Paparkan Isu-isu Ekonomi Kontemporer, Peserta Kompetisi Mahasiswa Berprestasi dapatkan Apresiasi dari Dewan Juri

FEBI News| Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar serangkaian acara Pekan Prestasi dan Kreasi Mahasiswa (PEPSIMA). Kali ini bidang yang dilombakan adalah Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES). Lomba MAWAPRES melewati serangkaian kegiatan yaitu pendaftaran, pengumpulan karya tulis ilmiah, dan motivation letter. Hari ini Sabtu, 17 Juli 2021 sebagai tahapan wawancara yang diujikan langsung oleh para dewan juri ahli yaitu, Fuad Hasyim, S.E.I., M.E.K. selaku dosen FEBI dengan materi pengetahuan ekonomi syariah, Yuni Astuti, S.E., M.B.A. selaku dosen FEBI  dengan materi pembelajaran jarak jauh di masa pandemi dan Arif Nugroho, S.Pd., M.Pd. selaku dosen FEBI dengan materi motivation letter. Kegiatan tersebut diikuti oleh 2 mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta yaitu Ajeng Astrid D.K. dari program studi Akuntansi Syariah dan Shafina Hanif dari program studi Manajemen Bisnis Syariah. Para dewan juri sangat mengapresiasi semua jawaban yang telah disampaikan, beliau semua mendukung motivasi dan semangat untuk selalu berprestasi.

Pada tes wawancara babak pertama, peserta diminta untuk menjawab soal yang telah diberikan oleh juri dalam bentuk pertanyaan dengan jawaban secara langsung oleh peserta. Adapun pertanyaannya yaitu mengenai isu-isu perekonomian, pembelajaran jarak jauh di masa pandemi, dan motivation letter menggunakan bahasa Inggris. Pada babak kedua, peserta diminta menjelaskan tentang deskripsi diri atau personality peserta seperti cita-cita, keinginan di masa depan, kelebihan dan kekurangan diri, dan penyelesaian permasalahan dalam  kehidupan sehari-hari. Hal tersebut menjadi bahan pertimbangan penilaian dewan juri dalam wawancara lomba mawapres. Pada akhir tes wawancara, ketiga juri memberikan pesan kepada peserta bahwa setelah menjadi mawapres jadikanlah dirimu bermanfaat dan berikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, agama, dan negara serta mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk studi S2 di luar negeri. Rangkaian kegiatan selanjutnya dari lomba MAWAPRES yaitu presentasi karya tulis peserta yang rencananya akan dilaksanakan pada Senin, 19 Juli 2021. Nantinya, tes wawancara dan presentasi karya akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan penilaian untuk menentukan juara.  

Teman Sedekah salurkan Paket Suplemen Imun Booster bagi Mahasiswa yang sedang Isolasi Mandiri

FEBI News| Beberapa mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said terdampak covid 19, mereka kemudian melakukan isolasi mandiri di tempat tinggal masing-masing. Untuk membantu kebutuhan pokok mahasiswa tersebut, Teman Sedekah salurkan bantuan paket sembako dan Suplemen Imun Booster kepada mahasiswa terdampak, seperti madu, vitamin, masker dan lainnya. Tercatat ada enam orang mahasiswa yang melakukan isolasi mandiri dan mendapatkan bantuan, selain itu kondisi kesehatan mereka terus dipantau oleh pihak Fakultas dan Klinik Syifa Medika UIN Raden Mas Said.

Menurut Waluyo, Lc. MA selaku Ketua Teman Sedekah menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari Teman Sedekah selaku komunitas lembaga amal civitas akademika FEBI yang diberikan kepada mahasiswa yang terpapar covid 19. “Teman Sedekah membuka donasi kepada siapapun yang ingin berikan bantuan untuk program ini, alhamdulillah ternyata animo donatur cukup besar, diantaranya dari para dosen, karyawan, alumni, mahasiswa dan masyarakat umum. Kami mewakili Teman Sedekah mengucapkan terimakasih kepada para donatur dan semoga tercatat menjadi sedekah amal jariyah” pungkasnya.

Fitri Laela Wijayati, M.Si selaku Bendahara Teman Sedekah memaparkan laporan keuangan Teman Sedekah dalam program periode ini telah tersalurkan total Rp. 13.182.500 untuk bantuan bagi mahasiswa Isoman dan bantuan UKT bagi mahasiswa kurang mampu. Total dana Teman Sedekah yang telah disalurkan sejak 2016 sampai saat ini sejumlah Rp. 69.382.500 dan masih membuka donasi bagi para donatur yang ingin membantu mahasiswa yang kesulitan membayar UKT dan SPP.

Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Teman Sedekah yang telah sigap dan peduli terhadap kondisi mahasiswa FEBI. Menurut Dekan, pihak Fakultas telah mendata 100 mahasiswa yang masih tinggal di sekitar kampus, mereka rata-rata terhambat biaya dan PPKM sehingga tidak bisa pulang ke kampung halaman. Fakultas akan terus memantau perkembangan kondisi mahasiswa FEBI yang masih di sekitar kampus tersebut, termasuk kerjasama dengan Organisasi Mahasiswa yang juga ikut memantau kondisi mahasiswa.

Jelang Hari Raya Idul Adha 1442 H, HMPS PBS FEBI Gelar Sosialisasi Tabungan Qurban

FEBI News | HMPS PBS UIN Raden Mas Said Surakarta Tahun 2021 telah sukses menggelar acara “Sosialisasi Tabungan Qurban” pada hari Sabtu (10/07) dalam rangka menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1442 H. Acara ini digelar secara online melalui media google meet. Meskipun berlangsung secara virtual, tapi tidak menyurutkan semangat para partisipan dari perwakilan kelas dan segenap pengurus HMPS PBS FEBI untuk mengikuti serangkaian acara tersebut.

Acara ini berawal dari sambutan oleh Ibu Septin Puji Astuti, S.Si, M.T. Ph.D selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Pada sambutannya, beliau menyampaikan salah satu pesan penting, yakni untuk penyaluran hewan qurban sendiri alangkah baiknya dimasak kemudian disalurkan kepada orang yang sedang diisolasi mandiri, mengingat keadaan Covid-19 yang tengah terjadi saat ini.

Kemudian acara pun berlanjut pada penyampaian hasil pengumpulan tabungan qurban selama bulan Maret-Juli oleh Kepala Departemen Keislaman HMPS PBS 2021, Alfiani Nur Istiqomah. Dana yang telah terkumpul dari mahasiswa PBS semester 2, 4, dan 6 sebanyak Rp36.610.000,- akan dibelikan 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing untuk didistribusikan ke daerah Ngawi, Boyolali, dan Kartasura. Apabila ada sisa uang dari tabungan qurban tersebut, akan dibelikan 1 ekor kambing lagi. Jika uang tersebut tidak mencukupi, maka akan dibelikan Al-Quran untuk diwakafkan ke masjid-masjid atau digunakan untuk membantu warga kategori tidak mampu yang sedang terdampak Covid-19.

Dengan adanya acara semacam ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Selain itu, acara ini juga bisa menjadi ajang untuk lebih meningkatkan rasa kepedulian kita kepada sesama, terutama kepada orang yang membutuhkan.

Redaktur : HMPS PBS
Editor : Annisa Fitri Marhamah/ KJF

Bukan Sekedar Jago Adu Argumen, Kompetisi Debat Mahasiswa FEBI hasilkan Pemikir Hebat bidang Ekonomi

FEBI News | Final Lomba Debat Ekonomi Islam sukses digelar pada hari ini Jum’at, 16 Juli 2021. Lomba Debat Ekonomi Islam merupakan salah satu rangkaian acara Pekan Prestasi dan Kreasi Mahasiswa (PEPSIMA) Fakultas Ekonomi dan Islam (FEBI) IAIN Surakarta. Tujuan utama untuk mewadahi mahasiswa FEBI IAIN Surakarta dalam menyalurkan minat dan bakatnya dalam bidang debat ekonomi islam. Final Lomba Debat Ekonomi ini diikuti oleh 3 Tim, yaitu Tim Fadista yang beranggotakan Haura Sabita Putri, Febriana Eka Fadilla Agustin, Tim A.Karim yang beranggotakan Aji Tri Laksono, Andre Armanto, Silvia Aprista, dan Tim Jenuh yang beranggotakan Alfiqri Anugrah, Miftah Kustia R, Winda Sariyanti. Acara Final Lomba Debat Ekonomi ini dihadiri oleh juri yaitu Bapak Rais Sani, S.E.I, M.E.I, Ibu Dr. Fitri Wulandari, S.E, M.Si, Ibu Indah Piliyanti, S.Ag, M.Si, serta Ketua Panitia Kegiatan PEPSIMA 2021, Wahyu Andika. 

