MBKM INDUSTRI PERBANKAN SYARIAH

MBKM PRODI PERBANKAN SYARIAH GELOMBANG 1 DAN 2

Pengumuman resmi Hasil Seleksi Tempat MBKM Industri Tahun 2026 FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta telah diterbitkan. Tahapan ini menjadi langkah penting bagi mahasiswa Prodi Perbankan Syariah untuk terjun langsung ke dunia industri dan memperkuat kompetensi profesional berbasis praktik nyata.

Bagi mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi, diwajibkan segera melengkapi berkas administrasi berupa Surat Kesediaan bermaterai (contoh terlampir di folder) serta Daftar Riwayat Hidup disertai foto sebagai bentuk kesiapan mengikuti program MBKM.

⏰ Batas akhir pengumpulan: Jumat, 2 Januari 2026
📎 Link pengumpulan berkas: https://bit.ly/mbkmfebi2026

Pastikan seluruh berkas dikumpulkan tepat waktu agar proses MBKM berjalan lancar. Semoga kesempatan ini menjadi awal perjalanan profesional di dunia perbankan dan industri keuangan syariah.

MBKM INDUSTRI EKONOMI SYARIAH

✨ HASIL SELEKSI MBKM 2026 ✨

Kabar baik untuk mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Proses seleksi Tempat MBKM Industri Tahun 2026 telah selesai dan hasilnya resmi diumumkan.

Empat mahasiswa terpilih dinyatakan lolos seleksi MBKM Fakultas dan akan melaksanakan program di Bank Muamalat KC Solo. Ini adalah langkah awal untuk belajar langsung di dunia industri, memperluas pengalaman profesional, serta menguatkan kompetensi akademik dan praktis.

Bagi mahasiswa yang dinyatakan lolos, wajib segera mengunggah berkas administrasi berupa Surat Kesediaan bermaterai dan Daftar Riwayat Hidup sesuai ketentuan. Ketepatan waktu menjadi kunci agar proses MBKM berjalan lancar.

📌 Batas akhir pengumpulan berkas: Jumat, 2 Januari 2026
📎 Link pengumpulan: https://bit.ly/mbkmfebi2026

Selamat kepada mahasiswa terpilih. Terus jaga integritas, semangat belajar, dan nama baik FEBI di dunia industri. 🚀

15 Dosen FEBI UIN Surakarta Borong Sertifikat HAKI di tahun 2025

Surakarta — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menorehkan capaian membanggakan. Sebanyak 15 dosen lintas program studi resmi memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) pada tahun 2025, dengan berbagai jenis karya intelektual, mulai dari buku hingga hak cipta karya ilmiah.

Deretan dosen penerima HAKI tersebut antara lain Fitri Laela Wijayati, Helti Nur Aisyiah, Dita Andraeny, Adhelia Desi Prawesti, Aryani Intan, Devi Narulitasari, Usnan, Rahma Khoiriyah, Yuni Astuti, Asep Maulana Rohimat, Prof. Dr. Hj. Datien Eriska Utami, Moh. Irsyad, Safaah RH, Mufti Arief A, dan Betty Eliya Rohmah.

Menariknya, capaian ini datang dari seluruh program studi di lingkungan FEBI, yakni Manajemen Bisnis Syariah, Manajemen Zakat dan Wakaf, Akuntansi Syariah, Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, hingga Bisnis Digital. Hal ini menunjukkan bahwa budaya riset, publikasi, dan perlindungan karya intelektual telah tumbuh merata di FEBI.

Perolehan sertifikat HAKI ini tidak hanya menjadi pengakuan hukum atas karya dosen, tetapi juga menegaskan komitmen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dalam memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek inovasi dan luaran akademik yang berdampak.

Capaian kolektif ini sekaligus menjadi sinyal kuat transformasi FEBI menuju fakultas unggul dan kompetitif, di mana dosen tidak hanya aktif mengajar dan meneliti, tetapi juga sadar akan pentingnya perlindungan dan komersialisasi karya intelektual di era ekonomi berbasis pengetahuan.

Untitled design - 1

Dosen FEBI UIN Surakarta Raih Penghargaan Internasional Emerald Literati Awards 2025

Sukoharjo, 12 Desember 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menghadirkan kabar membanggakan bagi sivitas akademika. Pada tahun 2025, salah satu dosen FEBI, Rina Hastuti, Ph.D., berhasil meraih penghargaan Outstanding Reviewer dalam ajang Emerald Literati Awards 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Emerald Publishing, lembaga penerbitan akademik bereputasi global yang berpusat di Inggris.

