Perkuat Manajemen dan Tata Kelola Masjid, Dosen FEBI IAIN Surakarta Kolaborasi dengan Takmir Penerima Hibah Bantuan Timur Tengah

FEBI News| Bertempat di Gedung Dakwah Wedi Klaten Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta Frank Aligarh, M.Sc melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang bertajuk “Pendampingan Manajemen dan Tata Kelola Masjid” Pada Hari Minggu 26 Mei 2020. Kegiatan ini dinisiasi sebagai bentuk keprihatinan masih banyak masjid yang belum dikelola secara akuntabel dan transparan. Hadir dalam kegiatan tersebut sebagai narasumber yaitu Drs. H. Muchtar Anshori, M.Pd.I. beliau merupakan Koordinator Pusat Ikatan Masjid Ahluh Sunnah (IMAS) atau organisasi yang menaungi masjid-masjid yang menerima hibah bantuan pembangunan dari Timur-Tengah. Selain sebagai koordinator IMAS beliau juga merupakan salah satu Ketua Takmir Masjid Agung Al-Aqhsa Kab Klaten.

Acara tersebut dihadiri oleh para takmir di wilayah Kabupaten Klaten dengan jumlah 55 orang, dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan yayasan penyalur hibah dari Negara Arab Saudi yaitu Ustadz Ibnu S. MH. Beliau menyampaikan apresiasi kepada FEBI IAIN Surakarta yang telah membantu dalam usaha memakmurkan masjid dengan memberikan pengetahuan terutama perihal keuangan masjid dan beliau menyampaiakan bahwa “kami memliki 1537 Masjid yang siap dijadikan lahan untuk FEBI IAIN Surakarta melakukan pengabdian masyarakat” tegasnya di sela-sela sambutan. Acara dilanjutkan dengan sesi inti yaitu Penyampaian materi oleh Drs. H. Muchtar Anshori, M.Pd.I dalam penyampaian sesi pertama beliau menyampaikan betapa pentingnya tetap menjaga dan memakmurkan masjid di tengah pandemi covid seperti ini. Masjid harus tetap mengumandangkan adzan dan tetap menjaga dengan hati-hati jamaah sesuai dengan protokol kesehatan Pemerintah ungkapnya dalam sesi pertama.

Dalam sesi kedua alumnus Pondok Modern Darusalam Gontor tersebut juga menyampaikan perihal menata keuangan masjid. Beliau menyampaiakan kita harus mencontoh Masjid Jogokariyan, karena masjid tersebut merupakan role model bagaimana sebuah masjid yang tidak pernah kehabisan uang dalam usaha memakmurkan masyarakat dan jamaahnya tegas Pak Muchtar yang juga merupakan ketua Takmir Masjid Agung Al-Aqsha Klaten. Acara diakhiri dengan Sholat Dhuhur secara berjamaah Di Masjid yang juga merupakan hasil hibah bantuan Arab Saudi. Setelah sholat peserta melanjutkan makan siang dan diakhiri dengan pembagian doorprize dari para donatur dan sponsor.

INISIASI BANK INFAQ DI PESANTREN, DOSEN FEBI KEMBANGKAN LEMBAGA TRANSFORMASI SOSIAL MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID19

FEBI News| Kalangan UMKM harus diprioritaskan setelah masa pandemi covid-19 ini atau saat penerapan normal baru (new normal), perihal ini untuk mendesak pemerintah memprioritaskan pemulihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu caranya dengan dengan memberikan kemudahan permodalan. Faktor utama penghambat UMKM tumbuh berkembang adalah masih sulitnya akses pada permodalan, masalah lainnya yang muncul dan kerap dikeluhkan selama 20 tahun pada sektor UMKM adalah sulitnya mencari kredit modal kerja ataupun kredit investasi.

