febi cetak founder muda

Rancang Skill Up 202 FEBI Cetak Founder Muda Guna Menghadapi Pasar Global

Sukoharjo, 19 Mei 2025 — Upaya FEBI cetak founder muda guna meningkatkan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa kembali diwujudkan melalui Workshop Skill Up bertema “Business Preparation: Panduan Cerdas Dalam Menyusun Business Model Canvas”. Kegiatan ini berlangsung di Aula SBSN Lt. 1 dan Gedung FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, serta diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai program studi.

Workshop ini diselenggarakan dalam dua sesi. Sesi pertama, pada 9 Mei 2025, berfokus pada pengenalan sembilan elemen utama Business Model Canvas (BMC). Materi disampaikan secara sistematis dan aplikatif oleh narasumber Ibu Puspa Novita Sari, S.Si., M.M., CPSMM, AWP, dosen FEBI sekaligus praktisi bisnis. Para peserta diajak memahami elemen penting seperti customer segments, value propositions, channels, hingga cost structure.

Selain itu, peserta juga berdiskusi melalui studi kasus nyata. Sesi ini mendorong kolaborasi aktif, sekaligus memperluas wawasan bisnis mereka.

Dibaca juga : LIBATKAN STAKEHOLDER, FEBI RANCANG PROGRAM KOLABORATIF

Selanjutnya, pada sesi kedua yang digelar 19 Mei 2025, lima kelompok terpilih mempresentasikan model bisnis yang telah mereka rancang. Mereka menerima masukan langsung dari narasumber, baik dari sisi konsep, struktur keuangan, maupun potensi pengembangan usaha.

Dalam sambutannya, Ach. Ngilman Nasukha, Ketua Umum HMPS MBS 2025, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat relevan bagi mahasiswa yang ingin serius berkarier sebagai wirausahawan. Asep Maulana Rohimat, M.S.I., Koordinator Prodi Manajemen Bisnis Syariah, turut menekankan pentingnya pemahaman BMC dalam menghadapi persaingan bisnis.

“Dengan memahami BMC secara benar, para calon wirausahawan dapat membangun bisnis yang lebih terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Workshop ini tidak hanya menyajikan materi teoritis. Sebaliknya, kegiatan dirancang agar mahasiswa mampu menerapkan langsung BMC dalam rencana bisnis mereka. Oleh karena itu, peserta tidak hanya belajar, tetapi juga melatih keterampilan berpikir strategis dan kreatif.

Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus berkomitmen membekali mahasiswa dengan keahlian praktis di bidang bisnis. Harapannya, mereka dapat menjadi wirausahawan muda yang adaptif, kompetitif, dan siap berkontribusi dalam perekonomian nasional.

FEBI Rancang Program Kolaboratif

LIBATKAN STAKEHOLDER, FEBI RANCANG PROGRAM KOLABORATIF

Senin, 19 Mei 2026 – FEBI Rancang Program Kolaboratif Sebagai bagian dari rangkaian Rapat Kerja Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) 2026, UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan bertajuk “Evaluasi dan Serap Usulan Program Tahun 2026”. Kegiatan ini berlangsung dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan terhadap masukan.

Tujuan utama acara ini adalah menghimpun saran serta kritik yang konstruktif. Tidak hanya dari kalangan internal, tetapi juga dari mitra strategis yang terlibat dalam ekosistem pendidikan dan ekonomi syariah.

Untuk itu, panitia menghadirkan berbagai stakeholder penting. Di antaranya adalah Branch Manager BTN Syariah Surakarta, perwakilan HEBITREN (Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren), IKA FEBI (Ikatan Alumni FEBI), serta Kepala BEI Kantor Perwakilan Solo.

Dibaca juga : FEBI RANCANG STRATEGI 2026 LEWAT EVALUASI DAN USULAN

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan bahwa perencanaan program tidak dilakukan secara tertutup. Sebaliknya, FEBI berkomitmen menjadikan evaluasi ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan praktisi.

Melalui forum FEBI Rancang Program Kolaboratif, diharapkan berbagai usulan dapat menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan arah kebijakan tahun 2026. Selain itu, keterlibatan stakeholder eksternal juga memberi gambaran riil tentang kebutuhan dan tantangan yang akan dihadapi ke depan.

