Mahasiswa FEBI UIN Surakarta Ambil Peran dalam Sensus Ekonomi 2026
SURAKARTA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta resmi menjadi mitra strategis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukoharjo. Kerja sama ini diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang bertempat di Aula Gedung F Lantai 1 FEBI. Kegiatan krusial ini dilaksanakan dengan metode blended learning demi menghasilkan agen data yang kompeten dan berintegritas tinggi. Kehadiran agenda ini menegaskan komitmen nyata akademisi dalam mendukung validitas pembangunan ekonomi nasional secara komprehensif. M
Metode Blended Learning untuk Efisiensi Pelatihan
Sistem pembelajaran modern sengaja dirancang untuk mengoptimalkan pemahaman para peserta sensus secara mendalam. Pelatihan komprehensif ini dilaksanakan selama enam hari berturut-turut dengan memadukan ruang digital dan interaksi tatap muka secara intensif. Pada tahap awal, pembelajaran mandiri diakses secara online oleh peserta melalui platform Massive Open Online Course (MOOC). Selanjutnya, sesi klasikal secara offline digelar langsung di FEBI untuk memantapkan pemahaman praktis kuesioner lapangan. “Kami menanamkan pemahaman mendalam mengenai metodologi dan kode etik agar data yang dihasilkan benar-benar valid,” ujar Irfan Azam Fikri saat menyampaikan materi.
Oleh karena itu, persiapan sarana dan prasarana kampus dilakukan secara maksimal demi kenyamanan seluruh rangkaian acara pelatihan. Ruang Aula FEBI dipadati oleh puluhan mahasiswa terpilih yang siap mengabdi sebagai petugas Pencacah Lapangan (PCL). Tidak hanya mahasiswa, terdapat tiga dosen FEBI yang turut hadir dalam kelas intensif ini yang nantinya akan berperan sebagai Petugas Pemeriksa Lapangan (PML). Dengan demikian, atmosfer akademik kampus kini bertransformasi menjadi pusat simulasi kebijakan data nasional yang sangat dinamis.
Kurikulum Praktis dan Sinergi Berkelanjutan
Materi teknis penataan kuesioner, metodologi, hingga manajemen lapangan disampaikan secara detail oleh instruktur berpengalaman dari BPS. Selain itu, simulasi pendataan berbasis Computer-Assisted Personal Interviewing (CAPI) juga wajib dikuasai oleh seluruh peserta pelatihan. Evaluasi ketat seperti pre-test dan post-test dilakukan untuk menjamin kualitas pemahaman materi setiap petugas. Setelah melewati seluruh tahapan, sertifikat resmi akan diberikan kepada peserta yang dinyatakan lulus kualifikasi standar.
Secara umum, keterlibatan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta membuktikan kontribusi nyata kampus terhadap pembangunan daerah. Data akurat yang dikumpulkan oleh para mahasiswa ini nantinya akan menjadi fondasi kebijakan ekonomi masa depan. Dukungan penuh masyarakat sangat diharapkan demi kelancaran tugas mulia para agen perubahan di lapangan nanti. Pada akhirnya, sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut pada berbagai program strategis nasional lainnya. Keberhasilan program ini menjadi catatan prestasi penting bagi seluruh civitas akademika di tahun 2026 ini.
Prof. Rahmawan Arifin Pimpin Opening Ceremony Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026
SURAKARTA – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta resmi menjadi tuan rumah agenda krusial milik Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukoharjo. Komitmen nyata akademisi ini diwujudkan melalui pelaksanaan opening ceremony pelatihan petugas Sensus Ekonomi 2026. Acara seremonial tersebut diselenggarakan secara khidmat bertempat di Ruang Aula Gedung F lantai 1 FEBI. Momentum penting ini dilaksanakan pada hari Rabu, 3 Juni 2026 tepat pukul 08.00 WIB. Opening ceremony ini dihadiri oleh para pimpinan fakultas, kepala laboratorium, kepala bagian umum, koordinator keuangan serta para peserta pelatihan petugas sensus ekonomi.
