Latih Pengelolaan Keuangan di Masyarakat, Dosen Prodi AKS gelar Seminar Hasil PKM

FEBI News| Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Dosen Prodi Akuntansi Syariah pada tahun 2019 Fokus pada edukasi Pencatatan Keuangan di masyarakat, seperti pelatihan pencatatan keuangan untuk lembaga masjid, karang taruna, bahkan pencatatan keuangan untuk keluarga. Untuk mendiskusikan hasil PKM tersebut, maka dilaksanakan acara Seminar Hasil PKM Dosen Prodi Akuntansi Syariah pada Kamis (11/10/2018) di aula FEBI IAIN Surakarta. Hasil dari PKM ini akan dijadikan sebagai rujukan untuk pelaksanaan PKM selanjutnya.

Daftar Judul Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi AKS

No.Nama KegiatanTempat KegiatanPelaksana
1Pelaporan Keuangan untuk Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Masjid dan MusholaDesa Guwa Lor, kaliwedi , CirebonUsnan, S.E.I.,M.E.I
2Cara Merancang Dan Mengelola Keuangan Sebuah Organisasi Dengan EfektifDesa Wirorejan Rt 1 Rw 8 Ngadirejo KartasuraMarita Kusuma Wardhani, SE.,M.Si.,AK
3Pembukuan Bagi IPNU Dan IPPNU Majelis Wilayah Cabang DelangguTaman Pendidikan Al Quran Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten KlatenIndriyana Puspitosari, M.Si
4Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan MasjidMasjid Hidayatul Ummah ColomaduDevi Narulitasari, M.Si
5Perencanaan Dan Pengelolaan Keuangan Calon Entrepenaur Muda Pada Organisasi FATAYAT NU dan GP ANSHOR Kecamatan DelangguBalai Pertemuan Desa Sabarang Delanggu KlatenFitri Laela Wijayanti, SE.,M.Si
6Tata Kelola Keuangan dan Kewajiban Perpajakan UMKMAula BMT PalurSamsul Rosadi, M.Si
7Tata Kelola Keuangan Pada Gabungan Kelompok Tani Di BoyolaliDesa Karangmojo Kecamatan Klego Kabupaten BoyolaliWahyu Pramesti, SE.,M.Si.,AK
8Tata Kelola Keuangan Pada Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)Gejigan, Gagak Sipat, BoyolaliFahri Ali Ahzar, S.E.,M.Si
9Tata Kelola Keuangan Pada Laziz Nahdatul Ulama (NU) Majelis Wakil Cabang (MWC) Kecamatan DelangguMasjid Muthoharoh desa Sbrang Kecamatan Delanggu Kabupaten KlatenSayekti Endah Retno Meilani, SE.,M.Si.,Ak
10Sosialisasi Pencatatan Akuntansi Pada Organisasi Karangtaruna di Kota YogyakartaAula Desa Semaki YogyakartaAde Setiawan, SE.,M.Ak
11Pengelolan Dana Masjid Selama Bulan RamadhanMasjid Nurul Hikmah PalurHelti Nur Aisyiah, M.Si
12Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Organisasi nirlabaDesa Pucangan Kecamatan Kartasuro Kabupaten SukoharjoAnim Rahmayanti, M.Si
13Sosialisasi Penerapan Etika bisnis Islam Dalam Rangka Mewujudkan Tata Kelola usaha Yang Baik Pada UMKMMasjid Al – Iklash Ringin sari Rt 15 Rw 08 Mudu KlatenDita Andraeny, M.Si

Seminar Nasional FRESH FEBI (Tantangan Perekonomian Indonesia di Era Vuca dalam Perspektif Ekonomi Islam)

Seminar Nasional FRESH FEBI

(Tantangan Perekonomian Indonesia di Era Vuca dalam Perspektif Ekonomi Islam)

 

Senin, (1/10/2018) Kelompok Studi Ekonomi Islam Forum Ekonomi Syariah (FRESH) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta mengadakan seminar nasional yang bertemakan “Tantangan Perekonomian Indonesia di Era Vuca dalam Perspektif Ekonomi Islam” dengan moderator Agil Dwi Setyawan alumni FRESH dan pembicara Ahmad Akbar Susamto,S.E., M.phil.,Ph.D. selaku ketua MPP KA FoSSEI Naional sekaligus pengamat ekonomi islam serta dosen UGM di Ruang Sidang Pasca Sarjana lantai 4 dan dihadiri sekitar 300 peserta. Tema yang dibahas pada seminar kali ini masih asing di telinga mahasiswa milenial. Padanan kata terkenal yang berkaitan dengan ekonomi pada era saat ini biasanya menggunakan diksi era milenial, era MEA, ataupun era disruption. Tetapi pada seminar ini memberitahukan kepada kita akan istilah dan masalah baru yakni VUCA merupakan kepanjangan dari (Volaitirity, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity).

