Arena Adu Strategi Investasi Syariah

Escition 2025 sebagai Ajang Adu Wawasan Investasi Syariah

Surakarta, 9 Mei 2025 — Escition 2025 sebagai Arena Adu Wawasan, bahwa KSPM FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar perlombaan bertajuk Escition 2025. Nama ini merupakan singkatan dari Engulfing Sharia Competition, sebuah ajang yang menggabungkan edukasi dan kompetisi dalam bidang investasi berbasis syariah.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 09 Mei 2025. Lokasi acara berlangsung di lingkungan kampus FEBI, dengan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan.

Tujuan utama dari perlombaan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap dunia pasar modal syariah. Selain itu, Escition juga menjadi wadah pengembangan soft skills seperti analisis data, komunikasi, dan pengambilan keputusan.

Rangkaian lomba mencakup simulasi investasi, studi kasus, hingga presentasi strategi keuangan syariah. Setiap tim peserta diuji dalam aspek teknis dan pemahaman prinsip ekonomi Islam.

Sebagai tambahan, tim juri terdiri dari akademisi dan praktisi pasar modal syariah. Mereka memberikan penilaian secara objektif berdasarkan aspek keakuratan, inovasi, dan keberlanjutan ide.

Dibaca juga : Strategi Transformatif Laboratorium FEBI Menuju Pusat Inovasi Bisnis

Kemudian, sesi tanya jawab antara peserta dan juri berlangsung interaktif. Banyak ide baru muncul, menunjukkan semangat mahasiswa untuk berkontribusi dalam ekonomi syariah yang lebih inklusif.

Akhirnya, acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah. Para peserta berharap kegiatan seperti ini terus diadakan sebagai bentuk sinergi antara teori dan praktik.

Laboratorium FEBI Susun Strategi Arah Baru Menuju Pusat Inovasi Bisnis

Strategi Transformatif Laboratorium FEBI Menuju Pusat Inovasi Bisnis

Surakarta, 8 Mei 2025 — Kegiatan strategi arah baru menuju pusat binsis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan rapat koordinasi penting pada Kamis, 08 Mei 2025. Acara berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pendapi Mangkunegaran, Aula Gedung FEBI, Lantai 1.

Rapat ini mengangkat tema “Peningkatan Mutu dan Kinerja Laboratorium FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta”. Tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap kebutuhan penguatan laboratorium sebagai bagian vital dalam mendukung proses belajar mengajar.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, dosen pengelola laboratorium, serta tenaga kependidikan. Mereka berdiskusi secara mendalam mengenai strategi peningkatan fasilitas dan layanan laboratorium.

Selain itu, koordinasi ini juga menyoroti pentingnya sinergi antar unit dalam pengelolaan laboratorium. Upaya ini bertujuan agar laboratorium tidak hanya menjadi ruang praktik, tetapi juga pusat inovasi dan riset mahasiswa.

Kemudian, beberapa poin strategis disampaikan dalam rapat. Di antaranya adalah evaluasi kinerja laboratorium saat ini, kebutuhan pengadaan alat baru, serta rencana pelatihan teknis bagi laboran dan mahasiswa.

Dibaca juga : Global Sharia Banking Workshop 2025 Temukan Solusi dan Eksplorasi Manajemen Risiko di Era Krisis

Sebagai tambahan, Strategi arah baru pusat binsis ini juga membahas kolaborasi antar program studi dalam memanfaatkan laboratorium secara terpadu. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil praktikum.

Sementara itu, masukan untuk peserta rapat trategi arah baru menuju pusat binsis memperkaya pembahasan. Mereka menyampaikan berbagai kendala teknis yang dihadapi selama ini, sekaligus memberikan saran untuk perbaikan ke depan.

Akhirnya, rapat ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut. Pimpinan FEBI menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan mutu laboratorium sebagai sarana pendukung pembelajaran berbasis praktik dan penelitian.

