Sepuluh Negara Ikuti The 1st International Olympiad on Islamic Economics and Business IOSIE 2023, Kolaborasi AFEBIS dan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta

Penulis: Asep Maulana Rohimat

FEBI News| Surakarta, 30 Agustus 2023 – Dalam sebuah acara megah yang menampilkan semangat kompetisi dan kolaborasi internasional, The 1st International Olympiad on Islamic Economics and Business (IOSIE) sukses digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta, mulai tanggal 29 hingga 31 Agustus 2023. Acara ini merupakan kerja sama antara Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS) dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta.

Dengan bangga, kegiatan ini berhasil menarik perhatian sepuluh negara yang terlibat dalam ajang olimpiade tersebut. Negara-negara tersebut adalah Mesir, Australia, Sudan, Inggris, Thailand, Bahrain, Malaysia, New Zealand, Arab Saudi, dan Indonesia. Sebanyak 392 peserta dari berbagai negara telah melakukan registrasi dan mengikuti 15 lomba yang diselenggarakan dalam rangkaian acara ini.

Acara ini bertujuan untuk mendorong mahasiswa dalam mengembangkan pemahaman mereka tentang ekonomi Islam serta menggali potensi kreatifitas dalam menerapkan ilmu pada bidang tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memotivasi mahasiswa dalam meningkatkan kompetensi intelektual dan keterampilan ekonomi Islam, sekaligus memberikan wadah bagi para mahasiswa untuk berkompetisi, berkolaborasi, dan berinteraksi di tingkat internasional.

Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Mudofir, menyampaikan apresiasinya terhadap acara ini. “Kegiatan ini sangat penting dan relevan, terutama dalam menjawab tantangan global terkait pemahaman ekonomi Islam. Olimpiade ini menjadi wujud konkret bagaimana ekonomi Islam memiliki peran vital dalam pembangunan peradaban manusia,” ujarnya.

Sambutan dari Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), Prof. Dr. H. Nizar dalam opening ceremony, juga menggarisbawahi pentingnya dukungan terhadap ajang kompetisi ini. Ia memberikan apresiasi kepada AFEBIS atas penyelenggaraan IOSIE ini yang menjadi olimpiade pertama dengan skala internasional. “Kegiatan ini adalah langkah maju dalam memperkuat pemahaman tentang ekonomi Islam di dunia,” kata Prof. Dr. H. Nizar.

Acara ini diharapkan menjadi landasan untuk pengembangan keilmuan ekonomi Islam di masa depan, serta menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berinovasi dan berkolaborasi dalam pemecahan masalah ekonomi dengan pendekatan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Sekjen Kemenag Prof. Dr. H. Nizar Membuka Secara Resmi The 1st International Olympiad on Islamic Economics and Business di UIN Raden Mas Said Surakarta

Penulis: Asep Maulana Rohimat

FEBI News| Surakarta, (30 Agustus 2023) – Acara bergengsi The 1st International Olympiad on Islamic Economics and Business (IOSIE) resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof. Dr. H. Nizar, di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta pada tanggal 30 Agustus 2023. IOSIE ini merupakan kompetisi internasional yang bertujuan untuk memotivasi mahasiswa dalam mengembangkan pemahaman mereka tentang ekonomi Islam serta mendorong aplikasi kreatif ilmu dalam bidang ini. IOSIE 2023 ini diikuti oleh peserta dari Australia, Mesir, Sudan, Thailand,

Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Nizar menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan bersejarah ini. “Kegiatan IOSIE merupakan perhelatan kreatif yang memainkan peran penting dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang ekonomi Islam. Ini adalah langkah maju dalam mengembangkan keilmuan dan kreativitas di bidang ekonomi yang berlandaskan pada prinsip-prinsip Islam,” ujarnya.

Pihak Kemenag sangat mendukung inisiatif seperti IOSIE ini, yang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi intelektual dan kreatifitas mahasiswa. Sekjen Kemenag juga berharap bahwa olimpiade ini akan memberikan jawaban atas berbagai tantangan dalam pemahaman tentang ekonomi Islam di tingkat global.

Sekjen Kemenag juga mengapresiasi Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS) atas penyelenggaraan IOSIE yang pertama ini. Ia menilai inisiatif ini sebagai langkah signifikan dalam menghadirkan kompetisi ilmiah di tingkat internasional yang dapat mendorong kolaborasi dan interaksi antara mahasiswa dari berbagai belahan dunia.

Dalam pembukaan ini, Prof. Dr. Tulus Suryanto, Ketua AFEBIS, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan Dekan anggota AFEBIS yang hadir dalam acara pembukaan. “Kegiatan ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang pertukaran ide dan pengembangan konsep-konsep ekonomi Islam yang inovatif. Kami berharap agar para peserta dapat memanfaatkan platform ini untuk memperluas wawasan dan pengetahuan mereka,” ujarnya.

Acara The 1st International Olympiad on Islamic Economics and Business berlangsung mulai dari tanggal 29 hingga 31 Agustus 2023 dan diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Tujuan dari kegiatan ini meliputi peningkatan kompetensi intelektual, skill, dan wawasan ekonomi Islam mahasiswa, serta mendorong kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi di bidang ekonomi Islam.

Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. H. Mudofir, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memajukan studi ekonomi Islam. Melalui IOSIE, kami berharap mahasiswa dapat lebih kreatif dan berinovasi dalam mengaplikasikan pemahaman ekonomi Islam dalam konteks kontemporer,” tutupnya.

Ungkap Teori Literasi Syariah Dalam Investasi Saham Syariah, Dr. Helmi Haris raih Doktor di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Penulis: Usnan

FEBI News| Setelah sepekan sebelumnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melahirkan doktor baru, pekan ini tepatnya Selasa 29/08/2023, FEBI kembali melahirkan doktor baru yaitu Dr. Helmi Haris, SHI, MSI yang telah berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka dengan judul ”Pengembangan Dekomposisi Theoy of Planned Behaviour (TPB) Niat Investasi Saham Syariah Masyarakat Surakarta dengan Sharia Literasi sebagai Variabel Pemoderasi”.

Susunan tim penguji dalam ujian terbuka terdiri dari Prof. Dr. Phil. Sahiron Syamsuddin, MA. (Ketua Sidang), H. Ahmad Muttaqin, S.Ag., M.Ag., M.A., Ph.D. (Sekretaris Sidang), Prof. Mahfud Sholihin, Ph.D (Promotor), Prof. Dr. H. Syafiq M. Hanafi, M.Ag (CoPromotor), dan para penguji yaitu Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, SE.,MSi, Ak, CA, ACPA, Dr. Sunaryati, SE, MSi, Dr. M. Ghafur Wibowo, M.Sc, dan Dr. R. Lukman Fauroni, M.Ag. Dalam ujian terbuka tersebut, Helmi Haris berhasil lulus dengan nilai Sangat Memuaskan, dan berhak menyandang gelar Doktor dalam bidang Ilmu Ekonomi Islam.

Turut hadir dalam ujian terbuka tersebut keluarga besar UIN Raden Mas Said Surakarta khususnya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang diwakili oleh Dr. Awan Kostrad Diharto, SE. M.Ag (Wakil Dekan 1), para Kajur, Sekjur, Koordinator Prodi dan para dosen di lingkungan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Temuan menarik dari disertasi hasil penelitian Helmi Haris adalah bahwa ternyata Sharia Literasi tidak memoderasi (tidak memperkuat) pengaruh  variabel-variabel dalam TPB terhadap niat investasi saham syariah pada masyarakat Surakarta. Makna dari temuan ini adalah bahwa orang yang memiliki literasi syariah yang tinggi tidak mampu memberikan dorongan yang kuat dalam menentukan pengaruh sikap, kontrol perilaku dan norma subjektif terhadap niat berinvestasi saham syariah. Padahal mestinya orang yang memiliki literasi syariah yang tinggi seharusnya semakin terdorong untuk melakukan investasi saham syariah. Temuan ini tentu sangat penting untuk menjadi renungan dan kajian secara akademik yang sering kali dan banyak hasil dari penelitian yang dilakukan berbeda dengan fenomena dan fakta yang berlaku di masyarakat.

Semoga hasil penelitian yang dihasilkan dalam disertasi Helmi Haris ini menjadi sumbangan akademik dan praktis yang mampu menjadi basis untuk mendorong peran seluruh stakeholder yang pada akhirnya mampu mendorong kesadaran dan motivasi masyarakat untuk berinvestasi khususnya pada saham syariah.