Kontribusi Nyata Kampus dalam Melahirkan Petugas Kompeten
FEBI UIN Surakarta berkomitmen penuh menyediakan fasilitas terbaik demi kelancaran agenda nasional ini. Kegiatan pelatihan strategis ini diikuti oleh puluhan peserta bertalenta yang didominasi oleh mahasiswa internal kampus. Mereka dipersiapkan secara matang untuk mengemban amanah sebagai Petugas Penyelenggara Lapangan (PPL) dan Petugas Pemeriksa Lapangan (PML). Melalui proses bimbingan intensif ini, para agen perubahan siap diterjunkan langsung ke tengah-tengah masyarakat. Dukungan sarana modern dari pihak kampus diharapkan mampu mendongkrak efektivitas penyerapan materi akurasi data.
“Kami merasa sangat bangga karena FEBI dipercaya sebagai mitra utama dalam mengawal opening ceremony hingga pelatihan teknis ini. Kolaborasi ini merupakan bukti nyata kontribusi dunia akademik dalam mendukung kedaulatan data ekonomi nasional,” ujar dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta saat memberikan sambutannya.
Metode Blended Learning untuk Akurasi Data Lapangan
Selanjutnya, program pembekalan petugas ini dilaksanakan dengan menggunakan metode blended learning yang sangat komprehensif. Tahap awal dimulai dengan pembelajaran mandiri secara daring melalui platform MOOC LMS-NG milik BPS. Kemudian, para peserta diwajibkan mengikuti pendalaman materi secara tatap muka langsung di aula FEBI. Model pembelajaran dua arah ini diterapkan untuk memastikan pemahaman metodologi yang mendalam. Melalui kombinasi metode tersebut, kompetensi teknis dari setiap petugas dapat teruji dengan sangat baik.
Jadwal Intensif Pembelajaran Klasikal Petugas Sensus
Di samping itu, kurikulum pelatihan disusun secara sistematis guna menyasar seluruh aspek pendataan di lapangan. Hari pertama dibuka dengan pre-test klasikal yang dilanjutkan dengan penjelasan umum organisasi lapangan. Pada hari berikutnya, fokus materi bergeser pada tata cara pengisian kuesioner karakteristik sosial ekonomi keluarga. Agenda hari terakhir ditutup dengan simulasi pendataan langsung menggunakan aplikasi CAPI serta ujian post-test. Evaluasi ketat ini dilakukan agar performa petugas dalam menghasilkan data tetap terjaga secara optimal.
Gelar Industrial Engagement, Prodi Perbankan Syariah FEBI Siapkan Pemimpin Baru Keuangan Syariah
SURAKARTA — Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Industrial Engagement pada Rabu, 13 Mei 2026. Acara strategis ini dilaksanakan di Aula Gedung F Lantai 1 FEBI guna mempererat hubungan antara dunia akademik dan industri keuangan syariah. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diajak untuk terlibat langsung dalam memahami dinamika kerja profesional. Upaya nyata tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan serta daya saing lulusan di pasar kerja. Oleh karena itu, sinergi ini menjadi langkah penting bagi institusi dalam mencetak generasi unggul.
Kesiapan Lulusan Lewat Industrial Engagement
Kegiatan ini mengusung tema besar mengenai kekuatan sinergi industri dan kolaborasi strategis. Berbagai narasumber ahli dari bank syariah, pegadaian, hingga lembaga standardisasi dihadirkan secara langsung. Pentingnya kompetensi digital dan integritas menjadi sorotan utama dalam setiap sesi pemaparan materi. Selanjutnya, mahasiswa juga dibekali materi tentang penguatan sertifikasi profesi yang sangat dibutuhkan saat ini.
