Kerjasama Internasional dengan Universitas Fatih Sultan Mehmet Vakif Istanbul, Dekan FEBI bersama pimpinan IAIN Surakarta kunjungi Turki

Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta terus berupaya memperluas hubungan kerja sama dengan Perguruan Tinggi di Luar Negeri. Salah satunya dilakukan kunjungan ke Turki  pada 19/12/2018 rombongan delegasi IAIN Surakarta diikuti oleh 12 personil, agenda kegiatan berlangsung hingga 23 Desember 2018. Turut serta dalam kegiatan ini Dekan FEBI IAIN Surakarta, Drs. H. Sri Walyoto, MM. Ph.D. Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Dekan Fakultas Dakwah dan Ushuluddin (FUD),   Dekan Fakultas Syariah (FSY), Wakil Dekan I FITK dan FUD, Wakil Dekan II FITK, Wakil Dekan III FITK dan FSY, Kepala PTIPD, Kepala SPI, dan Kabag FITK.

Didampingi Mr. Sarder selaku Kepala International Office USFMV, Prof. Dr. Ahmet Turan Arslan, Dekan Fakultas Sains Islam, menyambut kedatangan rombongan di Aula rektorat USFMV. Hadir pula pada kesempatan ini, perwakilan Konsulat Jenderal R.I. di Istanbul, Bapak Iwan Wijaya Mulyatno.

Dengan dialek Turki yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Mr. Sarder, dalam sambutannya Prof. Arslan menyampaikan terima kasih dan menyambut baik kunjungan IAIN Surakarta. Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa USFMV selalu terbuka untuk bekerja sama dengan lembaga Pendidikan Tinggi (PT) dalam dan luar negeri. Selain dengan Uni Eropa, USFMV sejauh ini di antaranya tercatat telah bekerja sama dengan Malaysia dan Monaco. Ia juga menjelaskan bahwa universitasnya yang berdiri tahun 2010 dengan dukungan Kementerian Wakaf Republik Turki ini memiliki tujuh Fakultas. Di antaranya Fakultas Sastra, Fakultas Teknik, Fakultas Desain dan Arsitektur, Fakultas Sains Islam, Fakultas Seni, Fakultas Hukum, dan Fakultas Pendidikan.

Dari ketujuh Fakultas itu, terang Prof. Arslan, Fakultas Sains Islam merupakan Fakultas paling favorit. Fakultas Sains Islam menurutnya merupakan Fakultas pertama di Turki yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar. Untuk memudahkan mahasiswa, USFMV mengembangkan metodologi pembelajaran bahasa Arab yang diakui dalam setahun telah mampu membekali mahasiswa memiliki kemampuan bahasa Arab. Selain meyelenggarakan pendidikan sarjana, lanjut Prof. Arslan, terdapat pula program Pascasarjana bidang Seni, Teknik dan Ilmu-Ilmu Fisika, dan Ilmu-ilmu Sosial. USFMV juga menyelenggarakan program vokasi yang didesain 2 tahunan.

Sebagai lembaga pendidikan yang ditopang oleh badan wakaf, beliau menambahkan, USFMV juga menyediakan beasiswa. Bahkan bagi masyarakat Turki, USFMV menyediakan beasiswa penuh. PT yang memiliki jejak historis dengan Kesultanan Turki Usmani ini juga menyediakan beasiswa bagi mahasiswa asing dalam jumlah terbatas. Sementara perwakilan KJRI Istanbul, Iwan Wijaya Mulyatno, pada kesempatan itu menuturkan bahwa hubungan baik Indonesia dengan Turki bukanlah hal yang baru. Kali ini, hubungan baik itu dilanjutkan oleh generasi muda dari Indonesia, khususnya IAIN Surakarta.

Senada dengan itu, mewakili rombongan, Dr. Giyoto, M.Hum menegaskan bahwa kehadiran IAIN Surakarta juga dalam rangka melanjutkan hubungan baik tersebut. Sebagai salah satu PT Islam paforit di Indonesia, terang Giyoto, IAIN Surakarta siap melakukan kerja sama dengan USFMV. Khususnya kerja sama terkait Tri Dharma PT, seperti penyelenggaraan seminar internasional, kolaborasi penelitian, pertukaran pelajar dan semacamnya. Dalam kegiatan dilaksanakan juga benchmarking manajemen universitas, seperti Perencanaan Renstra, Visi Misi, dan penguatan kurikulum berstandar internasional. Juga dibicarakan kemungkinan-kemungkinan kerjasama internasional lainnya.

