FEBI UIN Surakarta Sinergikan Kolaboratif Lewat Benchmarking FEBI UIN Sunan Kudus

FEBI UIN Surakarta Sinergikan Kolaboratif Lewat Benchmarking FEBI UIN Sunan Kudus

epara, 26 Juni 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan benchmarking kelembagaan ke FEBI UIN Sunan Kudus. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan mutu kelembagaan, khususnya di bidang penerimaan mahasiswa baru yang unggul dan berdaya saing.

Acara yang berlangsung di Jepara ini dihadiri oleh Dekan FEBI UIN Raden Mas Said, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., bersama jajaran pimpinan fakultas. Hadir pula ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, serta tim akademik dan kemahasiswaan.

Rombongan disambut hangat oleh pimpinan FEBI UIN Sunan Kudus. Mereka telah lebih dulu mengembangkan pendekatan penerimaan mahasiswa berbasis data serta promosi yang menonjolkan keunggulan masing-masing program studi.

Dalam forum diskusi, kedua belah pihak membahas berbagai tantangan dan peluang dalam sistem seleksi mahasiswa. Fokus utama diskusi adalah bagaimana menghadapi persaingan antarperguruan tinggi yang kini semakin ketat. FEBI UIN Sunan Kudus membagikan praktik baik seperti pemanfaatan media digital, kerja sama dengan sekolah mitra, dan pemetaan minat calon mahasiswa secara sistematis.

Dibaca juga : Bangun Komitmen Raih Akreditasi Unggul Lewat Benchmarking Strategis Bersama FEBI UIN Sunan Kudus

Dekan FEBI UIN Raden Mas Said menegaskan bahwa benchmarking ini bukan untuk menyalin sistem. Sebaliknya, FEBI ingin menggali inspirasi untuk membangun strategi yang sesuai dengan karakter dan potensi lokal.

“Penerimaan mahasiswa bukan sekadar angka. Ini adalah langkah awal membentuk generasi akademik yang unggul,” ujar Prof. Rahmawan.

Kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi terhadap sistem promosi dan seleksi mahasiswa baru di FEBI. Hasil kunjungan akan dikaji lebih lanjut dan dirancang menjadi kebijakan serta program konkret.

Melalui sinergi dan kolaborasi ini, FEBI UIN Raden Mas Said berharap kualitas layanan akademik dan kemahasiswaan akan semakin meningkat. Tujuan akhirnya adalah menjawab tantangan pendidikan tinggi Islam yang dinamis dan kompetitif.

Bangun Komitmen Raih Akreditasi Unggul Lewat Benchmarking Strategis Bersama FEBI UIN Sunan Kudus

Bangun Komitmen Raih Akreditasi Unggul Lewat Benchmarking Strategis Bersama FEBI UIN Sunan Kudus

Jepara, 26 Juni 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melakukan kunjungan benchmarking ke FEBI UIN Sunan Kudus. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat strategi pencapaian akreditasi unggul untuk lima program studi dan Bangun Komitmen Raih Akreditasi Unggul. Program studi tersebut meliputi Manajemen Bisnis Syariah, Akuntansi Syariah, Perbankan Syariah, Ekonomi Syariah, dan Manajemen Zakat dan Wakaf.

Rombongan FEBI UIN Raden Mas Said dipimpin langsung oleh Dekan, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si.. Ia didampingi para wakil dekan, ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, serta tim akademik dan akreditasi. Sementara itu, FEBI UIN Sunan Kudus menyambut hangat dan membuka ruang dialog terbuka dan konstruktif.

Dibaca juga : MDP Batch 2 Gelar Aksi Bersih dan Susur Pantai Bandengan Jepara

Kedua belah pihak berdiskusi tentang berbagai praktik terbaik. Topik yang dibahas mencakup manajemen dokumen borang, inovasi pembelajaran, dan keterlibatan aktif civitas akademika. Mereka juga menyoroti pentingnya sinergi tridharma perguruan tinggi dalam mendukung mutu program studi.

Prof. Rahmawan menyampaikan bahwa akreditasi bukan hanya urusan administratif. Ia adalah tanggung jawab moral dan akademik kepada umat dan bangsa.

