FBI01114 NEW

FEBI Libatkan Stakeholder dalam Rapat Kerja 2027 untuk Perkuat Inovasi

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) sebagai forum strategis perencanaan. Kegiatan Rapat Kerja (Raker) ini dilaksanakan pada Selasa, 03 Februari 2026.Acara berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.Aula Lantai 1 Gedung F menjadi lokasi utama kegiatan.Oleh karena itu, suasana partisipatif langsung terasa sejak awal.

Dalam Rapat Kerja (Raker) ini, seluruh pemangku kepentingan FEBI diundang secara terbuka. Stakeholder eksternal dan internal hadir memberikan kontribusi pemikiran. Dengan demikian, Rapat Kerja (Raker) menjadi ruang dialog bersama. Selain itu, penyusunan dan perencanaan anggaran Program Kerja 2027 dibahas secara mendalam. Proses perencanaan tersebut disusun secara partisipatif dan berkelanjutan.

Namun demikian, forum ini tidak hanya berfokus pada anggaran. Serap aspirasi dan sharing knowledge turut difasilitasi secara terstruktur. Oleh sebab itu, Rapat Kerja (Raker) diposisikan sebagai wadah transformasi kelembagaan.Kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan akademik dan sosial.Dengan cara ini, audiens diajak terlibat secara tidak langsung dalam proses strategis.

Rapat Kerja (Raker) Hadirkan Perspektif Global dan Lokal

Kehadiran Mazhar Durrani menjadi sorotan utama Rapat Kerja (Raker).Mazhar Durrani merupakan pengusaha asal Los Angeles, Amerika Serikat. ia dikenal sebagai CEO Parallaxnet dan Co-Founder berbagai inisiatif digital. Pengalamannya dibagikan dalam sesi inspiratif. Oleh karena itu, peserta memperoleh perspektif kewirausahaan global.

“Kolaborasi dan adaptasi adalah kunci bertahan di era digital,” ujar Mazhar Durrani. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan peserta Rapat Kerja (Raker). Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem inovatif. Selain itu, pendekatan berbasis teknologi dinilai relevan bagi mahasiswa. Dengan demikian, wawasan global berhasil diinternalisasi.

Sementara itu, aspirasi lokal juga mendapat ruang strategis. Camat Kartasura menyampaikan dukungan terhadap pengembangan talenta mahasiswa. Dalam Rapat Kerja (Raker), beliau menawarkan peluang bisnis kopi dan barista. Keluarga beliau siap mewadahi talenta muda. Prestasi roasting terbaik di Jakarta menjadi modal kolaborasi tersebut.

Aspirasi Stakeholder Perkuat Program FEBI 2027

Perwakilan Petilasan Keraton Kartasura turut menyampaikan usulan konkret. Usulan tersebut dibahas dalam Rapat Kerja (Raker) secara terbuka. Mereka mengusulkan tindak lanjut papan nama kawasan heritage. Selain itu, pemandu wisata dari putra daerah diharapkan dilibatkan. Kolaborasi event Keraton Kartasura juga diusulkan.

Dari sektor alumni, Rabia mewakili suara Alumni FEBI. Dalam Rapat Kerja (Raker), ia mengusulkan program Sapa Alumni. Kolaborasi alumni diharapkan mendukung PPL dan dosen tamu. Dengan demikian, jejaring profesional dapat diperkuat. Partisipasi alumni dipandang sebagai aset strategis.

Sementara itu, mahasiswa menyampaikan aspirasi melalui perwakilan SEMA dan DEMA. layanan kesehatan mental menjadi perhatian utama Rapat Kerja (Raker). Transparansi GKM turut disuarakan sebagai kebutuhan bersama. DEMA FEBI juga mengusulkan program visit company. Isu Green Economic dan tindak lanjut PIBMA turut disampaikan.

Pada akhirnya, Rapat Kerja (Raker) ini menegaskan komitmen FEBI terhadap kolaborasi inklusif. Seluruh aspirasi dicatat sebagai bahan kebijakan strategis. Dengan arah yang terukur, FEBI optimistis menghadapi tahun 2027. Kegiatan ini diharapkan memperkuat peran FEBI di tingkat regional dan global.

FBI01110 new

Mazhar Durrani (LA) – CEO Parallaxnet, Hadir Berbagi Perspektif Global bagi Sivitas Akademika FEBI

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menegaskan komitmen penguatan tata kelola akademik melalui Rapat Kerja (Raker). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang konsolidasi gagasan, aspirasi, dan arah strategis fakultas. Suasana dialog terasa hidup sejak awal kegiatan. Oleh karena itu, audiens seakan diajak menyelami dinamika perencanaan masa depan FEBI secara langsung.

