Prodi Mazawa Buka Peluang Kuliah Singkat bagi Praktisi Zakat Lewat Jalur RPL

Prodi Mazawa Buka Peluang Kuliah Singkat bagi Praktisi Zakat Lewat Jalur RPL

Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa) buka peluang kuliah singkat. Melalui jalur ini, mahasiswa tidak hanya dinilai dari ijazah, tetapi juga dari pelatihan, pengalaman lapangan, dan aktivitas belajar di luar kelas.

Apa keunggulan jalur ini?
Pertama, waktu studi lebih singkat. Mahasiswa dapat menyelesaikan program dalam waktu paling cepat dua tahun. Kedua, terdapat skema transfer kredit. Ini memungkinkan pengakuan pembelajaran dari berbagai jenjang dan jalur pendidikan.

Program ini menyediakan dua skema utama:

  1. Alih jenjang
    Cocok untuk lulusan pendidikan vokasi (Diploma) yang ingin melanjutkan ke jenjang Sarjana.
  2. Lintas jalur
    Ditujukan bagi lulusan vokasi yang ingin beralih ke pendidikan akademik.

Adapun pengakuan kredit (credit earning) bisa diperoleh dari:

  • Pendidikan formal dan pengalaman kerja
  • Pendidikan nonformal seperti pelatihan
  • Pendidikan informal seperti pembelajaran mandiri
  • Pengalaman kerja di bidang zakat, wakaf, dan filantropi

Syarat utama mengikuti program ini adalah lulusan SMA/sederajat. Selain itu, peserta harus memiliki latar belakang nonformal atau pengalaman kerja yang relevan dengan bidang zakat dan wakaf. Lebih dari itu, Prodi Mazawa menggunakan Kurikulum Berbasis Capaian Pembelajaran (Outcome-Based Education/OBE). Kurikulum ini menekankan pada kompetensi nyata yang dibutuhkan di lapangan.

Dibaca juga : Kerja Sama Strategis dengan LAZ, Mazawa FEBI Buka Program Reguler dan Langsung Terkoneksi Dunia Kerja

Mahasiswa juga akan mengikuti program unggulan seperti:

  • CEO Class Meeting, yaitu kelas inspiratif bersama praktisi zakat dan tokoh filantropi.
  • Internship Class, yaitu program magang intensif di lembaga-lembaga zakat terkemuka.

FEBI UIN Raden Mas Said didukung oleh dosen-dosen kompeten. Mereka memiliki latar belakang keilmuan manajemen, ekonomi Islam, dan filantropi. Bahkan, beberapa dosen merupakan lulusan perguruan tinggi terbaik dari dalam dan luar negeri. Melalui program ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang memiliki pengalaman, tetapi belum memiliki gelar akademik. Dengan demikian, akses terhadap pendidikan tinggi menjadi lebih terbuka dan relevan dengan kebutuhan dunia zakat modern.

Kerja Sama Strategis dengan LAZ, Mazawa FEBI Buka Program Reguler Khusus dan Langsung Terkoneksi Dunia Kerja

Kerja Sama Strategis dengan LAZ, Mazawa FEBI Buka Program Reguler dan Langsung Terkoneksi Dunia Kerja

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menghadirkan program unggulan. Kali ini, Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa) membuka kesempatan bagi 25 calon mahasiswa baru yang direkomendasikan oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) mitra resmi, Mazawa FEBI Buka Program Reguler. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan SDM yang profesional di sektor zakat. Selain itu, program ini juga memberikan jalur pendidikan yang terarah dan prospek karier yang jelas.

Tiga keunggulan utama dari program ini adalah:

  1. Biaya UKT yang rendah. Mahasiswa akan dikenakan biaya kuliah sesuai kemampuan ekonomi, yaitu pada Golongan 1 (Rp 0–400.000) atau Golongan 2 (Rp 1.500.000).
  2. Magang di semester 7. Pada semester ini, mahasiswa tidak lagi mengikuti kuliah. Sebagai gantinya, mereka akan menjalani program magang di LAZ yang telah bekerja sama.
  3. Langsung dikontrak setelah lulus. Mahasiswa yang telah menyelesaikan studi akan langsung mendapatkan kontrak kerja dari LAZ mitra.

