WhatsApp Image 2026-02-10 at 11.17.01

Babak Baru FEBI Dimulai: Pejabat Akademik Resmi Dilantik dan Kepemimpinan Diperkuat

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan agenda kelembagaan penting. Kegiatan tersebut berupa Pelantikan pejabat akademik baru. Agenda dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026. Momentum ini menjadi penanda penguatan tata kelola fakultas. Oleh karena itu, perhatian sivitas akademika tertuju pada kegiatan ini. Audiens diajak merasakan suasana transisi kepemimpinan.

Pelantikan dilakukan untuk menetapkan struktur baru. Jabatan yang dilantik meliputi kepala program studi. Selain itu, sekretaris program studi turut dilantik. Kepala laboratorium FEBI juga ditetapkan. Dengan demikian, kesinambungan akademik dapat dijaga. Proses ini dipandang strategis oleh fakultas. Transisi kepemimpinan dilakukan secara resmi.

Kegiatan Pelantikan dihadiri langsung oleh Dekan FEBI. Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si hadir acara tersebut. Bapak dan Ibu dosen turut mengikuti prosesi. Suasana berlangsung khidmat dan tertib. Oleh sebab itu, nilai formalitas tetap terjaga. Pelantikan dilakukan sesuai tata kelola institusi.

Pelantikan sebagai Penguatan Tata Kelola FEBI

Dalam kegiatan tersebut bahwa masing masing pejabat akademik FEBI menunjukkan semangat baru dalam memberikan inovasi serta kemajuan untuk lembaga civitas akademika FEBI.

Pelantikan ini menetapkan sejumlah pejabat akademik. Mereka berasal dari berbagai program studi. Nama-nama yang dilantik antara lain Asep Maulana Rohimat, M.S.I. sebagai Ketua Program Studi Bisnis Digital Kemudian H. Usnan, S.E.I., M.E.I sebagai Ketua Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf turut dilantik. Selanjutnya, Dr. Moh. Rifqi Khairul Umam, SE., MM sebagai Ketua Program Studi Ekonomi Syariah juga ditetapkan. Proses Pelantikan dilakukan secara berurutan.

Pejabat lain yang dilantik meliputi Dr. Zakky Fahma Auliya, SE., MM. sebagai Ketua Program Studi Perbankan Syariah Selain itu, Rina Hastuti, SE., MM., Ph.D sebagai Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah turut mengemban amanah. Fitri Laela Wijayati, SE., M.Si.Ak sebagai Ketua Program Studi Akuntansi Syariah juga dilantik. Puspa Novita Sari, M.M. sebagai Sekretaris Program Studi Bisnis Digital ikut ditetapkan. Dengan demikian, struktur akademik semakin lengkap.

Komitmen Pejabat Baru FEBI

Pelantikan juga melibatkan Betty Eliya Rokhmah, M.Sc. sebagai Sekretaris Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf, Rizky Nur Ayuningtyas Putri, S.E., M.E sebagai Sekretaris Program Studi Ekonomi Syariah turut dilantik. Mohamad Irsyad, Lc., M.E sebagai Kepala Laboratorium juga ditetapkan. Rahmawati Khoiriyah, M.E sebagai Sekretaris Program Studi Perbankan Syariah ikut mengemban tugas. Dr. Suryati, S.Pd., M.E.K sebagai Sekretaris Program Studi Manajemen Bisnis Syariah turut dilantik. serta Wahyu Pramesti, SE., M.Si.Ak sebagai Sekretaris  Program Studi Akuntansi Syariah melengkapi struktur.

Para pejabat menyatakan kesiapan menjalankan amanah. “Kami siap bekerja untuk kemajuan FEBI,” ungkap salah satu pejabat. Pernyataan ini disampaikan usai Pelantikan. Dengan demikian, semangat kolektif terasa kuat. Tanggung jawab akademik disadari bersama.

Pelantikan ini juga menjadi ruang konsolidasi internal. Koordinasi lintas unit mulai diperkuat. Selain itu, target kinerja mulai diselaraskan. Transisi ini dilakukan secara bertahap. Oleh sebab itu, kesinambungan program tetap terjaga. Pelantikan menjadi awal pengabdian.

Pelantikan sebagai Awal Transformasi

FEBI memandang Pelantikan sebagai langkah strategis. Struktur baru diharapkan memperkuat layanan akademik. Selain itu, mutu pendidikan terus ditingkatkan. Dengan demikian, visi fakultas dapat diwujudkan. Proses ini dirancang berkelanjutan.

Kegiatan Pelantikan diakhiri dengan doa bersama. Sesi foto bersama turut dilaksanakan. Momen ini menjadi simbol kebersamaan. Audiens dapat merasakan optimisme baru. Pada akhirnya, Pelantikan menegaskan komitmen FEBI. FEBI siap melangkah menuju tata kelola unggul.