Sekitar 60 persen ekonomi Indonesia yang menciptakan 97 persen lapangan kerja terkendala inklusif keuangan, masalah tersebut bisa teratasi dengan adanya teknologi FinTech karena dinilai bisa menjadi solusi pembiayaan dan permodalan. Keberadaan teknologi bisa dihadirkan FinTech atau jasa keuangan berbasis teknologi, mulai dari peer to peer lending hingga produk-produk lain yang bisa menghadirkan solusi permodalan.

Salah satu platform digital yang bergerak di bidang keuangan dengan pendekatan Islamic social finance yang dinamakan Bank Infaq. Misi dari Bank Infaq ini adalah mengelola infaq secara profesional, dan hasilnya digunakan untuk membantu masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya dan mencegah dari pinjaman abal-abal dan tidak fair, dalam pengembangan industri keuangan secara digital harus dilakukan dengan hati-hati, harus didukung governance yang kuat dan tata kelola yang kuat.

Karena itu dengan pendekatan digital, financial conclusion akan meningkat terlebih di masa pandemic Covid-19 ini. Sudah banyak teladan suksesnya, seperti Jogokaryan dan grameen Bank. Bank Infaq membantu pelaku usaha mikro untuk mengembangkan usaha mereka tanpa khawatir terjerat cekikan bunga rentenir. Bank Infaq juga membantu mereka terhindar dari rentenir digital yang kini marak. Gerakan Bank Infaq ini berbasis komunitas di perumahan, masjid-Masjid, kelompok masyarakat dan majelis-majelis taklim. Gerakan ini mengelola infaq dengan memanfaatkan teknologi digital.

Di era modern, infaq makin diterima. Apalagi, banyak financial technology (fintech) yang memiliki platform urun dana (crowdfunding) yang pasarnya bisa mencapai Rp 75 triliun. Gerakan Bank Infaq dapat menjadi solusi di tengah sulitnya akses masyarakat, terutama UMKM, ke permodalan. Bank Infaq insya Allah menumbuhkan manfaat nyata serta menciptakan perubahan.

Perihal inilah yang disampaikan Saudara Muh. Alan Nur, S.E., sebagai narasumber dalam pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Pondok Takmirul Islam khususnya kepada para jamaah di Ma’had ‘Aly Takmirul Islam Surakarta sesuai protokol kesehatan. Acara diselenggarakan oleh Budi Sukardi, M.S.I selaku Dosen FEBI IAIN Surakarta serta dihadiri oleh para pimpinan dan tenaga pendidik serta memberikan kontribusi untuk mendirikan Bank Infaq di Ma’had ‘Aly Pesantren Takmirul Islam Laweyan Surakarta sebagai terobosan dalam memberikan kemaslahatan ummat secara umum, dan menjadikan masyarakat sekitar lebih berdaya dalam menghadapi kendala modal dan pembiayaan di masa era new normal pasca pandemi Covid19.

TINGKATKAN NALAR KRITIS MAHASISWA DALAM MENGHADAPI SEMESTER GASAL, HMPS PERBANKAN SYARIAH FEBI HADIRKAN DEKAN FEBI IAIN SURAKARTA

FEBI NEWS| Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah IAIN Surakarta telah menyelenggarakan acara Diskusi Mahasiswa Perbankan Syariah (KUMAN’S)  yang merupakan salah satu program kerja dari divisi Human Resources. Adapun tema diskusi yang diangkat yaitu “Kiat Mengemban Ilmu di Semester Gasal Dalam Menghadapi Era New Normal”. Acara yang dimoderatori oleh Hamid Anjar ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 20 Juli 2020 menggunakan aplikasi Zoom.

Pembicara dalam diskusi mahasiswa tersebut adalah Bapak Dr. Rahmawan Arifin, M. Si selaku Dekan FEBI dan Bapak Budi Sakardi, S. Si., M. Si selaku Kepala Program Studi Perbankan Syariah IAIN Surakarta. Pada kesempatan tersebut, Pak M. Rahmawan Arifin sebagai pembicara pertama  menyampaikan bahwa kuliah adalah masanya untuk menggali ilmu sedalam-dalamnya, terutama ilmu kehidupan (Sains of Life), karena kontribusi ilmu yang diberikan kampus kepada mahasiswa tidak lebih dari 40℅. Maka dari itu diperlukan semangat, tekad,  fisik dan mental yang tangguh untuk menjadi mahasiswa yang mandiri, kreatif, dan inovatif.