Temukan Solusi dan Eksplorasi Manajemen Risiko

Global Sharia Banking Workshop 2025 Temukan Solusi dan Eksplorasi Manajemen Risiko di Era Krisis

Sukoharjo, 8 Mei 2025 — Temukan Solusi dan Eksplorasi Manajemen Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah (HMPS PBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan Global Sharia Banking Workshop 2025.

Acara ini menjadi penutup rangkaian kegiatan Islamic Banking Competition (IBC) 2025. Selain itu, workshop ini juga menjadi ajang edukasi strategis bagi mahasiswa perbankan syariah.

Tema yang diangkat, yaitu “Crisis as Catalyst: Innovating Risk Management in Sharia Financial Systems”, relevan dengan tantangan ekonomi saat ini. Tema tersebut mengajak peserta memahami krisis bukan hanya sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang inovasi.

Workshop diselenggarakan di Aula FEBI, Gedung A, Lantai 1. Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta dari berbagai angkatan. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan sejak pembukaan hingga sesi diskusi.

Selanjutnya, para pemateri membahas berbagai pendekatan manajemen risiko berbasis prinsip syariah. Topik yang diangkat mencakup krisis keuangan global, prinsip kehati-hatian dalam pembiayaan, serta strategi mitigasi risiko dalam lembaga keuangan Islam.

Dibaca juga : Tawarkan Ajang Visioner FRESH 2025 Unjuk Gigi Inovasi Ekonomi Halal Digital

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Banyak peserta mengajukan pertanyaan kritis terkait praktik perbankan syariah dalam menghadapi tekanan ekonomi dunia.

Sebagai tambahan, acara ini juga membuka ruang dialog antara mahasiswa dan praktisi. Ini memberi wawasan langsung dari dunia profesional.

Dengan terselenggaranya workshop ini, HMPS PBS berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori. Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu merespons dinamika keuangan dengan solusi yang inovatif dan berbasis nilai-nilai Islam.

Sebagai penutup, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber. Workshop ini diharapkan menjadi awal dari diskusi-diskusi lanjutan tentang manajemen risiko syariah yang lebih dalam dan aplikatif.

KSPM Glear Rasa Syukur dan Kebersamaan

KSPM Tunjukkan Rasa Syukur dan Kebersamaan Warnai Peringatan Milad Ke-10

Sukoharjo, 7 Mei 2025 — KSPM gelar rasa syukur dan kebersamaan puncak milad ke-10 dengan penuh suka cita dan rasa syukur. Acara berlangsung di Aula FEBI dan dihadiri oleh para dosen, alumni, serta mahasiswa aktif.

KSPM gelar rasa syukur dan kebersamaan puncak milad ke-10 sebagai simbol syukur atas satu dekade perjalanan, acara dibuka dengan pemotongan tumpeng oleh para tamu undangan dari Bursa Efek Indonesia dan sebagainya. Kemudian, hadirin bersama-sama memanjatkan doa untuk kelangsungan dan kemajuan organisasi.

Selain itu, KSPM juga menampilkan dokumentasi perjalanan selama 10 tahun terakhir. Tayangan ini menjadi pengingat sekaligus inspirasi bagi generasi baru untuk terus melanjutkan semangat literasi pasar modal syariah.

Tak hanya itu, persembahan seni dari mahasiswa turut memeriahkan suasana. Dengan antusiasme tinggi, peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga penguatan solidaritas antaranggota KSPM.

Dibaca juga : Satu Dekade KSPM Hadirkan Seminar Nasional Bahas Investasi Syariah Berkelanjutan

Di momen refleksi, pengurus KSPM menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi agen edukasi keuangan syariah yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Mereka bertekad terus mendorong literasi pasar modal yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Sejak berdiri pada tahun 2015, KSPM telah berkontribusi dalam memperluas pemahaman mahasiswa terhadap investasi syariah. Kegiatan milad kali ini juga menjadi refleksi atas perjalanan panjang tersebut.

KSPM gelar rasa syukur dan kebersamaan sebagai penutup ditutup dengan ramah tamah dan sesi dokumentasi bersama. Puncak milad ke-10 ini menjadi bukti bahwa KSPM FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus berkembang sebagai komunitas yang solid dan berdampak positif bagi kampus dan masyarakat.

