Edukasi Mahasiswa Baru Seputar Akuntansi Syariah, Forum Riset Ekonomi Syariah (FRESH) Gelar Diskusi Rutin

FEBI News| Sharia Economic Education sukses gelar acara Kajian Ekonomi Islam yang dengan tema Pengantar Akuntansi Syariah dan Dasar Akuntansi Syariah. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 September 2021. Perlu diketahui bahwasanya acara tersebut merupakan salah satu program kerja FRESH FEBI IAIN surakarta yang dijalankan secara langsung oleh Departement Sharia Economic Education atau yang disingkat SEE. Kajian ini merupakan kajian rutin dari SEE, meskipun kajian ini berlangsung secara online melalui media Google Meet, antusias peserta dalam kajian tersebut begitu luar biasa, terbukti dengan kehadiran dari mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta serta beberapa mahasiswa dari universitas lain.

Selain itu, suksesnya acara tersebut turut didukung oleh hadirnya Ibu Dita Andraeny, SE, M. Si selaku dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai Pembicara. Kemudian acara dimulai melalui sambutan dari ketua Departemen SEE FRESH FEBI IAIN Surakarta yaitu saudara saudara Agung Gunawan, lantas dilanjut oleh penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan yang terakhir adalah penutup. Pada kesempatannya, Ibu Dita Andraeny, SE, M. Si selaku pembicara menyampaikan materi tentang Pengantar Akuntansi Syariah dan Dasar Akuntansi Syariah. Terlebih lagi beliau berpesan kepada peserta bahwa ” Ditengah keterbatasan pandemi saat ini, sehingga kajian dilakukan secara daring diharapkan semua peserta dan pengurus FRESH tetap semangat dalam mengikuti kajian. Karena Kajian Ekonomi Islam yang dilakukan secara rutin ini begitu banyak manfaatnya sehingga dapat menjadi bekal, dan menambah pengetahuan tentang Ekonomi Islam juga didalamnya termasuk Akuntansi Syariah”.

Secara keseluruhan, pelaksanaan kajian rutin tersebut mendapatkan antusias yang baik. Sehingga mampu diharapkan bahwa dengan berlangsungnya acara tersebut tujuan guna mengedukasi dan menambah wawasan mahasiswa seputar Ekonomi Islam dapat tercapai.

Redaktur: Ajeng/KJF

Tingkatkan Softskill Dunia Perbankan pada Mahasiswa, KSBS GELAR GRAND OPENING PRAKTIKUM MINI BANK

FEBI News| Kelompok Studi Bank Syariah (KSBS) telah menggelar Praktikum Grand Opening Mini Bank 2021 dengan tema “Overview Profil dan Layanan Perbankan Syariah” secara virtual melalui media Zoom Meeting. Acara tersebut merupakan kegiatan awal sekaligus pengantar berlangsungnya agenda Praktikum Mini Bank kedepan yang diperuntukkan bagi mahasiswa Prodi Perbankan Syariah Khususnya Semester 5. Acara dilaksanakan pada Jumat (17/09/2021) dengan peserta 300 mahasiswa PBS semester 5.

Selain itu, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Septi Kurnia Prastiwi, SE, MM selaku Kepala Laboratorium FEBI dan Budi Sukardi, S.E.I, M.S.I selaku Kaprodi Perbankan Syariah. Pada kesempatan ini Ibu Septi dan Bapak Budi juga memberikan sambutan, yang mana dalam sambutannya beliau memberi arahan kepada mahasiswa terkait dengan beberapa materi yang akan dipelajari saat praktikum Mini Bank, beberapa di antaranya materi pembiayaan, menjaga penampilan, dan praktik aplikasi front office dan back office. Selanjutnya sambutan yang disampaikan oleh Bapak Budi Sukardi yang mengarahkan mahasiswanya untuk mengikuti praktikum dengan serius karena praktikum ini dapat menunjang mahasiswa untuk mudah dalam praktik dunia kerja. Kemudian acara berlanjut pada penyampaian materi terkait dengan profil perbankan syariah khususnya Bank Syariah Indonesia (BSI) yang disampaikan oleh Bapak Dio Aditya M, S. Kel., selaku Business Manager BSI Cabang Solo Veteran. Pada kesempatannya beliau menjelaskan terkait profil BSI, perbedaaan bank syariah dan bank konvensional, beberapa produk yang ada di BSI, serta overview BSI dan cara untuk menjadi bagian dari BSI.

