HMJ MBS Gelar Kompetisi Debat Manajemen se-Jateng/DIY

[smartslider3 slider=108]

Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Bisnis Syariah (HMJ MBS) 2019 FEBI IAIN Surakarta dalam agenda tahunannya yang bernama Islamic Business and Management Fair 3.0 telah sukses menyelenggarakan salah satu rangkaian acaranya, yaitu Lomba Debat Manajemen Jateng/DIY tingkat SMA/SMK/Sederajat. Acara yang dilaksanakan di gedung Graha IAIN Surakarta pada Sabtu, 16 November 2019  dihadiri oleh beberapa sekolah yang berada di Jateng/DIY. Di antara sekolah yang mengikuti acara ini adalah SMAN 2 Karanganyar, SMA 1 Gemolong, SMAN 7 Surakarta, dan SMAN 1 Mojolaban. Adapun tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk menumbuhkan jiwa kritis dan melatih siswa dalam beragumen serta berpendapat terkati suatu topik namun berdasar data-data yang kuat.
Dalam lomba debat ini terdapat 2 juri yang ahli dalam bidangnya, keduanya merupakan dosen FEBI IAIN Surakarta, yaitu  Zakky Fahma Auliya, S.E., M.M. sekaligus sebagai Sekretaris Prodi MBS dan Asep Maulana Rohimat, S.H.I, M.S.I sebagai Managing Editor Relevance Journal of Management and Business

Sub tema dalam kompetisi debat kali ini antara lain: ekonomi Islam, ekonomi kreatif, dan ekonomi pembangunan. Babak pertama merupakan babak penyisihan. Pertandingan yang diawali oleh SMAN 2 Karanganyar melawan SMA 1 Mojolaban ini berhasil membawa SMAN 2 Karanganyar mengikuti babak selanjutnya. Lalu, pertandingan selanjutnya dari SMAN 7 Surakarta tim A melawan SMAN 7 Surakarta tim B, dan yang terakhir adalah pertandingan antara SMA 1 Mojolaban melawan SMAN 7 Surakarta tim C.

Dari ketiga sesi pertandingan tersebut, dipilihlah 2 tim dengan nilai terbaik untuk mengikuti babak final. Berdasarkan nilai terbaik,  yang berhasil mendapatkan juara 1 adalah tim SMA 1 Gemolong, dan juara 2 diraih oleh tim SMAN 2 Karanganyar.

Harapannya setelah acara ini, selain dapat meningkatkan kualitas dari siswa tersebut, dapat juga dijadikan ajang untuk menjalin silaturahmi antar berbagai sekolah di daerah Jateng/DIY. (Dini Ismi)

Taken Foto By: dilla

Sharing Bisnis Bersama dr. Gamal AlBinsaid by HMJ MBS FEBI IAIN Surakarta

[smartslider3 slider=97]

Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen bisnis Syariah (HMJ MBS) menyelenggarakan acara seminar nasional dengan tema “Islamic Youngpreneur in Millenial Era”, yang dihadiri oleh 500 mahasiswa dari berbagai PTN dan PTS di Surakarta, antara lain IAIN Surakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, STIE, Universitas Slamet Riyadi, ISI Surakarta, dan Poltekes Surakarta. Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara dari IBMF 3.0 (Islamic Business Management Fair 3.0) yang bertujuan untuk memberikan fasilitas mahasiswa untuk memperoleh wawasan bisnis.

Acara ini dilaksanakan pada Jumat 15 November 2019, dimulai pada pukul 07.30 WIB, bertempat di gedung Graha IAIN Surakarta. Acara selanjutnya sambutan -sambutan, sambutan pertama Amin Nur Rohman selaku ketua panitia IBMF 3.0. Sambutan kedua Herman Wahyu Lestari selaku ketua HMJ MBS dan sambutan ketiga oleh Bapak Khoirul Imam, S.H.I., M.S.I. selaku Kepala Prodi Manajemen Bisnis Syariah sekaligus membuka acara tersebut.

