Hadirkan Assesor BAN PT, FEBI gelar Simulasi Assesmen Lapangan Reakreditasi Prodi AKS

FEBI News| Mendekati Assesmen Lapangan pada reakreditasi program studi Akuntansi Syariah, FEBI IAIN Surakarta gelar simulasi dengan menghadirkan Asesor dari BAN PT. Acara simulasi ini dilaksanakan pada Jumat 20/11/ 2020 di ruang Auditorium P2B IAIN Surakarta. Adapun asesor dari BAN PT yang hadir adalah Dr. Muh. Nasirudin, S.Ag., M.A., M.Ag sekaligus selaku Ketua SPI IAIN Surakarta dan Dr. Raden Lukman Fauroni, M.Ag selaku Ketua LPM.

Acara ini dihadiri pula Dekan FEBI IAIN Surakarta, para Wakil Dekan 1, 2 dan 3, Kaprodi dan Sekprodi Akuntansi Syariah, serta para tim borang FEBI IAIN Surakarta. Susunan dalam acara simulasi asesmen lapangan daring program studi akuntansi syariah yang terdiri dari pembukaan, sambutan-sambutan, sesi inti (simulasi asesmen lapangan), sesi evaluasi, dan penutup.
Ketua program studi akuntansi syariah, Anim Rahmayati, S.E.I., M.Si dan Sekretaris program studi akuntansi syariah Fitri Laela Wijayati, S.E., M.Si beserta tim borang FEBI IAIN Surakarta telah mempersiapkan dan juga mempresentasikan dokumen yang terkait dengan borang program studi akuntansi syariah dengan sangat baik, seperti visi misi tujuan dan sasaran serta strategi pencapaian, tata pamong kepemimpinan sistem pengolahan dan penjaminan mutu, mahasiswa dan lulusan, sumber daya manusia, kurikulum, pembiayaan sarana dan prasarana serta sistem informasi, dan penelitian pelayanan pengabdian kepada masyarakat serta kerjasama.
Dr. Mohammad Rahmawan Arifin, S.E., M.Si. selaku Dekan FEBI IAIN Surakarta sangat mendukung akan pelaksanaan reakreditasi program studi akuntansi syariah IAIN Surakarta. Hal ini sesuai dengan pernyataan Dekan FEBI IAIN Surakarta, “Kami sebagai pimpinan FEBI IAIN Surakarta akan selalu mendukung dan memberikan semua fasilitas yang dibutuhkan dalam rangka reakreditasi program studi akuntansi syariah IAIN Surakarta pada kali ini. Tidak hanya sumber daya manusia yang kita siapkan, namun juga anggaran kita sediakan penuh demi mensukses reakreditasi program studi akuntansi syariah IAIN Surakarta”.
Semoga hasil kerja keras program studi akuntansi syariah IAIN Surakarta dari seluruh tim yang bertugas mulai dari pimpinan FEBI IAIN Surakarta, seluruh dosen dan tenaga kependidikan, penyusun akreditasi, mahasiswa/mahasiswi, alumni akuntansi syariah, stakeholder dan seluruh pihak yang mensukseskan reakreditasi program studi akuntansi syariah IAIN Surakarta, sehingga menjadi sebuah pembuktian akan kualitas program studi yang unggul. (WI)

Ikuti Asia Youth International Model United Nations, Mahasiswa FEBI Nur Mila Hayati diajarkan Diplomasi Antar Negara

FEBI News| Mahasiswa FEBI IAIN Surakarta kembali menorehkan prestasi internasional, yaitu Nur Mila Hayati yang saat ini masih menjadi mahasiswa aktif Prodi Manajemen Bisnis Syariah semester 5. Mahasiswa yang kerap disapa Mila ini menjadi wakil dari Indonesia dalam ajang Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN). Mila berhasil menjadi delegasi AYIMUN Virtual Conference 2020 yang dilaksanakan pada tanggal 6-8 November 2020 dengan tema “Renewing The Primacy of Internationalism In A Global Instability


Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) merupakan salah satu kegiatan simulasi rapat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengajak para generasi muda untuk mengetahui masalah-masalah international sekaligus bagaimana cara menyelesaikan masalah-masalah tersebut. “Oleh karena itu, dalam konferensi tersebut kita diajarkan bagaimana cara untuk berdiplomasi, critical thinking, problem solving, negotiation, discussion, leadersip, networking dan yang lainnya” tutur Mila.

Mila mengaku tidak menyangka bahwa Ia berhasil menjadi salah satu fixed delegates dari AYIMUN Virtual Conference yang memiliki hampir 35.000 pendaftar dengan fixed delegates sebanyak 1018 delegates dari 51 negara, baik dari dalam Asia maupun diluar Asia. Karena bertepatan dengan kondisi pandemi Covid-19, maka AYIMUN kali ini dilaksanakan secara virtual dengan memanfaatkan salah satu aplikasi meeting conference yaitu Zoom.

