WhatsApp Image 2026-03-02 at 10.05.39

Sinergi Ormawa FEBI Diperkuat untuk Dorong Prestasi Mahasiswa

Penguatan Peran Ormawa dalam Pengembangan Mahasiswa

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat peran Ormawa sebagai estafet penggerak kegiatan mahasiswa. Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat penguatan sinergi organisasi mahasiswa.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026. Rapat berlangsung di Aula FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Selain itu, kegiatan dihadiri oleh seluruh perwakilan Ormawa di lingkungan FEBI. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi organisasi mahasiswa.

Rapat dipimpin oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Alumni FEBI, Dr. Ika Yoga, S.E., M.M. Kegiatan juga didampingi jajaran tenaga kependidikan.

Hj. Imamah Mar’ati Sholihah, S.S., M.Pd. hadir sebagai Ketua Tim Tata Usaha FEBI. Selain itu, turut mendampingi Wibowo Isa, S.Sos., M.E. serta M. Yusuf Perkasa Wibowo, S.E., M.M.

Dalam kesempatan tersebut, sinergi antara fakultas dan Ormawa ditekankan sebagai kunci pengembangan mahasiswa. Oleh karena itu, koordinasi lintas organisasi dinilai sangat penting.

“Kami berharap organisasi mahasiswa mampu menjadi ruang tumbuh kreativitas dan prestasi mahasiswa FEBI,” ujar Dr. Ika Yoga.

Program Kerja Ormawa Disampaikan secara Kolaboratif

Selanjutnya, masing-masing Ormawa memaparkan rencana program kerja tahun 2026. Program tersebut mencerminkan dinamika serta inovasi organisasi mahasiswa.

DEMA FEBI menyoroti optimalisasi fasilitas fakultas. Podcast mahasiswa akan dimanfaatkan sebagai ruang diskusi dan publikasi kegiatan.

Kemudian, SEMA FEBI menyiapkan program penguatan kapasitas kelembagaan. Program tersebut meliputi Training of Senator dan Public Hearing mahasiswa.

Selain itu, Election Class juga akan diselenggarakan bersama narasumber dari Komisi Pemilihan Umum Surakarta. Program ini dirancang untuk memperkuat literasi demokrasi mahasiswa.

HMPS Manajemen Bisnis Syariah menghadirkan berbagai kegiatan akademik dan kreativitas mahasiswa. Beberapa program unggulan meliputi Forum Ketua Kelas dan Gallery Inspiration.

Selain itu, terdapat program Network Alumni dan Business Talkshow Series. Program kewirausahaan mahasiswa juga direncanakan melalui Sahara Coins dan Barakah Coins.

Sementara itu, HMPS Akuntansi Syariah menyiapkan kompetisi akademik. Program tersebut meliputi COMPAC, ACT Olimpiade, serta seminar sertifikasi profesi.

Namun demikian, kegiatan kreatif juga akan dikembangkan melalui program bakat mahasiswa. Program tersebut meliputi kompetisi poster digital dan kegiatan sosial mahasiswa.

Sinergi Ormawa Diharapkan Mendorong Prestasi

Di sisi lain, HMPS Manajemen Zakat dan Wakaf menyoroti tantangan penguatan organisasi. Tantangan tersebut meliputi branding program studi dan penguatan budaya akademik.

Sebagai langkah solusi, program PICU telah dirancang. Program tersebut bertujuan mempercepat peningkatan kapasitas mahasiswa.

Selanjutnya, HMPS Ekonomi Syariah merencanakan program Eksyar Peduli UKT. Program ini berfokus pada solidaritas mahasiswa serta peningkatan kualitas akademik.

Adapun HMPS Perbankan Syariah akan menyelenggarakan Islamic Banking Fair. Program ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah mahasiswa.

Dengan demikian, forum rapat ini menjadi momentum strategis bagi Ormawa. Program kerja mahasiswa akan diselaraskan dengan arah pengembangan fakultas.

Selain itu, sinergi yang terbangun diharapkan memperkuat ekosistem organisasi mahasiswa.

“Kolaborasi yang kuat akan melahirkan inovasi dan prestasi mahasiswa,” ujar salah satu peserta forum.

Akhirnya, komitmen bersama telah ditegaskan melalui rapat ini. Program kerja Ormawa diharapkan berjalan kolaboratif dan berdampak nyata.

Dengan demikian, FEBI terus mendorong organisasi mahasiswa menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan yang progresif.

kajian mahasiswa mbs febi

Regenerasi Ulama Muda, Mahasiswa FEBI UIN Surakarta Syiarkan Kajian Fiqih Empat Mazhab

SURAKARTA – Masjid Jami’ Ar-Rochili Surakarta menjadi saksi lahirnya intelektual muda Islam pada Senin malam. Ratusan jamaah memadati ruang utama untuk mengikuti Pengajian Umum Ramadhan 1447 Hijriah. Acara ini bukan sekadar rutinitas ibadah Tarawih biasa bagi warga lokal. Fokus utama malam itu terletak pada Kajian Fiqih bertema empat mazhab puasa. Pemaparannya disampaikan oleh Ust. Muhammad Andri Hanafi yang merupakan mahasiswa FEBI UIN Surakarta. Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) ini tampil dengan sangat meyakinkan. Anda akan merasakan kedalaman ilmu yang dibawakan oleh pemuda bersahaja asal Sumatra ini.

Kehadiran sosok akademisi muda ini membawa angin segar bagi dakwah di Surakarta. Materi yang disampaikan merujuk pada kitab Mizanul Kubro dan Rahmatul Ummah. Kedalaman literatur tersebut membuat argumen yang dibangun menjadi sangat kokoh dan ilmiah. Melalui pendekatan ushul fiqih, jamaah diajak memahami kerangka berpikir para imam mazhab. Hal ini menunjukkan bahwa institusi FEBI berhasil mencetak mahasiswa yang berintegritas tinggi. Pengetahuan hukum Islam tidak hanya dipelajari secara teoritis tetapi juga dipraktikkan.