Acara ini dimoderatori oleh Hani Wahyu Nugroho dengan pembicara pertama M. Ikhlas Thamrin, S. H dan pembicara kedua dr. Gamal Albinsaid. Ikhlas Thamrin merupakan seorang Koordinator Nasional Gerakan Nasional Hijrah Belanda Indonesia (GENERASI) dan Founder CEO OMIND. Pembicara pertama menyampaikan pengalaman memulai bisnis dan memotivasi mahasiswa untuk segera memulai bisnisnya sendiri. Pembicara kedua dr. Gamal AlBinsaid merupakan peraih penghargaan The HRH Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneur dari kerajaan Inggris dan juga CEO Indonesia Medika. Pembicara kedua menyampaikan tentang cara memulai bisnis. “Untuk memulai bisnis selain melihat peluang kita juga harus menggunakan empati karena empati yang membuat kita berinovasi dan bertahan menghadapi tantangan bisnis”. Selain itu beliau menyampaikan peluang memulai bisnis online. “Ciptakanlah bisnis yang dibutuhkan pasar dan masyarakat, seperti bisnis salah satu bisnis saya MedShop (layanan InMed yang berfokus pada aktivitas e-commerce produk-produk kesehatan)”, ujar dr. Gamal.
Acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan kepada pembicara dan hiburan akustik dari mahasiswa ISI Surakarta. Dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat mengambil ilmu dan mengaktualisasikannya dengan memulai bisnis. Pesan dari pembicara ” jangan takut memulai bisnis, sempurnakan niat maka Allah akan menyempurnakan pertolongan-Nya. Segera mulai dan yakinlah biarlah kesuksesan menjadi sebuah visi hidup”. (Dhukha Nurhidayah)

Mahasiswa Akuntansi Syariah FEBI IAIN Surakarta raih Juara 1 pada Lomba Essai Konferensi Nasional Akuntansi Syariah

[smartslider3 slider=104]

 

Puspita Dewi Cahyani wakil HMJ Akuntansi Syariah menjadi juara 1 pada lomba Essai Konferensi Nasional Akuntansi Syariah di IAIN Tulungagung, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan dari Konferensi Nasional Akuntansi Syariah se-Indonesia 2019 yang dilaksanakan pada Jum’at (15/11) dengan tema “The Dynamic of The Development Sharia Financial Statements SAK Syariah 101.” Lomba essai ini diikuti oleh total 13 peserta yang berasal dari Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTKIN) seluruh Indonesia,  hasil seleksi tim juri, terpilih 4 finalis yang akan maju untuk presentasi.

Selain acara lomba essai, terdapat acara Konferensi Nasional bagi Mahasiswa Akuntansi Syariah se-Indonesia. Untuk yang menjadi delegasi dalam konferensi nasional ini yaitu Muhammad Aji Tutuko dan Yusuf Lutfi Ramadhan. Acara ini dimulai dengan Opening Ceremony di gedung Arief Mustakim, IAIN Tulungagung oleh Ketua panitia konferensi nasional. Kemudian diteruskan dengan acara presentasi oleh finlis essai di ruang CFINUS. Para peserta menyampaikan presentasinya di hadapan dua juri yaitu Dedi Suselo SE.,MM dan Achmad Miftachul Huda, M.Pd. Pada kesempatan ini delegasi dari Akuntansi Syariah IAIN Surakarta mempresentaskan essai yang berjudul “Perkembangan PSAK 101 Ditinjau Dari Segi Implementasi”. Presentasi dilaksanakan dengan lancar di mana setiap finalis diberikan waktu untuk presentasi selama 10 menit dan kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab oleh juri selama 10 menit. Setelah presentasi dilaksanakan, untuk finalis dan sekaligus tamu undangan Konferensi Nasional untuk mengikuti pleno 1 di gedung Arief Mustakim.

Acara dilanjutkan dengan kuliah umum Prof. Dr Muhammad Nizarul Alim, M.Si. Ak. CA dengan Tema “The Dynamic of The Development of Sharia Financial Statement According To Sharia Financial Accouning Standar dsn 101. Kuliah umum dipaparkan dengan materi tentang SAK 101, dan diakhiri dengan sesi tanya jawab. Dipenghujung acara kuliah umum dilakukan pengumuman juara essai. Di mana delegasi Akuntansi syariah IAIN Surakarta berhasi meraih juara 1. Semoga penghargaan ini bisa menjadi motivasi untuk seluruh mahasiswa IAIN Surakarta terutama mahasiswa Akuntansi Syariah. Mohon doa dan dukungannya selalu demi Akuntansi Syariah yang lebih baik. (Puspita Dewi C/HMJ AKS)

Seluruh ASN Dosen dan Staf FEBI IAIN Surakarta ikuti Pembinaan Pegawai bersama Inspektur Investigasi Irjen Kemenag RI

[smartslider3 slider=95]

FEBI News| Di hari Jum’at (15/11/2019) yang penuh berkah, seluruh Dosen ASN dan Staf FEBI IAIN Surakarta mengikuti acara pembinaan pegawai yang diselenggarakan oleh biro Kepegawaian IAIN Surakarta. Sebagai pembicara utama adalah Dr. H. Rojikin, S.H., M.Si., QIA selaku Inspektur Investigasi Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI. Materi utama yang disampaikan adalah terkait permasalahan strategis disiplin PNS ASN yaitu: 1. Problem Finger Print, 2. Hate Speech, 3. Radikalisme, 4. Terorisme, 5. Netralitas. Seluruh ASN Dosen dan staf IAIN Surakarta diharapkan bisa memahami dan menjauhi semua permasalahan tersebut.

