Ajarkan Mahasiswa Baru Penulisan Makalah Ilmiah, FRESH FEBI Gelar Writing Training Class

FEBI News| Forum Ekonomi Syariah (FRESH) FEBI IAIN Surakarta selenggarakan workshop Writing Training Class (WTC) untuk mahasiswa yang merupakan salah satu program kerja dari Departemen Research and Development (RnD). Tema workshop yang diangkat dalam acara tersebut ialah Ubah Dunia Dengan Karya, dan Ikat Ilmu Dengan Tulisan. Acara yang dimoderatori oleh Clara Cindy ini dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 23 Oktober 2020 pukul 19.30 sampai dengan pukul 21.30 dan berlangsung secara daring menggunakan aplikasi meeting conference yaitu Zoom. Peserta dalam agenda workshop ini berjumlah 42 peserta dari mahasiswa baru FEBI IAIN Surakarta.

Selain itu, turut dihadirkan juga seorang pemateri yakni Anisa Nuril Fajriyah selaku demisioner FRESH FEBI yang memiliki segudang prestasi di bidang kepenulisan. Pada kesempatannya, pemateri yang akrab disapa Anisa Nuril ini menyampaikan bahwa menulis adalah suatu hal yang mudah jika memiliki niat dan motivasi yang tinggi. Terlebih dalam kepenulisan makalah yang seringkali dijadikan tugas kuliah oleh para dosen. Menurut pemaparannya, makalah adalah karya ilmiah yang membahas suatu tema tertentu dan memperdalam teori-teori yang telah ditentukan. Makalah hanya terdiri dari 3 bab saja, yaitu bab pendahuluan, pembahasan, dan penutup.

Bagi mahasiswa baru, makalah adalah suatu hal yang masih asing, maka dari itu, diselenggarakannya workshop ini agar mahasiswa baru FEBI IAIN Surakarta memiliki gambaran dan pengetahuan mengenai kepenulisan makalah yang baik dan benar. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan  dapat meningkatkan semangat belajar mahasiswa di era pandemi, serta sebagai bentuk awal dalam menciptakan penulis karya-karya yang berkualitas.

Redaktur:Dini/KJF

Editor:Ajeng/KJF

Kolaborasi Seluruh Ormawa, FEBI Gelar Shalawat dan Tabligh Akbar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H dan Hari Santri Nasional 2020

FEBI News| Bertempat di Gedung Aula FEBI IAIN Surakarta, berlangsung acara FEBI Bersholawat bertajuk “Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Dalam Kecintaan-Nya Pada Negeri”. Dibawah koordinator DEMA FEBI IAIN Surakarta, acara tersebut berlangsung dengan berkolaborasi seluruh Ormawa maupun LSO FEBI IAIN Surakarta yang terdiri atas SEMA FEBI, HMPS AKS, HMPS PBS, HMPS MBS, FRESH, PAKKIS dan juga PESMADIN. Acara ini digelar pada 22 Oktober 2020 dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H & Hari Santri Nasional 2020, yang disiarkan langsung melalui akun Youtube FEBI TV. Selain itu, kemeriahan acara ini turut didukung oleh hadirnya KH.R. Musta’in Nasoha, S.H,. M.H Al Hafidz (Gus Musta’in), sebagai pengisi materi tausiyah, kemudian diiringi pula persembahan dari Tim Hadrah PESMADIN yang menambah kesan tersendiri dalam acara tersebut.

Dalam kesempatannya, pembicara yang akrab disapa Gus Musta’in ini menjelaskan tentang bagaimana kita sebagai warga negera indonesia yang baik tentunya harus mencintai negerinya, sebagaimana yang dicontohkan oleh Baginda Nabi Muhammad Rasulullah SAW, yakni Hubbul Wathan minal iman yang artinya Cinta tanah air sebagian dari iman. Cinta tanah air bukan hanya sekedar kata – kata semata. Bahkan lebih dari itu, dimana hal tersebut harus diimpelementasikan dalam kehidupan dan harus ditanamkan sejak dini. Tanah air bukan hanya tempat di mana seseorang itu dilahirkan. Akan tetapi, sebagai tempat untuk menetap, dan menjalankan aktivitas kehidupan sehari-harinya. Sehingga, segala sesuatu yang bertendensi membuat tempat tinggal tidak aman apalagi mengusik ingin memecah-belah NKRI, maka kita wajib untuk menentang sebagai bentuk pembelaan dari prinsip hubbul wathan minal iman, tutur beliau sekaligus mengakhiri acara tersebut.

