Dosen FEBI Gelar PKM BERTEMA Manajemen SDM Desa Tangguh Berbasis ZIS

Gatak, 10 Agustus 2019 – Dosen pendamping Asep Maulana Rohimat, M.S.I dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Surakarta telah sukses mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Manajemen SDM Desa Tangguh Berbasis ZIS”. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Gatak, dengan tujuan untuk memberikan edukasi mengenai manajemen SDM desa tangguh yang berbasis zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Dalam kegiatan ini, Asep Maulana Rohimat, M.S.I memberikan penjelasan mengenai konsep dan strategi pengelolaan ZIS di desa, serta bagaimana pemanfaatan dana ZIS untuk pengembangan SDM desa. Peserta yang hadir sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini dan memberikan banyak pertanyaan yang dijawab dengan baik oleh Asep Maulana Rohimat, M.S.I.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai manajemen SDM desa tangguh berbasis ZIS sehingga masyarakat dapat memanfaatkan dana ZIS secara bijak dan tepat guna dalam membangun dan meningkatkan kualitas SDM desa,” ujar Asep Maulana Rohimat, M.S.I.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat hingga warga desa. Para peserta diberikan materi mengenai konsep dasar manajemen SDM desa tangguh, pemanfaatan dana ZIS, serta strategi pengembangan SDM desa. “Acara ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai warga desa, kami dapat memanfaatkan dana ZIS secara lebih bijak dan tepat guna dalam meningkatkan kualitas SDM desa,” ujar salah satu peserta.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan salah satu bentuk pengabdian dari Asep Maulana Rohimat, M.S.I sebagai dosen di FEBI IAIN Surakarta. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rapat Koordinasi Persiapan Perkuliahan Semeseter Gasal Tahun Akademik 2019/2020

[smartslider3 slider=8]
 

FEBI News | Sukoharjo 9 Agustus 2019, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta menyelenggarakan agenda Rapat Koordinasi dalam rangka Persiapan Perkuliahan Semeseter Gasal Tahun Akademik 2019/2020. Rapat  dipimpin oleh Drs. Azis Slamet Wiyono, MM., selaku Wakil Dekan 1 Bidang Akademik. Hadir dalam acara ini Dekan FEBI Drs. Sri Walyoto, M.M., Ph.D. Wakil Dekan 3 Dr. Awan Kostrad Diharto, MM seluruh Ketua Jurusan dan para dosen pengampu mata kuliah, baik dosen tetap maupun Dosen Luar Biasa (DLB).

Dalam sambutannya Dekan FEBI memberikan arahan kepada seluruh dosen agar mulai menggunakan pendekatan teknologi informasi dalam proses pembelajaran, terlebih mahasiswa saat ini adalah generasi milenial yang sangat akrab dengan teknologi, untuk mendukungnya Fakultas sudah menyiapkan sistem e-learning untuk bisa digunakan oleh dosen dan mahasiswa.

Dalam agenda ini juga Wakil Dekan 1 bidang akademik menyampaikan kepada seluruh dosen untuk bisa mengisi data siakad secara lebih tertib kembali berupa materi pembelajaran dan juga presensi mahasiswa.

Selamat mempersiapkan pembelajaran di semester gasal, semoga lancar dan penuh berkah.

Foto: Amir

* Akses e-Learning bisa kunjungi link berikut: http://febi.iain-surakarta.ac.id/elearning/ 
* Akses SIAKAD bisa kunjungi link berikut: http://administrasi.iain-surakarta.ac.id/dosen/

 

Dosen FEBI Mengikuti Acara Workshop Penulisan Buku

[ngg src=”galleries” ids=”16″ display=”basic_slideshow”]