Rapat Kerja (Raker) dilaksanakan pada Selasa, 03 Februari 2026. Kegiatan berlangsung pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Aula Lantai 1 Gedung F menjadi pusat diskusi lintas unsur. Selain itu, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, senator, dan stakeholder turut dilibatkan. Dengan demikian, proses perencanaan dirasakan lebih partisipatif.

Rapat Kerja (Raker) sebagai Ruang Kolaborasi Strategis

Melalui Rapat Kerja (Raker), FEBI menyusun dan merencanakan anggaran Program Kerja Tahun 2027. Agenda tersebut dirancang secara sistematis dan terbuka. Aspirasi sivitas akademika pun diserap secara langsung. Oleh sebab itu, kebijakan yang dirumuskan diharapkan lebih responsif.

Selain perencanaan anggaran, sesi sharing knowledge turut dihadirkan. Diskusi tersebut dipandang penting untuk memperkaya perspektif akademik. Di sisi lain, proses evaluasi internal juga telah dilakukan secara kolektif. Dengan begitu, arah pengembangan FEBI dapat dipetakan secara realistis.

Inspirasi Global Gig Economy dari Praktisi Internasional

Kegiatan Rapat Kerja (Raker) semakin bermakna dengan kehadiran Mazhar Durrani. Ia merupakan pengusaha asal Los Angeles, Amerika Serikat. Mazhar Durrani dikenal sebagai CEO Parallaxnet dan Co-Founder bersama M. Toha Rudin- Parallaxnet. Kehadirannya memberikan warna global dalam forum akademik.

Dalam paparannya, pengalaman membangun start-up berbasis gig economy dibagikan secara terbuka. Model ekonomi ini dinilai relevan dengan tantangan generasi muda. Sistem tersebut berbasis platform digital dan fleksibilitas kerja. Pekerja memiliki otonomi atas pekerjaannya. Pekerjaan juga dapat dilakukan dari mana saja.

“Gig economy membuka peluang luas bagi talenta muda,” ujar Mazhar Durrani- CEO Parallaxnet. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan peserta. Oleh karena itu, wawasan global terasa semakin dekat. Selain itu, inspirasi kewirausahaan digital dinilai mampu mendorong inovasi pembelajaran.

Arah Pembelajaran Inklusif dan Regenerasi Mahasiswa FEBI

Melalui Rapat Kerja (Raker), FEBI juga menegaskan visi pendidikan inklusif. Penyetaraan akses pembelajaran menjadi perhatian utama. Semua kalangan diharapkan memperoleh pendidikan yang baik dan setara. Dengan demikian, FEBI ingin menjangkau potensi calon mahasiswa lebih luas.

Di sisi lain, semangat mencari bibit unggul terus diperkuat. Mahasiswa dengan motivasi tinggi diharapkan bergabung dan berkembang. Oleh sebab itu, FEBI mendorong transformasi kurikulum yang adaptif. Pembelajaran berbasis digital dan kolaboratif mulai diarahkan.

Sebagai penutup, Rapat Kerja (Raker) ini dipandang sebagai fondasi strategis. Langkah ini diharapkan memperkuat daya saing FEBI. Selain itu, sinergi global dan lokal terus dibangun. Dengan semangat tersebut, FEBI melangkah mantap menuju masa depan yang inklusif dan inovatif.

WhatsApp Image 2026-02-03 at 14.18.25 new

Competitive University 2025–2029: Penguatan Glokalisasi dalam Peta Daya Saing Global

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) strategis. Kegiatan ini berfokus pada penyusunan dan perencanaan anggaran Program Kerja Tahun 2027. Rapat Kerja (Raker) berlangsung pada Selasa, 3 Februari 2026. Acara digelar sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Lokasi kegiatan berada di Aula Lantai 1 Gedung F FEBI.

Sejak awal kegiatan, suasana partisipatif sudah terasa. Oleh karena itu, audiens dapat merasakan keterlibatan tidak langsung. Forum ini dihadiri dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, senator, dan stakeholder. Selain itu, sesi serap aspirasi disiapkan secara terbuka. Dengan demikian, setiap unsur diberikan ruang berkontribusi. Transisi menuju diskusi inti berlangsung secara kondusif.

Rapat Kerja (Raker) sebagai Fondasi Perencanaan FEBI

Rapat Kerja (Raker) dirancang sebagai fondasi perencanaan berbasis kolaborasi. Setiap unit menyampaikan usulan program secara terstruktur. Selain itu, perencanaan anggaran dibahas secara transparan. Oleh sebab itu, proses pengambilan keputusan dilakukan secara kolektif. Dalam konteks ini, Rapat Kerja (Raker) memperkuat tata kelola fakultas.