Di akhir sesi, Prof. Arslan mendukung tindak lanjut pertemuan ini dalam bentuk MoU. Ia berjanji akan mempelajari lebih detail aspek-aspek yang dapat dikerja samakan. Ia meminta Mr. Sarder selaku Kepala International Office untuk mengkomunikasikan teknis MoU tersebut lebih lanjut. Beliau juga berharap tindak lanjut tersebut dapat berjalan lancar dengan difasilitasi oleh KJRI.


sumber: Gie (Humas Publikasi IAIN Surakarta)

SEMARAK KEMERIAHAN ASPHA (AKUNTANSI SYARIAH PUNYA HAJAT) 2018

Sukoharjo – Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Syariah (HMJ AKS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta pada tahun 2018 berkesempatan mengadakan kegiatan ASHPA1.0 (Akuntansi Syariah Punya Hajat). ASHPA merupakan serangkaian acara yang diadakan oleh HMJ AKS. Serangkaian kegiatan tersebut yaitu ada AGT (Akuntansi Got Talent), LCC (Lomba Cerdas Cermat), LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah), Seminar Nasional, Olimpiade Akuntansi SMA/K Sederajat Jateng dan DIY serta Akuntansi Berbagi. Kegiatan ini berlangsung selama satu pekan mulai tanggal 12-18 November 2018. Ashpa dilaksanakan sebagai penyelenggaraan program kerja terakhir di periode kepengurusan HMJ AKS 2018 guna untuk menggali bakat mahasiswa dan mencari bibit unggul di bidang akuntansi.

Kegiatan yang ada di dalam ASHPA ini sebagian besar diperuntukkan sebagai wadah bagi mahasiswa akuntansi syariah  FEBI IAIN Surakarta dan untuk mahasiswa luar bahkan untuk masyarakat luar. Dengan tujuan memperkenalkan bahwa di IAIN Surakarta khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam terdapat jurusan Akuntansi Syariah. Untuk kegiatan Akuntansi Got Talent (AGT), Lomba Cerdas Cermat (LCC) dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) merupakan kegiatan yang diadakan oleh HMJ AKS dan dikhususkan untuk mahasiswa Akuntansi Syariah FEBI IAIN Surakarta semester 1-5. Sedangkan kegiatan Seminar Nasional diselenggarakan untuk umum baik mahasiswa FEBI itu sendiri, mahasiswa fakultas lain yang ada di IAIN Surakarta dan bahkan untuk mahasiswa dari kampus lain di luar kampus IAIN Surakarta.

Seminar Nasional ini mengangkat tema “Sharia Accounting: Policies, Challenge and It’s Opportunities in 4th Industrial Revolution”. Pembicara di Seminar Nasional ini adalah Bapak Suwarno, M.Ak., Ak., CA., CIBA dari IAI  dan Ibu Retnia Wulandari dari OJK dengan dimoderatori oleh Bapak Usnan, SEI., MEI selaku dosen AKS di IAIN Surakarta. Kemudian ada juga Olimpiade Akuntansi yang dikhususkan untuk siswa siswi yang bersekolah di SMK/Sederajat. Olimpiade ini diselenggarakan tingkat Jawa Tengah dan DIY. Di penghujung acara ada akuntansi berbagi. Di program kerja HMJ AKS ini para pengurus HMJ AKS turun ke masyarakat secara langsung. Akuntansi Berbagi kali ini dilaksanakan di Panti Asuhan Darul Ihsan Gonilan Kartasura. (arum,arian)

menggandeng ikatan akuntan indonesia komisariat surakarta, himpunan mahasiswa jurusan akuntansi syariah menyelenggarakan seminar nasional bertajuk keuangan syariah

Kamis (15/11/2018) Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi Syariah (AKS) IAIN Surakarta menggelar seminar nasional bertajuk “Syaria Accounting: Policies, Challenge and It’s Opportunites in 4th Industrial Revolution” di Gedung Graha IAIN Surakarta. Ini merupakan rangkaian acara dari gelaran ASPHA 1.0 (Akuntansi Syariah Punya Hajat) 2018. Seminar yang dimoderatori oleh Usnan, S.E., M.Si ini menghadirkan dua narasumber, yakni Suwarno, M.Ak., Ak., C.A., CIBA (Kepala Bidang 5 Ikatan Akuntan Indonesia Surakarta) dan Retnia Wulandari (Otoritas Jasa Keuangan Surakarta).