“Kompetensi digital dan integritas adalah kunci utama yang dibutuhkan lulusan Perbankan Syariah saat ini ,” ujar Heri Siswanto dari Bank Muamalat KC Surakarta.
Transformasi Digital dan Tantangan Industri
Sesi diskusi berlangsung interaktif saat para peserta mulai mengupas tuntas peluang karier masa depan. Proses rekrutmen serta persiapan mental menghadapi dunia kerja profesional turut dibahas secara mendalam. Selain itu, inovasi layanan gadai dan peran penting pembiayaan mikro daerah juga dijelaskan. Para pakar mengingatkan bahwa tantangan globalisasi menuntut adaptasi teknologi yang sangat cepat.
Sinergi Akademik dan Dunia Kerja
Motivasi besar diberikan oleh para narasumber agar mahasiswa terus meningkatkan kapasitas soft skills mereka. Kemampuan komunikasi yang efektif dinilai sama pentingnya dengan penguasaan teori di ruang kelas. Sementara itu, standar mutu industri juga harus dipahami dengan baik oleh calon lulusan. Hubungan timbal balik ini diyakini akan memperkecil jarak antara kurikulum kampus dan kebutuhan pasar.
Acara ini diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama antara seluruh narasumber dan peserta. Melalui program Industrial Engagement, wawasan praktis mahasiswa mengenai industri perbankan syariah kini semakin diperluas. Kesimpulan akhir disampaikan oleh moderator sebagai tanda penutup seluruh rangkaian kegiatan yang produktif ini. Akhirnya, FEBI UIN Raden Mas Said optimis lulusannya siap menjadi pemimpin masa depan.
Menilik Masa Depan Karier Bersama Bisnis Digital FEBI UIN Surakarta
SURAKARTA – Program Studi Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menggelar acara Industrial Engagement. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026 ini diselenggarakan di Aula Gedung F Lantai 1 FEBI untuk memperkuat kolaborasi industri serta menyiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja nyata. Melalui tema besar “Unlocking Excellence: The Power of Industrial Synergy and Strategic Collaboration”, acara ini menghadirkan sepuluh pemimpin industri terkemuka. Komitmen prodi dalam menyatukan teori akademik dengan dinamika lapangan terlihat jelas sepanjang acara.
Menjembatani Teori Kampus dengan Kebutuhan Pasar Kerja Melalui Kolaborasi Industri
Wawasan eksklusif mengenai transformasi digital disampaikan langsung oleh para praktisi dari berbagai sektor bisnis. Transformasi media, digitalisasi UMKM, hingga inovasi teknologi kesehatan dibahas secara mendalam oleh para narasumber. Pihak fakultas menegaskan bahwa sinergi ini sangat penting bagi kurikulum modern. Kolaborasi industri dinilai menjadi kunci utama untuk memperkecil kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan nyata pasar kerja. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk tidak hanya belajar dari buku teks, tetapi juga menyerap pengalaman praktis para ahli.
“Mahasiswa harus terus meningkatkan kemampuan digital dan adaptasi teknologi,” ujar para narasumber secara kolektif saat sesi motivasi.
Asah Kompetensi Masa Depan Melalui Diskusi Interaktif
Selanjutnya, sesi diskusi interaktif membuka ruang bagi peserta untuk menggali strategi membangun bisnis digital yang kompetitif. Berbagai tantangan nyata di era persaingan global dikupas tuntas demi membuka cakrawala berpikir mahasiswa. Tidak hanya kemampuan teknis, tetapi pentingnya komunikasi, integritas, dan profesionalisme juga ditekankan dalam sesi ini. Berbagai peluang karier di ekosistem startup dan media digital turut dipaparkan sebagai opsi masa depan. Melalui dialog dua arah tersebut, Anda diajak melihat langsung potret utuh kebutuhan sumber daya manusia di masa depan.
