Rapat Rutin DWP UIN Raden Mas Said: FEBI Tuai Apresiasi sebagai Tuan Rumah Lomba Meriah

Surakarta, 15 Agustus 2024 – Dalam rangka Hari Ulang Tahun Kemerdekan Republik Indonesia ke-79, Dharma Wanita Persatuan Pusat UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan rapat rutin dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam FEBI sebagai tuan rumah pada hari Kamis, 15 Agustus 2024. Acara tersebut juga diisi dengan berbagai lomba yang penuh semangat perjuangan nasional.

Agenda acara dimulai pada pukul 09.00 WIB dibuka oleh Ketua Dharma Wanita FEBI, Ibu Resmi Diwatie dan dihadiri oleh Ketua DWP UIN Raden Mas Said Surakarta, Ibu Nuning Hasanah, M.IP beserta 89 orang anggota DWP UIN Raden Mas Said Surakarta.

Salah satu acara utama yang diselenggarakan dalam rapat tersebut adalah pemilihan DWP IDOL dengan tema “Wanita Hebat, Indonesia Bermartabat Sejak Dahulu”. Dalam acara tersebut, peserta yang terdiri dari perwakilan rektorat, fakultas, pascasarjana, Lembaga, dan unit-unit lainnya memeriahkan acara dengan mengenakan pakaian lurik dan memperagakan aksi wanita hebat tempo dulu.

Lomba tersebut antara lain menggulung stagen, menjual jamu dalam bahasa inggris, membuat tapai beras. Selain itu, lomba makan kerupuk dan lomba balon mesra disambut antusias oleh peserta. Pada pembukaan, total 11 kategori pemenang diumumkan, dengan penghargaan dari Supporter Terheboh, Terkalem, Terrajin hadir, Kostum Terbaik, Tersmart, dan Terambis. Juara atas diraih oleh tim gabungan LPM, SPI, dan Ma’had Jami’ah, Fakultas Adab dan Bahasa (FAB) di posisi kedua, serta FEBI di posisi ketiga.

Acara ini tidak hanya menambah semarak persiapan Hari Kemerdekaan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antar civitas akademika UIN Raden Mas Said Surakarta. Semangat juang para wanita hebat ini diharapkan terus menjadi inspirasi dalam membangun Indonesia yang bermartabat.

Kolaborasi FEBI UIN Raden Mas Said dan Diplomat Success Challenge Dorong Mahasiswa Jadi Wirausaha Muda

Surakarta, 10 Agustus 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT. MILI CIPTA KARYA untuk pelaksanaan Program Diplomat Success Challenge (DSC) Season 15. Perjanjian ini resmi ditandatangani oleh Muhammad Elmo Rizqi, Project Manager PT. MILI CIPTA KARYA, dan Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Kerjasama ini bertujuan untuk mendukung kegiatan Diplomat Success Challenge (DSC) yang akan dilaksanakan pada 26 Agustus 2024, bertepatan dengan acara Sambut Mahasiswa Baru (SAMARU) dan Festival UMKM FEBI 2024 yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FEBI. Program DSC ini dirancang untuk menginspirasi dan mendorong mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide bisnis kreatif, baik bagi yang sudah memiliki usaha maupun yang baru ingin memulai.

Dalam acara ini, akan digelar talkshow khusus yang akan menghadirkan pembicara dari tim DSC untuk memberikan wawasan dan motivasi kepada para mahasiswa. Talkshow ini akan digabungkan dengan kegiatan SAMARU, memberikan kesempatan bagi mahasiswa baru untuk langsung terlibat dalam dunia kewirausahaan sejak awal perjalanan akademik mereka di FEBI UIN Raden Mas Said.

Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dorongan nyata bagi pengembangan kreativitas dan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa FEBI. “Kami percaya bahwa program ini akan menjadi platform yang ideal bagi mahasiswa untuk mengekspresikan ide-ide inovatif mereka dan mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk merealisasikannya,” ujar Prof. Rahmawan.

