Seluruh calon wisudawan ke-40 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta melaksanakan kegiatan gladi bersih pada hari Jum’at, 5 April 2019, bertempat di Grha IAIN Surakarta.
Pelepasan Calon Wisudawan FEBI 2019
Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (IKAFEBI) bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta mengadakan acara pelepasan calon wisudawan FEBI ke–40 pada hari Kamis, 4 April 2019. Dekan FEBI IAIN Surakarta, Drs. H. Sri Walyoto, M.M., Ph.D. dalam sambutanya menyampaikan bahwa acara yang diadakan di Multazam Syariah Hotel tersebut dimaksudkan untuk menyerahkan secara simbolis calon wisudawan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam kepada orang tuanya masing-masing setelah sekitar 4 tahun dititipkan di kampus.
Pelepasan wisudawan FEBI XL diikuti oleh 217 calon wisudawan yang terdiri dari 70 calon wisudawan Jurusan Manajemen dan Bisnis Syariah (MBS), 90 calon wisudawan Jurusan Akuntansi Syariah (AKS), dan 57 calon wisudawan Jurusan Perbankan Syariah (PBS). Adapun calon wisudawan terbaik program studi sekaligus terbaik fakultas diraih oleh Muhammad Alan Nur dari Jurusan Perbankan Syariah dengan IPK 3,91. Terbaik Jurusan Akuntansi Syariah diraih oleh Luluk Ayuning Tyas dengan IPK 3,76 dan Terbaik Jurusan Manajemen Bisnis Syariah diraih oleh Lulu Syifa Pratama dengan IPK. 3,75.
Rektor IAIN Surakarta Dr. H. Mudhofir S.Ag. M.Pd. turut hadir dan membuka acara tersebut memberikan pesan kepada calon wisudawan untuk terus semangat dalam meraih cita-cita. Beliau juga meminta calon wisudawan untuk membuka cakrawala dan mau bekerja sama untuk kemajuan. Selanjutnya, beliau juga berpesan kepada calon wisudawan untuk melanjutkan kuliah S2 karena warisan yang paling berharga adalah pendidikan.
Selanjutnya sambutan disampaikan oleh perwakilan wali calon wisudawan yang disampaikan oleh Drs. Muhammad Ishom, M.A. Beliau menyampaikan banyak terimakasih Bapak / Ibu dosen atas semua ilmu yang telah diberikan kepada calon wisudawan, mendidik, dan mengarahkan calon wisudawan dengan penuh kesabaran hingga dapat lulus menempuh S1. Permohonan maaf juga disampaikan atas semua kesalahan yang diperbuat calon wisudawan selama menimba ilmu di kampus.
Acara dimeriahkan dengan berbagai hiburan seperti tari tradisional, pembacaan puisi, dan musik. Tampilan Tari Bajigor diperagakan oleh mahasiswi MBS semester 6 FEBI yaitu Dzun Nur’ain dan Oktavia Reny A. Pembacaan puisi karya Buya Hamka dibawakan oleh calon wisudawan FEBI yaitu Galuh Anggraeny. Puisi tersebut berisikan semangat bagi kaum muda untuk terus maju dan pantang menyerah dalam meraih cita-cita. Suasana dimeriahkan dengan alunan musik yang dinyanyikan oleh Tim MM Production yang berasal dari alumni IAIN Surakarta.
Ketua Panitia Bapak Agus Setiawan M.E. menyampaikan selamat kepada para calon wisudawan semoga ilmu yang telah dimiliki dapat bermanfaat dan menjadi bekal untuk melangkah di masa depan. Ucapan terima kasih disampaikan kepada segenap panitia dan berbagai pihak yang telah mempersiapkan dan mendukung acara dengan semaksimal mungkin sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan kita semua.
Penulis: Devi Narulitasari, M.Si.
Diskusi OPINI HMJ MBS
Diskusi Publik Pengaruh Tahun Politik Terhadap Perekonomian Indonesia
Senin, 01 April 2019, HMJ Manajemen Bisnis Syariah menyelenggarakan Obrolan Pintar Isu Terkini atau biasanya disingkat OPINI. Tema diskusinya adalah “Berdampakkah Tahun Politik Terhadap Perekonomian Indonesia?”. OPINI merupakan agenda rutinan yang dilakukan sebulan sekali oleh divisi Keilmuan. Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan budaya literasi dan diskusi mahasiswa mengenai isu-isu yang sedang diperbincangkan saat ini khususnya isu di sektor ekonomi. Kegiatan ini bertempat di Ruang Baca FEBI IAIN Surakarta dan dihadiri 64 orang peserta baik dalam maupun luar kamous IAIN Surakarta. Sebelum mengikuti acara ini peserta mendaftarkan diri dahulu kepada panitia.