“Untuk meraih akreditasi unggul, kita butuh kerja keras, keikhlasan, serta doa. Lebih dari sekadar dokumen, ini soal integritas dan dedikasi,” ujarnya.

FEBI UIN Sunan Kudus turut membagikan pengalaman mereka dalam menghadapi asesmen lapangan. Mereka menekankan pentingnya atmosfer akademik yang positif dan pelibatan stakeholder eksternal. Forum ini juga membahas strategi digitalisasi data akreditasi serta keberlanjutan program pasca-penilaian.

Benchmarking ini tidak hanya menjadi ajang belajar, tetapi juga mempererat sinergi antar-FEBI di lingkungan PTKIN. FEBI UIN Raden Mas Said berharap, hasil kunjungan ini dapat diterapkan secara nyata sebagai bagian dari ikhtiar bersama menuju akreditasi unggul.

FEBI berkomitmen menjadikan proses akreditasi sebagai ruang refleksi, pembenahan, dan penguatan jati diri. Dengan semangat kolaboratif, langkah menuju kualitas pendidikan tinggi yang unggul, humanis, dan berlandaskan nilai-nilai Islam semakin terbuka lebar.

Gaungkan Green Metric di Pulau Panjang sebagai Langkah Menuju Kampus Berkelanjutan

Bentuk Komitmen Green Metric di Pulau Panjang Menuju Kampus Berkelanjutan

Pulau Panjang, Jepara – 25 Juni 2025. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus menunjukkan komitmennya terhadap Langkah Menuju Kampus Berkelanjutan. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan Paparan Green Metric yang digelar di alam terbuka Pulau Panjang, Jepara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Workshop Management Development Program (MDP) Batch 2: Green Matrix. Seluruh pimpinan fakultas hadir, termasuk Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Jurusan, Koordinator Program Studi, dosen, serta tenaga kependidikan.

Paparan difokuskan pada enam indikator utama penilaian kampus berkelanjutan. Di antaranya adalah pengelolaan energi, sampah, air, dan ruang hijau. Selain itu, juga dibahas transportasi ramah lingkungan serta integrasi pendidikan dan riset berkelanjutan.

Dibaca juga : MDP Batch 2 Gelar Aksi Bersih dan Susur Pantai Bandengan Jepara

Dalam suasana hening Pulau Panjang, peserta diajak merenungkan arah masa depan kampus. Diskusi berlangsung aktif dan penuh semangat kolaboratif.

Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menegaskan bahwa Green Metric bukan hanya tentang nilai, tetapi juga budaya.

“Ini bukan hanya laporan atau skor internasional. Ini adalah cermin dari tanggung jawab kita sebagai institusi Islam yang peduli pada lingkungan dan masa depan,” ujarnya.

FEBI telah memulai berbagai langkah konkret. Contohnya adalah penggunaan dokumen digital, pengurangan plastik sekali pakai, dan penanaman pohon edukatif di area kampus.

Selain sebagai media evaluasi, paparan ini juga menjadi refleksi kolektif. Tujuannya adalah menyatukan komitmen bersama agar setiap aktivitas akademik tetap berpihak pada keberlanjutan.

Kegiatan ini membuktikan bahwa kesadaran hijau bisa tumbuh dari ruang akademik. Pulau Panjang menjadi saksi bahwa FEBI siap menuju kampus yang ramah lingkungan dan selaras dengan nilai-nilai spiritual Islam. Langkah Menuju Kampus Berkelanjutan

Green Matrix Batch 2 Gelar Aksi Bersih di Pantai Bandengan

MDP Batch 2 Gelar Aksi Bersih dan Susur Pantai Bandengan Jepara

Jepara, 25 Juni 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menunjukkan komitmen lingkungan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Workshop Management Development Program (MDP) Batch 2: Green Matrix dengan Gelar Aksi Bersih dan Susur Pantai.

Aksi ini diikuti oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., bersama para wakil dekan, ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, dosen, dan tenaga kependidikan. Mereka bergotong royong membersihkan area pantai dari sampah plastik dan limbah lainnya.