Di sesi pembukaan Rektor IAIN Surakarta Prof. Mudofir, S.Ag., M.Pd menyampaikan bahwa acara ini untuk menyegarkan kembali pemahaman posisi kewajiban & hak ASN sebagai abdi negara untuk meningkatkan mutu dan tata kelola dan Sumber Daya Manusia berbasis lima budaya kerja Kementerian Agama, yaitu Profesionalisme, Integritas, Inovasi, Tanggungjawab, dan Keteladanan. Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. (AMR)

Foto: Krist

Dosen FEBI IAIN Surakarta ikuti World Zakat Forum 2019

[smartslider3 slider=82]

FEBI News| Konferensi Internasional World Zakat Forum (WZF) 2019 digelar di Bandung, Jawa Barat pada Selasa (5/11) hingga Kamis (7/11). Sebanyak 300 tokoh organisasi pengelola zakat dari 28 negara di dunia hadir guna membahas mengenai pengoptimalan peran teknologi digital dalam pengelolaan zakat. Dosen FEBI IAIN Surakarta yang menjadi peserta dalam kegiatan bertaraf internasional ini adalah Indah Piliyanti, S.Ag, M.Si.
Dari ajang pertemuan para pegiat zakat dunia ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan zakat secara global untuk tercapainya tujuan kesejahteraan dunia. karenanya Tema world zakat forum tahun ini adalah merespon perkembangan teknologi informasi, dengan dukungan digital technology menjadi solusi untuk peningkatan pengelolaan zakat. dari sini fundrising akan semakin memudahkan muzzaki untuk membayar zakat dengan berbagai platform digital, dari sisi manajerial dan pendayagunaan dapat meningkatkan akuntabilitas lembaga dan memudahkan pemantauan program-program yang dilaksanakan. perguruan tinggi dapat berperan dalam konteks peningkatan literasi zakat dikalangan mahasiswa serta dapat menjalankan fungsi unit pengumpul zakat di lingkungan kampus.
World zakat forum merupakan annual meeting dr pengelola zakat di berbagai negara guna membahas berbagai perkembangan pengelolaan zakat. World Zakat Forum tahun 2020 akan dilaksanakan di Selangor Malaysia dan 2021 akan selenggarakan di London Inggris. (IP)

#WorldZakatForum

Ikut Serta dalam Pengembangan Industri Halal di era 4.0 FEBI IAIN Surakarta gelar Seminar Nasional

[smartslider3 slider=76]

FEBI News| Ketertarikan masyarakat terhadap keuangan syariah mendorong permintaan atas instrumen keuagan sesuai syariah. Hal ini tidak terlepas dari industri halal yang sedang diagungkan oleh seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Untuk mendukung dan menambah wawasan mahasiswa, pelaku keuangan syariah dan masyarakat umum terkait keuangan syariah dan industri halal, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah mengadakan Seminar Nasional yang bertema “Peran Perbankan Syariah Terhadap Pengembangan Industri Halal di Era 4.0”. Acara ini dilaksanakan pada Senin, 04 November 2019 di Graha IAIN Surakarta.
Seminar Nasional ini merupakan acara pembukaan dari serangkaian Islamic Banking Festival 4.0 yang merupakan kegiatan tahunan rutin HMJ Perbankan Syariah FEBI IAIN Surakarta. Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Rektor dan Dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta ini menghadirkan 3 pembicara antara lain yaitu Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, dan BNI Syariah Kantor Cabang Surakarta.
Acara yang dihadiri oleh 250 orang ini dimulai pukul 08.00 WIB. Kepala Divisi Inovasi Produk Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Ibu Yosita Nur Wirdayani yang merupakan salah satu pembicara dalam Seminar Nasional memperkenalkan KNKS dan menyampaikan kondisi industri halal di Indonesia serta peran perbankan syariah salam pengembangan. Materi pendukung lainnya disampaikan juga oleh Bapak Bambang Pramono selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo dan Bapak Muhamad Usman selaku Kepala BNI Syariah Kantor Cabang Surakarta.
Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti setiap sesi kegiatan Seminar Nasional ini. Acara Seminar Nasional ditutup pada pukul 12.30 WIB. kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara IAIN Surakarta yang diwakili oleh Rektor Prof. Dr. Mudofir dan pihak BNI Syariah kantor cabang Surakarta yang diwakili Muhammad Usman. (Panitia)

