WhatsApp Image 2025-07-23 at 15.40.23

SPI UIN Raden Mas Said Monitoring dan Dampingi Review Kegiatan FEBI

Sukoharjo, Rabu, 23 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menerima kunjungan dari Satuan Pengawas Internal (SPI). Kegiatan ini bertujuan untuk Monitoring dan Dampingi Review Kegiatan FEBI laporan kegiatan Triwulan II Tahun Anggaran 2025.

Monitoring berlangsung di ruang pertemuan FEBI. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Dekan II, Tim Keuangan FEBI, dan perwakilan dari SPI UIN Raden Mas Said Surakarta guna Monitoring dan Dampingi Review Kegiatan FEBI.

SPI melakukan review atas kegiatan yang telah dilaksanakan selama Triwulan II. Mereka juga memastikan bahwa setiap kegiatan sudah dilengkapi laporan pertanggungjawaban yang akurat dan lengkap. Selain itu, SPI turut mendampingi tim keuangan dalam menyusun dan mempersiapkan dokumen pendukung serta laporan RKAKL.

Dibaca juga : Public Lecture FEBI Tekankan Urgensi Inkubator Bisnis Guna Wujudkan Entrepreneurial University

Dekan beserta Wakil Dekan II FEBI menyambut baik kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa pendampingan dari SPI sangat membantu fakultas dalam meningkatkan ketertiban dan ketepatan pelaporan. “Ini merupakan bagian penting dari upaya kami menjaga akuntabilitas dan transparansi di setiap kegiatan,” ujarnya.

SPI memberikan arahan teknis terkait penyusunan laporan dan kelengkapan dokumen. Mereka juga menekankan pentingnya kesesuaian laporan dengan standar audit internal dan prosedur yang berlaku.

Kegiatan ini bertujuan membangun sinergi antara unit fakultas dan SPI. Tujuannya adalah memperkuat tata kelola keuangan yang baik, akuntabel, dan tepat waktu.

Public Lecture Inkubator Bisnis

Public Lecture FEBI Tekankan Urgensi Inkubator Bisnis Guna Wujudkan Entrepreneurial University

Sukoharjo — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar kegiatan Public Lecture bertema “Pengembangan Ekosistem Inovasi dan Kewirausahaan” dan menggaris bawahi tentang Tekankan Urgensi Inkubator Bisnis. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 22 Juli 2025 di Ruang Hall Meeting Mangkunegaran.

Hadir sebagai narasumber utama, Catur Sugiarto, S.E., M.SM., M.Rech., Ph.D., CDMP, Ketua Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI). Ia dikenal sebagai pakar pengembangan inovasi dan pendamping startup di berbagai perguruan tinggi dan lembaga riset.

Dalam penyampaian materinya, Catur menekankan pentingnya menanamkan entrepreneurial mindset sejak sekarang. Ia menyatakan bahwa inovasi dan kewirausahaan bukan hanya tentang membuka bisnis, tetapi juga tentang menyelesaikan masalah dengan solusi bernilai serta tekankan urgensi inkubator bisnis.

“Perguruan tinggi harus menjadi ruang aman untuk gagal, bereksperimen, dan tumbuh. Ekosistem kampus harus mendorong kolaborasi lintas disiplin,” jelasnya.

Dibaca juga : FEBI UIN Surakarta Dorong Pemberdayaan Petani Wonosobo Melalui Filantropi Islam

Catur juga menyebutkan bahwa inkubator bisnis berperan besar dalam mendampingi peserta memulai usaha. Ia mendorong kampus untuk aktif menjalin kerja sama dengan mitra industri dan pelaku bisnis digital.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Banyak peserta bertanya tentang strategi memulai usaha dengan modal terbatas, pengembangan produk inovatif, serta potensi bisnis syariah berbasis teknologi.

Wakil Dekan I FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta, menyampaikan bahwa public lecture ini merupakan bagian dari komitmen FEBI membangun budaya akademik yang inovatif. “Kampus tidak cukup hanya mencetak sarjana. Kita harus melahirkan pelaku perubahan yang berani berinovasi,” ucapnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan fungsi Laboratorium Kewirausahaan Mahasiswa dilingkungan FEBI. Diharapkan FEBI dapat lebih aktif dalam menggali potensi dan mengembangkan ide-ide bisnis.

Acara ditutup dengan penyerahan cinderamata untuk narasumber. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan sesi ramah tamah.