Pada Babak 1, Tim A. Karim versus Tim Jenuh dengan mosi debat sumber modal industri halal menggunakan pembiayaan konvensional, halalkah? , Babak 2 Tim Jenuh versus Tim Fadista dengan mosi debat ketahanan lembaga keuangan syariah ditengah pandemi, dan Babak 3 Tim A. Karim versus Tim Fadista dengan mosi debat perkembangan halal tourism di Indonesia. Pada setiap babak diberikan waktu 15 menit bagi tim untuk membangun argumentasi. Ketiga tim sangat bersemangat dan antusias dalam memberikan argumentasi maupun sanggahan terhadap mosi debat pada tiap babak. Pada penghujung acara, ketiga juri memberikan apresiasi kepada ketiga tim yang telah tampil prima dalam memberikan argumentasinya dan berharap kegiatan lomba seperti ini dapat diselenggarakan lagi untuk tahun – tahunn berikutnya. Selain itu, para juri juga berpesan bahwa mahasiswa FEBI harus kaya referensi ilmu ekonomi dan paham betul mengenai syariah dan konvensional.Final Lomba Debat Ekonomi Islam sukses digelar pada Jum’at, 16 Juli 2021. Lomba Debat Ekonomi Islam ini merupakan salah satu rangkaian acara Pekan Prestasi dan Kreasi Mahasiswa (PEPSIMA) Fakultas Ekonomi dan Islam (FEBI) IAIN Surakarta. Tujuannya adalah untuk mewadahi mahasiswa FEBI IAIN Surakarta dalam menyalurkan minat dan bakatnya dalam bidang ekonomi islam. Final Lomba Debat Ekonomi ini diikuti oleh 3 Tim, yaitu Tim Jenuh yang beranggotakan Haura Sabita Putri, Febriana Eka Fadilla Agustin, Tim A.Karim yang beranggotakan Aji Tri Laksono, Andre Armanto, Silvia Aprista, dan Tim Senja yang beranggotakan Alfiqri Anugrah, Miftah Kustia R, Winda Sariyanti. Acara Final Lomba Debat Ekonomi ini dihadiri oleh juri yaitu Bapak Rais Sani, S.E.I, M.E.I, Ibu Dr. Fitri Wulandari, S.E, M.Si, Ibu Indah Piliyanti, S.Ag, M.Si, serta Ketua Panitia Kegiatan PEPSIMA 2021, Wahyu Andika.  

Pada Babak 1, Tim Senja versus Tim Jenuh dengan mosi debat sumber modal industri halal menggunakan pembiayaan konvensional, halalkah? , Babak 2 Tim Jenuh versus Tim A.Karim dengan mosi debat ketahanan lembaga keuangan syariah ditengah pandemi, dan Babak 3 Tim A. Karim versus Tim Senja dengan mosi debat perkembangan halal tourism di Indonesia. Pada setiap babak diberikan waktu 15 menit bagi tim untuk membangun argumentasi. Ketiga tim sangat bersemangat dan antusias dalam memberikan argumentasi maupun sanggahan terhadap mosi debat pada tiap babak. Pada penghujung acara, ketiga juri memberikan apresiasi kepada ketiga tim yang telah tampil prima dalam memberikan argumentasinya dan berharap kegiatan lomba seperti ini dapat diselenggarakan lagi untuk tahun – tahunn berikutnya. Selain itu, para juri juga berpesan bahwa mahasiswa FEBI harus kaya referensi ilmu ekonomi dan paham betul mengenai syariah dan konvensional.

Ikuti Tes Wawasan Kebangsaan dan Kepemimpinan, 21 Peserta Seleksi Duta Ekonomi Syariah paparkan Sejarah Tokoh Ekonomi Inspiratif

FEBI News| Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar serangkaian acara Pekan Prestasi dan Kreasi Mahasiswa (PEPSIMA). Acara PEPSIMA ini merupakan acara perdana yang digelar oleh FEBI IAIN Surakarta sebagai wadah mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakatnya. Selain itu, sebagai ajang penjaringan mahasiswa berprestasi FEBI IAIN Surakarta yang akan menjadi wakil di ajang perlombaan tingkat universitas maupun tingkat nasional.  Salah satu cabang lomba PEPSIMA adalah Duta Ekonomi Syariah (DES). Cabang lomba  DES ini telah lebih dahulu menyelesaikan babak tes tulis pada hari Sabtu, 10 Juli 2021 yang lalu dan babak wawancara sesi 1 pada Rabu, 14 Juli 2021 yang diikuti oleh 21 mahasiswa FEBI IAIN Surakarta dari berbagai jurusan. Juri untuk babak wawancara sesi 1 yaitu Endy Saputro, S.Th.I, M.A, selaku dosen FEBI dengan materi wawasan kebangsaan dan kepemimpinan.