WhatsApp Image 2026-02-10 at 10.54.01

Jelang Ramadhan: FEBI Bagikan Daily Food untuk Mahasiswa Internasional

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menunjukkan komitmen pelayanan inklusif. Agenda kebersamaan dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa internasional FEBI. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dinamika akademik kampus. Oleh karena itu, FEBI menghadirkan pendekatan humanis. Audiens diajak merasakan suasana kebersamaan tersebut.

Agenda ini dilaksanakan bersama Wakil Dekan II FEBI. Kegiatan dipusatkan pada penguatan hubungan kelembagaan. Selain itu, perhatian terhadap kesejahteraan mahasiswa ditekankan. Dengan demikian, FEBI berupaya menciptakan lingkungan ramah internasional. Daily Food menjadi simbol kepedulian nyata. Transisi ini menegaskan nilai kebersamaan.

Dalam kegiatan tersebut, Pack dibagikan kepada mahasiswa internasional. Pembagian dilakukan secara langsung. Suasana berlangsung hangat dan komunikatif. Oleh sebab itu, mahasiswa merasa diperhatikan. Kehadiran pimpinan fakultas memberi kesan mendalam. Kegiatan ini dirancang sederhana namun bermakna.

Daily Food sebagai Bentuk Kepedulian FEBI saat jelang Bulan Ramadhan

Penyerahan Daily Food Pack dilakukan oleh Wakil Dekan II FEBI. Dr. Indah Piliyanti, SE, M.Si. hadir mewakili fakultas. Beliau menyapa mahasiswa secara langsung. Momen ini memperkuat kedekatan emosional. Selain itu, pesan kebersamaan disampaikan dengan jelas.

“Mahasiswa internasional adalah bagian keluarga besar FEBI,” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan secara terbuka. Menurut beliau, perhatian kecil memberi dampak besar. Oleh karena itu, Daily Food diberikan sebagai bentuk empati. Kalimat ini menegaskan nilai inklusivitas FEBI. Transisi ini memperkuat makna kegiatan.

Daily Food Pack dirancang untuk kebutuhan harian menjelang ramadhan bagi mahasiswa asing. Paket tersebut diharapkan membantu aktivitas akademik. Selain itu, perhatian ini menjadi penguat semangat belajar. Dengan demikian, mahasiswa merasa lebih nyaman. Kegiatan ini juga mencerminkan pelayanan berkelanjutan. Proses ini dilakukan secara tertib.

WhatsApp Image 2026-02-07 at 22.27.26

Langkah Nyata FEBI Siapkan Lulusan Siap Kerja melalui MBKM di BSI Yogyakarta

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat pembelajaran berbasis praktik melalui skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Upaya ini diwujudkan melalui PPL yang dirancang relevan dengan kebutuhan industri. Penyerahan mahasiswa MBKM dilakukan di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FEBI dalam menyiapkan lulusan adaptif. Oleh karena itu, kolaborasi dengan mitra strategis terus diperluas. Selain itu, pengalaman lapangan diharapkan memperkaya kompetensi mahasiswa. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas.

Mahasiswa atas nama Kusnul Khotimah dari Program Studi Perbankan Syariah resmi diserahkan untuk mengikuti MBKM. Penyerahan dilakukan oleh Bapak Rais Sani Muharrami dan Ibu Yuni Astuti. Program PPL ini akan berlangsung sejak Februari hingga Juni 2026. Selama periode tersebut, mahasiswa akan terlibat langsung dalam aktivitas perbankan syariah. Oleh sebab itu, FEBI menempatkan mahasiswa pada mitra yang relevan. Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi akademik dan industri.

PPL sebagai Jembatan Akademik dan Praktik Industri

Penerimaan mahasiswa dilakukan oleh Ibu Prita Sari Dewi selaku perwakilan BSI KC Yogyakarta. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa mahasiswa akan ditempatkan pada bagian analisis pembiayaan. Selanjutnya, rotasi akan dilakukan sesuai kebutuhan lapangan. “Mahasiswa diharapkan proaktif agar pengalaman belajarnya optimal,” ungkapnya. Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya sikap adaptif selama PPL berlangsung. Selain itu, mahasiswa didorong membangun komunikasi profesional. Dengan cara ini, proses pembelajaran menjadi lebih bermakna.

Penempatan ini dirancang agar mahasiswa memahami alur kerja perbankan syariah secara utuh. Oleh karena itu, FEBI memandang MBKM sebagai ruang pembelajaran strategis. Tidak hanya kompetensi teknis, etika kerja juga dibentuk. Sementara itu, pengawasan akademik tetap dilakukan. Dengan demikian, kualitas pembelajaran tetap terjaga.

