Sinergi Strategis FEBI UIN Surakarta dan BPS Evaluasi Sensus Ekonomi 2026

Sinergi Strategis FEBI UIN Surakarta dan BPS Evaluasi Sensus Ekonomi 2026

SURAKARTAFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar agenda krusial pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan monitoring dan evaluasi petugas Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan di Pendapi Mangkunegaran, Aula Lantai 1 Gedung F. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FEBI, Kaprodi Ekonomi Syariah, serta tim BPS Kabupaten Sukoharjo. Melalui kolaborasi ini, komitmen nyata ditunjukkan demi mendukung ketersediaan data ekonomi nasional yang valid dan akurat. Keterlibatan aktif mahasiswa sebagai petugas sensus menjadi bukti nyata kontribusi akademisi bagi pembangunan bangsa.

Progres Positif dan Evaluasi Lapangan Bersama Tim BPS

Dalam paparan utama, perkembangan luar biasa ditunjukkan oleh para mahasiswa FEBI yang bertugas di lapangan. Rata-rata progres pendataan dilaporkan telah mencapai kisaran 40 persen dengan kualitas yang dinilai sangat baik. Oleh karena itu, apresiasi tinggi patut diberikan atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh para mahasiswa. Namun, tantangan spesifik seperti kompleksitas karakteristik wilayah Kartasura tetap menjadi perhatian serius tim BPS. Penyesuaian wilayah tugas dan strategi khusus pun dirancang agar target submit harian 8–9 data dapat tercapai optimal.

“Secara umum, capaian petugas dari unsur mahasiswa FEBI dinilai sudah baik,” ujar Ibu Rahma selaku perwakilan BPS Kabupaten Sukoharjo saat menyampaikan pokok-pokok paparannya.

Penguatan Peran PML dan PPL Demi Kualitas Data

Selanjutnya, sesi pembahasan mendalami laporan teknis dari Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) serta Petugas Pendata Lapangan (PPL). Fokus utama pembahasan diarahkan pada perkembangan pemeriksaan hasil data serta kendala dalam menemui responden di lapangan. Selain itu, koordinasi intensif terus diperkuat untuk mengatasi anomali kondisi perusahaan atau badan usaha yang ditemukan. Berbagai persoalan teknis diurai bersama guna merumuskan dukungan yang diperlukan dari pihak kampus maupun instansi terkait. Dengan demikian, setiap hambatan dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan terukur melalui kerja sama tim.

Langkah Strategis FEBI UIN Raden Mas Said

Sebagai tindak lanjut, beberapa poin rekomendasi penting telah disepakati oleh seluruh pihak yang hadir dalam pertemuan. Petugas pendataan diminta untuk menjaga konsistensi capaian dan meminimalkan ketidaksesuaian data sebelum dinyatakan selesai secara resmi. Bagi petugas yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut, pemantauan khusus akan segera diberikan oleh PML. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh BPS. Akhirnya, hasil evaluasi komprehensif ini optimis dapat menjadi fondasi kokoh untuk mempercepat capaian target Sensus Ekonomi 2026.

Visiting Lecturer di STAI Denpasar Strategi Publikasi Berbasis Riset Payung

Dorong Publikasi Bereputasi Internasional, Dosen FEBI UIN Surakarta Berbagi Strategi Riset Payung

Denpasar, 15 Juli 2026 – Dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan kegiatan visiting lecture di STAI Denpasar. Dr. Frank Aligarh, M.Sc. dan Supriyanto, M.Ud. hadir sebagai narasumber. Mereka mengangkat tema “Strategi Publikasi Berbasis Riset Payung.” Acara ini diikuti dengan antusias oleh para dosen STAI Denpasar. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas penelitian dan publikasi ilmiah. Selain itu, kegiatan ini memperkuat jejaring akademik antarinstitusi.

