WhatsApp Image 2025-09-24 at 15.52.35

Global Syariah Banking Workshop Batch 2 Dorong Literasi Digital Mahasiswa FEBI

Sukoharjo, 24 September 2025 – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Global Syariah Banking Workshop Batch 2. Tema kegiatan adalah “Digital Native Generation and The Future of Global Islamic Banking.”

Workshop HMPS PBS berlangsung di Aula A FEBI lantai 1. Sebanyak 75 mahasiswa dari berbagai program studi hadir. Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara.

Acara dibuka dengan sambutan M. Fauzan Ali Muzaki, Ketua Umum HMPS PBS 2025. Ia mengajak peserta menjadikan workshop sebagai ajang berbagi pengalaman, memperluas wawasan, dan menumbuhkan kolaborasi. Sambutan berikutnya datang dari Dr. Ika Yoga, S.E., M.M. Ia menekankan pentingnya pengalaman organisasi dan semangat belajar sebagai bekal dunia profesional. Beliau juga mengapresiasi kerja keras panitia.

Sesi inti dipandu oleh moderator Desti Amaliah. Pemateri Silviana Nurhermawati, S.E., membahas peran generasi digital dalam masa depan perbankan syariah global. Ia menegaskan bahwa literasi digital, adaptasi teknologi, dan inovasi berkelanjutan adalah kunci bersaing di tingkat internasional.

Suasana semakin hidup pada sesi diskusi interaktif. Peserta aktif bertanya, berdiskusi, dan berbagi pandangan tentang peluang serta tantangan digitalisasi. Forum ini tidak hanya informatif, tetapi juga inspiratif. Mahasiswa terdorong untuk mengembangkan potensi diri dan kontribusi nyata bagi perbankan syariah.

Workshop HMPS ditutup dengan sesi foto bersama pemateri, panitia, dan peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting. Mahasiswa FEBI, khususnya Perbankan Syariah, didorong agar siap menghadapi tantangan global dengan literasi digital, inovasi, dan semangat kolaborasi.

WhatsApp Image 2025-09-24 at 21.27.21 (1)

Workshop Enhancing Competitive Profiles: Siapkan Mahasiswa Hadapi Dinamika Dunia Kerja

Sukoharjo, 24 September 2025 — Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (HMPS MBS) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar Workshop Enhancing Competitive Profiles. Acara ini mengusung tema “Future Skills and Workforce Agility” dan bertempat di Aula Gedung A Lantai 1 FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Workshop ini menjadi upaya strategis untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas mahasiswa. Tujuannya agar mereka mampu bersaing di dunia kerja yang penuh dinamika. Fokus kegiatan mencakup penguasaan keterampilan, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta pemahaman tentang pasar kerja modern.

Acara menghadirkan Prof. Dr. Fitri Wulandari, S.E., M.Si., r Bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia, sebagai narasumber utama. Jalannya diskusi dipandu oleh Ikhsan Saputra, Kepala Divisi Student Empowerment. Kehadiran keduanya menciptakan suasana interaktif yang memberi ruang peserta mendalami isu-isu strategis terkait daya saing sumber daya manusia.

Para peserta menyambut positif kegiatan ini. Mereka menilai workshop membuka wawasan baru tentang cara menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Selain teori, peserta juga memperoleh gambaran praktis mengenai keterampilan yang diperlukan untuk bertahan dan berkembang.

Ketua HMPS MBS menyampaikan bahwa workshop ini merupakan salah satu program unggulan. Tujuannya adalah memperkuat peran mahasiswa dalam menghadapi persaingan global. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga mahasiswa FEBI mampu meningkatkan daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Di akhir acara, panitia menegaskan bahwa workshop ini tidak hanya sekadar transfer pengetahuan. Lebih dari itu, kegiatan menjadi ruang belajar bersama, tempat mahasiswa berlatih keterampilan, dan sarana menumbuhkan kepercayaan diri. Dengan demikian, peserta pulang dengan wawasan baru sekaligus motivasi untuk berkembang.

