WhatsApp Image 2025-09-23 at 07.39.28

Seminar DEMA Career Day Digital Business: Generasi Muda Siap Hadapi Transformasi Digital

Sukoharjo, 20 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Seminar Career Day Digital Business pada Sabtu, 20 September 2025. Acara bertema “Empowering Future Careers through Digital Business Transformation” ini berlangsung di Aula Gedung A FEBI Lt. 1 mulai pukul 08.00 WIB. Peserta terdiri dari mahasiswa FEBI dan peserta umum dengan kuota terbatas.

Rangkaian acara Career Day Digital Business dimulai dengan pembukaan, tilawah, doa, dan sambutan panitia. Prof. Dr. Rahmawan Arifin, M.Si, Dekan FEBI, memberi keynote speech. Ia menekankan pentingnya transformasi digital sebagai penopang karier masa depan.

Sesi utama menghadirkan Hasan Adnan Zein, Project Manager Temanlokal.id. Ia membawakan materi berjudul “Trend Bisnis Digital 2025: Peluang, Tantangan, dan Inovasi di Era Ekonomi Digital”. Hasan menjelaskan bahwa transformasi digital mengubah model bisnis dan perilaku konsumen. Perubahan ini dipicu internet, mobile, kebutuhan layanan cepat, serta hadirnya teknologi seperti AI, Big Data, IoT, dan Blockchain.

Dibaca juga : Manajemen Eksekutif KNEKS Bongkar Strategi Percepat Ekonomi Syariah bersama Seluruh Prodi FEBI UIN Raden Mas Said

Tren digital yang berkembang meliputi e-commerce, fintech, edutech, healthtech, remote work, SaaS, dan automation. Peluang terbuka luas bagi UMKM go digital, ekspor produk, dropship, reseller, serta bisnis berbasis produk digital. Namun, tantangan juga besar, seperti persaingan ketat, keamanan data, regulasi, pajak, dan keterbatasan SDM digital.

Seminar Career Day Digital Business ini memberi banyak manfaat. Peserta mendapat free HTM, konsumsi, e-sertifikat, dan jejaring baru. Lebih dari itu, kegiatan ini membuka wawasan mengenai tren dan peluang bisnis digital 2025, sekaligus mengingatkan pentingnya inovasi dan adaptasi di era teknologi.

WhatsApp Image 2025-09-17 at 14.41.11

Studium General MABA FEBI: Gen Z Didorong Kuasai Literasi Keuangan Syariah

Sukoharjo-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Studium General pada Rabu, 17 September 2025 di Graha UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan ini ditujukan untuk mahasiswa baru semester 1 angkatan 2025.

Acara mengangkat tema “Securing the Future through Islamic Financial Literacy: Strengthening Gen Z Potential.” Tema ini menekankan pentingnya generasi muda memahami literasi keuangan syariah sebagai bekal menghadapi tantangan global.

Mahasiswa dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diikuti mahasiswa Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA), Akuntansi Syariah (AKS), dan Perbankan Syariah (PBS). Sesi kedua untuk Prodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS), Ekonomi Syariah (ES), dan Bisnis Digital (BD).

Tiga narasumber hadir dari lembaga besar. Hesti Candra Sari, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, memaparkan peran bank sentral dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Heri Santoso, Kepala Bagian Pengawasan PUJK, EPK, LMS OJK Solo, menjelaskan pentingnya pengawasan dalam industri jasa keuangan. Sedangkan M. Wira Adi Brata, Kepala Bursa Efek Indonesia Jateng II, mengenalkan peluang investasi halal di pasar modal.

Dibaca juga : Ormawa dan LSO Saling Bersinergi Guna Sukseskan Program Kegiatan Akhir Tahun 2025

Menurut pimpinan FEBI, kegiatan ini memberi bekal awal bagi mahasiswa. Literasi keuangan syariah tidak hanya penting untuk perkuliahan, tetapi juga kehidupan pribadi dan karier. “Mahasiswa FEBI harus siap menghadapi tantangan global. Mereka harus cerdas, melek finansial, kritis, dan inovatif,” tegasnya.

