Welcome New doctor, Diskusi Dosen FEBI hadirkan Guru Besar UGM

FEBI News | Diskusi dosen edisi bulan Agustus 2020 kembali hadir dengan konsep yang spesial, karena diskusi kali ini sekaligus untuk menyambut doktor baru FEBI (Welcome new doctor) bapak Dr. Agung Abdullah, MM, sehingga diskusi kali ini mengangkat tema: Bedah Disertasi, Analisis Kelembagaan Wakaf Produktif pada Lembaga Pendidikan (Studi Kasus Yayasan Al azhar dan Gontor), diskusi dilaksanakan di Aula FEBI IAIN Surakarta mulai pukul 09.00, dengan narasumber bapak Dr. Agung Abdullah, MM dan Prof.Dr. Sangidu, M. Hum (Guru besar pada Fakultas Ilmu Budaya UGM). Karena kondisi new normal yg masih kurang mendukung pelaksanaan diskusi offline kali ini, peserta diskusi hanya sebagian dosen, dan yang lain ikut hadir dan berpartisipasi melalui live diskusi via IG febiiainsurakata dan via aplikasi zoom.

Kegiatan diskusi dibuka dengan sambutan yg disampaikan oleh Dekan FEBI bapak Dr. M. Rahmawan Arifin, MSi. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan kbhagiaan dengan kelahiran doktor baru (Dr.Agung Abdullah) yang insyallah juga akan sgra mnyusul bbrpa doktor baru diakhir tahun 2020 dan tahun 2021. Selain itu, beliau juga menyampaikan perkembangan kesiapan teknologi yang ada di FEBI dengan dibuatnya aplikasi febionetouch. Setelah sambutan, sesi pembukaan dilanjutkan dengan potong kue sebagai simbol syukur dan menyambut doktor baru FEBI.

Acara selanjutnya yaitu inti diskusi yang dipandu oleh Usnan, MEI. Materi diawali paparan dari narasumber pertama bapak Dr. Agung Abdullah yang mengawali dengan ucapan terimakasih kepada semua pihak yg telah banyak mendukung dan memberikan suport beliau untuk bisa Studi lanjut doktoral, paparan ttg latar belakang melakukan penelitian untuk disertasi, temuan penelitan tentang kelembagaan Wakaf yang ada di Al-azhar dan di Gontor yang sangat terkait dengan aspek regulasi dan posisi pemerintah dengan yayasan wakaf. Materi kedua dilanjutkan dengan paparan yang disampaikan oleh Prof. Dr. Sangidu yang merupakan promotor dari disertasi tersebut. Beliau memulai paparan tentang peran promotor dalam penyusunan disertasi baik secara umum pada pengalaman beliau selama menjadi promotor termasuk promotor pada disertasi Dr. Agung Abdullah ini. Kemudian beliau memberikan clue pada hasil disertasi Dr. Agung sebagai disertasi yang mampu memunculkan banyak ide-ide dan bahan penelitian atau disertasi berikutnya, serta harapan beliau dari disertasi ini dapat memberikan manfaat yg besar baik bagi perkembangan teoritis maupun praktis terkait Wakaf. Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi. Beberapa pertanyaan diajukan kepada kedua narasumber baik dari peserta diskusi yg mengikuti pelaksanaan secara offline juga pertanyaan dari peserta yg live mengikuti via zoom. Acara diakhiri dengan penutup dan sesi foto bersama.

Mulai Semester Gasal 2020 FEBI Gunakan Program Perwalian Online Menggunakan Aplikasi FebiOneTouch

FEBI News | Sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini, proses perwalian untuk mahasiswa FEBI di semester gasal 2020 menggunakan aplikasi Febionetouch, aplikasi ini merupakan upaya terobosan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta untuk mempermudah dan mempercepat proses bimbingan akademik dari dosen Pembimbing akademik kepada mahasiswa.