Foto: Kris

Silaturahmi KSPM UNS ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta

[smartslider3 slider=73]

 

IAIN Surakarta, pada hari Jumat (01/11/2019) menerima kunjungan dari KSPM FH UNS dalam rangka Kunjungan Kerja 2019. Acara Kunjungan Kerja ini dihadiri oleh pengurus KSPM IAIN Surakarta dan KSPM FH UNS yang diadakan di ruang baca FEBI IAIN Surakarta.
Kunjungan kerja ini dimulai pukul 16.30 WIB. Acara ini dipandu oleh MC yang masing-masing berasal dari pengurus KSPM IAIN Surakarta dan KSPM FH UNS. Acara dibuka dengan membacakan basmalah secara bersama-sama, dilanjutkan dengan sambutan oleh masing-masing ketua KSPM. Setelah sambutan, acara selanjutnya yaitu pemaparan program kerja. Pemaparan program kerja yang pertama disampaikan oleh ketua umum KSPM IAIN Surakarta, Bestian Wahyu. Kemudian pemaparan program kerja selanjutnya disampaikan oleh perwakilan dari KSPM FH UNS, Asrida Safira. Setelah masing KSPM memaparkan program kerjanya, dilanjutkan dengan FGD (Focus Group Discussion) yang dilakukan oleh seluruh pengurus yang hadir agar lebih mengenal dan mengetahui dengan jelas program kerja masing-masing KSPM. FGD selesai pada pukul 18.00 WIB dan dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan oleh KSPM IAIN Surakarta kepada KSPM FH UNS, kemudian foto bersama dan yang terakhir adalah penutup.
Kunjungan kerja yang dilaksanakan ini diharapkan mampu memacu kinerja masing-masing pengurus KSPM dalam menciptakan program kerja yang berkualitas. Selain itu, acara ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi dan kerjasama antara KSPM IAIN Surakarta dan KSPM FH UNS.

Rapat Tinjauan Manajemen Institut 2019

[smartslider3 slider=71]

FEBI News| Kamis 31 Oktober 2019, Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Selenggarakan kegiatan rapat tinjauan Manajemen Institut bersama Prof. M. Ali Ramdhani dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Pada tahun 2019 ini, ada 24 prodi yang melakukan audit mutu internal. Termasuk 3 prodi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, yaitu prodi PBS, AKS dan MBS.

Kegiatan rapat Tinjauan Manajemen Institut ini dihadiri oleh Rektor Prof. Dr. Mudofir,  Ketua LPM dan para pemegang kebijakan bidang Akademik di Fakultas serta seluruh ketua prodi. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan hasil temuan audit sebagai langkah memetakan kesiapan semua unsur manajemen IAIN Surakarta dalam implementasi siatem penjaminan mutu internal (SPMI) dan antisipasi pelaksanaan SPME, yaitu Akreditasi BAN-PT dan Badan Akreditasi lainnya.

Perwakilan FEBI yang menghadiri kegiatan ini diantaranya adalah Wakil Dekan 1, kaprodi PBS, AKS dan MBS.

Beberapa rekomendasi penting hasil Audit Mutu Internal tahun 2019 adalah sebagai berikut:

1. Penetapan program kerja unit kerja berbasis 9 kriteria

2. Penguatan kerjasama, aspek keberlangsungan dan kebermanfaatan.. terutama kerjasama luar negeri.

3. Peningkatan publikasi ilmiah dosen melalui peraturan rektor tentang publikasi dosen, mahasiswa dan rekognisi dosen

4. Harus ada renstra UPPS hingga prodi

5. Integrasi hasil riset dan pengabdian melalui mata kuliah

6. Perbaikan sistem dokumentasi dan publikasi kegiatan fakultas/prodi

7. APS 9 kriteria mewajibkan UPPS (fakultas) membuat borang akreditasi prodi dan aktif monitor proses AMI dan tindak lanjutnya. (Khi)

Membahas Isu Pemberdayaan Perempuan berbasis Social Entrepreneurship Mahasiswa FEBI Lolos International Conference di IAIN Kudus

[smartslider3 slider=72]

 

 

 

 

