Talk Show Jagongan Bisnis

 

Kiat Menjadi Pebisnis Kreatif

Senin 11 Maret 2019, HMJ Manajemen Bisnis Syari’ah IAIN Surakarta mengadakan talk show bernama Jagongan Bisnis dengan tema “Terwujudnya Mahasiswa Pebisnis yang Kreatif di Era Industri 4.0” yang merupakan salah satu program dari Divisi Kewirausahaan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan dalam dunia wirausaha dan kemampuan beragumen serta menyampaikan gagasan. Kegiatan ini bertempat di Ruang Baca FEBI IAIN Surakarta dan dihadiri lebih dari 60 orang peserta.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan-sambutan. Puncaknya pada sharing materi dan sesi tanya jawab dimana peserta diajak berdialog tentang peran milenial dalam dunia kewirausahaan khususnya dalam sistem jual beli daring yang saat ini mengalami peningkatan tajam di Indonesia.

Dias Bahari selaku Tim dari Marketplace Shopee regional Solo menyampaikan kiat untuk menjadi seorang pebisnis yaitu harus memiliki keberanian untuk mencoba, mengetahui passion diri sendiri, dan mengembangkan potensi yang dimiliki serta memperbanyak relasi. Selain itu, kesiapan mental adalah hal yang penting bagi para pebisnis kreatif. Bagaimana ia bisa bangkit kembali setelah mengalami kegagalan dan mampu mengikuti perkembangan pasar yang sangat cepat.

Acara tersebut diakhiri dengan ice breaking dan sesi tanya jawab kuis. Peserta yang mampu menjawab kuis mendapat merchandise dari Shopee. Harapannya dengan adanya talk show Jagongan Bisnis ini dapat menjadikan wadah bagi mahasiswa untuk saling sharing ilmu agar termotivasi menjadi pebisnis yang kreatif di era industri 4.0 serta siap dan mampu mengikuti perkembangan pasar. (Rina Nursamsyah)

Grand Opening Kajian Rutin Ekonomi Islam FRESH FEBI IAIN Surakarta

Green Sukuk Sebagai Instrumen Pembangunan Berkelanjutan Indonesia

      Grand Opening Kajian Rutin Ekonomi Islam FRESH FEBI IAIN Surakarta pada hari Rabu 13 Maret 2019 mengangkat tema “Green Sukuk Sebagai Instrumen Pembangunan Berkelanjutan Indonesia”. Materi disampaikan oleh Bapak Asep Maulana Rohima S.H.I.,M.S.I selaku dosen FEBI IAIN Surakarta. Bahwasannya Green Sukuk atau biasa diartikan sebagai surat utang negara berbasis syariah telah digunakan untuk hal-hal yang berhubungan dengan alam/natural dan merupakan salah satu sumber dana beberapa proyek negara.

     Dilansir dari Kementrian Keuangan RI, Indonesia merupakan negara yang terletak di cincin api. Hal inilah yang menyebabkan Indonesia sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. Dampak perubahan iklim yang sering terjadi di Indonesia antara lain banjir, kekeringan, peningkatan serta penyebaran penyakit menular, dan dampak-dampak lain yang berpengaruh dalam sektor pertanian. Fenomena inilah yang menjadi awal pemikiran pemerintah untuk mulai memperhatikan kesejahteraan rakyat Indonesia. Infrastruktur yang ramah lingkungan menjadi ide baru yang dicetuskan pemerintah untuk meminimalisasi dampak dari adanya perubahan iklim.

      Infrastruktur yang ramah lingkungan pastinya memerlukan pembiayaan untuk proses pembangunannya. Oleh karena itu, alokasi anggaran untuk mitigasi perubahan iklim mulai dibuat. Alokasi ini berfokus pada sembilan sektor green atau sektor natural, yaitu renewable energy, resilience to climate change for disaster risk areas, sustainable agriculture, energy and waste management, sustainable transportation, green tourism, sustainable natural resource menegement, use of clean techology for power generation, and green building.