Acara berlangsung interaktif. Banyak mahasiswa aktif bertanya tentang peluang kerja, strategi investasi halal, dan tantangan menjaga integritas keuangan syariah. Antusiasme tersebut menunjukkan Gen Z memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Studium General ditutup dengan pesan inspiratif. Moderator mengingatkan bahwa generasi muda bukan sekadar pengguna teknologi. Mereka juga penggerak perubahan. Dengan literasi keuangan syariah, masa depan dapat terjaga lebih aman dan berkelanjutan.

financial-literacy-expo

FEBI Hadirkan Puluhan Booth Literacy Festival Bertajuk Financial Literacy EXPO 2025

Sukoharjo – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Festival on Islamic Financial 2025. Salah satu agenda utama adalah Financial Literacy EXPO dengan tema “Strengthening Sharia Finance for Sustainable Future.”

Acara ini bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa tentang literasi keuangan syariah sebagai fondasi masa depan ekonomi yang berkelanjutan. Seluruh mahasiswa baru angkatan 2025 diwajibkan hadir sejak sesi pertama dan mengikuti rangkaian pameran.

Mahasiswa diminta mengunjungi minimal lima stan pameran. Setiap kunjungan mendapat stempel khusus pada formulir presensi. Formulir wajib dicetak berwarna oleh mahasiswa dan diserahkan kepada panitia. Mekanisme ini mendorong mahasiswa terlibat aktif, bukan hanya hadir secara formal.

Dibaca juga : Dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Tampil Memukau di KAIB ke-16 Pontianak

Pameran Financial Literacy EXPO 2025 menghadirkan 27 lembaga keuangan. Beberapa di antaranya adalah Bank Mandiri, Bursa Efek Indonesia, Bank Jateng, Indo Premier Sekuritas, BTN, Bank Mega Syariah, Pegadaian Syariah Solo Baru, BPRS Dana Amanah (BDA), Bank Muamalat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, BTN Syariah, serta BCA Syariah.

Melalui Financial Literacy EXPO 2025 ini, mahasiswa dapat mengenal produk dan layanan keuangan lebih dekat. Tidak hanya tabungan atau pembiayaan, tetapi juga investasi, asuransi, dan instrumen keuangan syariah.

Menurut pimpinan FEBI, literasi keuangan tidak cukup dipelajari di ruang kuliah. Mahasiswa perlu berinteraksi langsung dengan lembaga keuangan agar memahami praktik, tantangan, dan peluang. FEBI berharap kegiatan ini membuat mahasiswa mampu memanfaatkan potensi keuangan syariah sekaligus siap berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional. Festival ini juga menjadi momentum untuk memperkuat jejaring kampus dengan industri. Kolaborasi diharapkan membuka peluang magang, penelitian, dan pengabdian masyarakat bagi mahasiswa.

FEBI optimistis kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam. Literasi keuangan syariah bukan hanya bekal akademik, tetapi juga modal hidup bagi mahasiswa agar menjadi generasi profesional, inovatif, dan berintegritas.

FEBI UIN Surakarta Gelar Koordinasi Kemahasiswaan untuk Sukseskan Program Akhir Tahun 2025

Ormawa dan LSO Saling Bersinergi Guna Sukseskan Program Kegiatan Akhir Tahun 2025

Sukoharjo-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan Koordinasi Kemahasiswaan pada Selasa, 16 September 2025. Acara ini mempertemukan Organisasi Mahasiswa (Ormawa), Lembaga Seni Otonomi (LSO), serta Tim Keuangan FEBI dalam satu forum.

Pertemuan ini menjadi agenda penting menjelang akhir tahun. Fokus utamanya adalah menyelaraskan program kemahasiswaan agar berjalan tertib, lancar, dan sesuai aturan. Selain itu, koordinasi juga ditujukan untuk memperkuat komunikasi serta membangun organisasi mahasiswa yang lebih harmonis.