Kolaborasi FEBI bersama OJK dan FKIJK Solo Raya tingkatkan Kesadaran Literasi Keuangan kepada 849 Mahasiswa Baru

FEBI News| Sukoharjo, (28 Agustus 2023)– Dalam upaya meningkatkan literasi keuangan di kalangan mahasiswa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) di UIN Raden Mas Said Surakarta bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Solo Raya. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong literasi dan kesadaran keuangan yang komprehensif melalui “Pekan Literasi Keuangan Se-Solo Raya,” sebuah rangkaian acara seminar dan pameran industri keuangan. Upaya ini bertujuan untuk mendidik mahasiswa tentang berbagai sektor di dalam Industri Jasa Keuangan, termasuk perbankan, asuransi, pembiayaan, pegadaian, bursa efek, dan lainnya.

Pekan Literasi Keuangan Se-Solo Raya secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, Eko Yunianto di Gedung Graha UIN Raden Mas Said. Dalam sambutannya, Eko Yunianto mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan literasi keuangan di Indonesia, khususnya dikalangan mahasiswa.

“Literasi keuangan merupakan hal yang penting bagi mahasiswa, terutama mahasiswa ekonomi . Dengan memiliki literasi keuangan yang baik, masyarakat dapat memahami berbagai produk dan layanan jasa keuangan, sehingga dapat memanfaatkannya secara bijak,” kata Eko Yunianto.

Pembukaan tersebut juga  dihadiri oleh Ketua FKIJK Solo Raya, Djaka Nur Said; Wakil Rektor UIN Raden Mas Said, Prof. Dr. Imam Makruf.S.Ag., M.Pd; Dekan FEBI UIN Raden Mas Said, Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. serta para tamu undangan yang terdiri dari perwakilan tiap anggota FKIJK Solo Raya. Pada kesempatan ini, FKIJK menyerahkan bantuan secara simbolis berupa media peraga literasi keuangan senilai Rp10 juta kepada FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd., berharap agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi para mahasiswa.

“Kami berharap para mitra yang hadir tidak hanya memberikan literasi kepada para mahasiswa, tapi juga bisa bersinergi untuk menjadikan para lulusan FEBI yang berkompetensi memiliki sertifikasi, sehingga mampu bersaing dengan lulusan lainnya,” 

Kegiatan dilanjutkan dengan Launching Insurance Corner di Gedung F lantai 2 FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Insurance corner ini menjadi lokasi bagi civitas akademika untuk belajar dan memahami tentang dunia asuransi. Upacara pemotongan pita dilakukan oleh tokoh-tokoh penting termasuk Kepala OJK, Kepala FKIJK, perwakilan dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAIK) dan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Solo, serta Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta.

Pada kesempatan yang sama, Kuliah Literasi digelar di gedung Graha UIN Raden Mas Said . Kuliah ini menandai kelas perdana bagi mahasiswa baru FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Praktisi industri terkemuka, termasuk perwakilan dari OJK, AAAIK, AAUI Solo, Pegadaian Syariah Solo Baru, Bank CIMB, dan Bursa Efek Indonesia, terlibat dalam diskusi gaya talk show yang dipandu oleh moderator Wira Adibrata. Format yang dinamis ini memungkinkan mahasiswa berinteraksi langsung dengan para ahli industri dan mendapatkan wawasan tentang lanskap jasa keuangan.

Acara “Pekan Literasi Keuangan Se-Solo Raya” menjadi simbol kolaborasi dan pendidikan, membina generasi individu yang paham secara finansial dan siap untuk berkontribusi pada pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Indonesia.

Perwakilan UIN Raden Mas Said Surakarta  Mengiringi Perjalanan hingga Pemakaman Jenazah Almarhumah Ibu Wahyu Dian Silviani di Mataram

FEBI News| Mataram (Sabtu, 26/08/2023).  Setelah berlangsungnya prosesi serah terima jenazah almarhumah kepada keluarga dan pelepasan jenazah dari Kampus UIN Raden Mas Said Surakarta menuju rumah duka almarhumah di Mataram, Nusa Tenggara Barat (Hari Jumat,25/08/2023 pukul 10.00 WIB), jenazah kemudian diberangkatkan menggunakan mobil ambulance dan satu mobil kampus UIN Surakarta yang mengiring jenazah menuju bandara Juanda Surabaya untuk selanjutnya diterbangkan ke bandara internasional Lombok.