Sedangkan pembicara kedua, Bapak Budi Sukardi menyampaikan bahwa mahasiswa harus senantiasa update informasi kampus dari web atau siakad, karena akan selalu ada informasi terkait perkuliahan yang akan diumumkan secara online. Lalu, meskipun pembelajaran semester Gasal dilaksanakan secara daring, mahasiswa harus tetap semangat belajar, terutama mahasiswa semester 7 yang sudah harus mendapat bimbingan skripsi. Pihak kampus pun akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk para mahasiswanya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan  dapat meningkatkan semangat belajar mahasiswa di era pandemi, serta sebagai ajang komunikasi terbuka antara mahasiswa dan birokrat kampus.

Redaktur: Dini (KJF)

PELAJARI TIPS DAN TRIK MENULIS KARYA ILMIAH, KELAS PEMINATAN AKADEMISI FEBI UNDANG PRAKTISI PENGELOLA JURNAL

FEBI NEWS| Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam IAIN Surakarta telah berhasil selenggarakan acara Webinar kelas peminatan akademik yang wajib diikuti oleh  seluruh mahasiswa kelas akademik semester 7 Program Studi Perbankan Syariah, Akuntansi Syariah dan Manajemen Bisnis Syariah. Acara ini dilaksanakan pada hari Selasa  21/7/2020 dengan sistem daring melalui media zoom.

Acara yang mengangkat tema “Trik Kepenulisan Karya Ilmiah” ini mendatangkan seorang pembicara yaitu Bapak Mohammad Rofiuddin M, SI. Pada kesempatannya, beliau menjelaskan bagaimana definisi dan trik dalam menulis karya ilmah. “Karya ilmiah merupakan naskah yang menyajikan karya penelitian dan cara untuk berbagi dengan ilmuwan lain, serta untuk meninjau penelitian yang dilakukan oleh orang lain. Karya tulis ilmiah meliputi karangan ilmiah, karangan semi ilmiah dan karangan non ilmiah”, tutur pak rofiuddin.

Bapak Rofiuddin juga menambahkan macam-macam tipikal audience ada dua yaitu sebagai wasit atau reviewer dan sebagai pembaca jurnal itu sendiri. Karya tulis ilmiah agar diterima audien harus meyakinkan bahwa penelitian yang dihasilkan itu penting, valid dan relevan dengan peneliti lain di bidang yang sama, artinya sangat perlu menyatakan bukti yang cukup dalam menetapkan hasil penelitian. Beliau juga menjelaskan bagaimana sistematika dalam menulis karya ilmiah, prinsip prinsip umum karya ilmiah itu sepertia apa , ciri-ciri karya ilmiah serta hal hal yang perlu di pertimbagkan dalam menulis karya ilmah. Oleh karena itu sebagai mahasiswa akademisi kita wajib terus belajar dan mencoba untuk menulis karya ilmiah.

Skill menulis karya ilmiah memang sangatlah penting bagi setiap mahasiswa tak terkecuali mahasiswa kelas peminatan akademisi. Semoga dengan diadakannya webinar semacam ini mahasiswa semakin merasa termudahkan serta termotivasi untuk membaiki skill menulisnya dan menambah wawasannya.