Acara pun berakhir dengan beberapa lantunan Doa oleh Gus Mustain dan Shalawat secara serentak dari Tim Hadrah dan para jamaah. Semoga dengan diadakannya acara tersebut mampu membawa kita untuk senantiasa istiqomah dijalan kebaikan dan selalu ada dalam keberkahan serta ridha Allah SWT.

Redaktur:Ajeng/KJF

Pelajari Tax Center di Kampus, Dekanat FEBI Studi Banding ke FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon

FEBI News| Rombongan Pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Surakarta yang terdiri dari Dekan, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Perencanaan Keuangan, disertai dengan Kabag, Sekretaris Dekanat serta satu Staf Akademik berkunjung ke Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Tujuan kunjungan tersebut dalam rangka studi banding untuk menggali lebih dalam terkait dengan pelayanan akademik dan gugus mutu program studi dan belajar tentang perpajakan atau tax. Rombongan diterima oleh Dekan, wakil dekan dua beserta para kaprodi serta kabag FSEI. Kegiatan dilaksanakan pada 23/10/2020.

Dalam pertemuan tersebut terjadi saling tukar informasi tentang program kegiatan dan Dekan FSEI berencana akan melakukan kunjungan balik untuk belajar tetang aplikasi febionetouch yang telah dikembangkan oleh FEBI IAIN Surakarta. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Nota Kesepahaman antara FEBI AIN Surakarta dengan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon tentang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Dekan FEBI Dr. M. Rahmawan Arifin, SE., M.Si. dengan Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag Dekan FSEI IAIN Cirebon.

Dalam penjelasanya Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon bekerjasama dengan KPP Pratama 1 Kota Cirebon menggelar Kelas Pajak Tax Center bertempat di gedung PTIPD IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Program Tax Center diharapkan dapat membantu sivitas akademik IAIN Syekh Nurjati Cirebon terkait informasi, pengurusan pajak secara online.
Kunjungan kali ini tim FEBI IAIN Surakarta selain mengunjungi kantor Tax center juga berkesampatan untuk meninjau ruang para kaprodi, ruang ujian munaqosah, kantor mini bank, kantor tax center serta perpustakaan, dan dilanjutkan kunjungan terkhir ke pondok pesantren mahasiswa IAIN Syeh Nurjati Cirebon yang terdiri dari dua gedung masing-masing lima lantai. Kunjungan ke pondok diterima oleh para pengurus beserta para ustdz dan ustadzah.

Pemberitahuan Pelepasan Wisuda ke-45

Sehubungan dengan acara Pelepasan Wisuda ke-45 Tahun akademik 2020/2021 yang akan dilaksanakan pada hari Senin, 2 November 2020, maka dengan ini IKA FEBI IAIN Surakarta memberitahukan Informasi sebagai berikut:
1. Biaya pelepasan wisuda alumni sebesar Rp 250.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).
2. Pembayaran pelepasan wisuda dapat dilakukan melalui transfer ke Rekening : Nomor Rekening : 5023052071 Atas Nama : IKAFEBI Bank Jateng Syariah
3. Peserta pelepasan wisuda memfollow akun instagram ikafebi.iainsurakarta dan menscreenshoot buktinya
4. Pendaftaran dilakukan dengan mengisi formulir pada link http://bit.ly/FormulirPelepasanke-45 dengan menyertakan bukti follow akun IG dan bukti transfer pembayaran biaya pelepasan wisuda. 5. Pembayaran dimulai tanggal 22 s/d 29 Oktober 2020

SCALE: Bangun Sinergi Untuk Raih Mimpi Di Kala Pandemi

FEBI News| Akuntansi Syariah FEBI IAIN Surakarta menyelenggarakan program kerja SCALE (Sharia Accounting Life Planning) dengan tema “Bangun Sinergi tuk Raih Mimpi di kala Pandemi”. Kegiatan ini ditujukan kepada mahasiswa baru guna mengetahui lebih lanjut mengenai Program Studi Akuntansi Syariah. Dalam kesempatan ini pembicara yang dihadirkan yaitu dosen sekaligus Sekretaris Prodi Akuntansi Syariah, Ibu Fitri Laela Wijayati, S.E., M.Si., Ak. dan bapak Muhrom Ali Rozai,. S.E., M.Sy., M.Si., CRMO selaku auditor internal inspektorat Boyolali. Dengan didampingi oleh dua moderator yakni Wahyu Aji Pamungkas dan Muh. Nur Slamet Hadiwijaya, para pembicara menyampaikan informasi secara jelas dan terperinci mengenai prospek prodi akuntansi dibidang akademis dan di bidang profesional. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi sharing mengenai HMPS AKS IAIN Surakarta oleh para BPH HMPS AKS.