Pada tes babak wawancara sesi 1 ini peserta diminta untuk mengerjakan soal yang telah diberikan oleh juri dalam bentuk video dengan waktu pengerjaan selama 30 menit. Adapun pertanyaannya yaitu mengenai kisah tokoh ekonomi Indonesia yang menginspirasi para peserta serta strategi untuk mengurangi dampak pandemi di kalangan mahasiswa FEBI. Pada Akhir tes wawancara Bapak Endy berpesan kepada peserta bahwa jadilah duta ekonomi syariah yang disiplin dan bermanfaat luas. Akan ada lanjutan tes babak wawancara sesi 2 yang rencananya akan dilaksanakan pada Minggu, 18 Juli 2021. Selain tes wawancara, peserta juga menunjukkan bakat yang dipunyai untuk mengetahui skill masing-masing peserta. Nantinya, penilaian tes babak wawancara dan tes bakat digunakan untuk menyeleksi para peserta ke babak selanjutnya.  

Adu Kreatifitas dan Inovasi, Peserta 5 Besar Start Up Business Competition kobarkan Semangat Prestasi pada PEPSIMA 2021

FEBI News | Lima besar Finalis Start Up Business Competition beradu kretifitas dan Inovasi model bisnis yang mereka rancang. Kegiatan ini merupakan bagian Pekan Prestasi dan Kreasi Mahasiswa (PEPSIMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta yang diselenggarakan pada hari ini Rabu 14 Juli 2021. Lomba ini merupakan agenda perdana di Lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta, dalam pencarian minat dan bakat Mahasiswa di Lingkungan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Diselenggarakannya agenda PEPSIMA untuk kalangan Mahasiswa dan Mahasiswi FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta bertujuan untuk membangun jiwa kompetisi yang kuat supaya siap didelegasikan ajang Piala Rektor Tahun 2022 nantinya serta ajang lomba lainnya. Agenda PEPSIMA 2021 menyusung tema “Gali Potensi, Bangun Moderasi, Raih Prestasi Songsong Digitalisasi”. Final Start Up : Business Competition dihadiri oleh Septin Puji Astuti, S. Si., M. T., Ph. D selaku Wakil Dekan III, H. Khairul Imam, M. S. I, Wahyu Pramesti, M. Si. Ak, Septi Kurnia Prastiwi, M.M. selaku Dewan Juri, Wibowo Isa, S. Sos. Selaku Tim SC Start Up : Business Competition beserta 5 Finalis Start Up : Business Competition.

Acara Final Start Up : Business Competition diselenggarakan secara daring atau online dan dibuka  oleh Septin Puji Astuti, S. Si., M.T, Ph. D. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa sebagai Mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta haruslah memiliki orientasi Start Up Business sebab kita berada dalam lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Bagi para 5 Finalis Start Up : Business Competition diharapkan nantinya dapat mengimplementasikan hasil karyanya ke masyarakat. Serta memberikan vibes jiwa bisnis muda di lingkungan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Banyaknya antusias dari Mahasiswa dan Mahasiswi FEBI UIN Raden pada lomba Start Up : Business Competition, dewan juri telah memutuskan 5 Finalis yang memiliki poin tertinggi antara lain : Ayu Dewi Fatimah dengan judul karya GO-LEK KERJO Kerja Pitar Kerja Cepat, Dinda Nur Fadhilah dengan judul karya Kampus Syariah Pedia, Esmawati dengan judul karya E-TRAKET Pasar Tradisionalku, Isnanto dengan judul karya Saomi (Smart Application of MICE Information), dan Nur Fadhilah Ramadhanti Perencanaan Bisnis Usaha Aplikasi Start Up Expert Jastip (EcJastip). Bagi para 5 finalis nantinya akan diseleksi kembali untuk mendapatkan pemenang juara 1,2, dan 3 seminggu setelah final Start Up : Business Competition. (WI)

Tingkatkan Kreatifitas Desain Digital, Komunitas Jurnalis FEBI gelar Journalis Online Class Part 3

FEBI News | Komunitas Jurnalis FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menyelenggarakan Jurnalis Online Class (JOC) untuk yang ketiga kalinya pada Sabtu 09/07/2021. Melalui media Google Meet, Pembicara pada JOC kali ini ialah salah satu anggota KJF yakni Annisa Nurhalisa dengan tema “Desain dan Fotografi” dan diikuti oleh puluhan anggota Komunitas Jurnalis FEBI.