      Green Sukuk dapat menjadi salah satu alternatif dalam pembiayaan sembilan sektor green tersebut. Green Sukuk merupakan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang berbasis syariah atau biasa disebut juga dengan obligasi syariah. Menurut Fatwa DSN-MUI, obligasi syariah adalah suatu surat berharga jangka panjang berdasarkan prinsip syariah yang dikeluarkan emiten kepada pemegang obligasi syariah yang mewajibkannya untuk membayar pendapatan kepada pemegang obligasi Syariah berupa bagi hasil serta membayar kembali dana obligasi pada saat jatuh tempo. Akad-akad yang digunakan dalam penerbitan obligasi syariah tersebut antara lain mudharabah, musyarakah, murabahah, salam, istishna, dan ijarah. Berdasarkan pengertian dari sukuk diatas, Green Sukuk dapat diartikan sebagai surat utang negara berbasis syariah yang digunakan untuk hal-hal yang berhubungan dengan alam/ natural, misalnya pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan.

      Beberapa proyek negara yang dibiayai oleh sukuk antara lain pembangunan jalan dan jembatan, pembangunan jalur kereta api, pembangunan sumber daya air, pengembangan dan revitalisasi asrama haji, pembangunan dan rehabilitasi kantor urusan agama dan manasik haji, pembangunan dan pengembangan gedung perkuliahan, pembangunan dan pengembangan madrasah, pembangunan taman nasional, serta pembangunan dan pengembangan laboratorium. Di Akhir sesi, pembicara menantang mahasiswa untuk berani mengawasi realisasi penggunaan sukuk ini, supaya sesuai dengan prinsip syariah yang telah ditetapkan oleh fatwa DSN MUI. (fresh_media)

FGD Review Borang AKS

Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas penyusunan borang, Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Surakarta menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) review penyusunan borang Prodi AKS bersama narasumber (reviewer) bapak Dr. Anton Bawono. Kegiatan dilaksanakan pada hari jum’at tanggal 8 Maret di ruang 209 FEBI. Acara tersebut dibuka langsung oleh Dekan FEBI, Bapak Drs. H. Sri Walyoto, Ph.D. selain itu, FGD ini dihadiri pula oleh jajaran dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.

Diawal penyampaian hasil review, narasumber memberikan apresiasi atas hasil penyusunan borang yang telah dilakukan oleh tim penyusun borang. Beliau menyampaikan bahwa secara umum, penyusunan borang sudah dilakukan dengan baik. Narasi setiap borang telah dideskripsikan dengan gaya dan tata bahasa yang baik, dan beberapa pengembangan-pengembangan yang telah dibuat menunjukkan keunikan dari borang Prodi AKS.
Setelah menyampaikan apresiasi tersebut, beliau memberikan beberapa catatan untuk menjadi bahan evaluasi dan perbaikan penyusunan borang. Diantara catatan-catatan tersebut yaitu: (1) beliau mengingatkan bahwa dalam penyusunan borang, tim juga harus berhati hati ketika dalam penyusunan evaluasi diri (hindari plagiarisme), karena meskipun nilainya kecil, tetapi aspek ini menjadi catatan penting bagi para asesor, (2) dekipsi visi Prodi harus ditambahkan penjelasan maksud dari visi “unggul” dan “islami” nya, (3) pada borang 3 harus berhati-hati dalam mengisi kolom jumlah, tidak semuanya harus dijumlahkan, (4) evaluasi kekeliruan perhitungan SKS mengajar dosen agar disesuaikan dengan catatan yang sudah ada dalam templet borang, (5) deskripsi kompetensi lulusan perlu ditambahkan deskripsi umum tentang kompetenesi lulusan dihubungkan dengan kelompok mata kuliah (mata kuliah Institut, Fakultas dan Prodi), (6) koreksi atas jumlah langganan jurnal, yang dihitung bukan jumlah volume tetapi jumlah (nama) jurnalnya, (7) kerjasama harus ditambahkan penjelasan bentuk manfaat kedua belah pihak, serta beberapa evaluasi dan catatan-catatan lainnya.

