WhatsApp Image 2025-11-03 at 9.40.34 PMkk

Future Global Leaders: Mahasiswa FEBI Siap Hadapi Tantangan Digitalpreneur Melalui Summer Class Internasional II di Jakarta

Jakarta, 3 November 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya dalam memperluas wawasan global mahasiswa. Sebanyak 10 delegasi terpilih dikirim untuk mengikuti International Summer Class 2025 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan ini berlangsung pada 3–14 November 2025 dan menjadi langkah konkret FEBI dalam menyiapkan pemimpin muda ekonomi Islam yang berdaya saing global- Future Global Leaders.

Pembukaan Penuh Semangat

Hari pertama kegiatan dimulai pada Senin, 3 November 2025, dengan sesi registrasi dan Upacara Pembukaan bertajuk “Welcoming Future Global Leaders.” Suasana acara terasa hangat dan penuh semangat. Para peserta dari berbagai perguruan tinggi Islam berinteraksi akrab dan menunjukkan antusiasme tinggi.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah internasional bertema “Green and Sustainable Digital Business.” Narasumber utama adalah Asst. Prof. Ts. Dr. Irina Safitri Zen dari International Islamic University Malaysia dan Dr. Taridi Kasbi Ridho, MBA dari Universitas Islam Internasional Indonesia.

Materi yang disampaikan menyoroti pentingnya integrasi bisnis hijau, keberlanjutan, dan teknologi digital. Para peserta mendapat wawasan baru tentang arah transformasi ekonomi global yang menekankan nilai keberlanjutan.

Wawasan Teknologi dan Inovasi Bisnis

Sesi siang hari dilanjutkan dengan topik “Leveraging Digital Technologies to Create New Business Opportunities.” Materi ini membahas bagaimana teknologi digital mampu menciptakan peluang bisnis baru. Melalui diskusi dan studi kasus, peserta diajak berpikir kreatif dan adaptif terhadap perubahan dunia bisnis modern.

Pembekalan Sertifikasi dan Proyek Lapangan

Pada sore hari, kegiatan berlanjut dengan Briefing Summer Projbct Certification BNSP yang dipandu oleh tim dari LSP UIN Jakarta. Sesi ini menjelaskan prosedur pelaksanaan proyek dan tahapan sertifikasi kompetensi. Peserta diberi pemahaman tentang pentingnya sertifikat nasional sebagai bukti keahlian profesional. Setelah sesi tersebut, peserta mendapatkan waktu istirahat hingga pukul 19.00 WIB.

Cultural Night: Merayakan Keberagaman

Sebagai penutup hari pertama, Cultural Night digelar di FEB Hall. Suasana malam terasa hangat dan penuh kebersamaan. Mahasiswa dari berbagai universitas membawa makanan lokal dan kuliner khas daerah. Kegiatan ini menjadi ajang memperkenalkan budaya nusantara serta mempererat hubungan antar peserta dari berbagai daerah.

Mahasiswa FEBI Siap Bersaing Secara Global

Hari pertama International Summer Class 2025 berjalan lancar dan penuh antusiasme. Delegasi FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta aktif dalam setiap sesi dan diskusi. Mereka menunjukkan semangat belajar yang tinggi dan kesungguhan dalam memahami dinamika bisnis digital berkelanjutan.

Kegiatan ini tidak hanya memperluas wawasan internasional, tetapi juga memperkuat karakter mahasiswa FEBI sebagai generasi muda ekonomi Islam yang beretika, profesional, dan siap bersaing di tingkat global.

WhatsApp Image 2025-11-03 at 1.07.39 PM

Global Experience for Future Entrepreneurs : Berjejaring Internasional, Mahasiswa FEBI Siap Bangun Masa Depan Digital Entrepreneurship

Sebanyak 10 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengikuti kegiatan “The Second International Summer Class” di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Mereka didampingi oleh Usnan, M.E., selaku Sekretaris Jurusan Manajemen dan Akuntansi Syariah.
Kegiatan ini dibuka pada Senin, 3 November 2025 di Aula Syahid Inn, Jakarta.
Tema yang diangkat adalah “Building the Future of Digital Entrepreneurship”.
Program ini akan berlangsung selama dua pekan, mulai 3 hingga 14 November 2025.

