FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Studi BLU ke FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Yogyakarta, 25 November 2024 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melakukan kunjungan studi wawasan mengenai penerapan Badan Layanan Umum (BLU) ke FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Rombongan dipimpin oleh Wakil Dekan III, Dr. Ika Yoga, M.M., dan diterima langsung oleh Dekan FEBI UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Misnen Ardiansyah, S.E., M.Si., K.CA., ACPA di ruang pertemuan fakultas.

Kunjungan ini bertujuan untuk memahami implementasi BLU secara lebih mendalam, khususnya terkait strategi pengelolaan keuangan dan pengembangan layanan berbasis kemandirian ekonomi. Prof. Misnen menjelaskan bahwa sistem BLU memberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan yang memungkinkan universitas untuk mengoptimalkan pendapatan guna mendukung operasional dan inovasi layanan pendidikan.

Dr. Ika Yoga mengungkapkan bahwa studi wawasan ini menjadi langkah strategis FEBI UIN Raden Mas Said dalam merancang sistem pengelolaan yang berorientasi pada efisiensi, akuntabilitas, dan keberlanjutan. “Kami berharap dapat mengadaptasi praktik terbaik yang relevan untuk mendukung transformasi kelembagaan FEBI,” ujarnya.

Kegiatan ini juga membuka diskusi produktif tentang tantangan dan solusi dalam penerapan BLU di institusi pendidikan tinggi Islam. Rangkaian kunjungan diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus mempererat kolaborasi dalam pengembangan akademik dan kelembagaan.

Dewan Pembina HEBITREN Solo Raya, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si Dampingi Silaturahim ke Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta

Sukoharjo, Senin (25 November 2024) – Dalam rangka memperkuat sinergi antara pesantren dan institusi pendidikan tinggi, Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (HEBITREN) Solo Raya menggelar kunjungan silaturahim ke Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta. Rombongan HEBITREN dipimpin oleh KH. Miftahul Huda, S.Ag (Ketua), dan didampingi KH. Heri Sarwoko (Sekretaris), Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si (Dewan Pembina, sekaligus Dekan FEBI UIN Said), serta Ustadz Asep Maulana Rohimat, M.S.I (Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi, sekaligus Korprodi MBS).

Sebagai Dewan Pembina, Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, memberikan arahan strategis selama pertemuan yang berlangsung di ruang rektorat UIN Raden Mas Said. Ia menekankan pentingnya peran pesantren dalam memberdayakan masyarakat melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua HEBITREN, KH. Miftahul Huda, S.Ag, menyampaikan harapan agar Rektor UIN Raden Mas Said, Prof. Dr. Toto Suharto, M.Ag, bersedia menjadi bagian dari dewan pakar HEBITREN Solo Raya secara ex officio. Permintaan tersebut diterima dengan baik oleh Rektor, yang menyampaikan pandangannya terkait pengembangan pesantren sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.

Rektor menyoroti tiga agenda utama untuk mendukung pengembangan HEBITREN Solo Raya:

  1. Perluasan Program Beasiswa bagi Santri
    UIN Raden Mas Said berkomitmen menyediakan beasiswa khusus untuk santri, sehingga dapat membuka peluang pendidikan lebih luas dan mendukung transformasi pesantren sebagai pusat pendidikan unggul.
  2. Pendataan dan Legalitas Pesantren
    Pesantren perlu memiliki administrasi yang terorganisir dan badan hukum yang sesuai dengan peraturan perundangan. Hal ini akan membantu pesantren mendapatkan akses lebih besar terhadap program pemerintah maupun kemitraan strategis.
  3. Pemberdayaan Pesantren dalam Ekonomi Umat
    Pesantren diharapkan menjadi sentra pemberdayaan ekonomi umat, dengan mendorong pengembangan usaha dan wirausaha berbasis syariah di bawah koordinasi HEBITREN.

Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si, mengapresiasi langkah-langkah konkret yang disampaikan oleh Rektor. “Dengan sinergi yang baik antara pesantren dan perguruan tinggi, kita dapat membangun ekosistem pemberdayaan yang lebih terarah dan berkelanjutan,” tuturnya.