Dari 12 council yang tersedia dalam AYIMUN online conference, Mila berhasil masuk di dalam council OIC (Organisation of Islamic Cooperation) dengan tema “The Challenges Faced by the Ummah to Counter Foreign Domination: Women Empowerment in Muslim World”. Karena Mila ditugaskan menjadi perwakilan dari negara Brunei Darussalam, maka sebelum hari H tiba Mila diharuskan mengumpulkan Position Paper dengan tema yang sudah ditentukan dalam pandangan negara Brunei Darussalam. Hasil akhir dari Committee Session berupa Working Paper dan Darft Resolution dari setiap council yang ada.

Meskipun dilakukan secara virtual, sebagai first timer Mila tetap merasa senang dan excited dapat mengikuti AYIMUN online conference 2020. Mila menyatakan bahwa konferensi ini merupakan salah satu pengalaman yang sangat berharga baginya. (Red)

[smartslider3 slider=”184″]

CETAK GENERASI EKONOM ISLAM YANG KRITIS DAN SOLUTIF, FRESH FEBI IAIN SURAKARTA SUKSES GELAR DIKLAT SECARA VIRTUAL

FEBI News| Forum Ekonomi Syariah (FRESH) FEBI IAIN Surakarta telah berhasil melaksanakan agenda Diklat Ekonomi Islam (DEI) jilid 1 dengan hikmat dan penuh semangat. Akan tetapi, konsep diklat kali ini sangat berbeda tentunya jika dibandingkan dengan diklat pada tahun sebelumnya, dimana saat ini acara diklat terpaksa digelar secara daring melalui media Zoom Meeting, mengingat pandemi yang belum juga usai. Meskipun demikian, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan antusias dari kurang lebih 200 peserta yang terhimpun mengikuti acara hingga akhir. Berangkat dari tema “Mencetak Generasi Ekonom Islam Yang Kritis dan Solutif Yang Mampu Bersaing Di Era Digital”, Suksesnya agenda ini pun turut didukung oleh hadirnya Devi Nurulita Sari, M.Si selaku pembina FRESH FEBI dan Ranto, S.Ak selaku Koordinator FoSSEI Regional Jateng periode 2019-2020, ditengah-tengah acara sebagai pengisi materi.

Acara Diklat FRESH ini dilaksanakan pada Ahad (15/11/2020) dengan berbagai keseruan rangkaian acara yang dimulai dari penyampaian materi oleh kedua narasumber. Di sesi penyampaian materi, Ranto, S.Ak berkesempatan menyampaikan pengenalan terkait ke-FoSSEI-an kepada seluruh peserta. Pada kesempatannya, beliau menyampaikan banyak hal tentang FoSSEI yang merupakan wadah silaturahmi tingkat nasional, guna mengakomodir mahasiswa pecinta ekonomi islam dari setiap mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) dimasing-masing kampus di Indonesia. Selain itu beliau juga menyampaikan terkait hakikat, prinsip, visi dan misi, struktur kepengurusan hingga sejarah terbentuknya FoSSEI itu sendiri yang awalnya dicetuskan oleh 5 Universitas ternama di Indonesia. Beliau mengakhiri sesi penyampaiannya dengan menjelaskan tentang arah gerak FoSSEI yaitu Ilmiah, Ukhuwah, Dakwah dan petikan semangat dari beliau. Acara pun berlanjut pada penyampaian materi kedua yang bertajuk motivasi bagi peserta dan disampaikan oleh Devi Nurulita Sari, M.Si. Pembicara yang akrab disapa bu Devi ini menyampaikan banyak hal khususnya tentang “Kuliah Ok, Organisasi Yes”. Selain itu beliau juga mengajak kita semua untuk mencoba mengenali diri kita sendiri, terkait motivasi yang melatar belakangi dalam proses kuliah maupun organisasi. Kemudian beliau mengakhiri penyampaiannya dengan meyakinkan semua peserta bahwa “tidak ada yang tidak mungkin untuk menjadi seseorang yang berprestasi di akademik namun tetap bisa berorganisasi. “Kuliah ok, organisasi yes” sangat amat mungkin terjadi tergantung bagaimana kita mengatur semua itu” tutur beliau.

Disamping itu, rangkaian acara pun masih berlanjut dengan keseruan game virtual, kemudian ditutup dengan pengucapan ikrar serentak yang dipandu oleh Presiden FRESH FEBI yaitu Khoirul Rohmad Widodo. Secara tidak langsung, melalui layar kaca masing-masing, semua peserta resmi dilantik. Acara pun berakhir dengan sukses dan penuh antusias, meski berlangsung secara virtual ditengah pandemi yang belum juga usai. Semoga dengan diadakannya acara tersebut, tidak mengurangi esensi dari diklat yang membawa semangat baru bagi FRESH FEBI dalam mencetak generasi Ekonom Islam.

Redaktur: Ajeng/KJF

Prospek Akuntansi Syariah di Era Digital, HMPS AKS Gelar Diskusi dan EDUKASI MAHASISWA

FEBI NEWS| Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah (HMPS AKS) sukses menyelenggarakan acara KEKASIH (Kelompok Kajian Akuntansi) dengan mengangkat tema “Mampukah Akuntansi Syariah Bertahan di Era Digitalisasi?”. Acara tersebut telah diselenggarakan tepatnya pada 7 November 2020 lalu secara online melalui media Zoom Meeting dan offline yang bertempatkan di gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Selain itu, turut dihadirkan pula seorang pembicara yaitu Bapak Syamsul Rosadi, M.Si selaku dosen Akuntansi Syariah IAIN Surakarta, dan diikuti oleh 76 peserta yang terhitung dari mahasiswa FEBI dan pengurus HMPS AKS.

Pada kesempatannya, pembicara menyampaikan beberapa sektor dalam akuntansi syariah diantaranya sektor perbankan syariah dan sektor pasar modal syariah yang hampir semua serba digital namun masih semi tradisional sehingga peluang kerja untuk akuntansi masih banyak, tergantung seorang akuntan itu bisa mengoperasikan teknologi atau tidak. “Beberapa aspek lain yang perlu diperhatikan terkait teknologi dan inovasi adalah fintech, semua yang serba online dan terus berkembang dari tahun ketahun. Pada hakikatnya memastikan input, proses dan output transaksi keuangan Syariah adalah harus benar dan sesuai. Jadi, sebenarnya seorang akuntan mampu bertahan dan pasti mampu tergantung kita mau cara yang bagaimana untuk mempertahankan,” ujar pembicara.

Sekali lagi acara tersebut terbilang sukses terlihat dari antusiasme peserta dalam mendengarkan materi yang disampaikan. Dengan acara ini diharapkan mampu menambah ilmu dan memberi gambaran mengenai bagaimana generasi muda Akuntansi Syariah untuk bertahan di masa mendatang dengan teknologi yang semakin berkembang.

Redaktur: Hanifah/KJF

Hadirkan Ketua MUI Sukoharjo, HMPS AKS Gelar pengaJian untuk Mahasiswa dan Masyarakat Umum

FEBI NEWS| Bertempat di Aula FEBI IAIN Surakarta dan disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube, Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah (HMPS AKS) IAIN Surakarta telah berhasil menyelenggarakan salah satu program kerjanya yaitu Akuntansi Mengaji yang bertajuk “Urgensi Iman dan Imun di tengah Pandemi”. Acara yang diadakan pada Sabtu, 7 November 2020 secara online dan offline ini merupakan kegiatan yang ditujukan untuk masyarakat maupun mahasiswa umum tanpa terkecuali mahasiswa IAIN Surakarta guna memperdalam ilmu agama dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan mengusung konsep shalawat serta mengaji Al-Qur’an, turut dihadirkan pula seorang narasumber yakni KH. Abdullah Faishol, M. Hum selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sukoharjo dan dimeriahkan oleh Hadroh JQH Al WUSTHA. Selain itu, acara ini berhasil menggait sejumlah 212 penonton dari setiap kalangan.

Pada kesempatannya, KH. Abdullah Faishol selaku pemimpin jalannya acara menerangkan bagaimana cara kita untuk meningkatkan imun serta iman dalam kondisi pandemi seperti ini. Beliau mengajak kita untuk menguatkan iman dengan selalu bersabar dan ridho dalam menghadapinya. Sebab, kesabaran itu mampu menjadi sebuah pelindung dan senjata bagi orang yang beriman terlebih di tengah kondisi pandemi seperti ini. Selain bersabar, kita juga harus ikhlas atau ridho bahwa semua yang telah terjadi merupakan ketentuan dan kehendak dari Allah SWT. Apabila kita menanamkan 2 poin tersebut ke dalam diri kita, maka kita harus yakin bahwa kita dapat meningkatkan imun serta iman dan dapat menghadapi kondisi pandemi yang terjadi seperti sekarang ini, tutur beliau.