Membangun Ekosistem dengan Riset Payung

Pada sesi pertama, Dr. Frank memaparkan strategi riset payung. Pendekatan ini membangun ekosistem penelitian yang terarah dan kolaboratif. Satu tema besar riset bisa dipecah menjadi beberapa topik terintegrasi. Hasilnya adalah luaran publikasi yang sistematis dan berkualitas tinggi.

Selanjutnya, ia menekankan pentingnya pembagian peran tim. Ia menyarankan standar Contributor Roles Taxonomy (CRediT). Standar ini sering dipakai pada jurnal internasional bereputasi. Setiap penulis harus memiliki porsi kontribusi yang jelas. Peran ini mencakup konseptualisasi, metodologi, analisis data, hingga penyuntingan tulisan. Pembagian terstruktur ini membuat kolaborasi berjalan jauh lebih efektif. Dosen dan mahasiswa pun bisa berkontribusi maksimal sesuai kompetensi masing-masing.

Pentingnya Pendampingan dan Kolaborasi

Melanjutkan pemaparan materi, Supriyanto, M.Ud. menyoroti pentingnya pendampingan berkelanjutan. Penulisan artikel ilmiah membutuhkan proses yang cukup panjang. Proses ini meliputi penyusunan manuskrip hingga revisi dari reviewer. Menurutnya, kualitas penelitian bukan satu-satunya penentu keberhasilan publikasi internasional. Konsistensi pendampingan akademik memegang peranan yang sama besarnya.

Sebagai contoh nyata, Dr. Frank membagikan praktik baiknya. Ia sukses mendampingi mahasiswa S1 Akuntansi Syariah. Hasilnya, dua artikel mahasiswa tersebut berstatus accepted di jurnal internasional. Publikasi bergengsi ini diterbitkan oleh Emerald Publishing dan Taylor & Francis. Kuncinya murni pada perencanaan matang dan peran tim yang jelas. Mahasiswa sarjana pun berpeluang besar menembus jurnal bereputasi internasional.

Tindak Lanjut Kolaborasi Akademik

Kegiatan visiting lecture ini berjalan dengan sangat interaktif. Peserta antusias berdiskusi soal manuskrip dan proses peer review. Antusiasme ini mencerminkan komitmen dosen dalam meningkatkan luaran riset.

Sebagai tindak lanjut, kedua institusi sepakat menjalin kerja sama strategis. Bentuknya meliputi diskusi daring berkala dan pendampingan manuskrip. Mereka juga merencanakan riset kolaboratif dan publikasi bersama ke depannya. Lebih dari itu, STAI Denpasar dijajaki menjadi co-host ICIES Surakarta mendatang.

Langkah ini sejalan dengan visi Prof. Rahmawan Arifin. Selaku Dekan FEBI UIN Surakarta, ia sangat mendukung perluasan jejaring antarkampus. Ke depannya, sinergi ini diharapkan melahirkan banyak kelompok riset produktif. Harapannya, kedua institusi dapat memberi kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan global.

Dosen FEBI UIN Surakarta Bagikan Pengalaman Filantropi Islam

Dosen FEBI UIN Surakarta Berbagi Pengalaman Filantropi pada Forum Koordinasi Mitra Pengelola Zakat DT Peduli Solo Raya

SUKOHARJOFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta memperkuat ekosistem pengelolaan dana umat melalui kemitraan strategis. Langkah nyata ini diwujudkan oleh Dr. Indah Piliyanti selaku dosen FEBI dalam forum koordinasi DT Peduli Solo Raya pada Rabu, 15 Juli 2026. Kehadiran akademisi dalam acara tersebut menjadi bukti komitmen kampus untuk menjembatani teori dan praktik di lapangan. Melalui kolaborasi ini, standar tata kelola filantropi diharapkan menjadi semakin profesional.

Tantangan Nyata Tata Kelola Filantropi

Selanjutnya, forum strategis ini mengangkat tema tentang teori, potensi, serta realita lembaga amil zakat di Solo Raya. Pihak kampus menilai bahwa potensi besar dana umat belum tergarap optimal karena berbagai tantangan kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi amil serta akselerasi inovasi digital secara menyeluruh. Berbagai strategi baru didiskusikan secara interaktif agar mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat.