Dalam sambutannya, Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr.Awan Kostrad Diharto, S.E., M.Ag menyambut dengan gembira digelarnya seminar ini. Menurutnya, di era Revolusi Industri 4.0 ini semua pekerjaan harus mampu menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. “Dahulu, akuntansi dikerjakan secara manual, sekarang menggunakan aplikasi akuntansi. Oleh karena itu, para mahasiswa Akuntansi Syariah IAIN Surakarta harus mampu bersaing di era digital ini, jika tidak ingin pekerjaannya digantikan oleh mesin ataupun aplikasi,” tegasnya.

Sementara itu, dalam paparannya Suwarno, M.Ak., Ak., C.A., CIBA mengatakan bahwa Revolusi Industri 4.0 merupakan tantangan sekaligus peluang bagi semua orang, tak terkecuali para akuntan. “Khusus bagi pelaku ekonomi syariah di Indonesia, peluangnya masih sangat terbuka lebar karena mayoritas penduduknya adalah muslim,” imbuhnya. Setali tiga uang, Retnia Wulandari mengatakan bahwa keuangan syariah di Indonesia belum benar-benar digarap. “Data di OJK menunjukkan bahwa sektor keuangan syariah di Indonesia baru mencapai 8,58 % dan sisanya masih digarap oleh sektor keuangan konvensional. Sedangkan total aset keuangan syariah per September 2018 mencapai Rp. 1.265,97 Triliun atau USD 84,80 Miliar,” paparnya. Kedua narasumber sepakat, bahwa peluang bagi mahasiswa akuntansi syariah IAIN Surakarta untuk mengembangkan bahkan menjadi pelopor pengembangan keuangan syariah di Indonesia masih sangat terbuka lebar.”

Dr. Aris Widodo dari FEBI IAIN Surakarta Lolos Seleksi Artikel IOS New Delhi india

Pada tanggal 20-21 Oktober 2018, Dr. Aris Widodo, seorang Dosen Studi Islam FEBI IAIN Surakarta, berhasil lolos seleksi artikel bertema “The Life and Contribution of Ismail Raji Al-Faruqi” yang diadakan oleh Institute of Objective Studies (IOS) New Delhi. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Aris Widodo mempresentasikan artikel berjudul “Making Beauty into Reality: Promoting Integrated Knowledge in a More Fragmented Modern Life through Textbook Writing Project”. Dalam artikel tersebut, ia mencoba mengelaborasi lebih jauh paradigma integrasi-interkoneksi yang digaungkan oleh Prof. Dr. H. M. Amin Abdullah ke dalam konteks tasawuf.

Melalui penelitiannya, Dr. Aris Widodo berhasil menunjukkan kontribusi penting dari Ismail Raji Al-Faruqi dalam dunia studi Islam dan menunjukkan bahwa pemikiran Al-Faruqi tetap relevan dalam konteks kekinian. Dengan memadukan pemikiran tasawuf dengan paradigma integrasi-interkoneksi, ia juga memberikan pandangan baru mengenai bagaimana kita dapat mempromosikan pengetahuan terpadu di tengah kehidupan modern yang semakin terfragmentasi.

Dr. Aris Widodo memperoleh apresiasi dan pujian dari para peserta seminar dan rekan akademik lainnya yang hadir dalam acara tersebut. Kepada media FEBI, Dr. Aris Widodo menyampaikan kegembiraannya atas keberhasilan ini dan berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam pengembangan studi Islam di Indonesia dan internasional.

Latih Pengelolaan Keuangan di Masyarakat, Dosen Prodi AKS gelar Seminar Hasil PKM

FEBI News| Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Dosen Prodi Akuntansi Syariah pada tahun 2019 Fokus pada edukasi Pencatatan Keuangan di masyarakat, seperti pelatihan pencatatan keuangan untuk lembaga masjid, karang taruna, bahkan pencatatan keuangan untuk keluarga. Untuk mendiskusikan hasil PKM tersebut, maka dilaksanakan acara Seminar Hasil PKM Dosen Prodi Akuntansi Syariah pada Kamis (11/10/2018) di aula FEBI IAIN Surakarta. Hasil dari PKM ini akan dijadikan sebagai rujukan untuk pelaksanaan PKM selanjutnya.