Membentuk Organisatoris yang Kritis Aktif dan Kreatif melalui Training Organisasi

Kamis 7 Maret 2019, DEMA FEBI IAIN Surakarta menyelenggarakan Training Organisasi dengan tema “Membentuk Organisatoris yang Kritis Aktif dan Kreatif” bertempat di Gedung Aisiyah Barat RS PKU Kartasura. Acara tersebut di isi oleh beberapa pembicara antara lain Bapak Slamet Muridan, S.Akun sebagai pembicara utama dan Saudara Arifin Efendi S.Pd, Rizki Almalik, Kak Hafizat, Ardhika Rahmawati, Febri M. Husni sebagai pembicara perbidang. Tidak lupa dalam acara ini juga mengundang seluruh Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) FEBI IAIN Surakarta, yaitu Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Bisnis Syariah (HMJ MBS), Himpunan Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah (HMJ PBS), Himpuanan Mahasiswa Jurusan Akuntansi Syariah (HMJ AKS), Forum Ekonomi Syariah (FRESH ), dan Program Asistensi Keagamaan dan Kepribadian Islam (PAKKIS).

Acara diawali dengan pembukaan dilanjutkan pembacaan ayat suci Al- Qur’an oleh saudara Muqsit Ardiyansah kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Mahasiswa yang dipimpin oleh saudari Dyah Ayu Puji L. Selanjutnya Sambutan oleh saudara Rizki Fajar Santoso sebagai ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FEBI sekaligus membuka acara Training Organisasi. Setelah Opening Ceremony acara yang ditunggu–tunggu yaitu Materi oleh Bapak Slamet Muridan S.Akun dimana beliau menyampaikan beberapa materi terkait keorganisasian, motivasi, dan berbagi pengalaman. Pembicara mengambil contoh dari Muhammad Al Fatih yang  dapat menaklukan Konstantinopel dalam usia yang masih muda.

Selain itu beliau juga menyampaikan bagaimana dalam organisasi tidak mementingkan kepentingan atau visi pribadi, karena dalam organisasi memiliki visi dan misi yang besar dan itu harus diwujudkan bersama. Beliau memberikan contoh bahwa jadikan organisasi adalah keluarga, jangan hanya soal program kerja terlaksana, tapi juga harus memikirkan kebutuhan para staff atau anggotanya, jika kebutuhan para anggota terpenuhi program kerja juga akan terpenuhi dan rasa kekeluargaanpun didapat.

Sesi terakhir sebelum ditutup beliau berpesan agar sebagai pengurus Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) harus focus, memberikan kontribusi yang baik, ramah dan terbuka dengan siapapun. Tidak lupa harus berprestasi, jadi tidak hanya sukses dalam berorganisasi tapi juga sukses dalam akademik, dan jangan niatkan itu semua hanya untuk dipandang orang. Jangan hanya stagnan tapi juga harus selalu berinovasi. Waktu adalah pedang, dibantai waktu atau memanfaatkan waktu. Acara diakhiri dengan penyerahan kenang–kenangan kepada Bapak Slamet Muridan, S.Akun.

Acara dilanjutkan dengan membentuk kelompok setiap Bidang atau Departemen, sesi ini setiap Bidang atau Departemen memiliki pembicara yang ahli dalam bidangnya masing–masing, seperti Departemen Internal/SDM, Departemen Kastrad, Departemen Kewirausahaan dan Keilmuwan, Departemen Humas dan Departemen Sosial dan Pengabdian Masyarakat. Tujuannya dari acara ini setiap anggota dapat mendiskusikan problematika yang dihadapi didalam program kerja, dan diharapkan dapat membuka pandangan terkait Bidang atau Departemen yang mereka pegang. Setelah selesai pertemuan perbidang atau Departemen diakhiri dengan penutup dan foto bersama.