“Pengembangan lembaga zakat tidak boleh hanya berorientasi pada penghimpunan dana semata,” ujar Dr. Indah Piliyanti. “Namun, dana tersebut harus mampu memberikan dampak nyata melalui program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.”

Dampak Luas Bagi Kesejahteraan Umat

Sementara itu, Ketua DT Peduli, Dendi Prasojo, S.E., memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi pemikiran dari pihak FEBI. Keterlibatan aktif akademisi dinilai sangat penting demi mendorong lahirnya inovasi di sektor manajemen dana umat. Sinergi ini juga dirancang untuk mengoptimalkan riset dan pengabdian masyarakat dari Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa). Pada akhirnya, kolaborasi erat tersebut diharapkan dapat diimplementasikan demi kemaslahatan dan kesejahteraan umat yang lebih luas.

MoU FEBI UIN Surakarta & Universitas Mahasaraswati Denpasar

Perkuat Kolaborasi Riset, FEBI UIN Surakarta Gandeng UNMAS Denpasar dan Bekali Mahasiswa Penulisan Jurnal

Denpasar, 14 Juli 2026 – FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperluas jejaring akademik mereka. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Mitra kerja sama kali ini adalah FEB Universitas Mahasaraswati Denpasar, Bali. Acara penting ini berlangsung pada Selasa (14/7) sore di kampus setempat. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi penelitian dan implementasi tridarma perguruan tinggi.

Landasan Sinergi Akademik

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh pimpinan kedua fakultas. Kesepakatan ini menjadi landasan kuat bagi berbagai program kolaboratif. Fokus utamanya mencakup bidang penelitian, publikasi ilmiah, dan pertukaran keilmuan.

Sinergi ini diharapkan membawa manfaat nyata bagi sivitas akademika. Dosen maupun mahasiswa dari kedua institusi akan dilibatkan secara aktif. Lebih jauh, kolaborasi ini diyakini mampu memajukan ilmu ekonomi syariah nasional.

Pelatihan Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Setelah sesi penandatanganan, acara dilanjutkan dengan agenda edukatif. Kegiatan tersebut berupa kuliah umum bertema strategi penulisan artikel jurnal. Kuliah ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa FEB Universitas Mahasaraswati Denpasar.

FEBI UIN Surakarta menghadirkan tiga narasumber yang sangat kompeten. Mereka adalah Dr. Arif Nugroho, Dr. Frank Aligarh, dan Supriyanto, M.Ud. Para pakar ini membagikan pengalaman serta praktik terbaik dalam riset. Materi yang disajikan sangat komprehensif untuk penulis pemula. Mahasiswa diajarkan cara merumuskan ide dan menyusun struktur artikel. Selain itu, mereka juga dibekali tips memilih jurnal dan menghadapi proses review.

Harapan pada Kemitraan Berkelanjutan

Selama acara berlangsung, suasana kuliah umum terasa sangat interaktif. Banyak mahasiswa yang melontarkan pertanyaan terkait strategi publikasi. Mereka sangat ingin tahu cara menembus jurnal nasional maupun internasional.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Surakarta dan Universitas Mahasaraswati menegaskan komitmen kemitraan. Kolaborasi ini tidak sekadar menargetkan peningkatan jumlah penelitian bersama. Sinergi ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas mahasiswa dan dosen. Harapannya, kedua institusi semakin tangguh menghadapi kompetisi akademik di era global.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Awal Era Baru FEBI

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan: Wajah Baru Manajemen FEBI UIN Surakarta

SURAKARTA — Kabar gembira datang untuk seluruh civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Langkah strategis baru saja diambil demi memperkuat sistem manajemen di lingkungan kampus. Pada Senin (13/7/2026), prosesi pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan di Ruang Sidang Senat lantai 1. Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Toto Suharto, M.Ag., memimpin langsung jalannya acara. Melalui perubahan struktural ini, pelayanan akademik di lingkungan FEBI diharapkan akan semakin optimal dan profesional ke depannya.

