31 Mahasiswa FEBI UIN Surakarta Dikukuhkan Sebagai Anggota Renjani

31 Mahasiswa FEBI UIN Surakarta Dikukuhkan Sebagai Anggota Renjani

SURAKARTA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said kembali menorehkan prestasi. Sebanyak 31 mahasiswa terpilih resmi dikukuhkan sebagai Relawan Pajak untuk Negeri atau Renjani. Acara pengukuhan ini berlangsung khidmat pada Selasa (6/1/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah II. Pelaksanaan acara dilakukan secara hybrid di kantor wilayah dan melalui daring. Kehadiran para relawan ini merupakan wujud pengesahan peran strategis mahasiswa. Mereka akan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran perpajakan masyarakat.

Kontribusi Nyata Mahasiswa Melalui Program Renjani

Keterlibatan mahasiswa FEBI dalam program ini bukan sekadar tugas akademik biasa. Program Renjani merupakan bentuk pengabdian nyata kepada bangsa dan negara. Para mahasiswa akan bertugas selama satu tahun penuh hingga Desember 2026.

Dokumen kerja sama antara Tax Center FEBI dan DJP telah disepakati. Hal ini mencerminkan sinergi kuat antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah. Mahasiswa akan terjun langsung memberikan edukasi perpajakan kepada para wajib pajak. Selain itu, mereka akan mendampingi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya.

Keikutsertaan mahasiswa dalam program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang luas. Masyarakat akan merasa terbantu dengan kehadiran para relawan yang kompeten. Oleh karena itu, persiapan matang telah dilakukan oleh pihak fakultas.

Profesionalisme Relawan dalam Pelayanan Publik

Pihak Kanwil DJP Jawa Tengah II menekankan pentingnya integritas bagi relawan. Sebagai mitra strategis, mahasiswa dituntut untuk bekerja secara profesional dan etis. Layanan yang diberikan harus berlandaskan pada semangat pelayanan publik yang tulus.

“Para relawan harus menjadi jembatan informasi yang akurat bagi masyarakat,” ujar perwakilan DJP. Ungkapan langsung tersebut menegaskan tanggung jawab besar yang dipikul oleh para mahasiswa. Integritas menjadi poin utama yang terus ditekankan selama masa penugasan.

Selanjutnya, program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah soft skills. Mereka akan belajar cara berkomunikasi dengan berbagai karakter wajib pajak. Pengalaman lapangan ini tentu akan sangat berharga bagi masa depan mereka. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik secara langsung.

Sinergi Berkelanjutan Demi Optimalisasi Penerimaan Negara

Sinergi antara akademisi dan praktisi pajak perlu terus dirawat secara berkelanjutan. Langkah ini sangat krusial untuk mendukung optimalisasi penerimaan negara setiap tahunnya. FEBI UIN Raden Mas Said berkomitmen untuk terus mendukung program ini.

Melalui pengukuhan ini, komitmen pembangunan kesadaran pajak semakin diperkuat oleh semua pihak. Dampak dari program ini akan dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. Kontribusi kecil dari para relawan akan bermuara pada kesejahteraan nasional yang lebih baik.

Akhirnya, keberhasilan program ini bergantung pada kerja keras kolektif seluruh elemen terkait. Anda sebagai bagian dari masyarakat juga dapat merasakan manfaat edukasi ini. Mari kita dukung langkah nyata para mahasiswa FEBI dalam membangun negeri.

FBI09951.....

FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Gelar Sosialisasi Perkuliahan Semester Genap 2025/2026

Selasa, 06 Januari 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Sosialisasi Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Selasa, 06 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Pendapi Mangkunegaran, Aula Lantai 1 FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, serta para dosen tetap pengampu mata kuliah di lingkungan FEBI. Sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pelaksanaan perkuliahan semester genap.

Tujuan utama kegiatan ini adalah penataan dan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada masing-masing mata kuliah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyamakan persepsi antar dosen dalam pelaksanaan pembelajaran.

Dalam forum ini, disampaikan pula informasi penting terkait penerapan mata kuliah berbasis Outcome-Based Education (OBE). Penerapan OBE diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran yang terukur dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.