Hari ini Selasa 4 Agustus 2020 dilaksanakan bimbingan teknis kepada seluruh Dosen Wali /pembimbing akademik tentang proses perwalian menggunakan aplikasi febionteouch, dalam sambutan awal Wakil Dekan 1 Dr. Awan Kostrad Diharto menyampaikan bahwa perwalian ini penting sebagai bentuk bimbingan dosen kepada mahasiswa supaya tidak salah dalam mengambil mata kuliah dalam KRS.

Selanjutnya Dekan FEBI Dr. M. Rahmawan Arifin, M.S.I menegaskan bahwa proses perwalian kali ini akan lebih efektif dan efisien dengan menggunakan aplikasi febionetouch, terutama di masa new normal wabah covid 19 yang masih membatasi kegiatan kampus. Selain itu akan ada menu komunikasi antara dosen pembimbing akademik dan mahasiswa berupa saran langsung terkait hasil akademik maupun non akademik mahasiswa. Harapan besar dari program perwalian online ini bisa membuat kualitas perkuliahan menjadi lebih meningkat berbasis aplikasi digital.

Mencapai Puluhan Juta Rupiah, Tabungan Kurban Mahasiswa PBS FEBI IAIN Surakarta Realisasikan Kurban Sapi dan Kambing di Desa Yang Membutuhkan

FEBI News| Bertepatan dengan Hari Raya idul adha 1441 H yang jatuh pada hari Jum’at 31/7/2020. Mahasiswa program studi Perbankan Syariah bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS PBS) turut memperingatinya melalui penyerahan hewan qurban, dimana hal ini merupakan salah satu implementasi program kerja HMPS PBS yaitu mengumpulkan dana yang dihimpun dari seluruh mahasiswa PBS yang dipergunakan sebagai tabungan qurban dan di kelola oleh Departemen Religius HMPS PBS. Pengumpulan dana tersebut pun di mulai sejak bulan Maret sampai akhir bulan juli. Tentunya hal ini bertujuan untuk melatih mahasiswa perbankan syariah dalam meningkatkan rasa persaudaraan, melatih sikap kepedulian sosial dan mengelola keuangan untuk berbagai hal positif, contohnya yaitu berqurban.

Program ini merupakan inisiasi dari HMPS Perbankan Syariah,  termasuk Bapak Budi Sukardi,  SEI, MSI, selaku Ketua Program Studi Perbankan Syariah. Dana tabungan qurban mahasiswa perbankan syariah pada bulan Maret sampai bulan juli pun sudah terkumpul hingga mencapai angka Rp. 27.384.000. Kemudian dana tersebut direalisasikan dengan membeli hewan qurban sebanyak 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang disalurkan ke beberapa desa yang membutuhkan. Antara lain yakni di Desa Terban Rt.02/01, kecamatan pabelan, kabupaten Semarang, (sejumlah 1 ekor sapi)  dan desa srowot Rt.06/03, kecamatan kalibogor, kabupaten Banyumas (sejumlah 2 ekor kambing). Meskipun wabah Covid 19 tengah melanda negara kami saat ini, kami selaku HMPS PBS pun sangat berterimakasih atas segenap partisipasi Mahasiswa/i Perbankan Syariah yang telah turut serta mensukseskan program kerja Tabungan Qurban ini. Semoga ditahun berikutnya program tabungan qurban semacam ini dapat tetap berjalan dan menjadi program unggulan disetiap tahunnya pada departemen religius HMPS PBS. Sehingga dapat bermanfaat dan membantu masyarakat luas yang sangat membutuhkan.