Dibaca juga : Menjawab Kebutuhan Zakat Masa Kini, FEBI Gandeng Lembaga Amil Zakat

Kemudian, Pendaftaran dilakukan melalui jalur mandiri, dengan jadwal sebagai berikut:

Dilanjutkan, Peserta berasal dari lulusan MA/MAK/SMA/SMK atau sederajat pada tahun 2023, 2024, dan 2025.

  • Lulusan 2023 dan 2024 wajib melampirkan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
  • Lulusan 2025 dapat menggunakan SKL, pengumuman kelulusan, KTP, atau kartu siswa.

Program ini menjadi langkah nyata FEBI UIN Raden Mas Said dan LAZ mitra dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang berkualitas, sekaligus menjawab kebutuhan akan SDM zakat yang profesional dan berdedikasi.

Ke depan, kerja sama ini akan diperluas melalui pengembangan program beasiswa berbasis CSR zakat, inkubasi program pemberdayaan masyarakat, serta penerbitan publikasi bersama seperti jurnal, laporan riset, hingga buku pengayaan. FEBI mengajak para siswa terbaik Indonesia untuk tidak melewatkan kesempatan ini. Bergabunglah dalam gerakan membangun Indonesia melalui zakat dan wakaf yang profesional, berdaya, dan berdampak!

FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta bersama Basnaz LAZ dan Mazawa

Menjawab Kebutuhan Zakat Masa Kini, FEBI Gandeng Lembaga Amil Zakat

Sukoharjo, 17 Juni 2025. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menjalin kerja sama strategis dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat peran pendidikan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidang zakat dan wakaf serta Menjawab Kebutuhan Zakat Masa Kini.

Perkembangan lembaga filantropi Islam yang begitu pesat menuntut kesiapan SDM yang tidak hanya religius, tetapi juga profesional. Oleh karena itu, kerja sama ini hadir sebagai solusi. Mahasiswa, khususnya dari Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa), akan mendapatkan pengalaman nyata di lapangan.

Dibaca juga : Berbagi Ceria dan Menebar Warna Kebahagiaan Bersama Relawan DEMA FEBI

Selain itu, program ini mencakup kegiatan magang, pelatihan, dan sertifikasi amil. FEBI dan LAZ juga sepakat untuk mengadakan riset kolaboratif dan seminar nasional. Dengan demikian, sinergi antara dunia akademik dan praktisi bisa berjalan beriringan.

Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menyambut baik inisiatif ini. “Kami ingin lulusan Mazawa tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu membawa perubahan positif di masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, kerja sama seperti ini adalah langkah penting untuk menjawab kebutuhan zaman.

Program ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa. Mereka akan memahami pengelolaan zakat secara modern dan akuntabel. Di sisi lain, LAZ juga mendapatkan manfaat berupa inovasi dan dukungan riset dari akademisi.

Dengan kerja sama ini, FEBI UIN Raden Mas Said terus menunjukkan komitmennya. Tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembangunan sosial melalui penguatan lembaga zakat dan wakaf di Indonesia.

Relawan Dema FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta

Berbagi Ceria dan Menebar Warna Kebahagiaan Bersama Relawan DEMA FEBI

Sukoharjo, 15 Juni 2025 — Dalam rangka menyebarkan semangat kebahagiaan dan kepedulian sosial, Relawan DEMA FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan bertajuk “Berbagi Ceria, Menebar Warna Kebahagiaan” di Yayasan Pemeliharaan Anak dan Bayi Permaya Hati, Surakarta.

Kegiatan ini merupakan Menebar Warna Kebahagiaan Bersama Relawan. Tujuannya tak hanya memberikan hiburan edukatif, tetapi juga membangun interaksi yang penuh kasih antara relawan dan anak-anak panti. Dengan pendekatan bermain sambil belajar, anak-anak diajak untuk menyalurkan kreativitas melalui aktivitas mewarnai gambar bertema hewan.