Kehadiran sosok pemimpin baru tentu membawa angin segar bagi perkembangan fakultas. Dalam agenda tersebut, Dewi Supriyanti, S.Sos. resmi diangkat sebagai Kepala Bagian Umum FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Selain itu, Dr. Hj. Wahyu Sukamti, M.E.Sy. juga dilantik dalam Jabatan Fungsional Dosen jenjang Lektor. Prosesi yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Kepala Biro AUPK, Dr. H. Mustain Ahmad, M.H.. Seluruh jajaran pimpinan universitas turut hadir menyaksikan momen penting bagi masa depan fakultas ini.

Amanah Baru dan Dedikasi Civitas Akademika

Setiap posisi baru membawa tanggung jawab yang besar bagi kemajuan bersama. Oleh karena itu, momentum pelantikan ini dipandang sebagai bentuk penguatan komitmen pelayanan. Birokrasi yang efisien sangat dibutuhkan agar mahasiswa dan dosen mendapat dukungan terbaik. Jabatan baru yang diemban ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program-program unggulan FEBI. Kerja sama yang solid antar lini menjadi kunci utama keberhasilan fakultas.

Motivasi untuk Memberikan Pelayanan Terbaik

Kepala Biro AUPK UIN Raden Mas Said Surakarta memberikan apresiasi tinggi kepada para pejabat. Beliau juga memberikan motivasi mendalam agar amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Integritas yang tinggi harus selalu dijaga demi marwah institusi pendidikan.

“Selamat bergabung dan mengabdi. Jabatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan dedikasi, integritas, serta semangat memberikan pelayanan terbaik bagi kemajuan UIN Surakarta,” ujar Dr. H. Mustain Ahmad, M.H.

Dosen FEBI UIN Surakarta Dorong Branding Digital melalui Pendampingan UMKM

Dosen FEBI UIN Surakarta Dorong Branding Digital melalui Pendampingan UMKM

SUKOHARJO – Upaya nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus digalakkan oleh akademisi. Tim dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pendampingan UMKM kepada pemilik usaha Dapur 99 Sukoharjo pada Rabu, 17 Juni 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata institusi terhadap penguatan kapasitas pelaku usaha lokal di era digital yang semakin kompetitif. Melalui kolaborasi ini, para dosen turun langsung membimbing pelaku usaha agar mampu mengoptimalkan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif.

Urgensi Pendampingan UMKM di Era Digital

Kegiatan pengabdian ini diinisiasi oleh lima dosen lintas keilmuan FEBI, yaitu Fitri Laela Wijayati, M.Si., Rina Hastuti, Ph.D., Puspa Novita Sari, M.M., Betty Eliya Rokhmah, M.Sc., dan Ning Karnawijaya, M.S.I. Oleh karena itu, kolaborasi ini dihadirkan untuk menjawab tantangan nyata pemasaran digital yang sering dihadapi oleh para pelaku usaha mikro. Pengetahuan mengenai penyusunan kalender konten hingga penguatan identitas visual dibagikan secara mendalam dalam sesi tersebut. Strategi membangun citra merek yang konsisten dipaparkan agar Dapur 99 dapat meningkatkan keterlibatan pelanggan secara optimal.

“Kami berharap kerja sama dengan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dapat terus berlanjut melalui program-program pendampingan lainnya,” ujar pemilik Dapur 99 saat menyampaikan apresiasinya.