Rabu, 30 Oktober 2019 terselenggara acara International Conference On Islam and Gender dengan tema “Designing and Conducting International Collaborative Gender Research” oleh Pusat Studi Gender dan Anak LPPM IAIN Kudus. Acara dimulai dengan rangkaian opening ceremony dan berlanjut dengan sesi materi oleh keynote speaker dar Guru Besar antrpologi Universitas Gajah Mada yakni Prof. Irwan Abdullah. Dalam penyampaiannya Prof. Irwan memberikan gambaran terkait bagamiana melakukan penelitian yang baik, benar dan realistis untuk dilakukan dengan analogi-analogi pendekatan antropologi yang mudah dipahami. Peserta yang hadir dalam acara tersebut berasal dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia mulai dari IAIN Batusangkar, Universitas Ibrahimy Situbondo, UIN Sunan Kalijaga, IAIN Surakarta, Universitas Muhammadiyah Kudus dan lain-lain yang telah lolos seleksi proposal penelitian.

Acara tersebut sebenarnya wadah bagi mahasiswa pascasarjana dan para dosen yang memiliki fokus rencana untuk melakukan penelitian pada bidang Gender.  Namun, ada dua peserta yang berasal dari mahasiswa S1 satu-atunya yaitu dari IAIN Surakarta yang telah berhasil lolos seleksi proposal penelitian. Mereka adalah Arian Agung Prasetiyawan mahasiswa prodi Manajemen Bisnis Syariah FEBI yang Membahas Isu “Pemberdayaan Perempuan berbasis Social Entrepreneurship” dan Ony Agustin damayanti mahasiswa Hukum Keluarga Islam FASYA yang mengangkat kajian “Pemenuhan Hak dan Kewajiban Perkawinan bagi Disabilitas”. Meskipun demikian hal itu tidak menyurutkan semangat belajar bagi mereka berdua, “Kami memang masih mahasiswa S1, awalnya memang minder namun setelah ada dorongan semangat dari beberapa dosen dan acara berlangsung kami mendapatkan banyak ilmu baru dan terbuka pikirannya untuk semangat dalam berkarya. Apalagi ketika penyampaian materi oleh Prof. Irwan rasanya ghairah diri semakin terdorong untuk melakukan penelitian dengan benar dan produktif” ujar Arian.

Harapannya ilmu yang mereka terima dapat ditularkan kepada civitas akademika di IAIN Surakarta. Terlebih bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebagai pembeda dari Fakultas Ekonomi dari kampus lain menyisipkan unsur Islam Terapan dalam kajian berpikir dan diskusi menjadi penting.

Terus semangat dalam hal berkarya. (Arian Agung Prasetiyawan)

Workshop Spirituality Leadership diikuti oleh Seribu Mahasiswa Baru FEBI IAIN Surakarta

[smartslider3 slider=67]

 

FEBI News| Selasa 29 Oktober 2019, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam menyelenggarakan acara workshop kepemimpinan dengan tema SPIRITUALITY LEADERSHIP, khusus diperuntukan bagi seribu seratus mahasiswa baru yang saat ini sedang menempuh semester satu. Acara ini dimulai pada pukul 12.00 WIB, bertempat di gedung Graha IAIN Surakarta dengan dibuka oleh Dr. Awan Kostrad Diharto, SE. MM selaku wakil Dekan 1 bidang akademik FEBI, dengan pesan bahwa mahasiswa harus aktif di dalam dunia perkuliahan. Selain itu mahasiswa harus mampu mengimbangi percepatan perubahan yang terjadi di era digital. Urgensi kepemimpinan spiritual ini adalah satu-satunya model yang tak bisa digantikan di era digital serta mampu merubah paradigma berpikir dari kepentingan duniawi menuju kepentingan spiritual.

Acara ini dimoderatori oleh Zakky Fahma Auliya, SE, MM. dengan pembicara utama Prof. Dr. Heru Kurnianto Tjahjono, MM. Pembicara Menyampaikan bahwa seorang leader adalah bagaimana dia bisa mempengaruhi dirinya dan orang lain. IAIN Surakarta memberikan fasilitas untuk menjadi sukses namun diri andalah yang merealisasikannya. Perilaku organisasi positif seorang pemimpin adalah cara mengambil keputusan berdasar cara berfikirnya yang merupakan kunci kesuksesannya. Orang hebat adalah orang yang optimis untuk mengubah pola pikir dari negatif menuju positif.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan mahasiswa baru 2019 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta dapat mengambil ilmu dan mengaktualisasikannya di dunia nyata. Sehingga membawa nilai-nilai positif dalam kehidupannya dan mampu menginternalisasi nilai kepemimpinan spiritual. semoga kegiatan ini menjadi perhatian bagi para mahasiswa untuk bisa menyiapkan diri dalam menghadapi berbagai tantangan di era revolusi industri 4.0. (Aji dan Shiddiq)