Dengan adanya program DSC ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan potensi mahasiswa dalam bidang kewirausahaan dan berkontribusi dalam mencetak wirausaha muda yang tangguh dan inovatif.

FEBI UIN Raden Mas Said Lepas Dua Dosen untuk Hadiri Asia-Pacific Youth SDGs Summit 2024 di Korea Selatan

Surakarta, 8 Agustus 2024 – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, secara resmi melepas dua dosen FEBI UIN Raden Mas Said, Dr. Fitri Wulandari, SE, M.Si, dan Drs. Azis Slamet Wiyono, MM, untuk menghadiri The Asia-Pacific Youth – The Sustainable Development Goals (SDGs) Summit 2024. Acara bergengsi ini akan digelar pada 11-14 Agustus 2024 di Korea Selatan dan dihadiri oleh lebih dari 60 delegasi dari 16 negara.

Asia-Pacific Youth SDGs Summit merupakan konferensi global yang memadukan kompetisi dan tantangan bagi para pemuda di seluruh dunia. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan SDGs dalam hal kepemimpinan, negosiasi, dan pendidikan yang komprehensif. Peserta akan berdiskusi, mengembangkan ide proyek kreatif, berbagi wawasan, dan mendapatkan pengetahuan baru tentang SDGs. Konferensi ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Pemuda Internasional yang akan diperingati oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada bulan Agustus 2024.

Rangkaian kegiatan dalam Asia-Pacific Youth SDGs Summit mencakup:

  • Konkuk University Orientation Session: Sesi orientasi yang bertujuan untuk memperkenalkan peserta dengan program dan aktivitas yang akan berlangsung selama summit.
  • Conference Session at Masil, Seoul City: Sesi konferensi di jantung kota Seoul yang akan menjadi forum diskusi utama tentang SDGs.
  • Yonsei University Exchange Session: Sesi pertukaran di Yonsei University untuk memperluas jaringan dan berbagi pengalaman antar peserta.
  • SDG Workshop at Earth Dome: Lokakarya SDGs di Earth Dome yang akan memberikan pelatihan praktis dan inspiratif tentang implementasi SDGs.

Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya terhadap partisipasi Dr. Fitri Wulandari dan Drs. Azis Slamet Wiyono dalam konferensi internasional ini. “Kami berharap partisipasi mereka dalam Asia-Pacific Youth SDGs Summit akan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan SDGs di Indonesia serta meningkatkan jaringan dan kerjasama internasional FEBI UIN Raden Mas Said,” ujar Prof. Rahmawan.

Konferensi ini terbuka untuk pemuda dari seluruh dunia yang ingin mendukung dan mengambil tindakan terhadap SDGs. Semua orang dipersilakan untuk bergabung dalam forum ini dan bersama-sama BERBICARA, BERTINDAK, dan BERKOLABORASI untuk masa depan yang lebih baik.

Gambar-WhatsApp-2024-08-06-pukul-17.56.02_4156cf89-1024x768

Management Development Program: Langkah FEBI UIN Raden Mas Said Menuju Standar ISO 21001: 2018

Tegal, 7 Agustus 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar acara Management Development Program Batch #01 dengan tema “Enhancing Standard Operating Procedure Based on ISO 21001: 2018”. Kegiatan ini diadakan di Guci Forest, Tegal, pada Selasa, 7 Agustus 2024, dan dihadiri oleh jajaran dekanat, pimpinan program studi dan jurusan, serta staf kependidikan FEBI.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan implementasi prosedur operasi standar (SOP) yang berlandaskan ISO 21001: 2018 di lingkungan FEBI. Dengan penerapan SOP yang baik, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan akademik dan administratif.