Silaturahim ini ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara HEBITREN Solo Raya dan UIN Raden Mas Said, demi kemajuan pesantren dan kontribusinya bagi masyarakat luas.

Perkuat Relevansi Kurikulum Program Studi Bisnis Digital, FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta Mengadakan FGD Dengan Kampus Shopee UMKM Solo

Surakarta, Jum’at (22 November 2024) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta melakukan kunjungan ke Kampus Shopee UMKM Solo, dalam rangka Focus Group Discussion (FGD) terkait kebutuhan dan potensi lulusan di era digital. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat relevansi kurikulum Program Studi Bisnis Digital dengan kebutuhan pasar kerja sekaligus menjalin sinergi antara dunia industri dan pendidikan.

Dalam kunjungan tersebut, tim dari FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta yakni Rina Hastuti, SE, MM, Ph.D dan Puspa Novita Sari, S.Si, MM, CPS MM, memaparkan kurikulum yang telah dirancang untuk mendukung profil lulusan Program Studi Bisnis Digital. Kurikulum ini mengintegrasikan teori dan praktik, termasuk pengembangan keterampilan dalam analisis data, pengelolaan proyek digital, dan inovasi bisnis berbasis teknologi.

Dias Bahary Adhitama, selaku Business Development Partner PT. Shopee International Indonesia, menyampaikan paparan mengenai proses rekrutmen di perusahaan e-commerce terkemuka tersebut. Diskusi juga menyoroti kompetensi yang harus dimiliki lulusan agar siap bersaing di dunia kerja, termasuk salah satunya adalah soft skills seperti kemampuan berpikir kreatif untuk menciptakan solusi digital yang baru dan relevan dengan kebutuhan pasar.

Selain itu, diskusi mendalam dilakukan untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi antara Program Studi Bisnis Digital dengan Shopee, seperti program magang profesional, riset bersama, serta pelatihan kewirausahaan digital melalui business incubator.

“Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan lulusan kami siap menghadapi tantangan dan tuntutan dunia industri, terutama di sektor ekonomi digital yang terus berkembang pesat,” ungkap Rina Hastuti, SE, MM, Ph.D selalu Ketua Jurusan Manajemen dan Akuntansi Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta.

Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana untuk menjembatani dunia pendidikan dengan industri, sehingga lulusan Program Studi Bisnis Digital memiliki daya saing tinggi dan mampu memberikan kontribusi nyata di ekosistem digital. FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai perusahaan berbasis teknologi guna menciptakan lulusan yang inovatif, profesional, dan siap menghadapi tantangan industri masa depan.

Sidang Etik Mahasiswa FEBI: Penegakan Kode Etik dan Upaya Pencegahan Pemalsuan Dokumen

Sukoharjo, (22 November 2024) – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Mas Said Surakarta telah melaksanakan Sidang Kode Etik Mahasiswa terkait dugaan pelanggaran kode etik yang melibatkan lima mahasiswa, yakni SZR, KAW, SAA, MAA, dan RBA. Sidang ini dipimpin oleh Ketua Majelis, Wakil Dekan 3 bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FEBI, Dr. Ika Yoga, M.M., dengan anggota majelis Dr. Arif Muanas, M.Sc. (Wakil Dekan 1), Asep Maulana Rohimat, M.S.I. (Koordinator Program Studi Manajemen Bisnis Syariah), dan Rahmawati Khoiriyah, M.E. (Koordinator Program Studi Perbankan Syariah).

Sidang turut dihadiri oleh Kepala UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD), Dr. KH. Abdul Matin, M.Ag., serta Kepala UPT Bahasa, KH. Sulhani Hermawan, M.Ag., untuk memberikan pandangan ahli terkait dugaan kasus pemalsuan dokumen. Serta Saksi Nur Aripin, S.Pd.I selaku Staf Akademik dan Kemahasiswaan Jurusan MAS dan Retno Wiastuti, S.Pd Staf Akademik dan Kemahasiswaan Jurusan EKS.