FEBI NEWS. Dosen FEBI Dr. Fitri Wulandari, SE., M.Si.; Helmi Haris, S.H.I., M.S.I.; M. Zainal Anwar, S.H.I., M.Si.; Dr. Jasanta Peranginangin, MM.; dan Devi Narulitasari, M.Si mengikuti kegiatan workshop penulisan artikel jurnal pada hari Kamis-Jumat, 8-9 Agustus 2019 bertempat di Hotel Lor In Syariah. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Surakarta. Narasumber disampaikan oleh Prof. Dr. M. Arskal Salim GP. M.Ag. dari Direktur PTKI memberikan  materi mengenai “Kebijakan Penerbitan Buku Kementrian Agama dan Pengalaman Penerbitan Buku Internasional”, Prof. Dr. Phil. Asfa Widiyanto, MA. dari IAIN Salatiga menyampaikan materi tentang“Strategi Mengubah Hasil Penelitian Menjadi Buku”, dan Dr. Abdur Rozaki, S.Ag. M.Si. dari UIN Sunan Kalijaga memberikan materi tentang “Kiat-kiat mengubah Hasil Pengabdian menjadi Buku”.

Hadir dalam pembukaan acara, Rektor IAIN Surakarta Prof. Dr. H. Mudofir, M.Ag. menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan workshop ini, dengan harapan dapat mendongkrak publikasi ilmiah di lingkungan IAIN Surakarta, mengingat masih banyak hasil penelitian dan pengabdian yang belum terpublikasikan. Ketua LPPM, Dr. Ismail Yahya, MA. menyampaikan untuk mendukung penulisan buku, program BOPTN Penelitian IAIN Surakarta pada tahun 2020 mengakomodir tiga kluster tentang Penulisan dan Penerbitan Buku Berbasis  Riset dan e-Book, Penerbitan Buku Ajar, dan Penghargaan Penulisan Buku.

Blackout yang melumpuhkan

Listrik untuk kehidupan yang lebih baik, slogan Perusahaan Listrik Negara (PLN) kini tengah menghadapi ujian penting. Ujian tersebut datang pekan lalu, blackout di hari Minggu yang nyaris melumpuhkan aktivitas warga.
 
Lebih dari 24 jam, PLN belum mampu membuktikan 100% layanannya mampu berjalan normal. Masyarakat masih terancam hidup dalam dalam gelap gulita. Janji perusahaan negara yang melayani urusan sentrum ini memperbaiki kerusakan transmisi masih belum teruji.
 
PLN mengaku harus menanggung kerugian selama 10 jam blackout sebesar Rp 90 miliar lantaran tak bisa menjual aliran setrumnya. Tengu kerugian akan bertambah lantaran lebih dari sehari, listrik belum benar-benar terang semua.
 
Sah dan boleh saja, PLN menyebut kerugian yang harus BUMN ini. Hanya tak elok jika PLN doang yang menghitung kerugian. Kerugian akibat listrik mati yang harus ditanggung rakyat lebih dari yang harus disebut oleh perusahaan negara yang bertugas melayani publik dalam urusan sentrum itu.
Kerugian yang dialami mulai dari rumah tangga sampai urusan bisnis. Bendahara rumah tangga alias ibu-ibu harus berjibaku menekan kerugian akibat isi kulkasnya basi. Tak terhitung berapa besar bahan bakar minyak yang terbuang akibat tak berfungsinya lalu lintas jalanan. Macet membakar uang BBM ke udara.
 
Transaksi keuangan juga harus menanggung kerugian akibat tak ada aktivitas transaksi, pusat perbelanjaan harus menambah pengeluaran untuk menyalakan bisnisnya, transaksi e-commerce juga tersendat lantaran operator off line, operator telekomunikasi juga harus merelakan layanan data dan suaranya merugi. Kalkulator terus mengetuk angka kerugian.
 
Mati listrik menjadi pelajaran PLN untuk membaiki diri, dengan berani menetapkan batas toleransi. Ukuran ini penting untuk memacu lebih baik lagi dalam melayani publik. Zaman now, mati listrik adalah kemunduran, apalagi di tengah upaya membuka diri investasi kendaraan listrik dengan aneka insentif. Tak terbayang jika motor, mobil listrik, kehabisan daya akibat blackout.
 