Sebelum memulai kegiatan, peserta mendapat edukasi singkat tentang pentingnya gaya hidup ramah lingkungan. Materi disampaikan oleh komunitas lokal yang bergerak di bidang konservasi pesisir. Pesan utamanya adalah bahwa kebersihan pantai menjadi tanggung jawab bersama.

Prof. Rahmawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran kepemimpinan yang nyata.

“Pemimpin masa depan harus peduli pada lingkungan. Aksi bersih pantai ini adalah bagian dari Green Matrix yang kami jalankan secara konsisten,” ujarnya.

Selain membersihkan sampah, peserta juga menyusuri garis pantai sambil mengidentifikasi titik-titik rawan pencemaran. Aktivitas ini menumbuhkan empati sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem laut.

Dibaca juga : Grand Opening Ceremony MDP Batch 2 Tampilkan Energi Green Matrix untuk Masa Depan FEBI

Kegiatan ini bukan hanya bersifat simbolik. Ia menjadi bukti bahwa teori keberlanjutan dapat diwujudkan dalam tindakan langsung. Nilai-nilai Islam seperti menjaga kebersihan, cinta alam, dan gotong royong menjadi dasar pelaksanaannya.

Melalui aksi ini, FEBI berharap dapat membentuk karakter pemimpin yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan ekologis. Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam menjaga kelestarian lingkungan laut.

Grand Opening Ceremony MDP Tampilkan Energi Green Matrix untuk Masa Depan FEBI

Grand Opening Ceremony MDP Batch 2 Tampilkan Energi Green Matrix untuk Masa Depan FEBI

Jepara, 24 Juni 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Grand Opening Ceremony untuk Workshop Grand Opening Ceremony MDP Batch 2. Workshop ini mengangkat tema “Green Matrix” yang berfokus pada penguatan kepemimpinan, keberlanjutan, dan nilai-nilai spiritualitas Islam.

Acara dibuka oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., bersama para wakil dekan, ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, dosen, dan tenaga kependidikan. Kegiatan berlangsung di Hotel Palm Beach Jepara dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Prof. Rahmawan menegaskan pentingnya transformasi manajemen kelembagaan berbasis nilai Islam dan ekologi.

“Green Matrix bukan hanya slogan, tetapi arah baru dalam membangun budaya organisasi yang lebih sehat, sadar lingkungan, dan adaptif,” ujarnya.

Workshop Grand Opening Ceremony MDP Batch 2 ini menghadirkan berbagai sesi penguatan kelembagaan. Di antaranya, diskusi mengenai visi misi, inovasi kurikulum, dan penerapan prinsip keberlanjutan di lingkungan kampus. Peserta diajak untuk merumuskan strategi kepemimpinan yang lebih inklusif dan kolaboratif.

Dibaca juga : UNISNU Jepara Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Kunjungan Sentra Patung Mulyoharjo

Acara pembukaan juga menjadi ajang silaturahmi antarpejabat struktural dan staf. Suasana informal yang tercipta mendukung diskusi dan refleksi yang lebih terbuka. Materi disampaikan dengan pendekatan partisipatif agar seluruh peserta terlibat aktif.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi motivasi kepemimpinan, diskusi visi misi fakultas, serta pemaparan tentang praktik manajemen berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Peserta diajak berdialog, berbagi pengalaman, dan menyusun strategi implementatif untuk menjawab tantangan zaman.

Selain sesi ruangan, workshop juga mencakup kegiatan lapangan. Peserta akan mengikuti edukasi lingkungan dan aksi bersih pantai bersama komunitas lokal. Hal ini menjadi wujud nyata bahwa kepemimpinan berkelanjutan perlu dimulai dari tindakan sederhana dan konsisten.

Workshop MDP Batch 2 ini merupakan kelanjutan dari upaya FEBI untuk terus berinovasi dalam tata kelola pendidikan tinggi. Harapannya, kegiatan ini dapat menghasilkan pemimpin fakultas yang profesional, berkarakter, dan peduli terhadap isu-isu global.