Moderasi Beragama dalam Kajian Fiqih Empat Mazhab

Dalam sesi tersebut, perbedaan pendapat antara imam mazhab dijelaskan sebagai bentuk rahmat. Kajian Fiqih ini mengurai pandangan Hanafi, Maliki, Syafi’i, hingga Hanbali dengan sangat detail. Jamaah diberikan pemahaman tentang syarat wajib, rukun, hingga hal yang membatalkan puasa. Etika dalam menyikapi perbedaan pendapat menjadi poin penting yang ditekankan oleh Ust. Andri. Perbedaan dipandang sebagai kekayaan hukum Islam yang memudahkan umat dalam menjalankan ibadah. Nilai-nilai moderasi beragama disampaikan secara santun agar mudah diterima oleh masyarakat umum.

Ketelitian dalam memaparkan dalil didukung oleh latar belakang beliau sebagai penghafal Al-Qur’an. Hafalan 30 juz beliau telah diuji melalui ujian tasmi’ di bawah bimbingan pakar. Saat ini, pendidikan Qira’at Sab’ah juga sedang ditempuhnya di Pondok Pesantren setempat. Kombinasi antara pendidikan formal kampus dan kedalaman pesantren menciptakan karakter yang luar biasa. Oleh karena itu, penyampaian materi terasa sangat sistematis, terukur, dan penuh tanggung jawab. Kemampuan menulis dalam bahasa Arab juga menjadi nilai tambah bagi mahasiswa berprestasi ini.

Apresiasi Masyarakat terhadap Integritas Intelektual Muda

Antusiasme jamaah terlihat dari banyaknya warga yang tetap bertahan hingga akhir acara. Diskusi hangat pun berlanjut meski kajian resmi telah ditutup oleh moderator. Salah satu perwakilan takmir Masjid Jami’ Ar-Rochili memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya malam itu. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas kehadiran generasi muda yang mampu menguasai kitab mu’tabar,” ungkapnya. Beliau juga menambahkan bahwa penyampaian Ust. Andri sangat tenang, ilmiah, dan membumi. Hal ini membuktikan bahwa mahasiswa FEBI memiliki adab yang luhur dalam berdakwah.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat merindukan sosok pemimpin muda yang berwawasan luas. Harapan besar diletakkan pada pundak generasi milenial untuk terus menjaga tradisi keilmuan. Perpaduan pola pikir akademik dan spiritualitas pesantren sangat dibutuhkan di era modern. Selanjutnya, program-program pemberdayaan umat akan terus didukung oleh pihak masjid dan kampus. Regenerasi ulama masa depan sedang dipersiapkan melalui tangan-tangan kreatif mahasiswa hebat seperti beliau. Semangat menuntut ilmu di tanah perantauan telah membuahkan hasil yang sangat manis.

Menjaga Tradisi Keilmuan Islam di Era Modern

Malam penuh cahaya di Masjid Ar-Rochili meninggalkan pesan mendalam bagi semua orang. Ilmu harus dijaga kedalamannya dan perbedaan harus dirawat dengan hikmah yang luas. Generasi muda Islam dipersiapkan untuk berdiri tegak menjaga warisan para ulama terdahulu. Integritas dan tanggung jawab ilmiah adalah modal utama dalam membimbing masyarakat luas. Langkah Ust. Andri merupakan bukti nyata keberhasilan pendidikan di lingkungan UIN Surakarta. Tradisi menulis dan membaca literatur klasik tetap dipertahankan di tengah arus digitalisasi.

Akhirnya, agenda rutin Ramadhan ini diharapkan menjadi pematik bagi gerakan keilmuan lainnya. Banyak hikmah yang dipetik oleh jamaah dari pemaparan materi puasa tersebut. Kesadaran kolektif untuk terus belajar agama secara mendalam semakin meningkat di lingkungan masjid. Kami mengajak Anda semua untuk terus mendukung lahirnya cendekiawan-cendekiawan muda berbakat. Mari kita jaga cahaya ilmu ini agar tetap bersinar di bumi Nusantara. Keberagaman mazhab adalah bukti keagungan syariat Islam yang berlaku sepanjang zaman. Dengan ilmu dan adab, masa depan umat Islam dipastikan akan semakin cerah.

pembinaat Intensif

Kawal Kelulusan Tepat Waktu, FEBI UIN Raden Mas Said Gelar Pembinaan Intensif

SURAKARTA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said terus menunjukkan komitmen nyata. Program Studi Akuntansi Syariah (AKS) baru saja menggelar agenda strategis bagi mahasiswa tingkat akhir. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula FEBI dengan melibatkan puluhan mahasiswa semester empat belas. Fokus utama acara ini adalah pemberian pendampingan secara intensif untuk menyelesaikan tugas akhir mereka. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada mahasiswa yang terhambat masalah birokrasi maupun teknis. Melalui forum ini, audiens diajak melihat betapa seriusnya fakultas dalam menjaga masa depan mahasiswanya. Sinergi antara dosen dan mahasiswa menjadi kunci utama dalam keberhasilan program akselerasi ini.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi AKS, Fitri Laela Wijayati, S.E., M.Si.. Beliau didampingi oleh Sekretaris Prodi, Wahyu Pramesti, M.Si., dalam memetakan kendala penelitian mahasiswa. Setiap hambatan mahasiswa didengarkan secara seksama untuk dicarikan jalan keluar yang paling efektif. Oleh karena itu, suasana diskusi yang interaktif sengaja dibangun demi kenyamanan para peserta. Pihak fakultas memahami bahwa masa akhir studi merupakan periode yang sangat krusial. Dukungan moral dan administratif pun diberikan secara penuh oleh seluruh jajaran pimpinan prodi.

