FEBI News| Bertempat di ruang rapat FEBI IAIN Surakarta, dilaksanakan Rapat koordinasi penyusunan rencana kerja tahun 2021. Rapat diselenggarakan dua hari berturut-turut 5-6 Juni 2020 dihadiri oleh Dekan Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, Wakil Dekan 1 Dr. Awan Kostrad Diharto, M.Ag, Wakil Dekan 2 Dr. Hj. Woro Retnaningsih, M.Pd. Kabag TU Fakultas Nurhidayatiningsih, M.H, serta seluruh ketua prodi, sekretaris prodi, dan kepala laboratorium FEBI IAIN Surakarta.
Rapat koordinasi ini membahas pagu sementara sebesar Rp. 9.1 milyar, yang akan dikelola oleh fakultas untuk program dan kegiatan di tahun 2021. Untuk itu Dekan FEBI mengharapkan adanya partispasi aktif berupa usulan program/kegiatan dari publik dan seluruh civitas akademika FEBI, yang nantinya akan dibahas di dalam rapat kerja antara fakultas dan institut.
FEBI NEWS| Sabtu, 06 Juni 2020, Melalui Grup Whatsapp, Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (HMPS MBS) telah melaksanakan kegiatan Diskusi Online bertajuk “Ngobam (Ngobrol Bareng Millenial)” yang merupakan salah satu program kerja dari Divisi Entrepreneurship. Dalam acara ini HMPS MBS menghadirkan seorang entrepreneur muda yaitu Alyrahman Syariati Salman. Kegiatan ini pun mendapat respon positif dari sejumlah mahasiswa IAIN Surakarta maupun universitas lain, terlihat dari sekitar 211 peserta turut berpartisipasi didalamnya.
Mengangkat tema “Millenial Berevolusi Bisnis Menuju New Normal”, pada acara Ngobam kali ini Pembicara Menyampaikan sejumlah Kiat-kiat yang harus dilakukan dan diperhatikan dalam menjalankan bisnis di era New Normal, misalnya dengan memerhatikan segala aspek bisnis kedepan melalui peramalan yang akan terjadi di hari kemudian sehingga bisnis dapat berjalan dan tumbuh berkembang dengan lancar melalui online marketing.
Semoga dengan diadakannya kegiatan diskusi semacam ini dapat menambah wawasan bagi peserta tentang langkah berbisnis yang tepat di era New Normal. Kegiatan positif seperti ini merupakan salah satu langkah yang tepat untuk tetap produktif ditengah terpaan wabah covid yang kian meresahkan perekonomian bangsa. Oleh sebab itu, mari kita support keberlangsungan acara ini selanjutnya, seraya berharap wabah semacam ini dapat berakhir sesegera mungkin.
FEBI News | Di Tengah Pandemi, FRESH FEBI IAIN Surakarta gelar Halal Bihalal Virtual Untuk Meningkatkan Silaturahmi antar anggota. halal bi halal ini merupakan tradisi muslim di Indonesia di saat Bulan Ramadhan telah usai lalu lebaran tiba, seluruh umat Muslim pun saling maaf memaafkan satu dengan yang lainnya, terutama di bulan Syawal yang penuh keberkahan ini, Begitupun dengan LSO Forum Ekonomi Syariah (Fresh) FEBI IAIN Surakarta.
Namun di tengah pandemi Covid-19 ini, halal bihalal yang dilakukan oleh Fresh FEBI berupa virtual melalui aplikasi Google Meet. Agenda ini diikuti oleh seluruh keluarga besar Fresh FEBI, mulai dari pembina, alumni, pengurus, dan anggota ini dilaksanakan pada hari Kamis, 04 Juni 2020 pukul 12.30, dan bertemakan Raih Keberkahan di Syawal yang Dirindukan.
Acara halal bi halal virtual dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Sdr. Teuku Farhan, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Presiden FRESH FEBI, Khairul Rohmad Widodo. Setelah sambutan, mulainya acara inti yaitu sharing-sharing dari Ibu Devi Narulitasari, M.Si selaku pembina, Ahmad Syaifudin selaku Presiden Fresh tahun 2018 dan Bayu Anang Budiarso selaku Presiden Fresh tahun 2019.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan ukhuwah antar keluarga besar Fresh FEBI IAIN Surakarta, dan tetap terjalinnya silaturahmi walaupun tidak bisa bertatap muka secara langsung.
Pada hari Minggu, 31 Mei 2020 telah terlaksana program kerja diskusi online oleh Divisi Religious Self Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah.
Dalam diskusi tersebut dipandu oleh moderator saudari Isnaini Noor Rohmah dan pemateri Bapak Ahmad Hafidz. S. Ag., M.Ag.
Dimana pada kegiatan tersebut diikuti oleh 154 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi seperti IAIN Surakarta, UIN Sunan Kalijaga, IAIN Salatiga dll. Kegiatan Diskon ini dilaksanakan melalui grup WhatsApp, dan berisi tentang peluang serta peran ekonomi Islam guna memoderasi tantangan adanya wabah Covid-19. Fokus yang dititikberatkan pada diskusi ini mengenai sektor keuangan syariah dan wirausaha syariah yang tidak mengandung unsur kapitalis, hegemoni, dan lainnya. Diakhir kegiatan ini juga terdapat sesi tanya jawab dari peserta dan pemateri.