Kegiatan ini dimulai pukul 08.30 WIB Melalui media Zoom pada Minggu (18/10). HMPS dan dihadiri oleh pengurus HMPS Akuntansi Syariah serta para mahasiswa baru dengan sangat antusias.

Pada kesempatan ini, Bu Fitri menyampaikan bahwa profesi yang cocok untuk prodi akuntansi syariah salah satunya adalah di bidang akademis. Di samping itu, bidang akademis juga membuat para pendidik menjadi kaya tidak hanya dengan harta, justru dengan kemampuan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Memang sulit untuk menjadi seorang pendidik, namun angka peminat untuk profesi pendidik masih sangatlah kecil, sehingga peluang menjadi seorang pendidik pun sangat besar.

Kemudian, pemaparan yang disampaikan oleh Bapak Muhrom adalah menjadi akuntan yang profesional bisa bekerja di bidang apapun, semua lini pekerjaan pasti memerlukan seorang akuntan. Contohnya dalam pemerintahan, ada auditor, akuntan publik, konsultan, dll. Memang persaingan dalam profesi akuntasi sangatlah ketat, maka dari itu kita perlu memiliki skill yang mumpuni untuk mampu bersaing dengan akuntan-akuntan lainnya.
Sesi sharing bersama BPH HMPS Akuntansi Syariah pun berjalan dengan antusias. Banyak sekali mahasiswa baru yang tertarik dengan keberadaan HMPS Akuntansi Syariah ini. Saudara Yusuf Lutfi Ramadan mengatakan bahwa banyak mahasiswa baru yang tidak sabar ingin mendaftar HMPS Akuntansi Syariah . Selain itu, BPH HMPS Akuntansi Syariah juga berpesan kepada para mahasiswa baru untuk tetap menjaga semangat, tetap berproses, dan jangan menjadi mahasiswa yang kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang).

Para peserta menyimak dengan baik informasi yang disampaikan oleh setiap narasumber. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang timbul dari para mahasiswa baru. Acara berakhir pada pukul 15.30 WIB.

Redaktur: Nurul Fauziyah/KJF

Kenalkan Peran dan Fungsi Legislatif Ormawa, SEMA FEBI IAIN Surakarta Kerjasama dengan Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia

FEBI NEWS| SEMA FEBI IAIN Surakarta telah berhasil menggelar acara Webinar Legislatif yang bertajuk “Peran dan Fungsi Lembaga Legislatif”, melalui media Zoom Meeting dan turut menghadirkan Koordinator Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia Jawa Tengah Periode 2018 yaitu Gilar Helas Duta sebagai pembicara tepatnya pada hari Senin, 12 Oktober 2020. Didampingi pula oleh Herman Wahyu Lestari selaku Moderator, acara ini terbukti mampu mendatangkan sejumlah antusiasme dari mahasiswa.

Dalam kesempatannya, Gilar Helas Duta sempat membagikan tentang pengalamannya dibidang legislatif, seperti format bentuk pemerintahan mahasiswa di Jawa Tengah yang sangat bervariasi. Sementara itu, beliau juga menyampaikan mengenai ruang lingkup kerja serta fungsi – fungsi yang terdapat dalam lembaga legislatif mahasiswa. Adapun kunci sukses dalam tegaknya sebuah lembaga legislatif, yaitu adanya legitimasi pada setiap pembuatan peraturan dan asas – asas yang berlaku maupun regulasi yang ada. Kemudian, perlu diperhatikan pula terkait akuntabilitas dari setiap pembuatan hukum selaku pemangku terbentuknya perundang – undangan.

Berbagai pengalaman yang dibagikan oleh pembicara turut mengakhiri rangkaian webinar tersebut. Semoga dengan diadakannya acara ini, tidak hanya internal SEMA FEBI melainkan juga peserta ataupun mahasiswa, mampu memahami bagaimana peran dan fungsi lembaga legislatif yang sebenarnya khususnya ditingkat mahasiswa.

Redaktur: Ajeng/KJF

Hadirkan Pembicara BPIP RI, SEMA FEBI IAIN Surakarta Perkuat Nasionalisme dan Religiusitas Mahasiswa Milenial

FEBI NEWS| Melalui media Zoom Meeting, 15 Oktober 2020. SEMA FEBI IAIN Surakarta selenggarakan acara Webinar Legislatif untuk yang kedua, bersama Direktur Pengkaji Materi BPIP yaitu Dr. Muhammad Sabri, M.A dan Ketua BEM FEBI IAIN Surakarta 2016 yakni Dwi Agil Setiawan, S.E, sebagai pembicara dalam acara tersebut. Berbeda dengan acara webinar sebelumnya, kali ini tema yang dikupas ialah “Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Religiusitas Berlandaskan Pancasila”, dan turut didukung pula oleh antusiasme dari sejumlah kalangan yang mengikuti acara dari awal hingga akhir.