Akselerasi Kelulusan Melalui Pendampingan Intensif Mahasiswa

Akselerasi penyelesaian studi menjadi target utama yang ingin dicapai melalui pertemuan rutin ini. Mahasiswa diberikan arahan mengenai validasi metodologi penelitian agar sesuai dengan standar akuntansi terbaru. Selain itu, sesi konsultasi singkat disediakan untuk membedah masalah pengumpulan data di lapangan. Program intensif ini dirancang untuk memangkas waktu revisi yang seringkali memakan waktu cukup lama. Dengan bimbingan yang tepat, kualitas karya ilmiah mahasiswa tetap terjaga meskipun dalam durasi singkat.

Strategi ini terbukti mampu membangkitkan kembali semangat juang para pejuang skripsi yang hampir menyerah. “Kami berkomitmen mendampingi mahasiswa hingga titik akhir masa studi mereka tercapai,” tegas Fitri Laela Wijayati. Beliau juga menambahkan bahwa rasio kelulusan tepat waktu merupakan indikator kinerja prodi yang penting. Oleh sebab itu, inovasi pelayanan akademik yang responsif terus dikembangkan secara berkelanjutan. Harapannya, seluruh peserta dapat segera mendaftarkan sidang munaqasyah dalam waktu dekat ini.

Dukungan Psikologis dan Teknis bagi Pejuang Skripsi

Selain kendala teknis, dukungan psikologis juga menjadi materi penting dalam pembinaan kali ini. Banyak mahasiswa merasa terbebani oleh ekspektasi besar dan batas waktu yang semakin menipis. Motivasi diberikan agar para peserta tetap optimistis menghadapi fase akhir perkuliahan mereka. Selanjutnya, hambatan non-teknis seperti komunikasi dengan dosen pembimbing turut dibahas secara tuntas. Solusi konkret ditawarkan oleh pihak prodi untuk memperlancar komunikasi dua arah tersebut. Langkah persuasif ini diambil agar mahasiswa merasa didukung sepenuhnya oleh institusi mereka sendiri.

Di sisi lain, mekanisme administratif kelulusan juga dijelaskan kembali secara mendalam oleh sekretaris prodi. Hal ini dilakukan agar tidak ada kesalahan teknis saat mahasiswa mengurus berkas kelulusan. Prosedur pendaftaran sidang munaqasyah disederhanakan melalui sistem digital yang sudah terintegrasi dengan baik. Transisi menuju layanan yang lebih cepat dan transparan merupakan bagian dari visi besar fakultas. Pada akhirnya, keberhasilan mahasiswa adalah kebanggaan bagi seluruh civitas akademika FEBI UIN Raden Mas Said.

Komitmen Pelayanan Responsif Menuju Keunggulan Akademik

Program studi Akuntansi Syariah terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh mahasiswa tanpa terkecuali. Berbagai masukan dari peserta pembinaan dicatat sebagai bahan evaluasi perbaikan layanan ke depan. Hal tersebut menunjukkan bahwa prodi sangat terbuka terhadap kritik dan saran dari mahasiswanya sendiri. Selain itu, monitoring terhadap progres bimbingan akan dilakukan secara rutin setiap minggunya. Penugasan dosen pendamping tambahan juga dipertimbangkan jika ditemukan kendala yang sangat kompleks. Keseriusan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral lembaga terhadap kepercayaan orang tua mahasiswa.

Sebagai penutup, kegiatan pembinaan ini diharapkan menjadi pemantik bagi prodi lain untuk melakukan hal serupa. Kelancaran proses akademik akan berdampak positif pada akreditasi program studi di masa depan. Mari kita dukung terus setiap langkah strategis yang diambil demi kemajuan pendidikan Islam. Dengan semangat kebersamaan, target kelulusan tepat waktu bukan lagi sekadar impian belaka bagi mahasiswa. FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta siap menjadi garda terdepan dalam mencetak lulusan kompeten. Kualitas lulusan yang unggul akan menjadi kontribusi nyata bagi perkembangan industri ekonomi syariah.

prodi paparkan rancangan kegiatan

Menuju Kampus Unggul Internasional, Semua Prodi FEBI UIN Surakarta Paparkan Rancangan Kegiatan Setahun Mendatang

MAGELANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta tancap gas memperkuat posisi di kancah global. Agenda sinkronisasi program kerja yang digelar di Balkondes Wringinputih, Magelang, menjadi panggung bagi seluruh program studi untuk berinovasi. Menuju Kampus Unggul Internasional, semua Prodi FEBI UIN Surakarta paparkan rancangan kegiatan dan target kinerja selama setahun mendatang dengan standar mutu yang kompetitif. Langkah ini diambil guna menyelaraskan visi fakultas dengan tantangan pendidikan tinggi di level dunia.

Seluruh jajaran pimpinan fakultas bersama pemangku kepentingan hadir untuk menyaksikan pemaparan rencana strategis ini secara langsung. Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. menekankan bahwa sinkronisasi ini adalah titik tolak untuk mencapai target akreditasi internasional dan peningkatan daya saing lulusan. Setiap unit kerja diharapkan mampu menjalankan program yang telah disusun secara akuntabel dan transparan. Melalui sinergi yang kuat, FEBI optimistis dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi syariah dunia.