Pendampingan dan Evaluasi Selama Program

Selama pelaksanaan MBKM, evaluasi akan dilakukan secara berkala. Tim FEBI akan melakukan monitoring dan evaluasi secara bergantian. Proses ini dilakukan agar capaian PPL terukur dengan baik. Di akhir program, pihak instansi akan diminta memberikan penilaian. Nilai tersebut akan dikonversi ke mata kuliah terkait. Oleh sebab itu, akuntabilitas program menjadi perhatian utama.

Selain itu, mahasiswa akan ditarik secara resmi setelah program selesai. Mekanisme ini memastikan seluruh tahapan berjalan sistematis. Dengan demikian, sinergi institusi dan mitra tetap terjaga. Proses penyerahan mahasiswa ditutup dengan sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol awal kolaborasi berkelanjutan. FEBI optimistis PPL mampu mencetak lulusan unggul dan siap bersaing.

WhatsApp Image 2026-02-05 at 15.15.08

FEBI Bersama Bank Mandiri (Living) Hadirkan KTM Multifungsi, Kuliah dan Transaksi Jadi Lebih Praktis

FEBI News Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menghadirkan langkah strategis dalam meningkatkan layanan mahasiswa. Pada Kamis, 05 Februari 2026, FEBI menyelenggarakan kegiatan pengambilan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) bekerja sama dengan Bank Mandiri Living. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 07.30 hingga 10.00 WIB dan disambut antusias oleh mahasiswa baru. Sejak pagi, suasana aula terasa hidup. Mahasiswa datang dengan rasa penasaran. Mereka menyadari kartu ini bukan sekadar identitas. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi momen penting awal perjalanan akademik mereka.

KTM Multifungsi untuk Aktivitas Akademik dan Harian

Melalui kerja sama ini, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) FEBI dirancang sebagai kartu multifungsi. Kartu tersebut dapat difungsikan sebagai ATM dan e-money. Selain itu, kartu ini terintegrasi dengan layanan pembayaran non-tunai. KTM dapat digunakan untuk transportasi publik. Fungsinya mencakup KRL, MRT, Transjakarta, dan moda lain. Kartu ini juga dapat dipakai untuk tol, parkir, belanja, hingga SPBU. Dengan demikian, satu kartu menghadirkan banyak kemudahan.

Pada tahap ini, mahasiswa diperkenalkan langsung dengan manfaat KTM. Proses pengambilan dilakukan secara tertib. Selanjutnya, mahasiswa diarahkan memahami fitur kartu. Kemudian, mereka menyadari efisiensi yang ditawarkan. Oleh sebab itu, KTM ini diposisikan sebagai solusi kebutuhan kampus dan keseharian. Pada akhirnya, mahasiswa merasakan layanan yang lebih modern.

Kolaborasi FEBI dan Bank Mandiri Living

Kolaborasi antara FEBI dan Bank Mandiri Living dinilai strategis. Kerja sama ini dilakukan untuk mendukung transformasi layanan digital kampus. Dalam kegiatan tersebut, layanan perbankan dijelaskan secara langsung. Proses aktivasi kartu juga dibantu oleh petugas. Dengan pendekatan ini, mahasiswa merasa dilibatkan. Selain itu, edukasi keuangan turut diberikan.

Perwakilan FEBI menyampaikan harapannya. “KTM ini kami rancang untuk mendukung mobilitas mahasiswa,” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam suasana dialogis. Ia menambahkan bahwa kemudahan akses menjadi fokus utama. Oleh karena itu, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) diposisikan sebagai simbol integrasi akademik dan finansial. Di sisi lain, pihak Bank Mandiri Living menyambut baik kolaborasi ini. “Kami ingin mahasiswa terbiasa dengan transaksi non-tunai,” ungkap perwakilan bank. Dengan demikian, literasi keuangan dapat diperkuat sejak dini.

KTM sebagai Simbol Transformasi Layanan FEBI

Lebih jauh, kehadiran Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) multifungsi menandai transformasi layanan FEBI. Langkah ini dipandang relevan dengan kebutuhan generasi digital. Selain itu, layanan ini memperkuat citra kampus adaptif. Transisi menuju ekosistem non-tunai pun semakin nyata. Pada saat yang sama, identitas akademik mahasiswa diperkuat.