Acara pembukaan berlangsung meriah dan dihadiri oleh banyak tokoh penting.
Salah satunya adalah Walikota Tangerang Selatan, Drs. H. Benyamin Davnie, yang menjadi Keynote Speaker.
Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai pilar pembangunan daerah.

“Tangerang Selatan meski masih muda, memiliki potensi SDM yang luar biasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa jumlah penduduk kini hampir mencapai 1,4 juta jiwa.
Kota tersebut memiliki 12 perguruan tinggi, lebih dari 160 sekolah menengah, dan 200 pondok pesantren.
Sektor unggulannya mencakup kuliner, fashion, dan kerajinan (craft).
Melalui potensi tersebut, Tangsel ingin menjadi kota cerdas, modern, dan religius.

Sebelumnya, Dekan FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ibnu Qizam, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Terima kasih kepada sponsor, co-host, dan semua peserta yang telah berpartisipasi,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 12 perguruan tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri.
Peserta luar negeri berasal dari Gambia, Filipina, Turki, dan Kamboja.

Sementara itu, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepuddin Jahar, Ph.D., memberikan sambutan inspiratif.
Beliau berharap kegiatan ini menjadi sarana bagi peserta untuk memperluas wawasan dan jejaring internasional.

“Kami berharap para peserta dapat berbagi pengetahuan lintas negara dan membangun masa depan kewirausahaan digital yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Keterlibatan mahasiswa FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta dalam kegiatan internasional ini menjadi wujud nyata pengembangan kompetensi global.
Melalui The Second International Summer Class, mereka diharapkan mampu meningkatkan literasi digital dan semangat kewirausahaan Islami.
Selain itu, kegiatan ini juga membuka kesempatan kolaborasi lintas budaya dan memperkuat jejaring akademik internasional.

WhatsApp Image 2025-11-05 at 11.41.22 AM

Perkuat Jiwa Kepemimpinan Global : Delegasi FEBI UIN Surakarta Antusias Ikuti Hari Kedua International Summer Class 2025 di Jakarta

Jakarta, 4 November 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring global. Komitmen itu diwujudkan melalui partisipasi 10 delegasi dalam 2nd International Summer Class 2025 di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Kegiatan ini berlangsung pada 3–14 November 2025.

Hari kedua, Selasa (4/11/2025), dimulai dengan pemberangkatan peserta menuju Menara Syariah di kawasan PIK 2. Mereka mengikuti seminar entrepreneurship bersama pengusaha sukses dari berbagai bidang.

Sesi pertama diisi oleh Ridho Muhammad Sakti, S.Farm., CEO Farmaklik. Ia menyampaikan pentingnya keberanian mencoba sejak masa kuliah. “Mahasiswa tidak boleh lelah untuk gagal, sampai kegagalan itu sendiri yang lelah mendatangi kita,” ujarnya.

Sesi kedua bertajuk “Formulating Consumer-Centric Innovation: Aligning Business Strategies With Consumer Needs.” Materi disampaikan oleh Harianto Solichin, M.Sc., Komisaris Utama Menara Syariah. Ia menekankan pentingnya bisnis yang berorientasi pada konsumen dan sesuai prinsip syariah.

Harianto juga menyoroti potensi ekonomi syariah di Indonesia. Dari 4.523 kampus, hanya 911 yang memiliki program studi ekonomi syariah. “Ini kabar baik. Ekonomi syariah semakin diminati dan mampu menjadi solusi atas sistem ekonomi barat yang mulai rapuh,” jelasnya. Ia menambahkan, Menara Syariah hadir sebagai wadah pengembangan ekonomi berbasis syariah. Platform ini juga bersaing dengan tren Crypto Economy dan Green Economy.