Kegiatan Sosialisasi Perkuliahan ini juga menjadi sarana evaluasi pelaksanaan perkuliahan dan penyelenggaraan Tes Akhir Semester (TAS) pada Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026. Evaluasi dilakukan untuk memastikan proses akademik berjalan tertib, efektif, dan efisien.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik. FEBI juga terus berupaya memperkuat sistem pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan. Sosialisasi berlangsung dengan lancar dan interaktif. Diskusi aktif menjadi penanda kuatnya komitmen bersama dalam mewujudkan pembelajaran yang berdampak bagi mahasiswa FEBI.

foto serah terima RKAKL FEBI UIN Surakarta

FEBI UIN Surakarta Siap Akselerasi Program Lewat RKAK/L 2026

SURAKARTAFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta memulai langkah strategis tahun ini. Langkah ini ditandai dengan penyerahan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga atau RKAK/L 2026.

Acara penyerahan berlangsung khidmat di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat pada Senin (5/1/2026). Momentum ini menjadi pijakan penting bagi seluruh unit kerja. FEBI berkomitmen menyelaraskan program kerja dengan visi universitas.

Optimalisasi RKAK/L 2026 untuk Kemandirian Ekonomi

Dokumen RKAK/L 2026 diserahkan langsung kepada pimpinan fakultas dan unit lembaga. Kehadiran Dr. Musta’in Ahmad sebagai Kabiro AUPK baru membawa semangat segar. Beliau mengapresiasi budaya kerja cepat di lingkungan kampus hijau ini.

“UIN Surakarta memiliki tradisi bergerak cepat yang sangat luar biasa,” ujar Dr. Musta’in. Beliau menegaskan bahwa tradisi ini adalah senjata utama organisasi. Efisiensi anggaran akan menjadi fokus utama dalam implementasi program tahun ini.

RKAK/L 2026 diharapkan dapat dikelola dengan transparan dan akuntabel oleh FEBI. Hal ini selaras dengan upaya peningkatan kualitas layanan akademik. Transparansi anggaran menjadi kunci utama dalam mencapai target-target fakultas.

Lima Pilar Kebijakan Strategis Rektorat

Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto, memaparkan lima arah kebijakan utama. Kebijakan pertama berfokus pada pengembangan kompetensi SDM dosen dan mahasiswa. Selanjutnya, penguatan kerja sama internasional menjadi prioritas untuk meningkatkan akreditasi.

Digitalisasi melalui strategi SATU DATA UINSAID juga menjadi perhatian serius. Selain itu, pengembangan pusat bisnis dan penataan aset turut ditekankan. Semua kebijakan ini dirancang untuk mewujudkan kampus yang mandiri.

“Lima kebijakan inilah yang akan menjadi fokus kita bersama,” tegas Prof. Toto. Beliau berharap UIN Surakarta mampu berdaya saing secara global. Sinergi antar lini sangat dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan kolektif ini.

Implementasi Program Unggulan di Lingkup FEBI

FEBI secara aktif akan menerjemahkan lima kebijakan Rektor ke dalam program nyata. Pengembangan pusat bisnis akan menjadi keunggulan kompetitif bagi fakultas ini. Mahasiswa akan dilibatkan dalam berbagai proyek inovasi yang relevan.

Selain itu, digitalisasi layanan administrasi akan terus ditingkatkan secara berkala. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah akses informasi bagi seluruh civitas akademika. Semangat kolaborasi menjadi ruh dalam setiap pelaksanaan kegiatan di FEBI.

Partisipasi publik secara tidak langsung sangat memengaruhi keberhasilan program-program ini. Dukungan dari masyarakat dan orang tua mahasiswa menjadi energi tambahan. FEBI optimistis mampu melampaui target yang telah ditetapkan tahun ini.

MBKM INDUSTRI PERBANKAN SYARIAH

MBKM PRODI PERBANKAN SYARIAH GELOMBANG 1 DAN 2

Pengumuman resmi Hasil Seleksi Tempat MBKM Industri Tahun 2026 FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta telah diterbitkan. Tahapan ini menjadi langkah penting bagi mahasiswa Prodi Perbankan Syariah untuk terjun langsung ke dunia industri dan memperkuat kompetensi profesional berbasis praktik nyata.

