literasi-keuangan-digital-umkm-febi-uin-surakarta-bersama-bank-raya

Literasi Keuangan Digital UMKM: Sinergi UIN Raden Mas Said dan Bank Raya

Surakarta, 20 September 2025 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali mengukuhkan komitmennya untuk pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Literasi Keuangan Digital UMKM. Program ini diinisiasi oleh empat dosen, yaitu Helmi Haris, Adhelia Desi Prawestri, Yuni Astuti, dan Luluk Ayuningtyas.

Kegiatan tersebut menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kampus. Melalui sinergi bersama Bank Raya, literasi ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan digital sekaligus memperkuat daya saing UMKM di tengah transformasi ekonomi yang kian cepat.

Literasi Keuangan Digital UMKM sebagai Solusi Praktis

Acara dilaksanakan di Outdoor Hall Gedung SBSN UIN Surakarta dengan menghadirkan Ibu Fatma dari Bank Raya Cabang Solo. Materi yang disampaikan mencakup penggunaan aplikasi pencatatan keuangan, pemanfaatan QRIS, serta layanan digital banking. Peserta juga diajak praktik langsung agar memahami cara digitalisasi mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi keuangan usaha.

“Digitalisasi membuat UMKM lebih terorganisir dan siap bersaing di pasar modern. Kami ingin peserta merasakan manfaat nyata,” ungkap Fatma.

Antusiasme Peserta dan Manfaat Nyata

Antusiasme terlihat jelas dari para pelaku UMKM kuliner dan jasa. Mereka aktif berdiskusi, mencoba aplikasi, serta berbagi pengalaman usaha. Menurut Yuni Astuti, kegiatan ini bukan hanya teori, tetapi praktik nyata. “Kami ingin UMKM bisa mandiri mengadopsi teknologi digital sehingga usahanya lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Peran FEBI dalam Pemberdayaan Masyarakat

Melalui kegiatan Literasi Keuangan Digital UMKM, FEBI menegaskan perannya sebagai jembatan antara dunia akademik dan masyarakat. Dukungan akademisi, ditambah mitra perbankan, memperkuat pesan bahwa literasi digital adalah kebutuhan mendesak. Dengan program ini, UMKM tidak hanya dibekali ilmu, tetapi juga keterampilan untuk berkembang di era digital.

Deklarasi FEBI Sebagai Kampus Literasi Keuangan Pertama Di Indonesia

FEBI NEWS | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta resmi didaulat sebagai Kampus Literasi Keuangan pertama di Indonesia. Hal ini ditandai dengan penandatanganan komitmen dan dukungan oleh Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FIJK) Solo Raya, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia, Asosiasi Asuransi Umum, Pegadaian, Pasar Modal Indonenasia, Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Program kolaborasi antara FEBI UIN Surakarta dengan FIJK dibawah naungan OJK ini merupakan bentuk komitmen FEBI sebagai lembaga pendidikan perguruan tinggi yang bertanggungjawab terhadap literasi keuangan pada lingkup mahasiswa.

Acara diawali dengan prakata dari Dekan FEBI UIN RM Said Surakarta, Dr. Rahmawan Arifin, M.Si. Beliau mengucapkan rasa syukur yang mendalam dan berterimakasih kepada semua pihak yang berkomitmen dan mendukung FEBI sebagai salah satu lembaga pendidikan yang peduli akan literasi keuangan.

“Kolaborasi ini memiliki relevansi keilmuan yang sejalan dengan FEBI sebagai Creative Business School. Kedepannya kita juga akan menggelar roadshow edukasi dan literasi keuangan dibeberapa lembaga seperti pesantren Hebitren”. Ungkapnya.

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Heri Santosa, S.E mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung program kolaborasi ini. OJK siap berkomitmen untuk mendukung FEBI dalam memberikan literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat.

“Inklusi dan literasi keungan yang baik akan berkolerasi dengan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan. Sehingga mempunyai andil besar dalam mensejatahterakan ummat.” Jelasnya.

M. Wira Adibrata, Kepala BEI Solo sekaligus salah satu anggota FKIJK dan inisiator Kampus Keuangan FEBI menyampaikan bahwa pihaknya memiliki tanggunjawab dalam meliterasikan inklusi keuangan kepada masyarakart luas. Sehingga memilih FEBI sebagai salah satu Fakultas dengan peminatan tertinggi di Indonesia dengan mahasiswa yang berjumlah ribuan sebagai sentra pengembang dan peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Sebagai salah satu tindak lanjut, FIJK dan OJK serta pihak lainnya akan bekerja sama dengan FEBI UIN Surakarta pada beberapa aspek. Diantaranya pendidikan dan pengajaran, dengan menghadirkan teknisi keuangan untuk menjadi dosen tamu di kampus FEBI. Program Magang dan MBKM FEBI sebagai salah satu aspek pengabdian kepada masyarakat. Dan pada aspek penelitian, dengan mahasiswa atau dosen FEBI bisa secara langsung dapat mengakses masalah keuangan sebagai bahan riset mereka.

“Kita berencana mengerahkan mobil Sarana Informasi Mobil Literasi dan Edukasi Keuangan (SIMOLEK) Edutainment untuk menyelenggarakan Kegiatan Edukasi Keuangan Bagi Masyarakat yang  FEBI selenggarakan”. Imbuh Heri Santosa mewakili OJK.