Redaktur: Ajeng (KJF)

Edukasi Trading Saham, Pengabdian Dosen FEBI gandeng Perusahaan Sekuritas

Pandemi virus Corona bukan hanya sekedar bencana kesehatan, virus yang dikenal sebagai Covid-19 ini telah menimbulkan kekacauan di sektor ekonomi. Ekonomi yang lesu karena terdampak pandemi virus corona (Covid-19) bukan berarti tidak berinvestasi. Justru momen ini harus dimanfaatkan untuk memilih intrumen yang tepat agar mendapatkan penghasilan tambahan. Pandemi Covid-19 membuat industri maupun sektor usaha lain cukup terpukul sehingga tidak bisa bekerja secara normal. Hal itu berdampak pada berkurangnya pendapatan hingga pemutusan hubungan kerja (PHK). Investasi dapat menjadi penghasilan tambahan untuk mengatasi kesulitan ekonomi di masa pandemi.

Di tengah situasi yang tidak menentu akibat Covid-19 ini, ternyata ada secercah harapan untuk menuai cuan bagi yang jeli akan kesempatan, kesempatan tersebut ada di pasar modal, dikarenakan pasar modal yang sedang lesu, ada kesempatan untuk memiliki saham dengan harga “diskon”, tentu harus didahului dengan analisis fundamental serta analisis dampak Covid-19 terhadap perusahaan. Oleh karena itu, perlu kiranya memberikan strategi dan pemahaman kepada masyarakat yang tertarik berinvestasi pada saham, untuk dapat mengoptimalkan investasinya.

Melalui Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Sayekti Endah Retno Meilani dengan menghadirkan Pembicara Bapak Wisnu Radityo P selaku Senior Marketing Officer PT. IndoPremier Sekuritas, dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat (khususnya masyarakat di wilayah Colomadu Karanganyar) maupun calon investor untuk memilih produk investasi yang aman dan cuan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 18 Juli 2020.

Pada kesempatan tersebut, pembicara menyampaikan bahwa investasi harus dimulai sejak dini. Setidaknya, 20 persen pendapatan harus disalurkan dalam bentuk investasi. Kunci utama dalam investasi di tengah pandemi Covid-19 adalah valuasi. Menurut beliau, berinvestasi di saham patut dipertimbangkan. Alasannya, Covid-19 membuat harga saham itu mengalami diskon. Saat ini banyak investor asing keluar dari pasar modal karena membutuhkan likuiditas. Alhasil, saham perusahaan yang ditinggal yang umumnya bagus mendapat diskon harga. Valuasi perusahaan pun tidak boleh luput dari perhatian, meskipun harga sahamnya didiskon cukup besar saat pandemi Covid-19. Meski banyak pilihan, investor tetap harus cermat dalam memilih sektor apa saja yang akan dituju. Beliau mencontohkan farmasi, telekomunikasi, dan logistik memiliki prospek yang baik dibandingkan dengan sektor lainnya. Jika tidak ingin ribet, lanjutnya, beberapa saham blue chip yang ada di Bisnis-27, BUMN, dan farmasi serta telekomunikasi yang memperoleh benefit dari Covid-19 bisa menjadi pilihan.

Pada kesempatan tersebut juga beliau menyampaikan mengenai bagaimana cara untuk beli saham? Anda bisa mulai mencari-cari informasi mengenai perusahaan sekuritas, perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang akan menghubungkan transaksi Anda dengan bursa efek untuk membeli saham. Ada berbagai perusahaan sekuritas yang ada di Indonesia yang bisa Anda cari tahu, salah satunya adalah PT. Indopremier. Yang jelas perhatikan biaya jual atau beli sahamnya, karena berbeda perusahaan sekuritas akan berbeda fee jual belinya. Selain itu, perhatikan juga aplikasinya, apakah Anda nyaman dengan aplikasinya. Setelah Anda merasa yakin dengan perusahaan sekuritas pilihan anda, selanjutnya Anda bisa ikuti prosedur yang sudah ditetapkan untuk mendaftar. Apabila Anda sudah mendaftar di perusahaan sekuritas Anda juga otomatis akan memiliki Rekening Dana Investasi (RDI). RDI berguna untuk menampung uang Anda sebelum membeli atau setelah menjual saham. (SERM)

Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat di Era New Normal, Dosen FEBI Edukasi Bank Wakaf Mikro Pesantren

FEBI News| Bertempat di Hall Ma’had Aly Ponpes Takmirul Islam, Sabtu 25 Juli 2020 telah berlangsung pengabdian kepada masyarakat  dengan tema “Optimalisasi Bank Wakaf Mikro Pesantren untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Era New Normal”. Acara ini di inisiasi oleh Bapak Supriyanto, M.Ud. yang ikut dihadiri oleh Bapak Tri Agus Santoso, M.Pd.I. selaku Wakil direktur bidang administrasi Mahad Ali.

Adapun pembicara dalam acara ini yaitu Bapak Krisbowo Laksono, M.Hum. selaku Badan Pengurus Cabang HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Surakarta. Pemateri menyampaikan bagaimana prosedur pendirian dan literasi Bank Wakaf Mikro pesantren sebagai akses keuangan masyarakat sekitar dalam meningkatkan kesejahteraan di era new normal.

Acara dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan dengan mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak sebagai cara mencegah penyebaran covid 19. Adapun pelaksanaan berlangsung lancar, khidmat dan terjalin diskusi yang interaktif. (Sp)

Tren Pola Bisnis Masyarakat Muslim Muda diangkat dalam Relevance Journal of Management and Business VOL.3 NO. 1 TAHUN 2020

FEBI News| Relevance : Journal of Management and Business mengawali publikasi di Tahun 2020 dengan menerbitkan 8 artikel ilmiah untuk Volume 3 Tahun 2020. Dalam terbitannya kali ini, terdapat beberapa artikel yang menarik untuk diperbincangkan. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh Fitri Eka A. berjudul “Priority Factors of Online Food Purchasing By Young Muslims”. Penelitian ini erat kaitannya dengan tren pola hidup masyarakat yang berkembang saat ini, yakni pembelian makanan secara online. Penelitian ini menganalisis bagaimana kesadaran halal mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian tentang preferensi muslim muda dalam pembelian makanan online menjadi hal yang penting. Berdasarkan fakta bahwa sebagian besar pengguna internet berada di komunitas usia produktif. Dan tidak dapat dipungkiri bahwa pembelian makanan secara online juga merupakan salah satu tujuan penggunaan internet yang dilakukan kebanyakan konsumen usia produktif saat ini yang menginginkan kemudahan dan kenyamanan dalam melakukan berbagai aktifitasnya.
Penelitian lainnya yang tak kalah menarik untuk diperbincangkan adalah penelitian yang dilakukan oleh Agung Novianto Margarena dan Arian Agung Prasetiyawan. Uniknya artikel yang ditulis oleh alumni FEBI IAIN Surakarta dan mahasiswa FEBI IAIN Surakarta ini menguji pengaruh hasil pertandingan pada pergerakan harga saham Bali United. Bali United merupakan klub sepak bola pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) bahkan satu-satunya di Asia Tenggara. Karena itulah penelitian terkait saham sepak bola serta faktor-faktor yang mempengaruhinya masih langka di Asia Tenggara khususnya Indonesia. Lebih lanjut dikemukakan bahwa terdapat perbedaan dalam hasil studi di beberapa negara terkait dengan efek hasil pertandingan pada pergerakan saham. Sehingga pada penelitian ini penulis membahas sejauh mana hasil pertandingan mempengaruhi sentimen pasar saham di Indonesia, khususnya harga saham klub sepak bola.
Artikel publikasi lengkap terbitan Volume 3 Nomor 1 Tahun 2020 sebagai berikut :

Women’s Empowerment Management Models For Local Economic Development
Penulis : I Gusti Ayu Purnamawati, Gede Adi Yuniarta
Link : http://ejournal.iainsurakarta.ac.id/index.php/relevance/article/view/2296

Corporate Governance Mechanism and Corporate Social Responsibility on Firm Value
Penulis : Jacobus Widiatmoko
Link :
http://ejournal.iainsurakarta.ac.id/index.php/relevance/article/view/2345