Gunawan Aji, M.Si. dari STIES Putra Bangsa Tegal diundang sebagai narasumber utama. Beliau memberikan pemaparan mendalam tentang pentingnya SOP berbasis ISO 21001: 2018 dan bagaimana standar ini dapat diterapkan dalam konteks pendidikan tinggi. Gunawan Aji menjelaskan bahwa penerapan ISO 21001: 2018 dapat membantu institusi pendidikan untuk mencapai keunggulan operasional dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Acara ini dipandu oleh Liana Fuadah, M.Si, yang bertindak sebagai moderator. Liana memastikan diskusi berjalan dengan lancar dan interaktif, sehingga para peserta dapat berpartisipasi aktif dan mengajukan pertanyaan terkait penerapan ISO 21001: 2018.

Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, dalam sambutannya, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan di FEBI. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan antusiasme dan komitmen dalam mengikuti program ini.

Dengan terselenggaranya Management Development Program Batch #01 ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berharap dapat lebih siap menghadapi tantangan di era globalisasi dan meningkatkan daya saing institusi melalui implementasi SOP yang standar dan berkualitas.

Acara ini tidak hanya memberikan wawasan baru bagi para peserta, tetapi juga membuka peluang untuk berbagi pengalaman dan best practices dalam mengelola institusi pendidikan. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan secara efektif dalam operasional sehari-hari di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Menuju Tahun Akademik Baru: Workshop RPS dan Kontrak Kerja Dosen Tidak Tetap di FEBI UIN Raden Mas Said

Surakarta, 1 Agustus 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Penandatanganan Kontrak Kerja Dosen Tidak Tetap untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2024/2025. Acara ini berlangsung pada Kamis, 1 Agustus 2024, bertempat di Aula Pendapi Mangkunegaran Lt.1.

Workshop ini merupakan bagian penting dari persiapan awal tahun akademik yang baru. Agenda acara mencakup pemaparan Outcome-Based Education (OBE), penyusunan RPS, serta penandatanganan kontrak mengajar bagi dosen tidak tetap. Acara ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh rencana pembelajaran selaras dengan standar akademik yang telah ditetapkan dan memberikan arahan yang jelas bagi dosen dalam menjalankan tugas mereka.

Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, membuka acara dan memberikan sambutan hangat kepada para dosen tidak tetap yang baru. Dalam sambutannya, Prof. Arifin menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk memastikan kualitas pembelajaran yang optimal. Beliau juga memberikan arahan mengenai integrasi OBE dalam kurikulum dan bagaimana menyusun RPS yang efektif.

Acara ini dihadiri oleh seluruh dosen tidak tetap yang akan mengajar pada semester gasal mendatang, serta staf akademik FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Melalui workshop ini, diharapkan para dosen tidak tetap dapat lebih memahami peran mereka dalam mencapai tujuan akademik dan berkontribusi secara signifikan terhadap pengalaman belajar mahasiswa.

Dengan diselenggarakannya acara ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan bahwa setiap komponen dalam proses pembelajaran siap menghadapi tantangan akademik yang akan datang.

Diskusi Inovatif di ICIES 2024: Masa Depan Ekonomi Islam di Tengah Tantangan Global

Surakarta, 25 Juli 2024 – The 4th International Conference on Islamic Economics Studies (ICIES) 2024 menyelenggarakan sesi paralel yang digelar secara online dan offline di gedung FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Konferensi ini berhasil menarik partisipasi luas dari akademisi dan peneliti, baik dari dalam maupun luar negeri.

Terdapat 11 ruangan sesi paralel yang digelar secara offline dan 5 ruangan sesi paralel yang dilaksanakan secara online. Setiap ruangan diisi oleh 5 presenter dan 1 discussant, yang semuanya berasal dari berbagai perguruan tinggi nasional dan internasional.

Para presenter memaparkan hasil penelitian terbaru mereka dalam bidang ekonomi Islam, sementara para discussant memberikan pandangan kritis dan masukan konstruktif. Diskusi yang terjadi di setiap ruangan sangat dinamis, mencerminkan keberagaman perspektif dan kekayaan pengetahuan yang dibawa oleh para peserta konferensi.