Ekspansi Kerja Sama Global dan Penguatan Riset Setiap Prodi

Dalam sesi pemaparan, Prodi Perbankan Syariah mengawali dengan rencana kolaborasi internasional bersama lembaga di Thailand dan Malaysia. Pengembangan SDM dosen melalui studi doktoral ke luar negeri juga menjadi prioritas utama untuk memperkuat kualifikasi akademik. Sementara itu, Prodi Ekonomi Syariah berfokus pada penguatan jejaring usaha dan rencana riset internasional hingga ke Uzbekistan. Upaya ini dilakukan agar setiap Prodi memiliki jangkauan akademik yang luas dan diakui oleh komunitas ilmiah internasional.

Di sisi lain, Prodi Akuntansi Syariah mulai menginisiasi pendirian laboratorium akuntansi digital guna mendukung praktikum mahasiswa yang modern. Sertifikasi kompetensi internasional bagi mahasiswa dan dosen juga menjadi target yang ingin dicapai dalam satu tahun ke depan. “Kita harus berani mengambil langkah besar dengan melibatkan praktisi internasional dalam kelas-kelas kita,” ujar salah satu pimpinan fakultas. Integrasi ilmu dan pengabdian masyarakat berbasis green finance akan menjadi pembeda utama kualitas akademik di fakultas ini.

Inovasi Digital dan Tata Kelola Menuju Standar Dunia

Transformasi juga terlihat pada rencana Prodi Bisnis Digital yang akan merombak kurikulum agar lebih futuristik dan adaptif. Penerapan kelas hybrid dengan dosen luar negeri serta penguatan etika kecerdasan buatan menjadi agenda unggulan mereka. Prodi Manajemen Bisnis Syariah pun tidak ketinggalan dengan menetapkan jadwal pendaftaran akreditasi LAMEMBA sebagai standar mutu nasional. Pengelolaan jurnal ilmiah menuju indeksasi Scopus terus dipacu oleh tim pengelola untuk meningkatkan peringkat universitas di kancah dunia.

Selanjutnya, Prodi MAZAWA menekankan pada penguatan jejaring kerja sama dengan lembaga filantropi Islam secara lebih terstruktur dan masif. Inisiasi jurnal baru dan pengembangan laboratorium spesifik diharapkan mampu menjadi pusat rujukan keilmuan zakat dan wakaf. Seluruh rencana ini akan didukung oleh sistem administrasi yang dikelola secara profesional oleh tenaga kependidikan. Dengan persiapan yang matang ini, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta siap melompat menjadi pusat keunggulan ekonomi Islam internasional.

Sinergi Kemahasiswaan dan Target Capaian Prestasi Global

Bidang kemahasiswaan setiap Prodi diarahkan untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, namun juga berkarakter profesional. Program internship internasional dan student mobility akan menjadi agenda rutin yang ditawarkan kepada mahasiswa berprestasi. Strategi promosi kreatif juga mulai disusun untuk menarik minat calon mahasiswa potensial dari berbagai wilayah. Jaringan alumni akan terus diperkuat sebagai jembatan bagi mahasiswa untuk memasuki dunia kerja di level internasional.

Menutup rangkaian agenda, evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan seluruh rencana kerja berjalan sesuai dengan roadmap universitas. “Target 1020 mahasiswa baru dan layanan prima adalah tanggung jawab kolektif kita semua,” tegas pimpinan dalam sesi penutup. Kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendampingan UMKM dan komunitas lokal tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari pengabdian. Melalui semangat kolaborasi ini, FEBI yakin dapat mewujudkan visi Kampus Unggul Internasional dengan prestasi yang gemilang.

ISA 2026

Bersinar di Panggung Nasional,MAZAWA Raih Juara FORNAS Tahun 2026

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini, capaian diraih oleh pengurus HMPS MAZAWA. Saudara Fahmi Fatahillah Sastrapraja berhasil meraih Juara 3 Lomba Essay Nasional 2026. Prestasi ini menjadi kebanggaan bersama sivitas akademika. Oleh karena itu, apresiasi tinggi diberikan kepada mahasiswa berprestasi tersebut.

Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Forum Nasional Manajemen Zakat dan Wakaf. FORNAS MAZAWA 2026 diikuti berbagai universitas ternama Indonesia. Ajang ini mempertemukan gagasan terbaik bidang zakat dan wakaf. Dengan demikian, kompetisi berlangsung ketat dan kompetitif. Selain itu, kualitas naskah diuji oleh dewan juri nasional.

Fahmi saat ini menjabat Kepala Divisi SDM HMPS MAZAWA periode 2026. Perannya dalam organisasi dinilai aktif dan progresif. Namun demikian, capaian ini bukan hasil instan. Proses panjang telah dilalui dengan konsisten. Oleh sebab itu, prestasi ini patut diapresiasi luas.

MAZAWA Tunjukkan Kapasitas Intelektual di Level Nasional

Keberhasilan ini menjadi bukti kapasitas intelektual mahasiswa MAZAWA. Essay yang ditulis mengangkat strategi pengelolaan dana umat. Gagasan modern dan inklusif menjadi fokus utama tulisan. Selain itu, pendekatan akademik dipadukan dengan praktik aktual. Dengan demikian, karya tersebut dinilai relevan dan aplikatif.

Prestasi ini disambut hangat oleh pimpinan fakultas. “Ini bukti bahwa mahasiswa FEBI mampu bersaing nasional,” ungkap salah satu dosen pembina. Pernyataan tersebut menegaskan kualitas akademik mahasiswa. Selain itu, semangat literasi terus didorong. Transisi ini memperlihatkan arah pengembangan keilmuan yang jelas.

Kompetisi FORNAS MAZAWA menjadi panggung strategis pengembangan gagasan. Ide-ide terbaik dipertemukan dalam forum ilmiah nasional. Oleh karena itu, kemenangan ini membawa nilai simbolis. Nama FEBI turut diperhitungkan dalam diskursus zakat dan wakaf. Dengan demikian, eksistensi akademik semakin diperkuat.