Secara keseluruhan, pelaksanaan hari kedua 2nd International Summer Class 2025 berjalan lancar dan penuh antusiasme. Kegiatan ini memperluas wawasan mahasiswa tentang bisnis digital dan ekonomi syariah berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama akademik antarperguruan tinggi di Indonesia dan dunia.

ami berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi kemajuan FEBI

Dari Alumni untuk FEBI : Hibah Dana dan Buku untuk Almamater FEBI Tercinta

“Future-Proof Yourself” menjadi semangat utama dalam kegiatan Career Development Program (CDP) dan Pelepasan Calon Wisudawan ke-60 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Acara ini berlangsung pada Senin, 3 November 2025, di Graha UIN Raden Mas Said Surakarta.
Melalui tema “Future-Proof Yourself: Build Skills, Build Dreams”, FEBI menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan memiliki daya saing tinggi di dunia profesional. Kegiatan tersebut dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, dan calon wisudawan dari empat program studi. Sebanyak 336 calon wisudawan akan resmi menyandang gelar sarjana pada wisuda ke-60. Suasana acara terasa hangat dan penuh semangat. Kebanggaan atas capaian para mahasiswa tampak jelas di setiap wajah peserta.

Pada kesempatan Dari Alumni untuk FEBI, alumni FEBI menyerahkan hibah berupa dana Rp16.600.000 dan dua buku karya alumni. Bantuan ini menjadi simbol kepedulian dan bentuk dukungan terhadap pengembangan fakultas. Hibah diserahkan langsung kepada Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si., selaku Dekan FEBI.

Salah satu perwakilan alumni menyampaikan pesan menyentuh. “Kami ingin hubungan antara alumni dan fakultas tidak berhenti setelah lulus. Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi kemajuan FEBI, baik melalui gagasan maupun karya nyata. Dari Alumni untuk FEBI,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan kedekatan emosional antara alumni dan almamater. Hubungan ini menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi terus hidup di lingkungan FEBI.

Selain seremoni pelepasan, para calon wisudawan juga mengikuti sesi Career Development Program. Materi disampaikan oleh Dr. Samino Setiawan, S.Ag., M.S.I. Beliau menekankan pentingnya personal branding, penguatan soft skills, serta kesiapan menghadapi dunia kerja. Peserta diajak untuk memahami perubahan global dan pentingnya kemampuan adaptif dalam dunia profesional.

FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus meneguhkan komitmennya untuk mencetak lulusan unggul, profesional, dan berintegritas. Pelepasan wisudawan bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan kesiapan karier. Melalui semangat Future-Proof Yourself, para lulusan diharapkan menjadi generasi kreatif yang siap bersaing.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa perjalanan mahasiswa FEBI tidak berhenti di hari wisuda. Setelah menyandang gelar sarjana, mereka diharapkan terus membawa nilai-nilai keislaman, profesionalisme, dan semangat kontribusi bagi masyarakat.

FBI00027kkk

Future Proof Yourself: FEBI Cetak Lulusan Wisudawan ke-60 dengan Generasi Siap Kerja, Siap Berkarya, Siap Berdaya Saing

Sukoharjo, 03 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Career Development Program (CDP) dan Pelepasan Wisudawan ke-60 pada Senin, 3 November 2025. Acara berlangsung di Graha UIN Raden Mas Said Surakarta dengan tema “Future-Proof Yourself: Build Skills, Build Dreams.” Tema ini menggambarkan semangat FEBI dalam membekali mahasiswa agar siap menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berubah.

Acara diikuti oleh ratusan calon wisudawan dari empat program studi. Sejak pagi, suasana antusias sudah terasa di area acara. Para peserta hadir dengan penuh semangat dan kebanggaan atas pencapaian yang telah diraih. Mereka diarahkan untuk memahami bahwa kesuksesan tidak hanya berasal dari gelar akademik, tetapi juga dari kemampuan beradaptasi dan membangun keterampilan.