Antusias mahasiswa dalam sesi tanya jawab seolah mengakhiri acara tersebut dengan baik. Bahkan pihak BSI turut memberikan doorprize bagi peserta yang beruntung. Semoga dengan digelarnya acara semacam ini semakin menambah semangat mahasiswa dalam mengikuti praktikum sekaligus meningkatkan wawasannya terhadap dunia kerja di perbankan.

Redaktur: Aji Tri Laksono/KJF

Pesan Gubernur Jawa Tengah kepada Peserta Seminar HMPS AKS: “Kewirausahaan itu bukan Pekerjaan Melainkan Pola Pikir”

FEBI News| Bertempat di Gedung Graha UIN Raden Mas Said Surakarta, HMPS Akuntansi Syariah sukses gelar Seminar Kewirausahaan bertema “Prepare the Future with Entrepreneurship” pada
Rabu, (15/9/2021). Acara ini merupakan bagian dari serangkaian agenda ASPHA 4.0 yang terbagi kedalam 2 Sesi dan dilaksanakan secara gabungan luring dan daring. Selain itu, suksesnya acara ini turut didukung oleh partisipasi peserta yang luar biasa, serta kehadiran Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P. sebagai Keynote Speaker. Sebagai pembicara adalah Budiyanto, S.Pi yang merupakan CEO Budiyanto Corporation Holding Company sebagai serta didampingi oleh Moderator yakni M. Azwan Annas, S.Akun selaku alumni prodi AKS.

Melalui sambutan hangat yang disampaikan oleh Wakil Dekan 3 bidang Kemahasiswaan Septin Puji Astuti, S.Si., M.T. Ph.D, acara resmi dibuka dan dilanjutkan oleh keynote speech dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur memantik acara dengan obrolannya bersama peserta yang terlibat sebagai pelaku usaha. Menariknya lagi ia juga memberikan wejangan kepada para pemuda bahwasannya “kewirausahaan itu bukan pekerjaan melainkan pola pikir” dan memperkenalkan berbagai produk ekonomi kreatif khas anak muda yang dapat dijadikan referensi dalam berwirausaha. Kemudian acara inti pada sesi 1 pun berlansung dengan penyampaian materi dari Bpk. Budiyanti. Pada kesempatannya beliau memamparkan banyak hal terkait bagaimana proses menjadi entrepreneur berdasarkan pengalaman darinya. Selain itu, beliau mencoba mengubah mindset mahasiswa untuk menghilangkan mental block dan mulai berpikir untuk menjadi pengusaha sebelum sarjana dengan langkah-langkan eksponensial. Hal tersebut dilakukan guna membangun fondasi peradaban ekonomi Indonesia yang berdaulat dan mensejahterakan. Selain itu dalam membuat usaha perlu adanya misi yang kuat sebagai koridor dalam menjalankannya. Peserta juga diperkenalkan terkait syarat menjadi pengusaha seperti diantaranya memiliki badan hukum, melakukan kegiatan usaha, dan membangun jaringan usaha. Diakhir sesi 1 beliau sempat memotivasi peserta sekaligus mahasiswa dengan tips bisnis ala beliau mulai dari kerja keras hingga membangun keberanian dan sebagainya.

Kemudian acara berlanjut pada Sesi ke-2 yang dimulai pada pukul 13.00 WIB. Sesi kedua berjalan secara singkat, pemateri hanya menegaskan kembali materi yang sudah dijelaskan di sesi 1 serta memberi wejangan kepada mahasiswa agar tidak malas, karena jika mahasiswa malas, sama saja mahasiswa mengkhianati negara. Menurut Budiyanto selaku pembicara pada seminar kewirausahaan, modal bukanlah uang tetapi modal utama adalah perkawanan. Contohnya adalah yang memiliki hubungan baik dengan Presiden Jokowi sebelum menjadi presiden, maka sekarang banyak yang jabatannya diangkat.