Dedikasi dan Kontribusi untuk Pengembangan Zakat dan Wakaf

Capaian ini tidak hanya bersifat personal. Prestasi tersebut menjadi representasi organisasi MAZAWA-FORNAS. Dedikasi pengurus HMPS tercermin dalam pencapaian ini. Selain itu, budaya akademik terus ditumbuhkan. Proses pembinaan telah dilakukan secara berkelanjutan.

Fahmi menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. “Saya berharap karya ini bermanfaat bagi pengembangan zakat dan wakaf,” ujarnya. Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen kontribusi ilmiah. Selain itu, harapan tersebut sejalan dengan visi FEBI. Oleh sebab itu, karya ini diharapkan menjadi referensi baru.

Essay yang dihasilkan diharapkan memberi dampak praktis. Strategi pengelolaan dana umat perlu diperbarui secara berkelanjutan. Dengan pendekatan modern, tata kelola dapat ditingkatkan. Sementara itu, inklusivitas tetap dijaga. Proses ini menjadi perhatian generasi muda MAZAWA.

FEBI Dorong Prestasi Berkelanjutan

FEBI terus mendorong mahasiswa berprestasi di tingkat nasional. Lingkungan akademik dirancang kompetitif dan suportif. Selain itu, pembinaan organisasi mahasiswa diperkuat. Dengan demikian, prestasi serupa diharapkan terus lahir.

Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain. MAZAWA telah membuktikan kualitasnya. Prestasi ini dicapai melalui kerja keras. Pada akhirnya, capaian ini mempertegas komitmen FEBI. FEBI optimistis mahasiswa akan terus bersinar di panggung nasional.

annual report 2025

Simbol Akuntabilitas, Penyerahan Annual Report 2025 Tandai Sinkronisasi Proker FEBI

MAGELANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam transparansi tata kelola lembaga. Momen istimewa terjadi saat Dekan FEBI menyerahkan Annual Report 2025 secara langsung kepada Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta. Penyerahan dokumen laporan tahunan tersebut dilaksanakan di tengah agenda strategis sinkronisasi program kerja yang berlangsung di Magelang. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa setiap capaian kinerja fakultas terdokumentasi dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Laporan tahunan atau Annual Report tersebut merangkum seluruh perjalanan akademik, pengelolaan keuangan, hingga capaian prestasi mahasiswa sepanjang tahun lalu. Dokumen ini diserahkan kepada Prof. Dr. Toto Suharto, M.Ag., selaku Rektor, sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban pimpinan fakultas kepada universitas. Melalui seremoni ini, audiens diajak melihat bagaimana sebuah institusi pendidikan tinggi mengelola amanah publik dengan standar profesional. Transisi menuju tahun anggaran baru kini didasari oleh refleksi mendalam atas data-data yang tersaji dalam laporan tersebut.

Kontribusi Tendik dalam Penyusunan Laporan Tahunan

Proses penyusunan Annual Report yang komprehensif ini tidak lepas dari kerja keras jajaran tenaga kependidikan atau Tendik. Para staf kependidikan profesional di bidang keuangan, administrasi, dan humas terlibat aktif dalam melakukan sinkronisasi data lintas unit. Keakuratan data yang disajikan merupakan hasil kolaborasi intensif untuk memastikan setiap poin kinerja terpotret secara objektif. Tanpa dukungan manajerial yang solid, dokumen strategis ini tentu tidak akan dapat terselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang maksimal.

“Hasil yang tertuang dalam laporan ini adalah cerminan dari dedikasi seluruh tim dalam menjaga marwah lembaga,” ujar Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. Beliau menegaskan bahwa Annual Report bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan instrumen penting untuk melakukan evaluasi kebijakan di masa depan. Ungkapan langsung tersebut disampaikan untuk memotivasi para Kaprodi dan unit kerja agar terus meningkatkan standar capaian di periode berikutnya. Melalui data ini, fakultas dapat memetakan kekuatan serta peluang yang ada untuk memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa.

Refleksi Kinerja untuk Transformasi Pelayanan Masa Depan

Selanjutnya, isi dari laporan tersebut menjadi rujukan utama dalam menentukan arah kebijakan tahun 2026 dan usulan 2027. Berbagai evaluasi kepuasan stakeholder yang terdapat dalam dokumen tersebut didiskusikan secara mendalam guna memperbaiki kualitas layanan. Rektor memberikan arahan agar setiap inovasi yang direncanakan harus memiliki dampak langsung pada peningkatan akreditasi dan kepuasan mahasiswa. Sinergi yang kuat antara pimpinan dan pelaksana di lapangan diharapkan semakin kokoh pasca penyerahan laporan penting ini.

Setelah prosesi penyerahan selesai, agenda dilanjutkan dengan pembahasan teknis mengenai target-target kinerja baru yang lebih menantang. Digitalisasi layanan dan internasionalisasi riset menjadi fokus utama yang akan dikejar oleh FEBI berdasarkan hasil refleksi laporan tahunan tersebut. Setiap unit kerja diminta untuk tetap konsisten dalam melakukan pendokumentasian kegiatan agar akuntabilitas tetap terjaga setiap tahunnya. Dengan semangat transparansi ini, FEBI optimistis dapat terus bertransformasi menjadi fakultas yang unggul dan terpercaya di tingkat nasional maupun internasional.

scopus

Akselerasi Riset Global, FEBI Bedah Strategi Indeksasi Scopus di Magelang

MAGELANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said terus memacu kualitas publikasi ilmiah internasional. Dalam rangkaian RAKER di Magelang, materi khusus mengenai indeksasi paper konferensi ke Scopus dipaparkan dengan mendalam. Agenda ini menghadirkan Zulfikar Bagus Pambuko dari Universitas Muhammadiyah Magelang sebagai narasumber utama. Sesi produktif ini dipandu oleh Bapak Suprayitno sebagai moderator bagi seluruh peserta yang hadir.