Dipandu oleh para relawan, suasana berlangsung hangat dan menyenangkan. Anak-anak tampak antusias memilih warna favorit dan mengekspresikan imajinasi mereka melalui goresan krayon. Kegiatan ini menjadi wadah sederhana namun bermakna untuk mendorong ekspresi diri dan meningkatkan rasa percaya diri.

“Lewat kegiatan mewarnai, kami ingin menghadirkan ruang yang menyenangkan dan mendidik. Anak-anak bebas mengekspresikan perasaan mereka, dan relawan dapat lebih dekat secara emosional dengan mereka,” ungkap Amanda Rachma, salah satu perwakilan dari Relawan DEMA FEBI.

Dibaca juga : NAMI IS EVERYWHERE Hadirkan Energi Segar Lewat Oronamin C di PIBMA 2025

Setelah sesi mewarnai, kegiatan dilanjutkan dengan apresiasi karya terbaik, serta pembagian bingkisan dan makanan ringan kepada seluruh anak-anak. Keceriaan tampak di wajah mereka saat menerima hadiah sederhana, yang menjadi simbol perhatian dan cinta dari para relawan.

Selain itu, pihak pengurus yayasan juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan dan kepedulian yang diberikan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bentuk dukungan moral dan sosial terhadap tumbuh kembang anak-anak asuh.

Melalui kegiatan ini, Relawan DEMA FEBI berharap dapat menumbuhkan nilai-nilai empati, solidaritas, dan kepedulian di kalangan mahasiswa. Kunjungan ini juga menjadi pengingat bahwa kehadiran dan perhatian, sekecil apa pun, mampu membawa warna kebahagiaan dalam hidup anak-anak yang membutuhkan.

Grand Closing PIBMA 2025 Meriah! NAMI IS EVERYWHERE Hadirkan Energi Segar Lewat Oronamin C

NAMI IS EVERYWHERE Hadirkan Energi Segar Lewat Oronamin C di PIBMA 2025

Grand Closing PIBMA 2025 UIN Raden Mas Said Surakarta sukses digelar pada Jumat, 13 Juni 2025. Acara ini berlangsung di Selasar Gedung B Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dan dihadiri oleh seluruh mahasiswa FEBI. Momen ini menjadi penutup dari tujuh pekan program kewirausahaan mahasiswa yang penuh semangat karena Energi Segar Lewat Oronamin C.

Suasana Grand Closing terasa semakin meriah dengan kehadiran NAMI IS EVERYWHERE sebab Energi Segar Lewat Oronamin C. Mereka hadir membawa produk unggulannya, Oronamin C, yang langsung menarik perhatian peserta. Selain itu, NAMI menghadirkan berbagai kegiatan seru dan edukatif yang melibatkan langsung mahasiswa.

Dibaca juga : Resmi Diumumkan Deretan Juara PIBMA 2025 Berhasil Curi Perhatian

Melalui sesi personal interaction dan product education, mahasiswa mendapatkan informasi menarik tentang manfaat Oronamin C. Selanjutnya, peserta diajak mencoba langsung produknya melalui sesi trial. Aktivitas ini memberikan pengalaman baru yang menyenangkan. Bahkan, banyak mahasiswa terlibat aktif dalam sesi personal engaging moment, yang membuat suasana semakin hangat dan interaktif.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang penutupan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara dunia usaha dan dunia kampus. Dengan kehadiran NAMI, semangat kewirausahaan mahasiswa FEBI terasa semakin hidup. Kolaborasi ini membuktikan bahwa inovasi dan edukasi bisa berjalan seiring dalam suasana yang fun dan inspiratif.

Sebagai penutup, Grand Closing PIBMA 2025 tidak hanya mencerminkan keberhasilan program, tetapi juga menjadi pemicu semangat baru. Mahasiswa FEBI kini semakin siap untuk melangkah lebih jauh dalam dunia bisnis yang dinamis dan kreatif.