Pengakuan Internasional atas Dedikasi Akademik

Prestasi sebagai Outstanding Reviewer diberikan setelah Rina berperan sebagai peer reviewer pada International Journal of Organizational Theory and Behavior. Jurnal ini merupakan publikasi bereputasi tinggi yang terindeks Scopus Q2 dengan SJR 0,442 dan masuk dalam pemeringkatan ABDC. Dengan demikian, kontribusi ilmiah Rina telah diakui secara internasional melalui proses evaluasi yang ketat.

Transisinya, pencapaian ini tidak hanya menegaskan kapasitas akademik individu. Selain itu, capaian ini juga mencerminkan berkembangnya ekosistem riset FEBI UIN Surakarta. Lebih jauh, penghargaan ini memperlihatkan bagaimana kerja kolektif dapat menghasilkan prestasi yang berdampak luas bagi institusi.

Dalam pernyataannya, Rina menyebut bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi tersendiri. “Alhamdulillah, terima kasih atas dukungan seluruh pimpinan dan rekan di kampus. Penghargaan ini tentu bukan capaian pribadi semata. Semoga ini bisa menjadi pelecut bagi saya untuk terus berkarya bagi UIN Surakarta,” ujar Rina.

Dampak bagi Penguatan Publikasi Ilmiah Kampus

Penghargaan pada Emerald Literati Awards 2025 ini menjadi bukti meningkatnya rekognisi internasional terhadap kapasitas akademik dosen FEBI. Lebih dari itu, penghargaan ini terhubung langsung dengan target peningkatan kualitas publikasi kampus. Saat ini, UIN Surakarta tengah memperkuat strategi untuk mendorong jurnal-jurnal institusi agar semakin kompetitif dan mampu menembus indeks bereputasi.

Sebagai bentuk apresiasi, Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto, menyampaikan kebanggaannya. “Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas. Selamat kepada Rina Hastuti, Ph.D. Terima kasih telah mengharumkan nama UIN Surakarta,” tuturnya.

Proses Seleksi yang Ketat dan Kredibel

Penghargaan Outstanding Reviewer tidak dapat diajukan secara mandiri. Prosesnya dilakukan melalui nominasi dari Editor-in-Chief dan tim editorial jurnal. Oleh karena itu, nama Rina dinilai telah memenuhi standar kualitas ulasan, termasuk ketepatan waktu, kedalaman analisis, dan konsistensi dalam memberikan feedback. Selanjutnya, seluruh nominee menjalani evaluasi sepanjang tahun sebelum pemenang diumumkan.

Melalui pencapaian ini, FEBI UIN Surakarta mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus mendukung budaya riset yang unggul. Dengan demikian, kampus dapat semakin berperan aktif dalam pengembangan pengetahuan yang relevan bagi masyarakat global.


Kolaborasi MBKM dan Edukasi Urban Farming FEBI–UIN Jakarta

FEBI UIN Surakarta Ajak UIN Jakarta Dalami Edukasi Urban Farming

Penguatan MBKM melalui Edukasi Urban Farming

Sukoharjo, 8 Desember 2025FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta kembali memperkuat implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka melalui kunjungan akademik bersama rombongan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 8 Desember 2025. Kegiatan ini dirancang untuk memperluas pengalaman belajar mahasiswa sekaligus menghadirkan pemahaman langsung mengenai praktik ketahanan pangan berbasis Edukasi Urban Farming. Suasana kunjungan terasa hangat sejak awal, karena peserta terlibat aktif dalam setiap sesi pendampingan.

Para peserta didampingi langsung oleh dosen FEBI dan penanggung jawab Green House FEBI, Kristianto Joko Purnomo, M.E. Beliau menyambut seluruh rombongan dan memperkenalkan konsep agroedukatif yang dikembangkan FEBI. “Kami ingin mahasiswa melihat bahwa urban farming bukan hanya aktivitas bercocok tanam. Ini adalah pendekatan ekonomi, lingkungan, dan teknologi yang saling terhubung,” ungkapnya dalam sesi pembukaan.