Harapanya dengan adanya Training Organisasi ini dapat menjadikan organisator yang Kritis, Aktif dan Kreatif seperti tema yang diangkat. Selain itu, dapat menambah semangat dalam berorganisasi, saling mengenal dan akrab dengan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) yang lain. Serta dapat memberi jawaban ketidaktahuan yang dialami dalam Organisasi  yang diemban. Bagi yang mendapat doorprise dari pembicara utama Bapak Slamet Muridan, S.Akun semoga bisa bermanfaat dan sukses seperti baliau. (Maulida)

Kembangkan Inovasi Media Pembelajaran, FEBI IAIN Surakarta studi Banding ke LPMPP UNY

FEBI News| Bertempat di gedung Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) UNY (Rabu, 6/3/2019), Tim Program Kelas Peminatan dan Penyusunan RPPS dipimpin langsung Dekan FEBI IAIN Surakarta Dr. M. Rahmawan Arifin, SE., M.Si, Wakil Dekan 1 Dr. Awan Kostrad Diharto, SE., M.Ag, Wakil Dekan 2  Dr. Hj. Woro Retnaningsih, M.Pd berkunjung ke LPMPP UNY dalam rangka studi banding inovasi media pembelajaran dan semua hal terkait dengan mutu pembelajaran di perguruan tinggi.

Acara ini langsung diterima oleh ketua LPMPP UNY Prof. Dr. Lantip Diat Prasojo, M. Pd. didampingi oleh Ketua Pusat Inovasi Pendidikan dan Pengembangan  Pembelajaran (PIP3) Dr. Soenarto Soenaryo, M.Pd. dan Sekretaris PIP3 Dr. Ratna Wardani, M.T. serta beberapa staf LPMPP. Hadir dari FEBI IAIN Surakarta Kabag Tata Usaha Nur Hidayatiningsih, MH, Sekprodi MBS Zakky Fahma Auliya, MM., Sekprodi PBS Rais Sani Muharrami, ME., Sekprodi AKS Fitri Laela Wijayati, M.Si., Kepala Laboratorium FEBI Septi Kurnia Prastiwi, MM., Alvin Yahya, M.H., Yulfan A. Nurrohman, MM., dan Asep Maulana Rohimat, M.S.I.

Selain berdiskusi terkait berbagai inovasi pembelajaran di Perguruan Tinggi, tim LPMPP menunjukan beberapa karya media pembelajaran hasil karya dosen dan mahasiswa UNY serta beberapa ruangan multimedia yang berfungsi untuk produksi pengembangan inovasi media pembelajaran. (AMR)

[smartslider3 slider=172]

Kajian Rutin HMJ PBS

Sukoharjo- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbankan Syariah menyelenggarakan kajian rutin pertama, sejak pelantikan pada 14 Februari 2019 bersama organisasi mahasiswa FEBI lainnya. Kajian rutin yang mengangkat tema “Ada Apa dengan Teori & Praktik Perbankan Syariah” dilaksanakan Selasa siang, 19 Februari 2019 di ruang pertemuan Je’LM Café. Pada kajian rutin kali ini sebagai pengisi materi dari dosen Perbankan Syariah yaitu Waluyo, Lc., MA.

Kajian rutin keilmuan ini dihadiri lebih dari 30 peserta perwakilan dari tiap-tiap kelas Jurusan Perbankan Syari’ah. Menurut Bapak Waluyo, tema yang diangkat kali ini sangatlah menarik. Beliau menyampaikan materi bahwasannya teori yang ada saat ini mengenai akad mudharabah sudah baik, namun perlunya perbaikan pada proyeksi nasabah pada praktek di bank syariah.