OPINI diikuti oleh mahasiswa semester 2, 4, 6 dari berbagai jurusan, namun dominan peserta berasal dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Diskusi ini dimulai pada pukul 13.00 WIB yang bertempat di ruang baca FEBI IAIN Surakarta. Dimana acara ini dipandu oleh Tiza Wahyu Romadlon. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci al-Quran oleh Rizki Nufal Ramadhan. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Sekretaris Jurusan Manajemen Bisnis Syariah Bapak Khairul Imam, S.H.I., M.S.I., dan Ketua HMJ MBS 2019. Pembicara dalam obrolan ini adalah Cyva Ardian Pradhika selaku Presiden BEM FEB UNS tahun 2018.
Cyva Ardian Pradhika menyampaikan bahwa tahun ekonomi berdampak positif terhadap perekonomian Indonesia sekitar 0,001% dari segi peningkatan konsumsi jangka pendek. Terutama tingat konsumsi di kalangan kelas menengah ke bawah karena terpengaruh beberapa strategi politik. Tahun politik dan ekonomi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Jadi dengan adanya tahun politik seperti sekarang ini sangat berpengaruh terhadap kondisi perekonomian di Indonesia.
Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kemudian ditutup dengan closing statement oleh pembicara dan penyerahan kenang-kenangan kepada pembicara yang diserahkan oleh Ketua HMJ MBS 2019. Dengan adanya acara ini diharapkan dapat membantu mahasiswa agar lebih peka dan kritis terhadap permasalahan yang terjadi pada perekonomian di Indonesia. Semoga acara OPINI HMJ MBS bisa terus dilaksanakan dengan lebih baik dan aktif lagi kedepannya.
(HUMAS HMJ MBS)
Kuliah Pasar Modal ala Prodi MBS
Pasar modal saat ini menjadi salah satu bentuk investasi yang menjanjikan dan bisa menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas. Hal tersebut tidak lain karena dalam investasi pasar modal, investasi bisa dilaksanakan dengan minimal investasi Rp. 100ribu rupiah. Imbal hasil pasar modal juga menarik, karena pasar modal indonesia menjadi salah satu pasar modal dengan imbal hasil terbaik di dunia. Akan tetapi, saat ini penetrasi edukasi tentang pasar modal masih terbatas. Masih banyak masyarakat secara umum yang belum mengenal pasar modal.
Prodi Manajemen Bisnis Syariah FEBI IAIN Surakarta tidak mau ketinggalan dalam memberikan pendidikan dan pengajaran kepada mahasiswa pada investasi di pasar modal, sebagai sarana untuk edukasi dan juga memberikan praktek langsung investasi di pasar modal. Jurusan Manajemen Bisnis Syariah memberikan Pendidikan pada investasi pasar modal terdiri dari analisis fundamental dan analisis teknikal bekerjasama dengan Bursa Efek Indonesia dan Indopremier. Hal ini dilakukan untuk memberikan pembelajaran kepada mahasiswa secara lengkap metode dalam investasi di pasar modal yang dilakukan pada hari kamis dan jumat (21-22 maret 2019). Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah seluruh kelas manajemen bisnis syariah semester 6.
“Trik Jitu Memikat HRD di Era Revolusi Industri 4.0”
Kegiatan Career Development Programme (CDP) telah terselenggara pada hari Jumat tanggal 29 Maret 2019 yang bertempat di aula gedung Fakultas Adab dan Budaya (FAB) lantai 4. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh calon wisudawan yang berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEBI) Islam IAIN Surakarta, tidak kurang dari 200 peserta hadir dalam acara tersebut. Kegiatan ini ditujukan bagi calon wisudawan sebagai bekal terakhir mahasiswa selama menempuh pendidikan di FEBI IAIN Surakarta.