Daftar Judul Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi AKS

No.Nama KegiatanTempat KegiatanPelaksana
1Pelaporan Keuangan untuk Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Masjid dan MusholaDesa Guwa Lor, kaliwedi , CirebonUsnan, S.E.I.,M.E.I
2Cara Merancang Dan Mengelola Keuangan Sebuah Organisasi Dengan EfektifDesa Wirorejan Rt 1 Rw 8 Ngadirejo KartasuraMarita Kusuma Wardhani, SE.,M.Si.,AK
3Pembukuan Bagi IPNU Dan IPPNU Majelis Wilayah Cabang DelangguTaman Pendidikan Al Quran Desa Sabrang, Kecamatan Delanggu, Kabupaten KlatenIndriyana Puspitosari, M.Si
4Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan MasjidMasjid Hidayatul Ummah ColomaduDevi Narulitasari, M.Si
5Perencanaan Dan Pengelolaan Keuangan Calon Entrepenaur Muda Pada Organisasi FATAYAT NU dan GP ANSHOR Kecamatan DelangguBalai Pertemuan Desa Sabarang Delanggu KlatenFitri Laela Wijayanti, SE.,M.Si
6Tata Kelola Keuangan dan Kewajiban Perpajakan UMKMAula BMT PalurSamsul Rosadi, M.Si
7Tata Kelola Keuangan Pada Gabungan Kelompok Tani Di BoyolaliDesa Karangmojo Kecamatan Klego Kabupaten BoyolaliWahyu Pramesti, SE.,M.Si.,AK
8Tata Kelola Keuangan Pada Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)Gejigan, Gagak Sipat, BoyolaliFahri Ali Ahzar, S.E.,M.Si
9Tata Kelola Keuangan Pada Laziz Nahdatul Ulama (NU) Majelis Wakil Cabang (MWC) Kecamatan DelangguMasjid Muthoharoh desa Sbrang Kecamatan Delanggu Kabupaten KlatenSayekti Endah Retno Meilani, SE.,M.Si.,Ak
10Sosialisasi Pencatatan Akuntansi Pada Organisasi Karangtaruna di Kota YogyakartaAula Desa Semaki YogyakartaAde Setiawan, SE.,M.Ak
11Pengelolan Dana Masjid Selama Bulan RamadhanMasjid Nurul Hikmah PalurHelti Nur Aisyiah, M.Si
12Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Organisasi nirlabaDesa Pucangan Kecamatan Kartasuro Kabupaten SukoharjoAnim Rahmayanti, M.Si
13Sosialisasi Penerapan Etika bisnis Islam Dalam Rangka Mewujudkan Tata Kelola usaha Yang Baik Pada UMKMMasjid Al – Iklash Ringin sari Rt 15 Rw 08 Mudu KlatenDita Andraeny, M.Si

Workshop Public Speaking dan Career Development Program

 

 

 

 

 

 

 

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) melakukan inovasi pada acara Carreer Development Program (CDP) yang dilaksanakan pada Rabu, 19 September 2018. Biasanya acara CDP dilakukan hanya dengan bentuk seminar, namun kali ini panitia berinovasi dengan kegiatan berupa outbond training, dengan mengambil tempat di Taman Balekambang Surakarta. Inovasi ini dimaksudkan agar kegiatan CDP lebih berkesan dan bermanfaat untuk para peserta.

“Kegiatan ini luar biasa, maksudnya di luar kebiasaan beberapa kegiatan CDP sebelumnya, yang biasanya peserta mahasiswa hanya duduk manis menyimak pemaparan materi, biasanya beberapa peserta cenderung jenuh dengan kegiatan seperti ini,” tutur Asep Maulana Rohimat, M.S.I., selaku ketua panitia. “Kegiatan ini juga harapannya menggali dan mematangkan potensi mahasiswa lulusan FEBI, terutama terkait kemampuan leadership, maka semua game dalam outbound training ini juga isinya berupa permainan-permainan yang melatih kekompakan tim, bagaimana mengelola tim, dan kerjasama dalam tim. Semoga selesai wisuda nanti mahasiswa lulusan FEBI ini bisa bermanfaat di tengah-tengah masyarakat, dan juga sukses dalam karirnya,” lanjut ketua panitia yang juga berprofesi sebagai dosen di FEBI ini.