Acara ini bukan hanya soal meninjau program lama. Lebih dari itu, ini adalah langkah strategis untuk memastikan FEBI tetap adaptif, inklusif, dan relevan dalam menghadapi dinamika zaman.

LEWAT EVALUASI DAN USULAN

FEBI RANCANG STRATEGI 2026 LEWAT EVALUASI DAN USULAN

Senin, 19 Mei 2025, Adanya kegiatan Lewat Evaluasi Dan Usulan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta langsung terdapat suasana yang berbeda Para dosen dan pimpinan fakultas berkumpul dengan satu tujuan: mengevaluasi capaian dan menyusun program strategis untuk tahun 2026.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB. Dr. Zainul Abas, S.Ag., M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan Rencana Strategis (Renstra) UIN Raden Mas Said Surakarta serta target kinerja tahun 2026. Menurutnya, perencanaan yang matang harus melibatkan semua pemangku kepentingan.

Dibaca juga : MES GOES TO CAMPUS CETAK EMPOWERING YOUNG GENERATION

Setelah itu, giliran Dr. Indah Piliyanti, S.Ag., M.S.I., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, memberikan laporan panitia. Ia menekankan pentingnya forum ini sebagai sarana refleksi dan penyamaan visi. “Evaluasi bukan sekadar menengok ke belakang, tetapi juga untuk melangkah lebih mantap ke depan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., selaku Dekan FEBI, memaparkan rumusan awal kegiatan berdasarkan hasil evaluasi dan usulan yang telah dihimpun. Ia menegaskan bahwa program Lewat Evaluasi Dan Usulan yang akan disusun harus menjawab tantangan zaman serta mencerminkan nilai-nilai Islam yang progresif.

Dengan penuh semangat, para peserta kemudian berdiskusi. Mereka menyampaikan ide, kritik, dan solusi demi menciptakan program kerja yang lebih inovatif dan berdampak.

Melalui kegiatan ini, FEBI menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang. Tidak hanya mengejar capaian administratif, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk peradaban akademik yang unggul dan inklusif.

Cetak Empowering Young Generation

MES GOES TO CAMPUS CETAK EMPOWERING YOUNG GENERATION

Sukoharjo, 19 Mei 2025 – Semangat Cetak Empowering Young Generation membangun ekonomi syariah di kalangan generasi muda semakin nyata. Hal ini terlihat dalam kegiatan bertajuk “MES Goes to Campus Empowering Young Generation: Halal Lifestyle and Zakat Awareness” yang digelar oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta. Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta dan Forum Riset Ekonomi Syariah (FRESH).

Tujuan utama kegiatan ini adalah menanamkan gaya hidup halal dan kesadaran berzakat kepada mahasiswa. Sebab, mereka adalah calon pemimpin masa depan ekonomi syariah Indonesia. Selain itu, acara ini juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam membentuk generasi pelopor industri halal.

Dibaca juga : KETUA MES ADAKAN GOES TO CAMPUS TANAMKAN MINDSET MILIARDER HALAL

Salah satu momen penting dalam kegiatan ini adalah hadirnya Dr. Ibrahim Fatwa Wijaya, Ketua MES Surakarta. Dalam sesi motivasinya, ia mendorong mahasiswa FEBI untuk memiliki mindset sebagai pengusaha global. Ia menekankan bahwa generasi muda tidak cukup hanya menjadi konsumen produk halal. Sebaliknya, mereka harus menjadi produsen yang siap menembus pasar dunia melalui ekspor.

Lebih lanjut, Dr. Ibrahim menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arah kebijakan nasional. Ia merujuk pada RPJMN 2025–2029 yang fokus pada hilirisasi industri, penguatan ekonomi kreatif, dan peningkatan ekspor produk halal lokal. Menurutnya, mahasiswa adalah garda terdepan dalam menggerakkan visi tersebut.

Melalui program ini, kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu. Lebih dari itu, kampus menjadi tempat lahirnya entrepreneur muda yang berintegritas, kreatif, dan berwawasan global—siap memajukan ekonomi halal Indonesia.