Langkah Nyata Membangun Generasi Unggul yang Siap Kerja
Sebagai penutup, kegiatan ini diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama antara seluruh narasumber, pengelola prodi, dan mahasiswa. Kesimpulan penting dari moderator menandai komitmen keberlanjutan dari kemitraan strategis yang telah diinisiasi ini. Ke depan, implementasi nyata dari kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang adaptif dan siap kerja. Program Studi Bisnis Digital FEBI UIN Raden Mas Said akan terus konsisten membuka ruang kolaboratif serupa. Langkah konkret ini diambil demi memastikan Anda mendapatkan ekosistem pendidikan terbaik yang relevan dengan zaman.
Industrial Engagement MAZAWA: Cetak Amil Kompeten
SURAKARTA — Program Studi Manajemen Zakat dan Wakaf (MAZAWA) FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Industrial Engagement pada Selasa, 12 Mei 2026. Acara strategis ini dilaksanakan di Aula Gedung F Lantai 1 FEBI guna memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pengelola zakat nasional. Kegiatan kolaboratif ini dihadiri oleh jajaran dekanat, para ketua dan sekretaris program studi FEBI dan juga mitra dari berbagai pengelola zakat nasional yang ada di Jawa Tengah. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa dipersiapkan menjadi amil profesional yang akuntabel. Upaya nyata tersebut diharapkan mampu mendongkrak kesiapan serta daya saing lulusan di dunia kerja. Oleh karena itu, langkah ini menjadi tonggak penting bagi institusi dalam mencetak generasi penggerak ekonomi umat.
Kesiapan Amil Modern Lewat Industrial Engagement
Kegiatan ini mengusung tema besar tentang kekuatan sinergi industri filantropi Islam dan kolaborasi strategis institusi. Sembilan pimpinan lembaga zakat terkemuka seperti BAZNAS dan berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) dihadirkan sebagai narasumber. Pentingnya tata kelola yang transparan dan penguatan literasi publik menjadi sorotan utama dalam pemaparan materi. Selanjutnya, mahasiswa juga dibekali strategi penghimpunan dana berbasis pemberdayaan masyarakat yang efektif.
“Integritas dan profesionalisme adalah pilar utama yang wajib dimiliki oleh calon amil zakat di era modern,” tegas Dendi Prasojo dari LAZ DT Peduli.
Inovasi Digital dan Tantangan Filantropi
Sesi diskusi berlangsung interaktif saat para peserta mulai mengupas tuntas tantangan fundraising di era digital. Proses manajemen organisasi dan peluang karier mahasiswa di lembaga filantropi Islam turut dibahas secara mendalam. Selain itu, pemanfaatan teknologi mutakhir untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan dana umat juga disimulasikan. Para pakar mengingatkan bahwa dinamika zaman menuntut pendekatan pelayanan publik yang lebih humanis.
Sinergi Akademik Membangun Kesejahteraan Umat
Motivasi besar diberikan oleh para narasumber agar mahasiswa terus meningkatkan kompetensi akademik serta kemampuan komunikasi mereka. Nilai-nilai amanah dinilai sama pentingnya dengan penguasaan teknologi digital dalam ekosistem zakat. Sementara itu, kolaborasi pentaheliks antara pemerintah, kampus, dan masyarakat harus terus dijaga dengan baik. Hubungan timbal balik ini diyakini akan memperkecil jarak antara kurikulum akademik dan kebutuhan nyata industri.
Melalui program Industrial Engagement, wawasan praktis mahasiswa mengenai manajemen zakat dan wakaf kini semakin diperluas. Kesadaran kolektif yang terbangun diharapkan mampu membawa dampak sosial yang nyata bagi pengentasan kemiskinan. Akhirnya, Prodi MAZAWA FEBI UIN Raden Mas Said optimis melahirkan lulusan yang siap mengabdi demi kesejahteraan umat.