Forum ini juga menghadirkan sesi sharing knowledge lintas elemen. Diskusi berlangsung antara akademisi dan praktisi. Selanjutnya, aspirasi mahasiswa diarahkan pada peningkatan layanan akademik. Dengan begitu, perencanaan menjadi lebih responsif. Transisi dari gagasan menuju rekomendasi berlangsung sistematis.

Arahan Rektorat dalam Rapat Kerja (Raker) FEBI

Rapat Kerja (Raker) turut dihadiri unsur pimpinan universitas. Rektorat diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga. Jabatan tersebut saat ini diemban oleh Dr. Zainul Abas, S.Ag., M.Ag. Kehadiran beliau memberikan perspektif strategis universitas. Oleh karena itu, forum menjadi semakin bernilai.

Dalam pemaparannya, Dr. Zainul Abas menyampaikan arah Competitive University 2025–2029. “Universitas harus tangguh secara glokalisasi,” tuturnya. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan seluruh peserta. Beliau menekankan pentingnya mutu internasional. Implementasi akreditasi ACQUIN dan AUN-QA disebut sebagai prioritas.

Selain itu, UIN Surakarta diarahkan sebagai pusat kreativitas dan inovasi. Kontribusi riset Islam, sains, dan kearifan lokal juga ditekankan. Dengan demikian, hasil riset diharapkan mendukung kemandirian bangsa. Transisi visi universitas menuju peran fakultas dijelaskan secara jelas.

Komitmen Bersama Menuju Program Kerja 2027

Hasil Rapat Kerja (Raker) akan dirumuskan menjadi kebijakan fakultas. Seluruh masukan telah dicatat sebagai bahan tindak lanjut. Selain itu, evaluasi program direncanakan secara berkala. Dengan cara ini, kesinambungan kebijakan dapat dijaga. Proses ini dilakukan secara akuntabel.

FEBI menegaskan komitmen terhadap perencanaan partisipatif. Rapat Kerja (Raker) diposisikan sebagai ruang sinergi berkelanjutan. Dengan arah yang jelas, FEBI optimistis menyongsong 2027. Pada akhirnya, audiens diajak menjadi bagian dari perjalanan institusi. Melalui Rapat Kerja (Raker) ini, masa depan FEBI dirancang bersama.

WhatsApp Image 2026-02-03 at 13.44.22

FEBI Matangkan Arah Program 2027 melalui Rapat Program Kerja “Serap Aspirasi & Knowledge Sharing Bersama Stakeholder

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) strategis. Kegiatan ini difokuskan pada penyusunan dan perencanaan anggaran program kerja tahun 2027. Rapat Kerja (Raker) dilaksanakan pada Selasa, 3 Februari 2026. Lokasi kegiatan berada di Aula Lantai 1 Gedung F FEBI. Oleh karena itu, forum ini menjadi ruang konsolidasi kelembagaan.

Sejak pagi hari, Rapat Kerja (Raker) diikuti berbagai unsur sivitas akademika. Dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, senator, dan stakeholder hadir secara aktif. Selain itu, forum dibuka dengan suasana dialogis dan terbuka. Dengan demikian, audiens dapat merasakan semangat partisipasi kolektif. Transisi menuju diskusi substantif berlangsung secara alami.

Rapat Kerja (Raker) sebagai Forum Perencanaan Partisipatif

Rapat Kerja (Raker) dirancang sebagai forum penyusunan program berbasis kebutuhan nyata. Setiap unit diberi ruang menyampaikan rencana kegiatan. Selain itu, perencanaan anggaran dibahas secara transparan. Oleh sebab itu, proses perumusan program dilakukan secara akuntabel. Dalam konteks ini, Rapat Kerja (Raker) menjadi instrumen penguatan tata kelola.

Sesi serap aspirasi menjadi bagian penting kegiatan. Berbagai masukan disampaikan dari perspektif berbeda. Selanjutnya, diskusi diarahkan pada prioritas strategis fakultas. Dengan begitu, setiap gagasan dapat dipetakan secara terukur. Transisi gagasan menuju rumusan kebijakan berlangsung sistematis.

Serap Aspirasi dan Sharing Knowledge Lintas Elemen

Selain perencanaan anggaran, Rapat Kerja (Raker) juga menjadi ruang berbagi pengetahuan. Sharing knowledge dilakukan antar dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Selain itu, stakeholder turut memberikan pandangan strategis. Dengan demikian, perspektif eksternal turut memperkaya diskusi. Transisi pengetahuan lintas peran terjadi secara dinamis.

Dalam forum tersebut, pimpinan FEBI menyampaikan apresiasi atas keterlibatan semua pihak. “Perencanaan harus dibangun bersama,” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan saat sesi pleno berlangsung. Menurut beliau, Rapat Kerja (Raker) menjadi fondasi pengambilan kebijakan. Oleh karena itu, partisipasi aktif dinilai sangat penting.