Kegiatan ini juga dirasakan sebagai pengalaman awal kebersamaan. Mahasiswa saling berbagi cerita. Mereka merasa menjadi bagian dari perubahan. Oleh karena itu, suasana kegiatan terasa inklusif. Selanjutnya, FEBI berkomitmen memperluas layanan serupa. Ke depan, integrasi sistem akan terus dikembangkan. Dengan langkah ini, FEBI menegaskan perannya sebagai fakultas yang responsif. Pada akhirnya, KTM bukan hanya kartu. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) menjadi pintu masuk pengalaman kampus yang lebih modern dan berdampak.

WhatsApp Image 2026-02-04 at 11.43.46

Serah Terima Magang Berdampak FEBI Bersama Manulife Solo Perkuat Link & Match

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kunjungan institusional. Kunjungan tersebut dilakukan ke Manulife Solo. Agenda utama berupa serah terima program magang berdampak. Kegiatan ini dilaksanakan pada 4 Februari 2026. Audiens diajak menyaksikan komitmen FEBI secara berkelanjutan.

Program magang berdampak dipandang sebagai penguatan pembelajaran kontekstual. Oleh karena itu, FEBI terus memperluas jejaring mitra strategis. Manulife dipilih sebagai mitra pengembangan kompetensi mahasiswa. Selain itu, kolaborasi ini diselaraskan dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih aplikatif.

Kunjungan ini juga menjadi ruang dialog terbuka. Berbagai harapan dan evaluasi disampaikan secara konstruktif. Selanjutnya, peran mahasiswa sebagai subjek pembelajaran ditekankan. Oleh sebab itu, magang tidak hanya bersifat administratif. Proses pembelajaran berbasis pengalaman menjadi prioritas utama.

Manulife Dukung Penguatan Magang Mahasiswa FEBI

Dalam kunjungan tersebut, rombongan FEBI diterima langsung oleh Manulife Solo. Pertemuan dilakukan bersama Salonika Tentrem Rahayu. Beliau menjabat sebagai Operation Unit Head Manulife Solo. Suasana diskusi berlangsung terbuka dan profesional. Dengan demikian, komunikasi berjalan efektif.

Salonika menyampaikan apresiasi atas kepercayaan FEBI. “Kami menyambut baik mahasiswa FEBI di unit Manulife Syariah,” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung. Selain itu, dukungan pembimbingan juga ditegaskan. Mahasiswa diharapkan aktif dan adaptif.

Mahasiswa FEBI secara khusus ditempatkan di unit Manulife Syariah. Penempatan ini dinilai relevan dengan kompetensi akademik. Oleh karena itu, integrasi nilai syariah tetap dijaga. Selain itu, mahasiswa dilibatkan dalam proses kerja nyata. Dengan demikian, pengalaman magang menjadi bermakna.

Perwakilan FEBI Tegaskan Komitmen Kolaborasi

FEBI diwakili oleh Zakky, Rizky, dan Mufti dalam kunjungan tersebut. Kehadiran perwakilan institusi menegaskan keseriusan program. Selain itu, serah terima mahasiswa dilakukan secara resmi. Proses ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kelembagaan.

Perwakilan FEBI menyampaikan harapan terhadap program ini. “Kami berharap mahasiswa mendapatkan pengalaman profesional yang berdampak,” ungkap salah satu perwakilan. Pernyataan tersebut menegaskan orientasi pembelajaran. Selanjutnya, evaluasi akan dilakukan secara berkala.

Kolaborasi dengan Manulife dinilai strategis bagi pengembangan lulusan. Selain itu, jejaring industri FEBI semakin diperluas. Dengan demikian, relevansi lulusan terhadap dunia kerja meningkat. Proses ini dilakukan secara berkesinambungan. Oleh sebab itu, kerja sama terus diperkuat.

Magang Berdampak Menuju Lulusan Adaptif

Program magang berdampak ini dirancang berorientasi masa depan. Mahasiswa tidak hanya belajar teknis kerja. Selain itu, etos profesional turut dibentuk. Dengan demikian, kesiapan kerja dapat ditingkatkan. FEBI menempatkan mahasiswa sebagai agen perubahan.

Manulife menjadi mitra strategis dalam penguatan tersebut. Kolaborasi ini diharapkan memberi manfaat timbal balik. Selain itu, kepercayaan antar lembaga semakin terbangun. Audiens dapat merasakan dampak kolaborasi ini secara tidak langsung. Pada akhirnya, sinergi ini diharapkan berkelanjutan.

WhatsApp Image 2026-02-04 at 10.20.45

Jurnal Shirkah FEBI Raih Akreditasi SINTA 1

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta kembali mencatat capaian akademik membanggakan. Jurnal Shirkah resmi meraih akreditasi SINTA 1 nasional. Pencapaian ini menegaskan komitmen FEBI terhadap mutu publikasi ilmiah. Selain itu, penguatan reputasi akademik terus dilakukan. Oleh karena itu, capaian ini menjadi tonggak penting kelembagaan.