MES-mas-Boim

KETUA MES ADAKAN GOES TO CAMPUS TANAMKAN MINDSET MILIARDER HALAL

Sukoharjo, 19 Mei 2025 – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta kembali tanamkan mindset miliarder halal yang inspiratif bertajuk MES Goes to Campus. Kali ini, kegiatan diselenggarakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Acara ini membawa semangat baru bagi mahasiswa untuk siap menjadi bagian dari generasi muda yang akan mendorong tumbuhnya industri halal berskala global.

Kegiatan ini tidak hanya berisi pemaparan materi, tetapi juga menjadi sarana penguatan semangat kewirausahaan berbasis syariah. Ibrahim Fatwa Wijaya, Ph.D., selaku Ketua MES Surakarta, hadir sebagai pembicara utama. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mahasiswa memiliki mindset pengusaha global. Menurutnya, mahasiswa ekonomi tidak boleh hanya berpikir secara lokal. Sebaliknya, mereka harus mulai merancang produk dan layanan yang berpotensi menembus pasar ekspor internasional.

Dibaca juga : Mahasiswa FEBI jadi Pelopor Industri Zakat dan Halal Lifestyle

Selain itu, Ibrahim juga mengingatkan bahwa peluang di sektor industri halal sangat luas. Namun, peluang tersebut hanya bisa dimanfaatkan oleh mereka yang siap secara mental dan strategi. Oleh karena itu, mahasiswa harus terus mengasah kreativitas, inovasi, dan keberanian dalam memulai usaha.

Sementara itu, para mahasiswa FEBI menyambut acara ini dengan antusias. Mereka berasal dari berbagai program studi, seperti Manajemen Bisnis Syariah, Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Akuntansi Syariah, dan Manajemen Zakat dan Wakaf. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga aktif dalam sesi diskusi.

Melalui berbagai pertanyaan, para mahasiswa menunjukkan ketertarikan mereka terhadap isu halal lifestyle dan peluang bisnis syariah. Mereka juga berdiskusi mengenai tantangan dan strategi untuk menjadi pelaku industri halal yang unggul.

Secara keseluruhan, acara ini menjadi contoh nyata sinergi antara dunia kampus dan komunitas ekonomi syariah. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten, tetapi juga pelaku ekonomi syariah yang mampu bersaing di tingkat global.

Halal Lifestyle and Zakat

Mahasiswa FEBI jadi Pelopor Industri Zakat dan Halal Lifestyle

ukoharjo, 19 Mei 2025 – Suasana hangat terasa di Academic Plaza FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta pagi itu. Ratusan mahasiswa hadir dalam acara “MES Goes to Campus” yang mengusung tema “Empowering Young Generation: Halal Lifestyle and Zakat Awareness”. Kegiatan Industri Zakat dan Halal Lifestyle menghadirkan tokoh-tokoh penting dari Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta dan menjadi momentum membangun kesadaran ekonomi syariah sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, selaku Dewan Pakar MES Surakarta, menyampaikan pesan yang kuat. Ia mengajak mahasiswa untuk mulai menerapkan gaya hidup halal dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ia menekankan pentingnya menumbuhkan kesadaran akan peran zakat sebagai instrumen sosial dan pemberdayaan umat.

Dibaca juga : Rektor UIN Raden Mas Said dan Dekan FEBI Hadiri Pelantikan MES Surakarta di Loji Gandrung

Sementara itu, Ketua MES Surakarta, Dr. Ibrahim Fatwa Wijaya, turut menyampaikan pandangannya. Ia mengatakan bahwa mahasiswa harus berani bermimpi besar. Menurutnya, mereka tidak hanya dituntut untuk berpikir lokal, tetapi juga harus siap bersaing di pasar global. Oleh karena itu, mindset sebagai pengusaha halal perlu dibangun sejak di bangku kuliah.

Tak hanya itu, FEBI UIN Raden Mas Said juga menegaskan komitmennya sebagai pusat edukasi ekonomi syariah. Prof. Rahmawan, yang juga menjabat sebagai Dekan FEBI, menyatakan bahwa kampus siap bersinergi dengan MES dan berbagai pihak. Tujuannya adalah untuk melahirkan generasi muda yang cakap, inovatif, dan religius.