Bagi mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi, diwajibkan segera melengkapi berkas administrasi berupa Surat Kesediaan bermaterai (contoh terlampir di folder) serta Daftar Riwayat Hidup disertai foto sebagai bentuk kesiapan mengikuti program MBKM.

⏰ Batas akhir pengumpulan: Jumat, 2 Januari 2026
📎 Link pengumpulan berkas: https://bit.ly/mbkmfebi2026

Pastikan seluruh berkas dikumpulkan tepat waktu agar proses MBKM berjalan lancar. Semoga kesempatan ini menjadi awal perjalanan profesional di dunia perbankan dan industri keuangan syariah.

MBKM INDUSTRI EKONOMI SYARIAH

✨ HASIL SELEKSI MBKM 2026 ✨

Kabar baik untuk mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Proses seleksi Tempat MBKM Industri Tahun 2026 telah selesai dan hasilnya resmi diumumkan.

Empat mahasiswa terpilih dinyatakan lolos seleksi MBKM Fakultas dan akan melaksanakan program di Bank Muamalat KC Solo. Ini adalah langkah awal untuk belajar langsung di dunia industri, memperluas pengalaman profesional, serta menguatkan kompetensi akademik dan praktis.

Bagi mahasiswa yang dinyatakan lolos, wajib segera mengunggah berkas administrasi berupa Surat Kesediaan bermaterai dan Daftar Riwayat Hidup sesuai ketentuan. Ketepatan waktu menjadi kunci agar proses MBKM berjalan lancar.

📌 Batas akhir pengumpulan berkas: Jumat, 2 Januari 2026
📎 Link pengumpulan: https://bit.ly/mbkmfebi2026

Selamat kepada mahasiswa terpilih. Terus jaga integritas, semangat belajar, dan nama baik FEBI di dunia industri. 🚀

15 Dosen FEBI UIN Surakarta Borong Sertifikat HAKI di tahun 2025

Surakarta — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menorehkan capaian membanggakan. Sebanyak 15 dosen lintas program studi resmi memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) pada tahun 2025, dengan berbagai jenis karya intelektual, mulai dari buku hingga hak cipta karya ilmiah.

Deretan dosen penerima HAKI tersebut antara lain Fitri Laela Wijayati, Helti Nur Aisyiah, Dita Andraeny, Adhelia Desi Prawesti, Aryani Intan, Devi Narulitasari, Usnan, Rahma Khoiriyah, Yuni Astuti, Asep Maulana Rohimat, Prof. Dr. Hj. Datien Eriska Utami, Moh. Irsyad, Safaah RH, Mufti Arief A, dan Betty Eliya Rohmah.

Menariknya, capaian ini datang dari seluruh program studi di lingkungan FEBI, yakni Manajemen Bisnis Syariah, Manajemen Zakat dan Wakaf, Akuntansi Syariah, Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, hingga Bisnis Digital. Hal ini menunjukkan bahwa budaya riset, publikasi, dan perlindungan karya intelektual telah tumbuh merata di FEBI.

Perolehan sertifikat HAKI ini tidak hanya menjadi pengakuan hukum atas karya dosen, tetapi juga menegaskan komitmen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dalam memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek inovasi dan luaran akademik yang berdampak.

Capaian kolektif ini sekaligus menjadi sinyal kuat transformasi FEBI menuju fakultas unggul dan kompetitif, di mana dosen tidak hanya aktif mengajar dan meneliti, tetapi juga sadar akan pentingnya perlindungan dan komersialisasi karya intelektual di era ekonomi berbasis pengetahuan.

Untitled design - 1

Dosen FEBI UIN Surakarta Raih Penghargaan Internasional Emerald Literati Awards 2025

Sukoharjo, 12 Desember 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menghadirkan kabar membanggakan bagi sivitas akademika. Pada tahun 2025, salah satu dosen FEBI, Rina Hastuti, Ph.D., berhasil meraih penghargaan Outstanding Reviewer dalam ajang Emerald Literati Awards 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Emerald Publishing, lembaga penerbitan akademik bereputasi global yang berpusat di Inggris.