Panen Sayur Hidroponik

Kegiatan kemudian berlanjut dengan workshop teknis. Pada sesi tersebut, mahasiswa diajak memahami proses pemilahan sampah organik, pembuatan pupuk kompos, hingga teknik perawatan tanaman di ruang terbatas. Materi disampaikan melalui metode praktik langsung agar peserta dapat merasakan pengalaman nyata. Untuk memperkuat pengetahuan awal, mahasiswa juga diberikan penjelasan mengenai pengelolaan lingkungan dan dampaknya terhadap ketahanan ekonomi keluarga.

Selain itu, rombongan juga mengikuti kegiatan panen sayuran di area Green House FEBI. Aktivitas ini memperlihatkan bagaimana Edukasi Urban Farming dapat diimplementasikan secara sederhana namun tetap produktif. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman bahwa praktik urban farming mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi peluang usaha yang relevan dengan gaya hidup perkotaan. Transisi ini membawa peserta pada kesadaran bahwa pembelajaran lapangan dapat memberi efek yang jauh lebih aplikatif.

Dalam sesi refleksi, perwakilan mahasiswa UIN Jakarta menyampaikan antusiasme mereka. “Kegiatan ini membuka perspektif baru. Kami jadi memahami hubungan antara urban farming dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujar salah satu peserta. Pernyataan ini memperkuat manfaat program MBKM yang mendorong mahasiswa belajar lintas kampus dan menikmati pengalaman nyata.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran inovatif. Edukasi Urban Farming diharapkan menjadi model pembelajaran berkelanjutan yang dapat diterapkan mahasiswa dalam berbagai konteks, baik akademik maupun sosial. Kolaborasi ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kedua institusi serta masyarakat luas.

kunjungan feb uin jakarta di febi uin surakarta

FEBI UIN Surakarta Terima Kunjungan UIN Jakarta dalam Program MBKM

Penguatan MBKM melalui kunjungan UIN Jakarta

Surakarta, 8 Desember 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta menerima kunjungan UIN Jakarta sebagai bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan skema MBKM Internasional yang semakin diperkuat oleh kolaborasi lintas kampus.

Rombongan kunjungan UIN Jakarta dipimpin oleh Dr. Arief Fitrijanto, Kaprodi Ekonomi Pembangunan. Beliau hadir bersama Adi Cahyadi selaku Sekprodi Magister Perbankan Syariah. Selain itu, hadir pula empat belas mahasiswa peserta MBKM. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Dekan FEBI UIN Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, beserta jajaran pimpinan fakultas.

Acara penyambutan dilaksanakan di Aula Bangsal Mangkunegaran. Suasana diskusi berlangsung hangat. Pada kesempatan itu, Prof. Rahmawan menegaskan pentingnya sinergi antar fakultas. Beliau menyampaikan, “Kolaborasi seperti ini memperkuat mutu akademik. Mahasiswa juga merasakan pengalaman belajar yang lebih luas.” Pernyataan tersebut menegaskan komitmen FEBI dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi Islam.

Kolaborasi berkelanjutan dengan kunjungan UIN Jakarta

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program MBKM. Materi disampaikan oleh tim akademik FEBI. Informasi tersebut sangat penting bagi mahasiswa. Dengan demikian, peserta memahami alur pelaksanaan dan peluang yang dapat mereka ambil.

Selain itu, sesi diskusi dilakukan secara terbuka. Peserta dapat bertanya mengenai kurikulum, mekanisme kredit, serta peluang magang internasional. Pertanyaan mahasiswa dijawab oleh tim FEBI. Cara ini membuat diskusi berjalan efektif. Seluruh masukan juga dicatat untuk penguatan program.

Setelah rangkaian diskusi, para tamu diajak berkeliling kawasan kampus. Kegiatan ini menjadi sarana pengenalan lingkungan akademik FEBI. Area perpustakaan, laboratorium, dan ruang belajar menjadi titik kunjungan utama. Dengan demikian, mahasiswa dapat melihat langsung fasilitas yang mendukung proses pembelajaran.