Mahasiswa juga diberi ruang menyampaikan aspirasi akademik. Aspirasi tersebut dicatat sebagai bahan perbaikan layanan. Selanjutnya, tenaga kependidikan menyampaikan masukan operasional. Dengan cara ini, perencanaan program menjadi lebih komprehensif. Transisi dari aspirasi ke kebijakan menjadi fokus forum.

Komitmen FEBI Menuju Program Kerja 2027 Berkualitas

Hasil Rapat Kerja (Raker) akan menjadi dasar penyusunan program kerja 2027. Seluruh rumusan akan ditindaklanjuti secara bertahap. Selain itu, evaluasi pelaksanaan direncanakan secara berkala. Dengan demikian, kesinambungan program dapat dijaga. Proses ini dilakukan secara bertanggung jawab.

FEBI menegaskan komitmen terhadap tata kelola partisipatif. Rapat Kerja (Raker) diposisikan sebagai ruang sinergi berkelanjutan. Dengan arah perencanaan yang jelas, fakultas optimistis menghadapi tantangan mendatang. Pada akhirnya, audiens diajak menjadi bagian dari proses pembangunan institusi. Melalui Rapat Kerja (Raker) ini, masa depan FEBI dirancang bersama.

FBI00986 new

FEBI Buka Ruang Kolaborasi Akademik melalui Kunjungan STAI Denpasar

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperluas Kolaborasi akademik lintas institusi. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan resmi Sekolah Tinggi Agama Islam Denpasar. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi penguatan Forum berkelanjutan. Selain itu, audiens diajak memahami pentingnya Kolaborasi antar perguruan tinggi. Oleh karena itu, kunjungan ini disambut secara terbuka oleh FEBI.

Kunjungan akademik tersebut diterima di lingkungan FEBI secara formal dan komunikatif. Dalam suasana dialogis, peluang ruang dibahas secara mendalam. Dengan demikian, pertemuan tidak sekadar seremonial institusional. Sebaliknya, arah Kolaborasi disepakati berbasis kebutuhan akademik bersama. Transisi ini menunjukkan keseriusan kedua institusi.

Kolaborasi Akademik sebagai Strategi Penguatan Kelembagaan

Kolaborasi menjadi fondasi utama dalam pertemuan akademik tersebut. Diskusi difokuskan pada pengembangan tridarma perguruan tinggi. Selain itu, forum ini diarahkan pada bidang pendidikan dan penelitian. Oleh sebab itu, sinergi program dinilai relevan dan aplikatif. Dalam konteks ini, FEBI memosisikan diri sebagai mitra strategis.

Berbagai peluang Forum dibuka secara terbuka dan konstruktif. Program pertukaran dosen turut dibahas dalam forum tersebut. Selanjutnya, kerja sama riset bersama juga direncanakan. Dengan begitu, Kolaborasi tidak berhenti pada tataran konsep. Proses ini dilakukan secara terstruktur dan terukur.

Sambutan FEBI dan Dialog Institusional

Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. “Kami melihat Forum ini sebagai peluang strategis,” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum dialog akademik. Menurut beliau, Kolaborasi memperkuat daya saing institusi. Oleh karena itu, kerja sama harus dijaga secara berkelanjutan.

Di sisi lain, perwakilan STAI Denpasar menyambut baik keterbukaan FEBI. “Kolaborasi ini memberi ruang belajar bersama,” ungkap salah satu pimpinan. Pernyataan tersebut menegaskan semangat kesetaraan akademik. Selain itu, audiens diajak merasakan optimisme kerja sama. Transisi gagasan berjalan secara alami dan produktif.

Kolaborasi sebagai Komitmen Bersama Masa Depan

Forum akademik ini dirancang untuk jangka panjang. Beberapa bentuk kerja sama akan dituangkan dalam dokumen resmi. Selanjutnya, implementasi Kolaborasi akan dipantau secara berkala. Dengan cara ini, keberlanjutan program dapat dijaga. Proses tersebut dilakukan secara bertanggung jawab.

FEBI menegaskan komitmen untuk terus membuka ruang terbuka. Lingkungan akademik yang inklusif menjadi tujuan bersama. Selain itu, Agenda ini dipandang sebagai sarana peningkatan mutu. Dengan demikian, kunjungan ini memiliki dampak strategis. Pada akhirnya, audiens diajak menjadi bagian dari transformasi akademik.

WhatsApp Image 2026-02-04 at 10.49.08 (1)

FEBI Inisiasi Kolaborasi Strategis Bersama Disnaker Sukoharjo

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta menerima kunjungan tamu strategis. Kunjungan tersebut berasal dari Disnaker Sukoharjo. Kehadiran ini menjadi langkah awal inisiasi kolaborasi kelembagaan. Dengan demikian, FEBI membuka ruang sinergi lintas sektor. Audiens diajak melihat komitmen FEBI secara langsung.