Jaminan kepastian penting bagi investor yang akan membenamkan duitnya di kendaraan listrik. Klaim kelebihan pasokan listrik PLN harus dibarengi dengan keandalan jaringan. Blackout 24 jam lebih bukti kalau perbaikan PLN belum nyetrum sampai akarnya. Upaya membuat listrik untuk kehidupan lebih baik masih keteteran, alih-alih bisa PLN buktikan ke publik.
sumber: https://analisis.kontan.co.id/news/blackout-yang-melumpuhkan

Pelaksanaan Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi PBS FEBI IAIN Surakarta

[smartslider3 slider=7]

 

FEBI News | Senin, 5 Agustus 2019 dilaksanakan kegiatan inti asesmen lapangan Akreditasi Prodi PBS FEBI IAIN Surakarta, dengan assesor oleh Dr. H. Syafiq Mahmadah Hanafi, M.Ag dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta  dan Dr. Syaugi, S.Ag., M.A dari UIN Antasari Banjarmasin. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 4-6 Agustus 2019 dengan melibatkan Assesor dari BAN PT, pimpinan rektorat IAIN Surakarta, Dekanat FEBI IAIN Surakarta, Prodi Perbankan Syariah, Dosen, Stad Akademik, Lembaga/Perusahaan pengguna lulusan, alumni dan mahasiswa.

Kegiatan ini dalam rangka peningkatan kualitas akademik dari Prodi Perbankan Syariah dan Fakulatas Ekonomi dan Bisnis Islam serta IAIN Surakarta secara umum. Semoga acara lancar dan sesuai dengan harapan dari semua pihak agar mendapat nilai terbaik. 

Foto : Amir & tim

Ajarkan Literasi Keuangan Investasi di Pasar Modal, PKM Dosen FEBI di Desa Gatak Delanggu

Gatak, 3 Agustus 2019 – Dosen pendamping Zakky Fahma Auliya, M.M telah sukses mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Literasi Keuangan Investasi di Pasar Modal”. Acara ini diselenggarakan untuk memberikan edukasi mengenai investasi di pasar modal kepada masyarakat Kelurahan Gatak, Delanggu, Klaten.

Dalam acara tersebut, Zakky Fahma Auliya, M.M memberikan penjelasan dan sharing mengenai konsep investasi di pasar modal serta pentingnya literasi keuangan. Para peserta yang hadir sangat antusias mengikuti kegiatan ini dan memberikan banyak pertanyaan yang disambut dengan baik oleh Zakky Fahma Auliya, M.M. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai investasi di pasar modal kepada masyarakat Kelurahan Gatak, sehingga mereka dapat memahami dan melakukan investasi dengan bijak,” ujar Zakky Fahma Auliya, M.M dalam sambutannya.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari masyarakat. Para peserta diberikan materi mengenai konsep dasar investasi di pasar modal, jenis-jenis investasi di pasar modal, dan juga strategi investasi yang tepat. “Acara ini sangat bermanfaat bagi saya, sebelumnya saya tidak memiliki pemahaman yang cukup mengenai investasi di pasar modal, setelah mengikuti kegiatan ini, saya menjadi lebih paham dan siap untuk memulai investasi,” ujar salah satu peserta.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan salah satu bentuk pengabdian dari Zakky Fahma Auliya, M.M sebagai dosen di FEBI IAIN Surakarta. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mendapat apresiasi dari pihak Kelurahan Gatak yang menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang lebih luas.

Dosen FEBI ikuti Workshop e-Learning berbasis Moodle

[smartslider3 slider=6]

 

FEBI News | Sukoharjo (02/08/2019)  Hotel Best Western premier Solo Baru menjadi tempat Workshop e-Learning berbasis Moodle yang diselenggarakan oleh PTIPD IAIN Surakarta. Dosen FEBI  IAIN yang mengikuti acara ini adalah Taufiq Wijaya, M.S.I, Anim Rahmayati, M.Si dan  Zakky Fahma Auliya, M.M. Acara dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 31 juli 2019 sampai dengan 02 agustus 2019. Dr. Priyanto, M.kom selaku kepala UPT TIK Universitas Negeri Yogyakarta menjadi pembicara pertama yang sudah berpengalaman dengan e-learning sejak 2006. Pemateri menyampaikan berbagai macam kemudahan dan tantangan yang muncul sebagai akibat dari penggunaan e-learning yang memang sudah sebagai sebuah keniscayaan untuk proses belajar mengajar pada era revolusi industri 4.0 ini.
Pemateri kedua adalah bapak Febri dan ibu Lintang selaku divisi pengembangan aplikasi solusi kampus Indonesia dari Gamatechno, dimana pemateri memberikan pelatihan secara langsung penggunaan e-learning dengan menggunakan aplikasi Moodle. Para peserta diajari berbagai macam cara supaya penggunaan e-learning bisa optimal pada proses pembelajaran di IAIN Surakarta.
Acara ini ditutup dengan rekomendasi kepada pimpinan Institut maupun Fakultas agar mendukung penuh semua  proses  e-learning di lingkungan IAIN Surakarta.