Pimpinan FEBI menekankan bahwa forum ini bukan sekadar rapat teknis. Lebih dari itu, pertemuan menjadi wadah membangun kolaborasi antarorganisasi. Ormawa dan LSO dipandang sebagai mitra penting dalam pengembangan minat, bakat, kreativitas, dan kepemimpinan mahasiswa.

Diskusi berjalan interaktif. Pengurus Ormawa dan LSO menyampaikan rencana kegiatan serta tantangan yang dihadapi. Sementara itu, Tim Keuangan FEBI memberi penjelasan mengenai tata kelola anggaran. Transparansi keuangan menjadi bahasan utama agar setiap kegiatan bisa dipertanggungjawabkan dengan baik.

Dibaca juga : Dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Tampil Memukau di KAIB ke-16 Pontianak

Selain aspek teknis, koordinasi juga menekankan pentingnya sinergi. Mahasiswa diharapkan tidak berjalan sendiri, melainkan bekerja sama untuk memberi manfaat lebih luas. “Kami ingin organisasi mahasiswa FEBI menjadi contoh yang solid, kreatif, dan harmonis,” ujar salah satu pimpinan FEBI.

FEBI berharap program akhir tahun dapat terlaksana sesuai rencana. Lebih jauh, kegiatan mahasiswa diharapkan mampu menguatkan identitas fakultas. Bukan hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif mencetak generasi inovatif, berintegritas, dan berjiwa kepemimpinan.

Dengan semangat kebersamaan, koordinasi ini menjadi langkah awal. Harapannya, seluruh agenda mahasiswa akhir tahun 2025 berjalan sukses dan membawa manfaat nyata bagi civitas akademika FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

KAIB

Dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Tampil Memukau di KAIB ke-16 Pontianak

Pontianak, 10 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menorehkan prestasi akademik di kancah internasional. Tujuh dosen FEBI tampil sebagai presenter dalam sesi Parallel Session pada Konferensi Antarbangsa Islam Borneo (KAIB) ke-16 di Pontianak, Rabu (10/9).

Dibaca juga : Gelar Pelatihan Guna Menghadapi Persaingan Bisnis Era Digital Melalui Platform Retail Online dan Modern

Para dosen FEBI mempresentasikan hasil penelitian terkait ekonomi Islam, keuangan syariah, dan pengembangan masyarakat berbasis syariah serta keberlanjutan. Kehadiran mereka menjadi bukti kontribusi FEBI dalam menjawab tantangan global melalui riset berbasis Islam.

Adapun tujuh penelitian yang dipresentasikan yaitu:

  1. Economic and Legality Aspect of Imitation Brand oleh Dr. Arif Muanas.
  2. Sustainable Innovation and Financial Performance; The Role of Green Process and Product Strategies oleh Fitri Laela Wijayati, M.Si.
  3. Trust and Community Participation in Almsgiving: Evidence from Daarul Hidayah Pesantren Foundation, Sukoharjo oleh Rizky Nur Ayuningtyas Putri P., M.E.
  4. The Effect of High Performance Work System on Teacher’s Wellbeing in Indonesia oleh Rina Hastuti, Ph.D.
  5. Managing Zakat Effectively: Insights from the Jogokariyan Mosque Case in Yogyakarta oleh Dr. Moh. Rifqi Khairul Umam.
  6. Strengthening Halal Certification as a Strategy to Protect Muslim Consumers in Surakarta oleh Dr. Zakky Fahma Auliya.
  7. Innovation of Waqf Programs in Supporting Environmental Sustainability oleh Usnan, M.E.I.

Melalui forum ini, dosen FEBI tidak hanya berbagi hasil riset. Mereka juga menjalin kerja sama akademik dengan ilmuwan dari berbagai negara. Diskusi interaktif yang berlangsung memperkaya wawasan dan membuka peluang kolaborasi lintas lembaga.