CDP yang mengambil tema “Menggali Potensi Kepemimpinan dalam Diri” ini diikuti oleh 230 peserta mahasiswa yang sudah lulus secara akademik dan akan melangsungkan prosesi wisuda di bulan Oktober 2018. Masih dalam rangkaian CDP ini, semua peserta mahasiswa juga diberikan materi Workshop Kepemimpinan oleh Dr. Intan Novela, M.Si. dari UNS, dan dipandu oleh moderator Moh Rifqi Khairul Umam, M.M. Hadir pula pada kesempatan acara tersebut, Dr. Awan Kostrad Diharto, M.Ag., selaku Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, dan juga segenap pimpinan dan staf akademik FEBI. (amr)

Benchmarking Pendidikan Internasional, Pimpinan FEBI IAIN Surakarta Kunjungi Islamic Community Hochiminh City Vietnam

[smartslider3 slider=35]

FEBI News| Pimpinan FEBI IAIN Surakarta yaitu Dekan FEBI Drs. H Sri Walyoto, MM., Ph.D., Wakil Dekan 1, Drs. Azis Slamet Wiyono, MM, Wakil Dekan 2, Dr. Fitri Wulandari, M.Si; Wakil Dekan 3 Dr. Awan Kostrad Diharto, SE., M.Ag; beserta Kabag TU FEBI Nur Hidayatiningsih, MH. lakukan kunjungan kerja dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di FEBI IAIN Surakarta dengan melihat suasana pendidikan di Komunitas Muslim Vietman. Kegiatan ini juga bermaksud menjajaki kerjasama antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan Islamic Community Hochiminh City Masjid Jamiul Anwar dan Madrasah Annur.

Kunjungan diawali Silaturahim dengan  Indonesian Consulate General Bapak Hanif Salim, berdikusi tentang banyak hal, antara lain tentang Peran IAIN Surakarta khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dalam Hubungan Timbal-Balik Indonesia-Vietnam, Timbal-Balik Pendidikan, dan Ekonomi serta UMKM.

Kegiatan selanjutnya adalah pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat internasional, yaitu memaparkan potensi ekonomi syariah di dunia global kepada komunitas muslim Islamic Community Hochiminh City Vietnam. Di komunitas ini sambutan dilakukan secara ramah oleh para tokoh muslim di komunitas tersebut, yaitu Haji Du So (ketua menolitas muslim distric 8), Haji Ghazaly (sekretaris kementerian agama Islam Hochiminh), ustad Muhamad Musa (Dosen pengajar Agama Islam Masjid Anuar distric 8) beserta masyarakat lainnya.

Selanjutnya Pimpinan FEBI IAIN Surakarta menyampaikan sosialisasi Program Penerimaan Mahasiswa Baru khususnya bagi Calon Mahasiswa dari Islamic Community Hochiminh City untuk menempuh pendidikan di FEBI IAIN Surakarta. Mereka menyambut dengan antusias Program sosialisasi tersebut dan bersedia untuk menyebarluaskan di kalangan komunitas Muslim Hochiminh City. (Red)

Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah Berqurban

Bertepatan dengan perayaan Hari Raya Idul Adha 1439 H, mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah bersama Himpunan Mahasiwa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah melaksanakan ibadah qurban. Program tersebut merupakan inisiasi dari Jurusan Perbankan Syariah, termasuk dari Bp. Budi Sukardi, S.E.I, M.S.I., selaku Ketua Jurusan Perbankan Syariah, sebagai program sosial mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah.

Dengan dirilisnya tabungan qurban mahasiswa pada bulan Desember 2017, mahasiswa jurusan Perbankan Syariah mengumpulkan dana untuk berqurban melalui tabungan qurban mahasiswa yang di kelola oleh HMJ Perbankan Syariah, tepatnya oleh Divisi Kerohanian. Program tabungan qurban mahasiswa dilaksanakan dengan mengumpulkan dana dari mahasiswa Perbankan Syariah melalui koordinator masing-masing kelas, yang kemudian dana tersebut disalurkan kepada HMJ Perbankan Syariah. Tidak ada batasan dana dan waktu yang ditentukan dalam pengumpulan dana. Mahasiswa diberi kebebasan dalam mengumpulkan dana sesuai dengan kesepakatan masing-masing kelasnya.

Sejak dirilisnya tabungan qurban mahasiswa sampai dengan pelaksanaan qurban, sudah terkumpul dana sejumlah Rp. 9.600.000,00, yang kemudian oleh HMJ Perbankan Syariah direalisasikan dengan membeli hewan qurban sebanyak 4 ekor kambing. Hewan qurban tersebut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan daging hewan qurban, yaitu Masjid Al-Ikhlas (Polo, Kenteng, Nogosari, Boyolali), Masjid Muttaqin (Tempel, Sobokerto, Ngemplak, Boyolali), Masjid Al-Ikhlas (Turibang, Sobokerto, Ngemplak, Boyolali), dan Masjid Turunan (Sobokerto,
Ngemplak, Boyolali).