Beberapa topik yang dibahas dalam sesi paralel ini mencakup inovasi dalam ekonomi Islam, strategi pengembangan sumber daya manusia, transformasi digital dalam layanan keuangan syariah, dan banyak lagi. Sesi paralel ini memberikan kesempatan bagi para akademisi dan peneliti untuk saling berbagi wawasan dan berkolaborasi dalam mengembangkan solusi untuk tantangan ekonomi global.

Dengan digelarnya sesi paralel secara online dan offline, ICIES 2024 menunjukkan komitmennya untuk tetap inklusif dan adaptif di tengah perkembangan teknologi. Konferensi ini tidak hanya menjadi ajang bertukar ide, tetapi juga memperkuat jaringan profesional di bidang ekonomi Islam.

ICIES 2024 terus menjadi wadah penting bagi perkembangan ilmu ekonomi Islam, dengan harapan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Gambar-WhatsApp-2024-07-31-pukul-10.23.22_b77b80f3-1024x682

Panel Session ICIES 2024: Inovasi dalam Ekonomi Islam untuk Menghadapi Tantangan Ekonomi Global

Surakarta, 25 Juli 2024 – The 4th International Conference on Islamic Economics Studies (ICIES) 2024 telah sukses digelar di Surakarta dari 23 hingga 25 Juli 2024. Konferensi yang bertema besar “Innovations in Islamic Economics: Navigating Global Economic Challenges” ini berhasil menarik perhatian akademisi dan praktisi dari berbagai penjuru dunia.Salah satu sesi yang paling ditunggu-tunggu adalah Panel Session yang diadakan pada Rabu, 24 Juli 2024 di Aula Gedung Graha UIN Raden Mas Said. Seluruh peserta konferensi antusias menghadiri sesi ini, yang menampilkan empat panelis terkemuka:

  1. Assoc. Prof. Dr. Betania Kartika dari INHART International Islamic University Malaysia
  2. Assoc. Prof. Anwar Radiamoda, SCL, Ph.D dari Mindanao State University Marawi, Filipina
  3. Assoc. Prof. Partha Gangopadhyay dari Western Sydney University Business School, Australia
  4. Assoc. Prof. Fitri Wulandari, M.M. dari FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

Panel session ini dipandu oleh moderator yang berpengalaman, Rina Hastuti, M.M., Ph.D, yang berhasil mengarahkan diskusi menjadi sangat informatif dan inspiratif. Para pembicara membahas berbagai topik penting, termasuk inovasi dalam ekonomi Islam dan bagaimana sektor ini dapat beradaptasi dengan tantangan ekonomi global.

Dalam diskusi tersebut, Dr. Betania Kartika menyoroti pentingnya kolaborasi internasional dalam mengembangkan solusi ekonomi yang berkelanjutan. Sementara itu, Dr. Anwar Radiamoda berbagi pengalaman dari Filipina tentang implementasi kebijakan ekonomi Islam dalam konteks masyarakat multikultural.

Dr. Partha Gangopadhyay memberikan perspektif dari Australia tentang pentingnya inovasi teknologi dalam memperkuat ekonomi Islam. Terakhir, Dr. Fitri Wulandari memaparkan hasil penelitian terbaru yang menunjukkan potensi besar ekonomi Islam di Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

ICIES 2024 tidak hanya menjadi ajang berbagi pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga memperkuat jaringan profesional di bidang ekonomi Islam. Dengan berakhirnya konferensi ini, para peserta pulang dengan wawasan baru dan inspirasi untuk menerapkan inovasi dalam ekonomi Islam demi menghadapi tantangan ekonomi global.

Mahasiswa MBS Presentasikan Inovasi Transformasi Digital di Konferensi ICIEB 2024

Surakarta, 30 Juli 2024- Mahasiswa pascasarjana Manajemen Bisnis Islam sekaligus staf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta,M. Hanif Aditya, S.I.Kom berkesempatan untuk menjadi presenter di ajang bergengsi, The 3rd International Conference on Islamic Economics and Business (ICIEB) 2024. Konferensi ini diselenggarakan oleh FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Selasa, 30 Juli 2024.