Redaktur: AJeng/Aji/KJF

Dorong Mahasiswa Menabung Emas, FEBI tandatangani MoU bersama PT. Pegadaian

FEBI News| Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar acara Penandatanganan Kerjasama dengan PT. Pegadaian pada Senin, 13 September 2021 bertempat di selasar Jujugan Café. Acara ini dihadiri oleh Dekan FEBI Dr. Rahmawan Arifin, S.E, M.Si, Wakil Dekan 1  Dr. Awan Kostrad Diharto, S.E, M.Si, Wakil Dekan 2 Dr. Hj. Woro Retnaningsih, M.Pd, Ketua Program Studi Akuntansi Syariah Ibu Anim Rahmayati, M.Si, Sekretaris Program Studi Akuntansi Syariah Ibu Fitri Laela Wijayati, M.Si,Ak., Sekretaris Program Studi Perbankan Syariah Rais Sani Muharrami, S.E.I, M.E.I, Kepala Laboratorium Septi Kurnia Prastiwi, S.E, MM, Kepala Bagian Administrasi Nur Hidayatiningsih, S.Ag.,MH., Kepala Sub Bagian Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Sukoco Edi Sasmito, S.E, JFT Analisis Pengelolaan Keuangan FEBI Joko Purnomo, S.E., Kepala EDC Dr. Amri Syarif Hidayat, M.Si. Serta dari PT Pegadaian dihadiri oleh Deputi Bisnis Pegadaian Area Surakarta Ali Mustaat  beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Deputi Bisnis Pegadaian Area Surakarta Bapak Ali Mustaat menyampaikan ucapan terima kasih kepada  FEBI UIN Raden Mas Said atas kerjasama keagenan gadai syariah dan tabungan emas untuk 1058 mahasiswa baru FEBI. Dekan FEBI, Dr. Rahmawan Arifin, S.E, M.Si menyambut baik atas kerjasama dan dukungan yang diberikan oleh PT. Pegadaian. Besar harapan kerjasama ini dapat mendukung terwujudnya pengembangan softskill untuk mahasiswa  dan sebagai salah satu bentuk praktik kurikulum Kampus Merdeka.

Adi Sofyan selaku Sales Chanel PT. Pegadaian menjelaskan secara singkat mengenai keagenan gadai syariah dan tabungan emas. Bentuk keagenan yang terjalin dari kerjasama ini yaitu agen pembayaran yang dapat berfungsi sebagai pembayaran multiguna disesuaikan dengan kebutuhan. Acara ditutup dengan penandatangan kerjasama yang ditanda tangani oleh Dekan FEBI Dr. Rahmawan Arifin, S.E, M.Si, dan Deputi Bisnis Pegadaian Area Surakarta, Ali Mustaat serta penyerahan cinderamata dan foto bersama.

Red: Zulfanita

SOSIALISASI PROSEDUR PENGAJUAN SKRIPSI PADA MAHASISWA, HMPS AKUNTANSI SYARIAH 2021 UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA GELAR ACARA “SO SCRIPT”

FEBI NEWS| Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Akuntansi Syari’ah UIN Raden Mas Said Surakarta gelar acara “So Script” (Sosialisasi Skripsi) secara online melalui media zoom meeting pada Selasa (07/09/2021). Kegiatan ini dilakukan guna memberikan sosialisasi mengenai prosedur dari pengajuan judul hingga penyelesaian skripsi pada mahasiswa terutama yang telah memasuki semester akhir. Meskipun berlangsung secara virtual, partispasi kegiatan ini sangat tinggi yang dibuktikan dengan hadirnya 229 mahasiswa.