FEBI

Resmi Diumumkan Deretan Juara PIBMA 2025 Berhasil Curi Perhatian

Grand Closing PIBMA 2025 UIN Raden Mas Said Surakarta sukses digelar dengan meriah pada Jumat, 13 Juni 2025. Acara ini berlangsung di Selasar Gedung B Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Setelah tujuh pekan pelaksanaan program, penutupan ini menjadi momen puncak yang penuh semangat dan Resmi Diumumkan Deretan Juara.

Mulai dari Latest Toast sebagai Best Content hingga Malunggay Ice Cream yang memenangkan Most Creative Outfit, setiap pemenang menunjukkan keunikan dan kekuatan inovasi masing-masing. Beberapa penghargaan diberikan kepada mahasiswa yang telah menunjukkan performa luar biasa. Misalnya, kategori Best Content diraih oleh Latest Toast. Di sisi lain, kategori Best Innovation diberikan kepada lima inovasi terbaik. Mereka adalah Es Klepon (minuman), Danadipta (totebag/fashion), Piku Buna (keripik kulit buah naga/makanan), Kunci Alam Tropis (aksesoris), dan Triftting.tukuo (jasa).

Selanjutnya, Growaste berhasil membawa pulang penghargaan Best Sustainability Product berkat inovasi eco enzyme dalam botol. Sementara itu, kategori Best Standout Exhibit diberikan kepada lima stan terbaik: Bloomgift Kamboja, Bananarama Oats, Satirra Hijab, Susu Segar, dan Hasart.


Dibaca juga : Sukses Gelar Grand Closing PIBMA 2025 Jadi Puncak Semangat Bisnis Mahasiswa FEBI

Tak hanya itu, penghargaan Best Customer Engagement diraih oleh Eleanoor Coffee. Kemudian, Anjem dinobatkan sebagai peserta dengan Best Growth Potential. Untuk penampilan visual, Sayur Segar menyabet penghargaan Best Iconic Look. Sementara itu, Ardshoesclean dinobatkan sebagai Best Customer Performer, dan Malunggay Ice Cream tampil menonjol dengan gelar Most Creative Outfit.

Acara Grand Closing ini menjadi penanda akhir dari perjalanan PIBMA 2025. Namun, semangat kewirausahaan mahasiswa FEBI tidak berhenti di sini. Justru, program ini membuka peluang lebih luas untuk berinovasi di masa depan. Dengan antusiasme yang tinggi, PIBMA 2025 telah membuktikan bahwa generasi muda FEBI siap menjadi penggerak ekonomi kreatif dan berkelanjutan.

Jadi semangat bisnis mahasiswa FEBI

Sukses Gelar Grand Closing PIBMA 2025 Jadi Puncak Semangat Bisnis Mahasiswa FEBI

Acara Grand Closing PIBMA 2025 jadi Grand Closing PIBMA 2025 Jadi Puncak Semangat Bisnis Mahasiswa FEBI sukses digelar dengan semarak pada Jumat, 13 Juni 2025. Bertempat di Selasar Gedung B Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta, acara ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan kewirausahaan mahasiswa yang telah berjalan selama tujuh pekan.

Seluruh mahasiswa FEBI turut hadir dan memeriahkan suasana karena Jadi Puncak Semangat Bisnis Mahasiswa. Mereka tampak antusias sejak pagi hari. Asisten Laboratorium bersama Tim Event Organizer PIBMA 2025 telah bekerja keras untuk menyiapkan acara ini secara maksimal. Selain itu, berbagai kegiatan menarik mewarnai acara penutupan. Ada pembagian doorprize, sesi hiburan, dan yang paling dinanti: pengumuman pemenang kompetisi bisnis. Kategori yang diumumkan meliputi: Best Omzet dan Best Volume Penjualan Terbanyak.

Dibaca juga : DEMA FEBI Salurkan 5 Hewan Qurban dari Shodaqoh Civitas Akademika FEBI UIN Raden Mas Said

Para pemenang telah menunjukkan pencapaian luar biasa selama program berlangsung. Mereka berhasil mencatat omzet dan volume penjualan tertinggi di antara semua peserta. Tak hanya itu, suasana semakin hangat dengan tawa dan sorak sorai dari para mahasiswa. Doorprize menarik terus dibagikan hingga akhir acara. Tentunya, ini menjadi penutup manis dari program inovatif yang penuh tantangan.