Pada akhir kunjungan, kedua pihak menyepakati bahwa kolaborasi harus terus diperkuat. Dr. Arief menyatakan, “Kerja sama ini membuka banyak kesempatan. Mahasiswa mendapat wawasan baru yang tidak mereka dapatkan di ruang kelas.” Ungkapan tersebut menegaskan manfaat kegiatan lintas kampus.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Surakarta berharap kerja sama dengan UIN Jakarta terus berkembang. Kolaborasi tersebut akan mendukung penguatan MBKM, pengembangan kurikulum, dan peluang internasional bagi mahasiswa. Dengan demikian, hubungan kedua fakultas semakin erat dan berdampak bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Prodi Bisnis Digital FEBI Ikuti Workshop Kurikulum OBE APBISDI

Prodi Bisnis Digital FEBI Ikuti Workshop Kurikulum OBE APBISDI

FEBI Perkuat Kurikulum Melalui Workshop Kurikulum OBE

Yogyakarta, 6 Desember 2025 — Program Studi Bisnis Digital FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta resmi berpartisipasi dalam Workshop Kurikulum OBE yang diselenggarakan Asosiasi Profesi dan Pendidikan Bisnis Digital (APBISDI) pada 4–5 Desember 2025 di Hotel Unisi Malioboro Yogyakarta. Kegiatan ini dirancang sebagai Training of Trainers (ToT) dan diikuti oleh para pengelola kurikulum dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui kegiatan ini, FEBI ingin memperkuat keselarasan kurikulum dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang.

Kegiatan Workshop Kurikulum OBE tersebut menghadirkan sesi pemaparan, diskusi terarah, hingga forum berbagi praktik baik antarfakultas. Pada sesi awal, peserta diajak meninjau kembali capaian pembelajaran lulusan yang harus relevan dengan dinamika ekonomi digital. Setelah itu, pembahasan dilanjutkan pada penguatan struktur mata kuliah yang dinilai semakin penting di tengah perubahan teknologi.

Koordinator Program Studi Bisnis Digital, Puspa Novita Sari, S.Si., M.M., turut hadir dan menyampaikan pandangannya. Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan pentingnya kurikulum yang adaptif. “Kurikulum harus bergerak mengikuti kebutuhan industri. Pendekatan berbasis outcome menjadi cara yang membuat pembelajaran lebih terukur dan sesuai standar kompetensi masa depan,” ujarnya. Pernyataan ini mempertegas arah pengembangan kurikulum yang berorientasi pada keterampilan praktis.

Kolaborasi Akademik untuk Penyelarasan Standar Nasional

APBISDI memberi penekanan pada kebutuhan kolaborasi. Organisasi profesi tersebut mengajak seluruh peserta untuk menyusun rekomendasi yang dapat digunakan sebagai acuan nasional. Dengan adanya penyelarasan ini, kualitas pendidikan di bidang bisnis digital diharapkan semakin merata dan mampu menjawab kebutuhan industri.

Transisi menuju sesi berikutnya berlangsung lancar. Peserta diajak mengevaluasi integrasi kompetensi baru, seperti data-driven decision making, digital entrepreneurship, dan pemanfaatan teknologi berbasis AI. Seluruh materi disampaikan dengan pendekatan aplikatif agar prodi dapat menyesuaikan proses pembelajaran secara cepat.

Penguatan Kompetensi Masa Depan Berbasis Industri Digital

Dalam sesi penutup, para peserta menyampaikan komitmen untuk melanjutkan kolaborasi dalam penguatan kurikulum. Komitmen tersebut menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pendidikan bisnis digital yang berkualitas. Selain itu, Prodi Bisnis Digital FEBI UIN Surakarta memperoleh banyak masukan yang dapat diterapkan dalam penyempurnaan kurikulum internal.

Melalui partisipasi aktif pada kegiatan ini, FEBI menunjukkan kesungguhan dalam menjaga mutu akademik. FEBI juga berharap hasil workshop dapat diimplementasikan secara bertahap agar mahasiswa semakin siap menghadapi persaingan global. Dengan demikian, transformasi kurikulum dapat mendorong terciptanya lulusan yang kompeten dan relevan dengan tuntutan industri digital masa kini.

WhatsApp Image 2025-12-01 at 17.43.30..........

Pelatihan Tour Guide untuk Gen Z di Petilasan Keraton Kartasura Dilatih oleh Profesional

KARTASURA, 1 Desember 2025 — Upaya menjadikan Petilasan Benteng Keraton Kartasura sebagai destinasi wisata budaya edukatif terus dikuatkan. Momentum ini ditandai dengan pelaksanaan Pelatihan Tour Guide Gen Z. Kegiatan menghadirkan pelatih profesional Nanang Wijayanto, S.ST.Par., M.M.Par. Ia merupakan praktisi sekaligus akademisi bidang pemanduan wisata.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) oleh dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Tim terdiri dari Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., Drs. Tundjung W. Sutirta, M.Si., Asep Maulana Rohmat, M.S.I., dan Moh. Irsyad, M.E.
Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda Kartasura dengan keterampilan pemanduan wisata. Fokusnya berbasis kearifan lokal dan sejarah daerah.