Dalam parallel session yang diselenggarakan konferensi tersebut, Hanif mempresentasikan papernya yang berjudul “Digital Transformation and Human Resource Development Strategies in Courier Service Companies” secara online melalui aplikasi Zoom Meeting. Paper ini membahas secara mendalam tentang bagaimana PT Pos Indonesia, sebagai salah satu perusahaan jasa kurir terkemuka di Indonesia, berhasil melakukan transformasi digital di era 4.0.

Hanif menjelaskan bahwa PT Pos Indonesia telah mengadopsi berbagai strategi inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional mereka. “Transformasi digital bukan hanya tentang mengadopsi teknologi terbaru, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan dapat memberdayakan sumber daya manusianya untuk beradaptasi dan berkembang bersama perubahan tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Hanif menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan era digital. “Dalam menghadapi era 4.0, PT Pos Indonesia telah mengimplementasikan berbagai program pelatihan dan pengembangan untuk memastikan karyawan mereka memiliki keterampilan yang diperlukan untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” tambahnya.

Konferensi ICIEB 2024 sendiri dihadiri oleh para akademisi, praktisi, dan peneliti dari berbagai negara yang membahas berbagai topik terkait ekonomi dan bisnis Islam. Kehadiran Hanif di konferensi ini tidak hanya membawa nama baik UIN Raden Mas Said Surakarta tetapi juga memberikan wawasan baru tentang pentingnya transformasi digital dalam industri jasa kurir di Indonesia.

Dengan pemaparan yang komprehensif dan data yang kuat, Hanif berharap penelitiannya dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan strategi digital dan sumber daya manusia di sektor jasa kurir. “Saya berharap temuan ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain yang tengah berusaha melakukan transformasi digital di era industri 4.0,” pungkasnya.

Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Rahmawan Arifin, M.Si, Sampaikan Pidato berjudul Industri Halal dalam Perspektif Sains Keperilakuan: dari Religionomics ke Trancendenomics

FEBI News| Sukoharjo (27/7/2024) Dalam acara pengukuhan Guru Besar, Prof. Dr. Rahmawan Arifin, M.Si., menyampaikan pidato ilmiah bertajuk “Industri Halal dalam Perspektif Sains Keperilakuan: dari Religionomics ke Trancendenomics”. Acara ini diselenggarakan di Graha Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta pada tanggal 27 Juli 2024 dan dihadiri oleh sejumlah akademisi, mahasiswa, dan tamu undangan. Bersamaan dengan pengukuhan Guru Besar lainnya, yaitu Prof. Dr. H. Fauzi Muharrom, M.Pd., Prof. Dr. H. Moh. Abdul Kholiq Hasan, M.A. ,M.Ed., Prof. Dr. Imam Mujahid, M.Pd.

Dalam pidatonya, Prof. Rahmawan menjelaskan konsep Trancendenomics yang menjadi inti dari penelitiannya. Trancendenomics adalah prinsip transendental ekonomi yang bertujuan menjaga keseimbangan antara kebutuhan material dan spiritual. Konsep ini juga diharapkan dapat mewujudkan keadilan, kebaikan, keberkahan, dan keridhoan, yang merupakan unsur-unsur kenikmatan manusia yang hakiki.

Prof. Rahmawan menegaskan bahwa perkembangan ekonomi Islam secara global, atau yang dikenal dengan istilah SGIE (State of Global Islamic Economics), menunjukkan potensi besar industri halal dalam mengakomodasi kebutuhan masyarakat modern tanpa mengesampingkan nilai-nilai spiritual dan etika Islam.