Melalui Grand Closing ini, semangat berwirausaha dan inovasi di kalangan mahasiswa FEBI semakin menyala. PIBMA 2025 resmi ditutup, namun semangatnya akan terus hidup. Sampai jumpa di PIBMA selanjutnya, dengan ide-ide yang lebih segar dan prestasi yang lebih gemilang.

DEMA FEBI UIN Raden Mas Said salurkan 5 kambing dari hasil shodaqoh qurban ke Mushola Al Iman. Mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan sosial kampus.

DEMA FEBI Salurkan 5 Hewan Qurban dari Shodaqoh Civitas Akademika FEBI UIN Raden Mas Said

Berbagi dalam Kepedulian: Shodaqoh Qurban FEBI UIN Raden Mas Said ke Mushola Al Iman

Sukoharjo, 5 Mei 2025 — Dalam semangat berbagi dan kepedulian sosial, DEMA FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta bersama ORMAWA, LSO, dan Civitas Akademika FEBI menyalurkan 5 ekor kambing qurban hasil shodaqoh qurban ke Mushola Al Iman, Gerjen, Pucangan. Program ini menjadi salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Islam dalam aksi nyata sosial kemasyarakatan.

Qurban dari FEBI ini juga akan didistribusikan ke lima mushola terdekat lainnya yang membutuhkan. Kegiatan berlangsung penuh khidmat, disertai semangat gotong royong dari para mahasiswa dan warga sekitar.

Seremoni Shodaqoh Qurban dan Kehadiran Civitas FEBI

Acara penyerahan hewan qurban dihadiri oleh pengurus DEMA FEBI, perwakilan dari ORMAWA dan LSO, serta dosen dan tenaga pendidik FEBI. Pengurus mushola penerima manfaat juga hadir menerima langsung amanah dari civitas akademika.

Perwakilan DEMA menyampaikan bahwa kegiatan shodaqoh qurban FEBI UIN Raden Mas Said adalah bukti bahwa mahasiswa FEBI tidak hanya unggul dalam teori, tetapi juga aktif menerapkan ilmu dan empati dalam kehidupan nyata.


Memperkuat Peran Mahasiswa sebagai Agen Sosial dan Spiritual

Setelah penyembelihan, daging qurban dibagikan kepada masyarakat sekitar mushola secara merata. Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan kampus dengan masyarakat, sekaligus mengedukasi mahasiswa akan pentingnya nilai berbagi, shodaqoh, dan tanggung jawab sosial.

“Shodaqoh qurban ini adalah bentuk nyata integrasi nilai keislaman dan peran sosial mahasiswa. Kami berharap kegiatan ini menjadi rutinitas yang terus berkembang,” ujar salah satu panitia kegiatan.


Melalui kegiatan ini, shodaqoh qurban FEBI UIN Raden Mas Said tidak hanya memberikan bantuan materi berupa daging qurban, tetapi juga menyampaikan pesan persaudaraan, tanggung jawab sosial, dan kebaikan berkelanjutan di tengah masyarakat.

sepakat bangun

HMPS Perbankan Syariah UIN RM Said dan UIN Sunan Kudus Sepakat Bangun Kolaborasi Strategis

Kudus, 05 Mei 2025 — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Perbankan Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan Studi Banding Nasional 2025 ke HMPS Perbankan Syariah UIN Sunan Kudus bersama sepakat bangun kolaborasi strategis. Kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Kolaborasi dan Berbagi Inspirasi untuk Meningkatkan Kualitas Organisasi.” Tujuan dari kegiatan ini adalah memperkuat relasi kelembagaan antar kampus. Selain itu, kegiatan ini membuka ruang sepakat bangun kolaborasi strategis.