Acara ini dipandu oleh Febriana selaku staff divisi Talent KJF. Pada kesempatannya, Annisa Nurhalisa menyampaikan betapa pentingnya Fotografis dan Desaingrafis dalam dunia Jurnalistik. Kemudian berlanjut dengan penjelasan mengenai jenis -jenis Fotografis dan Desaingrafis. Beliau menyampaikan bahwa dalam dunia desain diperlukan latihan berulang-ulang agar mampu terasah skillnya menjadi lebih baik lagi, sebagai pemula belajar desain dapat dipraktikkan menggunakan editing canva dan lightroom yang sudah menyediakan berbagai macam fitur dan template.

Peserta sangat antusias dalam mengikuti JOC ini, terbukti dengan pertanyaan yang ditanyakan kepada pembicara, mulai dari tips and trick mencari ide, plagiarisme gambar, hingga cara memadupadankan warna. Liana Dwi Utami selaku kepala divisi Talent berharap dengan adanya JOC teman-teman pengurus KJF mendapatkan skill baru yang akan bermanfaat dan dibutuhkan nanti di masa depan terutama dalam dunia pekerjaan.

Redaktur : Haura Sabita Putri / KJF

Hasilkan Kompetensi Alumni di Bidang Bisnis Digital, FEBI Gelar Career Development Program ke-47

FEBI News| Career Development Program (CDP) 47 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said yang diselenggarakan pada Rabu, 30 Juni 2021 merupakan acara rutin FEBI guna untuk mempersiapkan Calon Wisudawan dan Wisudawati dalam menyongsong kehidupan pasca kampus. Acara CDP 47 yang mengusung tema “Creating Digital Business” dihadiri oleh Dekan FEBI Dr. M.  Rahmawan Arifin, SE, M.Si, Wakil Dekan 2 Dr. H.Woro Retnaningsih, M.Pd, Wakil Dekan 3 Septin Puji Astuti, S.Si., M.T., Ph.D, dan Kasubbag Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni Edi Sukoco, S.E.

Acara CDP 47 yang diselenggarakan secara daring ini dibuka secara langsung oleh Dekan FEBI Dr. M.  Rahmawan Arifin, SE, M.Si. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa setelah lulus dari FEBI UIN Raden Mas Said, Calon Wisudawan dan Wisudawati mempunyai 2 tanggung jawab, yaitu tanggung jawab moril, untuk tetap menjaga nama baik instansi, dan tanggung jawab finansial, sebagai sarana untuk mengimplementasikan ilmu yang sudah didapatkan selama di bangku kuliah dengan menjadi seorang manusia yang mandiri.

Acara yang wajib bagi calon alumni ini dibagi menjadi 2 sesi dengan yang diikuti oleh sekitar 100 Calon Wisudawan dan Wisudawan FEBI. Sesi 1 CDP 47 dengan narasumber Bapak Ahmad Fahrudin, S.Si, CEO of Digis Indonesia membahas mengenai “Strategi Bisnis di Era New Normal”. Materi yang disampaikan oleh Bapak Fahrudin mengupas tentang strategi bisnis serta peluang bisnis yang dihadapi oleh Generasi Z di era New Normal dan era digital. Sesi 2 CDP 47 dengan narasumber Bapak Faris Mujaddid A, S.E membahas mengenai “How To Find Your Career’s Opportunity in Pandemic Era”. Materi ini membahas mengenai hard skill dan soft skill yang harus dimiliki oleh seorang fresh graduate di era pandemi, dan juga era digital. Acara CDP 47 FEBI UIN Raden Mas Said ini diharapkan dapat membekali Calon Wisudawan dan Wisudawati untuk menjadi pribadi yang tanggung dan unggul gun menghadapi persaingan di dunia kerja.
Red: Zulfanita

Tingkatkan Soft Skill Public Speaking dan Personal Branding, Komunitas Jurnalis Febi Gelar Journalist On Class Part 2

FEBI News| Tingkatkan Soft Skill berupa Public Speaking dan Personal Branding, Komunitas Jurnalis FEBI (KJF) gelar acara JOC Part 2 pada Kamis (01/07/2021). Acara ini dihadiri oleh puluhan pengurus Komunitas Jurnalis FEBI 2021, serta pembicara aktivis media sosial Adhelia Desi Prawestri, M.Si.