Melalui workshop ini, HMPS MBS UIN Raden Mas Said Surakarta menunjukkan komitmennya mencetak lulusan yang unggul. Lulusan tidak hanya dituntut berprestasi secara akademik, tetapi juga siap menghadapi perubahan zaman. Harapannya, mahasiswa mampu menjadi generasi tangguh, berdaya saing tinggi, dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa.

WhatsApp Image 2025-09-23 at 17.06.18 (1)

Closing Ceremony The 5th ICIES 2025 di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta: Momentum Kolaborasi Global Ekonomi Islam Berkelanjutan

Sukoharjo, 23 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar Closing Ceremony The 5th International Conference on Islamic Economics Studies (ICIES) 2025. Acara ini berlangsung di Plaza Academy FEBI dengan mengangkat tema “Islamic Economics and Sustainability: Strengthening Resilience and Inclusivity in the Global Environment.”

Sejak dibuka, ICIES 2025 menyedot perhatian banyak pihak. Ratusan peserta hadir dari kalangan akademisi, praktisi, peneliti, hingga mahasiswa. Tidak hanya dari Indonesia, konferensi ini juga diikuti oleh peserta internasional yang datang dari Gambia, Filipina, dan Malaysia. Kehadiran mereka menegaskan posisi FEBI sebagai pusat kajian ekonomi Islam dengan reputasi global.

Dibaca juga : The 5th ICIES 2025: FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Jadi Pusat Diskursus Ekonomi Islam Internasional

Saat memasuki Closing Ceremony ICIES, suasana Plaza Academy FEBI tetap penuh semangat. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi hingga akhir kegiatan. Panitia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan konferensi. Mereka menegaskan bahwa keberhasilan acara ini merupakan hasil kolaborasi antara universitas, mitra internasional, dan seluruh peserta.

Delegasi luar negeri juga memberikan kesan positif. Perwakilan dari Filipina menyebut konferensi ini sebagai ruang berharga untuk berbagi gagasan dan memperluas kerja sama antarnegara. Sementara peserta dari Malaysia menilai ICIES 2025 sebagai jembatan penting dalam pengembangan riset internasional.

Dengan berakhirnya The 5th ICIES 2025, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta meneguhkan komitmennya sebagai pusat inovasi dan kolaborasi internasional. Penyelenggaraan konferensi ini diharapkan menjadi pijakan untuk kegiatan selanjutnya yang lebih besar dan berpengaruh di dunia akademik.

Penutupan ICIES 2025 juga menjadi momen refleksi atas rangkaian kegiatan. Dari diskusi panel hingga presentasi riset, semuanya menghasilkan gagasan segar yang memperkaya literatur sekaligus praktik ekonomi Islam global. Para peserta meninggalkan Plaza Academy dengan semangat baru untuk berkontribusi pada pengembangan ekonomi Islam yang inklusif dan tangguh.

WhatsApp Image 2025-09-23 at 14.42.18 (2)

FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Gelar Diskusi Strategis Bersama KNEKS

Sukoharjo, 23 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar forum akademik penting di Ruang Rapat FEBI. Kegiatan ini menghadirkan Assoc. Prof. Sutan Emir Hidayat, Ph.D., Director National Committee for Islamic Economy and Finance (KNEKS) Republik Indonesia, sebagai keynote speaker.

Dalam pemaparannya, Sutan Emir menegaskan bahwa FEBI perlu mengambil peran besar dalam isu Islamic Economics and Sustainability. Ia menjelaskan bahwa keberlanjutan (sustainability) bukan hanya soal lingkungan. Aspek sosial, ekonomi, dan tata kelola yang baik juga menjadi bagian penting.

“FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta memiliki potensi besar. Kampus ini bisa melahirkan generasi yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan prinsip keberlanjutan global,” ujarnya.

Dibaca juga : The 5th ICIES 2025: FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Jadi Pusat Diskursus Ekonomi Islam Internasional

Acara dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa. Diskusi berlangsung aktif dengan banyak pertanyaan dari peserta. Topik yang muncul meliputi peran zakat dan wakaf dalam pembangunan berkelanjutan, digitalisasi instrumen keuangan syariah, hingga literasi keuangan Islam di kalangan Gen Z.

Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyampaikan rasa bangga atas kehadiran narasumber dari KNEKS. Ia berharap gagasan tersebut bisa menjadi pijakan strategis bagi FEBI. “Kehadiran KNEKS memberi motivasi besar. FEBI harus terus berinovasi dan berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi Islam yang tangguh dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus penguat komitmen FEBI. Dengan menggandeng KNEKS, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan perannya sebagai pusat kajian ekonomi Islam yang berdaya saing internasional.

WhatsApp Image 2025-09-23 at 16.53.38

The 5th ICIES 2025: FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Jadi Pusat Diskursus Ekonomi Islam Internasional

Sukoharjo, 23 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan The 5th International Conference on Islamic Economics Studies (ICIES) 2025. Kegiatan ini berlangsung di Mini Theatre SBSN Building lantai 2. Tema konferensi adalah “Islamic Economics and Sustainability: Strengthening Resilience and Inclusivity in the Global Environment.”

Konferensi tahun ini diikuti peserta dari berbagai negara. Antara lain Gambia, Filipina, Malaysia, dan Indonesia. Kehadiran peserta lintas negara menunjukkan tingginya perhatian global terhadap isu-isu ekonomi Islam.

Sejumlah pembicara hadir dengan gagasan penting. Prof. Min Teah dari Curtin University, Australia, menyoroti transformasi keuangan syariah di era digital. Prof. Dr. Mustofa Dasuki Kasbah dari Al Azhar University, Mesir, membahas peran ekonomi Islam dalam menghadapi ketidakpastian global. Dr. Diah Retnowulandaru, MBA, dari FEB UNU Yogyakarta, memberi perspektif tentang inklusivitas dalam praktik ekonomi syariah. Sementara itu, Prof. Dr. Datien Eriska Utami, M.Si., dari UIN Raden Mas Said Surakarta, menekankan pentingnya riset dan inovasi di bidang ekonomi Islam.

Dibaca juga : Kolaborasi STAI Kuningan dan UIN Surakarta: Review Kurikulum Prodi MBS Berstandar Internasional

Acara dibuka oleh Dr. R. Lukman Fauroni, M.Ag., Wakil Rektor II UIN Raden Mas Said Surakarta. Beliau menegaskan arti penting kerja sama akademik lintas negara. Kemudian, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., Dekan FEBI, menyampaikan harapan agar ICIES menjadi ruang pengembangan ilmu dan riset internasional.

Diskusi ICIES berjalan dinamis. Peserta aktif membahas isu seperti zakat produktif, ekonomi hijau, inovasi instrumen keuangan syariah, serta digitalisasi keuangan Islam. Selain itu, konferensi juga menjadi sarana memperluas jejaring riset dan kolaborasi antaruniversitas.

Dengan semangat kolaborasi, The 5th ICIES 2025 menegaskan komitmen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Konferensi ini memperlihatkan peran penting FEBI sebagai pusat kajian ekonomi Islam yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di era global.

WhatsApp Image 2025-09-23 at 15.06.56

The 5th ICIES 2025 di FEBI UIN RM Said Surakarta Hadirkan Islamic Economics and Sustainability

https://uinsaid.ac.id/Sukoharjo, 23 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menggelar acara internasional. Kegiatan ini bernama The 5th International Conference on Islamic Economics Studies (ICIES) 2025. Tahun ini, konferensi mengusung tema “Islamic Economics and Sustainability: Strengthening Resilience and Inclusivity in the Global Environment.”

Acara berlangsung di Mini Theatre SBSN Building, lantai 2 UIN Raden Mas Said Surakarta. Forum ini dihadiri akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara. Peserta datang dari Gambia, Filipina, Timor Leste, Nigeria, Malaysia, dan Indonesia. Antusiasme mereka terlihat sejak awal acara, menunjukkan pentingnya konferensi ini sebagai wadah bertukar gagasan tentang ekonomi Islam.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dr. R. Lukman Fauroni, M.Ag., Wakil Rektor II UIN Raden Mas Said Surakarta. Ia menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Beliau berharap konferensi ini dapat memperkuat riset, literasi, dan praktik ekonomi Islam yang lebih inklusif.