Rektor Universitas, Prof. Dr. Toto Suharto, M.Ag., dalam sambutannya memberikan pesan kepada Prof. Rahmawan untuk menjadi seorang guru besar yang filosofis dan mengakar. “Jadilah guru besar yang memberikan kekuatan dari dasar untuk pertumbuhan pohon yang kuat. Ucapan dan perilakunya menjadi panutan dan rujukan,” ujar Prof. Toto. Ia juga menekankan pentingnya dua kebiasaan yang harus dijaga oleh seorang akademisi, yakni:

  1. Istifadah: Selalu belajar dan meningkatkan pengetahuan setiap hari. “Wakun mustafidan kulla yaumin ziyadatan,” yang berarti “jadilah seseorang yang selalu belajar dan mendapatkan peningkatan setiap hari.”
  2. Ifadah: Selalu bermanfaat untuk orang lain.

Acara pengukuhan ini diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari para hadirin kepada Prof. Dr. Rahmawan Arifin, M.Si. atas pencapaiannya. Pengukuhan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak penelitian dan pengembangan di bidang ekonomi Islam, khususnya industri halal, dalam kerangka Trancendenomics.

Soroti Literasi Keuangan Syariah, Tiga Dosen FEBI Laksanakan PKM Internasional di Malaysia

FEBI News| Malaysia, (23/7/2024) TIM PKM Internasional telamelaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat tema “Literasi Keuangan pada Pekerja Migran Indonesia di Malaysia” dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman masyarakat terutama masyarakat migran. Acara ini dilaksanakan di Malaysia selama 3 hari dengan 3 tempat yaitu Kampung Baru Malaysia, Universiti Putra Malaysia dan Youth Venture Asia. Untuk hari pertama bertempat di Kampung Baru Malaysia dihadiri oleh peserta dari para pekerja migran Indonesia yang berada di Malaysia, Tim PKM Internasional Malaysia ini beranggotakan Aryani Intan Endah RE, M.Sc., Samsul Rosadi, M.Si., Fahri Ali Ahzar., M.Si
Materi Pertama disampaikan oleh Aryani Intan Endah RE, M.Sc. Dalam hal ini materi yang disampaikan berkaitan dengan “Penggunan Aplikasi Keuangan dalam Mengontrol Pengeluaran”. Pentingnya aplikasi terutama terkait pencatatan dengan pengeluaran dan pemasukan keuangan terutama keuangan keluarga. Para migran menyadari memang selama ini terkait dengan pengeluaran maupun pemasukan belum bisa terkontrol secara maksimal sehingga uang atau pendapatan yang mereka peroleh terkadang tidak atau kurang tau kemana uang yang mereka pakai.
Materi kedua disampaikan oleh Samsul Rosyadi, M.Si Bagaimana Mengelola Usia Produktif Pekerja Migran dan Persiapan ketika sudah Tidak Produktif. Rata rata usia pekerja migran hampir sudah diatas 40 th. Mereka harus mempersiapkan jaminan hari tua sebagai pendapatan nantinya. Karena memang banyak kebutuhan yang mereka harus penuhi seperti sekolah untuk masa depan anak-anak mereka. Mereka menyadari bahwa kebutuhan akan sekolah menjadi salah satu kebutuhan pokok untuk masa depan anak mereka
Materi ketiga disampaikan oleh Fahri Ali Ahzar, M.Si dengan materi terkait Investasiku Masadepanku. Dalam penyampaiannya menekankan bagaimana nantinya para migran bisa memilih terkait investasi yang paling mudah seperti berinvestasi ke emas, properti, atau dalam deposito. Banyak pilihan sebenarnya terkait cara investasi. Dari beberapa migran mereka ada beberapa memang sudah berinvestasi dalam bentuk deposito untuk masa depannya, ada yang memang dalam bentuk tanah yang sekaligus nantinya mereka olah sendiri.
Dengan kedatangan Tim PKM ini para pekerja migran sangat senang, karena bisa sharing. Mereka berharap kegiatan PKM seperti ini bisa berlanjut terus