Seminar Nasional Bahas Investasi Syariah Berkelanjutan

Satu Dekade KSPM Hadirkan Seminar Nasional Bahas Investasi Syariah Berkelanjutan

Sukoharjo, 7 Mei 2025 — Seminar Nasional Bahas Investasi Syariah Berkelanjutan dalam rangka Milad ke-10, KSPM FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar Seminar Nasional Pasar Modal Syariah yang bertema “Sharia Compliant Investment: A New Paradigm for Sustainable Finance”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Rabu, 7 Mei 2025, bertempat di Graha UIN Raden Mas Said Surakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya investasi syariah yang berkelanjutan. Tidak hanya itu, acara ini juga dirancang sebagai ruang edukasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, agar lebih memahami pasar modal berbasis prinsip syariah.

Acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua Jurusan Manajemen dan Akuntansi Syariah, Ibu Rina Hastusi, Ph.D. Selanjutnya, seminar menghadirkan tiga narasumber kompeten, yakni Bapak Candra Halim Ash Siddiq dari OJK Solo, Bapak M. Wira Adibrata dari Bursa Efek Indonesia KP Jawa Tengah 2, serta akademisi Prof. H. Datien Eriska Utami, M.Si.

Baca juga : Kompetisi Stocklab KSPM FEBI Surakarta Meriahkan Milad Ke-10

Berhubung itu sesi materi, suasana berlangsung interaktif. Para pembicara membahas peluang dan tantangan dalam investasi syariah, termasuk tren pasar modal yang semakin inklusif dan ramah keberlanjutan. Diskusi ini memperkuat pemahaman peserta bahwa investasi syariah dapat menjadi solusi keuangan yang etis sekaligus profesional.

Selanjutnya, acara seminar ini juga membuka layanan pembukaan rekening efek syariah bekerja sama dengan Indo Premier Sekuritas. Fasilitas ini menjadi wujud nyata literasi keuangan syariah bagi peserta yang ingin menjadi investor sejak dini.

Demikian ditutup dengan sesi tanya jawab yang menunjukkan antusiasme tinggi peserta terhadap tema yang dibahas. Melalui kegiatan ini, KSPM FEBI tidak hanya merayakan satu dekade kiprah, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai agen literasi pasar modal syariah di Solo Raya dan sekitarnya.

Tiga mahasiswi UIN Sunan Kalijaga menerima penghargaan juara kompetisi Stocklab KSPM FEBI

Kompetisi Stocklab KSPM FEBI Surakarta Meriahkan Milad Ke-10

Sukoharjo – Dalam rangka memperingati satu dekade berdirinya, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menyelenggarakan Kompetisi Stocklab yang terbuka bagi mahasiswa se-Solo Raya dan sekitarnya. Kegiatan ini digelar pada Sabtu, 3 Mei 2025, dan berlangsung meriah di area kampus FEBI.

Peserta dari Berbagai Kampus Ternama

Antusiasme peserta sangat tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya mahasiswa yang ikut serta dari berbagai universitas, seperti:

  • Universitas Sebelas Maret (UNS),
  • Universitas Gadjah Mada (UGM),
  • UPN Yogyakarta,
  • UIN Raden Mas Said,
  • UIN Sunan Kalijaga,
  • Universitas Islam Indonesia (UII),
  • Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS),
  • UIN Salatiga,
  • ITB AAS Indonesia,
  • Universitas Boyolali,
  • dan Universitas Dharma AUB.

Baca juga: MES Goes to Campus FEBI UIN Surakarta: Dorong Inovasi Industri Halal

Sambutan dari Direktur GIS dan Wakil Dekan II FEBI

Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur GIS, M. Yusuf Perkasa Wibowo, M.E., serta Wakil Dekan II FEBI, Dr. Indah Piliyanti, M.Si. Dalam sambutannya, mereka memberikan apresiasi atas semangat mahasiswa dalam memahami pasar modal melalui pendekatan yang menyenangkan seperti Stocklab.