Kunjungan di Sentra Patung Mulyoharjo Binaan UNISNU

UNISNU Jepara Dorong Ekonomi Sirkular Lewat Kunjungan Sentra Patung Mulyoharjo

Jepara, 24 Juni 2025 – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara mengadakan kunjungan kelembagaan ke Sentra Patung Mulyoharjo, salah satu mitra binaan unggulan. Sentra ini dikenal karena keberhasilannya dalam mengolah limbah kayu menjadi karya seni yang memiliki nilai ekonomi dan budaya tinggi.

Kawasan ini telah lama dikenal sebagai pusat industri ukir. Namun, para pengrajin di sentra ini memiliki pendekatan berbeda. Mereka memanfaatkan limbah kayu dari sisa produksi meubel dan penggergajian sebagai bahan utama. Dari tangan-tangan terampil itu, lahirlah patung, relief, hingga furnitur etnik yang bernilai jual tinggi.

Sentra Patung Mulyoharjo terletak di kawasan Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Jepara, yang sejak dahulu dikenal sebagai pusat industri ukir. Berbeda dengan sentra ukir konvensional, para pengrajin di Mulyoharjo fokus pada penggunaan limbah kayu—baik potongan kecil, serpihan, maupun kayu bongkaran—yang disulap menjadi patung, relief, miniatur, dan mebel artistik. Produk-produk ini tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga bernilai ekonomi tinggi dan diekspor ke mancanegara.

Dibaca juga : Green Matrix Jadi Titik Temu Kolaboratif LPPM UNISNU Jepara dan FEBI UIN Raden Mas Said

Kegiatan kunjungan melibatkan tim LPPM UNISNU Jepara, dosen, mahasiswa, dan beberapa mitra kolaborasi. Mereka berdialog langsung dengan para pengrajin. Topik yang dibahas mencakup proses produksi, manajemen limbah, serta tantangan menjaga keberlanjutan lingkungan. Konsep ekonomi sirkular menjadi dasar pendekatan yang mereka terapkan.

Ketua LPPM UNISNU menyampaikan apresiasi atas model usaha yang dikembangkan oleh sentra ini.

“Apa yang dilakukan di Mulyoharjo adalah wujud kearifan lokal yang berpadu dengan prinsip ekologi modern,” ujarnya.

Tak hanya dari sisi ekonomi, produk yang dihasilkan juga menyimpan nilai budaya. Beberapa di antaranya mengangkat tema sejarah dan spiritualitas lokal. Motif ukiran tradisional Jepara masih dipertahankan, namun dikemas dalam bentuk yang lebih modern.

Melalui kunjungan ini, UNISNU mempertegas komitmennya dalam membangun kemitraan berbasis pengabdian masyarakat. Sentra Patung Mulyoharjo menjadi contoh nyata bagaimana limbah dapat diubah menjadi sumber daya yang bernilai dan berkelanjutan.

UNISNU bersama FEBI UIN Raden mas said surakarta

Green Matrix Jadi Titik Temu Kolaboratif LPPM UNISNU Jepara dan FEBI UIN Raden Mas Said

Jepara, 24 Juni 2025 – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dan Implementation Agreement (IA). Penandatanganan ini berlangsung dalam rangkaian kegiatan Workshop Management Development Program (MDP) Batch 2 bertema Green Matrix, yang diselenggarakan di Hotel Palm Beach Jepara.

Kerja sama ini bertujuan memperkuat Titik Temu Kolaboratif LPPM UNISNU dalam riset dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membentuk tata kelola kelembagaan yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh pimpinan dari kedua institusi, disaksikan oleh peserta workshop dan para dosen.

Dibaca juga : Membumikan Konsep Green Matrix Kolaborasi FEBI UIN RMS dan NUSABERSIH Kota Jepara

Ketua LPPM UNISNU Jepara menyampaikan bahwa Titik Temu Kolaboratif LPPM UNISNU ini membuka peluang strategis dalam bidang riset terapan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama lintas perguruan tinggi berbasis nilai-nilai Islam dan kepedulian lingkungan. Sementara itu, Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyatakan bahwa kolaborasi ini akan memperkaya praktik kepemimpinan berwawasan ekologis di lingkungan kampus.