Mewakili dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sekaligus mewakili keluarga besar UIN Raden Mas Said Surakarta, Usnan, MEI bersama dengan Rumpoko, MA yang mewakili keluarga besar UIN Raden Mas Said Surakarta dan khususnya dari teman PNS Angkatan tahun 2020, ikut mengiring jenazah dari kampus UIN Surakarta Bersama keluarga almarhumah menuju kediaman almarhumah di Mataram. Jenazah sampai di kediaman pada hari Jumat, 25/08/2023 sekitar pukul 10.00 WITA dengan disambut isak tangis dan rasa haru yang begitu mendalam dari keluarga, kerabat dan tetangga yang telah menunggu kedatangan jenazah almarhumah.

Proses pemakaman jenazah almarhumah dilaksanakan   pada Sabtu, 26/08/2023 pukul 10.00 WITA. dihadiri oleh keluarga besar Prof. Moh. Hasil Tamzil, Civitas Akademika Universitas Mataram, dan warga sekitar. Pada acara sambutan-sambutan dalam prosesi upacara pemakaman, Usnan, M.E.I mewakili atas nama keluarga besar Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta juga atas nama keluarga besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, menyampaikan ucapan belasungkawa dan rasa duka mendalam kepada keluarga almarhumah. Usnan yang mewakili dari pihak Kampus UIN Surakarta juga menyampaikan bahwa almarhumah telah dilepas pada hari Jumat pagi 25 Agustus 2023 dari Kampus UIN Surakarta dan dengan kesaksian dari seluruh warga kampus UIN Surakarta yang hadir bahwa almarhumah adalah orang yang sangat baik, yang ini telah almarhumah tunjukkan dalam berbagai prestasi dan dedikasinya tidak hanya dalam dunia akademik dan berbagai event yang dilaksanakan oleh kampus UIN Surakarta, tetapi almarhumah juga telah menunjukkan dedikasi dan semangatnya pada pembangunan dan peningkatan kualitas lingkungan di wilayah Surakarta yang salah satunya almarhumah buktikan dengan perannya sebagai bagian dari penggerak Bank Sampah di wilayah Sukoharjo Jawa Tengah.

Semoga seluruh perjuangan, prestasi dan dedikasi almarhumah bagi lembaga dan bagi masyarakat senantiasa menjadi amal sholih dan jariyah yang  pahalanya senantiasa terus mengalir kepada almarhumah, aamiiin yaa robbal ’alamiin.

Terapkan MBKM di 58 Kampus, Korprodi MBS FEBI Berikan Arahan kepada Mahasiswa untuk belajar lintas Universitas

Penulis: Asep Maulana Rohimat

FEBI News: Surakarta, (22 Agustus 2023) – Kordinator Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Zakky Fahma Auliya, SE., MM. memberikan arahan kepada para mahasiswa terkait pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Arahan ini disampaikan dalam acara sosialisasi yang dilaksanakan pada Selasa 22 Agustus 2023.

Dalam arahannya, Zakky Fahma Auliya memperkenalkan penggunaan website resmi Kementerian Agama, yaitu https://merpati.kemenag.go.id/, sebagai aplikasi utama untuk melaksanakan program MBKM. Aplikasi ini merupakan sarana yang akan digunakan oleh mahasiswa dan institusi perguruan tinggi dalam mengikuti program MBKM yang melibatkan 58 kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di seluruh Indonesia.

Program MBKM memungkinkan mahasiswa untuk mengambil bagian dalam berbagai jenis program, di antaranya:

  1. Pertukaran Mahasiswa: Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dalam pembelajaran lintas program studi maupun lintas kampus. Pertukaran ini tidak hanya terbatas pada lingkup kampus, tetapi juga di luar kampus. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang harus dicapai.
  2. Magang MBKM: Program magang ini dirancang untuk memastikan mutu dan relevansi lulusan dengan dunia kerja dan industri. Melalui kerja sama dengan lembaga atau perusahaan, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman yang sistematis dalam mengaplikasikan ilmu yang mereka pelajari di kampus.
  3. Program Asistensi Mengajar: Mahasiswa berkesempatan untuk terlibat dalam kegiatan mengajar di berbagai satuan pendidikan, mulai dari tingkat PAUD/TK/RA hingga tingkat SMA/MA dan SMK/MAK. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai tingkatan.
  4. Penelitian/Riset: Bagi mahasiswa yang berminat menjadi peneliti, MBKM memberikan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan penelitian di berbagai lembaga riset, pusat studi, atau laboratorium. Ini membantu mahasiswa membangun kemampuan berpikir kritis dan memperdalam pemahaman mereka di berbagai bidang ilmu.
  5. Proyek Kemanusiaan: Mahasiswa dapat berperan dalam proyek-proyek transformasi kemanusiaan melalui pembelajaran yang inovatif dan terstruktur, dengan tujuan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
  6. Kegiatan Wirausaha: MBKM juga mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan wirausaha. Melalui analisis pasar dan kebutuhan, mahasiswa dapat menciptakan aktivitas usaha berupa produk atau layanan.
  7. Studi/Proyek Independen: Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghasilkan karya yang dapat diikutsertakan dalam kompetisi nasional maupun internasional, serta didaftarkan untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
  8. Membangun Desa/KKN Tematik: Program ini mengajak mahasiswa untuk tinggal di masyarakat di luar kampus, membantu mengidentifikasi potensi dan menangani masalah di desa, dengan tujuan mengembangkan wilayah tersebut dan mencari solusi untuk berbagai permasalahan.
  9. Moderasi Beragama: Program berbasis moderasi beragama meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diajak untuk terlibat dalam program-program yang mendorong moderasi dalam kehidupan beragama.

Koordinator Prodi MBS FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berharap bahwa program MBKM ini akan memberikan manfaat yang besar bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi dan pengalaman di berbagai bidang, sehingga lulusan menjadi individu yang lebih siap menghadapi dunia kerja dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Lulus, Sukses, Berkah: Kelompok 1 Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula di UIN Saizu Purwokerto

Penulis: Asep Maulana Rohimat

Purwokerto, 20 Agustus 2023 – Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKPD) angkatan 1 telah sukses dilaksanakan pada tanggal 15-20 Agustus 2023 di Hotel Java Heritage Purwokerto. Acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Prof. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto dan LPDP-BIB Kemenag ini menghasilkan prestasi luar biasa bagi para peserta yang telah mengikuti in service course tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua LPM UIN Saizu, Prof. Dr. H. Rohmad, M.Pd, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah sukses melewati berbagai tahapan PKPD ini dengan lancar dan sehat. Tahapan ini akan dilanjutkan dengan pendampingan dan ujian akhir, yang merupakan bagian integral dari perjalanan menuju peningkatan kompetensi dosen yang lebih tinggi.

Sebanyak 17 dosen berasal dari UIN Raden Mas Said Surakarta, 9 dosen dari UIN Salatiga, 7 dosen dari UIN Saizu Purwokerto, 3 dosen dari IBN Tegal, dan 4 dosen dari IAINU Kebumen menjadi peserta aktif dalam PKPD ini. Kehadiran dosen-dosen dari berbagai universitas ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas institusi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Pada acara penutupan Short Course PKPD kelompok 1, Rektor UIN Saizu, Prof. Dr. KH. Roqib, menyampaikan pandangannya tentang profesi dosen yang sejatinya adalah panggilan jiwa yang memerlukan totalitas pengabdian. Beliau menyebutkan bahwa dosen profesional memiliki indikator utama yaitu: Care, Communication, Courage, Collaboration, dan Competence. Dalam kata-katanya, Rektor juga mendoakan agar semua peserta mampu meraih puncak karir akademik sebagai Guru Besar di masa depan.

Berbagai materi penting disampaikan dalam PKPD ini, meliputi aspek pembelajaran mulai dari perencanaan, model pembelajaran kreatif, hingga evaluasi pembelajaran. Materi lainnya mencakup penulisan jurnal ilmiah internasional serta penguatan moderasi beragama, yang menjadi faktor penting dalam konteks pendidikan di Indonesia. Peningkatan karir dosen juga menjadi salah satu fokus utama dalam rangka meningkatkan kualitas pengajaran di perguruan tinggi.

Semangat dan antusiasme peserta PKPD kelompok 1 tercermin dalam yel-yel mereka, “Lulus… Sukses… Berkah…” yang menjadi motivasi kuat bagi setiap peserta untuk terus berusaha dan berkarya dalam dunia pendidikan. Prestasi yang diraih dalam PKPD ini bukan hanya berupa sertifikat dosen profesional, tetapi juga peningkatan kemampuan dan semangat untuk terus mengabdikan diri dalam dunia pendidikan yang lebih baik.

Dengan suksesnya PKPD kelompok 1 ini, diharapkan bahwa peserta yang telah lulus akan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai dosen dengan kompetensi yang lebih baik, serta mampu berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.