Jurnal Shirkah berdiri sejak tahun 2016. Sejak awal, jurnal ini difokuskan pada kajian ekonomi dan bisnis. Pengelolaan jurnal dilakukan secara profesional dan berkelanjutan. Dengan demikian, konsistensi mutu terus terjaga. Pada akhirnya, kepercayaan akademik nasional berhasil diraih.

Shirkah Resmi Terakreditasi SINTA 1 Nasional

Berdasarkan hasil akreditasi terbaru bernomor 295/C/C3/KPT/2026, Shirkah dinyatakan terakreditasi SINTA 1. Penilaian tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Akreditasi ini diberikan atas kualitas substansi dan tata kelola jurnal. Selain itu, manajemen editorial dinilai sangat baik. Oleh sebab itu, Shirkah diakui sebagai jurnal ilmiah unggulan nasional.

Status akreditasi ini berlaku hingga Volume 15 Nomor 1 Tahun 2029. Artinya, keberlanjutan mutu publikasi telah terjamin. Dengan demikian, penulis dan peneliti memperoleh kepastian kualitas. Di sisi lain, kepercayaan mitra akademik semakin meningkat. Pada titik ini, peran Shirkah semakin strategis.

Kepemimpinan Editorial dan Profesionalisme Pengelolaan

Keberhasilan Shirkah tidak lepas dari kepemimpinan tim editorial. Editor in Chief, Dr. Frank Aligarh, menegaskan komitmen pengembangan jurnal. “Akreditasi ini adalah hasil kerja kolektif yang konsisten,” ungkapnya. Pernyataan tersebut mencerminkan dedikasi tim editorial. Selain itu, visi pengembangan jurnal terus diperkuat.

Co-Editor in Chief, Dr. Indah Piliyanti, turut menambahkan perspektif strategis. Menurutnya, Shirkah diarahkan sebagai ruang dialog akademik berkualitas. Proses penyuntingan dilakukan secara ketat dan transparan. Oleh karena itu, integritas ilmiah selalu dijaga. Hal ini menjadi kekuatan utama jurnal.

Sementara itu, Managing Editor Dr. Arif Nugroho memastikan tata kelola berjalan optimal. Sistem manajemen jurnal dikembangkan berbasis standar internasional. Dengan demikian, proses publikasi menjadi efisien dan akuntabel. Pada saat yang sama, layanan kepada penulis terus ditingkatkan.

Kontribusi Shirkah bagi FEBI dan Pengembangan Ilmu

Akreditasi SINTA 1 memberikan dampak strategis bagi FEBI. Reputasi kelembagaan FEBI semakin diperkuat secara nasional. Selain itu, ekosistem riset fakultas menjadi lebih produktif. Oleh sebab itu, Shirkah berperan sebagai penggerak akademik.

Jurnal ini diharapkan terus berkontribusi bagi pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis. Riset-riset berkualitas diharapkan semakin banyak dipublikasikan. Dengan demikian, dampak keilmuan dapat dirasakan lebih luas. Pada akhirnya, Shirkah menjadi simbol komitmen FEBI terhadap keunggulan akademik berkelanjutan.

WhatsApp Image 2026-02-02 at 16.08.57 (1)

FEBI Perkuat PPL Berdampak melalui MBKM di Pegadaian Syariah Solo

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperluas implementasi PPL Berdampak melalui kolaborasi strategis. Program ini diwujudkan dalam kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Pegadaian Syariah KC Solo. Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar kontekstual bagi mahasiswa. Selain itu, penguatan keterampilan praktis turut menjadi fokus utama. Oleh karena itu, kolaborasi industri terus didorong secara berkelanjutan.

Melalui PPL Berdampak, mahasiswa didorong memahami praktik keuangan syariah secara langsung. Program ini juga diselaraskan dengan kebutuhan dunia kerja aktual. Dengan demikian, lulusan diharapkan lebih adaptif. Pada saat yang sama, sinergi kelembagaan diperkuat. Oleh sebab itu, FEBI memandang program ini strategis.

PPL Berdampak sebagai Implementasi MBKM Kolaboratif

Pelaksanaan PPL Berdampak dilakukan di Pegadaian Syariah Kantor Cabang Solo. Kegiatan MBKM ini didampingi oleh Ibu Rizky Nur Ayuningtyas Putri, S.E., M.E. dari pihak FEBI. Pendampingan akademik dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan. Selain itu, proses pembelajaran juga difasilitasi oleh praktisi industri. Dengan demikian, transfer pengetahuan berjalan optimal.

FEBI juga memiliki unit laboratorium di lingkungan kampus. Unit ini menjadi bentuk kerja sama berkelanjutan dengan Pegadaian Syariah. Laboratorium tersebut dimanfaatkan sebagai ruang simulasi pembelajaran. Oleh karena itu, mahasiswa memperoleh pemahaman teoritis dan praktis secara seimbang. Pada akhirnya, PPL Berdampak mampu memperkuat kesiapan profesional mahasiswa.

Literasi Keuangan Syariah dan Dukungan Industri

Pimpinan Pegadaian Syariah KC Solo, Ibu Sri Ratna Watiningsih, menyampaikan komitmen kolaboratif. “Kami siap mendukung pengadaan literasi perbankan syariah bersama FEBI,” ujarnya. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan koordinasi MBKM. Menurut beliau, skema literasi dapat dilakukan secara fleksibel. Kegiatan dapat dilakukan di kampus maupun di kantor Pegadaian Syariah.

Pegadaian Syariah Al Mabrur juga memiliki ruang pertemuan representatif. Ruangan tersebut mampu menampung sekitar tujuh puluh peserta. Oleh karena itu, kegiatan literasi dinilai sangat memungkinkan. Selain itu, Pegadaian Syariah tengah bersiap membuka cabang baru di Solo. Kondisi ini membuka peluang kolaborasi lanjutan.

Sinergi Karier dan Masa Depan PPL Berdampak

Pegadaian Syariah menyatakan ketertarikan mengikuti kegiatan career fair FEBI. Langkah ini dipandang sebagai strategi rekrutmen potensial. Dengan demikian, mahasiswa memperoleh akses karier lebih luas. Di sisi lain, FEBI mendapatkan mitra industri yang relevan. Oleh sebab itu, PPL Berdampak menjadi penghubung strategis.

Kegiatan MBKM ini diharapkan memberi manfaat timbal balik. Mahasiswa memperoleh pengalaman nyata di industri keuangan syariah. Sementara itu, mitra industri mendapatkan kontribusi ide segar mahasiswa. Pada akhirnya, kolaborasi ini memperkuat ekosistem pembelajaran. PPL Berdampak pun diposisikan sebagai model pengembangan akademik berkelanjutan di FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Yuni Astuti

FEBI UIN Raden Mas Said Dorong PPL Berdampak melalui MBKM di BPRS Al Mabrur Klaten

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat implementasi PPL Berdampak melalui program MBKM. Program ini dirancang untuk mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja nyata. Oleh karena itu, pengalaman profesional menjadi bagian penting pembelajaran kontekstual. Pada Senin, 2 Februari 2026, program tersebut kembali diimplementasikan secara langsung. Kegiatan penyerahan mahasiswa dilakukan di BPRS Al Mabrur Cabang Klaten.

Empat mahasiswa Prodi Perbankan Syariah secara resmi diserahkan untuk mengikuti PPL Berdampak. Mereka adalah Nia Oktavia, Anisa Disvita, Hindun, dan Alfa. Penyerahan mahasiswa diwakili oleh Ibu Yuni Astuti, M.B.A. Beliau hadir mewakili Program Studi Perbankan Syariah FEBI. Dengan demikian, kolaborasi akademik dan industri kembali diperkuat.

PPL Berdampak sebagai Implementasi MBKM FEBI

Dalam kegiatan tersebut, FEBI menegaskan komitmen terhadap PPL Berdampak berbasis MBKM. Program ini dilaksanakan sejak Februari hingga Juni 2026. Mahasiswa akan terlibat langsung dalam aktivitas perbankan syariah. Oleh sebab itu, kompetensi praktis diharapkan dapat terbentuk secara optimal. Selain itu, pembelajaran dinilai lebih relevan dengan kebutuhan industri.

Pihak BPRS Al Mabrur Klaten menyambut baik kehadiran mahasiswa FEBI. Sambutan disampaikan oleh Bapak Giwa Brianto selaku Business Development and Training Head. Turut hadir Ibu Merdian Shinta Kirana selaku Branch Manager. nMenurut Bapak Giwa, mahasiswa FEBI dinilai memiliki potensi besar. “Mahasiswa PBS akan kami libatkan secara aktif dengan pembagian tugas jelas,” ujarnya.

Kolaborasi Strategis FEBI dan BPRS Al Mabrur

Lebih lanjut, BPRS Al Mabrur menyampaikan ketertarikan memperluas kerja sama dengan FEBI. Kerja sama diarahkan pada literasi perbankan syariah bagi mahasiswa. Selain itu, partisipasi dalam kegiatan jobfair FEBI juga direncanakan. Hal ini sejalan dengan rencana pembukaan cabang BPRS Al Mabrur di Solo. Oleh karena itu, sinergi jangka panjang mulai dipersiapkan bersama.