Workshop Green Matrix sendiri dirancang sebagai ruang refleksi dan pengembangan kepemimpinan akademik. Peserta mendapatkan wawasan tentang integrasi nilai spiritual, etika lingkungan, dan prinsip manajemen berkelanjutan. Forum ini diikuti oleh dosen, peneliti, dan tenaga kependidikan dari kedua institusi.

Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada dokumen kerja sama. Sebaliknya, kedua belah pihak berkomitmen untuk merealisasikan program-program konkret. Fokus utamanya mencakup penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan publikasi ilmiah, dan pemberdayaan masyarakat berbasis riset.

Melalui sinergi ini, Titik Temu Kolaboratif LPPM UNISNU ingin mendorong terciptanya model kampus Islami yang unggul, adaptif, dan ramah lingkungan. Kegiatan ini menjadi fondasi penting menuju kemitraan akademik yang produktif dan berkelanjutan.

Nusabersih Jepara FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta

Membumikan Konsep Green Matrix Bersama NUSABERSIH Kota Jepara

Jepara, 24 Juni 2025 — Aksi NUSABERSIH FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta di Kabupaten Jepara menjadi bukti nyata kepedulian sivitas akademika terhadap lingkungan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Workshop Management Development Program (MDP) Batch 2 dengan tema “Green Matrix”. Tema ini menekankan pentingnya kepemimpinan yang berwawasan ekologis dan berakar pada nilai-nilai Islam.

Kegiatan dimulai dengan edukasi singkat tentang gaya hidup zero waste. Materi disampaikan oleh tim Zero Waste Nusantara. Peserta diajak memahami bahaya sampah plastik, pentingnya daur ulang, serta langkah sederhana untuk mengurangi limbah harian. Edukasi ini memperkuat kesadaran akan pentingnya gaya hidup ramah lingkungan.

Dibaca juga : Mengawali Doa dan Menyatukan Hati dengan Ziarah Ratu Kalinyamat Kota Jepar

Setelah itu, seluruh peserta mengikuti aksi bersih-bersih. Lokasinya berada di kawasan pantai dan lingkungan permukiman sekitar. Peserta terdiri atas Dekan FEBI Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., para wakil dekan, ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, dosen, serta staf tenaga kependidikan. Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat dan komunitas lokal.

Melalui aksi NUSABERSIH FEBI UIN Raden Mas Said, peserta tidak hanya berkontribusi secara fisik. Mereka juga menyampaikan pesan moral dan edukatif tentang tanggung jawab menjaga bumi. Menurut Prof. Rahmawan, kepemimpinan yang kuat lahir dari kesadaran sosial dan spiritual yang utuh.

“Kami ingin membentuk pemimpin yang tidak hanya berpikir strategis, tapi juga peduli pada lingkungan,” ujarnya.

Selain berdampak langsung, kegiatan ini juga selaras dengan nilai-nilai Islam. Islam mengajarkan pentingnya kebersihan, tanggung jawab sosial, dan pelestarian alam. Aksi ini menjadi sarana untuk menginternalisasi ajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari sivitas akademika.

Dengan kegiatan ini, FEBI berharap dapat menanamkan karakter kepemimpinan hijau. Bukan sekadar teori, tetapi melalui pengalaman langsung di lapangan. Aksi NUSABERSIH FEBI UIN Raden Mas Said menjadi cerminan komitmen fakultas dalam membangun masa depan yang lebih bersih, lestari, dan beradab.

Ziarah Ratu Kalinyamat FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta

Mengawali Doa dan Menyatukan Hati dengan Ziarah Ratu Kalinyamat Kota Jepara

Jepara, 24 Juni 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Workshop Management Development Program (MDP) Batch 2. Tema kegiatan tahun ini adalah “Green Matrix”, yang berfokus pada kepemimpinan berkelanjutan dan kesadaran ekologis.

Selanjutnya kegiatan pertama dengan ziarah ke Makam Ratu Kalinyamat di Jepara, Jawa Tengah untuk mengawali doa menyatukan hati. Ziarah ini menjadi simbol penguatan spiritualitas dan keteladanan pemimpin perempuan dalam sejarah Islam Nusantara.

Ziarah diikuti oleh Dekan FEBI Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., bersama para wakil dekan, ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, dosen, serta staf tenaga kependidikan. Seluruh peserta hadir membawa semangat kebersamaan dan penguatan visi kelembagaan.

Selain itu, ziarah ini memiliki makna yang lebih dalam. Tidak hanya sebagai pembuka acara, tetapi juga menjadi momentum reflektif untuk mengenang nilai-nilai perjuangan, kepemimpinan, dan spiritualitas. Melalui kegiatan ini, FEBI ingin menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan keteladanan Ratu Kalinyamat, sosok pemimpin perempuan Islam yang dikenal pemberani, bijaksana, dan memiliki semangat kebangsaan tinggi. Selain menjadi refleksi spiritual, ziarah ini juga menjadi bentuk penguatan identitas akademik yang berakar pada nilai lokal dan budaya Nusantara.

Dibaca juga : FEBI Dorong Kebangkitan Budaya dan Ekonomi Kreatif Lewat PKM di Petilasan Keraton Kartasura

Melalui kegiatan ini, para peserta diajak meneladani sosok Ratu Kalinyamat sebagai pemimpin perempuan yang berani, visioner, dan teguh dalam prinsip. Ziarah juga menjadi sarana menyelaraskan peran akademik dengan nilai spiritual dan budaya lokal.

Dengan demikian, Ziarah pada MDP Batch 2 ini diharapkan tidak hanya memperkuat tata kelola fakultas, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan yang berkelanjutan dan peduli lingkungan. Sebagai hasilnya, FEBI dapat terus berkembang menjadi institusi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada masa depan.

PKM Internasional FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta

FEBI Dorong Kebangkitan Budaya dan Ekonomi Kreatif Lewat PKM di Petilasan Keraton Kartasura

Sukoharjo, 18 Juni 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang rencana pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Petilasan Keraton Kartasura. Fokus utama adalah peningkatan ekonomi masyarakat berbasis pasar tradisional kreatif.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., beserta para wakil Dekan, dan Asep Maulana Rohimat, M.S.I selaku Kordinator Prodi Manajemen Bisnis Syariah. Selain itu, hadir pula tamu undangan dari berbagai unsur. Di antaranya adalah perwakilan Kecamatan, perwakilan kelurahan Kartasura, perwakilan Rumah Budaya Kartasura, komunitas seni seperti Maskarebet, Pawartos, Untung Suropati, Mataram Jayabinangun, Seniwati, serta Paguyuban Pedagang Kaki Lima Kartasura. Dosen dari Universitas Veteran Bangun Nusantara (UNIVET) juga ikut berpartisipasi.

Dibaca juga : Prodi Mazawa Buka Peluang Kuliah Singkat bagi Praktisi Zakat Lewat Jalur RPL

Melalui diskusi yang terbuka, peserta membahas peran seni dan budaya dalam pembangunan daerah. Mereka sepakat bahwa Kartasura memiliki kekayaan budaya yang perlu diangkat. Oleh karena itu, muncul sebuah gagasan menarik. FEBI bersama para stakeholder berencana membuat “Pasar Tradisional”. Ini adalah pasar bertema tempo dulu yang menghadirkan jajanan pasar tradisional, pertunjukan seni, dan transaksi menggunakan koin buatan.

Konsep ini diharapkan mampu menghidupkan Kebangkitan Budaya dan Ekonomi Kreatif serta masa lalu dengan cara yang kreatif. Selain memperkuat identitas budaya, pasar ini juga menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang. Dengan demikian, Kartasura tak hanya menjadi pusat kebudayaan, tetapi juga motor penggerak ekonomi masyarakat.

Akhirnya, FGD ini menjadi bukti nyata peran FEBI UIN Raden Mas Said dalam menjembatani dunia akademik dengan masyarakat. Melalui seni dan budaya, mereka bersama-sama membangun masa depan yang berbasis pada kearifan lokal dan kolaborasi yang inklusif.