Redaktur: Ajeng KJF


Latih Mahasiswa Berwirausaha di Masa Pandemi, HMPS PBS GELAR Diskusi Interaktif Bersama Akademisi Sekaligus Pengusaha

FEBI NEWS| Departemen Literasi Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah (PBS) 2020 IAIN Surakarta telah melaksanakan kegiatan diskusi yang bernama NGOPENI atau Ngobrol Perbankan Syariah Masa Kini dengan tema “Pandemi #dirumahaja ? Tips Atasi Kantong Mahasiswa Tetap Terisi dengan Pengelolaan Keuangan dan Berwirausaha”. Diskusi ini dilaksanakan melalui aplikasi Zoom pada Sabtu, 25/07/2020

Meskipun bertajuk Perbankan Syariah kegiatan ini bukan semata-mata ditujukan untuk mahasiswa Perbankan Syariah, melainkan juga disasarkan pada seluruh mahasiswa baik mahasiswa IAIN Surakarta maupun mahaiswa kampus lain. Pengambilan tema dalam kegiatan diskusi ini merupakan suatu bentuk wujud atas keadaan yang saat ini tengah dialami mahasiswa di era pandemi Covid-19. Ditemani ibu Septi Kurnia Pratiwi , S.E., M.M (Dosen FEBI Iain Surakarta) selaku pembicara dan Fiqih Latifah (Putri Perbankan Syariah 2019) sebagai moderator, kegiatan diskusi ini berjalan dengan lancar.

Pada kesempatan tersebut, ibu Septi Kurnia Pratiwi menjelaskan tentang berbagai macam tips yang dapat dilakukan mahasiswa untuk mengatasi keadaan keuangan mahasiswa yang tipis dikala era pandemi. Beliau juga memberikan gambaran atas kejadian maupun dampak dari era Industri 4.0 dan UMKM di Indonesia yang nantinya dapat dijadikan alasan seorang mahasiswa dalam memulai suatu bisnis/usaha. Selain itu ibu Septi Kurnia Pratiwi juga memberikan arahan penjelasan mengenai langkah awal dalam berbisnis, cara memanfaatkan digital marketing untuk berbisnis, bagaimana pengelolaan keuangan dalam berbisnis dan juga perjalanan bisnis beliau yang semua itu nantinya akan membantu mahasiswa dalam membuka suatu usaha/bisnis.

Semoga acara ini bermanfaat dan menambah pengetahuan mengenai berwirausaha bagi peserta yang ikut acara ini, dan harapan besar untuk peserta yang ikut agar bisa mengimplementasikan acara ini di kehidupan sehari-harinya.
Redaktur: Puspita (KJF)

Penutupan Workshop Kurikulum Kampus Merdeka, FEBI IAIN Surakarta hasilkan 120 RPS Mata Kuliah Berstandar

FEBI News| Tuntas sudah rangkaian kegiatan Workshop Kurikulum Kampus Merdeka dan penyusunan RPS Mata Kuliah. Acara ini dilaksanakan pada 27-29 Juli 2020 di Hotel 101 Tugu Yogyakarta. Acara yang diikuti oleh hampir seluruh dosen beserta tim Subbag Akademik FEBI IAIN Surakarta ini, telah menghasilkan 120 RPS Mata Kuliah sesuai dengan format kurikulum kampus merdeka dan menggunakan pendekatan integrasi-interkoneksi keilmuan.

Dalam sambutan acara penutupan workshop, Dekan FEBI IAIN Surakarta Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si menyampaikan pesan bahwa Untuk pertama kalinya Rancangan Pembelajaran Semester FEBI disusun secara sistematis, berstandar dan tuntas. semuanya adalah berkat kerja bersama seluruh pihak, khususnya para dosen yang telah berkenan meluangkan waktu dan pikirannya dalam menyusun dokumen RPS ini dan dihaturkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyiapkan seluruh kegiatan dengan baik dan lancar.