“Ke depan, kami ingin terlibat aktif dalam pengembangan talenta FEBI,” kata Bapak Giwa. Pernyataan tersebut disampaikan dalam suasana diskusi terbuka. Dengan demikian, PPL Berdampak tidak hanya berorientasi pada magang. Program ini juga diarahkan pada penguatan jejaring profesional mahasiswa.

PPL Berdampak Dorong Kesiapan Lulusan FEBI

Dalam pelaksanaan MBKM, mahasiswa akan diberikan indikator kinerja terukur. KPI akan digunakan untuk menilai capaian masing-masing mahasiswa. Langkah ini dilakukan untuk menjaga objektivitas penilaian. Selain itu, mahasiswa didorong bertanggung jawab atas perannya. Dengan demikian, etos kerja profesional dapat dibangun sejak dini.

Kegiatan penyerahan mahasiswa ditutup dengan kunjungan lingkungan kerja. Foto bersama menjadi penanda dimulainya PPL Berdampak. Melalui program ini, FEBI menegaskan komitmen pada pembelajaran transformatif. Akhirnya, PPL Berdampak diharapkan melahirkan lulusan adaptif dan berdaya saing. Program ini terus dikembangkan demi masa depan pendidikan ekonomi syariah.

FBI01114 NEW

FEBI Libatkan Stakeholder dalam Rapat Kerja 2027 untuk Perkuat Inovasi

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) sebagai forum strategis perencanaan. Kegiatan Rapat Kerja (Raker) ini dilaksanakan pada Selasa, 03 Februari 2026.Acara berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.Aula Lantai 1 Gedung F menjadi lokasi utama kegiatan.Oleh karena itu, suasana partisipatif langsung terasa sejak awal.

Dalam Rapat Kerja (Raker) ini, seluruh pemangku kepentingan FEBI diundang secara terbuka. Stakeholder eksternal dan internal hadir memberikan kontribusi pemikiran. Dengan demikian, Rapat Kerja (Raker) menjadi ruang dialog bersama. Selain itu, penyusunan dan perencanaan anggaran Program Kerja 2027 dibahas secara mendalam. Proses perencanaan tersebut disusun secara partisipatif dan berkelanjutan.

Namun demikian, forum ini tidak hanya berfokus pada anggaran. Serap aspirasi dan sharing knowledge turut difasilitasi secara terstruktur. Oleh sebab itu, Rapat Kerja (Raker) diposisikan sebagai wadah transformasi kelembagaan.Kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan akademik dan sosial.Dengan cara ini, audiens diajak terlibat secara tidak langsung dalam proses strategis.

Rapat Kerja (Raker) Hadirkan Perspektif Global dan Lokal

Kehadiran Mazhar Durrani menjadi sorotan utama Rapat Kerja (Raker).Mazhar Durrani merupakan pengusaha asal Los Angeles, Amerika Serikat. ia dikenal sebagai CEO Parallaxnet dan Co-Founder berbagai inisiatif digital. Pengalamannya dibagikan dalam sesi inspiratif. Oleh karena itu, peserta memperoleh perspektif kewirausahaan global.

“Kolaborasi dan adaptasi adalah kunci bertahan di era digital,” ujar Mazhar Durrani. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan peserta Rapat Kerja (Raker). Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem inovatif. Selain itu, pendekatan berbasis teknologi dinilai relevan bagi mahasiswa. Dengan demikian, wawasan global berhasil diinternalisasi.

Sementara itu, aspirasi lokal juga mendapat ruang strategis. Camat Kartasura menyampaikan dukungan terhadap pengembangan talenta mahasiswa. Dalam Rapat Kerja (Raker), beliau menawarkan peluang bisnis kopi dan barista. Keluarga beliau siap mewadahi talenta muda. Prestasi roasting terbaik di Jakarta menjadi modal kolaborasi tersebut.

Aspirasi Stakeholder Perkuat Program FEBI 2027

Perwakilan Petilasan Keraton Kartasura turut menyampaikan usulan konkret. Usulan tersebut dibahas dalam Rapat Kerja (Raker) secara terbuka. Mereka mengusulkan tindak lanjut papan nama kawasan heritage. Selain itu, pemandu wisata dari putra daerah diharapkan dilibatkan. Kolaborasi event Keraton Kartasura juga diusulkan.

Dari sektor alumni, Rabia mewakili suara Alumni FEBI. Dalam Rapat Kerja (Raker), ia mengusulkan program Sapa Alumni. Kolaborasi alumni diharapkan mendukung PPL dan dosen tamu. Dengan demikian, jejaring profesional dapat diperkuat. Partisipasi alumni dipandang sebagai aset strategis.