Selain berfokus pada bidang pendidikan dan akademik, pihak Jurusan Perbankan Syariah juga memiliki harapan bahwa program tabungan qurban mahasiswa dapat meningkatkan nilai sosial dan kepedulian dari mahasiswa untuk masyarakat sekitarnya. Kemudian juga diharapkan agar kedepan program tabungan qurban mahasiswa ini dapat terus berjalan, sehingga dapat dijadikan program sosial yang rutin diadakan setiap tahun atas nama mahasiswa jurusan perbankan syariah. (alan)

Praktisi Mengajar: Pasar Modal Gaya Muda Milenial

Studium general Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Surakarta yang  diadakan pada Kamis, 23 Agustus 2018 yang bertema “Pasar Modal Gaya Muda Milenial” dengan pembicara Bapak M Wira Adibrata  selaku kepala cabang Bursa Efek Indonesia KP Surakarta dan di buka oleh Dekan FEBI Bapak Drs. H Sri Walyoto, MM. Ph. D. Acara tersebut diikuti oleh kurang lebih sembilan ratus mahasiswa baru FEBI. Pada pembukaan acara ini Bapak Walyoto menyampaikan bahwa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam atau lebih sering disingkat dengan FEBI IAIN Surakarta merupakan fakultas terfavorit nomor satu PTKIN di Indonesia dikarenakan jumlah pendaftar yang mencapai 3700 mahasiswa dan hanya menerima sebanyak 860 mahasiswa. Tentu jumlah ini sangat fantasis, oleh karena itu demi menjaga kepercayaan masyarakat FEBI ingin menjaga dan meningkatkan kualitas mahasiswanya. Salah satu caranya adalah dengan melalui Studium general ini, diharapkan nantinya mahasiswa FEBI dapat mengenal pasar modal dan menjadi investor muda.

Pada kesempatan kali ini Bapak Wira menuturkan apakah yang disebut dengan pasar modal dan investasi. Beliau juga menyebutkan bahwa harta karun terbesar itu bukan berada di dasar laut melainkan berada di pasar modal. Hal ini dapat dibuktikan melalui harga saham yang terus mengalami peningkatan seperti contoh saham pada perusahaan Unilever pada tahun 1982 sebesar 140,4 miliar dengan omset 159 miliar, namun pada tahun 2017 saham tersebut mengalami kenaikan secara  drastis sebesar 16,9 triliun dengan omset 36,5 triliun. Melalui data tersebut dapat dipastikan deviden yang didapat oleh para investor juga akan mengalami kenaikan. Selain perusahaan Unilever yang sahamnya terus  mengrucut  naik terdapat perusahaan lainnya seperti; BCA, Mandiri, Telkom Indonesia, Sido Muncul, Kalbe, dan masih banyak lagi. Jika ingin sukses dalam berinvestasi maka harus melalui 3i yakni; insyaf maksut dari insyaf disini adalah bertaubat dari uang yang telah dibelanjakan  sebelumnya, selanjutnya irit dalam menggunakan uang dan yang terakhir investasi, menggunakan uang untuk berinvestasi. Pesan Bapak Wira kepada mahasiswa baru FEBI.

DOSEN AKUNTANSI SEMANGAT MENGUPGRADE KETERAMPILAN ZAHIR ACCOUNTING

Surakarta 13-15 Agustus 2018 Tim dosen Akuntansi Syariah (AKS) selama 3 hari melakukan refreshment dengan mengikuti kegiatan mengupgrade kemampuan dalam menunjang salah satu praktikum Akuntansi yakni praktikum Zahir Accounting. Dalam kesempatan ini seluruh tim dosen akuntansi mendapat penyegaran dalam update Zahir Accouting yang didampingi oleh tim dari Nathan Consulting. Dosen Akuntansi Syariah sebagai pengampu praktikum Zahir Accounting merasa sangat merasakan manfaat dari kegiatan ini. Selama 3 hari dirasa cukup untuk menjadi bekal bagi dosen dalam mengupgrade keterampilan di aplikasi Zahir Accounting. Acara yang dibuka oleh Dekan FEBI ini diikuti oleh 15 dosen Akuntansi Syariah. Keceriaan selama acara pelatihan ini terlihat dari antusias dosen yang berkesinambungan selama acara berlangsung.