Jalannya Perlombaan Stocklab dan Pengumuman Pemenang

Setelah sambutan, perlombaan dilanjutkan di Academy Heritage FEBI. Peserta tampak antusias dan bersaing ketat dalam menjawab pertanyaan seputar pasar modal. Akhirnya, kompetisi ditutup dengan pengumuman pemenang.

Adapun juara Stocklab tahun ini diraih oleh:

  • Alfina Irbah Sabita
  • Luthfiah
  • Annisa Nawaar

Ketiganya merupakan mahasiswa dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin menyampaikan keynote speech dalam acara MES Goes to Campus di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

MES Goes to Campus FEBI UIN Surakarta: Dorong Inovasi Industri Halal

Sukoharjo (5/5/2025) – Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) PD Surakarta kembali menggelar kegiatan inspiratif bertajuk MES Goes to Campus. Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin, 5 Mei 2025, di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta.

Kampus sebagai Pelopor Inovasi Industri Halal

Acara ini menjadi momentum penting untuk mendorong peran kampus dalam pengembangan dua sektor unggulan ekonomi halal, yaitu Halal Tourism dan Halal Cosmetic.

Hadir sebagai keynote speaker, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, selaku Dewan Pakar MES Surakarta, menyampaikan dorongan kuat agar perguruan tinggi tak hanya menjadi pusat kajian. Lebih dari itu, kampus diharapkan menjadi pelopor dalam inovasi industri halal.

“Mahasiswa harus menjadi pelaku utama dalam menciptakan inovasi di bidang halal tourism. Kampus bisa menjadi inkubator ide, dan kolaborasi dengan pelaku usaha serta MES menjadi kunci. Sementara itu, dalam sektor halal cosmetic, mahasiswa dan mahasiswi adalah pasar potensial yang juga bisa menjadi agen penyebaran nilai dan produk halal,” ujar Prof. Rahmawan.

Kolaborasi dengan Praktisi Muda dan Dunia Industri

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber inspiratif. Afif Muhammad, seorang pengusaha muda di bidang halal tourism, membagikan pengalamannya membangun bisnis wisata halal yang ramah generasi muda.
Sementara itu, Rizky Octa dari Wardah Cosmetic menjelaskan peran penting kosmetik halal dalam memenuhi kebutuhan pasar milenial yang kini semakin peduli terhadap kehalalan produk.

Dukungan Penuh MES Surakarta

Sekretaris Jenderal MES Surakarta, Zaki Setiawan, ST, M.Pd., menyatakan dukungannya terhadap sinergi antara MES dan kampus. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan strategi jangka panjang yang dapat memperkuat ekosistem ekonomi syariah di tingkat lokal maupun nasional.

Pengurus MES lainnya yang turut hadir antara lain:

  • Asep Maulana Rohimat, M.S.I.
  • Nieldya Nofandrilla, SE, MA. (Bidang Komunikasi, Literasi, dan Transformasi Digital)
  • Moh. Rifqi Khairul Umam, MM. (Bidang Organisasi)

Baca juga: Workshop Technology in Accounting UIN Surakarta: Siapkan Akuntan Syariah Era Digital

Menariknya, acara ini berkolaborasi dengan rangkaian kegiatan PIBMA (Pekan Inkubasi Bisnis Mahasiswa) yang diselenggarakan oleh Laboratorium FEBI.

Terintegrasi dengan Program PIBMA FEBI

Program ini berlangsung selama tiga bulan dan menjadi wadah pengembangan keterampilan bisnis mahasiswa, mulai dari ide hingga implementasi nyata.

Dengan kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, dan komunitas ekonomi syariah, MES Goes to Campus diharapkan mampu menjadi titik awal lahirnya inovator muda. Mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta diharapkan lebih aktif dan kreatif dalam mengambil peran nyata dalam industri halal, baik di tingkat nasional maupun global.

Foto: MES/FRESH

Mahasiswa FEBI mengikuti praktik penggunaan Accurate dalam Workshop Technology in Accounting.