Dengan adanya kegiatan diskusi ini semoga dapat menambah wawasan peserta tentang peluang serta peran ekonomi Islam dengan adanya wabah Covid-19 ini yang telah memporak porandakan diberbagai sektor kehidupan. Semoga pandemi ini segera berakhir dan semua sektor kehidupan bisa kembali normal seperti semula.
(Fajrotun Ni’mah sekretaris 2 HMPS MBS)
1. Pendaftaran Ujian Seminar Proposal Dan Skripsi dibuka pada tanggal 25 Mei sampai 05 Juni 2020 pukul 07.30 sampai dengan 15.00 WIB (baik di SIAKAD maupun pengumpulan berkas via Google Form).
2. Bagi mahasiswa yang akan mengikuti ujian seminar
proposal, setelah mendapat persetujuan dari bagian akademik di SIAKAD wajib
segera melakukan progress seminar di SIAKAD (Untuk pendaftaran ujian seminar
proposal, pendaftaran di SIAKAD dilakukan 2 tahap).
3. Bagi mahasiswa yang akan mendaftar ujian skripsi,
transkrip nilai wajib diverifikasi bagian akademik. Untuk mendapatkan
verifikasi dapat menghubungi call center bagian akademik (Bapak Fatur dan Ibu
Tatik).
4. Untuk syarat mendaftar ujian seminar proposal dan skripsi
mahasiswa dapat menggunakan KRS, nota dinas, dan pengesahan tanpa tanda tangan
dosen pembimbing akademik/skripsi. Namun sebagai gantinya wajib menyertakan
bukti ACC dari dosen pembimbing skripsi yang berupa screenshoot via
Whatsapp/email/yang lain yang diupload via Google Form (link tersedia di
website FEBI IAIN Surakarta).
5. Mahasiswa yang tidak melakukan progress di SIAKAD atau
yang tidak melengkapi berkas persyaratan pendaftaran (baik di SIAKAD maupun
Google Form) hingga batas akhir pendaftaran maka TIDAK DAPAT DIJADWALKAN
MENGIKUTI UJIAN.
6. Mahasiswa yang
telah mendapatkan jadwal ujian, wajib menyerahkan berkas ujian ke masing-masing
dosen penguji maksimal 2 hari sebelum ujian dilaksanakan.
FEBI News| Rabu, 20 Mei 2020 – Pada penghujung bulan Ramadhan ini Pesantren Mahasiswa Diniyah Fakultas Ekonomi dan Bisnis IAIN Surakarta mengadakan serial kajian online dengan tema keistimewaan lailatul qodar. Kajian ini dilaksanakan pukul 16.00 WIB secara live melalui akun instagram @febiiainsurakarta bersama pemateri Mudir Pesmadin FEBI ustadz H. Nur Hidayah Al Amin, Lc.M.E.Sy didukung oleh tim media dan publikasi serta Komunitas Jurnalis Febi (KJF).
Pemateri menyampaikan bahwa malam lailatul qadar adalah malam yang istimewa diantara malam malam yang lain (QS Al – Qadr). Malam lalilatul Qadar yang jatuh pada 10 malam terakhir ramadhan sebagai malam penuh berkah dimana Al – Quran diturunkan serta para malaikat turun berkumpul mendoakan umat muslim.
Ketentuan Allah SWT ada yang bisa dirubah dan tidak bisa dirubah yaitu umur. Dengan umur kita yang sedikit ini kita harus memanfatkan kesempatan malam lailatul qadar dengan sebaik mungkin untuk berdzikir, membaca al quran, berinfaq dan shodaqoh serta amalan sholeh lainya. Pada akhir kajian pemateri menyampaikan pesan “hidup sekali hiduplah yang berarti, tidak ada waktu untuk berleha-leha atau berbuat maksiat”. (KJF)
FEBI News|Di sepuluh terakhir Ramadhan 1441 H. Pesmadin FEBI IAIN Surakarta selenggarakan pengajian online dengan judul “Ramadhan Kali ini Istimewa”, dilakukan secara live di akun Instagram @febiiainsurakarta. Sebagai pemateri pada acara ini adalah Dekan FEBI IAIN Surakarta Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. didukung penuh oleh tim media dan publikasi serta Komunitas Jurnalis FEBI (KJF).
Pemateri menyampaikan empat poin pentingya Ramadhan di masa
pandemi ini, yaitu sebagai berikut: pertama,
Jadikan Ramadhan ini momentum refleksi, muhasabah diri dalam kehidupan
masing-masing, sudahkah diri kita menjadi yang terbaik, jika sudah bisa
dipertahankan dan ditingkatkan, jika belum segera perbaiki diri. Kedua, Perkuat jati diri keimanan dan istiqomah
bersikap jujur, karena keimanan inilah yang akan membuat kita selalu tenang
dalam menghadami ujian pandemi ini.