Inisiasi kolaborasi ini dilakukan dalam suasana dialogis. Berbagai potensi kerja sama mulai dipetakan bersama. Selain itu, peran akademisi dan pemerintah daerah diselaraskan. Oleh karena itu, pertemuan ini memiliki nilai strategis. Disnaker Sukoharjo diposisikan sebagai mitra pengembangan sumber daya manusia.

Kolaborasi ini juga dipandang relevan dengan tantangan ketenagakerjaan. FEBI menempatkan penguatan lulusan sebagai prioritas. Sementara itu, kebutuhan dunia kerja terus berkembang. Dengan demikian, sinergi menjadi kebutuhan bersama. Proses ini dilakukan secara bertahap dan terukur.

Disnaker Sukoharjo Sambut Sinergi Akademik FEBI

Dalam pertemuan tersebut, Disnaker Sukoharjo menyampaikan apresiasi atas keterbukaan FEBI. Inisiatif kolaborasi dinilai sejalan dengan program daerah. Selain itu, sinergi akademik dianggap mampu memberi dampak luas. Oleh sebab itu, kerja sama ini disambut positif.

Perwakilan Disnaker Sukoharjo menekankan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi. “Kami melihat FEBI memiliki potensi besar mendukung pengembangan tenaga kerja,” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan. Dengan demikian, kolaborasi diarahkan pada program konkret.

Selanjutnya, peluang pengembangan kompetensi mahasiswa turut dibahas. Program pelatihan dan pendampingan menjadi salah satu fokus. Selain itu, peran FEBI dalam literasi ketenagakerjaan diperkuat. Oleh karena itu, kerja sama tidak bersifat seremonial. Sinergi diarahkan pada keberlanjutan program.

FEBI Perluas Peran Strategis Kelembagaan

FEBI memandang kolaborasi ini sebagai bagian dari penguatan tridarma. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian dapat dikaitkan secara langsung. Dengan demikian, kontribusi institusi semakin terasa. Selain itu, mahasiswa memperoleh manfaat nyata. Proses ini dirancang inklusif dan partisipatif.

Dekan FEBI menegaskan kesiapan institusi dalam kolaborasi tersebut. “FEBI siap bersinergi dengan Disnaker Sukoharjo secara berkelanjutan,” ungkapnya. Pernyataan ini disampaikan sebagai komitmen kelembagaan. Selanjutnya, tindak lanjut akan disusun bersama.

Kolaborasi ini juga membuka ruang pertukaran gagasan. Aspirasi disampaikan dari kedua belah pihak. Dengan demikian, audiens dapat merasakan keterlibatan tidak langsung. Selain itu, kepercayaan antar lembaga semakin terbangun. Proses dialog menjadi kunci utama.

Langkah Awal Menuju Dampak Berkelanjutan

Inisiasi kolaborasi ini menjadi fondasi kemitraan jangka panjang. Disnaker Sukoharjo dipandang sebagai mitra strategis FEBI. Selain itu, keberlanjutan program menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, rencana tindak lanjut akan diformalkan.

FEBI berharap kolaborasi ini memperkuat relevansi akademik. Lulusan diharapkan lebih adaptif dan kompetitif. Di sisi lain, kontribusi FEBI terhadap pembangunan daerah meningkat. Dengan demikian, sinergi ini memberi manfaat bersama. Pada akhirnya, kolaborasi ini diharapkan memberi dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

FBI00977 new

Menuju Kolaborasi Berdaya Saing, FEBI Resmi MOA Bersama STAI Denpasar

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperluas jejaring kelembagaan. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penandatanganan MOA bersama Sekolah Tinggi Agama Islam Denpasar. Kerja sama ini dirancang untuk memperkuat kolaborasi akademik berkelanjutan. Oleh karena itu, penguatan kualitas institusi menjadi fokus utama. Audiens diajak menyaksikan komitmen FEBI dalam membangun kemitraan bermakna.

MOA tersebut menjadi bagian dari pengembangan tridarma perguruan tinggi. Kerja sama dirumuskan secara kolaboratif dan visioner. Selain itu, nilai kesetaraan antar lembaga ditekankan sejak awal. Dengan demikian, kolaborasi ini tidak bersifat simbolik. Sebaliknya, implementasi nyata telah dipersiapkan secara sistematis.

Penandatanganan MOA dilakukan melalui mekanisme resmi kelembagaan. Proses ini disusun berdasarkan kebutuhan bersama. Oleh sebab itu, relevansi program menjadi perhatian utama. FEBI memandang kemitraan sebagai sarana pertumbuhan bersama. Langkah ini juga memperluas dampak akademik lintas wilayah.

