Diklat Komunitas Jurnalis FEBI: lahirkan Jurnalis Muda berkarakter Independen dan Kreatif

FEBI News| Mengawali tahun 2022 Komunitas Jurnalistik Febi Sukses gelar diklat secara blended dengan tema “Build a New Character Through The Journalism” pada hari Sabtu (8/1/ 2022). Diklat ini dilaksanakan secara daring dan luring dengan 24 peserta, sebagian diantaranya datang secara luring di aula gedung A lantai 2 FEBI.

Pada acara diklat kali ini, KJF menghadirkan dua Pembicara pakar media digital, pembicara pada sesi pertama yaitu Adhelia Desi Prawestri, S. Pd., M.Akun selaku Dosen FEBI dan Youtuber dengan memberikan materi mengenai mewujudkan jurnalis muda melalui media massa serta branding diri. Sedangkan pembicara sesi kedua yaitu Asep Maulana Rohimat, M.S.I selaku Pembina Komunitas Jurnalis FEBI sekaligus Kepala FEBI MIC (FEBI Media and Information Center) menyampaikan materi terkait tentang urgensi jurnalistik bagi seorang mahasiswa, sebagai agent of change mahasiswa wajib merespon dinamika bangsa dan masyarakat dengan gagasan dan solusinya. Melalui metode liputan jurnalistik inilah mahasiswa sampaikan fenomena faktual ke publik secara apa adanya untuk dicarikan solusi bersama. Seorang jurnalistik juga wajib menjunjung tinggi kode etik, dan sikap independen namun tetap kreatif dalam membuat liputan.

Para peserta cukup antusias dengan materi yang diberikan oleh masing-masing pembicara. Di akhir acara, ada sesi tukar hadiah yang telah dibawa oleh masing-masing peserta maupun panitia. Kegiatan ini tentunya juga sebagai bentuk pengakraban antara panitia dengan anggota baru KJF.

Pict by : Diana/KJF
Redaktur : Beni Suci/ KJF
Editor : Aji Tri Laksono/KJF

Prodi AKS Inisiasi Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan PSAK 109 bersama BAZNAS Kab Sragen

FEBI News| Prodi AKS Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta bersama dengan BAZNAS Kabupaten Sragen akan selenggarakan Pelatihan penyusunan laporan keuangan PSAK 109. Pelatihan ini merupakan hal yang penting bagi karyawan terutama dalam membekali karyawan dengan pelatihan pengelolaan dana filantropi dalam rangka mewujudkan transparansi, keandalan dan responsibility dalam bidang keuangan dan mewujudkan salah satu aspek berkaitan dengan good governance.

Hari ini Rabu (5/1/2022) Prodi Akuntansi Syariah yang diwakili oleh Kaprodi AKS Anim Rahmayati, M.Si, beserta Sekprodi AKS Fitri Laela Wijayati, M.Si dan dosen akuntansi syariah Devi Narulitasari, MSi dan pihak BAZNAS Kabupaten Sragen yang diwakili oleh Dewi Purwantiningsih, SE selaku kepala pelaksana BAZNAS Kabupaten Sragen dan Seby Widyo Utomo, S.Kom selaku staf bagian pendayagunaan ZIS menginisiasi kerjasama di bidang pengabdian masyarakat untuk mempersiapkan kompetensi karyawan yang unggul dan menguasai ilmu akuntansi syariah maka prodi akuntansi syariah dan BAZNAS kab. Sragen akan menyelenggarakan pelatihan berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan PSAK 109.

Dekan FEBI intruksikan Dosen untuk perkuat pembentukan Mental dan Jiwa Entrepreneur bagi Mahasiswa

FEBI News| Acara penilaian SKP dan Penilaian Pegawai Dosen Tetap Non PNS (Evaluasi Kinerja) FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terselenggara pada hari Senin  (03/1/2022) bertempat di Ruang Rapat Pimpinan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. M.  Rahmawan Arifin, S.E., M. Si. Selaku Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. Hj. Woro Retnaningsih, M. Pd selaku Wakil Dekan II, Nur Hidayatiningsih, S.Ag., M.H  selaku Kabag TU, Joko Purnomo, SE selaku Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda, Sukoco Edi Sasmito, S.E. selaku Pengembangan Teknologi Pembelajaran Ahli Muda, beserta para Dosen Tetap Non PNS di lingkungan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Dalam kegiatan ini selain dilaksanakan penilaian SKP dan Penilaian Dosen Tetap Non PNS, adapun hal yang dilakukan yaitu merefleksikan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh para Dosen Tetap Non PNS, Mengevaluasi kinerja Dosen Tetap Non PNS, Pengembangan karier Dosen Tetap Non PNS kedepannya, Mendukung program kerja tahun 2022 yang akan dilaksanakan nanti, serta Peran Dosen Tetap Non PNS untuk dapat bersinergi dengan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Bahwa para Pimpinan memberikan semangat untuk para Dosen Tetap Non PNS supaya melaksanakan kewajibannya sebagai seorang Dosen secara penuh. Dekan FEBI juga menekankan kembali kepada setiap Dosen untuk perkuat pembentukan Mental dan Jiwa Entrepreneur bagi Mahasiswa.