Foto: Humas IAIN

Selamat atas Launching Pusat Studi dan Pengembangan Kebudayaan Islam Jawa IAIN Surakarta

[smartslider3 slider=5]

 

FEBI News | Rabu 31 Juli 2019, Rektor IAIN Surakarta Prof. Dr. H. Mudofir, S.Ag., M.Pd secara langsung meresmikan  Pusat Studi dan Pengembangan Kebudayaan Islam Jawa IAIN Surakarta (Puspa KIJ). Ketua Puspa KIJ dimanahkan kepada Umi Rochmah, M.S.I. dan berada dibawah struktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Surakarta.

Sekaligus dalam acara ini dilaksanakan Seminar dengan tema “Menelusuri Jejak Kebudayaan Islam dan Jawa”. Pembicara seminar adalah Rahmat, M.A. atau dikenal dengan Mas Wedhana Widyohandoyo seorang ahli naskah jawa kuna dari Perpustakaan Pura Pakualaman Yogyakarta sekaligus dosen UNS. pembicara ke dua adalah Arik Dwijayanto, M.A.  Dosen Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo sekaligus peneliti kultur muslim jawa di Malaysia. Acara seminar ini dimoderatori oleh Andi Wicaksono, S.Pd., M.Pd. dan dihadiri pula oleh Ketua LP2M IAIN Surakarta Dr. Ismail Yahya, M.A serta para dosen dan mahasiswa IAIN Surakarta.

Selamat atas berdirinya Pusat Studi dan Pengembangan Kebudayaan Islam Jawa (Puspa KIJ) IAIN Surakarta semoga bisa menjadi wadah aktualisasi para peneliti Kebudayaan Islam Jawa baik nasional maupun internasional. (AMR)

Foto: Tim FEBI News

Rapat Koordinasi Persiapan Visitasi Re-Akreditasi Prodi Perbankan Syariah

[ngg src=”galleries” ids=”15″ display=”basic_slideshow”]

FEBI News | Senin, 29 Juli 2019 Semakin dekatnya hari pelaksanaan Visitasi/ Assesment lapangan re-akreditasi Prodi Perbankan Syariah, Pimpinan Dekanat FEBI IAIN Surakarta melaksanakan rapat koordinasi bersama pimpinan Institut dan Unit/Lembaga di lingkungan IAIN Surakarta. Dalam acara ini hadir Wakil Rektor 1 Dr. H. Abdul Matin Bin Salman, Lc., M.Ag. Sekretaris LPM Dra. Hj. Waryunah Irmawati, M.Hum. Kepala Pusat Pengembangan Standar Mutu LPM Dr. Raden Lukman Fauroni, S.Ag., M.Ag, Dekan FEBI Drs. H. Sri Walyoto, M.M., Ph.D. Wakil Dekan 1 dan 2 FEBI,  Kabag TU FEBI, ketua dan Sekretaris Prodi Perbankan Syariah, hadir pula sebagai undangan Dekan Fakultas Adab dan Bahasa  Dr. H. Giyoto, M.Hum.

Acara rapat koordinasi ini untuk memantapkan dan memastikan bahwa persiapan pelaksanaan Visitasi/ Assesment lapangan re-akreditasi Prodi Perbankan Syariah sudah siap dilaksanakan. Semoga lancar sampai hari H dan mendapatkan nilai maksimal yaitu A.

Foto: Amir