Partisipasi FEBI dalam KAIB ke-16 diharapkan memperkuat peran UIN Raden Mas Said Surakarta. Fakultas ini berkomitmen menjadi pusat pengembangan ilmu yang transformatif, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan global melalui perspektif ekonomi Islam.

WhatsApp Image 2025-09-15 at 17.01.33

Webinar Ngupas Beasiswa BSI 2025 “From Dream to Reality, Strategy to Get BSI Scholarship 2025”

Surakarta, 14 September 2025 – Departemen Pendidikan DEMA FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar webinar “Ngupas Beasiswa BSI 2025” melalui Zoom Meeting. Acara menghadirkan Muhammad Kareem Abdul Jabar, Koordinator Awardee Beasiswa BSI, dengan Nivea Putri Pratiwi sebagai moderator.

Webinar ini bertujuan memberi informasi dan strategi sukses mengikuti BSI Scholarship Inspirasi 2025. Beasiswa ini adalah program dari Bank Syariah Indonesia (BSI) dan BSI Maslahat. Sasaran utamanya mahasiswa prasejahtera semester 3 di kampus mitra, termasuk UIN Raden Mas Said Surakarta.

Dalam pemaparannya, Kareem menjelaskan syarat pendaftaran, dokumen yang dibutuhkan, dan tips agar lolos seleksi. Ia juga menyampaikan manfaat beasiswa, di antaranya:

  • Bantuan UKT Rp 3.000.000 per semester selama 6 semester.
  • Pembinaan kepemimpinan dan pengembangan karakter.
  • Pelatihan ekonomi serta keuangan syariah.
  • Mentorship bersama pimpinan BSI.
  • Peluang magang di industri ekonomi syariah.

Ketua panitia menegaskan bahwa acara ini adalah wujud komitmen DEMA FEBI. Informasi beasiswa diharapkan memotivasi mahasiswa agar terus berprestasi. Beasiswa bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga sarana membentuk karakter dan kepemimpinan.

Acara mendapat dukungan penuh dari pimpinan fakultas. Hadir Prof. Dr. Rahmawan Arifin, S.E., M.Si. selaku Dekan FEBI dan Dr. Ika Yoga, S.E., M.M. selaku Wakil Dekan III FEBI.

Jadwal pendaftaran BSI Scholarship Inspirasi 2025:

  • 1 September – 5 Oktober 2025: Open Recruitment
  • 6 – 13 Oktober 2025: Seleksi Administrasi
  • 18 – 19 Oktober 2025: Tes Tertulis
  • 3 November 2025: Pengumuman Final

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Peserta mendapat gambaran jelas tentang persiapan seleksi beasiswa. Webinar ditutup dengan harapan semakin banyak mahasiswa yang meraih kesempatan menjadi pemimpin muda berkarakter dan berdaya saing.

WhatsApp Image 2025-09-15 at 13.26.01 (1)

PAKKIS Peduli : Menebar Kasih, Meneladani Akhlak Nabi

Sukoharjo, Ahad (14/09/2025) – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, PAKKIS FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan kunjungan dan santunan di Panti Asuhan Mardhatillah. Tema kegiatan kali ini adalah “PAKKIS Peduli: Menebar Kasih, Meneladani Akhlak Nabi.”

Acara dimulai pukul 09.30 WIB. Rangkaian kegiatan dibuka oleh MC, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu, hadir sambutan dari ketua panitia, koordinator, dan perwakilan panti asuhan.

Bagian inti menghadirkan pemateri, Ikhwan Arrahman. Ia menyampaikan hikmah Maulid Nabi dengan menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah. Ada lima poin utama yang ia sampaikan:

  1. Jujur dan amanah.
  2. Sabar dan teguh menghadapi ujian.
  3. Peduli sosial serta empati terhadap sesama.
  4. Menjunjung akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Konsisten beribadah dan semangat menuntut ilmu.