Sinergi Kampus dan Pemberdayaan Ekonomi

Selanjutnya, tanggapan positif ini menegaskan bahwa kehadiran perguruan tinggi sangat dinantikan untuk mendampingi perkembangan lini bisnis lokal. Pendampingan UMKM yang berkelanjutan dipercaya akan membawa dampak positif yang masif bagi kemandirian ekonomi daerah. Identifikasi terhadap kondisi awal akun media sosial milik mitra juga telah dilakukan sebelum strategi baru diterapkan. Dengan demikian, program yang dijalankan tidak hanya bersifat teoretis, melainkan berbasis pada kebutuhan riil di lapangan.

Komitmen Berkelanjutan FEBI UIN Raden Mas Said

Pada akhirnya, program Tri Dharma Perguruan Tinggi ini diharapkan mampu melahirkan inovasi baru bagi perluasan jangkauan pasar produk lokal. Komitmen kuat dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat inklusif akan terus dijaga oleh FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Sinergi antara dunia akademik dan pelaku usaha mikro ini menjadi kunci penting dalam membangun ketahanan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Peluang bagi UMKM untuk naik kelas kini semakin terbuka lebar lewat pendampingan yang tepat sasaran.

Melahirkan Penggerak Ekonomi FEBI UIN Surakarta Gandeng Wadhwani Foundation

Melahirkan Penggerak Ekonomi: FEBI UIN Surakarta Gandeng Wadhwani Foundation

SURAKARTA — Tantangan dunia kerja masa kini menuntut generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan pencipta lapangan kerja baru. Guna mewujudkan misi besar tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta bergerak cepat. Sebuah pertemuan strategis diadakan bersama Wadhwani Foundation pada Kamis, 9 Juli 2026 di Ruang Rapat Gedung F Lantai 1 FEBI. Kerja sama ini dirancang untuk menumbuhkan ekosistem kewirausahaan yang kuat bagi mahasiswa. Langkah proaktif ini dipersiapkan matang demi menyambut perkuliahan semester baru.

Oleh karena itu, kehadiran organisasi teknologi nirlaba global ini membawa angin segar bagi civitas akademika. Melalui pendekatan kurikulum modern seperti Lean Methodology dan Design Thinking, mahasiswa akan dibimbing secara intensif. Berbagai fasilitas pembelajaran tingkat dunia juga ditawarkan tanpa biaya kepada pihak universitas. Collaboration ini diyakini mampu mengakselerasi lahirnya startup inovatif yang siap bersaing secara global.

The Power of Strategic Collaboration

“Kami sangat antusias mengeksplorasi collaboration pendidikan kewirausahaan ini demi masa depan mahasiswa kita. Kampus FEBI UIN Surakarta memiliki potensi luar biasa sebagai pelopor utama pencetak wirausaha muda.” — Dita Mayasari ST., MT, Senior Program Manager WF Indonesia.

Selanjutnya, diskusi mendalam mengenai program penawaran ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dekanat FEBI. Wakil Dekan 1 Dr. Arif Muanas, Wakil Dekan 2 Dr. Indah Piliyanti, serta Wakil Dekan 3 Dr. Ika Yoga turut mengawal pertemuan. Selain itu, Ketua Program Studi Bisnis Digital juga hadir memberikan kontribusi pemikiran penting. Keterlibatan aktif para pimpinan ini menunjukkan komitmen penuh universitas dalam meningkatkan mutu pendidikan. Sinergi kuat ini dipastikan akan membawa dampak positif jangka panjang bagi seluruh mahasiswa.

Teknologi Canggih untuk Inkubator Bisnis

Di sisi lain, keunggulan program ini terletak pada dukungan platform GenieAI yang sangat canggih. Sistem berbasis kecerdasan buatan tersebut memungkinkan proses pembelajaran personalisasi berjalan secara optimal. Pengalaman belajar dunia nyata akan didapatkan mahasiswa melalui jaringan mentor global. Penasihat pertumbuhan bisnis bertenaga AI disiapkan untuk membantu pendiri menilai kesiapan usaha. Dengan demikian, inkubator bisnis universitas dapat berfungsi maksimal sebagai wadah percepatan usaha mandiri.

