namun, ada dua peserta yang berasal dari mahasiswa S1 satu-atunya yaitu dari IAIN Surakarta yang telah berhasil lolos seleksi proposal penelitian. Mereka adalah Arian Agung Prasetiyawan mahasiswa prodi Manajemen Bisnis Syariah FEBI yang Membahas Isu “Pemberdayaan Perempuan berbasis Social Entrepreneurship” dan Ony Agustin damayanti mahasiswa Hukum Keluarga Islam FASYA yang mengangkat kajian “Pemenuhan Hak dan Kewajiban Perkawinan bagi Disabilitas”. Meskipun demikian hal itu tidak menyurutkan semangat belajar bagi mereka berdua, “Kami memang masih mahasiswa S1, awalnya memang minder namun setelah ada dorongan semangat dari beberapa dosen dan acara berlangsung kami mendapatkan banyak ilmu baru dan terbuka pikirannya untuk semangat dalam berkarya. Apalagi ketika penyampaian materi oleh Prof. Irwan rasanya ghairah diri semakin terdorong untuk melakukan penelitian dengan benar dan produktif” ujar Arian.

Harapannya ilmu yang mereka terima dapat ditularkan kepada civitas akademika di IAIN Surakarta. Terlebih bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebagai pembeda dari Fakultas Ekonomi dari kampus lain menyisipkan unsur Islam Terapan dalam kajian berpikir dan diskusi menjadi penting.

Terus semangat dalam hal berkarya. (Arian Agung Prasetiyawan)

TIM ACT (Accounting Competation Team) HMJ Akuntansi Syariah Meraih JUARA 3 di Lomba LKTI Se Jateng-DIY di UIN Sunan Kalijaga

[smartslider3 slider=68]

FEBI News| Tim ACT (Accounting Competation Team) dari HMJ Akuntansi Syariah yang terdiri dari Diyan Wijanarti, Istiqomah Choiri Putri, dan Anik Ertilahu Nuriyah mengikuti LKTI tingkat Jateng & DIY pada 28/10/2019. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian acara Sharia Acccouning Fair (SAF) yang diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Tema SAF kali ini yakni “The Role of Shariah Accounting in Developing The Indonesia Economy”. Acara dimulai dengan grand opening yang dilaksanakan di Atrium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam oleh Kepala Jurusan Akuntansi Syariah UIN Sunan Kalijaga, Dr. Abdul Haris, M. Ag. Kemudian acara dilanjutkan dengan presentasi dari para peserta LKTI. Sesi presentasi ini dilaksanakan di ruang Munaqosah Akuntansi Syariah UIN Sunan Kalijaga. Peserta LKTI disini terdiri dari universitas-universitas yang berada di wilayah Jawa tengah dan DIY. Sesi presentasi dinilai oleh dua dewan juri dari dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Kalijaga yaitu Ibu Yayu Putri Senjani, SE., M. SAc. dan Bapak Alex Fahrur Riza, SE., M. Sc.
Disini TIM ACT dari IAIN Surakarta mempresentasikan paper yang berjudul “Melibatkan Akuntansi Di Era Digital Pada Pasar Tradisonal Melalui Sistem Informasi Akuntansi”. Paper tersebut sebelum dipaparkan telah melalui beberapa kali proses bimbingan dengan Bp Usnan, S.E.,I M.E.I. Sesi presentasi masing-masing tim dilaksanakan selama 20 menit dengan proporsi pembagian waktu presentasi 10 menit dan 10 menit untuk sesi tanya jawab. Dalam presentasi tersebut tim AKS IAIN Surakarta di beri beberapa pertanyaan dan dapat menjawab pertanyaan tersebut dan sesui dengan alokasi waktu yang tepat. Presentasi dilaksanakan secara lancar dan mendapat apresiasi yang bagus dari penonton. Dan keesokan harinya, di hari Selasa (29/10) dilanjutkan seminar dengan tema “Arah dan Kebijakan DJP dalam Rangka Tercapainya Penerimaan Negara”. Acara seminar ditutup dengan pengumuman juara dan TIM ACT (Accounting Competation Team) HMJ Akuntansi Syariah dari IAIN Surakarta mendapatkan juara 3 dengan perolehan 1.600 poin.
Setelah perlombaan tersebut, semoga tim ACT (accounting competation Team) HMJ AKS IAIN Surakarta dapat meraih beberapa kemenangan selanjutnya.