Ia menegaskan bahwa kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diucapkan. Cinta harus diwujudkan melalui perilaku nyata, terutama menjaga ibadah dan sholat.

Dibaca juga : The 5th ICIES 2025 di FEBI UIN RM Said Surakarta Hadirkan Islamic Economics and Sustainability

Kegiatan juga diisi dengan sesi menulis kesan dan pesan dari anak-anak panti. Setelah itu, dilakukan penyerahan donasi, pemberian kenang-kenangan, dan ditutup dengan foto serta makan bersama.

Bagi PAKKIS, kegiatan ini bukan hanya silaturahmi. Lebih dari itu, acara menjadi sarana menumbuhkan kepedulian sosial. Generasi muda juga diajak memperkuat komitmen untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

PAKKIS berharap nilai kasih sayang dan kepedulian dapat terus tumbuh. Kehadiran di Panti Asuhan Mardhatillah menjadi bukti bahwa cinta Rasulullah bisa diwujudkan dengan aksi nyata.

FEBI Gelar Pelatihan Guna Menghadapi Persaingan Bisnis Era Digital Melalui Softskill Enhancement Training Bertema Platform Retail Online dan Modern

Gelar Pelatihan Guna Menghadapi Persaingan Bisnis Era Digital Melalui Platform Retail Online dan Modern

Sukoharjo, 12 September 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali mengadakan Softskill Enhancement Training pada Jumat, 12 September 2025, di Gedung FEBI. Peserta kegiatan ini adalah mahasiswa semester 7 dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Manajemen Zakat dan Wakaf, serta Akuntansi Syariah.

Pelatihan menghadirkan narasumber Adi Cahyanto dan Fatih Razan, S.Sos., serta didampingi oleh Muh. Irsyad, M.E.. Mereka membahas pentingnya strategi Retail Online dan Modern. Dalam pemaparannya, Adi Cahyanto menekankan perubahan perilaku konsumen. Menurutnya, retail bukan sekadar menjual produk, melainkan juga menghadirkan pengalaman pelanggan. “Retail Online dan Modern membuat jangkauan usaha lebih luas, cepat, dan efisien,” ujarnya.

Fatih Razan menambahkan bahwa kreativitas menjadi kunci utama. Ia mengajak mahasiswa untuk berani beradaptasi dengan tren teknologi. “Generasi muda perlu memahami algoritma, membangun branding yang kuat, dan memaksimalkan pemasaran online,” jelasnya.

Dibaca juga : Nurlita Olyvia Mahasiswi FEBI Raih Medali Perak PORDA DIY 2025, Persembahkan untuk Sang Ibu

Diskusi berlangsung interaktif. Mahasiswa banyak bertanya tentang strategi toko online, promosi melalui media sosial, dan cara menjaga loyalitas konsumen. Narasumber menekankan bahwa keberhasilan bisnis digital tidak hanya bergantung pada produk, tetapi juga pada komunikasi, inovasi, dan pelayanan konsisten.

Pelatihan Retail Online dan Modern ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia bisnis modern. Mereka tidak hanya dibekali teori manajemen, tetapi juga keterampilan praktis. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen FEBI untuk mencetak wirausaha muda yang adaptif dan berdaya saing di era digital.

FORKI-SLEMAN-1-1757553791_5b26f14836bad5259332 (1) baru

Nurlita Olyvia Mahasiswi FEBI Raih Medali Perak PORDA DIY 2025, Persembahkan untuk Sang Ibu

Yogyakarta-Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menorehkan kebanggaan. Pada Kamis, 11 September 2025, salah satu mahasiswi Perbankan Syariah yang berprestasi, Nurlita Olyvia, meraih medali perak di Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVII DIY 2025. Medali ini ia persembahkan untuk sang ibu yang selalu mendukung kariernya di dunia Karate.