Pesan Inspiratif dari Pembicara

Menurut Dr. Samino Setiawan, S.Ag., M.S.I., selaku pembicara utama, “Future-Proof Yourself bukan sekadar slogan. Ini adalah ajakan agar kita selalu siap menghadapi perubahan zaman.” Beliau juga menekankan pentingnya ketangguhan dan kemauan belajar yang berkelanjutan. Dunia kerja, ujarnya, kini menuntut kreativitas, kecepatan berpikir, serta kemampuan berkolaborasi lintas bidang. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa menjadi profesional berarti siap berkembang dalam setiap situasi.

Pembekalan Soft Skills dan Personal Branding

Selanjutnya, kegiatan Career Development Program (CDP) berfokus pada peningkatan soft skills dan penguatan personal branding. Para peserta diajak mengenali potensi diri dan menentukan arah karier sesuai bidang keilmuan. Melalui sesi interaktif, mereka belajar cara menghadapi tantangan dunia kerja secara strategis. Dengan demikian, para calon wisudawan dapat bertransisi dari dunia kampus ke dunia profesional dengan lebih percaya diri.

Suasana Penuh Haru dan Kebersamaan

Selain sesi pembekalan, acara pelepasan wisudawan berlangsung khidmat dan penuh makna. Para peserta mengenakan jas dan kebaya sebagai simbol kedewasaan dan kesiapan menghadapi masa depan.
Salah satu calon wisudawan menyampaikan rasa syukurnya, “Kami berterima kasih kepada para dosen yang telah membimbing dengan sabar hingga kami sampai di titik ini.” Ucapan tersebut menggambarkan kedekatan emosional antara mahasiswa dan para pendidik di FEBI.

Komitmen FEBI untuk Masa Depan

Sementara itu, FEBI menegaskan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan hasil kerja bersama. Dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan berperan penting menciptakan lingkungan akademik yang kondusif. Kolaborasi ini menjadi kunci terbentuknya lulusan yang unggul, profesional, dan berkarakter. Selain itu, FEBI berkomitmen untuk terus mengembangkan program penguatan karier bagi mahasiswa di masa mendatang.

Menatap Masa Depan dengan Optimisme

Dengan terselenggaranya kegiatan Career Development Program FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan perannya sebagai fakultas pencetak lulusan yang berdaya saing global. Sinergi antara ilmu pengetahuan, keterampilan, dan nilai spiritual menjadi fondasi utama pembentukan generasi unggul. Para wisudawan diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa serta umat, Berdaya-Saing

FBI09956KK

Deretan Lulusan Terbaik FEBI Calon Wisudawan ke-60, Prodi MAZAWA Safira Rahmawati Raih IPK Tertinggi dan Masa Studi Tercepat

Sukoharjo, 03 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali mencatat prestasi membanggakan. Dalam Wisuda ke-60, empat lulusan terbaik dari masing-masing program studi berhasil menunjukkan capaian akademik luar biasa. Prestasi ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan dan dedikasi sivitas akademika FEBI dalam mencetak generasi unggul.

Salah satu sorotan utama datang dari Prodi MAZAWA (Manajemen Zakat & Wakaf). Lulusan bernama Safira Rahmawati berhasil meraih IPK tertinggi sebesar 3,93 dengan masa studi hanya 3 tahun 10 bulan. Dengan pencapaian itu, ia dinobatkan sebagai lulusan tercepat sekaligus terbaik di lingkup FEBI. “Saya tidak pernah menyangka bisa menyelesaikan studi secepat ini. Semua karena bimbingan dosen dan dukungan teman-teman yang luar biasa,” ungkap Safira dengan penuh rasa syukur.

Selain dari Prodi MAZAWA, lulusan terbaik lainnya juga datang dari Prodi Akuntansi Syariah (AKS) yaitu WIWIN HILMIYA JUNAIDA, Manajemen Bisnis Syariah (MBS) yaitu ANJAR PUTRI NURJANAH, dan Perbankan Syariah (PBS) yaitu SALSA BELLA PUTRI. Masing-masing menunjukkan komitmen tinggi dalam belajar dan berkontribusi bagi pengembangan ekonomi Islam. Prestasi mereka menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berjuang meraih keunggulan akademik dan moral.