Pemberdayaan-Petani-Wonosobo

FEBI UIN Surakarta Dorong Pemberdayaan Petani Wonosobo Melalui Filantropi Islam

Wonosobo, 10 Desember 2022 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta menunjukkan komitmennya dalam membangun ekonomi masyarakat desa melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Mengusung tema “Pemberdayaan Petani Tradisional Berbasis Dana Filantropi Islam”, kegiatan ini dipimpin oleh dosen FEBI, Dr. Indah Piliyanti, M.Si, dengan fokus pada optimalisasi potensi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) dalam meningkatkan kesejahteraan petani tradisional.

Integrasi Filantropi Islam dan Kemandirian Ekonomi Desa

Kegiatan PkM ini dirancang untuk membekali petani dengan pelatihan manajemen usaha pertanian berbasis syariah serta akses bantuan modal melalui dana zakat produktif dan skema wakaf bergulir. Selain edukasi, program ini juga memberikan pendampingan dan pembinaan usaha dalam jangka menengah guna menjamin keberlanjutan program secara ekonomis dan spiritual.

Dampak dan Harapan Ke Depan

Program ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan aparat desa. Diharapkan, sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat ini dapat menjadi model replikasi nasional dalam pembangunan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.

“Melalui pendekatan filantropi Islam, pemberdayaan petani tidak hanya menyasar peningkatan pendapatan, tetapi juga penguatan spiritualitas, solidaritas sosial, dan kemandirian jangka panjang,” ungkap Dr. Indah Piliyanti.

FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus mendorong inovasi pengabdian berbasis riset yang mampu menjawab tantangan riil di masyarakat, terutama pada sektor akar rumput seperti pertanian desa.

hq720

Hasil PKM di Thailand Selatan Didesimenasikan pada 4th Annual International Conference on Islamic Economics (AICIE) 2025

Ponorogo, 17 Juli 2025 – Hasil penelitian kolaboratif dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Thailand Selatan didesiminasikan pada 4th Annual International Conference on Islamic Economics (AICIE) 2025, yang digelar secara virtual pada Kamis, 17 Juli 2025. Konferensi internasional ini mengusung tema “Restructuring Global Supply Chains: Islamic Ethics and Sustainable Models Amid Geopolitical Turmoil”, menghadirkan para akademisi, peneliti, dan praktisi ekonomi Islam dari berbagai negara termasuk Swedia, Malaysia, Pakistan, Thailand, Iraq, dan Nigeria.

Paper berjudul “The Political Economy Of Muslim Minorities: An Analytical Study On Empowerment Strategies For Halal MSMEs In Southern Thailand” ditulis oleh Asep Maulana Rohimat, Mahammadaree Waeno, Zakky Fahma Auliya, Mufti Arief Arfiansyah, dan Ichsanul Ibad Ali. Paper ini merupakan hasil nyata dari kegiatan PKM internasional yang berfokus pada pemberdayaan UMKM halal di wilayah Pattani, Yala, dan Narathiwat, Thailand Selatan, yang memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal meski berada di tengah populasi minoritas Muslim.

Tiga Strategi Utama Pemberdayaan UMKM Halal
Dalam paparannya, tim peneliti yang diwakili oleh Ichsanul Ibad Ali mengungkap tiga strategi utama pemberdayaan UMKM halal di Thailand Selatan, yaitu penguatan ekosistem produksi halal, optimalisasi pemasaran melalui digital marketing, dan penguatan praktik akuntansi syariah guna meningkatkan transparansi keuangan serta akses terhadap pembiayaan berbasis syariah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemangku kebijakan Thailand dalam mendorong penguatan ekosistem bisnis halal yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Partisipasi dalam AICIE 2025 ini menegaskan komitmen tim PKM internasional FEBI untuk memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu ekonomi Islam di tingkat global, sekaligus membawa hasil penelitian lapangan dari Thailand Selatan ke forum internasional bergengsi.

WhatsApp Image 2025-07-17 at 16.06.48

FEBI UIN dan UB Realisasikan Pertukaran Mahasiswa Berbasis Mutu dan Integritas Akademik

Sukoharjo, 17 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menerima kunjungan dari Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya. Pertemuan berlangsung pada Kamis, 17 Juli 2025, bertempat di Ruang Rapat Pimpinan FEBI.