Tembus Jurnal Q1 Wiley, Publikasi Artikel FEBI Meroket
SUKOHARJO — Prestasi membanggakan di kancah internasional kembali ditorehkan oleh civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta. Dua dosen terbaik dari program studi Akuntansi Syariah, Samsul Rosadi, M.Si dan Aryani Intan Endah Rahmawati, M.Sc, sukses menembus ranah global. Keberhasilan capaian publikasi artikel ilmiah mereka pada penerbit top dunia, Wiley, menjadi bukti nyata kualitas riset kampus kita. Karya riset bereputasi tinggi tersebut secara resmi berhasil diterbitkan ke dalam jurnal internasional bereputasi Q1 Business Strategy and Development. Jurnal tersebut tercatat memiliki nilai Sextile Journal Rank (SJR) yang sangat tinggi dan kompetitif sebesar 0.827.
Pengaruh Struktural CEO dalam Promosi Inovasi Hijau Global
Karya ilmiah yang monumental ini secara resmi dipublikasikan pada tanggal 18 Februari 2026 yang lalu. Tema besar yang diangkat di dalam penelitian global tersebut adalah “A Worldwide Study of the Banking Industry: The Structural Influence of CEOs in Promoting Green Innovation”. Oleh karena itu, kajian mendalam mengenai pengaruh struktural para CEO dalam mempromosikan inovasi hijau pada industri perbankan dunia ini dinilai sangat relevan. Hasil riset strategis ini diharapkan mampu memberikan kontribusi teoretis sekaligus praktis bagi perkembangan kebijakan perbankan yang ramah lingkungan. Kita semua tentu patut berbangga atas sumbangsih pemikiran dari dosen FEBI yang kini telah diakui dunia.
Akselerasi Mutu Akademik Lewat Publikasi Artikel Ilmiah
Selain itu, capaian luar biasa ini diapresiasi secara luas karena berhasil mendongkrak reputasi akademik fakultas di tingkat global. Artikel ilmiah ini ditulis melalui proses riset yang panjang, mendalam, akurat, serta melewati proses peer-review yang sangat ketat. Dengan demikian, standar kualitas riset yang dipraktikkan oleh para dosen Akuntansi Syariah terbukti telah memenuhi kualifikasi internasional. Keberhasilan menembus penerbit kaliber dunia sekelas Wiley menempatkan posisi tawar riset FEBI sejajar dengan universitas top lainnya. Pengakuan internasional ini menjadi pemantik semangat baru bagi seluruh civitas akademika kampus.
Komitmen FEBI dalam Mendukung Riset Bereputasi Internasional
Selanjutnya, manajemen fakultas menegaskan komitmen penuh untuk terus memfasilitasi serta mendukung iklim riset yang produktif bagi para dosen. Diharapkan, prestasi luar biasa dari kedua ilmuwan ini dapat segera diikuti oleh dosen dan peneliti lain di lingkungan kampus. Dorongan pembiayaan, pelatihan penulisan, dan penyediaan database jurnal internasional akan terus ditingkatkan secara berkala oleh pihak birokrasi. Sinergi yang kuat antara seluruh dosen dan manajemen akan memastikan ekosistem riset yang berkelanjutan tetap terjaga. Melalui atmosfer akademis yang sehat ini, FEBI siap melahirkan lebih banyak inovasi baru.
Pada akhirnya, kesuksesan penulisan karya ilmiah bereputasi global ini bukan sekadar menjadi catatan prestasi di atas kertas saja. Keberhasilan publikasi artikel tersebut diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa untuk terus aktif dalam melakukan riset yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Jejak kepeloporan akademis ini menjadi modal berharga bagi FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta untuk melangkah mantap di panggung dunia. Mari kita bersama-sama mendukung dan mengapresiasi setiap langkah nyata dosen kita dalam mengharumkan nama bangsa. Kebanggaan ini adalah milik kita bersama sebagai bagian dari keluarga besar kampus hijau.