Acara ini diisi oleh dua pemateri yang sangat handal pada bidangnya, diantaranya Ibu Anim Rahmawati, S.E.I, M.Si. selaku Ketua Prodi Akuntansi Syari’ah dan Ibu Fitri Laela Wijayanti, S.E., M.Si. selaku Sekretaris Prodi Akuntansi Syari’ah. Kegiatan ini dibuka oleh saudari Dilasari Dewi Darma Putri selaku Master of Ceremony dan dimoderatori oleh saudari Mita Wulandari selaku pengurus HMPS Akuntansi Syari’ah. Dimulai pukul 08.00-12.00 WIB, kedua pemateri menyampaikan diantaranya tentang persyaratan pengajuan skripsi baik akademik maupun administrasi, rekomendasi dari dosen pengampu mata kuliah Seminar Akuntansi, pengisian google form pengajuan judul, kemudian yang terakhir berkenaan dengan persyaratan dan materi ujian komprehensif.

Secara keseluruhan kegiatan ini berjalan dengan lancar berkat kerja sama yang baik antar pengurus HMPS Akutansi Syari’ah serta mendapat feedback yang baik dari para peserta. Kedepan besar harapan kepada para mahasiswa terutama yang telah memasuki semester akhir jurusan Akuntansi Syari’ah dapat segera memulai dan menyelesaikan skripsinya, sehingga UIN Raden Mas Said Surakarta tak hanya memperoleh para wisudawan dengan trek record mahasiswa yang berprestasi saja namun juga memperoleh wisudawan dengan predikat lulusan tercepat dan terbaik yang banyak.

Redaktur: Shafina HD/KJF

Mahasiswi Perbankan Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta ikuti Program Akademik Internasional IT-YIELDS UMY

FEBI News| Mahasiswi Perbankan Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta mengikuti program akademik internasional yaitu Online Summer School International Training for Young Islamic Economic Leaders (IT-YIELds). IT-YIELds merupakan program internasional yang diselenggarakan pada 19 Juli – 19 Agustus 2021 oleh Jurusan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Dia adalah Veronita Sukmawati dari Prodi Perbankan Syariah 2019. Peserta tersebut mengikuti kursus dalam bidang Bank and Non Bank Financial Institution: Conventional and Islamic Perspectives. Yang dipandu Oleh Dr. Dimas Bagus Wiranatakusuma, SE., M.Ec., CIB., CRM., CRP., CPF. Kursus ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman umum tentang teori dan praktik lembaga keuangan bank dan non bank dalam rangka mencapai dan memelihara stabilitas sistem keuangan di Indonesia, baik dari perspektif konvensional maupun Islam. Kegiatan ini diikuti oleh 123 peserta dari 5 negara (Indonesia, Gambia, Bangladesh, Pakistan, Malaysia), serta menghadirkan juga para pembicara dari berbagai negara. Kegiatan yang berlangsung selama satu bulan ini dilaksanakan secara online melalui platform MyKlass UMY e-Learning System dan Zoom meeting.

Pertemuan pertama pada tanggal 19 Agustus diawali dengan acara opening ceremony dan perkenalan oleh panitia. Acara dilanjutkan dengan pembelajaran menggunakan platform MyKlass. Pada setiap harinya peserta harus memenuhi 6 icon yaitu menyimak video pembelajaran, melakukan presensi, mengerjakan quiz, membuat diskusi forum, mengunduh materi pembelajaran, dan terakhir feedback peserta.

Materi yang dipelajari oleh para peserta adalah Ministry of Finance, Central Bank of Indonesia, Financial Services Authority, Indonesian Deposit Insurance Corporation, Conventional Bank, Islamic Bank, Insurance Company: Islamic and Conventional, Pawnshop Company: Islamic and Conventional, Capital Market: Islamic and Conventional, Microfinance Institution: Islamic and Conventional, Zakah, dan Waqf. Terdapat pula pembelajaran melalui platform Zoom meeting, pertama yaitu mengenai The Role of BI and Financial System Stability oleh Dr. Arlyana Abubakar. kedua yaitu mengenai An Overview of Indonesia Financial System Stability Framework oleh Dr. Ihda Muktiyanto. Ketiga yaitu mengenai Masterplan Development of Islamic Economic Ecosystem in Indonesia oleh Dr. Sutan Emir Hidayat. Keempat yaitu mengenai The Role of LPS and Financial System Stability oleh Ramadhian Moetomo, MM.  Terakhir yaitu mengenai Value-Based Intermediation and Financial Stability: Islamic Banks’ Case in Malaysia oleh Dr. Mohamed Eskandar Shah.