Langkah ini diambil guna menyukseskan gelaran International Conference on Islamic Economics and Studies (ICIES) ke-6. Melalui pemaparan tersebut, audiens diajak memahami cara agar paper konferensi dapat menembus indeksasi global. Pentingnya integrasi ilmu ditekankan agar judul penelitian tidak ditolak oleh pihak penyedia indeksasi. Fokus utama tetap diarahkan pada penguatan kapasitas akademik dosen dan dukungan dari tim Tendik.

Opsi Publikasi dan Kerja Sama Penerbit Internasional

Narasumber menjelaskan terdapat tiga opsi utama untuk meraih indeksasi Scopus melalui jalur konferensi ilmiah. Opsi tersebut meliputi publikasi mandiri, kerja sama jurnal, hingga kolaborasi dengan penerbit prosiding internasional. Opsi kerja sama penerbit dinilai paling memungkinkan untuk diambil dalam jangka waktu pendek. Strategi ini telah terbukti sukses diterapkan oleh berbagai institusi besar di Indonesia.

“Hanya judul, abstrak, dan referensi yang dilihat secara ketat oleh reviewer untuk memastikan kesesuaian scope,” ujar Zulfikar. Beliau menambahkan bahwa pemilihan platform seperti E3S Web of Conferences memberikan keuntungan promosi yang besar. Meskipun demikian, syarat sitasi dari paper penerbit terkait tetap harus dipenuhi oleh para penulis. Hal ini dilakukan demi menjaga kualitas dan keterkaitan data ilmiah dalam komunitas riset global.

Manajemen Biaya dan Teknis Pengiriman Paper

Selanjutnya, aspek biaya publikasi turut menjadi pembahasan hangat di antara para pimpinan program studi. Biaya kerja sama dengan E3S diestimasikan mencapai 500 poundsterling di luar biaya per paper. Setiap naskah yang dikirimkan dikenakan biaya tambahan sekitar 47 poundsterling atau setara 800 ribu rupiah. Masa tunggu peninjauan oleh pihak penerbit internasional ini tergolong singkat, yakni sekitar tiga minggu.

Transisi menuju standar internasional menuntut setiap prodi untuk berkontribusi mengirimkan tulisan terbaik mereka. Wakil Dekan 2, Ibu Indah, meminta agar target jumlah tulisan dimasukkan ke rencana kerja prodi. Partisipasi aktif dari seluruh dosen dan Tendik diharapkan mampu meningkatkan daya saing lembaga. Dukungan penuh secara manajerial akan diberikan guna memfasilitasi setiap penelitian yang memiliki potensi publikasi internasional.

Inovasi Judul dan Tantangan Integrasi Ilmu

Salah satu tantangan besar adalah adanya potensi penolakan judul yang dianggap terlalu spesifik ke arah agama. Narasumber menyarankan agar judul penelitian diperkuat dengan unsur integrasi ilmu ekonomi yang lebih luas. Hal ini dilakukan agar naskah dapat diterima oleh cakupan bidang social sciences dan economics. Dengan demikian, peluang paper untuk terbit di prosiding terindeks Scopus akan menjadi jauh lebih tinggi.

Akhirnya, semangat kolaborasi riset ini diharapkan mampu membawa FEBI menuju peringkat internasional yang lebih unggul. Setiap unit kerja diminta untuk segera memfinalisasi draf penelitian yang akan dipresentasikan pada ICIES. Melalui persiapan matang, FEBI optimis mampu melampaui target partisipasi peserta dari dalam maupun luar negeri. Mari bersama dukung transformasi riset FEBI menuju pusat keunggulan ekonomi Islam dunia.

WhatsApp Image 2026-02-11 at 08.08.47

Transformasi Global, FEBI UIN Raden Mas Said Gelar Sinkronisasi Proker 2026

MAGELANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengambil langkah strategis. Agenda besar bertajuk sinkronisasi program kerja 2026 resmi digelar di Balkondes Wringinputih, Magelang. Acara ini dihadiri oleh 40 peserta dari berbagai unsur pimpinan, pemangku kepentingan, hingga tokoh masyarakat. Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Toto Suharto, M.Ag., hadir langsung untuk membuka kegiatan krusial ini.

Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan visi fakultas dengan program rektorat yang telah disusun sebelumnya di Bandungan. Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., menyampaikan laporan kinerja tahunan kepada Rektor sebagai bentuk transparansi. Annual Report diserahkan langsung sebagai bukti nyata capaian prestasi fakultas selama satu tahun terakhir. Momentum ini juga melibatkan serap aspirasi dari alumni, akademisi, hingga perwakilan dunia usaha dan industri.

Peran Strategis Tendik dalam Akuntabilitas Kinerja

Kesuksesan agenda ini tidak lepas dari dukungan administratif yang solid dari jajaran tenaga kependidikan atau Tendik. Proses sinkronisasi data anggaran serta sasaran kinerja memerlukan ketelitian tinggi dari para staf kependidikan profesional. Seluruh tim administrasi, keuangan, hingga humas bahu-membahu menyiapkan draf perjanjian kinerja untuk setiap unit kerja. Hal ini dilakukan agar setiap target yang ditandatangani dapat terukur dengan jelas dan akuntabel.

“Kita sedang semangat-semangatnya karena banyak rekan pengelola prodi yang baru saja dilantik,” ujar Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si.. Beliau memohon arahan Rektor agar seluruh tim tetap termotivasi dalam menjalankan amanah baru di tahun 2026 ini. Melalui koordinasi yang baik, diharapkan target perolehan 1020 mahasiswa baru dapat tercapai secara maksimal. Komitmen ini menjadi dasar bagi FEBI untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang berdampak luas.