Pengakuan Internasional atas Dedikasi Akademik

Prestasi sebagai Outstanding Reviewer diberikan setelah Rina berperan sebagai peer reviewer pada International Journal of Organizational Theory and Behavior. Jurnal ini merupakan publikasi bereputasi tinggi yang terindeks Scopus Q2 dengan SJR 0,442 dan masuk dalam pemeringkatan ABDC. Dengan demikian, kontribusi ilmiah Rina telah diakui secara internasional melalui proses evaluasi yang ketat.

Transisinya, pencapaian ini tidak hanya menegaskan kapasitas akademik individu. Selain itu, capaian ini juga mencerminkan berkembangnya ekosistem riset FEBI UIN Surakarta. Lebih jauh, penghargaan ini memperlihatkan bagaimana kerja kolektif dapat menghasilkan prestasi yang berdampak luas bagi institusi.

Dalam pernyataannya, Rina menyebut bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi tersendiri. “Alhamdulillah, terima kasih atas dukungan seluruh pimpinan dan rekan di kampus. Penghargaan ini tentu bukan capaian pribadi semata. Semoga ini bisa menjadi pelecut bagi saya untuk terus berkarya bagi UIN Surakarta,” ujar Rina.

Dampak bagi Penguatan Publikasi Ilmiah Kampus

Penghargaan pada Emerald Literati Awards 2025 ini menjadi bukti meningkatnya rekognisi internasional terhadap kapasitas akademik dosen FEBI. Lebih dari itu, penghargaan ini terhubung langsung dengan target peningkatan kualitas publikasi kampus. Saat ini, UIN Surakarta tengah memperkuat strategi untuk mendorong jurnal-jurnal institusi agar semakin kompetitif dan mampu menembus indeks bereputasi.

Sebagai bentuk apresiasi, Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto, menyampaikan kebanggaannya. “Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh dosen untuk menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas. Selamat kepada Rina Hastuti, Ph.D. Terima kasih telah mengharumkan nama UIN Surakarta,” tuturnya.

Proses Seleksi yang Ketat dan Kredibel

Penghargaan Outstanding Reviewer tidak dapat diajukan secara mandiri. Prosesnya dilakukan melalui nominasi dari Editor-in-Chief dan tim editorial jurnal. Oleh karena itu, nama Rina dinilai telah memenuhi standar kualitas ulasan, termasuk ketepatan waktu, kedalaman analisis, dan konsistensi dalam memberikan feedback. Selanjutnya, seluruh nominee menjalani evaluasi sepanjang tahun sebelum pemenang diumumkan.

Melalui pencapaian ini, FEBI UIN Surakarta mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus mendukung budaya riset yang unggul. Dengan demikian, kampus dapat semakin berperan aktif dalam pengembangan pengetahuan yang relevan bagi masyarakat global.


Kolaborasi MBKM dan Edukasi Urban Farming FEBI–UIN Jakarta

FEBI UIN Surakarta Ajak UIN Jakarta Dalami Edukasi Urban Farming

Penguatan MBKM melalui Edukasi Urban Farming

Sukoharjo, 8 Desember 2025FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta kembali memperkuat implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka melalui kunjungan akademik bersama rombongan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 8 Desember 2025. Kegiatan ini dirancang untuk memperluas pengalaman belajar mahasiswa sekaligus menghadirkan pemahaman langsung mengenai praktik ketahanan pangan berbasis Edukasi Urban Farming. Suasana kunjungan terasa hangat sejak awal, karena peserta terlibat aktif dalam setiap sesi pendampingan.

Para peserta didampingi langsung oleh dosen FEBI dan penanggung jawab Green House FEBI, Kristianto Joko Purnomo, M.E. Beliau menyambut seluruh rombongan dan memperkenalkan konsep agroedukatif yang dikembangkan FEBI. “Kami ingin mahasiswa melihat bahwa urban farming bukan hanya aktivitas bercocok tanam. Ini adalah pendekatan ekonomi, lingkungan, dan teknologi yang saling terhubung,” ungkapnya dalam sesi pembukaan.