Pada akhir acara terdapat tugas akhir berupa paper assignment, summary assignment, summary of the discussion forum dan video presentation.  Hari Jumat, 20 Agustus 2021 diadakan acara closing ceremony IT-YIELds pukul 08.00-11.30 WIB yang dihadiri oleh Rektor UMY, dekan FEB, dan ketua jurusan ekonomi. Benefit dari program ini para peserta mendapatkan sertifikat internasional dan transkip nilai. Program ini merupakan program yang sangat luar biasa, mampu mempererat persaudaraan antar ekonom muda dari berbagai negara, menambah wawasan dan pengalaman sesuai bidang kursusnya, dengan adanya acara ini menjadikan ekonom muda bisa berpikir kritis dan bisa mengatasi berbagai problematika ekonomi, dapat mengetahui pula perkembangan bank dan non bank di berbagai negara.

“Saya sangat bersyukur dapat mengikuti program yang luar biasa ini, secara khusus saya haturkan terima kasih kepada Dr. Dimas Bagus Wiranatakusuma Course Leader dari IT-YIELds yang telah melibatkan belajar bersama para peserta dari 5 negara. Dan tak lupa saya haturkan terima kasih pula kepada Bapak Budi Sukardi, S.E.I., M.S.I selaku Kaprodi Perbankan Syariah yang telah membimbing saya selama program ini berlangsung” Ujar Veronita, salah satu peserta.

Kepala BI Solo berikan Nasihat Bisnis kepada 1053 Millenialpreneur Mahasiswa baru FEBI angkatan 2021

FEBI News| Studium General Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta diikuti oleh 1053 mahasiswa baru angkatan 2021. Acara dilaksanakan secara virtual pada Selasa (7/9/2021). Hadir sebagai pembicara utama Nugroho Joko Prastowo Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo dan Yoyok Rubiantono Chairman PT. Yoshugi Media Group, serta langsung dipandu moderator Dr. Awan Kostrad Diharto selaku Wakil Dekan 1 bidang Akademik.

Acara wajib bagi mahasiswa baru ini diawali dengan Sambutan Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, Dekan FEBI menyatakan Studium General penting sebagai titik awal niat belajar seluruh mahasiswa di Kampus FEBI UIN Raden mas Said, “awali dengan mimpi yang disetting dengan baik, mau jadi apa, untuk apa, sampai kapan, diperjelas niat dan tujuannya”. Dekan juga menyampaikan program unggulan bagi 1053 Mahasiswa baru ini salah satunya adalah Pesantren Mahasiswa Diniyah (PESMADIN) berupa program pengembangan akhlak spiritual yang wajib diikuti oleh mahasiswa baru. Di akhir sambutannya, Dekan menyampaikan Terimakasih kepada kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo yang telah hadir dan memberikan motivasi serta pencerahan kepada para mahasiswa, juga kepada Yoyok Rubiantono sebagai pengusaha sukses yang memiliki omset 2.8 Milyar perharinya.

Pembicara pertama Nugroho Joko Prastowo sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo berikan materi dengan judul Entrepreneurs for Better Future: Menumbuhkembangkan Milenialpreneur. Meskipun sebagai Kepala BI Solo dan merupakan pejabat namun tetap berikan nasihat tentang pentingnya entrepreneurship, terutama bagi generasi muda millenial “belajarlah yang pinter, jadilah kreatif, inovatif, dan ciptakanlah lapangan kerja, inilah yang disebut entrepreneurship”. Negara akan maju jika jumlah enterpreneur semakin banyak dengan pencipta lapangan kerja dan lapangan kerja yang semakin banyak.