JOC kali ini mengusung tema “Publick Speaking dan Personal Branding”. Di awal acara pembicara mengatakan “With Great Power, Comes Great Responsibility”, yang dikutipnya dari perkataan pemeran karakter Spiderman. Kemudian beliau menyampaikan apa itu pengertian public speaking, bagaimana cara melakukan public speaking dan tips saat melakukan public speaking. Beliau juga menyampaikan mengenai personal branding dan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan saat mengenalkan diri kita kepada orang lain agar tidak dikatakan pencitraan.

Dan saat tanya jawab, antusias pengurus sangat luar biasa dalam acara ini terbukti dengan banyaknya pengurus yang ingin tahu dan bertanya kepada pembicara. Dan diakhir acara, Adhelia
Desi Prawestri yang sekaligus sebagai Dosen FEBI berpesan kepada seluruh peserta jika ingin menguasai public speaking maka kita harus siap dan mau mengambil setiap kesempatan yang ada. Serta beliau memberikan kesan mendalam bagi para anggota KJF yaitu “You Are Your Brand”.

Redaktur : Beni & Linda/KJF
Editor : Aji Tri Laksono/KJF

SCHOLAR ADVENTURE: Eksistensi Akademisi di Era Disrupsi

FEBI News| Melalui media conference Zoom Meeting, Jumat (25/06/2021) FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sukses melaksanakan Kuliah Akademisi (Academic Class) untuk mahasiswa Prodi Perbankan Syariah Peminatan Akademisi yaitu SCHOLAR ADVENTURE: Eksistensi Akademisi di Era Disrupsi. Guna memberikan pengetahuan sekaligus bekal bagi mahasiswa program kelas peminatan akademisi untuk mengahadapi tantangan didunia akademisi di era disrupsi dalam mencapai kesuksesan.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa program kelas peminatan akademisi. Suksesnya acara ini didukung hadirnya pembiacara yang luar biasa yaitu Bapak Rofi’ul Wahyudi yang merupakan dosen Prodi Perbankan Syariah Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Pada kesempatannya, Bapak Rofi’ul Wahyudi selaku pembicara menyampaikan sikap yang harus dimiliki oleh seorang akademisi yaitu mempunyai niat dan tekad yang kuat untuk menuntut ilmu serta menyampaikannya dengan ikhlas kepada orang lain, memperbanyak jariangan guna memperoleh beragam informasi karena seoarng akademisi tidak dapat bekerja sendirian untuk mencapai kesuksesan, selanjutnya ialah memotivasi diri sendiri untuk terus maju dengan mengikuti kegiatan penelitian serta selalu belajar dari manapun sehinggga dapat berkontribusi kepada masyarakat dengan ilmunya.
Dalam sesi tersebut Bapak Rofi’ul Wahyudi juga menyampaikan selain sikap, seorang akademisi juga dituntut untuk mempunyai Sumber Daya Manusia (SDM) atau memiliki keahlian khusus dan mendalamsehingga dapat menyampaikan solusi dari permasalahan yang ada. Selain itu, seorang akademisi harus mempunyai kreativitas dan ketrampilan untuk menujang profesi seorang akademisi.

Sebelum mengakhiri sesi materi sebagai pembiacra pesan dari Bapak Rofi’ul Wahyudi kepada para mahasiwa program kelas peminatan akademisi yaitu jangan pernah minder untuk meraih cita-cita sebagai seorang akademisi, jangan pernah insecure apapun latar belakang, kondisi keuangan keluarga kita serta perjuangkan cita-cita untuk menjadi seorang akademisi.

Antusiasme para mahasiswa program kelas peminatan akademisi sangat terlihat dalam acara ini, pembicara menyampaikan materi dengan ramah serta memberi contoh atas pengalaman pribadi sehinnga membuat para mahasiwa tertarik untuk menyimak. Semoga dengan terlaksananya ini, mampu melahirkan semangat jiwa akademisi dalam diri mahaiswa sebagai penerus bangsa.