Satu hal yang unik dari kegiatan ini adalah peran serta tim penyelaras format RPS yang telah bekerja menyempurnakan seluruh RPS. Tim tersebut adalah: Yulfan A. Nurrahman, MM., Alvin Yahya, MH., Nurhidayah Al-Amin, M.E.Sy. dan Fuad Hasyim, MEK. Apresiasi seluruh civitas akademik FEBI kepada panitia dan tim penyelaras yang telah bekerja profesional sampai akhir kegiatan. (amr)

Live Talkshow Cakap Berkarya dan Bermedia di Masa Pandemi, Komunitas Jurnalis FEBI Hadirkan Penulis dan Pegiat Media

FEBI NEWS| Melalui media Live Instagram, Selasa(28/07) Komunitas Jurnalistik FEBI IAIN Surakarta menyelenggarakan Talkshow dengan tema “Peluang Cakap Berkarya dan Bermedia di Masa Pandemi”. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Helti Nur Aisyiah, M. Si sebagai Pembicara. Beliau merupakan Dosen FEBI IAIN Surakarta, Kontributor Rubrik Opini di Surat Kabar, Pegiat Media Sosial, dan Penulis. Kegiatan ini diperuntukkan untuk umum dan disambut dengan antusias oleh para peserta.

Dengan didampingi oleh Ajeng Astrid Dwi Kencana selaku Host, Ibu Helti menyampaikan secara jelas pengalaman beliau di bidang kepenulisan. Dimana hal tersebut berawal dari kegemaran menulis dan sikap beliau yang sangat menyukai tantangan.

Sebagai pegiat sosial media beliau juga menyampaikan bahwa bermedia yang baik adalah dengan foto yang bagus, disertai angle yang bagus. Sehingga foto tersebut bisa membuat orang tertarik dengan media sosial. Captionnya tidak perlu panjang, tetapi berirama A A semua, atau An An semua.

Tips-tips untuk menciptakan karya tulis yang menarik dan dapat dimuat menurut Ibu Helti adalah kita harus menyukai hal tersebut terlebih dahulu, spot menulis yang nyaman, memperkaya kosa kata, banyak keluar rumah, jangan buru-buru mengirim tulisan, sering membaca rubrik tujuan, dan topik harus disesuaikan dengan background pendidikan, pekerjaan atau pengalaman.

Para peserta sangat antusias menyimak informasi yang disampaikan oleh pembicara. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan kritis yang muncul. Hal ini tentunya semakin memperdalam ketertarikan para peserta di bidang kepenulisan.

Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa menjadi bekal kita agar cakap berkarya dan bermedia sekalipun di tengah pandemi. Selagi masih bisa menulis jangan disia-siakan ya!
Dengan membaca kita memang akan mengenal dunia, namun dengan menulis kita akan dikenal oleh dunia.

Redaktur: Nurul Fauziyah/KJF

Terapkan Konsep Integrasi Interkoneksi, Prof Amin Abdullah Apresiasi Format Kurikulum Kampus Merdeka FEBI IAIN Surakarta

Penulis: Asep Maulana Rohimat

FEBI News | Bertempat di Hotel 101 Yogyakarta, kegiatan Workshop Kurikulum Kampus Merdeka dan penyusunan RPS diselenggarakan oleh FEBI IAIN Surakarta, acara ini berlangsung pada 27-29 Juli 2020. Panitia pelaksana berhasil mendatangkan Prof. Amin Abdullah, MA sebagai pembicara kunci pada workshop tersebut. Seperti diketahui bahwa beliau  merupakan seorang pelopor konsep integrasi-interkoneksi keilmuan.

Prof. Amin Abdullah, MA sebagai guru besar di bidang ilmu filsafat dan Islamic Studies ini memaparkan sejumlah materi tentang bagaimana konsep kampus merdeka dan merdeka belajar yang digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makariem. Menurutnya kampus merdeka dan merdeka belajar merupakan aplikasi nyata di masa sekarang dari konsep integrasi dan interkoneksi keilmuan yang pernah ia gagas sejak 15 tahun yang lalu. Konsep ini adalah upaya reshaping the boundary of knowledge menuju konsep Multidisiplin-interdisiplin -transdisiplin dalam sains, sosial humaniora dan agama. Kemudian menghasilkan lulusan mahasiswa yang mempunyai keterampilan dan mampu menjawab tantangan kebutuhan dunia modern saat ini, seperti complex problem solving, Critical thinking, Creativity, People management, Coordinating with others, Emotional, Judgment and decision making , Service orientation, Negotiation dan Cognitive flexibility.