Kemudian acara ini pun resmi ditutup dengan sholawat dan do’a bersama yang dipimpin oleh sang narasumber. Dengan berakhirnya acara ini, Semoga kebermanfaat dan keberkahannya dapat dirasakan oleh orang banyak dan memberi energi positif bagi siapa pun yang mengikutinya. Melalui acara ini kita dapat memetik pesan sebagaimana pentingnya menjaga iman dan imun ditengah terpaan pandemi semacam ini.

Redaktur: Ajeng/KJF

Jadwal Ujian Munaqosah/proposal Skripsi Periode November 2020

Berikut Jadwal Jadwal Ujian Munaqosah dan Proposal Skrisi Periode November 2020:


Kembangkan Praktek Investasi di Pasar Modal, Laboratorium FEBI hadirkan Praktisi dari Perusahaan Sekuritas

FEBI News | Sebagai unit lembaga yang melaksanakan peningkatan kompetensi mahasiswa, Laboratorium FEBI kembali menggelar acara literasi Pasar Modal sesi kedua. Acara ini dikemas sebagai talkshow dengan moderator Zakky Fahma Auliya, S.E., MM., sekaligus Dosen FEBI dan Pengurus Galeri Investasi IAIN Surakarta. Sebagai pembicara adalah Wisnu Radityo Putro dari PT. Indopremier Sekuritas. Pembicara merupakan praktisi di bidang trading pasar saham lebih dari 10 tahun.

Acara dilaksanakan pada hari ini Senin (9/11/2020) diikuti oleh ratusan mahasiswa serta merupakan bagian dari praktikum wajib bagi mahasiswa semester 5. Diikuti secara langsung di Aula FEBI dan online melalui zoom meeting dan FEBI Tv. Hadir langsung Kepala Laboratorium FEBI Septi Kurnia Prastiwi, MM, dan Sekretaris Lab FEBI Indriana Puspitosari, M.Si. Turut hadir pula Wakil Dekan 1 Dr. Awan Kostrad Diharto, MM sekaligus memberikan sambutan pada acara tersebut.

Dalam sambutannya Wakil Dekan 1 bidang Akademik menyampaikan pentingnya setiap mahasiswa memiliki pemahaman tentang teori dasar investasi di pasar modal, karena merupakan kunci awal untuk kedepannya menjadi ahli di bidang saham. Sebagaimana Sirkulasi Ekonomi, Pasar modal merupakan bentuk sirkulasi ekonomi berupa rekayasa investasi yang dilakukan oleh perusahaan sekuritas. Saat ini masih minim diminati oleh masyarakat, terutama bagi para akademisi. Oleh karena itu penting sekiranya Literasi Keuangan pasar modal dikembangkan oleh FEBI IAIN Surakarta. Selanjutnya materi utama talkshow dari pembicara yang menjelaskan berbagai hal terkait teknik dasar Investasi di Pasar modal.

Kaji Fintech perspektif Fikih Keuangan Kontemporer, Konsorsium Dosen FEBI Gelar Diskusi Interaktif

FEBI News| Upaya untuk membangun atmosfir akademik di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Surakarta terus dilakukan, diantaranya dengan dilaksanakannya kegiatan rutin Diskusi Dosen oleh Unit Konsorsium Dosen FEBI yang pada bulan November kali ini dilaksanakan pada hari Jumat 6 November 2020 bertempat di Aula FEBI IAIN Surakata.

Tema diskusi kali ini adalah “ Update Fikih Keuangan Kontemporer” dengan narasumber Bapak M. Irsyad, Lc., ME. Mengingat belum semua dosen dapat berpartisipasi pada kegitan ini secara langsung, kegiatan diskusi tidak hanya dilaksanakan secara offline di Aula FEBI tetapi peserta diskusi juga dapat mengikuti kegiatan melalui zoom dan FEBI Tv.

Kegiatan diskusi dimulai dengan pembukaan yang dipandu langsung oleh MC sekaligus penyampaian ucapan terimakasih kepada seluruh peserta yang hadir baik secara offline di Aula FEBI maupun online zoom dan youtube, kemudian dilanjutkan dengan sesi inti diskusi yang dipandu oleh moderator Bapak Agus Setiawan, ME.

Paparan materi yang disampaikan oleh Narasumber Bapak M. Irsyad, Lc., ME dimulai dengan penjelasan tentang definisi fiqh, dasar-dasar fiqh kontemporer, Fintech sebagai inti dari objek fiqh kontemporer, sebab-sebab berkembangnya Fintech dan penjelasan Fatwa DSN MUI terkait dengan Fintech. Acara inti selanjutnya adalah tanya jawab dan diskusi yang disampaikan oleh para peserta diskusi yang hadir di aula dan melalui zoom. Setelah berakhir sesi diskusi, acara selanjutnya ditutup oleh MC dan sekaligus sesi terakhir yaitu foto bersama antara peserta dengan narasumber. (Usnan).