Dari beberapa masalah yang disampaikan ada beberapa solusi yang ditawarkan beliau, yang pertama ada goal dari pemerintah atau dukungan terhadap keuangan syariah misalkan mengganti satu bank BUMN menjadi bank syariah, kedua perlunya akademisi yang berani mengganti teori dalam hal proyeksi pada akad mudharabah, ketiga melakukan pembinaan kepada masyarakat dalam hal mental kejujuran.

Selain itu, beliau berpesan kepada HMJ Perbankan Syariah untuk mengundang praktisi bank syariah atau OJK untuk kajian rutin selanjutnya agar mengangkat tema mengenai keuangan syariah lainnya, karena mahasiswa Perbankan Syariah bukan hanya mempelajari materi mengenai bank syariah, namun juga keuangan syariah non-bank.

 

Rapat Kerja Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Tahun 2019

Agenda Rapat Kerja  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN  Surakarta dilaksanakan pada tanggal 21-23 Januari 2019 di Kawasan Dieng Plateau, Wonososbo. Raker tingkat Fakultas ini membahas agenda FEBI tahun 2020 dan evaluasi program tahun 2019. Raker dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2, Wakil Dekan 3, para Ketua Jurusan dan sekretaris Jurusan, Kepala Laboratorium, Biro Skripsi, Konsorsium, Pengelala Jurnal Fakultas dan Jurusan, Pengelola Pondok Mahasiswa, Pengelola Web Fakultas, dan Pengelola Pojok Bursa FEBI, Perwakilan Senat dan Dosen, serta berbagai utusan dari dosen dan staf administrasi. Raker ini mendesain berbagai hal terkait program kerja fakultas, terutama perencanaan penerimaan Fakultas dan juga program kerja prioritas yang sejalan dengan Rencana Induk Pengembangan (RIP) dan Rencana Strategis IAIN Surakarta dan Fakultas. RAker ini menghasilkan  rencana program kerja tahun 2020 yang kemudian akan dijabarkan dan diusulkan ke IAIN Surakarta sebagai dasar untuk penyusunan RKAKL 2020.

 

Penarikan PPL FEBI IAIN Surakarta di BRI Syariah Cabang Solo

Penarikan PPL FEBI IAIN Surakarta dilaksanakan pada Rabu 30 Januari 2019 pukul 13.00 wib di ruang meeting kantor cabang BRI Syariah Solo, hadir pada acara tersebut pimpinan cabang BRI Syariah Bapak Halomoan Marpaung dan Bapak Alvin Yahya S.H,.M.H., Bapak Yulfan A. Nurohman S.E,.M.M., serta Bapak Nur Hidayah Al Amin M.E.SY  dan seluruh peserta PPL.

Setelah satu bulan penuh melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di BRI  Syariah Solo Veteran akhirnya dapat diselesaikan dengan tepat waktu. Pada pertemuan pelepasan mahasiswa magang tersebut Bapak Halomoan Marpaung selaku pimpinan Cabang BRI Syariah Solo Veteran mengatakan bahwa BRI Syariah sangat terbuka lebar atas kunjungan teman-teman dari mahasiswa magang IAIN Surakarta. Beliau juga mengatakan banyak terimakasih telah memilih BRI Syariah sebagai tempat Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Bapak Nur Hidayah Al Amin M.E.SY., selaku dosen pembimbing PPL IAIN Surakarta menyampaikan banyak terimakasih atas kerjasamanya terhadap BRI Syariah Solo Veteran yang setiap tahunya menerima mahasiswa magang dari IAIN Surakarta dengan baik.  selain itu beliau juga memohon maaf apabila mahasiswanya dalam bertutur kata dan tingkah laku banyak kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja.

Meskipun Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) telah selesai Bapak Halomoan Marpaung memberikan pesan kepada kepada mahasiswa magang untuk berani bermimpi.  Bermimpi untuk bercita-cita karena kesuksesan sesungguhnya perlu disiplin dan juga konsisten. Semoga ilmu yang di dapat saat Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di BRI Syariah Solo Veteran dapat bermanfaat untuk kedepannya nanti.