Dibaca juga : Halal Cooking Class di UIN Raden Mas Said Surakarta: Tingkatkan Kreativitas Kuliner Berbasis Syariah

Suasana konferensi semakin meriah dengan diskusi yang penuh antusias. Narasumber membahas bagaimana ekonomi Islam mampu meningkatkan ketahanan ekonomi dan memperluas inklusivitas. Mereka juga menyoroti peran penting ekonomi Islam dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

The 5th ICIES 2025 menjadi bukti nyata semangat kolaborasi lintas negara. Konferensi ini tidak hanya menghasilkan gagasan strategis, tetapi juga memperkuat jejaring kerja sama internasional. Harapannya, hasil konferensi dapat berkontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan dan pembangunan global yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

WhatsApp Image 2025-09-23 at 15.06.10

The 5th ICIES 2025 Hadirkan Diskursus Global Ekonomi Islam oleh KNEKS

Sukoharjo, 23 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar The 5th International Conference on Islamic Economics Studies (ICIES) 2025. Konferensi ini berlangsung di Mini Theatre SBSN Building lantai 2 dengan tema “Islamic Economics and Sustainability: Strengthening Resilience and Inclusivity in the Global Environment.”

Acara bergengsi ini dihadiri peserta dari berbagai negara, seperti Gambia, Filipina, Malaysia, dan Indonesia. Kehadiran lintas negara tersebut menunjukkan semangat kolaborasi global untuk membahas isu-isu penting dalam ekonomi Islam. Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir acara.

Konferensi menghadirkan Keynote Speaker Assoc. Prof. Sutan Emir Hidayat, Ph.D., Director National Committee for Islamic Economy and Finance (KNEKS) Republik Indonesia. Ia menekankan pentingnya ekonomi Islam dalam memperkuat ketahanan global, mengembangkan literasi keuangan syariah, dan meningkatkan inklusivitas.

Dibaca juga : Halal Cooking Class di UIN Raden Mas Said Surakarta: Tingkatkan Kreativitas Kuliner Berbasis Syariah

Kegiatan juga dibuka dengan sambutan dari Dr. R. Lukman Fauroni, M.Ag., Wakil Rektor II UIN Raden Mas Said Surakarta, yang menekankan arti kerja sama internasional. Sementara itu, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, berharap ICIES menjadi forum strategis untuk memperkuat riset dan inovasi.

Diskusi berlangsung hangat melalui presentasi akademisi lintas negara. Topik yang dibahas meliputi keuangan berkelanjutan, zakat dan wakaf, digitalisasi keuangan syariah, hingga inovasi instrumen syariah. Selain itu, konferensi juga menjadi ajang membangun jejaring riset internasional.

Dengan semangat yang tinggi, The 5th ICIES 2025 menegaskan perannya sebagai forum internasional penting dalam pengembangan ekonomi Islam. FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berkomitmen untuk terus menjadi pusat kajian yang berdaya saing global.

WhatsApp Image 2025-09-29 at 16.41.50 (1)

Workshop Public Speaking Batch 2 : Mahasiswa Belajar Percaya Diri Berbicara di Depan Umum

Surakarta, 23 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan Workshop Public Speaking Batch 2 di Aula Gedung A. Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa dengan antusias tinggi.

Workshop Public speaking menjadi keterampilan penting di dunia akademik maupun profesional. Untuk itu, FEBI menghadirkan narasumber M. Azkal Abid, seorang praktisi sekaligus motivator muda. Ia membagikan teknik dasar dan lanjutan seperti pengaturan vokal, menjaga kontak mata, memanfaatkan bahasa tubuh, dan trik storytelling.

Tidak hanya berhenti pada teori, workshop ini juga menekankan aspek praktik. Mahasiswa diberikan kesempatan tampil secara singkat untuk melatih keberanian sekaligus mengasah keterampilan yang baru dipelajari. “Kunci utama public speaking adalah berlatih, karena semakin sering mencoba, semakin terbiasa dan rasa gugup bisa dikendalikan,” jelas Azkal saat memberikan motivasi.