Cinta Olyvia pada Karate tumbuh sejak kelas 1 SD. Terlahir di Surabaya dan besar di Banyuwangi, ia memulai perjalanan dari sabuk putih di bawah naungan INKAI (Institut Karate-Do Indonesia). Bagi Olyvia, INKAI sudah menjadi rumah kedua. Setiap kali berpindah tempat tinggal, ia selalu mencari perguruan INKAI untuk melanjutkan latihan.

Dibaca juga : Roy Avianto Buka Rahasia Sukses Karir Perbankan Siap Hadapi Industri Keuangan Modern

Perjuangannya tidak mudah. Ia mengikuti banyak kejuaraan, bukan hanya di Jawa Timur, tetapi juga di berbagai daerah lain. Puncaknya, ia berhasil membela FORKI Sleman dan membawa pulang medali perak di PORDA XVII DIY 2025 Cabang Karate. Tangis haru pun pecah ketika Olyvia mempersembahkan medali itu kepada ibunya.

Kini, Olyvia tidak hanya berprestasi sebagai atlet. Sebagai mahasiswi Prodi Perbankan Syariah, ia juga aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Modern Martial Art (MMA) UIN Surakarta. Dengan sabuk hitam yang ia kenakan, Olyvia menjadi pelatih sekaligus motivator bagi adik-adik tingkatnya.

“Karena cinta aja,” ujarnya sambil tersenyum, saat ditanya alasan tetap bertahan di Karate. Olyvia berharap bisa terus berkecimpung di dunia Karate. Ia ingin berkarier sebagai atlet sekaligus pelatih, dan menularkan semangat juang kepada generasi berikutnya.

FBI01251

Roy Avianto Buka Rahasia Sukses Karir Perbankan Siap Hadapi Industri Keuangan Modern

Sukoharjo – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan Softskill Enhancement Training pada Kamis, 11 September 2025 di Gedung FEBI. Kegiatan ini diikuti mahasiswa Semester 7 Program Studi Perbankan Syariah. Tujuannya adalah memberikan bekal praktis sebelum mereka memasuki dunia kerja.

Acara menghadirkan Roy Avianto, S.T., C.T. sebagai narasumber utama. Ia menyampaikan materi mengenai General Banking yang mencakup dasar-dasar perbankan, fungsi utama bank, serta keterampilan praktis yang dibutuhkan Sukses Karir Perbankan. Roy menekankan bahwa industri perbankan syariah modern menuntut kemampuan teknis sekaligus softskill yang kuat.

Mahasiswa diperkenalkan pada layanan nasabah, manajemen risiko, serta pentingnya menjaga kepercayaan publik. Roy menegaskan bahwa banker sejati tidak hanya bekerja dengan angka, tetapi juga membangun hubungan dan menjaga etika. Integritas, komunikasi efektif, dan kerja sama tim disebut sebagai fondasi karir yang kokoh.

Dibaca juga : Beyond Numbers : Langkah Awal Menuju Banker Profesional, Mahasiswa FEBI Dibekali General Banking

Sesi pelatihan berlangsung interaktif. Mahasiswa aktif bertanya tentang peluang kerja di dunia Sukses Karir Perbankan. Beberapa tertarik pada prospek karir sebagai teller, analis pembiayaan, maupun customer service. Diskusi juga menyinggung tantangan digitalisasi dan persaingan global yang kian ketat.

Tidak hanya itu, mahasiswa juga mengangkat isu penting mengenai tantangan digitalisasi dan persaingan global yang semakin ketat. Narasumber pun menegaskan bahwa kesiapan softskill dan pemahaman teknologi menjadi kunci utama dalam menghadapi perubahan industri keuangan modern.

Melalui Sukses Karir Perbankan ini, FEBI kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang kompeten. Softskill yang diperoleh diharapkan memperkuat daya saing mahasiswa Perbankan Syariah. Dengan bekal ini, mereka diharapkan siap menghadapi dunia kerja dengan percaya diri dan profesionalisme.