Melalui program ini, MES Goes to Campus tidak hanya memberikan wawasan baru. Ia juga menumbuhkan semangat dan keyakinan mahasiswa untuk menjadi pelaku perubahan dalam dunia ekonomi halal. Dengan menggabungkan ilmu, nilai, dan aksi nyata, kegiatan ini menjadi contoh sinergi antara kampus dan masyarakat dalam membangun masa depan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

pkk pabelan 2025

Dosen FEBI UIN Raden Mas Said Latih Pengurus PKK Tingkatkan Literasi Digital Berbasis Ekonomi Desa

Pabelan (15/5/2025) – Dalam upaya mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis digital, Asep Maulana Rohimat, M.S.I., CCC, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, memberikan pelatihan intensif literasi digital kepada para pengurus PKK dari berbagai RT dan RW di Desa Pabelan, Sukoharjo, pada Kamis, 15 Mei 2025. Hadir pula dalam kegiatan ini Ketua PPK Desa Pabelan Sri Purwanti Handoko.

Pelatihan ini mengusung tema “Literasi Digital sebagai Penggerak Ekonomi Desa”, yang bertujuan mengedukasi peserta dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan potensi aset ekonomi desa secara berkelanjutan.

Dalam paparannya, Asep menjelaskan bahwa era transformasi digital menuntut desa-desa untuk tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu mengelola data dan informasi ekonomi secara strategis. Ia menekankan pentingnya penggunaan platform digital untuk promosi produk UMKM, pengelolaan keuangan keluarga, serta pemetaan aset lokal yang bisa dijadikan potensi ekonomi baru.

“Desa memiliki kekayaan yang luar biasa—baik sumber daya alam, manusia, maupun kultural. Jika dikelola dengan pendekatan digital, maka akan muncul ekosistem ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Asep, yang juga dikenal sebagai Certified Content Creator (CCC).

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Beberapa di antara mereka menyampaikan bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru mengenai pentingnya digitalisasi dalam ekonomi rumah tangga dan kelembagaan desa.

Pelatihan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat dosen FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta yang secara konsisten mendukung transformasi digital di tingkat akar rumput, khususnya dalam konteks ekonomi syariah dan pemberdayaan perempuan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pengurus PKK di Desa Pabelan dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi desa melalui literasi digital.

WhatsApp Image 2025-05-09 at 18.57.52(1)

Benchmarking HMPS PBS Study International Jalin Kolaborasi Intelektual Global

Sukoharjo, 9 Mei 2025 — Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah (HMPS PBS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta, Jalin Kolaborasi Intelektual Global. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Benchmarking Study International 2025, yang diselenggarakan secara daring via Google Meet.

Kegiatan resmi dibuka dengan sambutan dari Ketua Umum HMPS PBS, M. Fauzan Ali Muzaki. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum ini. Selain itu, ia juga berharap kerja sama dengan AEA dapat memberi dampak positif bagi pengembangan akademik mahasiswa.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Nurfara Shakila Binti Norazman, President AEA 2025. Ia memperkenalkan struktur organisasinya serta memaparkan visi AEA dalam memperkuat kolaborasi antar mahasiswa ekonomi di Asia Tenggara.

Pihak fakultas juga hadir dan memberikan dukungan. Bapak Zakky Fahma Auliya, M.M., selaku Ketua Jurusan Ekonomi dan Keuangan Syariah, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini sangat sejalan dengan visi internasionalisasi program studi.

Dibaca juga : Escition 2025 sebagai Ajang Adu Wawasan Investasi Syariah

Sebagai tambahan, acara ini juga dihadiri oleh Muhammad Zuhri, M.Ec., Advisor AEA dan Master of Economics dari UniKL. Ia mengapresiasi inisiatif HMPS PBS dan mendorong adanya penyusunan proposal kerja sama formal sebagai tindak lanjut.