Arahan Rektor: Inovasi Prodi dan Internasionalisasi

Prof. Dr. Toto Suharto, M.Ag., dalam arahannya menekankan pentingnya sifat tawadu bagi setiap pemimpin di lingkungan kampus. Beliau mengingatkan bahwa ilmu yang dimiliki dosen dan Tendik harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sinkronisasi program kerja harus menyasar pada perolehan akreditasi internasional serta peningkatan derajat setiap program studi. Dengan alokasi dana operasional yang besar, FEBI diharapkan mampu menjadi pelopor keunggulan di PTKIN.

Selanjutnya, Rektor menginstruksikan agar setiap program studi memiliki proyeksi masa depan yang futuristik dan fisioner. Integrasi ilmu harus dirumuskan secara tajam agar memiliki pembeda yang jelas dengan universitas lainnya. Kolaborasi internasional juga wajib ditingkatkan melalui program pengajaran daring maupun riset kolaboratif lintas negara. Penguatan kapasitas dosen melalui studi lanjut S3 dan sertifikasi kompetensi BNSP menjadi prioritas utama fakultas.

Penandatanganan Target Kinerja Lintas Unit Kerja

Acara puncak ditandai dengan penandatanganan target kinerja oleh pimpinan fakultas dengan jajaran kaprodi dan unit kerja. Wakil Dekan 1, Dr. Arif Muanas, SE., M.Sc., Wakil Dekan 2, Dr. Indah Piliyanti, S.Ag., M.Si., serta Wakil Dekan 3, Dr. Ika Yoga, SE., MM., turut serta dalam komitmen ini. Seluruh pengelola jurnal, kepala laboratorium, hingga tim jaminan mutu berkomitmen penuh mencapai target BLU fakultas. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Rektor sebagai bentuk legalitas komitmen kerja tahunan.

Sebagai penutup, penguatan kualitas humas dan media sosial prodi menjadi pesan khusus untuk meningkatkan daya saing lembaga. Setiap kegiatan fakultas diwajibkan memiliki publikasi web yang aktif guna mengangkat grade institusi di mata publik. Inovasi infrastruktur seperti smart class, CCTV, dan working space akan terus dikembangkan secara bertahap. Dengan berakhirnya agenda ini, FEBI siap melangkah pasti menuju pencapaian target kinerja yang lebih berprestasi.

WhatsApp Image 2026-02-11 at 08.08.46

Pertegas Akuntabilitas, FEBI Sahkan Target Kinerja Unit Kerja Tahun 2026

MAGELANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta baru saja menetapkan standar baru dalam operasional lembaga. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan target kinerja lintas unit kerja yang berlangsung di Balkondes Wringinputih, Magelang. Agenda ini menjadi komitmen kolektif para pimpinan unit untuk memastikan seluruh program kerja tahun 2026 berjalan secara sistematis dan terukur. Dengan pengesahan ini, setiap unit kini memiliki panduan jelas dalam mencapai visi besar fakultas menuju keunggulan kompetitif.

Prosesi penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. Toto Suharto, M.Ag., sebagai bentuk dukungan penuh universitas terhadap fakultas. Kehadiran pimpinan universitas memberikan sinyal bahwa setiap poin dalam dokumen kinerja tersebut merupakan mandat yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Sinergi antara kebijakan rektorat dan implementasi di tingkat fakultas diharapkan mampu menciptakan harmoni kerja yang lebih produktif. Hal ini menjadi krusial mengingat tantangan dunia pendidikan tinggi yang menuntut respons cepat dan inovasi berkelanjutan.

Kolaborasi Tendik dan Prodi dalam Pencapaian Target BLU

Keberhasilan pencapaian target ini sangat bergantung pada peran aktif tenaga kependidikan atau Tendik. Sebagai motor penggerak administrasi, Tendik memiliki peran vital dalam mendukung akuntabilitas data dan efisiensi operasional harian. Dalam draf kinerja yang disepakati, FEBI menargetkan realisasi pendapatan BLU yang signifikan guna mendukung peningkatan fasilitas kampus. Koordinasi yang kuat antara pengelola program studi dan staf administrasi menjadi syarat mutlak agar tata kelola keuangan tetap berada pada koridor transparansi. Pemanfaatan sumber daya secara tepat sasaran akan memberikan dampak langsung bagi kenyamanan pelayanan mahasiswa.

Salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut adalah target penerimaan 1020 mahasiswa baru melalui berbagai kanal admisi yang lebih modern. Strategi ini menuntut kreativitas tim Humas dan unit kerja dalam menyusun narasi promosi yang relevan dengan kebutuhan calon mahasiswa saat ini. Selanjutnya, keterlibatan aktif setiap unsur dalam menjaga reputasi lembaga menjadi bagian dari evaluasi rutin yang akan dilakukan oleh pimpinan. Fokus pada kualitas pelayanan tidak hanya bertujuan untuk memenuhi angka, tetapi juga sebagai bentuk nyata dari pengabdian institusi kepada masyarakat.

“Setiap rupiah yang dikelola harus dapat dipertanggungjawabkan melalui hasil kerja yang nyata,” tegas Dekan FEBI, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si. Beliau menambahkan bahwa penandatanganan target kinerja ini adalah awal dari perjuangan panjang bagi pimpinan prodi yang baru saja dilantik. Ungkapan langsung tersebut menjadi pengingat bahwa loyalitas kepada lembaga harus dibarengi dengan inovasi yang tidak pernah berhenti. Dengan semangat baru, seluruh jajaran diharapkan mampu bekerja lebih efektif guna melampaui standar minimal yang telah ditetapkan dalam kontrak kerja tersebut.