Kunjungan ini menjadi bagian dari inisiasi kerja sama yang konkret. Salah satu hasil pentingnya adalah kesepakatan Implementation Arrangement untuk program pertukaran mahasiswa. Program ini bertujuan membuka peluang belajar lintas kampus bagi mahasiswa dari kedua belah pihak dan Realisasikan Pertukaran Mahasiswa.

Delegasi Universitas Brawijaya dipimpin oleh Dr.rer.pol. Ferry Prasetyia, S.E., M.App.Ec. Ia hadir bersama dosen dan staf dari Departemen Ilmu Ekonomi FEB UB. Kedatangan mereka disambut pimpinan fakultas, ketua program studi, serta tim kerja sama FEBI UIN Raden Mas Said.

Dibaca juga : Jalin Kerja Sama FEBI dan UB Ciptakan Inisiatif Konkret Tri Dharma

Program pertukaran mahasiswa akan memperluas wawasan akademik dan memperkaya pengalaman belajar. Mahasiswa yang mengikuti program ini dapat merasakan atmosfer belajar di lingkungan kampus berbeda serta realisasikan pertukaran mahasiswa. Selain itu, mereka juga dapat membangun jejaring akademik yang lebih luas.

Langkah ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Kolaborasi ini juga memperkuat komitmen FEBI UIN Surakarta dan UB untuk mencetak lulusan unggul dan berdaya saing tinggi.

Informasi teknis dan mekanisme pertukaran mahasiswa akan diumumkan lebih lanjut melalui kanal resmi FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Kerja sama UB

Jalin Kerja Sama FEBI dan UB Ciptakan Inisiatif Konkret Tri Dharma

Surakarta, 17 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menerima kunjungan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan FEBI pada Kamis, 17 Juli 2025.

Kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua Departemen Ilmu Ekonomi FEB UB, Dr.rer.pol. Ferry Prasetyia, SE., M.App.Ec., beserta jajarannya. Mereka didampingi oleh beberapa dosen dan staf dari Universitas Brawijaya.

Agenda utama kunjungan adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) atau Jalin Kerja Sama FEBI dan UB. Dokumen ini menandai awal kolaborasi antara kedua fakultas dalam implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi(Jalin Kerja Sama FEBI dan UB).

Dibaca juga : FEBI Bersama UB Wujudkan Inisiasi Kemitraan Intelektual Guna Bangun Fondasi Kerja Sama Berkelanjutan

Kerja sama mencakup tiga bidang penting. Yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Bentuk implementasi akan mencakup pertukaran dosen, kolaborasi riset, publikasi ilmiah, serta kegiatan sosial berbasis keilmuan.

Diskusi berlangsung dalam suasana akrab dan produktif. Kedua belah pihak sepakat untuk segera menjalankan program konkret. Harapannya, kemitraan ini memberi dampak langsung bagi pengembangan mutu akademik dan kontribusi institusi terhadap masyarakat.

Kolaborasi ini menjadi tonggak awal sinergi antara dua fakultas ekonomi terkemuka di Indonesia. Selain memperluas jaringan keilmuan, kerja sama ini juga bertujuan membentuk ekosistem akademik yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

FBI07886

Kedatangan UB Wujudkan Inisiasi Kemitraan Intelektual Guna Bangun Fondasi Berkelanjutan

Sukoharjo, 17 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menerima kunjungan akademik dari Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 17 Juli 2025 di Ruang Rapat Pimpinan FEBI.

Kunjungan ini merupakan langkah awal dalam menjalin kerja sama strategis antar institusi serta Wujudkan Inisiasi Kemitraan Intelektual. Kolaborasi difokuskan pada penguatan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rombongan Universitas Brawijaya dipimpin oleh Dr.rer.pol. Ferry Prasetyia, SE., M.App.Ec., selaku Ketua Departemen Ilmu Ekonomi. Ia hadir bersama jajaran dosen dan staf akademik. Mereka disambut oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, dan dosen FEBI UIN Raden Mas Said.

Dibaca juga : Langkah Pasti 593 Wisudawan FEBI menjadi Generasi Unggul, Inovatif, dan Berdaya Saing

Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka dan produktif. Kedua pihak membahas peluang kerja sama dalam bentuk pertukaran dosen, penelitian bersama, dan kolaborasi seminar. Selain itu, peluang kolaborasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat juga mulai dijajaki (Wujudkan Inisiasi Kemitraan Intelektual).