 

BImtek karya Ilmiah Skripsi, FEBI gelar Workshop Metodologi Penelitian bagi Mahasiswa

FEBI News| Sebagai upaya untuk meningkatkan angka kecepatan lulus mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, sekaligus untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah mahasiswa (skripsi) dari waktu ke waktu, pihak Fakultas yang dimotori oleh 3 Program Studi (Prodi), yaitu Manajemen Bisnis Syariah, Perbankan Syariah dan Akuntansi Syariah, melaksanakan kegiatan Workshop Metodologi Penelitian untuk mahasiswa angkatan tahun 2016, dengan Tema Workshop Metodologi Penelitian; Bimbingan Teknis Penulisan Karya Ilmiah (Tugas Akhir), yang berlangsung selama 2 hari yaitu hari selasa dan rabu, tanggal 21 dan 22 Januari 2019, mulai pukul 08.00-15.30 WIB.

Kegiatan Workshop Metodologi Penelitian Mahasiswa kali ini didesain dalam dua bentuk, yaitu acara umum dan acara di kelas. Pada desain yang pertama, kegiatan dilaksanakan di Gedung Grha IAIN Surakarta dengan acara inti yaitu pengarahan umum dan pengarahan strategis berkaitan dengan kebijakan Fakultas tentang penulisan karya ilmiah mahasiswa (skripsi) yang disampaikan langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI);  Drs. H. Sri Walyoto, MM., Ph.D., kemudian dilanjutkan dengan pengarahan teknis yang disampaikan oleh Ketua Program Studi Perbankan Syariah sekaligus selaku Ketua Panitia Budi Sukardi, SEI, MSI.

Desain yang kedua dari kegiatan Workshop Metodologi Penelitian Mahasiswa ini adalah acara di kelas. Konsep ini dilaksanakan sesuai dengan tema kegiatan Workshop yaitu Bimbingan Teknis Penulisan Karya Ilmiah (Tugas Akhir). Setiap mahasiswa telah menyiapkan bahan untuk dilakukan proses bimbingan teknis dengan mendapatkan materi dari narasumber (berupa pengarahan, evaluasi dan masukan) atas setiap komponen pada penulisan karya ilmiah.

IMG_7570

Memahami akuntansi melalui internship di KAP Ganung AB

10 Januari 2019 kegiatan yang selalu dinanti oleh sebagian besar mahasiswa Semester 5 yaitu Praktik Pekerjaan Lapangan (PPL). PPL di gunakan pihak akademik sebagai salah satu cara untuk memberikan pengalaman dan gambaran nyata mengenai pekerjaan yang kelak dapat mereka lakukan setelah lulus dari perkuliahan. Ketika PPL berlangsung maka pemahaman ilmu yang mahasiswa dapatkan selama pembelajaran di dalam kelas akan sangat diperlukan. Karena dalam pelaksanaan PPL kinerja mahasiswa akan sangat dipertimbangkan oleh mitra tempat mahasiswa melaksanakan PPL. Jika kinerjanya memuaskan, maka tidak menutup kemungkinan mahasiswa PPL tersebut  akan dipanggil untuk bekerja di sana setelah mereka lulus.

Program Studi Akuntansi Syariah yang merupakan satu dari tiga Program Studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Surakarta dalam misinya menyebutkan bahwa, diharapkan lulusan akuntansi syariah dapat menjadi auditor yang mumpuni dan berintegritas. Maka dari itu, hal ini dapat dicapai dengan memiliki pengalaman PPL yang sesuai yaitu di suatu Kantor Akuntan Publik. Pengalaman PPL di KAP pernah dirasakan oleh salah satu kelompok PPL 2019 FEBI IAIN Surakarta (Angkatan 2016) di KAP Ganung AB.