The Effect of The Match Results on Bali United’s Stock Price Movements
Penulis : Agung Novianto Margarena, Arian Agung Prasetiyawan
Link :
http://ejournal.iainsurakarta.ac.id/index.php/relevance/article/view/2299

Detect Determinants of Profitability Performance of Sharia Bank
Penulis : Aprih Santoso
Link :
http://ejournal.iainsurakarta.ac.id/index.php/relevance/article/view/2329

The Effect of Organizational Culture, Work Environment and Satisfaction On Motivation and Job Promotion
Penulis : Sudarmo Sudarmo, M Hatta, Saiful Anwar
Link :
http://ejournal.iainsurakarta.ac.id/index.php/relevance/article/view/2211

Priority Factors of Online Food Purchasing By Young Muslims
Penulis : Fitri Eka Aliyanti, Muhammad Iqbal, Rheyza Virgiawan
Link :
http://ejournal.iainsurakarta.ac.id/index.php/relevance/article/view/2427

Turnover Intention: The Impact of Ethical Climate, Job Satisfaction and Organizational Commitment
Penulis : Nurtati Nurtati, Novia Yanti, Mayang Trianindi Untari
Link :
http://ejournal.iainsurakarta.ac.id/index.php/relevance/article/view/2389

The Role of Brand Trust in Achiving Competitive Advantage (Case Study: PT Pos Indonesia Bandung)
Penulis : Ani Solihat, Mimin Nurjanah, Rani Rahmayani, Andry Trijumansyah, Iis Iskandar
Link :
http://ejournal.iainsurakarta.ac.id/index.php/relevance/article/view/2231

Kelas Peminatan Prodi Aks Gelar Diskusi Untuk Pahamkan personal branding dalam lingkup kerja profesional Muda

Febi News| Prodi Akuntansi Syariah FEBI IAIN Surakarta telah menyelenggarakan Webinar khusus kelas profesional Prodi Akuntansi Syariah dengan menggunakan aplikasi ZOOM meeting, Pada hari Rabu (22/07),

Pada kesempatan ini, Prodi Akuntansi Syariah mengundang Ibu Rosa Midora yang bekerja di area funding and transactional manajer Bank Syariah Mandiri selaku pemateri dan ditemani oleh Ibu Helti Nur Aisyiah. S.Pd., M.Si. selaku moderator.

Kelas dimulai pada pukul 16.00 WIB yang langsung di buka oleh moderator. materi kali ini membahas tentang “Personal Branding Bagi Profesional Muda”.
Ibu Rosa selaku pemateri menyampaikan bahwa personal branding merupakan kunci keberhasilan untuk masuk ke dunia profesional. Personal branding ini dapat di wujudkan dengan penampilan. Beliau juga menambahkan bahwa penampilan berfungsi untuk membentuk citra diri atau personal image kita ataupun perusahaan. Maka dari itu, menjaga penampilan juga merupakan hal yang sangat penting di dunia profesional. Tidak hanya Itu, standar kualitas penampilan seperti ekspresi wajah, sorot mata, dan sikap berdiri juga harus di perhatikan agar membuat image kita dan perusahaan menjadi baik.

Harapannya setelah adanya kelas ini, mahasiswa kelas profesional mendapat gambaran tentang pentingnya personal branding bagi seorang profesional muda sehingga mahasiswa dapat membangun personal branding mereka

Redaktur : Aiga Regina Anugrah

Tumbuhkan semangat berwirausaha, Dosen Febi edukasi Tata Kelola Keuangan bagi komunitas satpam

FEBI News| Dalam rangka mensukseskan program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam sektor keuangan di era pandemiini, maka Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Surakarta mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang tata kelola keuangan mandiri bagi profesi satpam di era pandemi.