Selain materi, peserta juga diajak langsung berlatih berbicara. Beberapa mahasiswa tampil singkat untuk mengasah keberanian. “Kunci utama public speaking adalah latihan. Semakin sering mencoba, semakin terbiasa, dan rasa gugup bisa dikendalikan,” jelas Azkal.

Suasana workshop semakin hidup berkat moderator Erma Fatimatu S. yang menjaga interaksi tetap hangat. Peserta aktif bertanya mengenai cara mengatasi gugup dan strategi menjaga perhatian audiens.

Melalui kegiatan Workshop ini, FEBI berharap mahasiswa menjadi lebih percaya diri dan komunikatif. Dengan berakhirnya Workshop, mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menyampaikan ide dengan jelas dan inspiratif.

WhatsApp Image 2025-09-22 at 21.35.56

EPIC Series 2025: HMPS MBS Gelar Talkshow dan Business Plan Competition

Sukoharjo, 22 September 2025 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (HMPS MBS) sukses mengadakan EPIC Series. Acara ini menjadi bagian dari Islamic Business Management Festival (IBMF) 9.0 dan terdiri dari dua agenda utama: EPIC Talkshow dan EPIC Business Plan Competition (BPC).

Kegiatan ini bekerja sama dengan HIPMI BPC Sukoharjo. Narasumber talkshow, Bramono Pandu dari bidang OKK HIPMI BPC Sukoharjo, membawakan tema “Empowering Young Entrepreneur to Achieve SDGs: Global Insights, Local Actions.”

Talkshow menjadi ajang inspiratif bagi mahasiswa. Peserta diajak memahami peran penting entrepreneur muda dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

“Melalui acara ini, kami ingin menumbuhkan semangat kewirausahaan. Semangat yang tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memberi kontribusi bagi pembangunan berkelanjutan,” ujar Bramono Pandu.

Dibaca juga : Jalan Sehat FEBI UIN Surakarta: Meriah, Edukatif, dan Penuh Kebersamaan

Selain talkshow, ada EPIC BPC yang melibatkan DEMA, HMPS AKS, dan HMPS PBS. Lima tim finalis mempresentasikan ide bisnis secara offline di Aula Gedung A Lantai 2.

Hasilnya, tim dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo keluar sebagai Juara 1. Juara 2 diraih oleh tim dari Universitas Gadjah Mada, dan Juara 3 oleh tim dari UIN KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

EPIC Series menjadi momentum penting bagi HMPS MBS. Acara ini memperluas jejaring, memperkuat kolaborasi, sekaligus menginspirasi mahasiswa untuk siap menjadi entrepreneur yang berdaya saing dan berorientasi pada keberlanjutan.

WhatsApp Image 2025-09-22 at 21.35.56

EPIC Series 2025: HMPS MBS Gelar Talkshow dan Business Plan Competition

Sukoharjo, 22 September 2025 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (HMPS MBS FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sukses mengadakan EPIC Series. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian Islamic Business Management Festival (IBMF) 9.0 dengan dua agenda utama: EPIC Talkshow dan EPIC BPC (Business Plan Competition).

Melalui HMPS MBS berkolaborasi dengan HIPMI BPC Sukoharjo. Hadir sebagai narasumber, Bramono Pandu dari Bidang OKK HIPMI BPC Sukoharjo, membawakan tema “Empowering Young Entrepreneur to Achieve SDGs: Global Insights, Local Actions.” Talkshow ini memberi wawasan tentang peran penting wirausahawan muda dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs).

“Melalui acara ini, kami ingin menumbuhkan semangat kewirausahaan yang tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi” ujar Bramono dalam pemaparannya.

Dibaca juga : Closing Ceremony The 5th ICIES 2025 di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta: Momentum Kolaborasi Global Ekonomi Islam Berkelanjutan

Hasilnya, tim dari Universitas Muhammadiyah Ponorogo meraih Juara 1. Juara 2 diraih oleh tim Universitas Gadjah Mada, dan Juara 3 oleh tim Universitas Islam Negeri KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

HMPS MBS EPIC Series 2025 menjadi momentum penting bagi HMPS MBS. Acara ini tidak hanya memperluas jejaring dan kolaborasi, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk siap menjadi entrepreneur yang berdaya saing dan peduli pada keberlanjutan.