Melalui momentum ini, FEBI menegaskan kembali perannya sebagai fakultas yang berorientasi pada pengembangan kompetensi, karakter, dan nilai-nilai keislaman. Keberhasilan para wisudawan dianggap sebagai hasil dari kolaborasi seluruh elemen mulai dari dosen, mahasiswa, hingga tenaga kependidikan.

Transisi menuju dunia profesional kini menjadi tahap baru bagi para lulusan. Mereka tidak hanya dibekali ilmu dan keterampilan, tetapi juga mental tangguh untuk menghadapi tantangan masa depan. Dengan semangat Future-Proof Yourself: Build Skills, Build Dreams, wisudawan FEBI diharapkan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat.

DSC09871kk

Siapkan Lulusan Unggul dan Adaptif: FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Gelar Pelepasan 336 Calon Wisudawan ke-60

Sukoharjo, 03 Oktober 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Career Development Program (CDP) dan Pelepasan Wisudawan ke-60 pada Senin, 3 November 2025 di Graha UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Future-Proof Yourself: Build Skills, Build Dreams”.

Acara ini menjadi momen penting bagi calon wisudawan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia profesional. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami pentingnya membangun keterampilan dan mimpi besar sebagai bekal masa depan.

Kegiatan dihadiri oleh Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si sebagai Keynote Speaker dan Dr. Samino Setiawan, S.Ag., M.S.I sebagai Speaker. Keduanya menyampaikan motivasi dan wawasan tentang pentingnya personal branding serta kesiapan menghadapi tantangan karier di era modern.

Acara dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti oleh seluruh calon wisudawan FEBI ke-60. Para peserta hadir dengan dresscode formal, pria mengenakan jas dan wanita memakai kebaya.

Kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi para lulusan agar siap berkompetisi dan berkontribusi di masyarakat. Dengan semangat “Build Skills, Build Dreams”, wisudawan FEBI diharapkan menjadi generasi unggul, profesional, dan berintegritas.

Adapun rincian lulusan FEBI pada Wisuda ke-60 adalah sebagai berikut:

  • Akuntansi Syariah (AKS): 126 lulusan
  • Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA): 29 lulusan
  • Manajemen Bisnis Syariah (MBS): 101 lulusan
  • Perbankan Syariah (PBS): 80 lulusan

Acara ini menjadi simbol pelepasan penuh makna antara kampus dan calon sarjana. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan awal baru untuk menapaki dunia kerja dengan semangat inovasi dan keunggulan diri.

tazkia

Apresiasi dari Mancanegara! Mahasiswi Prodi AKS Dipuji Atas Riset Artificial Intelligence di International Conference UK

Manchester, 27 Oktober 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta. Tazkia Angelie Firdaus, mahasiswi Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), sukses mempresentasikan riset ilmiahnya yang berjudul “Bridging Adoption and Impact: How Accountants Perceive AI in Accounting Processes” pada International Conference yang diselenggarakan oleh University of Greater Manchester, United Kingdom.

Konferensi bertema “Empowering Leaders for Global Contemporary Businesses” ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara dan mayoritas merupakan mahasiswa pascasarjana (S2) dan doktoral (Ph.D) di bidang ekonomi, bisnis, serta akuntansi. Di tengah dominasi akademisi senior, Tazkia menjadi satu dari tiga perwakilan mahasiswa strata satu (S1) dari Indonesia yang tampil membawakan riset berskala global.

Dalam penelitiannya, Tazkia menyoroti bagaimana akuntan di Indonesia memandang serta mengadopsi teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam praktik akuntansi modern. Dengan melibatkan 200 profesional akuntan dari berbagai wilayah Indonesia, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI terbukti mampu meningkatkan efisiensi kerja, memperkuat komunikasi profesional, dan memperbaiki kualitas pengambilan keputusan. Namun demikian, riset ini juga menyoroti bahwa kualitas sistem AI saat ini belum cukup signifikan dalam mendorong niat adopsi, karena masih terbatasnya standar integrasi teknologi dalam praktik akuntansi.