Akselerasi Mutu Akademik dan Jangkauan Internasional

Selain aspek administratif, target kinerja tahun ini secara tegas menyasar pada percepatan akreditasi internasional bagi program studi unggulan. Rektor mendorong agar FEBI tidak hanya menjadi pemain regional, namun mampu bersaing di panggung pendidikan global. Alokasi anggaran operasional yang mencapai 8,4 Miliar rupiah diprioritaskan untuk mendukung riset dosen serta pengembangan sarana prasarana digital. Pembangunan smart class dan optimalisasi sistem keamanan menjadi bukti komitmen fakultas dalam menyediakan ekosistem belajar yang representatif.

Setiap program studi diarahkan untuk memiliki kekhasan ilmu yang mampu menjawab kebutuhan industri Indonesia tahun 2045. Melalui kolaborasi dengan alumni dan mitra strategis, lulusan FEBI diharapkan memiliki daya saing yang tinggi dan integritas yang kuat. Publikasi di media sosial prodi juga harus terus ditingkatkan sebagai jendela informasi bagi publik mengenai prestasi dan inovasi yang dihasilkan. Melalui pengesahan target kinerja ini, FEBI optimistis dapat mewujudkan tata kelola organisasi yang sehat, unggul, dan memberikan dampak luas bagi kemajuan bangsa.

RAKER FEBI 2026: Strategi Mutu dan Layanan Unggul

MAGELANG – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar agenda krusial bagi masa depan institusi. Kegiatan bertajuk RAKER FEBI ini dilaksanakan di Balkondes Wringinputih, Magelang pada Selasa, 10 Februari 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penting guna membahas finalisasi usulan anggaran tahun 2027. Selain itu, pelaksanaan program kerja tahun 2026 turut dibahas secara mendalam oleh seluruh pimpinan.

Suasana khidmat menyelimuti sesi pertama saat rencana perkembangan masing-masing unit mulai dipaparkan. Pembukaan agenda ini dipimpin langsung oleh Wakil Dekan 2, Dr. Indah Piliyanti, S.Ag., M.Si.. Kehadiran para pimpinan prodi baru juga disambut dengan penuh kehangatan dalam acara tersebut. Dekan menekankan bahwa perencanaan yang matang sangat dibutuhkan agar tidak muncul pembiayaan tiba-tiba.

Optimalisasi Peran Tendik dalam Ekosistem RAKER FEBI

Fokus utama dalam transformasi institusi ini tidak lepas dari peran tenaga kependidikan atau Tendik. Dalam diskusi tersebut, pengembangan kompetensi Tendik dibahas melalui rencana workshop MDP yang sangat strategis. Sinergi antara pimpinan dan staf kependidikan menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan program kerja. Peran mereka sangat vital dalam mendukung kelancaran administrasi akademik serta pengelolaan keuangan fakultas.

Penyampaian program kerja bidang akademik kemudian dipresentasikan secara detail oleh Wakil Dekan 1, Dr. Arif Muanas, SE., M.Sc.. Berbagai target besar seperti penyelenggaraan ICIES ke-6 dengan 240 peserta pun mulai ditetapkan. Selain itu, kolaborasi internasional dengan dana sebesar 180 juta rupiah disiapkan untuk tahun ini. Fokus pada publikasi karya ilmiah bereputasi Q2 juga menjadi target yang ingin dicapai.

Penguatan Sarana dan Digitalisasi Layanan Pendidikan

Bidang Administrasi Umum dan Keuangan turut menyampaikan rencana perawatan serta pengembangan gedung secara rutin. Pembangunan spot baru di depan Gedung A serta pengadaan komposter besar akan segera direalisasikan. Fasilitas digital seperti akun Zoom fakultas kini sudah bisa digunakan oleh seluruh dosen. Segala upaya ini dilakukan demi meningkatkan kenyamanan civitas akademika dalam proses belajar mengajar.

“Tahun lalu terdapat dana penelitian sebesar 220 juta rupiah yang dialokasikan bagi para dosen,” ungkap Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si.. Beliau menambahkan bahwa penyerapan anggaran harus dilakukan secara efisien agar tidak terjadi sisa yang besar. Pesan tersebut disampaikan untuk mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap metrix perencanaan yang telah disusun. Transisi menuju pengelolaan dana BLU yang lebih profesional terus diupayakan secara maksimal.

Sinergi Kemahasiswaan dan Pengabdian Masyarakat Luas

Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama dipaparkan oleh Wakil Dekan 3, Dr. Ika Yoga, SE., MM.. Beliau merencanakan 27 program kerja yang mayoritas berfokus pada pengembangan prestasi mahasiswa. Karakter mahasiswa akan terus dibentuk melalui tujuh organisasi mahasiswa serta empat kelompok studi. Penguatan database alumni dan forum komunikasi juga menjadi prioritas dalam rencana kerja tahun ini.

Selain fokus internal, kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar juga menjadi pembahasan yang sangat menarik. FEBI berencana terlibat dalam pembangunan Islamic Center serta pendampingan pedagang di Pasar Gunung Kunci. Program studi Akuntansi Syariah akan mengajari akuntansi sederhana bagi para pedagang kecil di sana. Melalui kolaborasi ini, keberadaan kampus diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga.

Selanjutnya, target penerimaan mahasiswa baru sebanyak 1020 orang telah ditetapkan untuk tahun akademik mendatang. Strategi admisi melalui konten kreatif di media sosial akan dioptimalkan oleh seluruh pimpinan dan staf. Setiap program studi diwajibkan untuk menghidupkan ekosistem digital guna menarik minat calon mahasiswa. Dengan semangat kebersamaan ini, FEBI optimis menyongsong masa depan yang lebih gemilang dan inklusif.