MOA sebagai Pilar Penguatan Jejaring Akademik

MOA disepakati sebagai landasan kerja sama strategis. Ruang lingkup kerja sama mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Setiap program dirancang saling menguatkan. Selain itu, potensi kolaborasi dosen dan mahasiswa dibuka luas. Dengan demikian, interaksi akademik dapat ditingkatkan.

Kerja sama ini dipandang memperkaya perspektif keilmuan. Penguatan konteks lokal dan nasional menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, nilai kebhinekaan akademik ikut diperkuat. Program kolaboratif akan dilaksanakan secara bertahap. Evaluasi berkala juga telah direncanakan.

Sebagian agenda telah disepakati untuk segera diimplementasikan. Beberapa kegiatan dirancang dalam format kolaboratif daring dan luring. Dengan cara ini, fleksibilitas pelaksanaan tetap terjaga. MOA menjadi instrumen pengikat komitmen bersama. Proses ini dilakukan secara transparan dan terukur.

Pernyataan Pimpinan dalam Momentum MOA

Dekan FEBI menyampaikan pernyataan langsung terkait kerja sama tersebut. “MOA ini menjadi langkah strategis penguatan jejaring akademik,” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum resmi. Menurut beliau, kolaborasi lintas daerah sangat diperlukan. Oleh karena itu, FEBI membuka ruang kerja sama seluas mungkin.

Pimpinan STAI Denpasar juga menyampaikan apresiasi. “Kami melihat FEBI sebagai mitra strategis,” ungkapnya. Ia menegaskan pentingnya sinergi antar perguruan tinggi keislaman. Selain itu, pertukaran gagasan dinilai sangat potensial. Dengan demikian, kerja sama ini diharapkan berkelanjutan.

MOA tersebut disambut positif oleh sivitas akademika. Partisipasi dosen dan mahasiswa dipandang krusial. Oleh sebab itu, keterlibatan aktif terus didorong. Proses kolaborasi tidak dilakukan secara elitis. Sebaliknya, pendekatan partisipatif diutamakan.

Komitmen FEBI terhadap Kolaborasi Berkelanjutan

FEBI menegaskan komitmen terhadap penguatan kerja sama kelembagaan. MOA diposisikan sebagai sarana peningkatan kualitas akademik. Selain itu, pengembangan kapasitas sumber daya manusia turut didorong. Kolaborasi dipandang sebagai kebutuhan strategis. Dengan demikian, arah pengembangan fakultas semakin terbuka.

Audiens diajak melihat kerja sama ini sebagai bagian dari transformasi institusi. Setiap langkah dirancang untuk memberikan dampak nyata. Proses penguatan jejaring dilakukan secara konsisten. Oleh karena itu, keberlanjutan menjadi prinsip utama. FEBI optimistis kolaborasi ini membawa manfaat jangka panjang.

Melalui MOA ini, FEBI memperluas peran strategisnya. Sinergi antar perguruan tinggi terus diperkuat. Dengan fondasi kerja sama yang solid, kualitas pendidikan diharapkan meningkat. Langkah ini menjadi bagian dari visi besar FEBI. Transformasi akademik pun terus digerakkan secara kolaboratif.

WhatsApp Image 2026-02-02 at 15.20.05

FEBI Perkuat Pembelajaran PPL melalui Serah Terima Magang di BPRS Insan Madani

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan PPL mahasiswa dengan skema Magang Berdampak. Kegiatan PPL ini dilaksanakan pada 2 Februari 2026. Lokasi kegiatan berada di BPRS Insan Madani. Oleh karena itu, PPL menjadi sarana strategis penguatan kompetensi mahasiswa.

Kunjungan PPL tersebut dilaksanakan dalam rangka serah terima mahasiswa magang. Proses serah terima dilakukan secara formal dan terstruktur. Selain itu, dialog kelembagaan turut difasilitasi dalam pertemuan. Dengan demikian, audiens dapat memahami makna pembelajaran kontekstual. Transisi dari kampus ke dunia kerja mulai dirasakan mahasiswa.

PPL sebagai Penguatan Pembelajaran Berbasis Praktik

Program PPL dirancang untuk mendekatkan mahasiswa dengan realitas industri jasa keuangan. Mahasiswa diperkenalkan pada budaya kerja lembaga keuangan syariah. Selain itu, pemahaman operasional BPRS disampaikan secara langsung. Oleh sebab itu, PPL menjadi media pembelajaran aplikatif. Dalam konteks ini, pengalaman lapangan memiliki nilai strategis.

Serah terima magang PPL dilakukan dengan penuh keterbukaan. Mahasiswa diserahkan kepada pihak BPRS Insan Madani secara resmi. Selanjutnya, mekanisme pelaksanaan magang dijelaskan secara rinci. Dengan begitu, mahasiswa memahami peran dan tanggung jawabnya. Transisi pembelajaran teoritis menuju praktik berlangsung terarah.