Pembicara selanjutnya Yoyok Rubiantono  yang dikenal sebagai salah satu tokoh penggerak UMKM di Indonesia, pernah diliput media sebagai pembayar pajak terbesar di Jogja. Yoyok disebut sebagai “anak emas” Facebook Indonesia, karena setiap harinya, budget iklan FB-nya bisa mencapai Rp 1 hingga 1,8 miliar per hari. Pembicara ini berikan berbagai trik dan tips untuk menjadi pengusaha sukses dengan beriklan di media sosial, hingga target penjualan ekspor produk UMKM yang bisa terjual secara internasional.

Rekaman Video Studium General bisa disimak ulang melalui FEBI Tv

UPGRADE SOFT SKILL KEORGANISASIAN, DEMA FEBI UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA GELAR WORKSHOP GRAND MILLENIAL’S TALK

FEBI NEWS|DEMA FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta gelar Workshop Grand Millenial’s Talk dengan mengusung tema “Menciptakan Kepanitiaan yang Berintegritas dan Professional di Bidangnya” Pada Sabtu (04/09). Kegiatan ini dilakukan secara hybrid, yaitu sebagian volunteer dan pengurus DEMA FEBI Raden Mas Said Surakarta yang berdomisili solo hadir secara luring di Aula FEBI dan yang berada diluar solo mengikuti Workshop melalui media video conference yaitu Zoom Meeting. Meskipun begitu, acara ini tetap berjalan lancar berkat kerjasama yang baik oleh para panitia.

Kegiatan ini diisi oleh pemateri Ashif Jauhar Winarto, S.E. selaku Presidium Nasional FORNASMEBI dan dipandu oleh moderator Wahyu Broto Sekti, S.E. selaku alumni mahasiswa FEBI. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh wakil Dekan III Ibu Septin Puji Astuti, S.Si., M.T., Ph. D. dan diikuti oleh Volunteer MUNAS dan JES serta pengurus DEMA FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Pada kesempatan kali ini pemateri menyampaikan mengenai Dasar Pengelolaan Event Organizer yang meliputi : Pengertian EO, Ciri khas EO, Perencanaan Penyelenggaraan Event, Jambore Ekonomi Syari’ah, Lomba JES, Musyawarah Nasional, Sidang MUNAS, Struktur Kepanitiaan JES dan MUNAS, dan juga Hal-hal yang harus diperhatikan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh pemateri dan mendapat antusias yang baik dari para peserta. Setelah acara selesai, volunteer diberikan sertifikat bagi yang hadir secara langsung dan E-sertifikat bagi yang bergabung melalui zoom. Semoga dengan terlaksananya kegiatan Workshop Grand Millenial’s Talk ini dapat mengedukasi, baik para volunteer, pengurus DEMA FEBI Uin Raden Mas Said Surakarta maupun orang lain, terkhusus dalam memahami tentang Event Organizer, sehingga kedepan kegiatan keorganisasian dapat meningkat lebih baik.

Redaktur: Shafina/KJF

Menjawab Tantangan dalam Pengembangan Ekonomi Syariah, Diskusi Dosen Hadirkan Pakar Ekonomi Syariah dan Praktisi

FEBI News| Unit konsorsium dosen kembali menggelar kegiatan diskusi dosen secara online melalui aplikasi zoom dan chanel youtube FEBI Tv dengan tema “Tantangan dalam Pengembangan Ekonomi Islam”. Acara ini menghadirkan narasumber pertama yaitu Dr. Abdul Qoyum, SEI, M.Sc.Fin yang merupakan doctor muda dan telah banyak kiprahnya dalam pengembangan ekonomi syariah juga sebagai Kaprodi Ekonomi Syariah FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan narasumber kedua Alvin Yahya, SH,MH yang merupakan salah seorang dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta juga merupakan praktisi yang telah banyak pengalamannya baik dalam bidang lembaga keuangan maupun lembaga hukum.