Di sesi akhir Workshop, Prof. Amin Abdullah, MA menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh para dosen sebagai peserta workshop, dan Dekan FEBI IAIN Surakarta Dr. M. Rahmawan Arifin, M.Si menyerahkan sampel format RPS kepada pembicara untuk diberikan catatan serta review terhadap formatnya. Setelah menelaah format RPS FEBI, Prof. Amin Abdullah, MA  memberikan apresiasi kepada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang ternyata telah merancang format Kurikulum dan RPS sesuai dengan konsep integrasi-interkoneksi keilmuan yang ia gagas. (amr)

Menjadi Pilot Project, FEBI IAIN Surakarta Selenggarakan Workshop Kurikulum Kampus Merdeka dan Penyusunan RPS

FEBI News| Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta selanggarakan workshop kurikulum kampus merdeka dan penyusunan Rancangan Pembelajaran Semester (RPS). Kegiatan ini dilaksanakan pada 27-29 Juli 2020 di Yogyakarta dengan mengusung tema “Menuju Kurikulum yang Kredibel, Integratif dan Adaptif terhadap Perubahan”.

Dalam pembukaan kegiatan, ketua Panitia kegiatan Yulfan A. Nurrahman, MM menyampaikan ada 110 RPS Mata Kuliah yang harus disusun oleh seluruh Dosen FEBI, dalam tiga hari ini ditargetkan semua RPS tersebut bisa selesai dan sesuai format baku yang ditetapkan kampus.

Hari pertama kegiatan ini diisi oleh pembukaan secara resmi oleh Dekan FEBI IAIN Surakarta Dr. M. Rahmawan Arifi, M.Si, yang dilanjutkan arahan-arahan terkait kegiatan. Diantaranya adalah motivasi kepada seluruh dosen yang menyusun RPS agar tetap semangat dan fokus menggunakan konsep kampus merdeka, moderasi beragama, dan konsep integrasi-interkoneksi trans disiplin ilmu. Kemudian disampaikan juga bahwa dalam waktu dekat FEBI akan launching Program digital febi one touch sebagai pengembangan lemari digital yang berisi dokumen penting untuk seluruh dosen dan karyawan. Di akhir sambutannya Dekan menyampaikan harapan bersama bahwa FEBI akan menjadi pilot project dalam kegiatan workshop kurikulum dan penyusunan RPS ini. Seluruh civitas akademik FEBI tetap berkhidmat kepada umat, berkontribusi kepada masyrakat sebagai perguruan tinggi yang bermanfaat di tengah pandemi covid 19. (amr)

Berawal dari Tabungan Qurban (Mustaq), Hmps pbs febi iain surakarta Siap Salurkan Hewan Kurban ke Daerah Kab Semarang dan Banyumas

FEBI NEWS| Departemen Religius HMPS Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN SURAKARTA menyelenggarakan acara MusTaQ (Musyawarah Tabungan Qurban) yang wajib diikuti oleh seluruh ketua kelas serta perwakilan kelas program studi Perbankan Syariah. Acara ini di laksanakan pada hari Selasa (21/07) dengan sistem daring menggunakan media WhatsApp Group dan di mulai pada pukul 19.30 WIB.

Kegiatan ini bertujuan agar penyaluran tabungan qurban sesuai dengan kesepakatan dari setiap perwakilan kelas. Dengan dipandu oleh moderator Khoirul Ihwana, kegiatan ini dibuka dengan sambutan oleh Bapak Budi Sukardi,S.E.I., M.S.I selaku Kepala Program Studi Perbankan Syariah dan didampingi oleh Bapak Raia Sani Muharrami,S.E.I., M,E.I selaku Sekretaris Program Studi Perbankan Syariah. Dalam sambutannya, Bapak Budi menjelaskan bahwa tabungan qurban ini adalah untuk kepentingan dan kemaslahatan pada Hari Raya Qurban.