Peran BPRS Insan Madani dalam Pembinaan PPL

Kegiatan PPL ini diterima oleh Bapak Heri Soehartono Soetoyo dan Bapak Sriwoto. Keduanya memberikan arahan awal kepada mahasiswa. “Mahasiswa diharapkan mampu belajar secara aktif,” ujar salah satu pimpinan. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi penerimaan. Oleh karena itu, PPL dipandang sebagai proses pembelajaran bersama.

Menurut pihak BPRS Insan Madani, mahasiswa perlu memahami etika kerja syariah. Selain itu, kedisiplinan dan tanggung jawab menjadi perhatian utama. Dengan demikian, PPL tidak hanya menekankan keterampilan teknis. Pembentukan karakter profesional turut ditekankan. Transisi sikap akademik menuju profesional menjadi fokus pembinaan.

Komitmen FEBI terhadap PPL Magang Berdampak

FEBI diwakili oleh Dr. Arif Muannas dan Dr. Zakky dalam kegiatan tersebut. Kehadiran dosen pendamping menegaskan peran institusi. “PPL harus memberi dampak nyata bagi mahasiswa,” ungkap perwakilan FEBI. Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan fakultas. Oleh karena itu, PPL dirancang selaras dengan capaian pembelajaran.

Evaluasi pelaksanaan PPL akan dilakukan secara berkelanjutan. Selain itu, refleksi pengalaman mahasiswa menjadi bagian penting proses akademik. Dengan cara ini, kualitas pembelajaran dapat terus ditingkatkan. PPL diposisikan sebagai investasi pengembangan lulusan. Pada akhirnya, audiens diajak melihat nilai strategis magang berdampak.

Melalui kegiatan PPL di BPRS Insan Madani, FEBI menegaskan orientasi pembelajaran aplikatif. Mahasiswa didorong menjadi lulusan adaptif dan profesional. PPL menjadi ruang aktualisasi kompetensi nyata. Dengan semangat kolaboratif, mutu lulusan FEBI terus diperkuat.

WhatsApp Image 2026-02-02 at 14.08.48

FEBI Perkuat Implementasi PPL melalui Serah Terima Magang Berdampak di Bank Syariah Nasional

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan PPL mahasiswa dalam skema Magang Berdampak. Kegiatan PPL ini dilaksanakan pada 2 Februari 2026 di Badan Standardisasi Nasional. Melalui agenda ini, mahasiswa diperkenalkan pada lingkungan kerja profesional. Oleh karena itu, PPL menjadi sarana strategis penguatan kompetensi.

Kunjungan PPL ke BSN dilakukan sebagai bagian dari proses serah terima magang. Kegiatan ini difasilitasi secara formal dan terstruktur. Selain itu, dialog kelembagaan turut dihadirkan dalam pertemuan tersebut. Dengan demikian, mahasiswa dapat memahami peran institusi nasional. Transisi dari pembelajaran kelas ke dunia kerja terasa nyata.

PPL sebagai Jembatan Akademik dan Dunia Kerja

Program PPL dirancang untuk menjawab tantangan kesiapan lulusan. Mahasiswa diarahkan memahami budaya kerja profesional. Selain itu, pengenalan sistem operasional lembaga diberikan secara komprehensif. Oleh sebab itu, PPL diposisikan sebagai jembatan akademik dan praktik. Dalam konteks ini, pengalaman lapangan menjadi penguat pembelajaran.

Serah terima magang dilakukan bersama pihak BSN secara resmi. Mahasiswa diterima langsung oleh pimpinan unit kerja terkait. Selanjutnya, mekanisme pelaksanaan PPL dijelaskan secara rinci. Dengan begitu, mahasiswa memiliki gambaran tugas yang jelas. Transisi tanggung jawab akademik ke profesional berlangsung terarah.

Peran BSN dalam Pembinaan PPL Mahasiswa FEBI

Kegiatan PPL ini diterima oleh Vido Niangga Widyantoro selaku Operation Unit Head BSN. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesiapan mental mahasiswa. “Mahasiswa harus siap belajar dan beradaptasi,” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sesi dialog awal. Oleh karena itu, PPL dipandang sebagai proses pembelajaran dua arah.

Menurut beliau, BSN membuka ruang pembelajaran kolaboratif bagi mahasiswa. Selain itu, nilai disiplin dan profesionalisme turut ditekankan. Dengan demikian, PPL tidak hanya berorientasi teknis. Penguatan karakter kerja menjadi bagian pembinaan. Transisi sikap akademik menuju dunia profesional menjadi perhatian utama.