Kegiatan CDP kali ini mengusung tema “Trik Jitu Memikat HRD di Era Revolusi Industri 4.0” dengan narasumber I.P Dedy Kurniawan Cahyadi, S.E. Pembicara adalah Recruitment Section Head, Human Capital Group, Mandiri Syariah. Dengan pengalaman dan keahlian di bidang perekrutan pegawai, dipandang sangat mumpuni untuk menjadi narasumber pada acara CDP ini.
Acara dimulai pukul 08.00 dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan ayat suci Al-Quran. Kemudian sambutan oleh Dekan FEBI IAIN Surakarta, Bapak H. Sri Walyoto, Ph.D sekaligus membuka acara CDP secara resmi. Acara ini penyampaian materi oleh Bapak I.P. Dedy Kurniawan Cahyadi, S.E dimulai dengan pemaparan tahapan melamar pekerjaan dan menyusun Curriculum Vitae (CV). Setelah sebelumnya peserta diminta untuk mengumpulkan CV mereka untuk selanjutnya direview oleh narasumber, maka pada penyampaian materi ini, narasumber menyampaikan kritikan dan sarannya atas CV yang sudah beliau review.
Terdapat beberapa CV yang menurut beliau menarik dan dijadikan contoh sebagai good example. Beberapa CV tersebut dinilai menarik karena beberapa hal, diantaranya adalah pemilihan warna, penampilan foto yang menunjukkan kepercayaan diri, penyampaian pengungkapan diri yang relevan dengan tujuan pekerjaan, dan penggunaan bahasa Inggris. Bukan berarti CV yang lain buruk, namun karena mayoritas menyampaikan hal yang monoton, maka CV yang tidak biasa tersebut yang dianggap menarik oleh narasumber.
Selain membahas CV, topik selanjutnya adalah wawancara. Wawancara dianggap penting sebagai pembentuk kesan awal calon pegawai bagi perusahaan. Dalam acara CDP kali ini topik wawancara tidak hanya disampaikan secara teori saja, tetapi juga dibuat simulasi oleh beberapa sukarelawan yang mau mencoba mengikuti simulasi wawancara. Suasana menjadi meriah dan antusiasme peserta meningkat ketika mengikuti sesi simulasi wawancara ini. Pertanyaan-perntanyaan wawancara yang mungkin belum pernah terpikirkan oleh peserta menjadi ilmu baru bagi peserta CDP.
Sesi tanya jawab pun menjadi menarik ketika peserta banyak yang mengajukan pertanyaan, rata-rata peserta yang bertanya sudah pernah mengalami situasi wawancara sehingga muncul pertanyaan-pertanyaan teknis wawancara. Narasumber menjadi semakin antusias mengingat peserta juga semakin banyak yang ingin terlibat dalam kegiatan ini. Dengan antusiasme yang tinggi dari peserta sehingga membuat pihak Mandiri Syariah berinisiatif memberikan reward bagi peserta-peserta yang aktif. Salam sukses untuk kita semua.
Oleh: Wahyu Pramesti, S.E., M.Si., Ak., CA.
Rapat Koordinasi Persiapan CDP FEBI
Pada hari Rabu, tanggal 27 Maret 2019 diselenggarakan rapat koordinasi persiapan acara Career Development Programme (CDP). Rapat dimulai pukul 09.30 dan dihadiri oleh panitia CDP. Rapat dibuka dengan doa bersama seluruh panitia dan dipimpin oleh Ketua Panitia, Wahyu Pramesti, S.E., M.Si., Ak., CA. Rapat berjalan kondusif dimulai dengan pembagian deskripsi tanggung jawab masing-masing koordinaor pelaksana. Dilanjutkan dengan paparan konsep kegiatan CDP yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 Maret 2019. Selama berjalannya rapat banyak mendapatkan masukan dari seluruh audien yang hadir.
Dalam rapat CDP kali ini, dibahas tentang kesiapan narasumber dalam kegiatan yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 Maret 2019 tersebut. Narasumber yang akan hadir berasal dari Recruitment Section Head, Human Capital Group, Mandiri Syariah.
Dengan mengusung tema “Trik Jitu Memikat HRD di Era Revolusi Industri 4.0” diharapkan peserta CDP mampu membekali diri dalam menghadapi awal dunia kerja. Konsep acara ini sendiri mengangkat tema tersebut dikarenakan banyaknya animo mahasiswa akan pentingnya bekal mereka dalam menghadapi proses perekrutan di dunia kerja.
Oleh: Wahyu Pramesti, S.E., M.Si., Ak., CA.
Moderasi Agama – Pesan Menag LHS dalam Rakernas 2019
Pidato Menteri Agama LHS dalam pembukaan Rakernas 2019 telah menyulap perhatian hadirin dengan penuh magis. Tidak seperti biasa, kali ini beliau membaca teks utuh agar pesannya tidak terkurangi. Isinya penuh makna dan sangat ensiklopedis.
Yang menyentuh, beliau sebut pidato ini sebagai pidato yang terakhir dalam Rakernas tahun kelima sebagai Menteri Agama. Ini seperti pidato perpisahan, “pesan terakhir” untuk membumikan makna moderasi beragama di bumi Indonesia. Ini juga mirip pesan terakhir Nabi dalam haji wada’.
Ada diksi yang tidak biasa dalam seluruh pidato beliau yang saya ikuti selama ini, yakni diksi ‘mantra’, ‘jimat’, dan ‘magis’–diksi yang biasa digunakan antropologi agama untuk menjelaskan daya magis yang memengaruhi perilaku-perilaku pemeluknya. Menteri Agama memang berharap agar kata moderasi punya daya magis untuk memengaruhi khalayak dalam pikiran, ucapan, tindakan kaum beragama secara lebih toleran dan rahmatan lil ‘alamin. Juga agar umat mampu menggunakan ayat-ayat Tuhan secara benar–termasuk mampu membedakan ayat-ayat Tuhan dari ayat-ayat bukan Tuhan.
Dalam garis kontinum pemikiran di atas, Menteri LHS menegaskan perlunya pelafalan kata moderasi secara terus-menerus agar daya magisnya efektif dalam kehidupan beragama. Peserta Rakernas diimbau agar menerjemahkan kata moderasi dalam program-program mereka.
Menarik bahwa Kementerian Agama akan membentuk tim untuk menyusun panduan Moderasi Beragama agar pemahaman kata ini memperoleh pemahaman yang tepat olen umat. Dan sebagai instrumen untuk memahami Kitab Suci secara moderat dalam arti tidak terlalu tekstual, legal-formal, konservatif, tetapi juga tidak terlalu liberal.
Secara keseluruhan, pidato ini mewakili kehendak kuat agar mantra moderasi menjadi kesadaran bersama para elit agama, elit masyarakat, dan umat untuk diejawantahkan dalam kehidupan. Beliau gelisah bahwa di tengah kecanggihan media sosial, moderasi beragama belum memperoleh ruang tumbuh yang besar akibat serangan generasi milineal yang sebagian besar lebih suka informasi serba instan dan hoaks. Karena itu, PTKIN yang punya otoritas keagamaan perlu ikut serta dalam merespons gerakan anti-tesis moderasi yang kini telah mengisi ruang-ruang publik dan digital.
(Mudofir Abdullah, Shangri-La Hotel, Jakarta, 24 Jan 2019)
Wacana dikutip dari http://www.iain-surakarta.ac.id/?p=16254
Revolusi Industri 4.0: Ancaman atau Peluang bagi Akuntansi Syariah?
Rabu, 27 Maret 2019, HMJ Akuntansi Syariah menyelenggarakan D’Aksya atau Diskusi Akuntansi Syariah. D’Aksya merupakan salah satu program kerja HMJ AKS khususnya divisi Accounting Education yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa Akuntansi Syariah mengenai isu-isu yang sedang hangat diperbincangkan saat ini.
Kegiatan ini dikuti oleh perwakilan mahasiswa semester 2, 4 dan 6 sejumlah 36 orang. Sebelum mengikuti kegiatan ini para peserta terlebih dahulu mendaftarkan diri pada panitia dan kemudian dibagi menjadi 4 kelompok.
Diskusi ini dimulai pada pukul 08.00 WIB bertempat di ruang baca FEBI IAIN Surakarta. Dimana acara ini dipandu oleh Wahyu Aji Pamungkas dan Liana Dwi Utami. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an oleh Alief Naufal Efendi. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Ketua panitia dan Ketua HMJ AKS 2019. Narasumber dalam diskusi ini adalah Ibu Indriyana Puspitosari S.E., M.Si. Ak.