Selanjutnya, HMPS PBS memperkenalkan profil organisasi mereka. Mulai dari visi-misi, struktur kepengurusan, hingga program kerja selama satu periode. Hal yang sama dilakukan oleh AEA, yang menjelaskan pencapaian dan aktivitas mereka selama tiga tahun terakhir.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis untuk membangun koneksi akademik internasional. Sementara itu, mahasiswa memperoleh wawasan baru terkait dinamika pendidikan dan pengembangan karier di lingkup global.

Akhirnya, kedua belah pihak sepakat untuk menjajaki kerja sama formal dalam waktu dekat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa UIN Raden Mas Said maupun Universiti Kuala Lumpur.


mes 2

Rektor UIN Raden Mas Said dan Dekan FEBI Hadiri Pelantikan MES Surakarta di Loji Gandrung

Surakarta — Pelantikan Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta periode 202-2025 digelar di Pendopo Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Surakarta, Sabtu (10/5/2025). Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting pegiat ekonomi syariah, termasuk Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Toto Suharto, serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si.

Sinergi Lintas Lembaga untuk Ekonomi Syariah yang Lebih Kuat

Pelantikan ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari sektor ekonomi dan ormas keagamaan. Di antara yang hadir adalah Kepala Bank Indonesia Solo, Kepala OJK Surakarta, serta perwakilan dari organisasi keislaman seperti PC NU Surakarta, PD Muhammadiyah Surakarta, MTA, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surakarta. Kehadiran mereka mencerminkan tekad bersama untuk membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan kolaboratif.

Ketua MES Surakarta terpilih, Dr. Ibrahim Fatwa Wijaya, Ph.D., dalam sambutannya menyoroti pencapaian program kerja periode sebelumnya serta memperkenalkan pengurus baru. Ia menekankan pentingnya membangun sinergi lintas sektor, termasuk dengan institusi pendidikan tinggi seperti UIN Raden Mas Said Surakarta dan kampus lainnya. Terbukti beberapa hari sebelum pelantikan, kegiatan MES goes to Campus sudah terlaksana dengan kampus FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai lokasi kegiatan.

Rektor UIN dorong FEBI perkuat kolaborasi bersama MES Surakarta

Prof. Dr. Toto Suharto memberikan instruksi khusus kepada Korprodi Ekonomi Syariah Moh. Rifqi Khairul Umam, dan Korprodi Manajemen Bisnis Syariah Asep Maulana Rohimat, M.S.I agar bisa berkolaborasi dengan MES dalam peningkatan literasi keuangan syariah di Surakarta. Bersamaan dengan hal tersebut Dekan FEBI Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si menegaskan kesiapannya untuk selalu berkolaborasi dengan berbagai lembaga yang fokus dalam pengembangan ekonomi syariah, terutama MES Surakarta.
Dalam Kegiatan ini, beberapa civitas akademika UIN Raden Mas Said turut dilantik sebagai bagian pengurus MES Surakarta.
Prof. Dr. Toto Suharto, M.Ag (Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta) : Dewan Pembina
Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si: Dewan Pakar
Prof. Dr. H. Mudofir : Dewan Pakar
Dr. Rial Fuadi: Dewan Pakar
Prof. Dr. Moh. Abdul Khaliq Hasan: Ketua 1 MES
Moh. Rifqi Khairul Umam, MM: Bidang Organisasi
Asep Maulana Rohimat, M.S.I: Bidang Komunikasi, Literasi, dan Digitalisasi
Frank Aligarkh, M.Sc : Bidang Keuangan

Wali Kota Respati: Generasi Muda Harus Jadi Pelopor Ekonomi Syariah

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, memberikan sambutan penuh semangat dengan mendorong pentingnya memperkuat nilai-nilai ukhuwah islamiyah, wathaniyah, dan basyariyah, dalam menghadapi tantangan ekonomi global. Ia mengungkapkan bahwa Kota Surakarta akan mengirim delegasi untuk mempelajari sistem ekonomi inovatif dari Kota Xinan, Tiongkok, dalam upaya memperkuat diplomasi dan jejaring ekonomi. Wali Kota juga menekankan pentingnya market mapping dalam menyasar generasi milenial dan Gen Z dalam pengembangan ekonomi syariah.