Dalam kesempatannya, pemateri pertama yaitu Dr. Muhammad Sabri, M.A sempat menyita perhatian peserta dengan penjelasannya terkait Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pijakan utama dalam segala aspek bernegara. Beliau juga memaparkan bahwa terdapat banyak ancaman yang mengintai bangsa kita terutama generasi muda ditengah keterbukaan informasi seperti ini. Kemudian, pemateri kedua yaitu Dwi Agil Setiawan, S.E turut menawarkan solusinya atas beberapa masalah yang sempat disinggung oleh pemateri pertama. Menurut beliau, kita harus memahami bagaimana cara mencintai bangsa kita di era semacam ini, sebagai contoh ialah dengan tetap menggunakan dan melestarikan budaya maupun Bahasa persatuan kita, serta selalu setia menggunakan produk – produk dalam negeri.

Semoga atas digelarnya acara tersebut mampu memupuk kembali jiwa nasionalisme dan religiusitas pada peserta maupun mahasiswa FEBI IAIN Surakarta. Sebagai generasi muda penerus bangsa, tidak seharusnya kita mengikis budaya kita sendiri. Mencintai dan terus menerapkan nilai – nilai Pancasila adalah solusi dari segala ancaman yang mengintai generasi penerus bangsa.

Redaktur:Ajeng/KJF

Hasilkan Karya Tulis Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa, Komunitas Jurnalis FEBI Gelar Grand Launching dan Talkshow Buku Hikmah Pandemi di Bulan Suci

FEBI NEWS| Melalui media Zoom Meeting dan Live Youtube FEBI TV, Komunitas Jurnalis FEBI (KJF) IAIN surakarta telah menyelenggarakan acara “Grand Launching dan Talkshow” sebagai bentuk peresmian atas diterbitkannya buku “Hikmah Pandemi Di Bulan Suci”. Acara berlangsung pada. Selasa, 13 Oktober 2020 secara daring ini berhasil mendatangkan semua penulis buku sebagai pembicara, termasuk Asep Maulana Rohimat, M.S.I, Helti Nur Aisyiah, M.Si , Mohamad Irsyad, Lc. M.E, yang ketiganya merupakan dosen sekaligus pembina KJF. Selain itu, acara yang terbuka untuk umum ini telah mendapat antusiasme dari sejumlah peserta yang tidak hanya berasal dari IAIN surakarta, melainkan juga kampus lainnya.

Dalam acara tersebut, Bincang buku berlangsung ketika masing-masing penulis telah memaparkan bagaimana inti dari setiap tulisan mereka, menariknya lagi mereka juga menyampaikan pesan tersirat dari setiap karyanya yang begitu memotivasi. Kemudian, untuk memacu semangat peserta dalam berkarya, para penulis memberikan tips dan tricknya untuk tetap produktif dalam menulis meski ditengah pandemi semacam ini. Sesuai dengan judul buku yang diangkat, bahwa dibalik atas setiap ujian yang menimpa kita, selalu ada hikmah yang dapat kita petik. Begitulah yang kerap kali disampaikan oleh para penulis.

Melalui sebuah karyanya yaitu Buku antologi berjudul “Hikmah Pandemi Di Bulan Suci” garapan pembina dan anggota KJF ini, Komunitas Jurnalis FEBI ingin mengajak dan memacu semangat para peserta maupun Mahasiswa FEBI dan anggota KJF khususnya, untuk tetap berkarya dan menumbuhkan sikap produktifnya meski dimasa pandemi. Kini, buku tersebut telah resmi diterbitkan, dan untuk memudahkan para penikmatnya, buku ini juga dapat di akses pada play store atau dapat mencetaknya melalui Pre Order di KJF. Semoga kedepan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam IAIN surakarta, dapat mencetak banyak penulis-penulis hebat salah satunya melalui peran KJF didalamnya.