Evaluasi dan Pisah Sambut Mahasiwa Magang Batch 5 dan 6 Unit Lab FEBI Jujugan Cafe

Penulis: Naswa Setyowati Sabila/JuFe

FEBI News| Jujugan Cafe merupakan bagian dari program Laboratorium Fakultas Ekonomi dan Binis Islam (FEBI) di UIN Raden Mas Said Surakarta yang berfokus pada unit kewirausahaan dengan menjalankan bisnis kuliner di lingkungan FEBI. Sebagai salah satu unit laboratorium, maka di tiap semester terdapat mahasiswa magang yang selama 6 bulan penuh bekerja paruh waktu menjalankan usaha. Pada hari Kamis, 10/08/2023 digelar pertemuan untuk mahasiswa magang batch 5 dan 6 dengan agenda evaluasi dan pisah sambut mahasiswa magang. Pertemuan ini berlangsung di Gazebo FEBI dan dihadiri oleh Dosen Pamong Jujugan Cafe, Rizky Nur Ayuningtyas Putri, S.E., M.E., Supervisor Jujugan Cafe, Beta Nurlaily serta mahasiswa magang dari kedua batch tersebut. Pertemuan ini bertujuan untuk merayakan perpisahan, penyambutan, dan pengalihan tugas dari magangers batch 5 kepada batch 6.

Dalam pertemuan ini, para mahasiswa magang berbagi pengalaman dan pandangan mengenai perjalanan mereka selama masa magang. Selain mengulas hasil evaluasi bulanan, pertemuan ini juga memberikan kesempatan bagi magangers batch 5 untuk memberikan pesan dan kesan kepada batch 6. Saran-saran yang konstruktif terkait dengan promosi, kerjasama, dan tanggung jawab juga diberikan sebagai masukan untuk perbaikan Jujugan Cafe ke depan. Acara ini ditutup dengan sesi dokumentasi yang melibatkan Dosen Pamong, Kepala Unit Laboratorium FEBI, Wahyu Pramesti, S.E., M.Si.Ak, Supervisor, dan seluruh mahasiswa magang batch 5 dan 6.

Melalui pertemuan evaluasi dan serah terima ini, harapannya semangat wirausaha dan potensi mahasiswa magang di Jujugan Cafe FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus berkembang. Generasi muda ini diharapkan dapat menginspirasi dunia bisnis dan memberikan dampak positif dalam masyarakat dan industri.

ihsan-kkn

Kembangkan Produk Ekonomi Kreatif Keripik Pelepah Pisang, Mahasiswa FEBI menjadi ketua Expo UMKM di KKN-NMB Tana Toraja

FEBI News| Lembang Marinding, (09 Agustus 2023) – Peserta Kuliah Kerja Nyata Nusantara Moderasi Beragama (KKN-NMB) Posko 16 telah sukses menggelar acara Expo UMKM Keripik Pelepah Pisang yang berlangsung pada Rabu (09/08/2023). Acara yang berlokasi di Dusun Tondon, Lembang Marinding, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif di daerah setempat.

Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Dasawisma Marinding, PKK Marinding, Kepala Lembang Marinding, PKK Mengkendek, Badan Permusyawaratan Lembang (BPL), dan Kepala Sesi Sosial Budaya Mengkendek. Mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, Ihsan Nurudin, menjadi salah satu peserta KKN yang menjadi ketua Expo ini turut berperan penting dalam penyelenggaraan Expo UMKM ini.

Dalam pembukaan acara, Dahlan K. Bangapadang, perwakilan dari BPL Lembang Marinding, memberikan apresiasi tinggi terhadap ide cemerlang yang dihadirkan oleh mahasiswa posko 16. “Batang pisang biasanya dibuang begitu saja, kalo tidak ya dijadikan pakan ternak, atau yang masih muda bisa dijadikan campuran masakan ayam, saya kira ini ide yang sangat bagus supaya dijadikan bentuk UMKM Lembang,” ujar Dahlan.

Pemaparan materi selanjutnya dilakukan oleh Ihsan Nurudin, mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Ihsan menjelaskan tentang pentingnya memanfaatkan lingkungan sekitar untuk mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Lembang Marinding. Dalam penjelasannya, Ihsan mengungkapkan, “Pelepah pisang ini saya lihat di daerah sini hanya untuk pakan ternak, dan selain itu dibuang, nah dari itu saya mempunyai ide untuk menjadikan pelepah pisang menjadi olahan makanan yang disukai banyak orang, dan digabungkan dengan ciri khas makanan Toraja yaitu Pamarrasan. Dari riset yang saya buat jadilah keripik gedebog (pelepah) pamarrasan.”