Setelah melalui proses pemeriksaan dan mendengarkan keterangan dari para ahli, Majelis Sidang memutuskan bahwa kelima mahasiswa tersebut terbukti melanggar Kode Etik Mahasiswa dalam kategori tingkat sedang. Keputusan ini mengacu pada Surat Keputusan Rektor No. 178 Tahun 2021 tentang Kode Etik dan Tata Tertib Mahasiswa.

Sebagai sanksi, kelima mahasiswa dikenakan penundaan pendaftaran munaqosyah selama satu semester. Selain itu, mereka diwajibkan menyelesaikan kewajiban memperoleh sertifikat kelulusan dari UPT Pusat Bahasa UIN Raden Mas Said Surakarta sebelum dapat melanjutkan tahapan akademik berikutnya.

Dalam sidang ini, terungkap adanya indikasi sindikat pemalsuan sertifikat kelulusan. Untuk itu, tim investigasi akan melakukan penelusuran lebih lanjut guna mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Langkah ini dilakukan demi memastikan integritas dokumen akademik dan mencegah terulangnya kasus serupa di masa yang akan datang. Penegakan kode etik ini diharapkan dapat menjadi pelajaran dan memperkuat komitmen UIN Raden Mas Said Surakarta dalam menjunjung tinggi nilai-nilai akademik dan integritas.

Menuju Kepemimpinan Baru: Debat Calon Ketua Umum HMPS FEBI UIN Raden Mas Said

Kartasura – FEBI UIN Raden Mas Said Surakarta menggelar serangkaian acara penting dalam proses pemilihan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Periode 2025. Setelah pendaftaran pada 10-12 November 2024 yang menjaring enam calon dari tiga program studi, debat kandidat dilaksanakan pada Selasa, 19 November 2024 di depan Jujugan Café.

Debat ini terbagi menjadi tiga sesi berdasarkan program studi, yakni Manajemen Bisnis Syariah (MBS), Perbankan Syariah (PBS), dan Akuntansi Syariah (AKS). Setiap sesi dipandu oleh moderator mahasiswa dan panelis dari dosen dan kaprodi terkait. Kandidat memaparkan visi, misi, program kerja, serta berdebat secara interaktif, termasuk menjawab pertanyaan dari audiens.

Acara ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menilai kompetensi para calon, membangun demokrasi kampus, dan menyiapkan kepemimpinan baru HMPS yang lebih progresif. Kampanye singkat yang mengakhiri debat menjadi momen menarik bagi peserta dan pendukung.

Pemilu raya yang akan digelar akhir bulan November menjadi puncak dari proses regenerasi kepemimpinan di FEBI. Semua pihak berharap Ketua Umum terpilih mampu membawa HMPS menuju inovasi dan prestasi lebih besar.

FEBI UIN Surakarta Galakkan Kampanye Anti Kekerasan Seksual dan Sosialisasi Kode Etik Kampus

Kartasura – Jumat, 08 November 2024, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta melalui Senat Mahasiswa menggelar acara bertajuk “Sosialisasi SK Kode Etik, Kampanye Menolak, Mengecam Tindak Asusila dan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus.” pada Jumat (8/11/2024) di Panggung Teater FEBI. Acara ini menegaskan komitmen kampus dalam menjaga keamanan serta kehormatan sivitas akademika dari ancaman kekerasan seksual dan pelanggaran etik.

Kegiatan dimulai dengan sambutan Kaprodi Manajemen Bisnis Syariah, Asep Maulana Rohimat, M.S.I., yang menekankan pentingnya penerapan kode etik. Mahasiswa seperti M. Gilang Nurhalim dan Andike Reza Adelia turut menyuarakan keprihatinan melalui orasi, mengajak seluruh elemen kampus untuk aktif menjaga lingkungan kampus yang aman.

Puncak acara ditandai dengan Deklarasi Bersama Anti Kekerasan Seksual yang diikuti penandatanganan banner oleh perwakilan kampus dan mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan memperkuat pemahaman seluruh sivitas akademika tentang pentingnya menjaga martabat dan melaporkan segala bentuk pelanggaran demi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman.