CETAK GENERASI EKONOM ISLAM YANG KRITIS DAN SOLUTIF, FRESH FEBI IAIN SURAKARTA SUKSES GELAR DIKLAT SECARA VIRTUAL

FEBI News| Forum Ekonomi Syariah (FRESH) FEBI IAIN Surakarta telah berhasil melaksanakan agenda Diklat Ekonomi Islam (DEI) jilid 1 dengan hikmat dan penuh semangat. Akan tetapi, konsep diklat kali ini sangat berbeda tentunya jika dibandingkan dengan diklat pada tahun sebelumnya, dimana saat ini acara diklat terpaksa digelar secara daring melalui media Zoom Meeting, mengingat pandemi yang belum juga usai. Meskipun demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan antusias dari kurang lebih 200 peserta yang terhimpun mengikuti acara hingga akhir. Berangkat dari tema “Mencetak Generasi Ekonom Islam Yang Kritis dan Solutif Yang Mampu Bersaing Di Era Digital”, Suksesnya agenda ini pun turut didukung oleh hadirnya Devi Nurulita Sari, M.Si selaku pembina FRESH FEBI dan Ranto, S.Ak selaku Koordinator FoSSEI Regional Jateng periode 2019-2020, ditengah-tengah acara sebagai pengisi materi.

Acara Diklat FRESH ini dilaksanakan pada Ahad (15/11/2020) dengan berbagai keseruan rangkaian acara yang dimulai dari penyampaian materi oleh kedua narasumber. Di sesi penyampaian materi, Ranto, S.Ak berkesempatan menyampaikan pengenalan terkait ke-FoSSEI-an kepada seluruh peserta. Pada kesempatannya, beliau menyampaikan banyak hal tentang FoSSEI yang merupakan wadah silaturahmi tingkat nasional, guna mengakomodir mahasiswa pecinta ekonomi islam dari setiap mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) dimasing-masing kampus di Indonesia. Selain itu beliau juga menyampaikan terkait hakikat, prinsip, visi dan misi, struktur kepengurusan hingga sejarah terbentuknya FoSSEI itu sendiri yang awalnya dicetuskan oleh 5 Universitas ternama di Indonesia. Beliau mengakhiri sesi penyampaiannya dengan menjelaskan tentang arah gerak FoSSEI yaitu Ilmiah, Ukhuwah, Dakwah dan petikan semangat dari beliau. Acara pun berlanjut pada penyampaian materi kedua yang bertajuk motivasi bagi peserta dan disampaikan oleh Devi Nurulita Sari, M.Si. Pembicara yang akrab disapa bu Devi ini menyampaikan banyak hal khususnya tentang “Kuliah Ok, Organisasi Yes”. Selain itu beliau juga mengajak kita semua untuk mencoba mengenali diri kita sendiri, terkait motivasi yang melatar belakangi dalam proses kuliah maupun organisasi. Kemudian beliau mengakhiri penyampaiannya dengan meyakinkan semua peserta bahwa “tidak ada yang tidak mungkin untuk menjadi seseorang yang berprestasi di akademik namun tetap bisa berorganisasi. “Kuliah ok, organisasi yes” sangat amat mungkin terjadi tergantung bagaimana kita mengatur semua itu” tutur beliau.

Disamping itu, rangkaian acara pun masih berlanjut dengan keseruan game virtual, kemudian ditutup dengan pengucapan ikrar serentak yang dipandu oleh Presiden FRESH FEBI yaitu Khoirul Rohmad Widodo. Secara tidak langsung, melalui layar kaca masing-masing, semua peserta resmi dilantik. Acara pun berakhir dengan sukses dan penuh antusias, meski berlangsung secara virtual ditengah pandemi yang belum juga usai. Semoga dengan diadakannya acara tersebut, tidak mengurangi esensi dari diklat yang membawa semangat baru bagi FRESH FEBI dalam mencetak generasi Ekonom Islam.

Redaktur: Ajeng/KJF

Prospek Akuntansi Syariah di Era Digital, HMPS AKS Gelar Diskusi dan EDUKASI MAHASISWA

FEBI NEWS| Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah (HMPS AKS) sukses menyelenggarakan acara KEKASIH (Kelompok Kajian Akuntansi) dengan mengangkat tema “Mampukah Akuntansi Syariah Bertahan di Era Digitalisasi?”. Acara tersebut telah diselenggarakan tepatnya pada 7 November 2020 lalu secara online melalui media Zoom Meeting dan offline yang bertempatkan di gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Selain itu, turut dihadirkan pula seorang pembicara yaitu Bapak Syamsul Rosadi, M.Si selaku dosen Akuntansi Syariah IAIN Surakarta, dan diikuti oleh 76 peserta yang terhitung dari mahasiswa FEBI dan pengurus HMPS AKS.

Pada kesempatannya, pembicara menyampaikan beberapa sektor dalam akuntansi syariah diantaranya sektor perbankan syariah dan sektor pasar modal syariah yang hampir semua serba digital namun masih semi tradisional sehingga peluang kerja untuk akuntansi masih banyak, tergantung seorang akuntan itu bisa mengoperasikan teknologi atau tidak. “Beberapa aspek lain yang perlu diperhatikan terkait teknologi dan inovasi adalah fintech, semua yang serba online dan terus berkembang dari tahun ketahun. Pada hakikatnya memastikan input, proses dan output transaksi keuangan Syariah adalah harus benar dan sesuai. Jadi, sebenarnya seorang akuntan mampu bertahan dan pasti mampu tergantung kita mau cara yang bagaimana untuk mempertahankan,” ujar pembicara.

Sekali lagi acara tersebut terbilang sukses terlihat dari antusiasme peserta dalam mendengarkan materi yang disampaikan. Dengan acara ini diharapkan mampu menambah ilmu dan memberi gambaran mengenai bagaimana generasi muda Akuntansi Syariah untuk bertahan di masa mendatang dengan teknologi yang semakin berkembang.

Redaktur: Hanifah/KJF

Hadirkan Ketua MUI Sukoharjo, HMPS AKS Gelar pengaJian untuk Mahasiswa dan Masyarakat Umum

FEBI NEWS| Bertempat di Aula FEBI IAIN Surakarta dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube, Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah (HMPS AKS) IAIN Surakarta telah berhasil menyelenggarakan salah satu program kerjanya yaitu Akuntansi Mengaji yang bertajuk “Urgensi Iman dan Imun di tengah Pandemi”. Acara yang diadakan pada Sabtu, 7 November 2020 secara online dan offline ini merupakan kegiatan yang ditujukan untuk masyarakat maupun mahasiswa umum tanpa terkecuali mahasiswa IAIN Surakarta guna memperdalam ilmu agama dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan mengusung konsep shalawat serta mengaji Al-Qur’an, turut dihadirkan pula seorang narasumber yakni KH. Abdullah Faishol, M. Hum selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sukoharjo dan dimeriahkan oleh Hadroh JQH Al WUSTHA. Selain itu, acara ini berhasil menggait sejumlah 212 penonton dari setiap kalangan.

Pada kesempatannya, KH. Abdullah Faishol selaku pemimpin jalannya acara menerangkan bagaimana cara kita untuk meningkatkan imun serta iman dalam kondisi pandemi seperti ini. Beliau mengajak kita untuk menguatkan iman dengan selalu bersabar dan ridho dalam menghadapinya. Sebab, kesabaran itu mampu menjadi sebuah pelindung dan senjata bagi orang yang beriman terlebih di tengah kondisi pandemi seperti ini. Selain bersabar, kita juga harus ikhlas atau ridho bahwa semua yang telah terjadi merupakan ketentuan dan kehendak dari Allah SWT. Apabila kita menanamkan 2 poin tersebut ke dalam diri kita, maka kita harus yakin bahwa kita dapat meningkatkan imun serta iman dan dapat menghadapi kondisi pandemi yang terjadi seperti sekarang ini, tutur beliau.

Kemudian acara ini pun resmi ditutup dengan sholawat dan do’a bersama yang dipimpin oleh sang narasumber. Dengan berakhirnya acara ini, Semoga kebermanfaat dan keberkahannya dapat dirasakan oleh orang banyak dan memberi energi positif bagi siapa pun yang mengikutinya. Melalui acara ini kita dapat memetik pesan sebagaimana pentingnya menjaga iman dan imun ditengah terpaan pandemi semacam ini.

Redaktur: Ajeng/KJF

Dukung UIN Raden Mas Said, FEBI Lakukan Benchmarking Pendirian Prodi Baru ke Tiga Universitas

FEBI News | Merespon kenaikan level instistusi dari IAIN Surakarta menjadi UIN Raden Mas Said Surakarta, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam melakukan Benchmarking ke tiga Universitas di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kegiatan ini dalam rangka persiapan pendirian Prodi Baru di FEBI, dilaksanakan pada Senin dan Selasa (9-10/11/2020). Rombongan dari IAIN Surakarta terdiri dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. M. Rahmawan Arifin, Wakil Dekan 1, Dr. Awan Kostrad Diharto, dan beberapa Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam diantaranya Sri Walyoto Ph.D., Dr. Agung Abdullah serta Fuad Hasyim, M.E.K.

Tujuan pertama adalah FEBI IAIN Salatiga dan bertemu dengan Dekan Dr. Anton Bawono, Wakil Dekan 1 Dr. Faqih Nabhan, Wakil Dekan 2 yakni Dr. Mochlasin dan beberapa Dosen serta Kepala. Kegiatan dilanjutkan dengan berbincang santai terkait sharing informasi terkait pengembangan lembaga. Terutama pengalaman Dr. Anton Bawono selaku assesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Diskusi fokus kepada persiapan prodi baru yang bisa langsung terakreditasi oleh BAN PT.

Tujuan selanjutnya adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Kalijaga. Di kampus Islam legendaris ini, rombongan disambut oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sunan Kalijaga yakni Dr. Afdawaiza, Wakil Dekan 1 yakni Dr. Misnen Ardiansyah, Wakil Dekan 2 yakni Dr. Sunaryati, Wakil Dekan 3 yakni Dr. Sholehuddin, Kepala Prodi Ekonomi Syariah yaknio Dr. Abdyl Qayyum dan sejumlah Dosen serta Kabag TU Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Diskusi lebih menekankan pada aspek sisi akademis terkait prodi Ekonomi Syariah yang sudah mapan di UIN Sunan Kalijaga. Dimulai dari distingsi keilmuan, prospek karir, capaian pembelajaran, kurikulum hingga hal teknis terkait pengelolaan prodi.

Keesokan harinya selasa (10/11), rombongan bertolak ke Universitas Muhamadiyah Yogyakarta. Pertemuan diagendakan di Gedung AR Fakhruddin A, Ruang Komisi lantai , disambut oleh Dr. Maesyaroh selaku Ketua Prodi Ekonomi Syariah dan Satria Utama, M.E.I. selaku Sekretaris Prodi Ekonomi Syariah. Di lokasi ini rombongan berdiskusi dan menyimak pemaparan Prof. Hilman Latief terkait ADESy (Asosiasi Dosen Ekonomi Syariah), mulai dari sejarah berdirinya hingga saat ini, serta posisi ADESy yang berada di bawah naungan Kemenag. Pemaparan dilanjutkan dengan potensi ada penjajagan Kerjasama bahwa IAIN Surakarta, khususnya FEBI berencana untuk mewadahi dosen dalam asosiasi yang saat ini diketuai oleh Prof. Hilman latief tersebut. Selanjutnya rombongan dibawa ke area kantor yang berada dibawah naungan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, seperti CDC (Career Development Centre), Pengelolaan Alumni, Ruang Wirausaha, Inovative Room hingga ruang konsultasi mahasiswa. Hingga lokasi akhir yakni Cafetaria yang dibangun dari hasil anggaran kampus yang fungsinya untuk memfasilitasi mahasiswa belajar wirausaha dimana keuntungan juga akan kembali ke kampus. Setidaknya alokasi anggaran konsumsi kampus dapat dioptimalkan karena dapat dipenuhi dari dalam instansi sendiri.

Red: AMR

Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19, Departemen Religius HMPS Perbankan Syariah IAIN Surakarta Gelar Gerakan Peduli (GERDU)

FEBI NEWS| Dalam rangka mengajak mahasiswa dan masyarakat membantu saudara-saudara yang terdampak Covid-19, Departemen Religius HMPS Perbankan Syariah IAIN Surakarta menyelenggarakan Gerakan Peduli (GERDU) dengan tema “Saling Menjaga Kesehatan dan Menebar Kebaikan di Tengah Pandemi untuk Keselamatan Kita Bersama.” Acara yang dilaksanakan pada 31 Oktober 2020 ini berjalan lancar hingga selesai.

Sebelumnya HMPS Perbankan Syariah telah membuka open donasi berupa uang, masker, dan handsinitizer mulai tanggal 27 hingga 30 Oktober 2020. Hasil donasi yang telah terkumpul dibagikan kepada 10 masjid dan mushola yang berada di sekitar kampus pada 31 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB lalu. Adapun daftar masjid dan mushola yang menerima donasi tersebut diantaranya Mushola FEBI, Masjid Al-Bukhari IAIN Surakarta, Masjid Samsul Arifin, Masjid Al-Fattah, Masjid Istiqomah, Masjid Hastana Kraton Kartasura, Masjid Nurul Imam (Pondok Pesantren Al Fatah), Mushola Baitus Surur, Masjid Jami’ Darussalam (Pondok Pesantren Darussalam), dan Masjid Jami’al Fallah.

Melalui acara ini, diharapkan para mahasiswa dan masyarakat lainnya dapat belajar untuk mengabdi dan melakukan aksi sosial kepada masyarakat dengan menyalurkan dananya melalui acara ini. Diharapkan juga dengan acara ini dapat membantu saudara-saudara kita yang terdampak covid-19.

Redaktur: Hanifah/KJF

BERTEMA MENYONGSONG ALIH STATUS UIN RADEN MAS SAID, 141 MAHASISWA FEBI RESMI DIWISUDA

FEBI NEWS| Bertempat di Gedung Graha IAIN Surakarta, sebanyak 563 Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Surakarta resmi diwisuda secara offline dan online pada tanggal 4 November 2020 lalu. Digelar dengan konsep Drive Thru, Acara ini diikuti oleh 22 wisudawan wisudawati program magister dan 541 wisudawan/wisudawati program sarjana S1.

Gelar cumlaude terbaik diraih oleh Tanti Nur Khasanah dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Adab dan Bahasa sekaligus penerima bidikmisi dengan IPK sebesar 3,87. Dalam sambutannya Tanti menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh civitas akademika, dosen, rektor, orang tua, dan teman-temannya. Ia juga menambahkan bahwa ini hanyalah awal dari sebuah perjalanan yang sesungguhnya.

Rektor IAIN Surakarta Prof. Dr. H. Mudofir, S. Ag., M. Pd. pun juga turut memberikan sambutannya dalam acara wisuda tersebut. Beliau menyampaikan tema wisuda saat ini ialah peluang dan tantangan IAIN Surakarta menyongsong alih status ke UIN Raden Mas Said Surakarta yang diambil untuk meneguhkan kesiapan untuk menjadi UIN dengan mandat baru yang lebih menantang, visi dan misi, serta peluang yang menuntut kerja keras untuk menghasilkan lulusan yang bermutu serta berdaya saing global. Beliau juga menambahkan perubahan bentuk UIN selain menjadi berkah juga bisa menjadi tantangan jika kita tidak bekerja keras. Terakhir beliau menyampaikan selamat kepada wisudawan wisudawati atas pencapainnya sebagai sarjana dan magister.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta sendiri turut menyumbang sebanyak 141 calon wisudawan wisudawati diantaranya dari 47 orang Prodi MBS, 54 orang Prodi PBS, dan 40 orang Prodi AKS. Selain itu wisudawan terbaik Prodi MBS diraih oleh Halimatus Sa’diyah dengan IPK sebesar 3,69, kemudian wisudawan terbaik Prodi AKS diraih oleh Rahmah Fadillah dengan IPK sebesar 3,72. Dan yang terakhir wisudawan terbaik Prodi PBS diraih oleh Maya Novita dengan IPK sebesar 3,75 sekaligus menjadi wisudawan terbaik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta.

Redaktur: Hanifah/Amel/KJF

Kembangkan Praktek Investasi di Pasar Modal, Laboratorium FEBI hadirkan Praktisi dari Perusahaan Sekuritas

FEBI News | Sebagai unit lembaga yang melaksanakan peningkatan kompetensi mahasiswa, Laboratorium FEBI kembali menggelar acara literasi Pasar Modal sesi kedua. Acara ini dikemas sebagai talkshow dengan moderator Zakky Fahma Auliya, S.E., MM., sekaligus Dosen FEBI dan Pengurus Galeri Investasi IAIN Surakarta. Sebagai pembicara adalah Wisnu Radityo Putro dari PT. Indopremier Sekuritas. Pembicara merupakan praktisi di bidang trading pasar saham lebih dari 10 tahun.

Acara dilaksanakan pada hari ini Senin (9/11/2020) diikuti oleh ratusan mahasiswa serta merupakan bagian dari praktikum wajib bagi mahasiswa semester 5. Diikuti secara langsung di Aula FEBI dan online melalui zoom meeting dan FEBI Tv. Hadir langsung Kepala Laboratorium FEBI Septi Kurnia Prastiwi, MM, dan Sekretaris Lab FEBI Indriana Puspitosari, M.Si. Turut hadir pula Wakil Dekan 1 Dr. Awan Kostrad Diharto, MM sekaligus memberikan sambutan pada acara tersebut.

Dalam sambutannya Wakil Dekan 1 bidang Akademik menyampaikan pentingnya setiap mahasiswa memiliki pemahaman tentang teori dasar investasi di pasar modal, karena merupakan kunci awal untuk kedepannya menjadi ahli di bidang saham. Sebagaimana Sirkulasi Ekonomi, Pasar modal merupakan bentuk sirkulasi ekonomi berupa rekayasa investasi yang dilakukan oleh perusahaan sekuritas. Saat ini masih minim diminati oleh masyarakat, terutama bagi para akademisi. Oleh karena itu penting sekiranya Literasi Keuangan pasar modal dikembangkan oleh FEBI IAIN Surakarta. Selanjutnya materi utama talkshow dari pembicara yang menjelaskan berbagai hal terkait teknik dasar Investasi di Pasar modal.

Kaji Fintech perspektif Fikih Keuangan Kontemporer, Konsorsium Dosen FEBI Gelar Diskusi Interaktif

FEBI News| Upaya untuk membangun atmosfir akademik di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Surakarta terus dilakukan, diantaranya dengan dilaksanakannya kegiatan rutin Diskusi Dosen oleh Unit Konsorsium Dosen FEBI yang pada bulan November kali ini dilaksanakan pada hari Jumat 6 November 2020 bertempat di Aula FEBI IAIN Surakata.

Tema diskusi kali ini adalah “ Update Fikih Keuangan Kontemporer” dengan narasumber Bapak M. Irsyad, Lc., ME. Mengingat belum semua dosen dapat berpartisipasi pada kegitan ini secara langsung, kegiatan diskusi tidak hanya dilaksanakan secara offline di Aula FEBI tetapi peserta diskusi juga dapat mengikuti kegiatan melalui zoom dan FEBI Tv.

Kegiatan diskusi dimulai dengan pembukaan yang dipandu langsung oleh MC sekaligus penyampaian ucapan terimakasih kepada seluruh peserta yang hadir baik secara offline di Aula FEBI maupun online zoom dan youtube, kemudian dilanjutkan dengan sesi inti diskusi yang dipandu oleh moderator Bapak Agus Setiawan, ME.

Paparan materi yang disampaikan oleh Narasumber Bapak M. Irsyad, Lc., ME dimulai dengan penjelasan tentang definisi fiqh, dasar-dasar fiqh kontemporer, Fintech sebagai inti dari objek fiqh kontemporer, sebab-sebab berkembangnya Fintech dan penjelasan Fatwa DSN MUI terkait dengan Fintech. Acara inti selanjutnya adalah tanya jawab dan diskusi yang disampaikan oleh para peserta diskusi yang hadir di aula dan melalui zoom. Setelah berakhir sesi diskusi, acara selanjutnya ditutup oleh MC dan sekaligus sesi terakhir yaitu foto bersama antara peserta dengan narasumber. (Usnan).

Terapkan Sistem Pengajaran Kolaborasi Akademisi dan Praktisi, Mata Kuliah Akuntansi Zakat hadirkan Dosen Tamu Direktur LAZ BSM

FEBI News| Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta, khususnya Program Studi Akuntansi Syariah menghadirkan dosen tamu seorang praktisi pengelola zakat pada acara kuliah online yang diselenggarakan pada Kamis, 5 November 2020. Narasumber pada acara yang bertemakan “Implementasi Akuntansi Pada Lembaga Zakat” tersebut adalah Direktur Eksekutif LAZNAS BSM Umat Jakarta, Bapak Rizqi Okto Priansyah, SE.

Kuliah online bersama praktisi kali ini wajib diikuti oleh mahasiswa semester 5 yang mengambil mata kuliah akuntansi zakat yang diampu oleh Ibu Dita Andraeny, M.Si. dan Ibu Devi Narulitasari, SE.Sy., M.Si. Harapannya dengan adanya kolaborasi antara akademisi dan praktisi tersebut mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif dan mendalam, bukan hanya secara teoritis namun juga implementasinya pada lembaga pengelola zakat secara langsung.

Materi yang disampaikan seputar pengelolaan zakat dan penerapan PSAK 109 pada organisasi pengelola zakat. Pada closing statement, Bapak Rizqi memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk memperdalam Akuntansi Syariah, seperti akuntansi zakat, akuntansi wakaf dsb. karena hal tersebut merupakan distingsi yang dimiliki oleh lulusan program studi Akuntansi Syariah. Selain itu trend ekonomi saat ini mulai mengarah pada System Ekonomi Islam sehingga ke depan terbuka peluang yang sangat lebar bagi lulusan Akuntansi Syariah. (Devina)

Jelang Asesmen Lapangan, Tim Sukses Akreditasi Prodi Akuntansi Syariah Mulai Gencar Melakukan Evaluasi Kesiapan Bukti Fisik

FEBI News| Pada hari ini, Kamis, 5 November 2020 pukul 10 pagi, seluruh tim sukses akreditasi Akuntansi Syariah (AKS) berkumpul di ruang rapat untuk melakukan koordinasi demi kesuksesan pelaksanaan asesmen lapangan. Saat ini, status akreditasi sudah dalam tahap menunggu kunjungan asesor. Kemungkinan, asesor akan datang pada akhir November atau awal Desember 2020.

Pada awal pertemuan, Dr. Mohamad Rahmawan Arifin, S.E., M.Si., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Surakarta menyampaikan bahwa sebelum kegiatan ini dilakukan, beberapa pimpinan fakultas dan program studi telah melakukan studi banding ke IAIN Salatiga terkait pelaksanaan asesmen lapangan yang pada masa pandemi ini dilakukan secara daring. Harapannya, tim persiapan asesmen lapangan akuntansi Syariah FEBI IAIN Surakarta dapat mengikuti apa yang telah dilakukan oleh tim akreditasi IAIN Salatiga, terutama dalam hal pengoptimalan teknologi mengingat asesmen lapangan mendatang dilakukan secara daring.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh dekan, wakil dekan 1, wakil dekan 2, kepala bagian TU, kepala sub bagian akademik, beberapa dosen luar AKS yang pernah menjalani akreditasi, serta sebagian besar dosen AKS yang juga merangkap sebagai tim sukses akreditasi. Dalam proses koordinasi, seluruh penanggung jawab standar satu sampai tujuh borang akreditasi sengaja dihadirkan untuk melakukan presentasi kemajuan kinerja penyiapan bukti fisik. Selanjutnya, para hadirin bersama-sama melakukan tanya jawab, diskusi, dan evaluasi. Kegiatan tersebut terus dilakukan hingga pukul satu siang mengingat pimpinan fakultas menaruh harapan besar mendapatkan nilai A pada asesmen lapangan prodi AKS tahun ini. (HNA)