Kemudian dilanjut dengan M. Fauzan Ali Muzaki, Ketua Umum HMPS PBS UIN RM Said Surakarta, memberikan sambutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi strategis antar mahasiswa. Menurutnya, kerja sama seperti jurnal bersama, diskusi ilmiah, dan pengabdian sosial dapat memperkuat kontribusi mahasiswa di masyarakat. Kharis Fadlullah Hana, M.E., RSA, Kaprodi Perbankan Syariah UIN Sunan Kudus, juga menyampaikan apresiasinya. Ia mengatakan pernah mengunjungi UIN RM Said dan mendapat inspirasi dari sistem kelembagaannya.

Dibaca juga : NAMI IS EVERYWHERE Hadirkan Energi Segar Lewat Oronamin C di PIBMA 2025

Sementara itu, Prof. Dr. Supriyadi, S.H., M.H., Dekan FEBI UIN Sunan Kudus, menyatakan bahwa studi banding bukan ajang kompetisi. Sebaliknya, ia menilai kegiatan ini sebagai langkah awal untuk membangun kolaborasi berkelanjutan antarorganisasi mahasiswa. Kemudian, sesi dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dari masing-masing HMPS. Dari UIN Sunan Kudus, program disampaikan oleh divisi PSDM, PR, Minat Bakat, Kewirausahaan, Keilmuan, dan Media Informasi.


Selanjutnya, sesi pemaparan program kerja menjadi inti kegiatan. HMPS UIN Sunan Kudus menampilkan program dari divisi PSDM, Public Relation, Minat Bakat, Kewirausahaan, Keilmuan, dan Media Informasi. Sementara itu, HMPS PBS UIN RM Said menyampaikan inovasi dari divisi Human Resource, PR, Religius, Entrepreneur, Education, dan Medikom.

Dilanjutkan secara keseluruhan, Studi Banding Nasional 2025 ini menjadi titik awal sinergi antara kedua HMPS. Kegiatan ini membuka peluang besar untuk kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan, kedua organisasi siap memajukan mahasiswa perbankan syariah Indonesia.

Perkuat Budaya Riset Mahasiswa

FEBI Perkuat Budaya Riset Mahasiswa Lewat Pelatihan SPSS

Pada Selasa, 4 Juni 2025, Pendapi Mangkunegaran FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menjadi saksi antusiasme mahasiswa dalam kegiatan An Inspiring Workshop: Metodologi Penelitian Kuantitatif & Penggunaan Software Analisis. Acara ini diikuti oleh seluruh program studi di lingkungan FEBI dan menghadirkan narasumber kompeten, Muhammad Yusuf Ariyadi, S.E., M.M. Acara ini bertujuan untuk perkuat budaya riset mahasiswa.

Sejak awal sesi, suasana terasa hidup. Narasumber menyampaikan materi mengenai pentingnya metodologi kuantitatif dalam penelitian ekonomi. Ia juga memperkenalkan SPSS sebagai alat bantu utama untuk mengolah dan menganalisis data kuantitatif.

Dibaca : FEBI Bangun Komitmen Tingkatkan Mutu Penelitian Mahasiswa Lewat Workshop Metodologi Kuantitatif

Selanjutnya, mahasiswa tidak hanya mendengarkan teori. Mereka juga langsung mempraktikkan cara menggunakan SPSS melalui simulasi data. Hal ini membuat proses pembelajaran menjadi lebih konkret dan mudah dipahami.

Workshop ini merupakan bagian dari rangkaian agenda FEBI dalam mendukung peningkatan kualitas riset dan literasi data mahasiswa. Dengan kegiatan seperti ini, FEBI berharap dapat mencetak lulusan yang tak hanya unggul secara teori, tetapi juga terampil secara praktik di dunia akademik maupun profesional.

Selain itu, sesi interaktif dan diskusi kelompok turut menambah semarak kegiatan. Banyak peserta mengaku lebih percaya diri dalam menyusun penelitian setelah mengikuti workshop ini.

Dengan adanya kegiatan ini, FEBI menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi riset di kalangan mahasiswa. Ke depan, diharapkan pelatihan serupa terus dilakukan untuk mendukung budaya akademik yang unggul dan adaptif.