Ketiga, kita
selaku manusia berilmu harus Senantiasa peduli kepada orang di sekitar,
kepedulian itulah yang disebut nilai kebermanfaatan, sesuai dengan sabda Nabi “sebaik-baiknya
manusia adalah yang paling bermanfaat untu manusia lainnya.” Keempat, Saatnya kita semua bersyukur
kepada orang di sekitar kita, harus banyak berterimakasih kepada orang lain,
karena kita adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain.
Kegiatan pengajian ini dilakukan di sore hari bulan Ramadhan
dan sangat tepat dijadikan tambahan ilmu sambil menunggu waktu berbuka puasa.
(KJF)
Febi News| Mahasiswa FEBI IAIN Surakarta, Aji Tri Laksono raih juara 3 dalam Lomba Video dan Vlog Himbauan Pencegahan Penyebaran Covid 19 tingkat Polres Sragen 2020. Perlombaan tersebut ada 4 tema, diantaranya Stay At Home/Work From Home, Jaga Kebersihan dan Kesehatan dari Rumah, Tidak Mudik/Keluar Daerah, dan yang terakhir Jaga Jarak Dengan Orang Lain.
Aji adalah mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah Semester 4 yang juga merupakan Anggota Komunitas Jurnalis Febi Periode 2020 tersebut meraih juara 3 dengan tema “Jaga Jarak Dengan Orang Lain”. Ada 12 Juara dari empat tema tersebut, masing-masing tema di ambil juara 1,2, dan 3, tak hanya itu total ada 123 Peserta yang mengikuti lomba. Semua pemenang akan di kirim ke POLDA Jateng untuk di lombakan lagi di tingkat Polda Jateng.
Penyerahan penghargaan lomba, di serahkan langsung oleh Bapak Kapolres Sragen AKBP RAPHAEL SANDHY CAHYA PRIAMBODO, S.I.K. di Lapangan Wira Pratama Polres Sragen. (Senin, 27 April 2020). Semua pemenang lomba mendapatkan penghargaan dan hadiah oleh Bapak Kapolres Sragen. Mahasiswa FEBI IAIN Surakarta terbukti terus berkarya dimanapun dan kapanpun berada.
FEBI NEWS| Melalui media WhatsApp Group, Jum’at(01/05) HMPS Akuntansi Syariah FEBI IAIN Surakarta menyelenggarakan Diskusi Online (D’Line 2) dengan tajuk “Tinjauan Work From Home dan Gelombang PHK pada Bidang Profesi Akuntansi di Tengah Pandemi Covid-19”. Kegiatan ini di hadiri oleh Ibu Wahyu Pramesti, SE., M.Si., Ak., CA sebagai Pembicara, dimana beliau merupakan salah satu Dosen Program Studi Akuntansi Syariah FEBI IAIN Surakarta. Dengan didampingi oleh Muhamad Irfani selaku Moderator, beliau menyampaikan informasi secara jelas dan terperinci yang berhasil menarik rasa ingin tahu para mahasiswa.
Kegiatan ini dimulai pada pukul 08.30, tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Akuntansi Syariah FEBI IAIN Surakarta diskusi kali ini juga dihadiri mahasiswa dari kampus lain, seperti UIN Sunan Kalijaga, Universitas Slamet Riyadi, IAIN Kudus, Universitas Negeri Semarang, IAIN Parepare, dan lainnya.
Dalam materi yang disampaikan, Bu Wahyu Pramesti menjelaskan bagaimana dampak Pandemi Covid-19 di berbagai bidang profesi akuntansi. Dimana seperti yang kita ketahui, bidang profesi akuntansi memiliki cakupan yang begitu luas. Setiap entitas yang melakukan pengelolaan keuangan pasti membutuhkan pekerja di bidang akuntansi. Menurut beliau, dari hasil wawancara yang sudah dilakukan pada beberapa bidang profesi akuntansi, belum ada PHK untuk staff accountingnya. Yang ada adalah WFH atau pengurangan jam kerja.
Sekalipun terjadi PHK, itu hanya untuk front liner, dan mayoritas terjadi di sektor pariwisata. Jika tidak melakukan PHK, mereka memilih untuk melakukan unpaid leave. Beliau juga menambahakan bahwa dari profesionalisme akuntansi, kita tidak punya cukup kompetensi untuk menyampaikan apa yang bisa kita lakukan bagi para pekerja yg terkena PHK. Namun hal ini bisa relevan jika ditanyakan kepada entrepreneur, dimana kesempatan bekerja mugkin akan ditawarkan oleh para wirausahawan.
Para peserta diskusi sangat antusias dengan materi yang disampaikan, hal ini terlihat dari pertanyaan-pertanyaan kritis dari para peserta. Acara diakhiri dengan 3 pertanyaan dari peserta yang kemudian dibahas tuntas oleh pembicara.
Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menambah wawasan kita mengenai bidang profesi akuntansi di tengah pandemi Covid-19. Semoga bumi dan negerti kita tercinta lekas membaik. Tetap jaga kesehatan, tetap produktif, dan tetap di rumah saja.