Sebagai informasi tambahan, Wadhwani Foundation merupakan yayasan filantropi besar yang didirikan oleh Dr. Romesh Wadhwani. Konglomerat Silicon Valley tersebut telah mendonasikan dana fantastis sebesar US$1 miliar demi misi sosial ini. Hingga saat ini, yayasan tersebut telah sukses membangun ratusan entrepreneurship club di berbagai belahan dunia. Dukungan penuh ini diberikan secara sukarela untuk membantu negara berkembang meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Melalui kemitraan global ini, FEBI UIN Surakarta siap melangkah pasti menuju kampus berstandar internasional.

Generasi Baru Unit Lab FOM FEBI UIN Surakarta Siap Bawa Inovasi

Generasi Baru Unit Lab FOM FEBI UIN Surakarta Siap Bawa Inovasi

SURAKARTA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar agenda krusial di Ruang Rapat Pimpinan pada Rabu (8/7/2026). Agenda bertajuk Exit Meeting ini menandai momen penting dalam pengelolaan laboratorium ritel Febi One Mart (FOM). Proses serah terima unit laboratorium dilakukan secara resmi sebagai bentuk akuntabilitas lembaga. Melalui langkah nyata ini, terlihat komitmen kuat fakultas dalam mengoptimalkan pusat sarana pembelajaran mahasiswa. Seluruh tata kelola manajemen pun terus ditingkatkan demi menghadirkan pelayanan pendidikan yang jauh lebih inklusif.

Transparansi Manajemen Melalui Proses Serah Terima

Selanjutnya, laporan keuangan yang komprehensif dipaparkan secara detail untuk memastikan keterbukaan informasi publik. Pengawasan ketat juga dilakukan melalui stock opname berkala terhadap seluruh barang persediaan yang ada. Selain itu, kas masuk dari transaksi tunai maupun QRIS diperiksa secara cermat untuk validasi data. Langkah preventif ini diambil agar aset negara yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan dengan sangat baik. Serah terima dokumen penting ini membuktikan bahwa budaya transparansi terus dijaga di lingkungan kampus.

“Kami berkomitmen penuh untuk menjaga akuntabilitas lewat serah terima aset dan keuangan yang sangat transparan ini,” ujar Dekan FEBI, Prof. Dr. Rahmawan Arifin, saat memberikan sambutan utama di hadapan para peserta rapat.

Apresiasi dan Evaluasi Kinerja Pengurus Laboratorium

Kemudian, evaluasi mendalam mengenai kelebihan dan kekurangan operasional toko juga dibahas secara interaktif. Jajaran pimpinan fakultas bersama kepala laboratorium menguraikan berbagai solusi strategis untuk perbaikan ke depan. Di sisi lain, pembagian jadwal shift magang baru telah dirancang agar manajemen waktu berjalan efektif. Pengalaman berharga ini diharapkan mampu melatih kerja sama tim yang solid bagi seluruh mahasiswa. Melalui evaluasi ini, kualitas pelayanan FOM diproyeksikan akan terus meningkat dari waktu ke waktu.

Pemberian Reward untuk Eks Pengurus Ritel

Sementara itu, apresiasi tinggi diberikan oleh pihak fakultas kepada para mahasiswa magang angkatan lama. Penghargaan berupa program upgrading materi, pengayaan ilmu, serta kegiatan outbound yang edukatif telah dipersiapkan. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi dan soft skills mereka di dunia kerja. Oleh karena itu, keterlibatan aktif dari seluruh civitas akademika sangat mendukung keberhasilan program berkelanjutan ini. Regenerasi pengurus baru pun siap membawa FOM menuju standar pengelolaan laboratorium yang jauh lebih profesional.