Banyaknya angka pengangguran yang muncul pada era pandemic membuat orang akan bekerja semakin giat untuk bias mempertahankan pekerjaan yang ada. Bagi para pekerja yang masih memeliki pekerjaan, tak pelak dihadapkan pada meningkatnya kebutuhan ekonomi menghadapi era pandemic dan menuju ke kenormalan baru. Semua orang harus bisa melalui itu semua.

Profesi satpam adalah salah satu profesi yang mutlak memerlukan kehadiran fisik selama bekerja. Tak urung, tidak sedikit dari mereka yang harus kehilangan pekerjaan dengan alasan efisiensi. Di sisi lain, satpam yang masih bekerja pun juga harus extra dalam bekerja karena dihadapkan pada tanggung jawab dan protocol di era pandemic menuju kenormalan baru. Namun dari segi penghasilan, penghasilan tidak berubah. Hal ini akan membawa dampak pada perekonomian keluarga kalau tidak diimbangi dengan tata kelola yang mumpuni. Sehingga diperlukan pengenalan bagi mereka untuk bisa mengelola perekonomian secara mandiri dengan baik dengan berbagai alternative yang ada.
Hadir dalam acara yang diselenggarakan oleh ibu Wahyu Pramesti, dosen FEBI IAIN Surakarta, Bapak Riyan sebagai narasumber. Memberi nuansa baru bagi profesi satpam untuk membuka wawasan mengenai tata kelola keuangan. Mereka yang selama ini jauh dari jangkauan tentang tata kelola keuangan, diberi wawasan tentang prinsip dasar ekonomi. Mengingatkan kembali bahwa penghasilan yang diperoleh mereka pertama kali digunakan untuk konsumsi, kemudian tabungan, dan terakhir investasi jika masih ada sebagai urutan skala prioritas.

Acara yang dilaksanakan pada Rabu 22 Juli 2020 tersebut mendapat sambutan positif dari peserta, beberapa peserta merasa antusias karena jarang sekali ada kesempatan berbagi ilmu dengan mereka. Para peserta yang memiliki usaha sambilan, mengalami kendala yang saat ini dihadapi oleh mayoritas pelaku usaha, yakni turunnya omzet penjualan. Saran-saran dari narasumber diharapkan bisa menjembatani dalam upaya penanganan yang dihadapi oleh peserta. Umumnya terkit kendala pemasaran yang sekarang berbasis online yang belum banyak dipahami oleh pelaku usaha tradisional.

Perkuat Nilai-nilai Moderasi Beragama pada Kurikulum, Prodi Manajemen Bisnis Syariah laksanakan Diskusi Draft dan Format RPS

FEBI News | Kamis, 23 Juli 2020. Seluruh Dosen Prodi Manajemen Bisnis Syariah FEBI IAIN Surakarta mengikuti diskusi pematangan draft dan format RPS tahun 2020. Diskusi dilaksanakan secara daring melalui Zoom Pro. Kegiatan ini dalam rangka persiapan Workshop RPS yang akan dilaksanakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam pada 27-30 Juli Agustus 2020. Diskusi ini dipimpin langsung oleh Kaprodi MBS Khairul Imam, M.S.I bersama Sekretaris prodi Zakky Fahma Auliya, MM.

Dalam diskusi ini terungkap bahwa pentingnya nilai-nilai moderasi beragama masuk dalam setiap materi mata kuliah di prodi MBS. Terlebih karena prodi MBS ini adalah berupa prodi Khas Manajemen Bisnis yang berlandaskan nilai-nilai keislaman (syariah). Hal tersebut sesuai dengan visi misi yang telah ditetapkan Institut. Berbagai masukan disampaikan oleh beberapa dosen dalam rangka menghasilkan RPS prodi yang lebih bermutu dan sesuai dengan kebutuhan pasca lulusnya mahasiswa.

Acara diskusi diakhiri dengan kesimpulan bahwa penting untuk seluruh dosen membuat konten RPS yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama namun tidak menghilangkan nilai substansi akademik sesuai mata kuliah masing-masing. (Amr)