Tahun 2022 FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menjadi tahun yang baru untuk membuktikan keberadaan FEBI semakin nyata dan terwujud. Pada kegiatan penilaian SKP dan Penilaian Pegawai Dosen Tetap Non PNS (Evaluasi Kinerja), banyak dari Dosen Tetap Non PNS FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta yang sangat siap untuk menjadi support sysem supaya FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini yaitu Membangun mentalitas jiwa seorang bisnis kepada mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Pentingnya content creator bussinesss kepada mahasiswa, dan persiapan program pengganti tugas akhir mahasiswa (skripsi) menjadi laporan entrepreneur.

Harapan Dr. M.  Rahmawan Arifin, S.E., M. Si. Selaku Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta  kepada Dosen Tetap Non PNS untuk bisa meningkatkan etos kerja selama tahun 2022 yang akan datang, serta dapat melaksanakan program-program FEBI yang nantinya bersifat kolaboratif pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pelaksanaan PPL Mahasiswa.

WhatsApp Image 2025-07-04 at 13.14.06

Sambut 2022 sebagai Tahun Rekognisi, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta gelar Rapat Evaluasi Kinerja dan Penilaian Staff Administrasi Akademik – Umum

FEBI News| Acara penilaian SKP dan Penilaian Pegawai Kontrak Akademik-Umum (Evaluasi Kinerja) FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terselenggara pada hari Juma (31/12/2021) bertempat di Ruang Rapat Pimpinan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. M.  Rahmawan Arifin, S.E., M. Si. Selaku Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. Hj. Woro Retnaningsih, M. Pd selaku Wakil Dekan II, Nur Hidayatiningsih, S.Ag., M.H  selaku Kabag TU, Joko Purnomo, SE selaku Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda, Sukoco Edi Sasmito, S.E. selaku Pengembangan Teknologi Pembelajaran Ahli Muda, beserta para straf administrasi Akademik – Umum FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Dalam kegiatan ini selain dilaksanakan penilaian SKP dan Penilaian Pegawai Kontrak Akademik-Umum, adapun hal yang dilakukan yaitu Para Pimpinan memberikan semangat untuk para straf administrasi Akademik – Umum untuk selalu memberikan etos kerja yang terbaik dan maskimal tentunya. Menginjak tahun 2022 FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sudah mulai membuka lembaran yang baru kembali, dimulai dari menciptakan tema baru yang disesuaikan pada program kerja satu tahun yang akan datang nantinya yaitu “ Tahun Rekognisi” atau “Tahun Pengakuan” tentunya civitas akademika. Bukan tanpa alasan FEBI menciptakan tema tersebut, bahwa segela rekoginisi yang dibangun secara bersama-sama di keluarga FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta harus bisa dipertahankan bahkan bisa ditingkatkan kembali rekognisi-rekognisi terbaru.

Harapan kepada straf administrasi Akademik – Umum FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta untuk bisa meningkatkan refleksi kinerja selama tahun 2022 yang akan datang, meningkatkan kekompakan, menciptakan higlights­- higlights­ terbaru yang dapat memberikan warna baru bagi FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Mangayubagyo Purna Tugas Prof. Dr. H. Musa Asyari, Dekan FEBI serahkan Lukisan “IQRA”

FEBI News| Genap 70 tahun usia Prof. Dr. H. Musa Asyari pada tahun 2021, Ini pertanda bahwa ia telah selesaikan masa bakti sebagai dosen Aparatur Sipil Negara. Sebagai tanda cinta, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta selenggarakan acara mangayubagyo Purna Tugas Prof. Dr. H. Musa Asyari. Acara dilaksanakan pada Jum’at (31/12/2021) di aula FEBI, dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, Kabag TU, Para Kaprodi, Sekretaris Prodi, Kasubag Akademik, para kepala Unit dan segenap staf kependidikan FEBI.

Acara dikemas dengan suasana budaya jawa dengan dipandu oleh MC Adhelia Desi Prawestri, M.Akun., kemudian do’a dipimpin oleh H. Khairul Imam, M.S.I (Kaprodi Manajamen Bisnis Syari’ah). Acara selanjutnya sambutan Dekan FEBI Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. Dekan menyampaikan kenangannya bersama Prof. Dr. Musa Asy’ari, bahwa sejak Dekan dilantik pada tahun 2019, Prof. Musa berikan dorongan kepada FEBI menjadi fakultas bercirikan entrepreneurship, yaitu dengan cara membuat banyak laboratorium yang mencetak mahasiswa entrepreneur. Sehingga terbentuklah saat ini tujuh laboratorium, ditambah Jujugan Cafe dan FEBI One Mart sebagai laboratorium enterpreneur mahasiswa.