Memasuki inti acara, para peserta terlihat sangat antusias menyimak materi yang disampaikan oleh narasumber. Mereka juga mencatat pokok-pokok pembahasan materi tersebut. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok, dimana masing-masing kelompok diberi subtema untuk didiskusikan dalam waktu yang sudah ditentukan. Hasil diskusi tersebut selanjutnya dipresentasikan oleh perwakilan masing-masing kelompok. Acara ditutup dengan closing statement oleh narasumber dan penyerahan kenang-kenangan kepada narasumber yang diserahkan oleh Ketua panitia.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa agar semakin peka dengan isu-isu terkini serta melihat ancaman dan peluang dari kemajuan yang ada. Semoga kegiatan D’Aksya HMJ AKS bisa terus dilaksanakan dengan lebih baik dan lebih aktif lagi kedepannya. Mohon do’a dan dukungannya selalu demi Akuntansi Syariah yang lebih baik. Hidup mahasiswa! (Nurul Fauziyah & Puspita)
koordinasi persiapan acara Career Development Programme
Pada hari Rabu, tanggal 27 Maret 2019 diselenggarakan rapat koordinasi persiapan acara Career Development Programme (CDP). Rapat dimulai pukul 09.30 dan dihadiri oleh panitia CDP. Rapat dibuka dengan doa bersama seluruh panitia dan dipimpin oleh Ketua Panitia, Wahyu Pramesti, S.E., M.Si., Ak., CA. Rapat berjalan kondusif dimulai dengan pembagian deskripsi tanggung jawab masing-masing koordinaor pelaksana. Dilanjutkan dengan paparan konsep kegiatan CDP yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 Maret 2019. Selama berjalannya rapat banyak mendapatkan masukan dari seluruh audien yang hadir.
Dalam rapat CDP kali ini, dibahas tentang kesiapan narasumber dalam kegiatan yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 Maret 2019 tersebut. Narasumber yang akan hadir berasal dari Recruitment Section Head, Human Capital Group, Mandiri Syariah.
Grand Opening Focus on Basic Accounting (FBA) HMJ AKS 2019
FBA Datang, Baper Balance Hilang
Jum’at, 15 Maret 2019, HMJ Akuntansi Syariah menyelenggarakan Grand Opening FBA 2019. FBA (Focus Basic Accounting) merupakan salah satu program kerja HMJ AKS khususnya Divisi Accounting Education yang bertujuan memberikan bekal pengenalan akuntansi kepada mahasiswa semester 2. Para peserta yang mendaftar FBA nantinya akan dibagi menjadi beberapa kelompok yang akan dibina oleh satu tentor berasal dari mahasiswa semester 4 dan semester 6.
Grand Opening FBA dimulai pada pukul 09.30 WIB bertempat di Lapangan Futsal IAIN Surakarta. Acara ini dipandu oleh Wahyu Aji dan Nanda Nafi. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an oleh Ahmad Musodik dan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Vela Retna. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan oleh Ketua Panitia, Ketua HMJ AKS dan Ketua Jurusan Akuntansi Syariah yang diwakili oleh Bapak Usnan S.Ei., M.Si. Sebelum mengikuti acara, para peserta terlebih dahulu menandatangi daftar hadir sebagai bukti kehadiran peserta. Acara ini dihadiri oleh 73 peserta dan 8 tentor.
Di pertengahan acara Ahmad Pauyan selaku kadiv Accounting Education menjelaskan kepada para peserta mengenai apa itu FBA. Ia juga menjelaskan mengenai pembagian kelompok dan mengenalkan tentor pada peserta. Para peserta mengikuti acara ini dengan tenang dan antusias. Di akhir acara para peserta yang telah dibagi kelompok dipertemukan dengan tentor masing-masing. Mereka diberi pengarahan mengenai tata tertib dan silabus FBA serta menyepakati waktu pelaksanaan kegiatan.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa yang masih merasa bingung dengan jurusannya atau bahkan merasa salah jurusan. Karena nantinya para tentor akan berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik dalam berbagi ilmu kepada mentinya. Semoga FBA 2019 ini juga bisa menjadi wadah terciptanya akuntan muda yang berkualitas dan berakhlak mulia. Mohon do’a dan dukungannya selalu demi Akuntansi Syariah yang lebih baik. Hidup mahasiswa! (Nurul Fauziyah)








