Siap berjejaring dengan Pengusaha Global, HIPMI PT UIN gelar saresehan untuk perkuat Program Kerja Pengurus Baru

Sukoharjo, (6/11/2024), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) UIN Raden Mas Said Surakarta, mengadakan sarasehan bersama Pengurus HIPMI Kabupaten Sukoharjo. Sarasehan ini bertujuan untuk membahas dan menetapkan Program Kerja dari Pengurus HIPMI PT UIN Raden Mas Said Surakarta.

Sarasehan ini dibuka oleh ketua HIPMI PT UIN Raden Mas Said Surakarta yaitu, Muhammad Zulfikar Ardhan Haq Wijaya. Sambutan pertama oleh Bapak Asep Maulana Rohimat, M.S.I. Sebagai Dewan Penasihat HIPMI PT UIN Raden Mas Said Surakarta. Ia menyampaikan apresiasi kepada HIPMI PT UIN Raden Mas Said yang telah hadir di FEBI, kemudian memberikan arahan agar HIPMI PT bisa menjadi wadah pengembangan kompetensi mahasiswa dalam bidang bisnis, juga memperluas jejaring dengan pengusaha muda lainnya, di level lokal, nasional, bahkan global. Pada Sambutan yang kedua di sampaikan oleh Ketua HIPMI Kabupaten Sukoharjo yaitu Agung Dirmansyah. Kemudian dilanjutkan acara inti Pemaparan Program Kerja yang disampaikan oleh masing-masing Kepala Bidang yang terdapat lima bidang. Pertama, Bidang Organisasi Keanggotaan Kelembagaan.Kedua, Bidang Keuangan Perbankan. Ketiga, Bidang Green Ekonomi. Keempat, Bidang Ekonomi Kreatif. Kelima, Bidang Riset dan Inovasi.

Pada sesi Pemaparan Program Kerja HIPMI PT UIN Raden Mas Said, secara lansung dievaluasi dan ditindak lanjuti oleh Seluruh Pengurus HIPMI Kabupaten Sukoharjo yang hadir pada Sarasehan. Program Kerja HIPMI PT sangat mendapatkan Apresiasi dan dukungan penuh dari Pengurus HIPMI Kabupaten Sukoharjo,dan sangat berharap program kerja HIPMI PT UIN Raden Mas Said bisa terlaksana sesuai dengan yang diharapkan bersama,mampu berkembang menjadi organisasi yang berada ditingkat Universitas yang memiliki banyak anggota yang berjiwa pengusaha.

International Discussion: Menakar Arah Kebijakan Ekonomi Syariah di Indonesia

Sukoharjo — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar diskusi internasional bertajuk “New Leaders in Indonesia: Reading the Direction and Policies for Islamic Economic Development.” Diskusi ini menghadirkan Ibrahim Fatwa Wijaya, Ph.D., Chief of MES Surakarta, sebagai pembicara utama. Acara berlangsung pada Rabu (30/10/2024) di Ruang Aula FEBI Lantai 1, yang dibuka langsung oleh Dekan FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta.

Dekan FEBI, Prof. M. Rahmawan Arifin, M.Si. dalam sambutannya menekankan pentingnya acara ini sebagai ruang diskusi dan kajian yang mendalam terhadap arah baru kebijakan ekonomi syariah di Indonesia. “Dengan semakin meningkatnya relevansi ekonomi syariah dalam perekonomian nasional, diskusi ini menjadi penting untuk memberikan pemahaman mendalam tentang peran dan tanggung jawab pemimpin baru dalam mengembangkan ekonomi berbasis syariah yang inklusif,” ujarnya.

Ibrahim Fatwa Wijaya, Ph.D., membahas arah kebijakan ekonomi syariah yang diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara luas, termasuk peluang pengembangan sektor keuangan syariah yang diharapkan akan semakin diperhatikan oleh pemerintah mendatang. Ia juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi untuk mewujudkan visi ekonomi syariah yang berkelanjutan. Diskusi berjalan interaktif dengan antusiasme peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan praktisi ekonomi.

Acara ini memberikan wawasan baru serta memotivasi peserta untuk berperan aktif dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Dengan kehadiran tokoh-tokoh seperti Ibrahim Fatwa Wijaya, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta terus memperkuat komitmennya sebagai institusi pendidikan yang berperan dalam mencetak generasi pemimpin yang siap membangun ekonomi syariah menuju arah yang lebih baik.

Mahasiswa FEBI Raih Prestasi pada Kompetisi Duta Pasar Modal Bursa Efek Indonesia (DPM BEI)

Jakarta – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta berhasil meraih prestasi dalam Program dan Kompetisi Duta Pasar Modal Bursa Efek Indonesia (DPM BEI) untuk periode Triwulan 2 tahun 2024. Cindra Permatasari dan Reny Widia Daradinanti, mahasiswa FEBI, menunjukkan keunggulan di kategori edukasi keuangan.

Cindra Permatasari memperoleh ranking pertama untuk kategori Edukasi Media Sosial, sementara Reny Widia Daradinanti berhasil meraih ranking keempat di kategori Edukasi Langsung. Kedua mahasiswa ini memberikan kontribusi besar dalam mendukung literasi keuangan melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat yang menjangkau lebih dari 9 juta orang.

Program DPM BEI bertujuan untuk mendorong generasi muda berperan aktif dalam menyebarkan literasi keuangan dan investasi. Kompetisi ini diikuti oleh 246 Galeri Investasi (GI) BEI di Unit Pengelolaan Wilayah Jabodebek dan 29 Kantor Perwakilan BEI di seluruh Indonesia, dengan total 5.257 DPM BEI aktif yang melaksanakan 6.498 kegiatan edukasi.

Sebagai apresiasi atas dedikasi para DPM BEI, BEI memberikan beasiswa senilai Rp80.000.000 kepada 40 DPM BEI teraktif. Setiap periode, penghargaan ini diberikan kepada 20 pemenang dalam dua kategori: Edukasi Langsung dan Edukasi Media Sosial. Para pemenang dinilai berdasarkan kualitas konten, pelaporan, dan inovasi dalam penyampaian edukasi kepada masyarakat.

Dengan semakin luasnya literasi keuangan di kalangan masyarakat, diharapkan generasi muda mampu mengelola keuangan mereka dengan lebih baik dan menghindari risiko investasi bodong. Kompetisi DPM BEI akan berlanjut hingga akhir Oktober 2024, dan diharapkan membawa hasil optimal dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap dunia keuangan dan pasar modal.

Informasi resmi terkait kompetisi ini dapat diakses melalui Regional Development Information System (RDIS) dan kanal resmi BEI.