Dalam sambutannya Ahmad Syaifudin presiden FRESH menyampaikan bahwa seminar nasional ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa terhadap tantangan perekonomian Indonesia di era vuca dilihat dari kacamata ekonomi Islam sebagai persiapan akan dilaksanakannya oleh International Monetary Fund (IMF)-World Bank Annual Meeting di Nusa Dua Bali pada Oktober 2018 mendatang. Selanjutnya Ahmad Akbar Susamto selaku pembicara dalam inti materi menuturkan Vuca (Volatility, Uncertainly, Complexity and Ambiguity) merupakan sebuah fenomena baru berbeda halnya dengan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean).

Menurut Akhmad Akbar sendiri, era VUCA bukan istilah beken atau akrab di telinga generasi milenial. Tetapi VUCA sendiri ialah masalah yang timbul seiring dengan kemajuan zaman di era milenial sehingga tertuju menyangkut masalah ekonomi. VUCA sendiri dijabarkan menyangkut masalah perubahan data yang sangat drastis, ketidakpastian tentang informasi, keruwetan data dan ambiguitas data yang saat ini pasti sedang menerpa dari usaha kecil ekonomi sampai perusahaan besar. Era Vuca memiliki karakteristik penyatuan teknologi yang awalnya terpisah semua menjadi serba terkoneksi dan lebih sulit dipisahkan karena semakin kompleks, terjadi kelabilaan situasi, terjadi perubahan besar (revolusi industry 4.0).

Di sisi lain, pembicara juga mengingatkan pentingnya strategi ekonomi Islam yang terutama menyangkut kewajiban ber ZIS (Zakat, Infaq, dan Shadaqah). Sebab dengan memaksimalkan hal itu ketimpangan ekonomi dalam ranah kemiskinan setempat (lokal) bisa dientaskan jika memang pengelolaannya dengan bijak dan benar. Walaupun Akhmad Akbar sering mengutarakan pentingnya ekonomi Islam kepada peserta seminat yang notabene masih mahasiswa, namun beliau juga berpesan kepada kita selaku mahasiswa untuk mempelajari ekonomi dasar beserta teori-teorinya.

Ia menambahkan bahwa terdapat bermacam jenis dunia yang harus dihadapi mahasiswa dan supaya tidak terkekang di dalam kelas apalagi terjebak dalam sebuah kerumunan. “Anak muda harus quick out of the block” imbuhnya, yang berarti anak muda harus keluar dari blok atau kerumunan. Pada intinya, mahasiswa zaman milenial jangan takut dianggap berbeda untuk mencari pengetahuan dan wawasan di dunia luar kampus dengan pikiran terbuka.

Di sesi penutup, Achmad Akbar Susamto menyampaikan pesan-pesan kepada mahasiswa yang mengikuti acara seminar tersebut. Ia berharap bahwa mahasiswa di era milenial dapat membuka diri untuk bergerak ke hal-hal yang lebih positif dengan mengikuti seminar di luar kampus, berpartisipasi dalam forum studi untuk mendapatkan pengalaman, pengetahuan , dan wawasan. Terutama di bidang ekonomi Islam yang sekarang berkembang ini, agar selalu mengikuti perkembangan ekonomi, perubahan data dan statistika ekonomi baik yang konvensional maupun berbasis Islam. (arian)

Benchmarking Pendidikan Internasional, Pimpinan FEBI IAIN Surakarta Kunjungi Islamic Community Hochiminh City Vietnam

[smartslider3 slider=35]

FEBI News| Pimpinan FEBI IAIN Surakarta yaitu Dekan FEBI Drs. H Sri Walyoto, MM., Ph.D., Wakil Dekan 1, Drs. Azis Slamet Wiyono, MM, Wakil Dekan 2, Dr. Fitri Wulandari, M.Si; Wakil Dekan 3 Dr. Awan Kostrad Diharto, SE., M.Ag; beserta Kabag TU FEBI Nur Hidayatiningsih, MH. lakukan kunjungan kerja dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di FEBI IAIN Surakarta dengan melihat suasana pendidikan di Komunitas Muslim Vietman. Kegiatan ini juga bermaksud menjajaki kerjasama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan Islamic Community Hochiminh City Masjid Jamiul Anwar dan Madrasah Annur.

Kunjungan diawali Silaturahim dengan  Indonesian Consulate General Bapak Hanif Salim, berdikusi tentang banyak hal, antara lain tentang Peran IAIN Surakarta khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dalam Hubungan Timbal-Balik Indonesia-Vietnam, Timbal-Balik Pendidikan, dan Ekonomi serta UMKM.

Kegiatan selanjutnya adalah pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat internasional, yaitu memaparkan potensi ekonomi syariah di dunia global kepada komunitas muslim Islamic Community Hochiminh City Vietnam. Di komunitas ini sambutan dilakukan secara ramah oleh para tokoh muslim di komunitas tersebut, yaitu Haji Du So (ketua menolitas muslim distric 8), Haji Ghazaly (sekretaris kementerian agama Islam Hochiminh), ustad Muhamad Musa (Dosen pengajar Agama Islam Masjid Anuar distric 8) beserta masyarakat lainnya.