Peserta berasal dari berbagai komunitas lokal. Mayoritas merupakan generasi Z. Mereka dibekali teknik dasar pemanduan wisata. Materi meliputi komunikasi publik dan narasi sejarah. Peserta juga belajar menyampaikan cerita budaya secara menarik.
Sesi simulasi dilakukan langsung di kawasan bersejarah. Peserta mempraktikkan peran sebagai pemandu wisata.

Nanang Wijayanto menilai Kartasura memiliki kekayaan sejarah besar. Keraton Kartasura menyimpan kisah penting masa Mataram.
“Data sejarah harus dikemas jadi cerita hidup,” ujarnya.
Ia menegaskan wisatawan muda menyukai pengalaman autentik. Narasi yang kuat menjadi daya tarik utama.

Tim dosen FEBI menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat. Prof. Rahmawan Arifin menyampaikan komitmen UIN untuk terlibat aktif.
“Masyarakat, khususnya generasi muda, harus jadi pelaku utama wisata budaya,” tegasnya.

Setelah pelatihan, peserta akan diberdayakan sebagai tour guide edukatif. Mereka bertugas di kawasan Petilasan Keraton Kartasura. Sebagian juga dilibatkan di Pasar Tempo Doeloe Gunung Kunci.
Pendampingan berkelanjutan akan terus diberikan.

Pelatihan ini menjadi langkah awal revitalisasi kawasan. Kegiatan juga mendukung promosi wisata sejarah Kartasura.
Sinergi akademisi, komunitas, dan masyarakat terus diperkuat.
Diharapkan Kartasura tumbuh sebagai destinasi budaya unggulan di Sukoharjo.
Kawasan ini juga diharapkan menjadi ruang edukasi sejarah bagi generasi muda.

WhatsApp Image 2025-12-01 at 11.07.39....

FEBI Gaet Komunitas Warga Lokal, Petilasan Benteng Keraton Kartasura Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Budaya

Kartasura, 1 Desember 2025 — Upaya pengembangan Petilasan Benteng Keraton Kartasura sebagai destinasi wisata budaya terus diperkuat. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menggandeng warga dan komunitas lokal secara langsung. Kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Bangsal Petilasan Keraton Kartasura.

FGD digelar pada Senin, 1 Desember 2025. Kegiatan menjadi bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) FEBI UIN Surakarta. Tim dosen yang terlibat antara lain Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., Asep Maulana Rohimat, M.S.I., dan Moh. Irsyad, M.E.

Program ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan wisata berbasis sejarah dan budaya. Perangkat wilayah dan komunitas budaya juga turut dilibatkan. Pendekatan dilakukan melalui pendampingan dan penguatan narasi sejarah lokal.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. menegaskan peran kampus dalam pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, UIN hadir bukan hanya memberikan edukasi. Kampus juga mendampingi masyarakat secara berkelanjutan. Pelestarian Keraton Kartasura dinilai memerlukan kolaborasi banyak pihak.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) turut memberikan pelatihan penyusunan paket wisata budaya. Pendampingan juga dilakukan untuk menyiapkan pemandu wisata lokal. Penguatan konten cerita sejarah menjadi fokus utama kegiatan ini.

Pemerintah Kecamatan Kartasura mengapresiasi langkah pkm FEBI UIN. Camat Kartasura, Ikhwan Sapto Darmono, menyampaikan dukungannya. Ia menilai pelestarian Keraton Kartasura harus menjadi gerakan bersama. Sinergi antara kampus, pemerintah, dan warga dinilai sangat penting.

FGD menghadirkan sejumlah narasumber. Surya Lesmana, Juru Kunci Petilasan, memaparkan sejarah Keraton Kartasura. KRRA H. Sri Kuncoro Adiningrat membahas nilai budaya dan filosofi keraton. Drs. Tundjung W. Sutirta, M.Si. menyampaikan strategi pengembangan wisata edukatif. Materi mencakup dokumentasi sejarah dan penguatan ekosistem wisata.