Panen Sayur Hidroponik

Kegiatan kemudian berlanjut dengan workshop teknis. Pada sesi tersebut, mahasiswa diajak memahami proses pemilahan sampah organik, pembuatan pupuk kompos, hingga teknik perawatan tanaman di ruang terbatas. Materi disampaikan melalui metode praktik langsung agar peserta dapat merasakan pengalaman nyata. Untuk memperkuat pengetahuan awal, mahasiswa juga diberikan penjelasan mengenai pengelolaan lingkungan dan dampaknya terhadap ketahanan ekonomi keluarga.

Selain itu, rombongan juga mengikuti kegiatan panen sayuran di area Green House FEBI. Aktivitas ini memperlihatkan bagaimana Edukasi Urban Farming dapat diimplementasikan secara sederhana namun tetap produktif. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman bahwa praktik urban farming mampu mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi peluang usaha yang relevan dengan gaya hidup perkotaan. Transisi ini membawa peserta pada kesadaran bahwa pembelajaran lapangan dapat memberi efek yang jauh lebih aplikatif.

Dalam sesi refleksi, perwakilan mahasiswa UIN Jakarta menyampaikan antusiasme mereka. “Kegiatan ini membuka perspektif baru. Kami jadi memahami hubungan antara urban farming dan penguatan ekonomi masyarakat,” ujar salah satu peserta. Pernyataan ini memperkuat manfaat program MBKM yang mendorong mahasiswa belajar lintas kampus dan menikmati pengalaman nyata.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran inovatif. Edukasi Urban Farming diharapkan menjadi model pembelajaran berkelanjutan yang dapat diterapkan mahasiswa dalam berbagai konteks, baik akademik maupun sosial. Kolaborasi ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kedua institusi serta masyarakat luas.

kunjungan feb uin jakarta di febi uin surakarta

FEBI UIN Surakarta Terima Kunjungan UIN Jakarta dalam Program MBKM

Penguatan MBKM melalui kunjungan UIN Jakarta

Surakarta, 8 Desember 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta menerima kunjungan UIN Jakarta sebagai bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan skema MBKM Internasional yang semakin diperkuat oleh kolaborasi lintas kampus.

Rombongan kunjungan UIN Jakarta dipimpin oleh Dr. Arief Fitrijanto, Kaprodi Ekonomi Pembangunan. Beliau hadir bersama Adi Cahyadi selaku Sekprodi Magister Perbankan Syariah. Selain itu, hadir pula empat belas mahasiswa peserta MBKM. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Dekan FEBI UIN Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, beserta jajaran pimpinan fakultas.

Acara penyambutan dilaksanakan di Aula Bangsal Mangkunegaran. Suasana diskusi berlangsung hangat. Pada kesempatan itu, Prof. Rahmawan menegaskan pentingnya sinergi antar fakultas. Beliau menyampaikan, “Kolaborasi seperti ini memperkuat mutu akademik. Mahasiswa juga merasakan pengalaman belajar yang lebih luas.” Pernyataan tersebut menegaskan komitmen FEBI dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi Islam.

Kolaborasi berkelanjutan dengan kunjungan UIN Jakarta

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program MBKM. Materi disampaikan oleh tim akademik FEBI. Informasi tersebut sangat penting bagi mahasiswa. Dengan demikian, peserta memahami alur pelaksanaan dan peluang yang dapat mereka ambil.

Selain itu, sesi diskusi dilakukan secara terbuka. Peserta dapat bertanya mengenai kurikulum, mekanisme kredit, serta peluang magang internasional. Pertanyaan mahasiswa dijawab oleh tim FEBI. Cara ini membuat diskusi berjalan efektif. Seluruh masukan juga dicatat untuk penguatan program.

Setelah rangkaian diskusi, para tamu diajak berkeliling kawasan kampus. Kegiatan ini menjadi sarana pengenalan lingkungan akademik FEBI. Area perpustakaan, laboratorium, dan ruang belajar menjadi titik kunjungan utama. Dengan demikian, mahasiswa dapat melihat langsung fasilitas yang mendukung proses pembelajaran.