Harapannya tabungan qurban ini bisa bermanfaat untuk masyarakat sehingga tabungan qurban ini bisa digunakan untuk membeli hewan qurban yang layak dan baik sesuai dengan syariah islam. Beliau juga mengingatkan bahwa tabungan qurban bukan untuk kesombongan tapi untuk memberikan uswah kebaikan hasil dari tabungan tersebut.

Sesuai dengan kesepakatan, tabungan qurban akan digunakan untuk membeli 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing. Tapi jika dana tersebut masih berlebih makan aku digunakan lagi untuk membeli 1 ekor kambing, jadi totalnya 2 ekor kambing. Sapi dan kambing tersebut akan di salurkan ke lokasi yang berbeda. Qurban ini akan di salurkan ke desa yang benar-benar membutuhkan dan ini di ambil dari 2 opsi dengan suara terbanyak yaitu di Desa Terban RT 02 RW 01 Kecamatan pabelan kabupaten semarang (untuk sapi) dan di Desa Srowot RT 06 RW 03 Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas (untuk kambing).

Semoga kegiatan ini bisa terselanggara dengan baik dan menjadi ladang pahala bagi kita semua.

Redaktur: Nurul Fauziyah/KJF

Edukasi Pengelolaan Keuangan Masjid, Dosen FEBI Ajarkan Sistem Akuntansi Kepada Pengurus Takmir dan Masyarakat

FEBI News | Acara pengabdian kepada masyarakat yang bertajuk “Akuntansi Pengelolaan Keuangan Masjid” bagi takmir Majid Besar Nurul Jami, Klaten ini diselenggarakan pada hari Minggu, 26 Juli 2020. Acara ini diinisiasi oleh dosen FEBI IAIN Surakarta, yaitu Aryani Intan Endah Rahmawati, M.Sc. Dosen akuntansi. Sekaligus takmir masjid di Sukoharjo, yaitu Drs. Suyatmin Waskito Adi, M.Si dihadirkan sebagai narasumber. Acara ini diselenggarakan untuk menambah pengetahuan takmir masjid mengenai bagaimana mengelola keuangan masjid yang baik sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada jamaah.

Acara ini dibuka dengan pemaparan mengenai peran masjid yang tidak hanya sebagai tempat ibadah, namun juga bisa sebagai pusat pendidikan, ekonomi, sosial, budaya, dan hukum. Narasumber mendorong agar para pengurus masjid bisa memaksimalkan peran masjid sebagai pusat kegiatan seperti pada zaman Rasulullah. Narasumber juga menjelaskan mengenai berbagai bentuk kegiatan dan pendanaan yang dapat dilakukan pengurus masjid.

Sesi kedua diisi materi mengenai pentingnya akuntansi untuk pengelolaan keuangan masjid. Akuntansi sangat dibutuhkan untuk memberikan informasi keuangan masjid yang dapat dipercaya dan dapat dipertanggungjawabkan. Narasumber juga memperkenalkan standar akuntansi yang terdiri dari pengakuan hingga pengungkapan laporan keuangan. Alur proses akuntansi masjid juga dijelaskan secara rinci oleh narasumber, dari pencatatan jurnal hingga pelaporan keuangan. Para peserta juga diberikan soal sederhana sebagai contoh pencatatan keuangan akuntansi masjid.
Sesi terakhir diisi dengan pemaparan laporan keuangan dan akun-akun apa saja yang ada dalam laporan tersebut. Para peserta diperlihatkan bentuk laporan keuangan yang setidaknya ada dalam pengelolaan keuangan masjid. Laporan keuangan ini penting sebagai transparansi anggaran kepada jamaah maupun pihak eksternal yang membutuhkan. Pembuatan laporan keuangan menunjukkan bahwa pengurus masjid bertanggungjawab atas dana jamaah yang diamanahkan kepadanya.