Beberapa hasil FGD disepakati. Peserta mendukung pelestarian fisik bangunan keraton. FGD Edukasi publik tentang sejarah Kartasura akan diperkuat. Penyusunan paket wisata budaya berbasis masyarakat juga akan dilakukan. Komunitas lokal didorong menjadi motor penggerak wisata. Promosi digital dan dokumentasi sejarah menjadi prioritas pengembangan.

Perkuat Mutu Pendidikan Islam, FEBI UIN Surakarta Gelar Program Kolaborasi Akademik

Perkuat Mutu Pendidikan Islam, FEBI UIN Surakarta Gelar Program Kolaborasi Akademik

Surakarta, 28 Oktober 2025Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengambil langkah progresif. Program Studi Perbankan Syariah kembali mengadakan Lecturer Mobility Program. Kegiatan ini bertujuan memperkuat jalinan Kolaborasi Akademik. Program ini juga penting meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dosen senior, Dr. Agung Abdullah, M.M., dikirimkan. Beliau mengajar di FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kolaborasi Akademik Lintas Institusi Hasilkan Diskusi Berbobot

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 28 Oktober 2025. Program ini adalah implementasi nyata dari Perjanjian Kerja Sama (PKS). PKS tersebut telah terjalin kuat antara kedua institusi. Dr. Agung Abdullah hadir memberikan kuliah umum. Beliau mengampu mata kuliah inti Ekonomi Islam. Mahasiswa FEBI UIN Jakarta menjadi audiens yang antusias.

Dalam paparannya, Dr. Agung tidak hanya menjelaskan teori dasar. Teori fundamental ekonomi Islam turut disampaikan. Selain itu, materi diperkaya dengan analisis kontemporer yang relevan. Mahasiswa mendapatkan wawasan terkait fintech syariah. Mereka juga belajar tentang dampak ekonomi digital. Tantangan dan peluang sistem ekonomi global juga dibahas. Pendekatan ini aplikatif dan interaktif. Oleh karena itu, diskusi di kelas menjadi sangat hidup dan mendalam.

“Program seperti ini sangat bernilai strategis. Selain sebagai ajang berbagi ilmu dan perspektif baru, Lecturer Mobility ini menjadi jembatan untuk mempererat sinergi antar sesama civitas akademika UIN di Indonesia. Kita saling menguatkan dengan keunggulan masing-masing,” ujar Dr. Agung Abdullah, seusai sesi kuliahnya.

Kaprodi Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta, Dr. Yuke Rahmawati, M.A., menyambut baik inisiatif ini. Beliau menegaskan pertukaran dosen merupakan katalisator mutu. Mutu pendidikan dan penelitian dapat didongkrak. Pengalaman pembelajaran bagi dosen-mahasiswa akan bertambah.

“Kehadiran Dr. Agung dari UIN Raden Mas Said Surakarta membawa warna dan khazanah keilmuan yang fresh. Apalagi sebagai dosen Perbankan Syariah, beliau juga sharing pengalamannya bekerja di Bank Syariah terbesar di Indonesia dengan mahasiswa kami. Kami berharap Kolaborasi Akademik semacam ini dapat terus berlanjut,” tuturnya.

Komitmen Jangka Panjang untuk Keunggulan Dosen

Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, memberikan dukungannya. Beliau menambahkan program mobilitas ini sudah sejalan dengan komitmen prodi. Komitmen tersebut adalah memperkaya Dosen sebagai tenaga pendidik. Dosen akan mendapat pengalaman baru mengajar di kampus besar. Hal ini penting agar mereka berinovasi dalam pembelajaran.

“Melalui program ini, kami tidak hanya berkontribusi pada penguatan jaringan nasional. Di samping itu, kami juga mempromosikan keunggulan dosen. Kapasitas dosen yang kami miliki turut ditunjukkan. Ini adalah bagian dari upaya kami menjadikan dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai pusat rujukan,” jelasnya.

Dengan demikian, Lecturer Mobility Program ini akan menjadi tradisi akademik berkelanjutan. Sejalan dengan itu, komitmen UIN Raden Mas Said Surakarta terbukti nyata. Institusi ini terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan tinggi Islam. Sebagai hasilnya, kualitas lulusan yang dihasilkan akan semakin berkualitas dan kompeten.