Kedua institusi saling bertukar pandangan secara konstruktif, membahas berbagai peluang sinergi strategis—mulai dari program pertukaran dosen, riset kolaboratif lintas disiplin, hingga penyelenggaraan seminar bersama yang bernilai akademik tinggi. Lebih dari itu, inisiasi kerja sama dalam bidang pengabdian masyarakat turut menjadi sorotan, membuka jalan bagi dampak nyata di tengah masyarakat. Langkah ini menandai awal dari sebuah kemitraan intelektual yang tidak hanya memperkuat jejaring akademik, tetapi juga menghadirkan kontribusi berarti bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan peradaban.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen FEBI UIN Raden Mas Said dalam memperluas jaringan akademik nasional. Dengan sinergi lintas kampus, implementasi Tri Dharma diharapkan lebih berdampak dan berkelanjutan.

Wisuda UIN FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta 59

Langkah Pasti 593 Wisudawan FEBI menjadi Generasi Unggul, Inovatif, dan Berdaya Saing

Surakarta, 16 Juli 2025 — Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor ke-59 pada Rabu, 16 Juli 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Graha UIN dan diikuti oleh ribuan peserta serta tamu undangan.

Dari Langkah Pasti 593 Wisudawan FEBI seluruh lulusan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) menyumbang sebanyak 593 wisudawan dari empat program studi terbanyak sepanjang sejarah. Mereka telah menyelesaikan masa studi dengan penuh dedikasi dan kerja keras.

Berikut rincian lulusan dari masing-masing program studi:

  • 161 lulusan dari Program Studi Akuntansi Syariah
  • 196 lulusan dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah
  • 23 lulusan dari Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf
  • 213 lulusan dari Program Studi Perbankan Syariah

Prosesi berlangsung dengan tertib dan khidmat. Para wisudawan mengenakan toga serta medali kehormatan saat melangkah ke podium. Nama mereka dipanggil satu per satu untuk menerima ijazah di hadapan para pimpinan universitas, hal ini tentunya menjadi Langkah Pasti 593 Wisudawan FEBI semakin mantap serta siap dalam menatap masa depan mereka.

Dibaca juga : Public Lecturer FEBI UIN Raden Mas Said: CSR dalam Profil Lulusan Mazawa

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran rektorat, dekan, dosen, tenaga kependidikan, serta keluarga besar para lulusan. Suasana haru dan bangga tampak menghiasi seluruh ruangan sepanjang prosesi berlangsung.

Wisuda ke-59 ini menjadi bukti nyata komitmen UIN Raden Mas Said Surakarta. Universitas terus mendorong lahirnya lulusan berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Narasumber dari PT Danone memaparkan materi CSR di Aula Mangkunegara FEBI UIN Surakarta

Public Lecturer FEBI UIN Raden Mas Said: CSR dalam Profil Lulusan Mazawa

Sukoharjo, 11 Juli 2025 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan kegiatan Public Lecturer bertajuk “Integrasi CSR dalam Profil Lulusan Mazawa: Peluang, Tantangan, dan Implikasi Kurikulum”. Kegiatan ini menghadirkan Lintang Eka Prakusya, S.Geo., M.H., CSR Officer dari PT Danone Indonesia, sebagai narasumber utama.

Kuliah umum ini diselenggarakan di Aula Mangkunegara FEBI dan dibuka oleh Rina Hastuti, M.M., Ph.D., Ketua Jurusan Manajemen dan Akuntansi Syariah, mewakili Dekan FEBI. Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh dosen Mazawa serta dosen lintas program studi di lingkungan kampus.

CSR Officer: Profil Baru untuk Lulusan Prodi Mazawa

Tema ini diangkat karena pentingnya perluasan profil lulusan Prodi Mazawa. Selama ini, lulusan hanya dikenal kompeten dalam pengelolaan ZISWAF. Namun, peluang kerja saat ini menuntut keterampilan lebih luas.

Oleh karena itu, Prodi Mazawa ingin menambahkan profil CSR Officer dalam kurikulum. Dengan begitu, lulusan dapat bersaing di sektor industri nasional dan global. Penambahan profil ini tentu memerlukan kajian mendalam. Terutama dalam aspek kurikulum dan pengembangan keterampilan mahasiswa.

Tiga Pilar CSR dan Praktik Terbaik dari Industri

Dalam pemaparannya, Lintang menjelaskan bahwa CSR bukan sekadar aktivitas sosial perusahaan. CSR adalah strategi yang menyatu dengan keberlanjutan bisnis. Ia terdiri dari tiga pilar utama: ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Lebih lanjut, ia menjabarkan bentuk kegiatan CSR yang dijalankan Danone melalui PT Tirta Investama. Fokus utama mereka adalah konservasi sumber daya air dan pelestarian lingkungan sekitar.

Diskusi Interaktif dan Implikasi untuk Kurikulum

Setelah sesi materi, diskusi berlangsung aktif mengenai CSR dalam Profil Lulusan Mazawa. Banyak dosen bertanya seputar implikasi CSR terhadap kurikulum Mazawa. Beberapa topik yang dibahas meliputi penyusunan RPS, kerja sama strategis, dan kebutuhan keahlian analitis mahasiswa untuk bisa diterima sebagai CSR Officer.

Menurut Lintang, perusahaan mencari talenta yang tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu berpikir kritis dan memahami kebutuhan sosial masyarakat.

Dengan adanya kuliah umum ini, Prodi Mazawa berharap dapat melangkah lebih jauh. Tujuannya adalah membentuk lulusan yang adaptif, kritis, dan siap terjun ke dunia industri. Terutama pada sektor-sektor yang mengedepankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

PKK kec kartasura

UMKM Kartasura Naik Kelas, Ekonom Muda FEBI Tekankan Branding dan Marketing di Toko PKK

Kartasura – (Jum’at, 11/7/2025) Upaya untuk menaikkan kelas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kartasura terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Pokja 2 PKK Kecamatan Kartasura bidang nPendidikan dan keterampilan dan Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Kartasura, dan dihadiri oleh Ibu Ketua Tim Penggerak PKK kec. Kartasura Purwanti Ikhwan Sapto Darmono (Ibu Camat), Wakil Ketua 1. Ibu Ismanta ( ibu Sekcam), Wakil Ketua 2. Ibu Ismail (Ibu Danramil), Ibu Tugiyo (Ibu Kapolsek), Ibu Sri Mulyani, A.Md (Ketua Pokja II) beserta pengurus PKK dari seluruh kelurahan dan desa se-Kecamatan Kartasura.

Dalam kegiatan tersebut, Ekonom muda sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta, Asep Maulana Rohimat, M.S.I., CCC., yang juga merupakan Koordinator Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS), hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi bertema “Meningkatkan Strategi Marketing dan Branding Bagi UMKM Kartasura serta Koperasi berbasis PKK.”

Branding UMKM: Kunci Daya Saing di Era Digital

Dalam pemaparannya, Asep menekankan bahwa branding bukan sekadar logo atau nama produk, tetapi mencakup identitas, nilai, dan persepsi konsumen terhadap produk UMKM. Dengan pendekatan yang sederhana namun strategis, para peserta dikenalkan pada elemen-elemen penting branding seperti:

  • Pembuatan nama produk yang mudah diingat,
  • Logo, warna, serta Kemasan menarik dan informatif,
  • Storytelling produk yang menggugah kepercayaan konsumen.

“Produk unggulan Kartasura seperti bebek goreng, nasi liwet, keripik emping melinjo, tahu, dan serabi Solo sebenarnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Yang dibutuhkan adalah kemasan yang menarik, narasi yang kuat, serta strategi promosi yang tepat sasaran,” jelasnya.

Strategi Marketing 4P: Panduan Sederhana UMKM Tembus Pasar

Materi yang disampaikan juga mencakup teori dasar Marketing Mix 4P yang disederhanakan agar mudah diterapkan oleh pelaku UMKM:

  1. Product (Produk): Fokus pada kualitas dan keunikan produk lokal,
  2. Price (Harga): Menyesuaikan dengan daya beli pasar sambil tetap memberikan nilai tambah,
  3. Place (Distribusi): Memanfaatkan toko oleh-oleh, media sosial, dan layanan antar lokal,
  4. Promotion (Promosi): Menggunakan WhatsApp Business, media sosial, dan event komunitas PKK.

Pendataan Produk Unggulan PKK Kelurahan dan Desa

Sebagai bagian dari tindak lanjut kegiatan ini, dilakukan juga pendataan produk unggulan dari masing-masing PKK kelurahan dan desa. Langkah ini diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan katalog UMKM PKK Kartasura ke depan, serta memperkuat sinergi antar pelaku usaha perempuan berbasis komunitas.