Selanjutnya Pimpinan FEBI IAIN Surakarta menyampaikan sosialisasi Program Penerimaan Mahasiswa Baru khususnya bagi Calon Mahasiswa dari Islamic Community Hochiminh City untuk menempuh pendidikan di FEBI IAIN Surakarta. Mereka menyambut dengan antusias Program sosialisasi tersebut dan bersedia untuk menyebarluaskan di kalangan komunitas Muslim Hochiminh City. (Red)

Pengembangan Kurikulum tahun 2016, FEBI lakukan rapat Review Kurikulum bersama Stakeholder

Kegiatan review kurikulum Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta tahun 2016 dilaksanakan di Griya Persada Kaliurang. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Dekanat yaitu Drs. H. Sri Walyoto, MM. Ph.D, Wakil Dekan 1, Drs. Azis Slamet Wiyono, MM, Wakil Dekan 2 Fitri Wulandari, MM, serta para kepala prodi dan para dosen juga tenaga kependidikan.

Acara ini dibuka secara langsung oleh Dekan dengan menyampaikan terkait pentingnya review kurikulum untuk mengkaji apakah kurikulum yang sudah ada masih perlu dikembangkan, dan perlunya inovasi serta kreatifitas yang lebih dilakukan oleh para dosen dalam mengajar di kelas masing-masing. Para Dosen juga didorong untuk meningkatkan kompetensi dengan mengikuti berbagai seminar atau pelatihan sesuai bidang ilmunya masing-masing. pada akhir sambutannya Dekan memberikan apresiasi dan dukungan kegiatan supaya lancar.

Beberapa stakeholder yang telah bekerjasama adalah OJK, BRI Syariah, ASBISINDO, BMT, Pegadaian Syariah, dan stakeholder lainnya.

Perkuat Visi Misi, Prodi MBS gelar Rapat bersama Stakeholder

Rabu, 4 Maret 2015 Pimpinan Dekanat FEBI bersama Kaprodi Manajemen Bisnis Syariah menggelar rapat pengkajian dan peninjauan visi misi prodi MBS, dimulai pada pukul 09.00 yang diawali dengan pembukaan oleh ketua tim penyusun visi dan misi program studi Manajemen Bisnis Syariah. Acara ini diikuti oleh pihak internal dan eksternal. Pihak internal adalah seluruh tim penyusunan visi dan misi program studi Manajemen Bisnis Syariah, unsur perwakilan Dosen
Manajemen Bisnis Syariah, perwakilan tenaga kependidikan, dan perwakilan mahasiswa.

Sedangkan pihak eksternal dihadiri oleh perwakilan alumni, perwakilan pengguna alumni, perwakilan dari stake holder, dan perwakilan dari lembaga terkait. Selanjutnya arahan dari Dekan FEBI selaku penanggung jawab penyusunan visi dan misi progran studi Manajemen Bisnis Syariah Drs. Sri Walyoto, MM.Ph.D. Memasuki acara inti pembahasan visi dan misi program studi Manajemen Bisnis Syariah pada pukul 09.30 dimulai dengan menyajikan draft visi dan misi yang telah disusun dari serangkain hasil rapat sebelumnya dan mendapatkan masukkan dari berbagai pihak.

Raker FEBI 2016: Jadikan FEBI Benchmarking bagi 6 FEBI lain di seluruh Indonesia

Senin, 2 Maret 2015
Dihadiri oleh Wakil Rektor II IAIN Surakarta, Dekan FEBI, Wadek 1, 2, 3; Kalab; Kabag; Kasubbag; Kajur; Sekjur; Biro Skripsi; Sekretaris Senat; Staff Akademik; dan Bagian Jurnal.

Sambutan dari Dekan FEBI Drs. H. Sri Walyoto, MM., Ph.D sekaligus membuka kegiatan berpesan agar program-program baru harus dipikirkan secara seksama dan menjadikan jurnal kita terakreditasi.

Berbagai hal telah dibahas dan disepakati dalam Raker 2015. Pada sesi pertama dibahas tentang akademik dan RKAKL FEBI 2016 dengan pemateri Bp. Azis Slamet Wiyono, MM selaku Wakil Dekan 1 dan Ibu Fitri Wulandari, SE., M.Si selaku Wakil Dekan 2.

Pada sesi kedua dibahas berbagai hal mengenai Kegiatan Kemahasiswaan dan Laboratorium dengan pemateri Bp. Drs. Basuki Rahardjo, MS selaku Wakil Dekan 3 dan Ibu Indah Piliyanti, S.Ag., MSI selaku Kepala Laboratorium FEBI.

Kuantitas vs kualitas, rencana membuka program Profesi Akuntansi, galeri investasi, FEBI harus menjadi benchmarking bagi 6 FEBI di seluruh Indonesia, harapan dosen FEBI menjadi assesor dan penelitian juga dipesankan oleh Bp. M. Rahmawan Arifin, SE., M.Si selaku Wakil Rektor II.

“Perencanaan adalah awal untuk bertindak, dengan langkah kecil kita bisa membuat sesuatu menjadi besar” – Dian Kasih

Jayalah terus FEBI IAIN Surakarta……