Redaktur: Meli/KJF

Sosialisasikan Panduan Praktis E-learning, FEBI gelar Simulasi untuk Seluruh Dosen

FEBI News| Sebagai bagian dari upaya untuk mengoptimalkan pembelajaran dalam format pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau kuliah daring, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam melalui Unit Konsorsium Dosen pada tanggal 14 Oktober 2020 melaksanakan kegiatan diskusi rutin bagi dosen di lingkungan FEBI IAIN Surakarta dengan tema “Simulasi Penggunaan e-Learning IAIN Surakarta”, dengan menghadirkan narasumber kepala PTIPD IAIN Surakarta Bapak Ahmad Hafidh, M.Ag. Kegiatan diskusi dilaksanakan secara offline juga dengan memfasilitasi para peserta lain yg hadir secara online melalui aplikasi Zoom.

Kegiatan diskusi diawali dengan sambutan yang disampaikan oleh Dekan FEBI Bapak Dr. M. rahmawan Arifin, SE, M.Si. setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan inti diskusi yaitu paparan materi yang disampaikan oleh narasumber. Materi diskusi diawali dari deskripsi umum berkaitan dengan gambaran singkat tentang model kuliah online yang memiliki dua pendekatan yaitu pndekatan sinkronus dan asinkronus, selanjutnya materi tentang panduan praktis yang lebih sederhana dari yang sudah ada dalam panduan praktis Sikulon, yaitu penjelasan singkat dan simulasi 4 ruang pokok dalam e-Learning Sikulon: (1) ruang beranda, (2) ruang pengguna atau dosen, (3) ruang kuliah, dan (4) ruang tatap muka. Acara semakin interaktif dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dari peserta baik peserta yg hadir secara offline maupun online via Zoom.
Kegiatan diakhiri dengan penutupan oleh moderator sekaligus pembawa acara, dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Pembelajaran Pesmadin FEBI IAIN Surakarta Angkatan Dua Sudah dimulai, Rata-rata Mahasantri Sudah Mampu Membaca al-Qur’an


FEBI News| Pembelajaran Pesmadin FEBI IAIN Surakarta untuk angkatan kedua telah dimulai. Sejak Kamis, 8 Oktober 2020 para musrif/ah sudah melakukan pengajaran. Angkatan Pesmadin tahun 2020 diikuti oleh 1138 mahasiswa dalam hal ini mereka telas resmi menjadi mahasantri Pesmadin FEBI IAIN Surakarta. Sebelumnya telah dilakukan placement test untuk menentukan kelas mereka. Setelah pembagian kelas, mahasantri dan musrif/ah membuat grup media sosial (WA) untuk memudahkan komunikasi mereka dan juga menunjang kegiatan pembelajaran.

Pada tahun 2020 ini kelas Pesmadin FEBI IAIN Surakarta mempunyai 5 kelas Bengkel, 10 Kelas Asasi, 9 kelas Qiro’ah dan 7 kelas Ulya. Hal ini didasarkan atas hasil placement test yang dilakukan sebelumnya. Dari situ diketahui bahwa rata-rata mahasiswa baru FEBI IAIN Surakarta tahun 2020 dapat membaca al-qur’an namun masih perlu untuk meningkatkan pengetahuan tajwid dan pengamalannya.

Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, pesmadin tetap berusaha untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran secara optimal. Hal ini mengingat adanya batasan dalam beraktivitas, maka pembelajaran dilakukan secara fleksibel. Mengingat pada tahun sebelumnya pembelajaran dilakukan di kelas-kelas FEBI IAIN Surakarta. Namun, pada kesempatan dilakukan dengan sedikit perbedaan. Pada angkatan kedua ini pembelajaran dilakukan secara offline dan online.

Pembelajaran dilakukan secara offline jikalau hal itu memungkinkan untuk mahasantri dan musrif/ah berada dalam jangkauan tidak jauh dari kampus IAIN Surakarta. Untuk pembelajaran online dilakukan melalui media whatsapp, zoom, google meet dan media lainnya. Ini dilakukan untuk memudahkan penyampaian materi dan berjalannya kegiatan pembelajaran. Musrif/ah dituntut kreatif dalam menyampaikan materi yang akan diajarkan kepada mahasantri baru. Untuk itu mereka menggunakan media digital yang mendukung tersampaikannya materi ke mahasantri.

Kegiatan pembelajaran untuk sesi pertama ini di selesai pada Jum’at, 10 Oktober 2020. Adanya pembelajaran di sesi pertama ini diharapkan dapat menunjang pengetahuan mahasantri untuk mengikuti ujian Standar Kompetensi Lulusan (SKL) al qur’an dan ibadan yang akan diadakan pada awal November 2020. Selain itu, pembelajaran ini dilakukan untuk menambah wawasan mahasiswa baru yang sekaligus menyandang mahasantri dalam hal kemampuan membaca al-qur’an dan mengamalkan ajaran Islam.