Antusiasme warga terhadap acara ini sangat tinggi, terlihat dari pertanyaan yang diajukan oleh salah satu warga Lembang Marinding. Warga tersebut menanyakan batang pisang yang cocok untuk dibuat keripik serta kemungkinan penggunaan pewarna selain pamarrasan. Ihsan menjelaskan bahwa pohon pisang ambon tidak cocok untuk keripik karena dapat menimbulkan rasa pahit pada batangnya. Terkait pewarna dan rasa, Ihsan menegaskan bahwa hal tersebut bersifat opsional dan tergantung pada preferensi pembuatnya.

Kepala Sesi Sosial Budaya Mengkendek, Alexander, juga memberikan apresiasi kepada Posko 16 atas penyelenggaraan Expo UMKM ini. Dia mengungkapkan, “Sampai saat ini hanya posko 16 yang mengadakan kegiatan di lingkup Kecamatan Mengkendek, untuk posko yang lainnya belum ada. Kami atas nama pemerintah kecamatan mengucapkan terima kasih banyak atas inovasi adek-adek KKN di Lembang Marinding, biarlah inovasi ini menjadi dorongan pengembangan UMKM dan dapat dipamerkan pada Jambore PKK.”

Acara Expo UMKM Keripik Pelepah Pisang ditutup dengan praktek pembuatan keripik pelepah pisang yang diberi nama “Kripik Gedobog Pamarrasan”. Inovasi ini, yang mengangkat pelepah pisang dan pamarrasan (kluwek), dianggap sebagai trobosan terbaru yang akan berkontribusi pada perkembangan ekonomi kreatif di Lembang Marinding dan sekitarnya. Dengan kerjasama dan semangat inovatif seperti ini, diharapkan ekonomi lokal akan semakin berkembang dan memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

Sumber: https://kknposko16.blogspot.com/2023/08/angkat-pelepah-pisang-jadi-bahan-olahan.html

Penguatan Literasi Halal pada Komunitas Bisnis Pesantren

FEBI News| Kamis, 27 Juli 2023 dilaksanak kegiatan Diseminasi hasil PKM yang telah dilaksanakan oleh tim PKM kelompok 20 dengan tema PKM yang telah terlaksana ”Penguatan Literasi Halal pada Komunitas Bisnis Pesantren”. Kegiatan diseminasi ini berlangsung di ruang aula FEBI UIN Surakarta dihadiri langsung oleh Dekan dan para dosen di lingkungan FEBI UIN Surakarta.

Kegiatan diseminasi diawali dengan sambutan yang diampaikan oleh dekan FEBI UIN Surakarta. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan terimakasih kepada tim PKM yang telah melaksanakan kegaitan, dan harapan beliau agar PKM yang telah terlaksana benar-benar memberikan impact bagi masyarakat dan lingkungan khususnya disekitar kampus dan soloraya. Oleh sebab itu, Dekan FEBI menyampaikan bahwa Diseminasi Hasil PKM oleh setiap kelompok PKM merupakan upaya untuk merealisasikan harapan tersebut.

Diseminasi hasil PKM dari kelompok 20 ini memberikan beberapa hasil PKM yang telah dilaksanakan, yaitu upaya peningkatan literasi halal bagi komunitas bisnis pesantren melalui sosiaslisasi dan sarasehan kepada salah satu pesantren yang telah memiliki unit bisnis. Selain itu, dalam sesi sarasehan juga, tim PKM telah memberikan upaya untuk memotivasi komunitas bisnis pesantren untuk pengurusan sertifikasi halal untuk mendorong kemajuan bisnis pesantren. Adapun upaya konkrit yang telah dilaksanakan oleh tim PKM kelompok 20 telah dilaksanakan dengan memberikan pendampingan khusus tentang bagaimana proses melakukan sertifikasi bagi para santri dan pengurus yang mengelola bisnis pesantren.

Melalui kegiatan diseminasi ini, diharapkan FEBI terus mampu hadir untuk memberikan solusi dan memberikan kontribusi bagi kemajuan berbagai sektor termasuk dunia pesantren dalam mewujudkan kemajudkan kemajuan dan kemandirian ekonominya.