Sementara itu, mahasiswa menyampaikan aspirasi melalui perwakilan SEMA dan DEMA. layanan kesehatan mental menjadi perhatian utama Rapat Kerja (Raker). Transparansi GKM turut disuarakan sebagai kebutuhan bersama. DEMA FEBI juga mengusulkan program visit company. Isu Green Economic dan tindak lanjut PIBMA turut disampaikan.

Pada akhirnya, Rapat Kerja (Raker) ini menegaskan komitmen FEBI terhadap kolaborasi inklusif. Seluruh aspirasi dicatat sebagai bahan kebijakan strategis. Dengan arah yang terukur, FEBI optimistis menghadapi tahun 2027. Kegiatan ini diharapkan memperkuat peran FEBI di tingkat regional dan global.

FBI01110 new

Mazhar Durrani (LA) – CEO Parallaxnet, Hadir Berbagi Perspektif Global bagi Sivitas Akademika FEBI

FEBI NewsFakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menegaskan komitmen penguatan tata kelola akademik melalui Rapat Kerja (Raker). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang konsolidasi gagasan, aspirasi, dan arah strategis fakultas. Suasana dialog terasa hidup sejak awal kegiatan. Oleh karena itu, audiens seakan diajak menyelami dinamika perencanaan masa depan FEBI secara langsung.

Rapat Kerja (Raker) dilaksanakan pada Selasa, 03 Februari 2026. Kegiatan berlangsung pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Aula Lantai 1 Gedung F menjadi pusat diskusi lintas unsur. Selain itu, dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, senator, dan stakeholder turut dilibatkan. Dengan demikian, proses perencanaan dirasakan lebih partisipatif.

Rapat Kerja (Raker) sebagai Ruang Kolaborasi Strategis

Melalui Rapat Kerja (Raker), FEBI menyusun dan merencanakan anggaran Program Kerja Tahun 2027. Agenda tersebut dirancang secara sistematis dan terbuka. Aspirasi sivitas akademika pun diserap secara langsung. Oleh sebab itu, kebijakan yang dirumuskan diharapkan lebih responsif.

Selain perencanaan anggaran, sesi sharing knowledge turut dihadirkan. Diskusi tersebut dipandang penting untuk memperkaya perspektif akademik. Di sisi lain, proses evaluasi internal juga telah dilakukan secara kolektif. Dengan begitu, arah pengembangan FEBI dapat dipetakan secara realistis.

Inspirasi Global Gig Economy dari Praktisi Internasional

Kegiatan Rapat Kerja (Raker) semakin bermakna dengan kehadiran Mazhar Durrani. Ia merupakan pengusaha asal Los Angeles, Amerika Serikat. Mazhar Durrani dikenal sebagai CEO Parallaxnet dan Co-Founder bersama M. Toha Rudin- Parallaxnet. Kehadirannya memberikan warna global dalam forum akademik.

Dalam paparannya, pengalaman membangun start-up berbasis gig economy dibagikan secara terbuka. Model ekonomi ini dinilai relevan dengan tantangan generasi muda. Sistem tersebut berbasis platform digital dan fleksibilitas kerja. Pekerja memiliki otonomi atas pekerjaannya. Pekerjaan juga dapat dilakukan dari mana saja.

“Gig economy membuka peluang luas bagi talenta muda,” ujar Mazhar Durrani- CEO Parallaxnet. Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan peserta. Oleh karena itu, wawasan global terasa semakin dekat. Selain itu, inspirasi kewirausahaan digital dinilai mampu mendorong inovasi pembelajaran.

Arah Pembelajaran Inklusif dan Regenerasi Mahasiswa FEBI

Melalui Rapat Kerja (Raker), FEBI juga menegaskan visi pendidikan inklusif. Penyetaraan akses pembelajaran menjadi perhatian utama. Semua kalangan diharapkan memperoleh pendidikan yang baik dan setara. Dengan demikian, FEBI ingin menjangkau potensi calon mahasiswa lebih luas.

Di sisi lain, semangat mencari bibit unggul terus diperkuat. Mahasiswa dengan motivasi tinggi diharapkan bergabung dan berkembang. Oleh sebab itu, FEBI mendorong transformasi kurikulum yang adaptif. Pembelajaran berbasis digital dan kolaboratif mulai diarahkan.

Sebagai penutup, Rapat Kerja (Raker) ini dipandang sebagai fondasi strategis. Langkah ini diharapkan memperkuat daya saing FEBI. Selain itu, sinergi global dan lokal terus dibangun. Dengan semangat tersebut, FEBI melangkah mantap menuju masa depan yang inklusif dan inovatif.