Kegiatan diskusi dibuka oleh Wakil Dekan 1 FEBI UIN Raden Mas Said, Dr. Awan Kostrad Diharto, M.Ag. Dalam sambutannya Wadek 1 berharap bahwa dalam menghadapi tantangan untuk mengembangkan ekonomi syariah ada dua poin penting yaitu mulai dari hal yang kecil dan gunakan cara-cara gila (tidak biasa). Setelah sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi inti diskusi yang dipandu oleh moderator Habsyah Fitri Aryani, M.Ak.

Paparan pertama materi disampaikan oleh narasumber Bapak Abdul Qoyum diawali dari deskripsi data perkembangan ekonomi dan keuangan syariah secara global, kondisi riil perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah harus terus dilakukan dengan “learning by doing”, fakta-fakta terkait lembaga pendidikan Ekonomi Islam, Persoalan-persoalan umat yang belum terselesaikan, kemudian diakhiri dengan beberapa tawaran solusi untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi. Paparan materi selanjutnya disampaikan oleh Alvin Yahya, MH yang banyak bercerita secara spesifik pengalaman dalam dunia lembaga keuangan syariah. Beberapa persoalan yang dihadapi oleh lembaga keuangan syariah diantaranya yaitu tentang masih rumitnya proses dalam lembaga keuangan syariah, harga di lembaga keuangan syariah (perbankan syariah) yang masih kurang kompetitif, dan masih perlu banyak edukasi kepada masyarakat tentang apa itu ekonomi dan keuangan syariah.

Setelah sesi paparan materi, acara inti selanjutnya disambung dengan sesi tanya jawab. Beberapa tanggapan dan pertanyaan disampaikan oleh peserta diskusi, baik secara langsung maupun melalui kolom chat. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan narasumber kemudian ditutup oleh pembawa acara. (Usnan).

Placement Test Mahasantri Pesmadin FEBI 2021 telah Selesai, Pengumuman akan dipublikasikan Pekan Depan

FEBI News| Pembagian kelas Pesantren Mahaiswa Diniyah (PESMADIN) FEBI dengan placement test telah usai, placement test ini untuk mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta. Dilaksanakan pada Hari Senin-Kamis tanggal 30 Agustus-02 September 2021 langsung dibawah pengawsan pengasuh pesmadin bapak H. Nur hidayah Al amin, Lc., ME.Sy. kepada seluruh Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Akuntansi Syariah, dan juga Perbankan Syariah.

Para mahasiswa baru diuji oleh musyrif/musyrifah Pesantren Mahasiswa Diniyah (PESMADIN) FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Setiap kelas diuji oleh 1-2 musyrif/musyrifah dengan mengujikan materi tentang Al-Qur’an dan Fiqh Ibadah yang mencakup thaharah, sholat, Puasa, dan lainnya. Placement test ini dilaksanakan secara online maupun offline di kampus untuk mahasiswa yang bertempat tinggal di wilayah Soloraya. Placement test Pesantren Mahasiswa Diniyah FEBI ini dilakukan untuk mengukur seberapa jauh pengetahuan mahasiswa baru tentang Al-Qur’an dan Fiqh Ibadah. Selain itu hasil placement test juga digunakan untuk mengelompokkan mahasiswa berdasarkan kemampuannya masing-masing. Menurut yang disampaikan bagian pengajaran pesmadin, Terdapat empat tingkatan kelas di PESMADIN FEBI, yaitu kelas Bengkel, kelas, Asasi, kelas, Qiroah, dan kelas Ulya, Masing-masing kelas diperuntukkan mahasiswa dengan kemampuan membaca Al-Qur’an. Untuk materi Fiqh Ibadah semua kelas mendapatkan materi yang sama. Perbedaan kelas ini hanya untuk membedakan kemampuan dalam membaca Al-Qur’an yang meliputi tajwid dan makharijul huruf.

Dengan adanya placement test ini kami selaku mentor PESMADIN berharap pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan efektif untuk meningkatkan pengetahuan para mahasiswa dalam bidang Al-Qur’an dan Fiqh Ibadah. Selain itu, juga untuk menambah nilai positif untuk semua mahasiswa FEBI.selanjutnya kelas yg sudah terbentuk akan di umumkan di grand opening mesmadin angkatan ke 3 pada hari senin mendatang.