Prof. Sri Walyoto, Ph.D anggota senat Universitas yang juga Dekan FEBI 2015-2019 berikan sambutan sekaligus testimoni terkait peran Prof. Musa dalam mengembangkan FEBI. Ia menyakatan bahwa ada empat nasihat Prof. Musa kepada Prof. Walyoto saat menjadi dekan. Pertama, untuk membuat mahasisswa FEBI lebih dikenal masyarakat, maka disusunlah strategi agar semua Prodi terakreditasi A. Kedua, Peningkatan Kualitas dosen, maka Dekan mendorong semua dosen untuk bisa melanjutkan studi S3. Ketiga, Mendorong para dosen S3 untuk segera menjadi Guru Besar. Keempat, Penguatan Skill Kewirausahaan bagi semua mahasiswa.

Nurhidayatingsih, MH selaku Kabag TU FEBI juga memberikan sambutan dan testimoninya terkait peran Prof. Musa, yaitu Membantu Prof. Musa dalam penyusunan administrasi BKD & SKP dan Prof. Musa sangat menghargai semua kinerja dari pegawai.

Sesi utama dari acara ini adalah “khutbatulwada” (Ceramah akhir sebagai Dosen FEBI-red) dari Prof. Musa Asyari. “Saat saya cek kesehatan semua anggota tubuh, lalu dokter menyatakan otak saya masih cerdas.” dalam kata-kata pembukanya. Artinya kesehatan fisik dan akal sangat penting dimiliki dan salah satunya bisa tetap sehat karena dirinya sebagai profesor. Rekam jejak Prof. Musa Asyari dalam bidang akademik sudah sangat banyak, Pernah menjadi Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta lalu menjadi ketua Senat UIN Raden Mas Said Surakarta dan Dosen FEBI. Sebelumnya pernah menjadi birokrat di beberapa lembaga Negara.
Prof. Musa lalu berpesan: “Jadilah Profesor dulu baru “mengejar” jabatan, yang saya kejar hari ini bukan lagi pangkat ataupun jabatan, tetapi kerja keras untuk lebih bermakna di usia 70 ini” ungkapnya. Prof. Musa di usia 70 tahun menggunakan waktunya dengan karya dan pengabdian kepada masyarakat. Saat ini pun ia aktif berkebun, dan beternak. “Saya merasa mendapat kebahagiaan hari ini, sy terus dukung FEBI dan mohon doa dukungan agar semangat 70 tahun ini semakin membara dan bermakna”. Pungkasnya.

Diakhir acara, Dekan FEBI Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si secara simbolik memberikan kenang-kenangan berupa lukisan ikan koi bertema “IQRA”. Menurutnya makna filosofis dari lukisan ini adalah mengingatkan kita agar selalu “IQRA” yaitu membaca berbagai ayat-ayat Allah. Selain itu, kenang-kenangan juga diberikan oleh Kaprodi MBS H. Khairul Imam, M.S.I.

Pendampingan Manajemen Keuangan Produk Perikanan Lele senilai 200 juta, FEBI gelar PKM kolaboratif bersama HEBITREN dan BI

Sukoharjo, 26 Desember 2021 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Surakarta bekerja sama dengan Pondok Pesantren calon anggota Hebitren dan Bank Indonesia menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kolaboratif. Kegiatan ini berupa pengembangan program perikanan lele senilai 200 juta rupiah yang dilakukan di Pondok Pesantren Al-Hikmah, Sukoharjo.

Program perikanan lele ini bertujuan untuk memberikan peluang usaha baru dan meningkatkan perekonomian pesantren anggota Hebitren. Selain itu, program ini juga memberikan pendampingan manajemen keuangan produk perikanan kepada peserta, yang dilakukan oleh para ahli di bidang manajemen keuangan.

Dalam kegiatan ini, FEBI IAIN Surakarta bekerja sama dengan Bank Indonesia untuk memberikan pelatihan manajemen keuangan produk perikanan kepada peserta. Selain itu, FEBI IAIN Surakarta juga membantu dalam membangun kolam perikanan dan memberikan bantuan bibit ikan lele untuk dipelihara di kolam tersebut.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung pemerataan ekonomi dan memberikan peluang usaha baru bagi masyarakat, khususnya di pondok pesantren anggota Hebitren. Kami berharap program perikanan lele ini dapat membantu meningkatkan perekonomian pesantren dan memberikan manfaat bagi peserta,” ujar Dosen FEBI IAIN Surakarta, Zakky Fahma Auliya, MM.

Program perikanan lele ini dihadiri oleh santri dari pondok pesantren calon anggota Hebitren dan masyarakat sekitar. Peserta sangat antusias dalam mengikuti program ini dan mereka berhasil mempraktikkan teknik pembesaran ikan lele yang telah diajarkan oleh para ahli.

“Kami sangat bersyukur bisa mengikuti program perikanan lele ini dan mendapatkan pendampingan manajemen keuangan produk perikanan dari FEBI dan Bank Indonesia. Kami berharap program ini dapat membuka peluang usaha baru dan memberikan manfaat bagi pesantren dan masyarakat sekitar,” ujar salah satu peserta.