Workshop Technology in Accounting UIN Surakarta: Siapkan Akuntan Syariah Era Digital

Surakarta, 5 Mei 2025 — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan Workshop “Technology in Accounting: Live Up Your Accounting Skills – Integrating for a Smarter Future”.

Kegiatan ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan digital di bidang akuntansi modern, sekaligus menjawab tantangan revolusi industri dan era digitalisasi akuntansi.

Materi workshop mencakup penguasaan berbagai software akuntansi populer, seperti: MYOB, Accurate, Zahir, Jurnal.id, dan Wave Accounting.

Peserta juga dikenalkan dengan Microsoft Excel tingkat lanjut, konsep big data, cloud computing, kecerdasan buatan (AI), dan keamanan data dalam manajemen informasi keuangan.

Tak hanya hard skill, sesi workshop juga mengupas pentingnya penguatan soft skill, di antaranya, komunikasi efektif, kolaborasi tim, Critical thinking, problem solving.

Baca juga: Workshop Wakaf Saham Perkuat Literasi MAZAWA

Selain itu, peserta diajak memahami etika profesi akuntansi digital, seperti:

  • Pencegahan manipulasi data
  • Ancaman cybercrime
  • Perlindungan privasi informasi

Sesi interaktif menampilkan praktik langsung penggunaan software Accurate, termasuk:

  • Setup awal perusahaan
  • Input data master pelanggan & pemasok
  • Transaksi penjualan & pembelian
  • Pengelolaan kas & bank
  • Penyusunan laporan keuangan dan pajak secara real-time

Mahasiswa diajak memahami bagaimana Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dapat menciptakan efisiensi dari proses pencatatan hingga pelaporan keuangan terintegrasi.

Dengan terselenggaranya Workshop Technology in Accounting, HMPS Akuntansi Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berharap para mahasiswa:

  • Mampu menguasai tools digital akuntansi
  • Siap bersaing di dunia kerja berbasis teknologi
  • Menjadi akuntan syariah profesional yang adaptif dan beretika
HMPS MAZAWA UIN Raden Mas Said Gelar Workshop Wakaf Saham

Workshop Wakaf Saham Perkuat Literasi MAZAWA

Sukoharjo, 29 April 2025 – Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (HMPS MAZAWA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar workshop wakaf saham bertema “Mengoptimalkan Wakaf Saham untuk Pembangunan Ekonomi dan Sosial”. Kegiatan ini berlangsung di Aula SBSN Lantai 1 dan dihadiri puluhan peserta dari berbagai latar belakang mahasiswa.

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mahasiswa mengenai wakaf saham sebagai instrumen inovatif dalam pembangunan ekonomi berbasis syariah. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman strategis tentang peran wakaf saham dalam mendorong keadilan sosial melalui pengelolaan aset yang produktif.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan FEBI yang menekankan bahwa literasi wakaf saham penting sebagai bekal mahasiswa dalam berkontribusi pada ekonomi umat. Workshop ini menghadirkan narasumber utama, Ibu Betty Eilya Rokhmah, SE., M.Sc., selaku Kaprodi MAZAWA.

Baca juga : Gaungkan Pesan Damai di Era Digital, Dialog Publik Moderasi Beragama Diserbu Mahasiswa

Dalam pemaparannya, Ibu Betty menyampaikan pentingnya memilih emiten syariah yang kuat secara fundamental untuk memastikan keberlangsungan wakaf saham. Ia juga menekankan transparansi, inovasi digital, serta peran tokoh masyarakat dalam memperluas edukasi seputar wakaf saham kepada generasi muda.

Sebagai informasi, wakaf saham merupakan bentuk filantropi produktif yang dikelola secara profesional dan terintegrasi dengan indeks saham syariah (ISSI). Dengan pendekatan ini, pengelolaan wakaf menjadi lebih modern dan berdampak luas pada sektor sosial.

Sesi tanya jawab di penghujung acara menunjukkan antusiasme peserta yang tinggi terhadap peluang dan tantangan implementasi wakaf saham. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber dan moderator, serta foto bersama seluruh peserta.