Copy of PHOTO-2026-06-18-17-24-09

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Tingkatkan Visibilitas Digital UMKM Mustofa Bakery

Sukoharjo – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi pendampingan digital marketing di UMKM Mustofa Bakery, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, pada Rabu (17/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan program pendampingan yang dilaksanakan mahasiswa berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi mitra. Fokus pendampingan diarahkan pada peningkatan visibilitas digital usaha melalui optimalisasi Google Business Profile, Google Maps, serta penyusunan konten promosi digital agar Mustofa Bakery semakin mudah ditemukan oleh masyarakat melalui mesin pencari.

Monitoring dilakukan oleh tim dosen yang terdiri atas Kisti Nur Aliyah, M.E., Prof. Dr. Hj. Datien Eriska Utami, S.E., M.Si., Dr. Septi Kurnia Prastiwi, S.E., M.M., dan Adhelia Desi Prawestri, S.Pd., M.Akun., AWP. Bersama mahasiswa, tim meninjau hasil implementasi program sekaligus berdialog langsung dengan pemilik usaha untuk mengevaluasi manfaat, capaian, serta peluang pengembangan program di masa mendatang.

Kedatangan tim disambut hangat oleh pemilik Mustofa Bakery, Bapak Nur Mustofa, beserta penjaga outlet. Dalam suasana penuh keakraban, diskusi berlangsung mengenai perjalanan usaha, strategi pengembangan bisnis, hingga pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing UMKM.

Bapak Nur Mustofa menceritakan bahwa Mustofa Bakery telah berdiri sejak tahun 2013. Sebelum menempati outlet yang saat ini menjadi pusat aktivitas penjualan, usaha tersebut beroperasi di lokasi lain. Seiring meningkatnya permintaan pasar, usaha terus berkembang hingga kini kedua lokasi tetap beroperasi untuk melayani pelanggan di wilayah Sukoharjo dan sekitarnya.

Ia mengaku merasakan manfaat nyata dari program pendampingan yang diberikan oleh dosen dan mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

“Pendampingan dari UIN Raden Mas Said Surakarta sangat membantu kami. Kini kami semakin memahami pentingnya keberadaan usaha di Google serta pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan pemasaran. Harapannya, usaha kami semakin dikenal oleh masyarakat,” ungkapnya.

Melalui program tersebut, mahasiswa membantu mengoptimalkan identitas digital Mustofa Bakery dengan melengkapi informasi usaha pada Google Business Profile, mulai dari alamat, jam operasional, nomor kontak, kategori usaha, hingga deskripsi bisnis. Mahasiswa juga menyusun konten promosi, mengunggah foto-foto produk dan outlet, serta memastikan profil usaha dapat muncul pada hasil pencarian Google dan Google Maps. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kredibilitas usaha sekaligus memperluas akses konsumen terhadap informasi mengenai Mustofa Bakery.

Ketua tim pengabdian, Kisti Nur Aliyah, M.E., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring merupakan bagian penting dalam memastikan setiap program pengabdian memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang aplikatif bagi mahasiswa.

“Program pendampingan ini tidak hanya memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi wujud kontribusi perguruan tinggi dalam membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Kami berharap kolaborasi ini mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan dan mendorong Mustofa Bakery menjadi UMKM yang semakin kompetitif,” tuturnya.

Selain mengevaluasi capaian program, tim dosen juga memberikan berbagai masukan strategis kepada mitra. Beberapa rekomendasi yang disampaikan antara lain menjaga konsistensi pembaruan informasi pada Google Business Profile, meningkatkan kualitas dan frekuensi konten media sosial, serta mendorong pelanggan untuk memberikan ulasan positif sebagai upaya membangun reputasi digital usaha.

Kegiatan monitoring ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan pelaku UMKM mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi ruang implementasi ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, sementara bagi pelaku UMKM, pendampingan tersebut membuka peluang untuk meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi digital.

Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus berkomitmen menghadirkan inovasi dan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pendampingan UMKM seperti yang dilakukan di Mustofa Bakery diharapkan mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan lokal, memperluas akses pasar, serta mendorong transformasi digital UMKM sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.