Secara teoritis, penelitian Tazkia menggabungkan Delone & McLean Success Model dan Technology Acceptance Model 3 (TAM3) untuk menciptakan kerangka baru dalam memahami perilaku adopsi teknologi di bidang akuntansi, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Dari sisi praktis, riset ini memberi kontribusi nyata bagi organisasi dan lembaga pendidikan dalam memperkuat literasi digital, membangun kepercayaan terhadap teknologi AI, serta mendorong sinergi antara akuntan dan sistem cerdas.

Dalam sesi diskusi, Tazkia menerima apresiasi tinggi dari para peserta dan akademisi. Salah satu presenter, Miss Joana Suta, menyampaikan, “I want to say congratulations to the presenter. For her level, it was a very good presentation. She put out a lot of effort — it was quite solid from a methodological point of view.”

Keberanian dan dedikasi Tazkia menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia, khususnya dari UIN Raden Mas Said Surakarta, mampu bersaing di panggung akademik internasional. Ia berhasil menunjukkan bahwa batas-batas geografis bukanlah penghalang bagi mereka yang berani bermimpi, berinovasi, dan berprestasi di kancah global.

indah-piliyanti-aicis+-febi-uin-surakarta

AICIS+ 2025: Dosen FEBI UIN Surakarta Bahas Kepemimpinan Perempuan dalam Filantropi Islam

Depok, 29 Oktober 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menunjukkan kiprah akademiknya di kancah internasional. Salah satu dosennya, Dr. Indah Piliyanti, S.Ag., M.Si., yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan II FEBI, menjadi peserta aktif dalam Annual International Conference on Islam, Science, and Society (AICIS+) 2025.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Konferensi tahun ini mengangkat tema besar “Islam, Ecotheology, and Technological Transformation: Multidisciplinary Innovations for an Equitable and Sustainable Future.”

Peran Perempuan dalam Filantropi Islam

Pada forum AICIS+ 2025, Dr. Indah mempresentasikan riset berjudul “Female Leadership of Islamic Philanthropic Institutions in Indonesia.” Penelitian ini termasuk dalam subtema Sustainable Economic Systems and Social Welfare.

Riset tersebut menyoroti peran penting perempuan dalam kepemimpinan lembaga filantropi Islam di Indonesia. Menurutnya, perempuan berperan strategis dalam membangun sistem ekonomi Islam yang adil dan berkelanjutan.

“Perempuan tidak hanya penggerak sosial, tetapi juga memiliki kapasitas memimpin lembaga filantropi yang berorientasi pada keadilan,” ujar Dr. Indah.

Ia menambahkan bahwa pemberdayaan perempuan harus dilakukan secara terstruktur agar memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan sosial. Selain itu, tata kelola lembaga Islam perlu mengedepankan transparansi dan nilai kemanusiaan.

Sinergi Akademik dan Kolaborasi Global

Kegiatan AICIS+ 2025 menjadi ajang penting bagi akademisi dunia untuk bertukar gagasan. Para peserta mendiskusikan peran Islam dalam menjawab isu global seperti krisis ekologi, transformasi teknologi, dan kesenjangan ekonomi.

“AICIS+ adalah wadah integrasi antara ilmu pengetahuan, nilai Islam, dan kemanusiaan,” tutur Dr. Indah.

Melalui keikutsertaannya, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menunjukkan komitmen untuk memperluas kolaborasi akademik berskala internasional. Kegiatan ini juga mempertegas peran perguruan tinggi Islam dalam menjawab tantangan dunia modern.

Dengan semangat inovasi dan moderasi, FEBI terus mendorong sivitas akademikanya agar berkontribusi aktif dalam penelitian global yang berdampak nyata bagi masyarakat.