Komitmen FEBI terhadap PPL Berdampak

FEBI diwakili oleh Dr. Arif Muannas dan Dr. Zakky dalam kunjungan tersebut. Kehadiran dosen pendamping menegaskan komitmen institusi. “PPL harus memberi dampak nyata bagi mahasiswa,” ungkap salah satu perwakilan. Pernyataan ini menegaskan arah kebijakan FEBI. Oleh karena itu, PPL dirancang berbasis capaian pembelajaran.

Evaluasi pelaksanaan PPL akan dilakukan secara berkala. Selain itu, refleksi pengalaman mahasiswa menjadi bagian penting proses akademik. Dengan cara ini, pembelajaran dapat ditingkatkan secara berkelanjutan. PPL diposisikan sebagai investasi masa depan lulusan. Pada akhirnya, audiens diajak melihat pentingnya magang berdampak.

Melalui kegiatan PPL di BSN, FEBI menegaskan orientasi pembelajaran aplikatif. Mahasiswa didorong menjadi lulusan adaptif dan profesional. PPL menjadi ruang aktualisasi kompetensi nyata. Dengan semangat kolaboratif, kualitas lulusan terus diperkuat.

WhatsApp Image 2026-02-02 at 13.59.56 New

FEBI Dorong Penguatan Kompetensi Mahasiswa melalui Kunjungan PPL di Bapperida Klaten

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan PPL mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah. Kegiatan PPL dilaksanakan pada 2 Februari 2026 di Bapperida Kabupaten Klaten. Melalui agenda ini, mahasiswa diajak mengenal dunia kerja secara nyata. Oleh karena itu, PPL menjadi bagian penting pembentukan kompetensi profesional.

Kunjungan PPL tersebut disambut secara terbuka oleh pihak Bapperida Klaten. Mahasiswa FEBI diterima dalam suasana edukatif dan dialogis. Selain itu, proses pembinaan dilakukan secara langsung dan terarah. Dengan demikian, mahasiswa dapat memahami peran strategis lembaga perencanaan daerah. Transisi dari teori ke praktik pun dirasakan secara nyata.

PPL sebagai Wahana Pembelajaran Kontekstual Mahasiswa

Kegiatan PPL dirancang sebagai sarana pembelajaran kontekstual dan Penguatan Kompetensi. Mahasiswa diperkenalkan pada tugas dan fungsi Bapperida Klaten. Selain itu, proses kerja birokrasi dijelaskan secara sistematis. Oleh sebab itu, pengalaman lapangan menjadi nilai tambah pembelajaran. Dalam konteks ini, PPL dipandang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan pembinaan langsung dari praktisi. Pembinaan tersebut difokuskan pada pemahaman perencanaan pembangunan daerah. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya mengamati aktivitas kerja. Sebaliknya, mahasiswa dilibatkan dalam diskusi substantif. Transisi pemahaman terjadi secara bertahap dan terukur.

Peran Bapperida Klaten dalam Pembinaan PPL

Pembinaan PPL mahasiswa FEBI dilakukan oleh Bapak Trimo Trijoko, S.Sos. Materi disampaikan dengan pendekatan komunikatif dan aplikatif. “Mahasiswa perlu memahami perencanaan sebagai proses strategis,” ungkapnya. Pernyataan tersebut disampaikan saat sesi pembinaan berlangsung. Oleh karena itu, PPL dipandang sebagai investasi pembelajaran jangka panjang.

Menurut beliau, mahasiswa perlu dibekali wawasan kebijakan publik sejak dini. Selain itu, etika kerja juga ditekankan dalam pembinaan. Dengan demikian, PPL tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis. Nilai profesionalisme turut ditanamkan secara konsisten. Transisi sikap akademik ke profesional menjadi fokus utama.

Komitmen FEBI terhadap Penguatan PPL Berkualitas

FEBI memandang PPL sebagai bagian integral Penguatan Kompetensi. Kegiatan ini dirancang untuk mendukung kesiapan lulusan. Selain itu, PPL menjadi sarana penguatan jejaring kelembagaan. Dengan cara ini, sinergi antara kampus dan instansi pemerintah dapat terjaga. Proses tersebut dilakukan secara berkelanjutan.

Dosen pendamping turut memastikan capaian pembelajaran terpenuhi. Evaluasi PPL dilakukan secara sistematis dan objektif. Selanjutnya, pengalaman mahasiswa akan direfleksikan dalam pembelajaran kelas. Dengan demikian, manfaat PPL dirasakan secara menyeluruh. Pada akhirnya, audiens diajak melihat pentingnya pembelajaran berbasis praktik.

Melalui kegiatan PPL di Bapperida Klaten, FEBI menegaskan komitmen akademiknya. Mahasiswa didorong menjadi insan profesional dan adaptif. PPL menjadi jembatan antara kampus dan dunia kerja. Dengan semangat pembelajaran kolaboratif, kualitas lulusan terus ditingkatkan.