Pada akhir kunjungan, kedua pihak menyepakati bahwa kolaborasi harus terus diperkuat. Dr. Arief menyatakan, “Kerja sama ini membuka banyak kesempatan. Mahasiswa mendapat wawasan baru yang tidak mereka dapatkan di ruang kelas.” Ungkapan tersebut menegaskan manfaat kegiatan lintas kampus.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Surakarta berharap kerja sama dengan UIN Jakarta terus berkembang. Kolaborasi tersebut akan mendukung penguatan MBKM, pengembangan kurikulum, dan peluang internasional bagi mahasiswa. Dengan demikian, hubungan kedua fakultas semakin erat dan berdampak bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.

Prodi Bisnis Digital FEBI Ikuti Workshop Kurikulum OBE APBISDI

Prodi Bisnis Digital FEBI Ikuti Workshop Kurikulum OBE APBISDI

FEBI Perkuat Kurikulum Melalui Workshop Kurikulum OBE

Yogyakarta, 6 Desember 2025 — Program Studi Bisnis Digital FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta resmi berpartisipasi dalam Workshop Kurikulum OBE yang diselenggarakan Asosiasi Profesi dan Pendidikan Bisnis Digital (APBISDI) pada 4–5 Desember 2025 di Hotel Unisi Malioboro Yogyakarta. Kegiatan ini dirancang sebagai Training of Trainers (ToT) dan diikuti oleh para pengelola kurikulum dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui kegiatan ini, FEBI ingin memperkuat keselarasan kurikulum dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang.

Kegiatan Workshop Kurikulum OBE tersebut menghadirkan sesi pemaparan, diskusi terarah, hingga forum berbagi praktik baik antarfakultas. Pada sesi awal, peserta diajak meninjau kembali capaian pembelajaran lulusan yang harus relevan dengan dinamika ekonomi digital. Setelah itu, pembahasan dilanjutkan pada penguatan struktur mata kuliah yang dinilai semakin penting di tengah perubahan teknologi.

Koordinator Program Studi Bisnis Digital, Puspa Novita Sari, S.Si., M.M., turut hadir dan menyampaikan pandangannya. Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan pentingnya kurikulum yang adaptif. “Kurikulum harus bergerak mengikuti kebutuhan industri. Pendekatan berbasis outcome menjadi cara yang membuat pembelajaran lebih terukur dan sesuai standar kompetensi masa depan,” ujarnya. Pernyataan ini mempertegas arah pengembangan kurikulum yang berorientasi pada keterampilan praktis.

Kolaborasi Akademik untuk Penyelarasan Standar Nasional

APBISDI memberi penekanan pada kebutuhan kolaborasi. Organisasi profesi tersebut mengajak seluruh peserta untuk menyusun rekomendasi yang dapat digunakan sebagai acuan nasional. Dengan adanya penyelarasan ini, kualitas pendidikan di bidang bisnis digital diharapkan semakin merata dan mampu menjawab kebutuhan industri.

Transisi menuju sesi berikutnya berlangsung lancar. Peserta diajak mengevaluasi integrasi kompetensi baru, seperti data-driven decision making, digital entrepreneurship, dan pemanfaatan teknologi berbasis AI. Seluruh materi disampaikan dengan pendekatan aplikatif agar prodi dapat menyesuaikan proses pembelajaran secara cepat.

Penguatan Kompetensi Masa Depan Berbasis Industri Digital

Dalam sesi penutup, para peserta menyampaikan komitmen untuk melanjutkan kolaborasi dalam penguatan kurikulum. Komitmen tersebut menjadi langkah strategis untuk mewujudkan pendidikan bisnis digital yang berkualitas. Selain itu, Prodi Bisnis Digital FEBI UIN Surakarta memperoleh banyak masukan yang dapat diterapkan dalam penyempurnaan kurikulum internal.

Melalui partisipasi aktif pada kegiatan ini, FEBI menunjukkan kesungguhan dalam menjaga mutu akademik. FEBI juga berharap hasil workshop dapat diimplementasikan secara bertahap agar mahasiswa semakin siap menghadapi persaingan global. Dengan demikian, transformasi kurikulum dapat mendorong terciptanya lulusan yang kompeten dan relevan dengan tuntutan industri digital masa kini.