KAP Ganung AB adalah KAP yang bertempat di Surakarta, beberapa pengalaman yang dimiliki KAP Ganung AB antara lain:

  • Dipercaya oleh KPU Provinsi  Jateng dan KPU Provinsi DIY untuk melakukan audit Dana Kampanye Partai Politik Peserta Pemilu 2019.
  • Dipercaya untuk mengaudit laporan keuangan dan laporan kinerja salah satu BLU di Palembang.
  • Dipercaya oleh banyak Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Koperasi, Rumah Sakit, Yayasan, Organisasi Nirlaba dan Industri untuk melakukan audit atas laporan keuangan tahunan.
  • Dipercaya oleh beberapa pemerintah daerah untuk melakukan audit laporan keuangan tahunan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Untuk dapat malaksanakan kegiatan PPL di KAP Ganung AB, terdapat beberapa persyaratan dan langkah yang harus dilakukan. Persyaratan yang paling penting ialah telah mengikuti mata kuliah Auditing. Kemudian, calon mahasiswa PPL di KAP Ganung AB harus mengajukan proposal PPL terlebih dahulu, karena banyak mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Solo Raya maupun dari luar area Solo Raya yang berniat untuk melaksanakan PPL di KAP Ganung AB. Setelah proposal disetujui, calon mahasiswa PPL akan dihubungi untuk melakukan sesi wawancara oleh pemilik KAP yaitu Bapak Ganung Agung Budiarto. Wawancara dilakukan untuk menguji kesiapan dan kemampuan calon mahasiswa yang PPL disana. Karena KAP Ganung AB merupakan KAP yang berintegritas, calon mahasiswa PPL pun harus berkualitas dan sesuai standar yang dimiliki KAP Ganung AB. Setelah dinyatakan diterima, maka sesuai dengan pengajuan masa PPL yang telah di setujui sebelumnya mahasiswa dapat memulai PPL. PPL yang dilakukan Mahasiswa Akuntansi Syariah angkatan 2016 FEBI IAIN Surakarta di laksanakan selama satu bulan pada bulan Januari tahun 2019.

Banyak pengalaman yang didapat dari melakukan PPL di KAP Ganung AB. Pengalaman yang diperoleh antara lain mahasiswa mendapat pengalaman untuk trik mencari data organisasi atau lembaga yang dapat dijadikan target untuk bekerjasama. Mahasiswa juga memperoleh kesempatan untuk ikut serta dalam pemeriksaan bukti audit. Setelah bukti audit terkumpul, mahasiswa diberikan tugas untuk mengolah bukti tersebut hingga siap untuk digunakan oleh Auditor senior. Proses pemeriksaan bukti ini melalui proses yang panjang, membutuhkan ketelitian dan pemahaman yang baik terhadap bukti yang disajikan untuk memnghindari adanya kesalahan pengauditan. Selain memiliki pengalaman melakukan pemeriksaan terhadap bukti audit, mahasiswa juga diberikan pengalaman untuk lebih mengenal penggunaan aplikasi Audit “ATLAS” yang diterbitkan oleh Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Kemanterian Keuangan Republik Indonesia. Selain mendapat pengalaman melakukan audit dengan benar, hal yang sangat di tekankan di KAP Ganung AB adalah rasa tanggungjawab dan kedisiplinan yang tinggi. Hal ini sesuai dengan sikap yang harus dimiliki oleh seorang calon auditor. Pengalaman berharga yang dimiliki mahasiswa ini kelak menjadi bekal dalam memulai karir di bidang Audit. Pengalaman ini juga menjadi nilai tambah mahasiswa dalam riwat pengalaman yang dimiliki sehingga mampu bersaing dengan lulusan dari kampus lain dalam melamar pekerjaan. Hal ini juga menunjukkan bahwa Mahasiswa Akuntansi Syariah FEBI IAIN Surakarta mampu bersaing dengan mahasiswa dari kampus lain karena terbukti dapat melakukan PPL di KAP Ganung AB.